Beranda blog Halaman 1581

Waspada! Gadis 18 Tahun Ini ‘Dijarah’ Teman Facebooknya. Begini Ceritanya..

Pelalawan (SegmenNews.com)-DM, gadis manis berusia 18 tahun, warga Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, tak kuasa menahan perih ketika keperawanannya dijarah, lelaki kurus, ketika hendak mencari teman facebooknya. Tidak hanya keperawanan, handphone dan uangnya juga ikut dijarah.

Tersangka

Pelaku akhirnya dapat diringkus Polres Pelalawan, Kamis (19/1/2018), sekitar pukkl 19.30 WIB. Kabid Humas Polda Riau, Kombes Guntur Aryo Tedjo, Jumat (19/1/2018), mengungkapkan, peristiwa ini bermula Rabu (3/1/2018), sekitar pukul 17.30 WIB, DM ingin mencari teman facebooknya yang saat itu sudah janjian jumpa di SP 1.

Sesampainya di Blok E, DM bertanya kepada pelaku, dimana rumah teman facebooknya tersebut. Tersangka kemudian menunjukkan arah. DM kemudian berputar ke arah yang ditunjuk tersangka. Namun tersangka kemvali mengejar DM dan menghadangnya.

“Bukan ke arah sana tapi ke arah sini. Biar abang antar ke rumahnya,” ujar pelaku samvil membawa sepeda motor menuju kebun sawit.

DM kemudian bertanya akan kemana diribya dibawa, tersangka kemudian mengatakan mau berpacaran. “Kita mau pacaran. Sebenarnya yang di facebook itu abang, abang memakai poto dan nama orang lain,” ujar tersangka.

Setelah di kebun sawit, tersangka memaksa DM turun dan menarik sekitar 20 meter dari sepeda motor yabg di parkir. Tersangka terus memaksa korban untuk melakukan hubungan intim.

Diduga Libatkan Pelaku Ilog, Polda Riau Diminta Ambil Alih Kasus Pengrusakan di Kampar Kiri

Pekanbaru(SegmenNews.com)-Polda Riau diminta mengambil alih kasus pengrusakan pos Pemuda Pancasila di Polsek Kampar Kiri yang sudah empat bulan mandeg. Pasalnya, pelaku ilegal logging diduga terlibat dalam aksi pengrusakan pos tersebut.

Ilegal logging di Kampar Kiri.foto istimewa

Hal ini disampaikan Sasmito Sihombing SH, Penasehat Hukum Pemuda Pancasila Kecamatan Kampar Kiri, Jumat (18/1/2018).

Dikatakannya, hingga saat ini belum ada progres yang dilakukan penyidik Polsek Kampar Kiri terhadap laporan masyarakat tentang pengrusakan pos Pemuda Pancasila tersebut. “Saat ini pelaku pengrusakan masih bebas berkeliaran. Bahkan mobil truk colt diesel yang digunakan untuk merusak pos tersebut hingga saat ini masih bebas beraktifitas di wilayah tersebut,” ujarnya.

Aktifitas ilegal logging di Kampar Kiri.foto istimewa

Tidak itu saja lanjut Sihombing, kayu ilegal logging yang diangkut truk colt diesel ketika digunakan untuk pengrusakan tersebut hingga saat ini juga tidak dilakukan penyitaan.

“Berdasarkan pendampingan terhadap klien kami (korban pengrusakan) di Polsek Kampar Kiri, kami melihat penyidik seolah takut menangkap pelaku pengrusakan dan menyita alat bukti mobil dan kayu yang diduga ilegal tersebut. Hal ini karena melibatkan pelaku ilegal logging dan juga oknum aparat. Karena itu, kami meminta Kapolda Riau turun tabgan dengan menarik penanagan perkara ini ke Polda Riau,” ujarnya.

Sihombing juga berharap jajaran Polda Riau dapat menindak tegas pelaku ilegal logging yang ada di Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar, karena sudah sangat meresahkan.

Hari Ini Pekanbaru Berpotensi Hujan Lokal

Pekanbaru(SegmenNews.com)-Cuaca di Provinsi Riau hari ini diperkirakan cerah berawan. Namun siang ini ada potensi hujan lokal di Kota Pekanbaru dan beberapa daerah lainnya.

