Beranda blog Halaman 170

Pemusnahan Bawang Putih, Bupati Bengkalis Apresiasi Bea Cukai

Pemusnahan Bawang Putih, Bupati Bengkalis Apresiasi Bea Cukai

Bengkalis(SegmenNews.com)- Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean (TMP) C Bengkalis melakukan Pemusnahan Barang Bukti berupa Bawang Putih sebanyak 29, 070 Kg hasil penyelundupan, di Kantor Bantu Bea Cukai Jalan Sudirman Pakning, Kecamatan Bukit Batu, Rabu, 11 Desember 2024.

Pemusnahan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Bengkalis diwakili Staf Ahli Bupati Bengkalis Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Johansyah Syafri bersama Kepala KPPBC TMP C Bengkalis Agoes Widodo, Kepala Kantor Wilayah DJBC Riau Parjiya, Kapolres Bengkalis diwakili Kepala Kepolisian Sektor Bukit Batu Kompol Rifendi.

Kemudian Koramil 05/Bukit Batu Lettu Inf Ranto Saragih, Kajari Bengkalis diwakili Jaksa Fungsional M. Rizkal Al Amin, Danposal Bengkalis diwakili, Ar Sihombing, Pengadilan Negeri Bengkalis diwakili Triadi Agus Purwanto, Wakil Komandan Pos TNI AL Peltu Sukri dan para tamu undangan lainnya.

Kakanwil Riau Parjiya dalam sambutannya mengatakan Pemusnahan Barang Bukti yang dilaksanakan pada hari ini merupakan barang hasil penggagalan penyelundupan 29 ton bawang putih yang dibawa Kapal Motor Surya Jaya dari Batu Pahat Malaysia menuju Bengkalis.

“29 ton bawang putih yang dibawa menggunakan sarana kapal tersebut tidak memiliki dokumen yang lengkap. Jumlah bawang putih tersebut sebanyak 1.530 karung, 1 karung beratnya 19 Kilogram dan total sebanyak 29 ton,” katanya.

Tim BC 7006 mengadakan patroli di Perairan Tanjung Parit Kabupaten Bengkalis pada Senin 14 Oktober 2024 dan melihat KM Surya Jaya melintas membawa muatan 29 ton bawang putih. Setelah dicegat pihak kapal tidak dapat menunjukkan dokumen atas barang yang dibawa tersebut, ungkap Parjiya.

Perkara dugaan tindak pidana kepabeanan ini lanjutnya masih dalam tahap penyelidikan dan menetapkan satu orang tersangka anak buah kapal berinisial R asal Bengkalis. Saat ini tersangka dititipkan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Bengkalis, jelas Parijiya.

Kemudian Parjiya mengharap sinergi dan kolaborasi dari Pemerintah Daerah dan juga masyarakat setempat dalam melakukan berbagai upaya dalam mengentas barang-barang ilegal yang berada di Wilayah Kabupaten Bengkalis, dengan kerjasama yang terjalin diharapkan peredaran barang ilegal di area Bengkalis semakin menurun dan menimbulkan efek jera bagi para pelakunya.

Sementara Staf Ahli Bupati Bengkalis Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Johansyah Syafri, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Bea Cukai Bengkalis yang telah sukses dalam melakukan penindakan barang ilegal yang terjadi di perairan Bengkalis. Penyelundupan ini tentunya menimbulkan kerugian besar bagi negara.

“Penyelundupan ini berpotensi mengganggu perekonomian nasional terutama mempengaruhi inflasi serta berdampak pada kesehatan masyarakat karna tidak melewati proses karantina. Dengan adanya pemusnahan ini kerugian negara dapat dihindari dan masyarakat kita selalu terlindungi dari barang-barang yang tidak sesuai dengan standar keamanan dan kesehatan,” ungkap Johan.

Sebagai salah satu daerah yang terletak diperbatasan negara dan sebagai salah jalur pintu masuk dari luar negeri, tentunya sebagian wilayah teritorial Kabupaten Bengkalis menjadi salah satu surga bagi pelaku tindak kejahatan, baik itu pelaku kejahatan penyeludupan, ilegal logging, ilegal fishing, peredaran narkoba, termasuk kejahatan kepabeanan dan cukai, ujar Johan.

“Berkat kerjasama dan sinergisitas yang kuat antara aparat penegak hukum yaitu TNI, Polri, Kejaksaan, BNN, Pemda, Bea dan Cukai serta instansi lainnya, serta masyarakat dalam melakukan penertiban, secara berangsur beberapa kerawanan tersebut dapat kita minimalisir,” ujarnya.

