Beranda blog Halaman 17

Pemprov Riau dan Singapura Bahas Pengembangan Kawasan Industri dan Konektivitas

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau diwakili Asisten II Setdaprov Riau Helmi D, menerima kunjungan Konsulat Jenderal (Konjen) Singapura Gavin Ang beserta tim di Ruang Transit Kantor Gubernur Riau, pada Kamis (12/2/2026) pagi. Kunjungan tersebut dalam rangka menjalin hubungan silaturahmi antara Pemerintah Provinsi Riau dengan Negara Singapura.

Pertemuan ini membahas sejumlah peluang kerja sama strategis di sektor industri antara Provinsi Riau dan Singapura. Fokus diskusi mencakup potensi investasi, pengembangan kawasan industri, serta penguatan konektivitas antarwilayah.

Dalam keterangannya, Asisten II Setdaprov Riau Helmi menyambut baik inisiatif kerja sama tersebut dan menegaskan komitmen Pemprov Riau untuk terus membuka ruang kolaborasi demi peningkatan ekonomi daerah.

“Kami menyambut baik niat kerja sama dari Pemerintah Singapura. Riau siap menjadi mitra strategis dalam pengembangan sektor industri dan investasi kawasan,” kata Helmi D.

Pihaknya mengungkapkan, bahwa kunjungan ini dilakukan dalam rangka melihat potensi Riau yang ingin Konjen Singapura sampaikan pada kalangan investor Singapura.

“Kita sampaikan potensi kita seperti downstream turunan, kelapa sawit dan potensi untuk pengembangan panel surya PLTS. Mereka berencana menyampaikan hal ini kepada para investor dan membawa investor Singapura ke Riau, kami harap akan banyak investor yang akan ke Riau dan akan meningkatkan nilai investasi serta menambah jumlah tenaga kerja dan peluang kerja antara dua negara,” ungkapnya.

Sementara itu, Konjen Singapura Mr Gavin Ang menyebutkan bahwa Singapura melihat Riau sebagai kawasan yang potensial dan strategis dalam upaya memperkuat hubungan bilateral, khususnya di bidang ekonomi dan pariwisata.

“Kami mengadakan pertemuan yang baik untuk menjajaki peluang kerja sama dan investasi di Riau. Riau dipandang sebagai pusat bagi Sumatra daratan, dan terdapat banyak potensi pembangunan di provinsi ini. Kami akan terus mempertimbangkan cara terbaik untuk bekerja sama dengan Pemprov Riau untuk menjajaki peluang-peluang ini,” sebut Gavin Ang.***(in)

Adu Strategi di Kementrian ESDM, Bupati Siak Optimistis BSP Kembali Berjaya

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Bupati Siak Dr. Afni Zulkifli menemui Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia untuk membahas langkah konkret membangkitkan BUMD migas daerah, PT Bumi Siak Pusako (BSP). Pertemuan itu juga dihadiri Kepala SKK Migas Djoko Siswanto serta Dirjen Migas Laode Sulaiman.

Pertemuan tersebut, difokuskan pada pembahasan tiga tahapan terukur sebagai fondasi kebangkitan BSP. Pemerintah Kabupaten Siak menargetkan perbaikan menyeluruh dari aspek operasional, infrastruktur hingga tata kelola perusahaan.

Afni mengatakan, kebangkitan BSP harus dimulai dari pemenuhan kewajiban kepada negara. Karena itu, tahapan pertama yang dibahas adalah pelaksanaan Komitmen Kerja Pasti (KKP) yang hingga kini belum sepenuhnya direalisasikan.

Tercatat masih ada tujuh sumur yang dijanjikan untuk dieksplorasi sejak izin pengelolaan diberikan kepada BSP. Selain itu, terdapat program survei seismik, Enhanced Oil Recovery (EOR), serta studi GGR yang membutuhkan nilai investasi mencapai 130 juta dolar AS.

“Ini kewajiban yang harus dilaksanakan. Kami optimistis dengan arahan dan pengawasan Kementerian ESDM serta SKK Migas, seluruh komitmen tersebut dapat segera direalisasikan,”  ujar Afni, Kamis (12/2/2026).

Tahapan kedua adalah pembangunan pipa salur minyak secara permanen. Afni menegaskan pihaknya tidak ingin lagi sekadar melakukan perbaikan sementara terhadap jaringan pipa lama yang selama ini menjadi kendala produksi.

