Beranda blog Halaman 16

Plt Gubri Ikuti Apel Kesiapsiagaan Karhutla Nasional 2026 Bersama Menko Polkam

Plt Gubri Ikuti Apel Kesiapsiagaan Karhutla Nasional 2026 Bersama Menko Polkam

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Apel Kesiapsiagaan Karhutla Nasional 2026 di Provinsi Riau, menjadi momentum penting penguatan komitmen pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kegiatan ini dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) RI Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago.

Apel Kesiapsiagaan Karhutla Nasional 2026 Bersama Menko Polkam

Apel yang digelar di Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru ini diikuti Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, jajaran TNI/Polri, BPBD, serta berbagai pihak swasta. Agenda ini berlangsung pada, Kamis (05/03/2026).

Menko Polkam Djamari Chaniago, mengatakan bahwa apel ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kesiapan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan, khususnya di Provinsi Riau yang selama ini rawan karhutla. Ia mengingatkan pentingnya hubungan timbal balik antara manusia dan alam, serta segala tindakan manusia terhadap lingkungan akan berdampak langsung terhadap kehidupan di masa mendatang.

Plt Gubri Ikuti Apel Kesiapsiagaan Karhutla Nasional 2026 Bersama Menko Polkam

“Kita perlu mengingatkan lagi bahwa alam akan bereaksi sesuai dengan aksi yang kita lakukan. Begitu juga sebaliknya, aksi yang kita lakukan akan menunjukkan bereaksinya alam itu kepada kita, bisakah kita memberikan sesuatu yang baik untuk kepentingan alam,” ujarnya.

Plt Gubri Ikuti Apel Kesiapsiagaan Karhutla Nasional 2026 Bersama Menko Polkam

Dijelaskan, kesadaran untuk berbuat baik terhadap alam harus menjadi titik awal dalam setiap kebijakan dan tindakan. Ia menyebut, menjaga kelestarian hutan dan lahan bukan hanya soal mencegah kebakaran, tetapi juga menjaga keseimbangan ekosistem.

“Alam akan memberikan yang baik juga untuk kita, ini adalah titik awal yang harus kita sadari. Kemudian tanggung jawab kita kepada bangsa dan kewajiban kita untuk menjaga alam yang telah dikaruniakan kepada kita semua dari Allah SWT,” jelasnya.

Diungkapkan, apel kesiapsiagaan karhutla nasional 2026 ini bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Kegiatan tersebut menjadi simbol kesiapan nyata seluruh elemen bangsa dalam merawat dan mengawasi sumber daya alam Indonesia.

Plt Gubri Ikuti Apel Kesiapsiagaan Karhutla Nasional 2026 Bersama Menko Polkam

“Apel ini adalah untuk menunjukkan kesiapan kita bahwa kita mampu untuk merawat kekayaan alam ini. Tidak hanya sekadar untuk mencegah terjadinya kerusakan alam di sekitar lokasi tempat kebakaran hutan, tapi punya dampak yang sangat luas,” ungkapnya.

Dalam kegiatan tersebut, Menko Polkam RI didampingi Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto. Turut hadir Bupati dan Wali Kota se-Provinsi Riau bersama jajaran Forkopimda Riau.***(galeri)

Safari Ramadan di Tanjungpinang, Wali Kota dan BRK Syariah Serahkan Bantuan di Masjid Al Hidayah

Safari Ramadan di Tanjungpinang, Wali Kota dan BRK Syariah Serahkan Bantuan di Masjid Al Hidayah

Tanjungpinang(SegmenNews.com)– Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah melakukan Safari Ramadan 1447 Hijriah di Masjid Al Hidayah, Kecamatan Bukit Bestari, Rabu (04/03/2026). Pada safarinya di malam ke-15 Ramadan kali ini, Wali Kota juga menyerahkan sejumlah bantuan untuk masjid dan masyarakat sekitar, termasuk dari program CSR Bank Riau Kepri (BRK) Syariah.

Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah, dalam sambutannya mengatakan kegiatan Safari Ramadan yang juga dirangkai dengan penyerahan bantuan tersebut, menjadi bukti kepedulian Pemko Tanjungpinang dalam memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi dengan baik melalui sinergi strategis.

“Malam ini adalah Safari Ramadan kami di Masjid Al Hidayah. Kami secara khusus juga mengundang Plt. Direktur Utama BRK Syariah Kantor Pusat, Bapak Helwin Yunus, agar turut serta hadir. Masjid ini memiliki ikatan emosional yang kuat bagi saya, karena sekitar 40 tahun lalu saya pernah menjabat sebagai Ketua Remaja Masjid di sini,” kata Lis Darmansyah.

