Beranda blog Halaman 1608

KLHK Vs RAPP, Nasib Masyarakat Gambut Dipertaruhkan

Pekanbaru(SegmenNews.com)- PT. Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) terhadap pemerintah, dalam hal ini Kementerian Lingkungan Hdup dan Kehutanan (KLHK) sebagai mana surat permohonan putusan untuk memperoleh putusan atas penerimaan keberatan yang diajukan pemohon (PT.RAPP) terhadap keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) No.SK 5322/Men-LHK-PHPL/UHP//HPL.1/10/2017 tanggal 16 Oktober 2017.

Tentang Pembatalan Keputusan Menteri Kehutanan No. SK.93/VI-BUHT/2013 tentang Persetujuan Revisi Rencana Kerja Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu Hutan Tanaman Industri (RKUPHHK-HTI) untuk jangka waktu 10 tahun priode tahun 2010-2019 atas nama PT. Riau Andalan Pulp and Paper di Provinsi Riau (RAPP).

Tidak tanggung-tanggung RAPP didampingi oleh 10 orang kuasa hukum dari Kantor Hukum Zoelva & Partners dan Dr. Hamdan Zoelfa, SH,MH mantan ketua Makamah Konstitusi (MK) menjadi satu dari sepuluh kuasa hukum yang membantu RAPP untuk memenangkan gugatan atas surat keputusan pembatalan Rencana Kerja Usaha (RKU), tulis rilis Jaringan Masyarakat Gambut Riau (JMGR) Isnadi Esman yang diterima redaksi segmennews.com.

Dilanjutkan Esman, RKU yang dibatalkan Menteri LHK tersebutlah yang selama ini menjadi alas pijak legal bagi RAPP dan 61 perusahaan supplayernya yang terhubung dengan APRIL Grup untuk menebang hutan alam di gambut.

Menggali kanal-kanal/drainase di lahan gambut yang berkontribusi terhadap pengeringan gambut, subsidensi dan kekeringan yang berimplikasi pada Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di dalam maupun di sekitar areal konsesi PT. RAPP SK.180/Menhut-II/2013 seluas 338.536 Hektare yang merupakan perubahan ke empat dari SK sebelumnya.

Dimana lebih dari sebagian dari luasan tersebut berada di wilyah gambut dan pulau kecil bergambut di Riau, seperti Semenanjung Kampar dan Pulau Padang.

Saat ini pro dan kontra atas seteru antara KLHK dan PT. RAPP menjadi perbincangan banyak kalangan, ada yang mengatakan Menteri LHK melanggar prinsip hukum universal dan “pinter pinteran” dalam menerbitkan keputusan.

Warga Desa Rambah Ditemukan Tewas di Perkebunan Sawit

Rohul(SegmenNews.com)- Suyono (61) warga Dusun 2 Simpang D, Desa Rambah, Kecamatan Rambah Hilir, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), ditemukan meninggal di kebun sawit miliknya.

Jasad Suyono, ditemukan sudah tidak bernyawa di kebun sawit miliknya di RT 012/ RW 005 DK 3 Dusun Sungai Jambu Desa Pasir Jaya, Kecamatan Rambah Hilir, Senin (18/12/2017) sekitar pukul 17.30 Wib.

Disebutkan Kapolres Rohul AKBP Yusup Rahmanto SIK, MH melalui Paur Humas Polres Rohul Ipda Suheri Sitorus, pada Senin pukul 18.00 Wib, saat itu Kapolsek Rambah Hilir Iptu Budi Ikhsani mendapat informasi dari masyarakat ada ditemukan mayat seorang lelaki di kebun sawit di DK 3 Desa Pasir Jaya.

Karena mendapat informasi, Kapolsek Rambah Hilir bersama anggota langsung menuju TKP. Dari keterangan keluarga, Senin pukul 09.30 Wib, korban Suyono dan anaknya Yuda (saksi), pergi memanen kelapa sawit di kebun miliknya di DK 3 Desa Pasir Jaya.