Cuaca cerah

Hal ini dikatakan Kasi Data dan Informasi BMKG Stasiun Pekanbaru, Slamet Riyadi, Jumat (19/1/2018).

Lebih lanjut diungkapkannya, potensi hujan lokal pada siang hari ini, selain terjadi di Kota Pekanbaru, diperkirakan juga terjadi di Kabupaten Rohil, Kabupaten Rohul, Kota Dumai dan Kabupaten Siak.

Sementara pada malam hari potensi hujan ringan terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Kampar dan Kabupaten Kuansing.

Sementara suhu udara diperkirakan antara 23.0 hingga 32.0 °C, dengan kelembapan udara antara 55 hingga 9 %

Angin bertiup dari arah Barat Laut s/d Utara, dengan kecepatan antara 09 hingga 27 km/jam.***(achir)

Pasar Panglimo Gedang Ditutupi Tanah, Intsiawati Ayus: Kami Tidak Akan Tinggal Diam

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Pasar Panglimo Gedang yang dibangun melalui inisiatif anggota DPD RI, Intsiawati Ayus SH,MH dan warga Dumai di tutupi tanah timbun, karena dianggap ilegal oleh Pemko Dumai.

Foto Facebook instiawati Ayus

Hal itu membuat miris Intsiawati Ayus, sebab pasar tersebut dibangun agar pedagang mendapatkan tempat yang layak.

Sedangkan penempatan pedagang di Pasar Kelakap yang disediakan tidak tepat fungsi terhadap pedagang. Selain lokasi yang jauh, fasilitasnya juga minim.

Hal itu disampaikan Intsiawati Ayus dalam akun facebooknya “Intsiawati Ayus II”.

Akun Facebook Instiawati Ayus

Ditulisnya lagi, Ia bersama H.Awaluddin di Kota Dumai, sangat miris melihat pasar Panglimo Gedang yang dianggap ilegal, dan pedagang harus mengikuti arahan Pemko Dumai.

“Lihatlah, pasar rakyat yang kami inisiatifkan saat ini ditutupi oleh timbunan tanah, agar aktifitas pasar lumpuh. Sungguh ironi. Tapi saya dan tim di Dumai tidak akan tinggal diam. Bagaimanapun kebutuhan masyarakat, nasib ratusan pedagang harus terus diperjuangkan. Mohon do’a agar hal ini bisa diselesaikan aebagaimana mestinya dan dapat berguna baik untuk kita semua” tulis Srikandinya Riau ini.***(ran)

Kades di Meranti Tuntut Pencairan Sisa ADD Tahun 2017

Meranti(SegmenNews.com)- Sejumlah Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Meranti menuntut pencairan sisa Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2017. Tuntutan tersebut disampaikan saat hearing bersama DPRD Meranti, Kamis (18/1/18).

Akibat belum dicairkannya sisa ADD tahun 2017 lalu, membuat aktifitas kegiatan desa terganggu, bahkan sejumlah Kades sempat mogok kerja dalam beberapa hari terakhir.

Para Kades menyampaikan, anggaran tersebut sangat dibutuhkan untuk pembangunan desa dan untuk pembayaran gaji.

“Kita hanya minta kepastian kapan dicairkannya anggaran kita. Tolong kepada Dinas yang berwenang memberikan kepastian yang jelas,” tanya para Kades.

Mereka khawatir, jika pencairan ADD belum juga ada kepastian, maka program membangun desa tidak akan terwujud. “Kita harap Pemerintah Daerah harus lebih peduli lagi,” harap Kades.

Hearing yang dipimpin Ketua Komisi I, Edi Masyhudi tersebut sempat memanas. Pasalnya, jawaban Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Ikhwani tidak memuaskan bagi Kades.

Ikhwan hanya mengatakan, para Kades seharusnya berkonsultasi dengan Dinas Pengelola Pajak Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) sebelum dilakukan pertemuan ini.

“Saya tidak bisa memastikan kapan dicairkan. Karena itu kewenangan DPPKAD,” cetusnya.

Hearing tersebut dihadiri juga oleh camat se Kabupaten Meranti. Para camat juga menyampaikan keluhan mereka terkait permasalahan penyusunan administrasi desa, dan kasus yang menimpa kepala desa.***(Dham)

BUMDesa Rambah Muda Jaya Santuni Kaum Dhuafa

Rohul(SegmenNews.com)- Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) Rambah Muda Jaya, Kecamatan Rambah Hilir, Kabupaten Rokan Hulu memberikan bantuan sembako kepada 55 keluarga kaum dhuafa.

