Beranda blog Halaman 1587

Infrastruktur di Desa Penyagun, Kepulauan Meranti Memprihatinkan

Meranti (SegmenNews.com)-Kondisi infrastruktur jalan dan jembatan di Desa Penyagun, Kabupaten Kepulauan Meranti memprihatinkan. Kerusakan yang dialami sebelum kabupaten ini dimekarkan hingga kini belum diperbaiki.

Kondisi jalan rusak parah

Di antaranya, jalan sepanjang 6 km yang merupakan satu-satunya jalan yang harus dilalui masyarakat untuk mengangkut hasil pertanian dalam rangka memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kemudian pelabuhan bongkar muat hasil tani masyarakat, serta pintu keluar masuk masyarakat. Saat ini kondisinya memprihatinkan dan nyaris roboh. Kondisi ini membahayakan bagi warga, terutama anak-anak.

Kondisi pelabuhan memprihatinkan

Kondisi infrastruktur yang memprihatinkan ini diakui Kepala Desa Penyagun, Muhammad Nur, Sabtu (13/1/2018). “Jalan dan jembatan yang dibangun pada masa masih bergabung dengan Kabupaten Bengkalis, saat ini rusak parah dan butuh perbaikan segera,” ujarnya.

Dikatakan M. Nur, padahal jalan kabupaten di daerahnya terbilang satu-satunya jalan penghubung antar desa dan jalan para masyarakat mengakut hasil taninya.

Diungkapkannya, sebelumnya dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) juga telah dilakukan pengusulan. Namun, tidak juga ditanggapi Pemerintah Daerah (Pemda).

Menurutnya, program membangun desa tidak akan berjalan baik jika sarana penting masyarakat yang seharusnya dibangun Pemerintah Daerah tidak diambil tindakan.

“Kalau saja dalam aturan dibenarkan menggunakan DDS atau ADD untuk membangun fasilitas penting itu akan kita lakukan, tapi kenyataannya tidak bisa,” sampai M. Nur di Selatpanjang, sabtu (13/01/2018).

Disampaikan M. Nur lagi, dengan minimnya anggaran di Kabupaten, melalui Provinsi atau Pusat juga bisa diusulkan dinas terkait.

“Kalau tidak bisa juga, kita meminta Pemda memberikan kebijakan khusus melalui Dana Desa,jalan dan jembatan itu bisa dibangun agar masyarakat tidak lagi menjerit,” pintanya.***(dham) 

Ditabrak Warga, Terduga Pencuri TV di Jalan Paus Nyaris Dihakimi Massa

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Pria bertato ditangkap warga, diduga mencuri televisi Led 42 inch di rumah makan Ikan Bakar & Seafood Bang Lian di Jalan Paus, Pekanbaru, Minggu (14/1/18) sekitar pukul 10.30 WIB.

Terduga pencuri TV di Jalan Paus

Dari pantauan segmennews.com, pria kurus bertato yang mengaku bernama Man tinggal di Jalan Pepaya Sukajadi, nyaris jadi dihajar massa. Massa geram, sebab di wilayah tersebut sering terjadi pencurian.

Beruntung, beberapa warga berupaya menyelamatkan pria itu dari amukan massa yang semakin banyak, dan membawanya ke Polsek Bukit Raya.

Menurut Andi, warga setempat, saat itu pria tersebut bersama rekannya mengendarai sepeda motor Vega diteriaki maling oleh pegawai rumah makan.

Melihat aksi itu, pengendara yang melintas langsung menabrak sepeda motor pelaku sehingga terjungkal. Satu orang terduga pencurian berhasil ditangkap massa, sementara rekannya berhasil melarikan diri.***(ran)

Hari Ini Cuaca di Riau Cerah Berawan

Pekanbaru(SegmenNews.com)-Cuaca di Provinsi Riau hari ini, Minggu (14/1/2018), cerah berawan. Namun siang ini ada potensi hujan ringan di beberapa daerah.

Ilustrasi cuaca cerah

Hal ini dikatakan Kasi Data dan Informasi BMKG Stasiun Pekanbaru, Slamet Riyadi, Minggu (14/1/2018).

Potensi hujan ringan siang ini bersifat lokal di sebagian wilayah Kabupaten Bengkalis dan Kota Dumai. Sementara daerah lainnya cetah berawan hingga dini hari nanti.

Suhu udara hari ini masih relatif rendah, yakni antara 22,5 hingga 30°C, dengan kelembapan udara antara 55 hingga 97 persen

Angin bertiup dari arah Barat Laut s/d Timur Laut, dengan kecepatan 09 hingga 36 km/jam.***(segmen02)

Gadis Perawan Ini tak Berdaya Digarap di Kebun PTPN V

Rohul (SegmenNews.com)-Nu gadis cantik berusia 16 tahun, warga Kecamatan Tandun, Kabupaten Rokan Hulu, tak berdaya ketika keperawanannya ‘digarap’ Lukman (23), di kebun PTPN V Sei Tapung, Rohul.

