Beranda blog Halaman 168

Gelapkan Dana Nasabah Rp5 Miliar, Kacab Outlet Prioritas Bank Mandiri Area Pekanbaru Diadili

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Susanti alias Santi, Kepala Cabang Outlet Prioritas Bank Mandiri Sudirman Tengah Area Pekanbaru, diadili di Pengadilan Negeri Pekanbaru. Ia didakwa melanggar Pasal 49 Ayat (1) huruf a Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1992 tentang Perbankan, atau kedua melanggar Pasal 374 KUHPidana.

Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum, Wilsariani SH MH dan Wulan Widari Indah SH MH, di hadapan majelis hakim pada persidangan yang digelar, Kamis 5 Desember 2024 disebutkan, perbuatan terdakwa Susanti, SE dilakukan pada hari Senin tanggal 18 September 2023, di Kantor Bank Mandiri Outlet Prioritas Sudirman Tengah, Pekanbaru Jl. Jenderal Sudirman No. 357 Kelurahan Sumahilang, Kecamatan Pekanbaru Kota, Kota Pekanbaru, Prov. Riau.

Perbuatan terdakwa berawal, terdakwa Susanti diangkat sebagai Kepala Cabang Outlet Prioritas Bank Mandiri Sudirman Tengah Area Pekanbaru dengangaji Rp 20.750.000. Ia diberi tanggungjawab, memberikan pelayanan kepada nasabah bersama team, menjaga integritas dan profesionalitas bersama team, menjaga keamanan dan stabilitas kantor termasuk aset-aset yang berada di gedung kantor, menjaga kerahasiaan nasabah atau kode etik dari pihak luar, menjaga kode condug dan fakta integritas pegawai. Dan lainnya.

Tanggal 13 November 2023 sekira pukul 13.00 WIB terdakwa bersama saksi VIVI (staf AXA Mandiri) datang ke rumah saksi Benny Br. Simamota D Als Opung Ganda yang merupakan nasabah prioritas Bank Mandiri, yang beralamat di Jl. Kereta Api RT 004 RW 017 Kel. Tangkerang Tengah Kec. Marpoyan Damai Kota Pekanbaru.

Saat di rumah saksi Benny, terdakwa mengajak untuk ikut investasi jual beli cangkang dengan keuntungan bunga yang besar. Namun saksi Benny tidak berminat dan menolak tawaran terdakwa. Karena saksi Benny tidak berminat, terdakwa menawarkan  produk Axa Mandiri dan terdakwa menjelaskan tentang produk Axa Mandiri tersebut. Setelah mendengar penjelasn dari terdakwa, saksi Benny menjadi tertarik dan mengatakan akan ke kantor Bank Mandiri Prioritas”.

Senin tanggal 18 September 2023 sekira pukul 12.00 WIB, saksi Benny datang ke kantor  Bank Mandiri Outlet Prioritas Sudirman di Jalan Jend. Sudirman Kota Pekanbaru, bertemu dengan terdakwa di ruangan Axa Mandiri. Lalu terdakwa mengajak saksi Benny ke taman yang berada di halaman belakang Kantor Bank Mandiri Outlet Prioritas Sudirman Tengah Pekanbaru.

Percakapan di taman belakang tersebut terdakwa kembali menawarkan investasi lagi kepada saksi Benny. “Kami mau menawarkan produk investasi ni pung, sulaya kita masukkan uang opung Rp10 miliar,”. Lalu saksi Benny mengatakan “Kalau untuk investasi, ya udah, jangka waktu jatuh temponya jangan lama-lama dan jangan kalian masukkan ke produk investasi yang merugikan aku”. Lalu terdakwa menjawab “Iya Pubg”.

Kemudian terdakwa meminjam KTP milik saksi Benny dan masuk ke ruangannya. Selanjutnya terdakwa mengambil slip penarikan, tidak berapa lama kemudian terdakwa kembali dengan membawa lembaran kertas slip penarikan tunai, dan terdakwa menyodorkan slip penarikan tunai kosong kepada saksi Benny dengan mengatakan “Ini Pung tandatangan dulu biar cepat selesai kami proses”.

Lalu saksi Benny melihat pada slip penarikan tunai yang kolomnya masih keadaan kosong atau belum diisi. Namun karena saksi Benny percaya dengan terdakwa selaku Kepala Cabang Outlet Prioritas Bank Mandiri Sudirman, saksi Benny langsung menandatangani kertas slip penarikan tunai yang masih kosong yang dibawa oleh terdakwa.

Terdakwa dengan membawa kertas lembaran slip yang telah saksi Benny tanda tangani kembali ke ruangannya dan tak lama kemudian terdakwa datang kembali menemui saksi Benny mengembalikan KTPnya, sambil mengatakan “Uang Opung sudah saya masukkan ya”, dan saksi Benny menjawab ‘’Iya’ dan saksi Benny kembali pulang ke rumahnya.