Penggantian pipa secara menyeluruh, jelas Afni, akan menekan biaya produksi dan meningkatkan efisiensi lifting minyak. Langkah itu dinilai strategis untuk mendongkrak kinerja perusahaan dan berdampak pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Bupati perempuan pertama di Siak itu  mengakui selama ini BSP masih mengandalkan jaringan lama yang berisiko gangguan teknis, bahkan sempat menyebabkan minyak membeku dan harus dialihkan menggunakan sistem trucking dengan biaya tinggi.

“Kita ingin membuat lompatan besar, bukan tambal sulam. Dengan dukungan penuh dari pemerintah pusat, kami yakin BSP bisa bangkit dan kembali menjadi kebanggaan masyarakat Siak,” ungkap Afni.

Tahapan ketiga, kata Afni, adalah percepatan pelaksanaan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) untuk memilih direksi definitif. Proses tersebut dipastikan berlangsung profesional, transparan, serta melibatkan unsur independen dari pemerintah pusat, akademisi, dan kalangan profesional guna memastikan tata kelola perusahaan berjalan lebih baik ke depan.***(inf)

BRK Syariah Perkuat Komitmen Pendidikan Lewat Program CSR di Universitas Karimun

BRK Syariah Perkuat Komitmen Pendidikan Lewat Program CSR di Universitas Karimun

Karimun(SegmenNews.com)- Bank Riau Kepri (BRK) Syariah menegaskan komitmennya terhadap penguatan dunia pendidikan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR). Komitmen itu diwujudkan melalui pemberian beasiswa, dukungan sarana pendidikan, serta kemitraan berkelanjutan dengan Universitas Karimun.

Rektor Universitas Karimun Muhiri mengatakan, kerja sama antara kampus dan BRK Syariah telah terjalin dalam beberapa tahun terakhir. Selain memfasilitasi pembayaran uang kuliah melalui BRK Syariah, pihak bank juga menyalurkan bantuan CSR berupa peralatan laboratorium dan program beasiswa bagi mahasiswa.

BRK Syariah Perkuat Komitmen Pendidikan Lewat Program CSR di Universitas Karimun

“Untuk tahun 2025, BRK Syariah menyalurkan beasiswa kepada 30 mahasiswa Universitas Karimun. Dampaknya sangat baik, karena meringankan beban orang tua mahasiswa dalam membayar uang kuliah tunggal (UKT),” ujar Muhiri, Selasa (10/2/2026).

Menurut dia, mahasiswa penerima beasiswa BRK Syariah merupakan mahasiswa dengan capaian akademik yang baik. Hal ini sekaligus menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk lebih aktif dan berprestasi dalam proses pembelajaran.

Muhiri berharap, BRK Syariah terus menunjukkan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan, khususnya bagi mahasiswa kurang mampu dan berprestasi. “Kami berharap BRK Syariah tetap peduli dan konsisten mendukung Universitas Karimun melalui program CSR, terutama bagi mahasiswa yang membutuhkan,” katanya.

Dampak program CSR BRK Syariah dirasakan langsung oleh para penerima beasiswa. Salah satunya Cindi Fatika Andri, mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi semester IV Universitas Karimun. Cindi mengaku bantuan beasiswa tersebut sangat membantunya dalam melanjutkan pendidikan.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada BRK Syariah. Beasiswa ini sangat membantu saya membayar uang kuliah dan menjadi motivasi untuk belajar lebih baik. Semoga program ini terus berlanjut,” ujarnya.

Cindi, yang mengambil kuliah malam sambil bekerja di siang hari, berasal dari keluarga sederhana. Ayahnya bekerja di sektor swasta, sementara ibunya seorang ibu rumah tangga. Sebagai anak pertama dari dua bersaudara, ia memilih bekerja agar tidak memberatkan orang tua dalam pembiayaan pendidikan.

“Beberapa waktu lalu saya sempat menunggak biaya kuliah. Pihak kampus kemudian mengusulkan nama saya untuk mendapatkan beasiswa CSR BRK Syariah. Ini sangat berarti bagi saya,” kata Cindi.

Penerima beasiswa lainnya, Ulia Ramadan, mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) semester VI, juga merasakan manfaat besar dari program tersebut. Ulia telah menerima beasiswa sejak semester V.

“Beasiswa ini sangat membantu kami yang memiliki keterbatasan ekonomi. Saya merasa dipercaya dan sangat bersyukur karena beban biaya kuliah menjadi berkurang,” ujarnya.

Ulia mencatatkan prestasi akademik dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,89 pada semester IV, tertinggi di program studinya. Anak pertama dari enam bersaudara ini bercita-cita menjadi guru. Ayahnya bekerja sebagai buruh, sementara ibunya meninggal dunia dua tahun lalu.