Usai memanen, Senin sekitar pukul 16.30 Wib, saat itu anak korban Yuda pulang ke rumahnya di Simpang D. Sekitar pukul 17.00 Wib, ada tamu yang akan memasang gigi palsu, sehingga istri korban menyuruh anaknya Yuda menelepon ayahnya, namun tidak kunjung diangkat.

“Kemudian, saat itu isteri korban menyuruh anaknya Yuda untuk menjemput bapaknya ke kebun sawit. Sesampainya di kebun sawit, anaknya tidak menemui bapaknya, lalu mencari di sekitar kebun sawit karena bapaknya suka mencari kroto (telur semut),” terang Ipda Suheri, Senin malam.

Disaat tengah mencari bapaknya, Yuda bertemu dengan beberapa warga di pinggir jalan sekira 50 meter dari tempat korban memanen sawit. Seorang warga bernama Jeni langsung memberitahukan ke Yuda, ayahnya tergeletak di kebun sawit.

Langsung Yuda pergi ke pasar atau pemukiman warga untuk minta pertolongan. Dibantu warga, mereka mendatangi TKP untuk menolong korban, namun korban sudah tidak bernyawa lagi.

Sebut Ipda Suheri, dari pemeriksaan di tubuh korban, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Dari informasi keluarga, diketahui korban mengidap sakit gula dan jantung.

“Keluarga korban tidak bersedia bila dilakukan otoupsi terhadap jenzah, dan keluarga menerima dengan ikhlas . Korban lalu dibawa ke rumahnya gunakan mobil patroli,” kata Ipda Suheri.***(fit)

Tahun 2018, 8.940 Keluarga di Kuansing Terima Bantuan PKH

Kuansing(SegmenNews.com)- Kabupaten Kuantan Singingi, Riau pada tahun 2018 mendatang akan menerima bantuan Program Kelurga Harapan  ( PKH ) sebanyak 8.940 Keluarga Penerima Manfaat.

Hal tersebut di sampaikan kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Desa H.Muharlius melalui kasi jaminan sosial Adia Mirtajaya di ruang kerjanya, Selasa (19/12/2017).

8.940 tersebut dengan rincian masing masing kecamatan adalah Kecamatan Benai 587, Cerenti 425, Gunung Toar 669, Hulu kuantan 388, Inuman 416, Kuantan Hilir 282, Kuantan Hilir Sebrang 338, Kuantan Mudik 558, Kuantan Tengah 909, LTD 807, Pangean 1.081, Pucuk rantau 264, Sentajo raya 625, Singingi 834 dan Singingi hilir 834.

Calon keluarga penerima manfaat ini berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan oleh Kementerian sosial yang berdasarkan data dari BPS pada tahun 2015 lalu.

Berdasarkan data tersebut masih banyak masyarakat yang komplain terhadap kepala desa dan pemerintah, karena masyarkat tersebut tidak menerima bantuan apapun dari pemerintah, hal tersebut di sampaikan salah seorang masyarakat warga kuantan mudik Semakin  beberapa waktu lalu.

Menanggapi hal itu, Adia Mirtajaya menjelaskan, pemerintah tidak boleh menambah dan menggantikan calon penerima manfaat , yang hanya bisa dilakukan adalah mengurangi calon penerima manfaat.

Adia berharap kepada masyarakat bahwa dalam pengusulan tersebut adalah berdasarkan data yang di miliki BPS.

Meskipun demikian Adia berharap pada tahun 2019 masyarakat yang belum menerima pada PKH pada tahun 2018 mendatang akan mendapatkan nya dan dinas sosial akan menyampaikan usulan   kepada kementerian sosial untuk  memvalidasi ulang penerima PKH di Kuansing.***(Lin)

Pagi Ini Kota Pekanbaru dan Sekitarnya Hujan

Pekanbaru(Segmennews.com)-Cuaca di Kota Pekanbaru dan sekitarnya pagi ini, Rabu (20/12/2017), terpantau hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Kondisi ini berpeluang terjadi petor dan angin kencang.

Ilustrasi

Hal ini dikatakan Kasi Data dan Informasi BMKG Stasiun Pekanbaru, Slamet Riyadi, Rabu (20/12/2017).