Tersangka pencabulan

Peristiwa ini bermula, Rabu (10/1/2018), sekitar pukul 05.30 WIB, ibu korban ke luar rumah dan meninggalkan Nu di rumah. Tak lama setelah itu, Nur mendapat sms dari Lukman dan mengajak Nu bertemu di bawah pohon jambu. Nu kemudian mengikutinya menunggu di bawah pohon jambu yang dijanjikan.

Tak berapa lama, Lukman datang dan membawa Nu berjalan-jalan. Tiba di kebun sawit Sei Tapung PTPN V, tiba-tiba Lukman memaksa Nu melakukan hubungan intim, namun ditolak Nu. Mendapat penolakan ini, Lukman memukul bagian punggung Nu, dan memaksa Nu membuka celananya.

Tak berdaya dengan ancaman dan perlakukan Lukman, Nu kemudian menurutinya. Lukman kemudian melampiaskan nafsunya hingga puas.

Setelah puas, Lukman kembali membawa Nu berjalan-jalan. Sekitar pukul 18.30 WIB, Lukman mengantar Nu pulang, tetapi tidak sampai ke rumah. Lukman meninggalkan Nu di dekat Jembatan P1 Desa Dayo, sambil mengancam Nu untuk tidak mengatakannya kepada orang lain.

Tak lama kemudian, Budi, teman Nu datang dan mengajak Nu pulang, namjn ditolak oleh Nu. Budi kemudian memberitahukan keberadaan Nu kepada ibu korban dan mengajaknya ke tempat Nu berada.

Ibu korban kemudian datang dan membawa Nu melapor ke Polsek Tandun. Atas perbuatannya, polisi kemudian meringkus Lukman.

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Guntur Aryo Tedjo, Minggu (14/1/2018), membenarkan laporan tersebut.***(segmen02)

Bupati Wardan: Kegiatan Keagamaan dan Haul Keunggulan Daerah

Tembilahan(SegmenNews.com)- Bupati Inhil, HM Wardan mengatakan, kegiatan keagamaan, seperti haul merupakan sebuah keunggulan bagi daerah berjuluk ‘Negeri Hamparan Kelapa Dunia’ karena kegiatan tersebut kerap kali diselenggarakan.

“Tentunya, ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi kita. Kegiatan keagamaan seperti haul ini merupakan sebuah upaya dari kita selaku ummat untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT,” urai Bupati.

Disamping itu, diungkapkan Bupati, kegiatan haul juga adalah suatu usaha dari masyarakat, secara luas masyarakat Kabupaten Inhil dalam meningkatkan kecintaan terhadap para wali Allah.

“Melalui kegiatan haul, selain dapat menumbuhkembangkan keimanan kepada Allah SWT. Haul yang diselenggarakan juga akan mampu meningkatkan kecintaan kita kepada para wali – Nya,” ungkap Bupati.

Melalui haul yang kerap dilaksanakan, Bupati mengharapkan limpahan nikmat dan rahmat akan diperoleh ‘Negeri Seribu Parit’, Kabupaten Inhil dan mempermudah berlangsungnya pembangunan daerah.

“Begitu juga yang kita harapkan, dengan rutinnya penyelenggaraan haul, kemudahan pelaksanaan pembangunan akan diperoleh serta hubungan vertikal manusia dengan Allah SWT juga hubungan antar sesama manusia,” tandas Bupati.

Usai sambutan, acara haul Sultani Aulia Syekh Abdul Qadir Al – Jaelani dilanjutkan dengan penyampaian tausyiah oleh Pimpinan Pondok Pesantren ‘Sekumpul’, Martapura, Kalimantan Selatan.

Turut hadir dalam acara haul, Ketua Tarekat Naqsabandiyah Kabupaten Inhil serta Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Inhil, Ahmad Ramani.***(Advertorial/hms)

Hiiii…Sosok Iblis Muncul Saat Pencarian Kakek yang Hilang di Meranti

Meranti(SegmenNews.com)- Dunia maya dihebohkan dengan foto penampakan sosok Iblis saat pencarian Kakek Aki Pik (70) yang hilang sejak tiga hari lalu di Kabupaten Kepulauan Meranti.

Perhatikan dalam lingkaran merah

Foto sosok iblis menakutkan itu di posting akun Facebook Kamarudin. Diceritakan, sosok iblis berwajah seram itu sembunyi dibalik pohon are besar sedang memperhatikan menantu Aki Pik.

“Lihat dan perhatikan gambar ini, sosok jin muncul saat pencarian Aki Pik,” tulis akun Kamarudin.

Akun FB Kamarudin

Walau demikian belum diketahui pasti kebenaran foto tersebut.

Seperti diketahui, Kakek Aki Pik warga Kuala Merbau tak pulang sejak pergi menyadap karet, Rabu (10/1/18).

Kemudian Aki Pik, ditemukan di perkebunan karet, Jum’at (12/1/18) dalam keadaan lemas. Baca Disini>>>.***(Dham)

Hari Ini Udara Dingin Masih Selimuti Riau

Pekanbaru(SegmenNews.com)-Suhu udara dingin mencapai 20,5 derajat celcius hari ini Sabtu (13/1/2018), masih menyelimuti Provinsi Riau.