Selanjutnya terdakwa ke ruangannya lalu memanggil saksi Endah Roezana selaku Branch Operation Manager dengan menyerahkan slip penarikan tunai kosong yang telah ditandatangani oleh saksi Benny yang mana nominal di slip penarikan tunai tersebut sebesar Rp. 10.000.000.000,- terdakwa tulis sendiri. Terdakwa mengatakan kepada saksi Endah bahwa saksi Benny mau menarik uang tunai sebesar Rp10.000.000.000,-  dan agar saksi Endah memproses penarikan tunai tersebut.

Lalu saksi Endah memanggil saksi Salwa selaku Teller dan menyerahkan slip penarikan yang diserahkan oleh terdakwa dan mengatakan ke saksi Salwa bahwa terdakwa selaku atasan saksi Endah dan saksi Salwa menyampaikan bahwa saksi Benny mau menarik uang nya sejumlah Rp. 10.000.000.000. Atas perintah terdakwa tersebut, saksi Endah menyampaikan kepada saksi Salwa agar dibuatkan Remis (proses penarikan uang dari cash kliring operation). Lalu saksi Endah membuat surat remis kepada CCO (Cash Cliring Operation) dan menyerahkan kepada saksi Salwa.

Setelah menerima surat remis tersebut, saksi Salwa pergi menuju ke Kantor Bank Mandiri Area Pekanbaru di bagian CCO dan saksi Salwa mengambil uang tunai sejumlah Rp10.000.000.000. Setelah menerima uang tersebut, saksi Salwa kembali ke Bank Mandiri Outlet Prioritas Pekanbaru dan menyimpan uang tunai sebesar Rp10.000.000.000, tersebut ke Cluise.

Selanjutnya sekira pukul 16.00 WIB, terdakwa mendatangi ruangan saksi Endah dan menyuruh saksi pergi ke tempat saksi Salwa dan memerintahkan uang tunai sebesar Rp10.000.000.000, dibagi menjadi dua tempat yaitu masing-masing sebesar Rp5.000.000.000. Kemudian terdakwa menyuruh saksi Endah untuk mengambil uang tunai sebesar Rp. 5.000.000.000 kepada saksi Salwa.

Selanjutnya terdakwa menyuruh saksi Endah untuk mengantarkan uang sejumlah Rp4.300.000.000, ke Putri dan sisanya sebesar kurang lebih Rp698.000.000, terdakwa setor tunai ke Bank CIMB Niaga Syariah dengan nomor rekening 763185963700 atas nama Sugeng dan sisanya sebesar Rp.74.600.000, terdakwa setor ke rekening milik terdakwa di Bank Mandiri.

Keesokan harinya tanggal 19 September 2023, terdakwa memanggil saksi Salwa dan menyuruh saksi Salwa untuk menyetorkan uang milik saksi Benny sejumlah Rp5 miliar ke rekening milik saksi Benny, setelah itu terdakwa memanggil saksi Vivi dan mengatakan bahwa saksi Benny ikut AXA Mandiri sebesar Rp. 5.000.000.000 dan terdakwa menyerahkan slip penyetoran uang sejumlah Rp5.000.000.000, kepada saksi VIVI untuk di proses di AXA Mandiri.

Selanjutnya pada bulan Oktober 2023, saksi Benny datang ke Bank Mandiri Outlet Prioritas Sudirman Tengah Pekanbaru meminta rekening koran tabungannya dan melakukan pemeriksaan rekening koran Tabungan. Namun saksi Benny melihat uang yang ada di Tabungan Bank Mandiri saksi Benny hilang sejumlah Rp. 5.000.000.000.

Di keterangan transaksi rekening koran tersebut di tanggal 18 September 2023 transaksi penarikan tunai (Debit) sejumlah Rp10.000.000.000, lalu pada tanggal 19 September 2023 transaksi setoran untuk MIP (produk Axa Mandiri) sejumlah Rp. 5.000.000.000, namun sisa uang saksi Benny yang telah ditarik tunai sejumlah Rp5.000.000.000, hilang karena tidak ada keterangan transaksi pada rekening koran tabungan saksi tersebut.

Mengetahui hal tersebut, saksi Benny bersama dengan saksi Tiurma Br. Pangatibuan datang ke Bank Mandiri Outlet Prioritas Sudirman Tengah Pekanbaru dan menemui terdakwa untuk menanyakan sisa uang saksi Benny sejumlah Rp5.000.000.000. Setelah dilakukan penarikan uang dari tabungan saksi Benny oleh terdakwa sejumlah Rp. 10.000.000.000, namun terdakwa tidak dapat menjelaskan ke saksi Benny. Akhirnya saksi Benny mendatangi Kantor Bank Mandiri Cabang Area Pekanbaru dari situlah saksi Benny mengetahui bahwa uangnya sebesar Rp. 5.000.000.000, telah di pergunakan oleh terdakwa untuk kepentingan pribadi terdakwa.