Selain sebagai pemberi efek jera kepada para pelaku tindak kejahatan, sambung Johan, tentunya melalui kegiatan ini, juga ingin menyadarkan sebagian masyarakat yang lainnya, bahwa mereka juga memiliki kewajiban untuk memberikan cukai kepada negara dan bangsa ini. Agar Indonesia bisa menjadi lebih maju, Riau berdaya saing dan Kabupaten Bengkalis bermarwah, maju dan sejahtera.***(surya/hm)

Pengelolaan Zakat Harus Transparan

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Mewakili Pemprov Riau, Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Provinsi Riau T Zul Effendi mengatakan, bahwa dalam meningkatkan pengelolaan zakat yang lebih inklusif, tentu perlu adanya sinergi dan kolaborasi bersama. Menurutnya pengelolaan zakat harus dilaksanakan secara transparan.

“Wujudkan pengelolaan zakat yang transparan dan tepat sasaran sesuai dengan prinsip prinsip syar’i dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, kita perlu saling merangkul baik dari pusat, provinsi maupun kabupaten kota,” kata Tengku Zul Effendi di Pekanbaru, pada Rabu (11/12).

Ia menjelaskan, bahwa zakat memiliki potensi yang sangat besar dalam membantu pemerataan pendapatan dan mengurangi kemiskinan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Oleh karena itu, kita semua harus bekerja keras untuk memastikan bahwa zakat yang terkumpul dapat di distribusikan dengan tepat kepada mereka yang membutuhkan terutama dalam upaya pengentasan kemiskinan ekstrem yang menjadi salah satu prioritas nasional,” jelasnya.

Menurut T Zul Effendi, pengelolaan zakat merupakan salah satu pilar penting dalam upaya pemberdayaan masyarakat dan pengentasan kemiskinan. Kemiskinan bukan hanya persoalan ekonomi semata, tetapi juga berkaitan erat dengan akses terhadap pendidikan, kesehatan dan kesempatan kerja.

Oleh karena itu, penanggulangan kemiskinan harus dilakukan secara holistik dan terintegrasi, melibatkan pemerintah, lembaga zakat dan masyarakat. “Dalam hal ini Baznas Riau berperan sebagai pengelola zakat yang sangat strategis dalam mengurangi angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Oleh sebab itu, sebagai lembaga yang bertanggung jawab dalam pengelolaan dan pendistribusian zakat, Baznas Riau harus terus berinovasi dan bekerjasama dengan berbagai pihak untuk memperluas cakupan dan meningkatkan kualitas layanan zakat.

“Dengan dukungan dari Pemprov Riau. kami yakin bahwa pengelolaan zakat dapat lebih optimal dan dampaknya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan,” imbuhnya.***(mr)

Pemkab Langkat Siap Bersinergi pada RAKORNASDA 2024 di Medan

Medan(SegmenNews.com)- Pemerintah pusat dan daerah se-Indonesia menggelar Rapat Koordinasi Nasional Daerah (Rakornasda) 2024 di Hotel Santika Premiere Dyandra, Medan, pada Rabu (11/12/2024). Acara ini dihadiri oleh para kepala daerah, pejabat tinggi, serta tokoh strategis dari seluruh Indonesia.

Pj. Bupati Langkat Faisal Hasrimy, melalui Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Langkat, Rina Wahyuni Marpaung, S.STP, M.AP, menegaskan pentingnya Rakornasda ini sebagai momen untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antar daerah dalam merespons berbagai tantangan pembangunan di tahun 2024 dan seterusnya.

“Rakornasda ini adalah momentum strategis untuk menyelaraskan visi pembangunan pusat dan daerah. Kabupaten Langkat berkomitmen untuk meningkatkan kapasitas perencanaan guna menghasilkan program-program yang tepat sasaran, efektif, dan efisien,” ujar Rina Wahyuni saat menyampaikan pesan dari Pj. Bupati Langkat.

Rakornasda 2024 membahas isu-isu strategis, seperti pemerataan distribusi anggaran, pembangunan infrastruktur daerah, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), dan pemanfaatan teknologi untuk pelayanan publik yang lebih baik. Selain itu, agenda ini juga menitikberatkan pada penguatan ekonomi digital, pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan, dan peningkatan ketahanan pangan di seluruh wilayah Indonesia.

Pj. Gubernur Sumatera Utara Agus Fatoni, yang turut hadir dalam acara tersebut, menyebut Rakornasda sebagai wadah penting untuk memperkuat sinergi antar daerah dan merumuskan perencanaan pembangunan yang efektif serta berbasis kebutuhan masyarakat. “Melalui Rakornasda ini, kita memiliki kesempatan yang sangat berharga untuk saling berbagi informasi, pengalaman, serta memperkuat koordinasi dan kerjasama antar daerah,” ungkapnya.