Daerah lain yang berpotensi sama sengan Kota Pekanbaru, yakni, sebagian Kabupaten Pelalawan, sebagian Kabupaten Kuansing, sebagian Kabupaten Rohil, sebagian Kabupaten Siak, sebagian Kabupaten Bengkalis dan sebagian Kabupaten Kampar.

“Kondisi ini diprakirakan akan berlangsung hingga pukul 08.00 WIB,” ujarnya.***(segmen02)

Pemprov Sambut Komisi XI DPR RI Bahas Peningkatan Investasi di Riau

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Iklim usaha yang kondusif merupakan elemen penting dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan investasi. Kelengkapan infrastruktur yang memadai, kesiapan SDM yang berkualitas, pemberian layanan perizinan yang prima, jaminan stabilitas keamanan yang mantap serta peraturan-peraturan daerah berikut aturan pendukungnya termasuk dalam pengimplementasiannya, sudah tidak dapat ditawar lagi dalam mendorong pertumbuhan investasi di daerah.

Demikian dikatakan Wakil Ketua Komisi XI Achmad Hafisz Tohir (F-PAN) usai pertemuan Tim Kunker Komisi XI DPR dengan Gubernur Provinsi Riau Arsyadjuliandi Rachman, didampingi Asisten II Setda Provinis Riau Masperi, dan Kepala BPKAD Riau Syahrial Abdi beserta jajaran, di Pekanbaru, Riau, baru-baru ini.

“Pertumbuhan ekonomi di Kota Pekanbaru banyak ditopang oleh adanya aliran investasi masuk ke Kota Pekanbaru. Kalau investasi kan dari sisi pertumbuhan naik, tetapi memang permintaan dunia yang menurun dan juga jalan terhadap investasi lajunya perekonomian tidak terlalu signifikan. Ini juga terjadi di daerah Jawa, bahkan Papua dan Kalimantan,” jelas Hafisz.

Politisi asal Dapil Sumsel ini mengakui, permasalahan menurunnya permintaan ini yang berimbas pada laju perekonomian, juga terjadi di tingkat nasional. Sehingga diharapkan pihak-pihak terkait siap menghadapi dan memberikan solusi yang terbaik dan pemecahan permasalahannya.

Politiisi PAN ini juga menyoroti masalah yang timbul dari Dana Bagi Hasil. Pasalnya, diketahui banyak pelaku bisnis di Riau ini yang menjanjikan, sama yang terjadi di daerah-daerah lain seperti di Papua, Kalimantan, dan Sumatera Selatan khususnya, namun masih tingginya kesenjangan.

“Itu juga yang harus kami bicarakan dengan Kementerian Keuangan di pusat. Bagaimana mengatasi persoalan ini. Disini mereka beroperasi, tetapi hasilnya ditransfer ke pusat. Ini yang menimbulkan kesenjangan. Itu yang harus kita perbaiki,” tandas politisi Fraksi PAN.

Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman dalam kesempatan itu mengeluhkan tentang Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) Riau yang belum disahkan. Padahal, investasi yang akan masuk di Riau sangat besar, bahkan banyak yang antre.

Meski sudah dievaluasi oleh Mendagri terkait RTRW Riau, masih ada satu syarat yang harus diurus yakni kajian lingkungan hidup strategis. Untuk bisa mendapatkan pengesahan RTRW itu, pihaknya memang berharap bahwa Kementerian LHK dan jajarannya bisa mengeluarkan surat keputusan yang bisa mem-back up secara legal agar pembangunan bisa dilakukan.

“Kami punya kendala untuk itu, begitu ada investor mengurus izin pasti harus ada Amdal, dan UU juga menjelaskan harus ada RTRW terlebih dahulu,” jelasnya dengan mengharapkan, jika ada daerah yang tidak perlu diragukan izinnya agar bisa segera dibangun dan Amdal bisa diproses.