Adapun bantuan yang diserahkan yaitu bantuan program kemitraan BRK Syariah senilai total Rp10 juta. Diantaranya, bantuan Dabamas senilai Rp5 juta diserahkan oleh Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tanjungpinang Zulhidayat secara simbolis kepada pengurus masjid, dengan disaksikan oleh Plt. Direktur Utama BRK Syariah Helwin Yunus yang didampingi Branch Manager (BM) BRK Syariah Tanjungpinang Tengku Umar Baharudin.

Selanjutnya, untuk bantuan dana CSR sebesar Rp5 juta, diserahkan oleh Plt. Direktur Utama BRK Syariah Helwin Yunus didampingi Branch Manager BRKS Tanjungpinang Tengku Umar, Baharudin kepada pengurus masjid, dengan disaksikan oleh Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah beserta Sekda Kota Tanjungpinang Zulhidayat.

“Bantuan ini kami harapkan dapat digunakan pengurus masjid untuk membantu operasional kegiatan selama bulan Ramadan. Kami juga menghadirkan para kepala dinas agar jemaah dapat menyampaikan aspirasi atau keluhan terkait pelayanan kota setelah salat Tarawih nanti,” ujar Wali Kota.

Turut memberikan sambutan pada kegiatan tersebut, Plt. Direktur Utama BRK Syariah Helwin Yunus mengatakan, keterlibatan dalam program ini sudah menjadi komitmen rutin BRK Syariah. Beliau mengaku merasa memiliki kedekatan khusus dengan Tanjungpinang karena pernah bertugas di kota ini selama 2,5 tahun.

“Saya mengapresiasi perkembangan signifikan Kota Tanjungpinang. Saat ini Bank Riau Kepri telah sepenuhnya bertransformasi menjadi BRK Syariah. Perubahan ini bukan sekadar pergantian nama, melainkan penerapan konsep syariah menyeluruh. Karena bank ini milik pemerintah daerah Riau dan Kepri, maka keuntungannya akan dikembalikan lagi kepada masyarakat,” jelas Helwin Yunus.

Dalam kesempatan tersebut, hadir pula mendampingi para asisten, staf ahli, jajaran Kepala OPD, Camat Bukit Bestari, serta jajaran pimpinan BRK Syariah wilayah Kepulauan Riau.***(rl)

Komisi II DPRD Riau Soroti Efektivitas Anggaran Peternakan

Komisi II DPRD Riau Soroti Efektivitas Anggaran Peternakan

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Komisi II DPRD Provinsi Riau menyoroti efektivitas penggunaan anggaran di sektor peternakan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Riau, Kamis (5/3/2026). Fokus pembahasan tidak hanya pada realisasi anggaran 2026, tetapi juga arah kebijakan program tahun 2027 agar lebih berdampak langsung kepada masyarakat.

Dalam rapat tersebut, dewan menilai sejumlah program belum berjalan optimal akibat kebijakan efisiensi anggaran yang diberlakukan pemerintah daerah. Kondisi ini berdampak pada tertundanya beberapa kegiatan strategis di sektor peternakan.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Riau, Hardi Chandra, menegaskan bahwa evaluasi kali ini menjadi penting untuk memastikan pelaksanaan program tidak hanya sebatas administratif, tetapi benar-benar memberi manfaat bagi peternak.

Ia menyebutkan, tindak lanjut dari rapat sebelumnya masih terkendala oleh surat edaran Gubernur Riau terkait efisiensi anggaran. Akibatnya, beberapa program yang telah direncanakan belum dapat direalisasikan.

“Dalam rapat ini kita ingin memastikan sejauh mana perkembangan pelaksanaan kegiatan tahun 2026 serta kesiapan program ke depan agar lebih tepat sasaran,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir, mengungkapkan bahwa struktur anggaran tahun 2026 masih didominasi oleh belanja rutin, sehingga ruang untuk kegiatan pengembangan menjadi terbatas.

Ia juga menjelaskan bahwa sejumlah kegiatan penunjang mengalami penyesuaian, bahkan pemblokiran anggaran, termasuk untuk penyediaan jasa peralatan dan pelayanan perkantoran.

Pada sektor pengembangan peternakan, anggaran untuk penyediaan bibit dan pakan ternak turut mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini dinilai berpotensi mempengaruhi produktivitas peternak di daerah.

Meski demikian, beberapa kewajiban tetap diprioritaskan, seperti pembayaran tunda bayar Tahun Anggaran 2025 yang tidak mengalami pemblokiran dan tetap berjalan sesuai rencana.