Selanjutnya saksi Benny membuat pengaduan ke Bank Mandiri Area Pekanbaru, atas pengaduan dari saksi Benny tersebut Pihak Kantor Bank Mandiri Cabang Area Pekanbaru melaporkan perbuatan terdakwa ke Polda Riau.***(hn)

Morning Briefing di BRK Syariah Arifin Ahmad, Said Syamsuri Ingatkan Pegawai Implementasikan Budaya ISHARE

Pekanbaru(SegmenNews.com)– Morning Briefing menjadi budaya di seluruh kantor unit Bank Riau Kepri Syariah dengan tujuan meningkatkan kinerja pegawai agar lebih optimal. Sering juga direksi turun untuk memotivasi kepada pegawai agar dapat mengimplementasikan budaya ISHARE yang sudah ada sejak Agustus 2021.

Direktur Operasional BRK Syariah, Said Syamsuri dalam kunjungan kerjanya di kantor BRK Syariah Arifin Ahmad, Jumat (6/12/2024) pagi sekitar pukul 07.00 WIB, disambut langsung oleh Branch Manager BRK Arifin Ahmad Marwan Setiadi beserta sejumlah Pemimpin Bagian.

“Momen silaturrahmi akhir tahun ini sangat baik bagi kita semua, meski kita disibukkan dengan kegiatan dan jadwal yang sangat padat. Namun kegiatan pagi ini adalah bentuk kesungguhan kita untuk melaksanakan operasional bank dengan sebaik-baiknya,” kata Said Syamsuri.

Selanjutnya, Said juga menyampaikan tantangan yang cukup besar di tahun 2025 yang harus dipersiapkan oleh seluruh pegawai BRK Syariah sejak awal. Dengan komitmen pegawai mengimplementasikan budaya ISHARE di BRK Syariah, tantangan tersebut dapat dilewati dengan hasil yang baik.

“Terimakasih atas upaya dan capaian pada tahun ini, semoga dapat mencapai target yang diinginkan. Dengan menguasai dan memahami serta menerapkan budaya ISHARE dalam tugas sehari-hari maka kita dapat bertanggungjawab dalam melaksanakan tugas masing-masing,” ujarnya lagi.

Said Syamsuri juga mengingatkan pegawai untuk dapat memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah dengan komunikasi lisan yang baik. Jangan karena tidak dapat mengontrol emosi, pegawai mengecewakan nasabah.

“Saya berharap, tidak hanya kepada nasabah, sesama pegawai juga dapat menjalin komunikasi yang bagus. Selanjutnya pegawai harus dapat memitigasi risiko dengan memastikan keamanan bank, sisi infrastruktur serta sistem atau jaringan bank agar kita dapat menjalankan operasional bank ini dengan sebaik-baiknya,” tutur Said lagi.

Sebelumnya Branch Manager BRK Syariah Arifin Ahmad, Marwan Setiadi menyampaikan capaian kinerja per November 2024. “Kita berusaha sesuai komitmen agar target kita dapat tercapai menjelang penghujung tahun ini. Terimakasih atas kunjungan Bapak Direksi yang langsung memberikan motivasi dan semangat bagi kami semua,” kata Marwan Setiadi.

ISHARE merupakan akronim dari 6 tatanan nilai yang menjadi panduan bagi seluruh insan Bank Riau Kepri, terhadap perilaku yaitu Integrity, Synergy, Honesty, Adaptive, Respect, Excellence. Kegiatan tersebut ditutup dengan pantun oleh MC serta foto bersama.***(inf)

Pj. Ketua TP PKK Langkat Hadiri Rakorda TP PKK se-Sumut

Medan, Sumut(SegmenNews)- Pj. Ketua TP PKK Kabupaten Langkat, Ny. Uke Retno Wahyuni Faisal Hasrimy, menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) TP PKK Provinsi Sumatera Utara di Aula Tengku Rizal Nurdin, Medan, pada Kamis (05/12/2024). Acara ini bertujuan untuk mengevaluasi program kerja TP PKK di tingkat provinsi dan daerah, sekaligus meningkatkan sinergi antar TP PKK di Sumatera Utara.

Pj. Gubernur Sumatera Utara, Dr. Drs. A. Fatoni, M.Si., dalam sambutannya menekankan pentingnya Rakorda sebagai wadah evaluasi dan penyelarasan program TP PKK di seluruh kabupaten/kota. “Rakorda ini bertujuan mengevaluasi program yang telah berjalan, memastikan program tersebut sesuai kebutuhan masyarakat, dan memberikan dampak positif dalam pemberdayaan keluarga serta masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menyoroti peran strategis TP PKK dalam mendukung kesejahteraan keluarga, seperti menerapkan pola hidup sehat, manajemen keuangan keluarga, dan pengelolaan sumber daya yang efektif. Fatoni mengimbau agar TP PKK di seluruh kabupaten/kota segera membuka Toko PKK untuk mendukung pelaksanaan program pemberdayaan ekonomi.