Ketua GOW Rohul, Peni Herawati menyerahkan sembako

Bantuan tersebut, merupakan hasil usaha BUMDesa tahun 2017, dialokasikan untuk dana sosial Rp13 juta lebih.

Bantuan sembako diserahkan secara simbolis oleh Ketua Gabungan
Organisasi Wanita (GOW) Rohul, Peni Herawati, disela-sela kegiatan musyawarah pertanggungjawaban BUMDesa Rambah Muda Jaya, Kamis
(18/01/18).

Direktur BUMDesa Rambah Muda Jaya, Widya Kesuma Ningrum menjelaskan, sisa hasil usaha BUMDesa tahun 2017 lalu sebesar Rp169,9 juta, untuknsosial dialokasikan Rp 13.500.000.

”Dana sosial itu kita gunakan selain untuk bantuan sembako bagi
lansia dan kaum dhuafa di 3 dusun, dengan penerima sebanyak 55 orang.
Kita juga dapat membantu biaya operasional atau insentif untuk
pengurus organisasi karang taruna, pendidikan anak usia dini, taman
kanak-kanak, dan sekolah dasar,” beber Widya.

Untuk tahun 2018 ini lanjut Widya, BUMDesa Rambah Muda Jaya akan merintis bidang usaha pertanian semangka dan pertamini.***(fit)

Sekda Siak Hamzah Serahkan 80 SK ASN

Siak(SegmenNews.com)- Sekda Kabupaten Siak TS. Hamzah menyerahan SK CPNS kepada 80 ASN formasi tahun 2014 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Siak, di lantai dua kantor bupati Siak,  Kamis (18/01/2018) pagi.

“Kalian jangan lupa bersyukur atas nikmat ini, dan jangan lupa ucapkan terimakasih kepada orang yang telah medoakan agar lulus menjadi pegawai negeri,” sebut Hamzah di ruang Raja Indra Pahlawan.

Hamzah menegaskan, sebagai ASN taati semua ketentuan yang berlaku. Sebagai abdi negara sudah seharusnya memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat.

Salah satu pelangaran dan pidana yang akhir-akhir ini marak dilakukan oleh ASN ialah maraknya keterlibatan oknum pegawai dalam penyalahgunaan dan peredaran narkoba ditanah air. “Beberapa waktu lalu salah seorang pegawai kita tertangkap mengunakan narkoba, sangsinya di berhentikan,”  kata mantan Kadis Kehutanan Siak itu.

Sementara itu Wulan salah seorang ASN yang baru saja menerima SK, saat di temui seusai acara dirinya mengungkapkan, rasa syukur yang tak terkira akhirnya hari ini saya menerima SK pegawai yang telah lama dinantikannya.

“Berbekalkan dengan ijazah S1, saya coba mengadu nasib ingin bekerja sebagai PNS, dan Alhamdulillah saya dinyatakan lulus,” ujar Wulan.

Sebelumnya Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Wan Abdul Razak, mengatakan, sebanyak 110 orang dengan rincian, Tenaga pendidik atau guru berjumlah 24 orang, Tenaga Kesehatan atau Medis berjumlah 22 orang, sedangkan tenaga teknis berjumlah 64 orang. Berdasarkan Undang-undang nomor 23 tahun 2014 twentang pemda dan ditetapkannya beberapa peraturan kepala badan kepegawayan negara terkait dengan pengalihan Pegawai Negeri Sipil.

Sebagai dampak berlakunya UU Nomor 23 tahun 2014 dari 110 orang CPNS terdapat 29 orang dialihkan ke pemerintah provinsi dan pusat, serta satu orang di berhentikan dengan hormat tidak atas perintah sendiri sebagai CPNS dikarenakan melanggar kewajiban sebagai CPNS sebagai mana diatur dalam pasal 10 angka 4 PP nomor 53 tahun 2010 tentang displin pegawai, sehingga PNS yang menerima SK pada hari ini berjumlah 80 orang.**(Rinto)

Bank Riau Kepri Menambah Oto Banking Untuk Jangkau Pelosok Negeri

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Demi untuk memanjakan calon nasabah dan nasabahnya, Bank Riau Kepri sebagai bank kebanggaan masyarakat Riau dan Kepri kembali menambah 10 unit oto bankingnya.