Untuk Tahun Anggaran 2027, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan mengusulkan pagu anggaran yang difokuskan pada belanja pegawai, operasional, serta program strategis yang mendukung peningkatan produksi peternakan.

Komisi II DPRD Riau dalam kesempatan tersebut menekankan agar setiap program yang diusulkan ke depan benar-benar berorientasi pada kebutuhan masyarakat, khususnya peternak kecil yang membutuhkan dukungan nyata.

Rapat ini dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi II DPRD Riau Hardi Chandra, bersama anggota Komisi II lainnya, yakni Soniwati, Evi Juliana, Siti Aisyah, Monang Eliezer Pasaribu, dan Sutan Sari Gunung, serta dihadiri Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Mimi Yuliani Nazir beserta jajaran. (adv)

DPRD Riau Rakor Pencegahan Korupsi Bersama KPK RI

DPRD Riau Rakor Pencegahan Korupsi Bersama KPK RI

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Riau bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI menggelar rapat koordinasi pencegahan korupsi sebagai langkah memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari surat pimpinan KPK RI Nomor B/1258/KSP.00/70-72/02/2026 tertanggal 27 Februari 2026.

DPRD Riau Rakor Pencegahan Korupsi Bersama KPK RI

Rapat koordinasi tersebut dilaksanakan pada Rabu (4/3/2026) pukul 13.30 WIB di Ruang Rapat Medium DPRD Provinsi Riau. Seluruh anggota DPRD Riau diwajibkan hadir dalam kegiatan ini.

Hadir sebagai narasumber dari KPK RI yakni Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah I, Brigjen Pol. Agung Yudha Wibowo. Kegiatan tersebut juga diikuti oleh unsur pimpinan DPRD Riau, mulai dari ketua, wakil ketua dewan, hingga pimpinan komisi.

Sejumlah jurnalis dari berbagai media lokal maupun nasional turut meliput jalannya kegiatan yang membahas berbagai strategi pencegahan korupsi di lingkungan legislatif daerah tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, rapat koordinasi ini difokuskan pada penguatan sistem pencegahan korupsi di Provinsi Riau, khususnya dalam memperkuat pengendalian internal di lingkungan DPRD Riau. Rapat berlangsung hingga sekitar pukul 17.15 WIB, menjelang waktu berbuka puasa.

Usai rapat, Ketua DPRD Riau, Kaderismanto, menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak sekadar memenuhi undangan KPK, tetapi juga menjadi bentuk komitmen lembaga legislatif dalam menjaga integritas dan kepercayaan publik.

DPRD Riau Rakor Pencegahan Korupsi Bersama KPK RI

“Rapat koordinasi hari ini bukan hanya bentuk kepatuhan terhadap arahan dari KPK RI, melainkan juga bukti komitmen kami untuk menjalankan tugas dengan integritas yang tinggi. Kami menyadari bahwa kepercayaan masyarakat kepada lembaga legislatif sangat bergantung pada bagaimana kami menjaga diri dari praktik koruptif apa pun,” ujar Kaderismanto.

DPRD Riau Rakor Pencegahan Korupsi Bersama KPK RI

Ia juga menyampaikan bahwa DPRD Riau terbuka menerima berbagai masukan dan arahan dari KPK guna meningkatkan kualitas tata kelola lembaga.

“Kami siap menerima masukan dan arahan dari KPK RI. Beberapa poin yang akan kita bahas termasuk penyempurnaan kebijakan tata kelola keuangan, transparansi anggaran, dan sosialisasi etika kerja. Semuanya ini kami anggap sebagai investasi untuk menjaga kredibilitas DPRD Riau di mata masyarakat,” tambahnya.

DPRD Riau Rakor Pencegahan Korupsi Bersama KPK RI

Dalam rapat tersebut, sejumlah isu strategis turut dibahas, di antaranya penyempurnaan sistem pengelolaan keuangan lembaga, peningkatan transparansi dalam proses penganggaran dan penggunaan fasilitas, hingga pengawasan terhadap pelaksanaan fungsi anggaran oleh setiap komisi di DPRD.

Sementara itu, Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah I KPK RI, Brigjen Pol. Agung Yudha Wibowo, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat koordinasi antara KPK dan lembaga legislatif daerah dalam mencegah praktik korupsi.

“Rakor tersebut adalah tindak lanjut dari keinginan pimpinan KPK. Intinya memperkuat sistem koordinasi pencegahan korupsi yang harus dilakukan secara menyeluruh dan terpadu,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa DPRD memiliki peran penting dalam memastikan anggaran daerah digunakan secara tepat untuk kepentingan masyarakat.