“Saya ingin fokus menyelesaikan studi dan melanjutkan karier sebagai pendidik. Beasiswa ini memungkinkan saya kuliah tanpa kekhawatiran tunggakan biaya,” tutur Ulia.

Melalui program CSR di bidang pendidikan, BRK Syariah dinilai berperan penting dalam membantu anak-anak daerah menyelesaikan pendidikan hingga perguruan tinggi. Dukungan tersebut tidak hanya berdampak pada keberlanjutan studi mahasiswa, tetapi juga membuka peluang lahirnya sumber daya manusia unggul yang berkontribusi bagi pembangunan daerah.

Dari sisi perbankan, Branch Manager BRK Syariah Karimun, Abdil Barr menegaskan bahwa pendidikan merupakan salah satu pilar utama dalam program CSR BRK Syariah. Menurut dia, beasiswa bukan sekadar bantuan finansial, melainkan bentuk investasi jangka panjang bagi masa depan daerah.

BRK Syariah percaya bahwa pendidikan adalah kunci untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Melalui program CSR ini, kami ingin memastikan anak-anak daerah, khususnya di Karimun, tidak kehilangan kesempatan mengenyam pendidikan tinggi hanya karena keterbatasan ekonomi,” ujarnya.

Ia menambahkan, BRK Syariah berkomitmen untuk terus bersinergi dengan institusi pendidikan dan pemangku kepentingan lainnya. “Kami berharap program ini dapat memberi ketenangan bagi mahasiswa dan orang tua, sekaligus memotivasi mahasiswa untuk terus berprestasi dan menyelesaikan studi tepat waktu,” katanya.***(rl)

Gajah Ditembak Mati di Konsesi PT RAPP Belum Terungkap, Saksi Bertambah Jadi 33 Orang

Gajah Ditembak Mati di Konsesi PT RAPP Belum Terungkap, Saksi Bertambah Jadi 33 Orang

Pelalawan(SegmenNews.com)- Polres Pelalawan terus mendalami kasus kematian seekor gajah Sumatra (Elephas maximus sumatrensis) yang ditemukan di areal konsesi PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) Estate Ukui, Kabupaten Pelalawa, Riau. Saksi diperiksa bertambah jadi 33 orang.

Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara mengatakan, puluhan saksi yang dimintai keterangan berasal dari berbagai unsur, mulai dari petugas keamanan, karyawan, dan pimpinan atau manajement PT RAPP hingga masyarakat yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Baca Juga: Gajah Mati Ditembak di Konsesi PT.RAPP

“Pemeriksaan telah dilakukan terhadap 10 orang saksi pada 8 Februari 2026. Hingga hari ini, 10 Februari 2026, total sudah 33 saksi yang diperiksa oleh Reskrim Polres Pelalawan bersama Polsek Ukui, Polsek Pangkalan Kuras serta Sat Intelkam Polres Pelalawan,” kata AKBP John Louis, Rabu 11 Februari 2026.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, polisi belum menemukan bukti kuat yang mengarah pada keterlibatan pihak tertentu. Para saksi juga mengaku tidak melihat adanya aktivitas masyarakat yang melintas di sekitar areal konsesi PT RAPP dengan membawa senjata api maupun senapan angin.

“Hasil pemeriksaan menunjukkan belum ada bukti kuat yang mengindikasikan keterlibatan seseorang dalam kasus gajah mati,” ujarnya.

Meski demikian, terdapat satu saksi yang mengaku sempat melihat masyarakat membawa senapan angin di Pos Kundur. Namun, polisi memastikan tidak ditemukan indikasi adanya gading gajah yang dibawa keluar dari lokasi kejadian.

Kapolres menegaskan, penyelidikan kasus tersebut akan terus berlanjut hingga ditemukan titik terang. Pihaknya memastikan aparat kepolisian serius melakukan pendalaman dan identifikasi terhadap seluruh temuan di lapangan.

“Kami akan bekerja keras untuk mengungkap kasus ini dan menangkap pelaku,” tegasnya.

Selain pemeriksaan saksi, tim operasional Polres Pelalawan juga melakukan penyelidikan lanjutan berdasarkan dokumentasi patroli petugas keamanan PT RAPP. Dalam dokumentasi tersebut, terlihat aktivitas sejumlah orang yang diduga pemburu memasuki areal konsesi.

“Hasil identifikasi foto patroli menunjukkan terdapat beberapa orang yang dicurigai terlibat dalam kasus gajah mati,” ujar Kapolres.