“Toko PKK Provsu baru saja diresmikan, dan saya mendorong TP PKK kabupaten/kota segera mendirikan toko serupa di wilayahnya masing-masing,” tambahnya.

Ny. Uke Retno Wahyuni Faisal Hasrimy dalam kesempatan tersebut menegaskan pentingnya Rakorda sebagai ajang evaluasi untuk memperkuat program kerja TP PKK di Kabupaten Langkat.

“Rakorda ini sangat penting untuk evaluasi dan penguatan program kerja TP PKK di seluruh daerah. Kami siap merealisasikan hasil Rakorda ini, serta menghadirkan program baru yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Langkat,” katanya.

Selain diskusi tanya jawab, Rakorda juga diisi dengan peresmian Toko PKK Provinsi Sumatera Utara sebagai langkah awal pengembangan jejaring ekonomi berbasis komunitas di tingkat daerah. Acara ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi dan daerah dalam mengoptimalkan peran TP PKK untuk kesejahteraan masyarakat, khususnya melalui pelaksanaan program hingga tingkat desa.(Irw)

Pj Bupati Langkat: Korpri Kekuatan Sejahterakan Masyarakat

Stabat, Langkat(SegmenNews.com)– Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) ke-53, Pemerintah Kabupaten Langkat menggelar berbagai kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Alun-Alun Tengku Amir Hamzah, Stabat, Jumat (6/12/2024). Acara puncaknya adalah Senam Sehat Bersama yang diikuti langsung oleh Pj Bupati Langkat H.M. Faisal Hasrimy, AP, MAP bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Langkat, Ny. Uke Retno Wahyuni Faisal Hasrimy.

Ratusan pegawai ASN dan Non-ASN turut memeriahkan kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, Pj Bupati Langkat menegaskan bahwa peringatan HUT Korpri ke-53 ini menjadi momen penting untuk merefleksikan kembali nilai-nilai integritas dan profesionalisme dalam melayani masyarakat.

“HUT Korpri tahun ini mengusung tema ‘Korpri untuk Indonesia’. Tema ini mengingatkan kita semua, khususnya ASN, untuk terus memperkokoh persatuan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat..sekaligus memberi kesadaran bahwa Korpri merupakan asset dlm tercapainya kesejahteraan masyakat..” ujar Pj Bupati.

Kegiatan Senam sehat bersama ditutup dengan pengundian berbagai doorprize menarik, termasuk TV LED, kulkas, mesin cuci, sepeda, kipas angin, dan hadiah lainnya. Ketua Dewan Pengurus Korpri (DPK) Kabupaten Langkat, dr. H. Indra Salahudin, M.Kes, MM, menyampaikan bahwa rangkaian peringatan HUT Korpri tahun ini juga meliputi sejumlah kegiatan lainnya, seperti:

Upacara HUT Korpri ke-53 di halaman Kantor Bupati Langkat, Ziarah ke makam para mantan Ketua Korpri Kabupaten Langkat, Lomba pengucapan Panca Prasetya Korpri dan nilai-nilai dasar ASN berakhlak. Resepsi peringatan HUT Korpri yang diisi dengan Santunan kepada 100 anak yatim, donor darah di Alun-alun T.Amir Hamzah, serta Khitan massal bagi 53 anak di Puskesmas Stabat.

Khitanan massal dalam rangka HUT Korpri ke-53 digelar di Puskesmas Stabat pada Jumat, 6 Desember 2024. Sebanyak 53 anak menerima layanan khitan, termasuk empat anak yang hadir dalam kegiatan tersebut, yaitu:
(1). Ahmad Zulfadli 11 tahun, (2). M. Iksan 12 tahun, (3). M. Aldi 12 tahun, (4). Rezky Ryandra PA 12 tahun.

Selain itu, santunan kepada 100 anak yatim dan donor darah juga menjadi bagian dari kegiatan sosial untuk memperingati hari besar ini.

Turut hadir dalam rangkaian acara tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat, para Asisten dan Staf Ahli Bupati, para Kepala OPD beserta jajaran, Camat dan Lurah se-Kabupaten Langkat, serta seluruh pegawai ASN dan Non-ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Langkat.