“Di wilayah Riau, kami melihat bahwa DPRD memiliki peran sentral dalam memastikan anggaran daerah digunakan untuk kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, penguatan sistem pengendalian internal di lingkungan DPRD menjadi sangat krusial agar tidak ada celah yang dapat dimanfaatkan untuk praktik yang tidak benar,” jelasnya.

Melalui rapat koordinasi ini, KPK berharap langkah-langkah pencegahan korupsi antara lembaga legislatif daerah dan KPK dapat semakin selaras, sehingga tercipta sistem kerja yang kuat, transparan, serta akuntabel di lingkungan DPRD Provinsi Riau.***(Galeri)

Kampong Ramadan Kite Kembali Hadir, BRK Syariah Hidupkan Ghirah Ramadan Bersama GERAK Syariah 2026

Kampong Ramadan Kite Kembali Hadir, BRK Syariah Hidupkan Ghirah Ramadan Bersama GERAK Syariah 2026

Pekanbaru(SegmenNews.com)- PT Bank Riau Kepri Syariah (Perseroda) atau BRK Syariah kembali menunjukkan komitmennya dalam menyemarakkan bulan suci melalui program Ghirah Ramadan, dengan menghadirkan kembali Kampong Ramadan Kite di kawasan Kantor Pusat BRK Syariah Pekanbaru.

Dalam rangkaian Ghirah Ramadan tersebut, Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026 yang merupakan program nasional Otoritas Jasa Keuangan (OJK) turut menjadi salah satu kegiatan utama yang mengisi aktivitas edukasi dan literasi keuangan syariah di Kampong Ramadan Kite.

Kampong Ramadan Kite Kembali Hadir, BRK Syariah Hidupkan Ghirah Ramadan Bersama GERAK Syariah 2026

Melalui kolaborasi ini, BRK Syariah menghadirkan konsep Ramadan yang tidak hanya bernuansa religius dan hiburan masyarakat, tetapi juga edukatif serta berdampak langsung pada penguatan ekonomi lokal.

Sejak sore hari, masyarakat memadati area Kampong Ramadan Kite untuk mengikuti berbagai kegiatan Ghirah Ramadan, mulai dari bazar kuliner UMKM, hiburan religi, hingga sesi literasi keuangan syariah dalam program GERAK Syariah. Edukasi dikemas secara interaktif agar mudah dipahami seluruh lapisan masyarakat, khususnya generasi muda.

Kampong Ramadan Kite Kembali Hadir, BRK Syariah Hidupkan Ghirah Ramadan Bersama GERAK Syariah 2026

BRK Syariah memberikan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan, pentingnya menabung, serta pemanfaatan produk dan layanan perbankan syariah dalam kehidupan sehari-hari sebagai bagian dari upaya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah di daerah.

Salah satu pengunjung, Caca (21), mahasiswi di Pekanbaru, mengaku kegiatan tersebut memberikan pengalaman baru dalam memahami pengelolaan keuangan.

“Sebagai mahasiswi, saya jadi lebih paham cara mengatur uang bulanan dan menentukan prioritas kebutuhan. Edukasi seperti ini sangat membantu anak muda,” ujarnya usai mengikuti sesi literasi.

Selain edukasi, Kampong Ramadan Kite juga menjadi ruang pemberdayaan ekonomi masyarakat. Puluhan pelaku UMKM lokal mengisi tenant-tenant bazar Ramadan yang menjadi bagian penting dari program Ghirah Ramadan BRK Syariah. Kehadiran UMKM tersebut menjadikan kegiatan ini mampu menggerakkan roda ekonomi masyarakat selama Ramadan.

Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pelaku usaha lokal, BRK Syariah menyediakan voucher belanja bagi pengunjung yang aktif mengikuti edukasi GERAK Syariah. Voucher tersebut dapat digunakan langsung pada tenant UMKM binaan, sehingga memberikan dampak ekonomi langsung bagi para pelaku usaha.

Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko, Fajar Restu Febriansyah mengatakan melalui integrasi program Ghirah Ramadan dan GERAK Syariah, BRK Syariah menghadirkan ekosistem Ramadan yang menyatukan edukasi keuangan, pemberdayaan UMKM, serta layanan perbankan syariah dalam satu ruang kegiatan yang inklusif dan mudah diakses masyarakat.