Menanggapi hal ini, Hafisz Tohir akan menjadikan catatan dan akan menyampaikan permasalahan ini ke Komisi IV DPR. Ia berharap Menteri PPN/Bappenas membuat Renstra dan pembangunan jangka pendek dan menengah. Harapannya, jangan sampai putusan ini menghambat pembangunan dan investasi di Riau pada khususnya.***(Advertorial/Pemprov)

Akuntabilitas C, Bupati Kuansing Minta Menpan RB Beri Pemahaman

Teluk Kuantan (SegmenNews.com)-Akuntabilitas Pemerintah Kabupaten Kuansing tahun 2016 lalu hanya meraih predikat CC dengan nilai 51,62. Untuk meningkatkannya, Bupati Kuansing, H Mursini, berharap Kemenpan RB memberikan pemahaman kepada ASN Pemkab Kuansing.

Hal ini disampaikan Bupati Kuansing, H Mursini, pada acara diskusi dengan tema “Peningkatan Akuntabilitas Kinerja Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi,” Selasa (19/12/2017). Kegiatan yang ditaja
Bagian Organisasi dan Tata Laksana Pemerintahan Setdakab Kuansing ini digelar di pendopo Bupati.

Hadir pada kesempatan tersebut, Inspektur Kemenpan RB, Depi Ananta, sebagai pemateri, serta diikuti seluruh kepala OPD, pejabat eselon III dan Kasubag Program. “Kepada seluruh peserta agar agar mengikuti kegiatan ini dengan serius,” ujarnya.

Dengan kegiatan ini, Bupati berharap anggaran negara berbasis kinerja, yaitu perhitungannya berdasarkan perencanaan kinerja untuk menghasilkan output dan outvome yang diinginkan masyarakat.

“Kepada Inspektur Kementerian Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, yang hadir sebagai pemateri, saya berharap dapat memberikan perbaikan kepada peserta, demi keselarasan tujuan dan sasaran kinerja pembangunan di Kabupaten Kuansing ini,” ujarnya.

Sementara Kabag Ortal Setda Kuansing, Yunita Tresia, selaku penyelenggara kegiatan melaporkan, hasil yang ingin diraih dengan tercapainya akuntabilitas kinerja Pemkab Kuansing yang baik adalah antara lain dapat mengembangkan perekonomian masyarakat yang mandiri dan berdaya saing guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat berbasis pertanian dan parawisata.

Kemudian, meningkatkan tata kelola sumberdaya alam berdasarkan perencanaan tata ruang yang berwawasan lingkungan. Hasil lainnya yang juga ingin dicapai meningkatkan pembangunan infrastruktur yang berkualitas dan merata serta tercapainya peningkatan suasana kehidupan yang agamis dan melestarikan nilai-nilai budaya.***(lin)

Sementara itu Bupati Kuansing Mursini ketika membuka acara tersebut berpesan kepada seluruh kepala OPD, pejabat eselon III dan Kasubbag Program yang mengikuti kegiatan ini untuk serius dan mengikuti kegiatan ini sampai selesai.

“Harapan pemerintah dan harapan kita semua kedepannya adalah anggaran negara berbasis kinerja yaitu perhitungannya berdasarkan perencanaan kinerja untuk menghasilkan output dan outcome yang diinginkan masyarakat,” kata bupati, sebab itu dia berpesan untuk tidak segan segan menanyakan kepada narasumber terkait akuntabilitas kinerja ini.

Lebih jauh bupati menjelaskan, sejak tiga tahun terakhir pada tahun 2014 dan 2015 hasil evaluasi akuntabilitas kinerja pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi baru meraih peringkat C dan pada tahun 2016 memperoleh nilai sebesar 51,62 atau predikat CC yang diinterprstasikan cukup.

Sehubungan hal itu, bupati berharap kepada Kementerian Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dimana telah hadir Devi Ananta sebagai pemateri kepada para peserta untuk memberikan perbaikan  demi keselarasan tujuan dan sasaran kinerja pembangunan di Kabupaten Kuansing ini.***(Lin)

Lima Perampok Pedagang Mas Diringkus Beserta Tiga Senpi

Pekanbaru(SegmenNews.com)-Jajaran Polda Riau bekerjasama dengan Polres Pelalawan meringkus enam orang tersangka perampok pedagang mas di Langgam. Bersama tersangka diamankan tiga senjata api.