Kendaraan yang dilengkapi oleh antena satelit ini siap menjelajah pelosok daerah Riau dan Kepri sehingga dapat menjangkau daerah-daerah yang susah untuk mendapatkan sinyal telekomunikasi.

Layanan oto banking ini bertujuan untuk mempercepat dan mempermudah bank berlogo tiga layar terkembang ini dalam menjangkau daerah-daerah yang selama ini belum terjangkau oleh layanan perbankan. Selain itu juga mempermudah untuk melakukan edukasi perbankan kepada masyarakat Riau dan Kepri.

Dengan hadirnya 10 unit oto banking baru ini Bank Riau Kepri memiliki total oto banking sebanyak 16 unit. Sebelumnya 6 unit oto banking terdahulu tersebar di Kantor Cabang Utama, Cabang Tanjung Pinang.

Cabang Bangkinang. Cabang Teluk Kuantan, Cabang Dumai, Cabang Syariah Pekanbaru. Kedepannya Bank Riau Kepri siap menambah sebanyak 7 armada lagi.

10 unit oto banking yang baru ini diserahkan kepada 10 unit Kantor Cabang yang tersebar di wilayah Riau dan Kepri, Rabu (17/1/18). Kegiatan ini dilaksanakan di halaman Gedung Menara Dang Merdu Bank Riau Kepri Jalan Sudirman Pekanbaru.

Oto banking ini merupakan layanan kantor kas keliling dari bank kebanggaan masyarakat Riau dan Kepri ini yang dapat melakukan transaksi buka rekening, setoran, penarikan, dan informasi jasa perbankan serta kredit.

Kendaraan yang didominasi warna putih dan merah ini juga di lengkapi dengan mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM), sehingga jika berada di suatu titik atau pusat keramaian nasabah dapat melakukan transaksi ATM seperti tarik tunai, transfer dan payment atau pembayaran PLN, pembelian token listrik dan pembayaran dan pembelian pulsa telepon seluler.

Selain itu oto banking ini juga menjadi alat untuk menunjang program pemerintah daerah terkait penerimaan pendapatan daerah dari penerimaan pajak bumi bangunan dari masyarakat, sehingga masyarakat tidak perlu lagi ke kantor Cabang atau Capem Bank Riau Kepri.

Jajaran Direksi dan Komisaris Bank Riau Kepri langsung menyerahkan secara simbolis kepada 10 Pimpinan Cabang yaitu Kantor Cabang Pasir Pengaraian, Cabang Bangkinang, Cabang Bagan Siapi-api, Cabang Pangkalan Kerinci, Cabang Airmolek, Cabang Tembilahan, Cabang Bengkalis, Cabang Batam dan Cabang Syariah Tanjung Pinang serta Cabng Siak.

Dirut Bank Riau Kepri DR. Irvandi Gustari menyampaikan kedepannya Bank Riau Kepri akan menambah lagi 7 armada untuk Kantor Cabang pekanbaru, Cabang Tanjung Balai Karimun, Cabang Ranai dan 4 unit untuk Kantor Cabang Pembantu.

Ia menjelaskan layanan oto banking ini dalam rangka meningkatkan program literasi keuangan dan perbankan serta meningkatkan Number of Account (NOA) Bank Riau Kepri.

Masih pada acara yang sama Komut Bank Riau Kepri HR. Mambang Mit menyampaikan masing-masing Kantor Cabang harus dapat lebih meningkatkan kinerjanya dengan adanya mobil oto banking ini.

Turut hadir pada acara penyerahan tersebut Pemimpin Divisi Umum Andi Mulya, Pemimpin Divisi Operasional Asari, Pemimpin Desk Corporate Secretary Winovri dan Pemimpin Desk Service Quality Rina Mutia.***(rls/ran)

Donor Darah Inhil Bantu Warga Membutuhkan

Tembilahan(SegmenNews.com)- Ketua Komunitas Donor Darah Kabupaten Indragiri Hilir (KDDI Inhil) Hendri Irawan mengatakan, diawal tahun 2018 ini permintaan darah terus mengalami peningkatan.Dalam sepekan ini, sedikitnya tidak kurang dari 200 kantong permintaan darah dari keluarga pasien dengan diagnosa penyakit yang berbeda-beda, mulai dari anak balita sampai orang tua yang membutuhkan tranfusi darah dari golongan darah yang berbeda-berbeda.