Ilustrasi

Hal ini dikatakan Kasi Data dan Informasi BMKG Stasiun Pekanbaru, Slamet Riyadi, Sabtu (13/1/2018).

Suhu udara hari ini diperkirakan antara 20.8 hingga 27.7 °C, dengan kelembapan udara antara 65 hingga 97 %

Sementara angin bertiup dati arah Barat Laut s/d Utara, dengan kecepatan antara 09 hingga 36 km/jam.

“Untuk kondisi cuaca di Provinsi Riau hari ini cerah berawan,” ujarnya.***(segmen02)

Empat Paslon Wakil dan Gubernur Riau Wajib Puasa. Ini Penyebabnya…

Pekanbaru(SegmenNews.com)-Empat pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Riau mulai malam ini, Jumat (12/1/2018) pukul 22.00 WIB, wajib berpuasa makan dan minum hingga besok pagi, Sabtu (13/1/2018). Rencananya keempat paslon akan diuji darah dan kesehatan lainnya.

Petugas kesehatan memberikan penjelasan kepada Hardianto

Hal ini disampaikan petugas kesehatan di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, kepada para calon gubernur dan wakil gubernur, usai menjalani tes psikologi, Jumat (12/1/2018) sore.

“Mulai malam nanti pukul 22.00 WIB, bapak harus puasa sampai besok pagi. Besok pagi hanya boleh minum air putih satu gelas, baru datang ke RSUD Arifin Achmad pukul 07.00 WIB, untuk menjalani serangkaian tes, salah satunya tes darah,” ujar salah seorang petugas kesehatan, kepada Hardianto, Calon Wakil Gubernur Riau dari Partai Gerindra yang berpasangan dengan Lukman Edy, usai tes psikologi.

Mendengar penjelasan petugas ini, Hardianto, menyatakan kesiapannya. “Baiklah, besok pagi saya datang lagi, lebih cepat lebih baik biar bisa berbuka puasa,” ujarnya.

Hal yang sama juga disampaikan petugas kesehatan kepada Edi Natar, Calon Wakil Gubernur Riau yang berpasangan dengan Syamsuar.

Edi Natar juga menyatakan kesiapannya untuk kembali menjalani serangkaian tes kesehatan, Sabtu (13/1/2018). “Saya akan berusaha tetap menjaga stamina dengan istirahat yang cukup. Saya akan cepat tidur malam nanti,” ujarnya.***(segmen02)

Psikotes Cawagubri, Suyatno: Melelahkan!

Pekanbaru(SegmenNews.com)-Suyatno, calon Wakil Gubernur Riau pendamping incumbent Arsyadjuliandi Rachman, Jumat (22/1/2018), paling terakhir menyelesaikan rangkaian tes kesehatan dan psikologi, di antara empat calon wakil gubernur. Suyatno menyatakan tes kali ini melelahkan.

Suyatno usai pemeriksaan psikologi

Pantauan di lapangan, Suyatno baru keluar dari ruang pemeriksaan psikologi sekitar pukul 17.16 WIB, menyusul Edi Natar yang telah keluar pukul 16.45 WIB, Hardianto, pukul 16.25 WIB dan Rusli Efendi pukul 16.05 WIB.

Suyatno yang ditemui, mengaku tes hari ini aangat melelahkan. “Melelahkan. Tes kali ini berbeda dengan tes-tes sebelumnya. Namun bisa diselesaikan semua,” ujarnya.

Sementara mengenai materi gambar menurut Suyatno memang sedikit membingungkan. “Ada delapan gambar. Kita dikasih satu titik dan disuruh buat apa. Saya buat aja gambar orang, gambar pohon dan lainnya,” ujar Suyatno.

Usai menyelesaikan rangkaian tes hari ini, panitia tes memberitahukan kepada para calon gubernur dan wakil gubernur, bahwa rangkaian tes akan kembali dilanjutkan Sabtu (13/1/2018) pukul 07.00 WIB dengan agenda pemeriksaan kesehatan.***(segmen02)

Tiga Hari Menghilang, Kakek 70 Tahun Ditemukan Lemas di Kebun Karet-Meranti

Meranti(SegmenNews.com)- Mopik bin Kado (70) warga Jalan Pawang Kasim Desa Kuala Merbau, Kabupaten Meranti ditemukan dalam keadaan lemas di perkebunan karet. Kakek renta itu sebelumnya dikabarkan hilang tiga hari.

Kakek Pik saat ditemukan

Kakek tersebut tak pernah terlihat sejak, Rabu (10/1/18), ketika dirinya pergi ke kebun karet. Sejak hari itu, Kakek yang kerap disapa Aki Pik tidak terlihat lagi.

Beruntung, masyarakat bersama perangkat desa, kepolisian dan tim BPBD Meranti menemukan kakek Pik, Jum’at sore (12/1/8), sekitar pukul 14.55 WIB di kebun karet miliknya, Desa Kuala.

Saat ditemukan, kakek Pik yang memakai baju warna hijau kombinasi hitam dan bercelana pendek dalam keadaan lemas.

“Korban yang hilang sudah kita temukan. Namun, kondisinya masih lemas,” tulis BPBP Meranti dalam rilisnya.***(Dham)