Guntur Aryo Tedjo

Berdasarkan laporan di kepllisian, disebutkan, enam orang tersangka tersebut yakni, Benny, Basir, Oyon, masing-masing berperan sebagai eksekutor dan ditangkap di Kota Pekanbaru.

Kemudian, Sapiden M. Den als Bidin (46), Muhammad Ainin alias Puntung (41), juga berperan sebagai eksekutor. Keduanya ditangkap di Palembang.

Sementara satu orang tersangka atas nama Edy als Edy Padang saat ini masih dalam saftar pencarian orang.

Dua orang tersangka penadahan juga diamankan, masing-masing, Muhamad Amin (44) dan Jamilah (49).

Perbuatan enam tersangka perampokan tersebut dilakukan, 6 Des 2017 lalu di Desa Langgam, Kabupaten Pelalawan Propinsi Riau.

Bersama para tersangka diamankan barang bukti berupa, satu buah dompet warna hitam berisi uang tunai Rp 2.000.000 sisa penjualan mas.

Baju yang digunakan pada saat melakukan perampokan, satu unit mobil nissan evalia yang digunakan oleh pelaku pada saat penangkapan. Tiga pucuk senpi, mas +/- 130 gram, satu unit honda vario putih beserta bpkb dan kwitansi pembelian.

Terkait hal ini, Kabid Humas Polda Riau, Kombes Guntur Aryo Tedjo, Selasa (19/12/2017), mengatakan pihaknya akan memberikan keterangan secara resmi, Rabu (20/12/2017), besok.***(segmen02)

Jelang Natal dan Tahun Baru. Kapolda: Kenaikan Harga tak Boleh Lebihi HET

Pekanbaru (SegmenNews.com)-Kapolda Riau, Irjen Nandang, berharap bahan pokok di daerah tidak langka dan tidak terjadi kenaikan harga. Meski ada kenaikan, namun diharapkan tidak melebihi harga eceran tertinggi.

Rapat koordinasi

Harapan ini disampaikan Kapolda Riau, Irjen Nandang, pada Rapat Koordinasi Lintas Sektoral, dalam rangka persiapan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 di Provinsi Riau. Rapat berlangsung di ruang Melati Kantor Gubernur Riau Jalan Sudirman Pekanbaru. Selasa (19/12/2017).

Lebih lanjut diungkapkan Kapolda, tahun ini kepolisian tidak hanya bertugas mengamankan perayaan hari besar keagamaan nasional, tetapi juga mengamankan harga kebutuhan bahan pokok masyarakat.

“Saya minta bahan pokok jangan sampai terjadi kelangkaan dan kenaikan. Kalaupun terdapat kenaikan, tidak boleh melewati Harga Eceran Tertinggi (HET) dan juga pengamanan pada pnerayaan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 mesti ditingkatkan, hal ini dikarenakan adanya penangkapan beberapa jaringan teroris diwilayah hukum Polda Riau,” tegasnya.

Kapolda juga mengimbau semua pihak untuk mengantisipasi tindak pidana pada tempat keramaian, pelabuhan, terminal dan pasar-pasar. “Angkutan laut juga perlu mendapat perhatian, hal ini karena iklim cuaca yang berubah cukup ekstrim dan antisipasi kecelakaan di laut,” ujarnya.

Kegiatan Rakor yang dihadiri oleh Kapolda Riau Irjen Pol Drs. Nandang, M.H., Wakil Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim, Korem 031 Wirabima yang diwakili oleh Kasi Ops Kolonel Inf Sunarto, Para Pejabat Utama Polda Riau, Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto, S.I.K., S.H., M.H., yang diwakili oleh Wakapolresta Pekanbaru AKBP Edy Sumardi P, S.I.K., Para Kasatwil dan Kabag Ops Jajaran Polda Riau, para pejabat Forkopimda Provinsi Riau, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Riau, Dinas Perhubungan, PLN Wilayah Riau, dan Pertamina Wilayah Riau.***(segmen02)

FKPT Riau Terima Penghargaan Terbaik 1 Bidang Media Massa

Jakarta(SegmenNews.com)- Sebanyak 32 Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) bentukan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) di Hotel Sari Pan Pacific Jakarta selama tiga hari, 18-20 Desember 2017.