“Pengunjung tidak hanya menikmati ragam kuliner berbuka puasa, tetapi juga dapat berkonsultasi langsung mengenai produk tabungan, pembiayaan, hingga layanan transaksi syariah bersama tim BRK Syariah,” kata Fajar Restu Febriansyah, Selasa (3/3/2026)

Rangkaian Ghirah Ramadan juga diisi berbagai kegiatan edukatif dan kompetisi KURMA (Kompetisi Ramadan BRK Syariah), seperti Lomba FinDa’i Cilik, Lomba Instagram Reels, Lomba Video Tiktok, Lomba Tahfidz, Lomba Seni Hadrah, serta Weekly Quiz Ramadan yang digelar di Atrium Mall SKA Pekanbaru. Untuk di wilayah Kepri juga dilakukan kegiatan yang sama di Kota Batam, Balai Karimun dan Tanjungpinang.

Kehadiran Kampong Ramadan Kite menjadi bukti peran aktif BRK Syariah tidak hanya sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai penggerak kegiatan sosial, edukasi, dan ekonomi masyarakat selama Ramadan.

Melalui program Ghirah Ramadan yang diisi berbagai kegiatan, termasuk GERAK Syariah 2026, BRK Syariah terus memperkuat posisinya sebagai bank daerah berbasis syariah yang aktif mendorong literasi dan inklusi keuangan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi syariah yang berkelanjutan di Provinsi Riau dan Kepulauan Riau.***(rl)

BRK Syariah Dinilai Hadirkan Ramadan Edukatif bagi Masyarakat Karimun

BRK Syariah Dinilai Hadirkan Ramadan Edukatif bagi Masyarakat Karimun

Karimun(SegmenNews.com)- Wakil Bupati Karimun Rocky Marciano Bawole menilai kegiatan GERAK Syariah 2026 yang diselenggarakan PT Bank Riau Kepri Syariah (BRK Syariah) menjadi momentum penting dalam membangun generasi muda yang kreatif, berakhlak, sekaligus memiliki pemahaman keuangan syariah.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Nasional Kabupaten Karimun, Senin (2/3/2026), menghadirkan berbagai program edukatif yang melibatkan masyarakat lintas usia dalam suasana Ramadan.

Menurut Rocky, kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap tahun tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang pembinaan karakter generasi muda melalui pendekatan keagamaan dan kreativitas.

“Kami berharap para orang tua terus mendukung anak-anak yang memiliki minat dan bakat agar dapat berkembang dan kembali berpartisipasi pada kegiatan serupa di masa mendatang,” ujarnya.

Ia menambahkan, lomba dai yang diikuti pelajar serta lomba seni hadroh yang melibatkan kelompok ibu-ibu menunjukkan kuatnya keterlibatan masyarakat dalam kegiatan positif yang membangun nilai spiritual dan sosial.

“Kegiatan ini tidak hanya menampilkan seni dan kreativitas, tetapi juga membentuk akhlak serta menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Karimun, lanjutnya, mendukung kolaborasi antara pemerintah daerah, regulator, dan BRK Syariah dalam memperluas edukasi keuangan syariah kepada masyarakat.

Menurut Rocky, kehadiran BRK Syariah melalui program literasi dan kegiatan sosial memberikan dampak nyata bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan pemahaman pengelolaan keuangan yang sehat dan sesuai prinsip syariah.

Dalam kesempatan tersebut, BRK Syariah juga menyalurkan bantuan sosial berupa 30 paket sembako kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian sosial yang juga masuk dalam rangkaian kegiatan Ghirah Ramadan BRK Syariah 1447 H.

Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah dan BRK Syariah terus diperkuat guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.***(rl)

Bupati Bengkalis Titip Pesan Keharmonisan dan Kebersamaan

Bupati Bengkalis Titip Pesan Keharmonisan dan Kebersamaan

Bahin Solapan(SegmenNews.com)- Pesan keharmonisan dan kebersamaan menjadi penegasan penting yang disampaikan Bupati Kasmarni saat membuka rangkaian Safari Ramadhan 1447 H/2026 M di Kecamatan Bathin Solapan, Selasa, 3 Maret 2026 di Kantor Camat Bathin Solapan.

Dalam amanatnya, Bupati Kasmarni mengingatkan untuk menjaga keharmonisan, memperkuat kebersamaan, dan tetap terlibat aktif dalam pembangunan daerah. Ia menegaskan bahwa Bengkalis membutuhkan partisipasi seluruh warganya untuk terus melangkah menuju daerah yang bermarwah, maju, dan sejahtera.

“Kami mengajak semua pihak untuk terus menjaga kebersamaan, memperkuat persatuan, dan berkontribusi sesuai peran masing-masing demi kemajuan daerah yang kita cintai ini,” ucapnya.