Pj Bupati Langkat Faisal juga mengaku bangga bahwa Korpri Langkat telah membersihkan penghasilannya melalui zakat dan infaq membantu para dhuafa lewat Baznas.
“Itulah sebenarnya yg harus kita utamakan.. membangun nilai-nilai kepedulian sosial wujud langsung komitmen melayani masyarakat”, tutupnya. (Irw)

Peran Ibu-ibu Atasi Masalah Sampah Rumah Tangga

Inhil(SegmenNews.com)– Pada tanggal 3 Desember 2024, PJ Bupati Erisman Yahya resmi membuka seminar bertajuk “Peranan Ibu-Ibu dalam Mengatasi Masalah Sampah dan Mengelola Sampah Rumah Tangga” yang diadakan di Gedung Wanita, Jl. Sungai Beringin, Tembilahan. Seminar ini dihadiri oleh ketua bhayangkari kabupaten indragiri hilir ,ketua ikkd indragiri hilir ,ketua adhyaksa darma wanita indragiri hilir,ketua gabungan organisasi wanita, para narasumber, dan pejabat pemerintah setempat.

Dalam sambutannya, Erisman Yahya menekankan bahwa seminar tentang pengelolaan sampah rumah tangga adalah upaya untuk menjaga kelestarian lingkungan tempat tinggal. Ia menyatakan,

“Pengelolaan sampah rumah tangga bukanlah sekadar rutinitas harian, melainkan sebuah komitmen merawat bumi yang kita tempati.”Ujarnya.

Erisman juga mengajak seluruh masyarakat untuk turut serta dalam menjaga lingkungan dengan tindakan nyata agar lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.

“Peran ibu-ibu sebagai pengelola sampah di rumah sangat penting. Melalui pendidikan yang baik di keluarga, kita dapat menciptakan generasi yang peduli terhadap lingkungan,” tambahnya.

Seminar ini juga menghadirkan beberapa narasumber yang ahli di bidang pengelolaan sampah dan lingkungan. Para peserta diberikan pemahaman mengenai cara memilah sampah, mendaur ulang, serta berbagai inovasi dalam pengelolaan sampah yang dapat diterapkan di rumah tangga.

Diharapkan melalui seminar ini, ibu-ibu semakin termotivasi untuk berkontribusi dalam menjaga kebersihan lingkungan, serta menerapkan ilmu yang didapat untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik di komunitas masing-masing.***(sup/hm)

Seekor Gajah Liar Ditemukan di Tenayan Raya, Warga Diminta Tetap Waspada

Seekor Gajah Liar Ditemukan di Tenayan Raya, Warga Diminta Tetap Waspada

Pekanbaru(SegmenNews.com) – Seekor gajah liar ditemukan di kawasan semak-semak sekitar Kelurahan Industri Tenayan Raya, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru, sejak Selasa (3/12) malam hingga hari ini, Kamis (5/12).

Keberadaan satwa ini menjadi perhatian warga karena lokasinya yang dekat dengan permukiman.

Menurut Kepala Bidang Teknis Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Riau, Ujang Holisudin, SHut, gajah tersebut berasal dari kantong habitat Petapahan.

“Gajah ini keluar dari kelompoknya. Banyak faktor yang bisa menyebabkan hal ini, salah satunya rasa tidak nyaman berada di kelompoknya,” jelas Ujang.

Ia juga menambahkan bahwa gajah jantan dewasa kerap memiliki kecenderungan berpindah kelompok atau bahkan mencoba memimpin kelompok baru. Pergerakan gajah ini mengingatkan pada insiden serupa 10 tahun lalu, ketika seekor gajah pernah menyeberangi Sungai Siak dan memasuki wilayah yang sama.

“Apakah gajah ini memiliki hubungan genetik dengan gajah yang pernah kami tangkap sebelumnya, kami belum bisa memastikan. Namun, secara historis, lokasi ini pernah menjadi area pergerakan gajah liar,” ujarnya.

Ketua RW 9, Ipung, memastikan bahwa sejauh ini tidak ada warga yang terluka akibat keberadaan gajah tersebut.

“Kabar soal warga diseruduk gajah itu tidak benar,” tegas Ipung.

Ia mengatakan bahwa warga bersama petugas terus melakukan pemantauan untuk memastikan keselamatan warga sekitar sambil menunggu dokter dari BKSDA Riau yang akan melakukan penanganan lebih lanjut, termasuk pembiusan terhadap gajah tersebut.

“Dokter dari BKSDA sedang dalam perjalanan. Untuk sementara, kami meminta warga tetap tenang tetapi waspada,” tutup Ipung.

Situasi ini menjadi pengingat pentingnya upaya pelestarian habitat satwa liar agar konflik antara manusia dan hewan dapat diminimalkan.***(mc)

Direksi Bank Riau Kepri Syariah Ikuti Peringatan Hari Disabilitas Internasional 2024

Pekanbaru(SegmenNews.com)– Kelompok penyandang disabilitas dari berbagai Kabupaten dan Kota se Provinsi Riau unjuk kebolehan sesuai bakatnya pada acara peringatan Hari Disabilitas Internasional 2024 yang berlangsung di Gedung Daerah Balai Serindit Pekanbaru, Kamis (5/12/2024).