Ke depan, polisi akan melakukan sejumlah langkah lanjutan, di antaranya pemeriksaan saksi tambahan, pengumpulan bahan keterangan oleh tim gabungan Ditreskrimum Polda Riau bersama Polres Pelalawan, serta penyisiran jalur-jalur kecil atau jalan tikus di sekitar lokasi kejadian. Polisi juga akan melakukan pemetaan ulang wilayah, termasuk jalur keluar masuk yang diduga kerap digunakan pemburu satwa liar.

Kapolres Pelalawan turut menegaskan pentingnya peran serta masyarakat dalam membantu pengungkapan kasus tersebut. Masyarakat yang memiliki informasi terkait diminta segera melapor ke Call Center Polres Pelalawan di nomor 110.

“Kami akan bekerja sama dengan masyarakat dan instansi terkait untuk mengungkap kasus ini,” pungkasnya.

Sebelumnya, pada Sabtu, 7 Februari 2026 kemarin, di lokasi kejadian, Kapolda Riau Irjen Herry, menyampaikan duka mendalam dan mencakup atas peristiwa yang menimpa gajah sumatera tersebut. Ia menegaskan, kasus ini bukan sekadar persoalan hukum biasa, melainkan peristiwa yang merugikan rasa keadilan publik dan nilai kemanusiaan.

“Pertama, saya menyampaikan duka yang sangat dalam dan menyiarkan atas peristiwa pembunuhan salah satu gajah sumatera yang terjadi beberapa hari yang lalu. Gajah adalah satwa yang dilindungi undang-undang dan memiliki peran penting bagi ekosistem Riau,” ujar Irjen Herry, di Pelalawan, Sabtu, 7 Februari 2026.

Kapolda mengungkapkan, sejak peristiwa tersebut terjadi hingga Jumat malam, 6 Februari 2026, dirinya menerima banyak pesan, kritik, dan ucapan dari berbagai pihak. Tidak hanya dari masyarakat Riau, tetapi juga dari berbagai daerah di Indonesia.

“Saya menerima banyak masukan, kritik, bahkan kecaman. Dan saya memahami kemarahan serta kepedihan masyarakat. Karena peristiwa ini bukan peristiwa biasa, melainkan peristiwa yang sangat luar biasa dan menyayat rasa keadilan,” tegas dia.

Hasil pemeriksaan awal menemukan bangkai gajah dalam posisi duduk, bagian kepala terputus, dan kedua gading hilang. Temuan tersebut memperkuat dugaan kuat tindak pidana perburuan satwa liar yang dilindungi. Petugas juga menemukan dua potongan logam proyektil peluru yang mengindikasikan gajah tersebut ditembakkan sebelum dibantai.

Kapolda Riau penyelidikan kasus ini dilakukan dengan pendekatan Scientific Crime Investigation (SCI) untuk memastikan seluruh proses berdasarkan bukti ilmiah dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Kami menggunakan metode investigasi kejahatan ilmiah. Sampel tanah, darah, jaringan biologi, dan barang bukti lainnya telah diamankan dan dianalisis secara forensik. Kami ingin memastikan proses hukum berjalan transparan, objektif, dan akuntabel,” tegasnya mengakhiri.***(ris)

Waka I DPRD Bengkalis Sampaikan Komitmen Bantu Kebutuhan Masyarakat Petani

Waka I DPRD Sampaikan Komitmen Bantu Kebutuhan Masyarakat Petani

Bathin Solapan(SegmenNews.com)- Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Bengkalis, M. Arsya Fadillah, S.IP., menegaskan komitmennya untuk membantu kebutuhan masyarakat saat melaksanakan kegiatan reses di Desa Petani, Kecamatan Bathin Solapan, Selasa (10/02/2026).

Dalam kegiatan yang berlangsung di kediaman Ketua BPD Desa Petani tersebut, Arsya menyampaikan kesiapannya membantu perbaikan kubah masjid, memberikan 10 unit tiang lampu, serta mendukung pembangunan greenhouse madrasah sebagai bentuk respon langsung terhadap aspirasi warga.

Kehadiran Wakil Ketua DPRD tersebut dinilai sebagai bentuk perhatian nyata terhadap masyarakat, khususnya warga Bomban Petani, sebagaimana disampaikan dalam apresiasi oleh tokoh masyarakat Suku Sakai Bomban Petani.