Dihadapan para tokoh agama, tokoh adat, perangkat desa dan masyarakat yang hadir, orang nomor satu di Negeri Junjungan itu menyampaikan pemerintah daerah terus berupaya menjaga konsistensi pembangunan meski dihadapkan pada tantangan fiskal dan dinamika ekonomi nasional. Ia menegaskan bahwa berbagai capaian positif beberapa tahun terakhir menjadi bukti komitmen bersama dalam memperkuat pelayanan publik, pemerataan pembangunan, serta ekonomi kerakyatan.

“Pemerintah Kabupaten Bengkalis di bawah kepemimpinan kami, Kasmarni dan Bagus Santoso, akan terus fokus pada pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik, baik di bidang kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur, serta mendorong penguatan ekonomi kerakyatan seperti UMKM, petani, dan nelayan, maupun pemerataan pembangunan dari desa hingga kota,” ungkapnya.

Namun, Bupati perempuan pertama di Riau ini juga tidak menutup mata terhadap kendala yang ada. Menurutnya, keterbatasan anggaran membuat beberapa program daerah belum dapat dijalankan secara optimal pada tahun ini.

“Dalam kesempatan ini kami ingin menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, karena mungkin pada tahun ini kami belum bisa berbuat banyak. Meski demikian, kami pemerintah daerah akan tetap berupaya semaksimal mungkin untuk menjalankan program unggulan dan prioritas secara bertahap dan berkelanjutan, serta tetap menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.

Bupati Kasmarni memastikan prinsip kehati-hatian dan efisiensi pengelolaan keuangan daerah akan diperkuat agar pembangunan dapat kembali maksimal pada tahun-tahun berikutnya.

Selain memaparkan kondisi fiskal, Bupati juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, DPRD, dunia usaha, akademisi, tokoh masyarakat, dan komunitas lokal dalam mempercepat pembangunan daerah. Bupati Kasmarni menekankan bahwa kemajuan Bengkalis tidak mungkin dicapai hanya melalui kerja pemerintah, melainkan melalui sinergi dan kepedulian bersama.

Sementara itu, Camat Bathin Solapan, Muhammad Rusydy, menyampaikan penghargaan atas kehadiran Bupati dan jajaran. Rusidy menuturkan kegiatan Safari Ramadhan menjadi ruang penting bagi pemerintah kecamatan untuk menyampaikan kondisi serta kebutuhan masyarakat secara langsung kepada pemerintah kabupaten.

Sebagai bentuk komitmen terhadap kepedulian sosial, pemerintah daerah bersama Bank Riau Kepri Syariah, Baznas Kabupaten Bengkalis serta Dharma Wanita Bengkalis menyalurkan bantuan bagi rumah ibadah, bantuan RLHB, bantuan korban kebakaran rumah, serta bantuan masyarakat yang membutuhkan.***(imam/hm)

Literasi Keuangan Syariah Naik, OJK Soroti Kontribusi Program BRK Syariah di Kepri

Literasi Keuangan Syariah Naik, OJK Soroti Kontribusi Program BRK Syariah di Kepri

Karimun(SegmenNews.com)- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kepulauan Riau menegaskan penyelenggaraan GERAK Syariah 2026 menjadi bukti nyata kontribusi PT Bank Riau Kepri Syariah (BRK Syariah) dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah di daerah.

Kegiatan yang digelar di Gedung Nasional Kabupaten Karimun, Senin (2/3/2026), tersebut dihadiri oleh Plt Direktur Utama BRK Syariah Helwin Yunus, Wakil Bupati Karimun Rocky Marciano Bawole, Kepala OJK Kepulauan Riau Sinar Danandjaya, Branch Manager BRK Syariah Tanjung Balai Karimun Abdil Bar, serta unsur pemerintah daerah dan masyarakat.

Kepala OJK Provinsi Kepulauan Riau, Sinar Danandjaya, menyampaikan bahwa program GERAK Syariah menunjukkan peran aktif BRK Syariah sebagai bank pembangunan daerah dalam mendukung agenda nasional peningkatan literasi keuangan syariah.

Menurutnya, kegiatan yang secara konsisten dilaksanakan BRK Syariah menjadi contoh implementasi literasi keuangan yang langsung menyasar masyarakat melalui pendekatan edukatif dan berbasis komunitas.

“Program seperti GERAK Syariah merupakan bukti nyata kontribusi industri perbankan syariah dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pengelolaan keuangan sesuai prinsip syariah,” ujarnya.

Dalam kegiatan ini, BRK Syariah menyelenggarakan dua perlombaan utama, yakni lomba dai yang mayoritas diikuti pelajar serta lomba seni hadroh yang diikuti kelompok ibu-ibu dari berbagai komunitas di Kabupaten Karimun. Pendekatan lintas generasi tersebut dinilai efektif memperluas jangkauan edukasi keuangan syariah hingga ke lingkungan keluarga.