Direktur Operasional Bank Riau Kepri Syariah, Said Syamsuri mengatakan acara yang digagas oleh Dewan Pendidikan Riau ini merupakan bentuk perhatian kepada anak-anak disabilitas di Provinsi Riau. Banyak anak-anak disabilitas yang memiliki kemampuan lebih yang perlu dikembangkan dan mendapat dukungan dari lingkungan di sekitarnya.

“Kami juga sangat mengapresiasi pemerintah Provinsi Riau yang sangat berkomitmen dalam memberikan pelayanan publik yang ramah disabilitas. kapasitas dan kemampuan tiap warga difabel sama dan setara dengan orang lain. Hanya saja, mereka membutuhkan kesempatan untuk membuktikan diri,” kata Said Syamsuri yang memuji penampilan-penampilan dari anak-anak disabilitas.

Sementara itu, Ketua Dewan Pendidikan Riau, Junaidi menyampaikan ada revisi terkait Perda tentang Disabiltas Provinsi Riau yang akan dibahas di DPRD. Ia mengajak masyarakat untuk sama-sama mengawal revisi Perda tentang disabilitas ini dengan tujuan memperkuat kepemimpinan penyandang disabilitas untuk masa depan yang inklusif dan berkelanjutan sesuai dengan tema Hari Disabilitas Internasional 2024.

“Terus terang, kita belum bisa menjalankan program inklusi di sekolah-sekolah, karena tidak semua anak-anak disabilitas ini harus bersekolah di SLB, mereka bisa belajar di sekolah umum. Tetapi kita belum menyiapkan infrastrukturnya, belum menyiapkan gurunya, mudah-mudahan ini menjadi tanggungjawab kita bersama untuk mewujudkannya,” kata Junaidi.

Pemerintah Provinsi Riau akan memastikan seluruh layanan publik yang ada di Provinsi Riau akan ramah terhadap penyandang disabilitas. Mulai dari fasilitas umum, gedung pemerintahan, hingga layanan kesehatan. semua penyandang disabilitas adalah bagian yang tak terpisahkan dari bangsa. Pemprov Riau akan memastikan semuanya dilengkapi kebutuhannya dan merasa setara.

“Pelayanan publik yang ada di Indonesia, khususnya Riau akan dilengkapi akses yang ramah disabilitas. Ini komitmen kita agar semua individu bisa secara menikmatinya tanpa tertinggal. semua orang tanpa terkecuali mempunyai hak yang sama terhadap semua hal,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Sri Sadono dalam acara tersebut.

Kegiatan itu juga menampilkan 100 corak batik karya dari anak-anak penyandang disabilitas dari Sekolah Luar Biasa. Menurut Sri Sadono, karya batik tersebut adalah sebuah simbol dari ketangguhan anak bangsa.

Karya batik mereka adalah simbol ketangguhan. Tiap coraknya ada potensi tak ternilai di sana. Mengatakan bahwa tidak ada yang tidak mungkin jika kita berusaha. Semangat yang terkumpul hingga hari ini adalah bukti bahwa semua pihak bekerja sama dan saling mendukung. Ada harapan bersama untuk memperjuangkan hak para penyandan disabilitas,” ujarnya. ***(inf)

BRK Syariah Raih 2 Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2024

Jakarta(SegmenNews.com)- Bank Riau Kepri (BRK) Syariah kembali menorehkan prestasi gemilang dengan meraih Penghargaan TOP Digital Implementation 2024 Stars 5 dan Top Leader On Digital Implementation 2024, sebuah penghargaan bergengsi di bidang transformasi dan inovasi digital. Acara penganugerahan ini diselenggarakan oleh It Works dan berlangsung di Dian Ballroom, Raffles Hotel Jakarta, pada Kamis (5/12/2024).

BRK Syariah berhasil memenuhi kriteria dengan menunjukkan keberhasilannya dalam mengembangkan berbagai layanan berbasis teknologi, termasuk peluncuran aplikasi perbankan syariah digital yang memudahkan transaksi keuangan masyarakat, serta sistem pelayanan yang lebih efisien dan transparan.

Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas komitmen BRK Syariah dalam mengimplementasikan teknologi digital untuk meningkatkan layanan perbankan syariah kepada masyarakat. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Direktur Dana & Jasa BRK Syariah, M.A. Suharto didampingi Pemimpin Bagian Digital Banking BRK Syariah, Tengku Muhd Husni Kholil.