Dalam kesempatan tersebut, penjabat Kepala Desa Petani, Ali Ridwan, menyampaikan harapan agar momentum reses ini dapat membawa dampak positif bagi kemajuan desa, terutama dalam peningkatan infrastruktur dan fasilitas umum. Camat Bathin Solapan turut mengajak masyarakat untuk terus menjaga kekompakan dalam pembangunan desa, sekaligus memaparkan rencana awal pembangunan universitas di kawasan Simpang Lima.

Menanggapi berbagai aspirasi, Arsya menegaskan bahwa reses menjadi momen penting bagi anggota DPRD untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat.

“Reses bukan hanya agenda formal, tetapi ruang bagi kami untuk melihat kondisi riil di lapangan. Aspirasi yang disampaikan masyarakat akan kami perjuangkan melalui pembahasan anggaran dan program pembangunan ke depan,” ujarnya.

Adapun perbaikan jalan Belading dan rehabilitasi TK Nurhadyah akan dikoordinasikan lebih lanjut melalui mekanisme pengajuan anggaran.

Reses ini dihadiri Ketua BPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, perangkat desa, unsur keamanan, tokoh pemuda, serta warga Desa Petani.***(imam/hm)

Satpol PP Bengkalis Razia di Sejumlah Hotel

Satpol PP Bengkalis Gelar Razia

Bengkalis(SegmenNews.com)- Satuan Polisi Pamong Praja ( Satpol PP) Kabupaten Bengkalis melakukan razia dalam rangka Penegakan Peraturan Daerah Kabupaten Bengkalis nomor 1 Tahun 2016 Tentang Ketertiban Umum pada Sabtu, 7 Februari 2026.

Razia dilakukan kesejumlah Hotel dan tempat-tempat yang dianggap berpotensi terjadi gangguan ketentraman dan ketertiban umum.

Kasatpol PP Kabupaten Bengkalis Alfahrurrazy melalui Plh. Kepala Bidang Trantibum dan PPD Darmansyah menyampaikan razia ini dilaksanakan berdasarkan laporan Masyarakat dan hasil pengembangan yang dilakukan oleh Satpol PP Kabupaten Bengkalis.

“Kegiatan razia ini kita lakukan sebagai tindak lanjut dari laporan masyarakat terkait pelanggaran ketertiban umum yang tentunya mengganggu kenyamanan dan keamanan dari masyarakat yang ada disekitarnya”. Ungkap Darman.

Darman juga menambahkan bahwa menjelang dan selama Ramadhan akan dilakukan pengetatan pengawasan di sejumlah titik yang dinilai rawan pelanggaran tersebut.

“Penertiban ini akan terus kami lakukan, apalagi dalam waktu dekat kita akan memasuki bulan suci Ramadhan, sehingga perlu adanya upaya bersama untuk menjaga ketertiban dan ketenteraman masyarakat,” kata Darman.

Dalam razia yang dilakukan ini, petugas masih mengedepankan pendekatan persuasif. Sejumlah remaja dan pemilik usaha yang terjaring diberikan himbauan dan pembinaan, serta diingatkan agar tidak melakukan aktivitas yang bertentangan dengan peraturan daerah maupun norma sosial.***(imam/hm)

Biar Nggak Ketipu Loker Palsu, Lowongan Kerja Kini Terkumpul di Karirhub

Biar Nggak Ketipu Loker Palsu, Lowongan Kerja Kini Terkumpul di Karirhub

Jakarta(SegmenNews.com)- Untuk membantu pencari kerja mengurangi risiko tertipu lowongan kerja palsu sekaligus menghemat waktu pencarian, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengintegrasikan Karirhub dengan job portal swasta. Lewat langkah ini, masyarakat bisa mengakses lowongan dari berbagai sumber dalam satu platform, tanpa harus berpindah-pindah aplikasi atau situs.

“Karirhub menjadi pintu masuk yang memudahkan pencari kerja. Informasi lowongan kerja makin terpusat, sumbernya jelas, dan lowongan yang ditampilkan diverifikasi oleh Pusat Pasar Kerja Kemnaker agar masyarakat lebih terlindungi. Selain itu, pelamar bisa memilih jalur melamar yang paling praktis sesuai skema integrasi yang tersedia,” kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemnaker Cris Kuntadi dalam keterangan pers Biro Hum as Kemnaker, Jakarta, Rabu (11/2/2026).

Upaya integrasi ini merupakan bagian dari penguatan layanan pasar kerja nasional melalui Karirhub. Kerja sama dijalankan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman dengan job portal mitra dan mulai dirintis sejak Agustus 2025 oleh Menteri Ketenagakerjaan Prof. Yassierli.