“Boleh dibilang dalam hitungan menit Hp berdering dari keluarga pasien yang rata-rata minta tolong agar keluarganya bisa dibantu dalam mencarikan darah. Oleh karena itu kami dari KDDI menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat yuk kita donorkan darah kita buat membantu saudara kita yang membutuhkan bantuan kita,”ungkap Iwan, sapaan akrabnya, Senin (21/1/18).

KDDI juga katanya, siap hadir di tengah lingkungan masyarakat, kantor kantor, sekolah dan lembaga lainnya untuk melakukan sosialisasi KDDI serta manfaat donor darah serta melaksanakan donor darah langsung yang melibatkan PMI sebagai mitra KDDI untuk hadir di kegiatan tersebut tanpa di pungut bayaran alias gratis.

“Kepada seluruh lapisan masyarakat yang ingin bergabung bersama KDDI dapat menghubungi 08127659781 (Hendri Irawan), 081266367076(Deswili), 081266819621 (Siska), dab 085376847377(Ade). Setetes darah kita sangat membantu kelangsungan hidup saudara kita,” pungkasnya.***(Advertorial/hms)

Bupati Amril Instruksikan ASN Optimalkan PAD

Bengkalis(SegmenNews.com)- Bupati Bengkalis, Amril Mukminin melalui Surat Edaran Nomor 970/PD/16/2018 menginstruksikan ASN mengoptimalkan sumber pendapatan daerah.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik Bengkalis, Johansyah Syafri, Kamis 18 Januari 2018, mengatakan dalam surat edaran itu, terdapat imbauan yang ditujukan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berstatus Pegawai Negeri Sipil maupun honorer.

“Surat edaran ini sudah dikirimkan kepada seluruh perangkat daerah di Kabupaten Bengkalis, bahkan sampai tingkat kecamatan maupun kepala desa. Bupati minta kesadaran untuk melaksanakan himbauan dalam SE tersebut,” ujar mantan Kabag Humas Setda Bengkalis ini.

Himbauan pertama, kepada seluruh aparatur agar selalu menginformasikan kepada masyarakat yang memiliki, menguasai atau memperolah manfaat atas bangunan, baik sebidang tanah maupun beberapa bidang tanah diminta segera melaporkan ke kantor lurah/desa maupun Unit Pelayanan Teknis (UPT) Pendapatan Daerah kecamatan masing-masing atau ke Badan Pendapatan Deaerah Kabupaten Bengkalis di Jalan Jenderal Sudirman Bengkalis untuk ditetapkan sebagai objek pajak PBB P2.

Kedua, seluruh kepala perangkat daerah (PD), camat, lurah/kepala desa untuk melakukan pengawasan terhadap aparaturnya, agar senantiasa meninformasikan bawahannya yang memiliki Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) PBB P2, agar SPPT PBB P2 dimaksud dibayarkan sebelum sebelum jatuh tempo tanggal 30 September 2018.

Ketiga, seluruh kepala PD, camat, lurah/kepala desa akan dilakukan evaluasi secara kontinyu untuk penilaian kinerja, sebagai wujud kepedulian terhadap penerimaan pajak daerah, guna meningkatkan PAD khususnya PBB P2.

Keempat, seluruh camat dan lurah/kepala desa diminta memperhatikan proses pelayanan perizinan maupun non perizinan diwilaya kerjanya, salah satunya agar melampirkan tanda bukti pembayaran PBB P2 tahun terakhir, sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri RI Nomor 112 Tahun 2016 tentang Konfirmasi Status Wajib Pajak Dalam Pemberian Pelayanan Publik.

Kelima, seluruh kepala desa, diminta perhatian dan keseriusannya dalam mengelola potensi pajak dan retribusi yang ada diwilayah kerjanya. Karena, pajak yang dibayarkan akan dikembalikan ke desa sesuai dengan realisasi penerimaan hasil pajak dan retribusi sedikitnya 10 persen, sesuai dengan Peraturan Pemerintah RI Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.**(Edi)