M.A. Suharto menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas pencapaian serta kepercayaan penuh kepada BRK Syariah.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh nasabah dan mitra kerja yang telah memberikan kepercayaan penuh kepada BRK Syariah. Kepercayaan ini menjadi landasan kami untuk terus berinovasi, khususnya dalam pengembangan layanan berbasis teknologi digital yang mempermudah akses dan kenyamanan nasabah. Penghargaan ini adalah bukti nyata dari kerja keras seluruh tim BRK Syariah serta komitmen kami untuk memberikan pelayanan terbaik yang sesuai prinsip syariah” ujarnya.

Lebih lanjut, M.A. Suharto menegaskan bahwa penghargaan ini akan menjadi pendorong bagi BRK Syariah untuk terus mempercepat transformasi digital di berbagai aspek layanan perbankan.

“Kami akan terus melangkah maju dengan visi menjadi bank syariah modern, inklusif, dan terpercaya. Inovasi digital akan menjadi fondasi utama dalam upaya kami mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan memenuhi kebutuhan nasabah di era yang serba cepat ini. Harapan kami, BRK Syariah dapat terus tumbuh bersama masyarakat, memberikan kontribusi positif, dan menjadi mitra yang dapat diandalkan” tutupnya.***(inf)

Kecewa DPO tak Ditangkap, Keluarga Almarhum Jamaludin Laporkan Penyidik Polda Riau ke Bareskrim

Tersangka AD (DPO) saat menghadirj pernikahan anaknya di Kubang Jaya.(foto:ist)

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Zahara, ibu kandung almarhum Jamaluddin, korban penganiayaan yang meninggal dunia di Desa Kualu, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Riau, 8 September 2024 lalu, melaporkan penyidik Polda Riau ke Bareskrim Mabes Polri. Ia mengaku kecewa terhadap kinerja Polda Riau, yang tidak profesional dalam mengusut kasus meninggalnya Jamaluddin dan tidak menangkap DPO yang jelas-jelas menampakkan diri.

Zahara melaporkan penyidik Polda Riau ke Mabes Polri melalui tim Penasehat Hukumnya, Suroto SH, Mirwansyah SH MH, Emi Afrijon SH MH dan Heri Susanto SH MH, yang tergabung dalam Tim Advokat Pejuang Keadilan (TAPAK) Riau, 3 Desember 2024.

Suroto SH, salah satu tim Penasehat Hukum Zahara, kepada wartawan, Kamis 5 Desember 2024 mengatakan, pengungkapan kasus penganiyaan yang menyebabkan matinya orang yang dialami oleh Jamaludin yang terjadi pada tanggal 8 September 2024 di Desa Kualu, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, yang melibatkan oknum anggota Polda Riau menyisakan kekecewaan terhadap keluarga korban, karena penanganan perkaranya terkesan main – main.

Almarhum Jamaluddin (korban penganiayaan)

Hal ini menurut Suroto, karena sampai saat ini tidak semua pelaku penganiayaan terhadap korban Jamaludin ditangkap oleh Polda Riau. Dikatakannya, sesuai statemen yang disampaikan oleh Polda Riau dalam perkara ini ada lima pelaku yang ditetapkan sebagai tersangka. Tiga orang di antaranya sudah ditangkap, inisial Y, AS ( anggota Polda Riau ) dan J. Sedangkan dua orang pelaku lagi inisial AD dan I masih DPO.

“Kekecewaan keluarga korban terhadap Polda Riau dikarenakan pada akhir Oktober 2024 lalu, keluarga korban sudah menyampaikan informasi kepada Penyidik Polda Riau, bahwa DPO inisial AD akan menikahkan anaknya pada hari Minggu 3 November 2024 di Kubang Jaya, Siak Hulu, Kabupaten Kampar. Saat itu keluarga korban meminta kepada penyidik untuk melakukan penangkapan terhadap DPO inisial AD tersebut. Namun, sampai pesta pernikahan tersebut dilaksanakan, tidak ada satupun anggota kepolisian yang datang untuk menangkap DPO inisial AD. Padahal jelas-jelas yang bersangkutan telah ditetapkan Polda Riau sebagai tersangka dan DPO tersebut muncul di hadapan orang ramai,” ungkap Suroto.

Lebih lanjut dikatakan Suroto, tim kuasa hukum keluarga korbanpun sudah mengirimkan photo – photo keberadaan DPO inisial AD di acara pesta tersebut, tetapi nyatanya Penyidik Polda Riau tidak juga melakukan penangkapan terhadap inisial AD sampai beberapa hari ke depan. Setelah pestapun DPO inisial AD masih berada di rumahnya dan Penyidik Polda Riau juga tidak melakukan penangkapan.