“Kemnaker menggandeng total delapan job portal swasta untuk diintegrasikan. Hingga saat ini, empat job portal telah terhubung dan dapat diakses resmi di Karirhub, yakni HiredToday, Toploker, Redy, dan Glints. Empat job portal lainnya masih dalam tahap proses integrasi sistem,” kata Cris.

Agar publik mudah mengenali asal informasi, lowongan dari portal mitra yang tampil di Karirhub (karirhub.kemnaker.go.id) dilengkapi penanda/logo sumber pada tampilan lowongan. Dengan begitu, pencari kerja dapat mengetahui asal informasi secara jelas saat memilih lowongan kerja.

Kemnaker, lanjut Cris, menyiapkan dua skema integrasi. Skema pertama adalah full integrasi, yaitu lowongan tampil di Karirhub dan pencari kerja bisa melamar tanpa berpindah platform. Dengan persetujuan pengguna, data lamaran dikirimkan kepada perusahaan melalui job portal mitra, sementara proses rekrutmen mulai seleksi awal, wawancara, hingga keputusan akhir diterima atau ditolak dikelola oleh perusahaan melalui job portal mitra. Status proses rekrutmen dapat dipantau secara otomatis melalui Karirhub. Skema full integrasi ini telah diterapkan pada job portal HiredToday.

Skema kedua adalah semi full integrasi, di mana lowongan kerja dari job portal mitra tetap ditampilkan di Karirhub, namun pencari kerja yang ingin melamar akan diarahkan ke situs web job portal masing-masing untuk melakukan registrasi dan proses lamaran. Pada skema ini, Kar irhub berperan sebagai media publikasi lowongan kerja, sedangkan seluruh proses rekrutmen dilakukan sepenuhnya di platform job portal mitra. Skema semi full integrasi saat ini sudah diterapkan pada Toploker, Redy, dan Glints.

“Ke depan kerja sama ini akan terus diperluas dan diperkuat agar akses masyarakat terhadap informasi lowongan kerja yang terpercaya semakin mudah, sekaligus membuka lebih banyak pilihan peluang kerja lintas sektor,” kata Cris.

Berdasarkan data Pusat Pasar Kerja Kemnaker, sepanjang 2025 terdapat 115.182 lowongan kerja di Karirhub dari 2.135 perusahaan. Kemnaker mengajak masyarakat memanfaatkan Karirhub melalui tautan resmi, memperhatikan penanda sumber lowongan, dan menggunakan informasi yang tersedia untuk mengambil keputusan kerja secara lebih aman dan tepat.***(rl)

Ini Upaya Pemprov Riau Dalam Mencukupi Kebutuhan Konsumsi Beras Masyarakat

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Produksi padi di Provinsi Riau terus meningkat setiap tahunnya. Hal ini terlihat dalam dua tahun terakhir tumbuh sebesar 12,7 persen, dari 205.973 ton menjadi 232.071 ton.

Sementara, jika dikonversikan menjadi beras untuk konsumsi pangan penduduk, produksi beras Riau tahun 2025 juga tumbuh 4,51 persen atau mencapai 133,19 ribu ton.

Sekretaris Daerah Riau Syahrial Abdi menyebutkan hal itu semakin memperkuat ketahanan pangan daerah serta mengurangi ketergantungan pasokan dari daerah lain.

“Dengan total 6,7 juta jiwa, Provinsi Riau membutuhkan beras mencapai 436 ribu ton per tahun. Dengan angka tersebut, menjadikannya hanya dapat mencukupi 27 persen,” kata Syahrial Abdi, Selasa.

Untuk itu, Pemprov Riau menargetian pembangunan pangan Provinsi Riau hingga tahun 2029 yang diarahkan secara bertahap dan berkelanjutan, dengan 4 fokus utama.

Diantaranya meningkatkan ketersediaan dan produksi pangan daerah, khususnya komoditas strategis seperti padi dan jagung, sebagai baseline (titik acuan) kinerja daerah.

“Kemudian Pemprov Riau juga mengurangi ketergantungan pasokan pangan dari luar daerah secara bertahap, seiring dengan peningkatan kapasitas produksi lokal,” kata Syahrial.

Selain itu, Pemprov Riau juga berupaya meningkatkan produktivitas dan pemanfaatan lahan pertanian, melalui optimasi lahan, peningkatan indeks pertanaman, dan pengendalian alih fungsi lahan.