FKPT Riau Terima Penghargaan Terbaik 1 Bidang Media Massa

Dalam Rakor, FKPT Riau meraih penghargaan terbaik 1 untuk bidang media massa, hubungan masyarakat dan sosialisasi.

Penghargaan tersebut dibacakan oleh Direktur Pencegahan BNPT, Brigjen Pol Ir Hamli MH. Setelah Riau, terbaik 2 diraih oleh Lampung dan terbaik 3 Sulawesi Tengah.

“FKPT Riau kami nilai lebih unggul dalam kualitas pelaksanaan program, ketepatan waktu dan metode pelibatan masyarakat dalam menangkal radikalisme dan terorisme,” kata Hamli.

Disampaikan Hamli, untuk bidang Pemberdayaan Pemuda dan Perempuan terbaik diberikan kepada FKPT Jawa Tengah, Kepulauan Riau, Sulawesi Selatan. Bidang Penelitian dan Pengkajian terbaik didapat oleh FKPT Sulawesi Tenggara, Gorontalo dan Banten.

FKPT Riau Terima Penghargaan Terbaik 1 Bidang Media Massa

Sementara untuk bidang Agama, Pendidikan dan Dakwah terbaik diterima oleh FKPT Sulawesi Selatan, Kalimantan Selatan, dan Sulawesi Tengah. Dan yang terakhir bidang Ekonomi, Sosial, Budaya dan Hukum terbaik diserahkan kepada FKPT Sumatera Utara, Sulawesi Selatan dan Jawa Timur.

Pertemuan yang dibuka oleh Kepala BNPT Komjen Pol Suhardi Alius MH tersebut sebelumnya membahas tentang monitoring dan evaluasi kegiatan FKPT dan BNPT selama tahun 2017.

“Rakornas ini sangat penting dalam rangka pemerataan dan peningkatan kinerja FKPT se-Indonesia. Sekaligus juga disampaikan penghargaan kepada sejumlah FKPT yang berkinerja terbaik di setiap bidang kerja. Kami mengapresiasi prestasi tersebut,” kata Kepala BNPT Suhardi Alius saat membuka Rakornas, Senin malam (18/12/2017).***(rls/ran)

Pemkab Inhil Terima DIPA Tahun Anggaran 2018 dari Gubri

Inhul(SegmenNews.com)- Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir telah menerima Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Alokasi Dana Transfer Ke Daerah dan Dana Tahun Anggaran 2018. Untuk itu, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mesti bekerja dengan mengedepankan prinsip kehati – hatian dan keterbukaan.

Instruksi tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Inhil, Said Syarifuddin mewakili Bupati Inhil, HM Wardan yang menerima secara simbolis DIPA saat diserahkan Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman, Senin (18/12/2017) di Gedung Daerah, Jalan Diponegoro, Pekanbaru.

“Langsung bekerja serius serta kompak dalam menjalankan program – program yang sudah ditetapkan dengan mengedepankan prinsip kehati hatian dan keterbukaan,” kata Sekda seusai menerima DIPA.

Secara umum, penyerahan DIPA tahun anggaran 2018 bertujuan guna memantapkan pengelolaan fiskal untuk mengakselerasi pertumbuhan yang berkeadilan.

Selain menerima DIPA tahun anggaran 2018, pada kesempatan itu, Bupati yang diwakili Sekda juga menerima piagam penghargaan Menteri Keuangan atas keberhasilan menyusun dan menyajikan laporan keuangan untuk tahun anggaran 2016 dengan capaian tertinggi.

“Penghargaan ini merupakan suatu kebanggaan dan bukti kerja keras Pemerintah Kabupaten Inhil melalui kinerja seluruh OPD dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan tetap menjunjung tinggi transparansi dan akuntabilitas,” tandas Sekda. (Adv/Diskominfops/ibnu)