“Hal ini menimbulkan pertanyaan bagi keluarga korban dan masyarakat sekitar, mengapa inisial AD tidak ditangkap? padahal jelas – jelas statusnya sudah tersangka dan DPO. Keluarga klien kami mencurigai Penyidik Polda Riau sudah ‘ bermain ‘ dengan DPO inisial AD tersebut. Sebagai warga negara yang taat hukum, klien kami sudah berupaya untuk tidak main hakim sendiri terhadap pelaku dan mempercayakan penyelesaian kasusnya kepada Kepolisian. Namun, nyatanya Kepolisian tidak dapat dipercaya dan tidak dapat diharapkan. Sedangkan dalam perkara yang pelapor ada pengacaranya saja perkaranya bisa diterlantarkan oleh penyidik seperti itu, bagaimana kalau pelapor tidak ada pengacaranya? jangan salahkan keluarga klien kami jika akhirnya mereka menuntut keadilan terhadap DPO inisial AD dengan jalanya sendiri,” ujar Suroto, SH.

Terhadap kondisi ini, dalam waktu dekat keluarga korban melalui Pengacaranya akan menyampaikan pengaduan kepada Bapak Presiden R.I, Kapolri beserta jajaranya untuk mendesak Polda Riau segera melakukan penangkapan terhadap semua pelaku dan memprosesnya sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Selain kecewa karena tidak ditangkapnya DPO dalam kasus penganiayaan anaknya, keluarga korban juga kecewa dengan statmen Polda Riau yang terkesan membohongi masyarakat, dengan mengatakan bahwa penyebab anak klien kami dianiaya oleh pelaku dikarenakan anak klien kami dituduh mencuri barang berharga milik Y. Padahal para pelaku yang salah satunya anggota Polda Riau tersebut menganiaya anak klien kami karena anak klien kami dituduh mencuri narkoba jenis sabu milik para pelaku. Seharusnya Polda Riau jujur saja kepada masyarakat, jangan menutup – nutupi bahwa keterlibatan anggotanya menganiaya anak klien kami hingga meninggal dunia itu karena terkait narkoba jenis sabu, bukan soal barang berharga yang dicuri,” ujarnya.

“Keluarga klien kami sangat sedih dan kecewa atas statmen Polda Riau tersebut, karena demi menutupi keterlibatan anggotanya dengan Narkoba, Polda Riau tega menyebut motif anak klien kami dipukuli karena anak klien kami mencuri barang berharga milik para pelaku. Kalau Kepolisian terus seperti ini kapan bisa jadi baik,” kata Suroto, SH.

Sesuai dengan rekontruksi, sebelum para pelaku melakukan penganiayaan terhadap korban sampai meninggal dunia terlebih dahulu para pelaku menggunakan sabu – sabu di rumah pelaku oknum Polisi inisial AS, terhadap hal ini, kuasa hukum keluarga korban juga sudah meminta kepada Polda Riau untuk membongkar dan memproses tuntas terkait penggunaan dan peredaran narkoba yang ada para pelaku tersebut. Namun sampai saat ini tidak ada informasi apapun yang disampaikan Polda Riau terkait narkoba yang dimiliki dan digunakan para pelaku.

“Tidak terbukanya Polda Riau soal keterkaitan narkoba dengan anggotanya dalam kasus penganiayaan anak Klien kami, membuat mayarakat meragukan komitmen Polda Riau dalam memberantas penggunaan dan peredaran narkoba,” ujarnya.***(rn)

Besok Dishub Pekanbaru Launching Feeder Bus TMP

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru akan me-launching uji coba pengoperasian 4 unit angkutan penghubung atau feeder bus Trans Metro Pekanbaru (TMP), Kamis (5/12/2024).

Sesuai jadwal, feeder yang merupakan mobil listrik dengan nama “Oplet Pekan” itu akan dilaunching secara langsung oleh Penjabat (Pj) Walikota Pekanbaru Roni Rakhmat S.STP M.Si.

“Undangannya Insyaalah pak Pj walikota (me-launching), besok,” kata Kepala Dishub Kota Pekanbaru Yuliarso melalui Kepala Bidang Angkutan Khairunnas, Rabu (4/12/2024).

Ia menyampaikan, saat ini persiapan untuk launching feeder telah dimatangkan.

“Tenda, pentas, kursi dan lain-lain sudah siap semua. Lokasi (launching) di SMPN 42 Jalan Purwodadi ujung, di situ yang ada pekarangannya luas,” ucap Khairunnas.

Setelah dilaunching, lanjut dia, nantinya 4 unit feeder yang dioperasikan bekerjasama dengan Kalista Group akan diuji coba selama 2 bulan. Selama uji coba, penumpang tidak dikenakan tarif atau gratis.

Dalam uji coba, 4 unit feeder akan melayani warga di Jalan Purwodadi dan Jalan Cipta Karya menuju hal bus TMP terdekat. “Kita berupaya beri nyaman warga dengan mobil listrik angkutan Oplet Pekan ini,” tutup Khairunnas.***(dmf)