OJK mencatat tingkat literasi keuangan syariah nasional meningkat dari 39 persen pada 2024 menjadi 43 persen pada 2025, seiring masifnya kegiatan edukasi yang dilakukan oleh pelaku industri jasa keuangan, termasuk BRK Syariah di wilayah Kepulauan Riau. Sementara itu, tingkat inklusi keuangan syariah nasional juga meningkat menjadi sekitar 13 persen.

Menurut OJK, transformasi yang dilakukan BRK Syariah melalui inovasi layanan digital, pengembangan produk pembiayaan, serta kegiatan literasi berbasis masyarakat memperkuat peran bank daerah dalam mendukung pengembangan ekonomi syariah nasional.

OJK juga menilai momentum Ramadan menjadi waktu strategis untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola keuangan secara bijak, khususnya saat menerima Tunjangan Hari Raya (THR). Melalui edukasi yang dilakukan bersama BRK Syariah, masyarakat diharapkan semakin memahami perencanaan keuangan, pemanfaatan pembiayaan syariah secara tepat, serta penggunaan layanan digital banking yang aman.

Selain itu, OJK mengimbau masyarakat agar segera melaporkan apabila menjadi korban penipuan keuangan guna mendapatkan perlindungan konsumen dan tindak lanjut sesuai mekanisme yang berlaku.

Melalui kolaborasi antara regulator, pemerintah daerah, dan industri perbankan syariah, kegiatan GERAK Syariah diharapkan menjadi model penguatan literasi keuangan berbasis komunitas yang mampu mempercepat peningkatan inklusi keuangan syariah nasional serta memperkuat peran bank daerah sebagai motor penggerak ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan berlandaskan prinsip syariah.***(rn)

Harga TBS Sawit Tembus Rp3.552,39 per Kilogram

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Dinas Perkebunan Provinsi Riau kembali menetapkan kenaikan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit mitra swadaya untuk periode 4–10 Maret 2026.

Rapat penetapan harga yang digelar Selasa (3/3/2026) dipimpin Kabid Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan Riau, Defris Hatmaja, bersama tim penetapan harga.

Penetapan harga minggu ke-7 tahun 2026 ini mengacu pada Permentan Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pembelian TBS Produksi Pekebun Mitra serta Keputusan Dirjenbun Nomor 144/Kpts./PP.320/E/12/2025 tentang Pedoman Umum Pembelian TBS Produksi Pekebun Mitra.

Berdasarkan tabel rendemen harga baru hasil kajian PPKS Medan yang disepakati tim, kenaikan tertinggi terjadi pada kelompok umur 9 tahun sebesar Rp55,13/Kg atau 1,58 persen dari periode sebelumnya.

“Dengan demikian, harga pembelian TBS petani untuk umur 9 tahun naik menjadi Rp3.552,39/Kg dan berlaku untuk satu minggu ke depan,” kata Defris.

Adapun indeks K yang digunakan pada periode ini sebesar 92,66 persen, dengan harga cangkang Rp22,60/Kg. Kenaikan harga TBS pekan ini dipengaruhi oleh naiknya harga jual CPO dan kernel.

Harga CPO naik sebesar Rp210,80/Kg dan kernel naik Rp262,32/Kg dibandingkan minggu sebelumnya. “Harga rata-rata CPO KPBN periode ini tercatat Rp14.235,00/Kg dan harga kernel KPBN sebesar Rp13.883,00/Kg,” jelasnya.

Sementara itu, dalam data perusahaan, PT INECDA mencatat kenaikan harga CPO dari Rp13.995,00 menjadi Rp14.270,00 atau naik Rp275,00. Untuk kernel, naik dari Rp13.665,00 menjadi Rp14.725,00 atau melonjak Rp1.060,00.

Beberapa PKS yang tidak melakukan penjualan tetap mengacu pada mekanisme harga rata-rata tim sesuai Permentan Nomor 13 Tahun 2024 Pasal 16.

Berikut daftar harga TBS Kemitraan Swadaya Provinsi Riau:

Umur 3 tahun: Rp2.754,08/Kg

Umur 4 tahun: Rp3.069,35/Kg

Umur 5 tahun: Rp3.291,63/Kg

Umur 6 tahun: Rp3.417,74/Kg

Umur 7 tahun: Rp3.495,04/Kg

Umur 8 tahun: Rp3.537,09/Kg

Umur 9 tahun: Rp3.552,39/Kg

Umur 10–20 tahun: Rp3.516,64/Kg

Umur 21 tahun: Rp3.458,62/Kg

Umur 22 tahun: Rp3.391,46/Kg

Umur 23 tahun: Rp3.315,09/Kg

Umur 24 tahun: Rp3.257,17/Kg

Umur 25 tahun: Rp3.209,76/Kg

Umur 26 tahun: Rp3.192,65/Kg

Umur 27 tahun: Rp3.166,30/Kg

Umur 28 tahun: Rp3.116,25/Kg

Umur 29 tahun: Rp3.079,39/Kg

Umur 30 tahun: Rp2.995,15/Kg

BOTL tercatat sebesar 0,49 persen.