“Kita juga akan berfokus pada peningkatan kapasitas, kesejahteraan, dan regenerasi petani, termasuk penguatan peran petani milenial,” pungkasnya.***(in)

Wabup Rohul Ingatkan Musrenbang Sesuai Kepentingan Bersama

Wabup Rohul Serap Aspirasi di Bonai Darussalam

Rohul(SegmenNews.com)- Wakil Bupati Rokan Hulu (Rohul) H. Syafaruddin Poti, S.H, M.M hadiri Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Bonai Darussalam, Aula Kantor Camat pada Senin (09/02/2026).

Didampingi Sekda M. Zaki, S.STP, M.Si, Asisten I H. Syofwan, S.Sos, Asisten II Drs. Yusmar, M.Si dan perwakilan Kepala OPD lingkup Pemkab Rohul, Camat Bonai Darussalam Elfitrend, S.STP, M.Si dan Forkopimcam, Pimpiman perusahaan lingkup Bonai Darussalam dan tokoh masyarakat yang hadir.

Wabup Rohul Serap Aspirasi di Bonai Darussalam

Dalam sambutannya Wabup Syafaruddin Poti menyampaikan peran aktif setiap lini sangat dibutuhkan, terkhusus kepada setiap Kepala Desa yang harus tau skala prioritas yang dibutuhkan masyarakatnya.

“Musrenbang Kecamatan ini merupakan bagian dari tahapan rencana daerah tahunan,
Setiap Kades harus tau monografi didesanya agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuni secara efektif.” ujar Wabup.

Wabup Rohul juga menyampaikan dengan kerjasama yang baik antara pemerintah dan masyarakat dapat menghasilkan hal yang lebih efektif dan tepat sasaran.

“Usulan yang disampaikan nantinya dapat dibahas secara terbuka, objektif dan mengutamakan kepentingan bersama.” terang Wabup.

Wabup Syafaruddin Poti berharap Musrenbang Kecamatan Bonai Darussalam ini dapat menghasilkan perencanaan pembangunan yang bermanfaat bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa dengan keterbatasan anggaran yang ada, pemerintah daerah akan menjalankan pembangunan secara bertahap dengan mengutamakan program prioritas di ratusan desa dan 16 kecamatan di Kabupaten Rokan Hulu.

‎‎Salah satu fokus yang menjadi perhatian pemerintah daerah, lanjutnya, adalah perbaikan dan pembangunan infrastruktur jalan yang masih menjadi kebutuhan utama masyarakat.

‎“Termasuk di antaranya terkait ruas-ruas jalan di Kabupaten Rokan Hulu yang membutuhkan perhatian dan perbaikan,” tambahnya.

‎Dalam kesempatan tersebut, Wabup juga mengajak perusahaan serta dunia usaha yang beroperasi di Kecamatan Bonai Darussalam untuk turut berkontribusi dalam pembangunan daerah, khususnya membantu perbaikan jalan yang saat ini mengalami kerusakan.

‎Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat sangat penting untuk mempercepat pembangunan di tengah keterbatasan anggaran.

‎Meski menghadapi tantangan efisiensi anggaran, Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu di bawah kepemimpinan Anton–Poti tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik serta terus berupaya mewujudkan pembangunan yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat.***(adv)

Pacu Arus Peti Kemas, Pelindo Optimis Ekspor Indonesia Menguat di 2026

Pacu Arus Peti Kemas, Pelindo Optimis Ekspor Indonesia Menguat di 2026(foto:doc pelindo untuk segmennews)

Surabaya(SegmenNews.com)- Operator terminal layanan jasa kepelabuhanan PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) menatap tahun 2026 dengan dengan penuh optimis.

Subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) ini memasang target arus peti kemas sebanyak 13,77 juta TEUs di seluruh terminalnya pada 2026. Target tersebut mencerminkan pertumbuhan sekitar 5 persen dibandingkan capaian tahun sebelumnya, sekaligus melonjak hingga 10 persen jika dibandingkan realisasi 2024 yang berada di angka 12,48 juta TEUs.

Baca Juga:Pelindo Datangkan Alat Bongkar Muat Baru

Corporate Secretary PT Pelindo Terminal Petikemas, Widyaswendra, mengatakan optimisme tersebut didorong oleh solidnya kinerja ekonomi nasional serta meningkatnya aktivitas industri di berbagai wilayah. Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2025 yang mencapai 5,11 persen menjadi salah satu indikator utama.

“Kami optimistis melihat geliat industri di berbagai daerah. Pertumbuhan ekonomi nasional menjadi bahan bakar utama bagi kami untuk mencapai target ini,” ujar Widyaswendra di Surabaya, Selasa (10/02/2026).

Sejumlah terminal diproyeksi bakal menjadi motor pertumbuhan arus peti kemas. Di Sulawesi, Terminal Peti Kemas Kendari terdorong oleh meningkatnya ekspor nikel. Di Kalimantan Utara, Terminal Peti Kemas Tarakan bersiap menangkap potensi logistik gas alam cair (LNG). Sementara di kawasan timur Indonesia, Terminal Peti Kemas Merauke mencatat kenaikan arus barang seiring masifnya dukungan logistik untuk Proyek Strategis Nasional (PSN).

Untuk Pulau Jawa, Terminal Peti Kemas Semarang diprediksi semakin sibuk sejalan dengan berkembangnya Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) dan Kawasan Industri Kendal (KIK), yang mendorong aktivitas ekspor-impor sektor manufaktur.

Di sisi lain, PT Pelindo Terminal Petikemas mencatat arus peti kemas luar negeri tahun 2025 sebanyak 4,40 Juta TEUs atau meningkat 10,28 persen dibandingkan periode tahun 2024. Jumlah tersebut terdiri dari peti kemas impor sebanyak 2,12 Juta TEUs, peti kemas ekspor 2,25 Juta TEUs dan peti kemas transhipment 30 ribu TEUs.

“Untuk mendukung pencapaian target tahun 2026, sejumlah terminal peti kemas yang kami kelola akan dilengkapi dengan alat bongkar muat baru dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas layanan peti kemas bagi para pengguna jasa perusahaan,” seru Widyaswendra.

Penggerak Rantai Logistik

Ketua Umum Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI), Benny Soetrisno, memperkirakan ekspor Indonesia akan tumbuh sekitar 7 persen pada 2026. Salah satu pemicu utama adalah semakin banyaknya perjanjian perdagangan bebas atau Free Trade Agreement (FTA) yang dijalin dengan negara mitra.

“FTA membuka akses pasar lebih luas dan menurunkan hambatan tarif, sehingga produk ekspor Indonesia menjadi lebih kompetitif,” jelas Benny. Dengan kata lain, kebijakan ini tidak hanya mendorong volume ekspor, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia di kancah perdagangan global.

Sementara itu, sektor logistik diprediksi akan tumbuh melampaui laju pertumbuhan ekonomi. Sekretaris Jenderal Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI), Trismawan Sanjaya, memperkirakan sektor transportasi dan pergudangan akan tumbuh antara 10–11,6 persen, dengan kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) mencapai Rp 1.700 triliun.

Lonjakan ini, menurut Trismawan, sebagian besar didorong oleh ledakan transaksi perdagangan digital dan e-commerce. Proyek ketahanan pangan dan inisiatif pemerintah lainnya juga diperkirakan mendorong permintaan layanan logistik.

“Beberapa faktor domestik turut memperkuat pertumbuhan logistik, termasuk pesatnya transaksi e-commerce melalui media sosial, proyek hilirisasi industri, serta program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis dan Koperasi Merah Putih,” jelas Trismawan.

Akademisi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret (FEB UNS) Solo, Lukman Hakim, menilai ekspor Indonesia pada 2026 masih berpeluang tumbuh, terutama dari sektor manufaktur.

“Selama ini ekspor kita ditopang manufaktur seperti sepatu dan tekstil, meski tekstil tidak sekuat dulu. Dengan melemahnya nilai tukar, produk kita justru menjadi lebih kompetitif di pasar global,” ujarnya.

Menurut Lukman, tantangan tarif dan biaya masuk di sejumlah negara memang masih ada, namun tidak berlaku untuk semua produk. Ia menilai peluang ekspor ke kawasan Timur Tengah dan Afrika masih sangat terbuka, asalkan pemerintah mampu melakukan pemetaan pasar dengan tepat.

“Pemetaan pasar menjadi kunci untuk menentukan arah tujuan ekspor,” katanya.

Selain itu, dukungan terhadap pelaku usaha juga dinilai penting, mulai dari kemudahan perizinan, kebijakan perpajakan, hingga akses pembiayaan. Dari sisi logistik, keberadaan pelabuhan yang mampu disandari kapal berukuran besar akan membuat arus peti kemas lebih efisien tanpa harus transit di negara lain.

Dengan penguatan infrastruktur, modernisasi alat, serta dukungan terhadap arus ekspor nasional, PT Pelindo Terminal Petikemas tidak sekedar mengelola bongkar muat. Lebih dari itu, perusahaan ini mengambil peran strategis sebagai penggerak rantai logistik dan penopang optimisme pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan.***(rl)