BRK Syariah Perkuat Posisi Bank Syariah Regional melalui GERAK Syariah 2026 di Karimun

BRK Syariah Perkuat Posisi Bank Syariah Regional melalui GERAK Syariah 2026 di Karimun

Karimun(SegmenNews.com)- PT Bank Riau Kepri Syariah (BRK Syariah) terus mempertegas perannya sebagai penggerak ekosistem keuangan syariah regional melalui penyelenggaraan Pembukaan GERAK Syariah 2026 bersama BRK Syariah di Tanjung Balai Karimun, yang digelar di Gedung Nasional Kabupaten Karimun, Senin (2/3/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi berkelanjutan BRK Syariah dalam memperluas literasi dan inklusi keuangan syariah sekaligus memperkuat positioning perusahaan sebagai bank pembangunan daerah berbasis syariah yang modern, inklusif, dan berorientasi pada pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Acara GERAK Syariah dibuka secara simbolis melalui pemukulan bedug diiringi suara sirine oleh Wakil Bupati Karimun Rocky Marciano Bawole dan disaksikan oleh Plt Direktur Utama BRK Syariah Helwin Yunus, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kepulauan Riau Sinar Danandjaya, Pemimpin Divisi Dana dan Digital Banking, Edi Wardana, Branch Manager BRK Syariah Tanjung Balai Karimun Abdil Bar, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Karimun Grandy Regel, Kepala Kantor Kementerian Agama Karimun Drs. H. Riadul Afkar, Anggota DPRD Kabupaten Karimun M Firdaus.

Dalam rangkaian GERAK Syariah 2026, BRK Syariah menggelar dua perlombaan utama, yakni lomba dai yang mayoritas diikuti oleh kalangan pelajar serta lomba seni hadroh yang diikuti oleh kelompok ibu-ibu dari berbagai komunitas di Kabupaten Karimun.

Kegiatan ini dirancang tidak hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sebagai sarana edukasi dan pemberdayaan masyarakat lintas generasi dalam memahami nilai-nilai keuangan dan ekonomi syariah melalui pendekatan budaya dan keagamaan.

Partisipasi pelajar dalam lomba dai diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang memiliki pemahaman keislaman sekaligus literasi keuangan syariah yang baik, sementara keterlibatan kelompok ibu-ibu dalam lomba hadroh menjadi simbol kuatnya peran keluarga dan komunitas dalam mendorong inklusi keuangan syariah di tingkat masyarakat.

Sebagai wujud komitmen sosial perusahaan di bulan Ramadan, BRK Syariah juga menyalurkan bantuan sosial berupa 30 paket sembako kepada masyarakat sekitar.

Plt Direktur Utama BRK Syariah, Helwin Yunus, menegaskan bahwa GERAK Syariah bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari strategi korporasi dalam memperluas pemahaman masyarakat terhadap sistem keuangan syariah.

“Melalui GERAK Syariah, kami ingin menghadirkan edukasi yang nyata kepada masyarakat mengenai pengelolaan keuangan berbasis syariah sekaligus memperkuat ekonomi daerah, sejalan dengan komitmen BRK Syariah menghadirkan layanan Berkah untuk Semua,” ujar Helwin.

Ia menambahkan, kolaborasi antara industri perbankan, regulator, pemerintah daerah, serta masyarakat menjadi kunci dalam membangun ekosistem keuangan syariah yang sehat dan inklusif.

BRK Syariah terus melakukan transformasi melalui penguatan layanan digital banking, inovasi produk pembiayaan, serta perluasan akses layanan agar semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat modern.

Melalui GERAK Syariah 2026, BRK Syariah menegaskan komitmennya sebagai bank pembangunan daerah yang tidak hanya menghadirkan layanan finansial, tetapi juga berperan aktif dalam pembangunan sosial, edukasi masyarakat, serta penguatan ekonomi berbasis nilai syariah.

Langkah ini sekaligus memperkuat posisi BRK Syariah sebagai mitra utama masyarakat dalam solusi transaksi dan layanan keuangan syariah di wilayah Riau dan Kepulauan Riau. **(rl)