Wakil Menteri Dalam Negeri RI, Bima Arya Sugiarto, juga menekankan pentingnya keselarasan antara kebijakan daerah dan nasional untuk mencapai hasil maksimal di berbagai sektor pembangunan. “Rakornasda kali ini menjadi ajang untuk menindaklanjuti capaian sebelumnya, sekaligus mengidentifikasi solusi atas permasalahan yang muncul di lapangan,” ujarnya.

Dengan berbagai isu strategis yang diangkat, Rakornasda 2024 diharapkan menjadi pijakan penting untuk menghasilkan kebijakan-kebijakan baru yang lebih responsif terhadap perkembangan zaman. Kabupaten Langkat, melalui partisipasinya dalam Rakornasda ini, terus menunjukkan komitmen untuk berperan aktif dalam menyukseskan agenda pembangunan nasional.(Irw)

Perayaan Natal Oikumene 2024: Pj Bupati Langkat Ingatkan Pentingnya Kebersamaan dalam Keberagaman

Perayaan Natal Oikumene 2024: Pj Bupati Langkat Ingatkan Pentingnya Kebersamaan dalam Keberagaman

Stabat, Langkat(SegmenNews.com)– Penjabat Bupati Langkat, H.M Faisal Hasrimy, AP, MAP, melalui Asisten Administrasi Umum Musti, SE, M.Si, menghadiri Perayaan Natal Oikumene TNI/Polri/Korpri dan Masyarakat Kabupaten Langkat Tahun 2024. Acara berlangsung meriah di Gedung Serasi Hall, Jalan Sempurna Titi Putih, Kelurahan Perdamaian, Stabat, Kamis (12/12/2024).

Perayaan ini mengusung tema “Marilah sekarang kita pergi ke Betlehem (Bdk. Lukas 2:15)” dengan subtema “Perayaan Natal Memotivasi Umat Kristiani Langkat Untuk Bersaksi Melalui Ibadah, Kata dan Karya di Tengah Masyarakat Agar Terwujud Langkat yang Religius, Bermartabat, Toleran dan Harmonis.”

Dalam sambutannya yang disampaikan Musti, Pj Bupati Faisal Hasrimy mengapresiasi semangat persatuan dan kebersamaan yang terlihat dalam perayaan tersebut. Ia menekankan pentingnya nilai-nilai toleransi dan kerja sama dalam membangun Kabupaten Langkat yang harmonis dan religius.

“Perayaan Natal ini adalah momen untuk mempererat persaudaraan, menjaga toleransi, dan pentingnya membangun kebersamaan dalam keberagaman. Mari kita jadikan Natal sebagai inspirasi untuk terus bekerja demi kemajuan Kabupaten Langkat,” ujar Faisal.

Ia juga berharap perayaan Natal tahun ini dapat menjadi momentum untuk meningkatkan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama.

Ketua Panitia Natal Oikumene, Hendri Tarigan, SPt, MMA, menyampaikan tujuan perayaan ini untuk memperingati kelahiran Yesus Kristus yang membawa harapan baru. “Semoga perayaan ini mempererat persaudaraan di antara masyarakat Langkat agar terwujud Langkat yang religius,” ucapnya.

Acara tersebut diisi dengan ibadah bersama, doa, penampilan paduan suara, tari-tarian, serta pembagian doorprize dengan puluhan hadiah menarik yang menambah kehangatan suasana. Pdt. Benhart Hutabarat, M.Th, bertindak sebagai pengkhotbah.

Hadir dalam acara ini berbagai kalangan, termasuk anggota DPRD Kabupaten Langkat Drs. Pimanta Ginting, unsur Forkopimda Langkat, Dirut UPT RSU Tanjung Pura dr. Imanuel Pinem, Kabag PBJ David Helgod Pardede, S.IP, M.SP, Ketua BKAG Langkat Pdt. DR Rudi Butar Butar, M.Mis, perwakilan TNI/Polri, ASN, serta tokoh agama dan masyarakat dari berbagai latar belakang.

Perayaan Natal Oikumene 2024 ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah, yang menciptakan suasana akrab dan harmonis. Acara ini menjadi wujud nyata dari semangat toleransi dan keberagaman yang menjadi kebanggaan Kabupaten Langkat.(Irw)

Sekda Langkat Buka Bimtek KONI 2024: Komitmen Wujudkan Prestasi Olahraga

Sekda Langkat Buka Bimtek KONI 2024: Komitmen Wujudkan Prestasi Olahraga

Stabat, Langkat(SegmenNews.com)- Pemerintah Kabupaten Langkat menunjukkan komitmennya dalam memajukan dunia olahraga melalui pembukaan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Langkat tahun 2024. Acara ini dibuka secara resmi oleh Pj Bupati Langkat, H.M. Faisal Hasrimy, AP., M.AP., yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Langkat, Amril, S.Sos., M.AP., bertempat di Ruang Pola Kantor Bupati Langkat, Kamis (12/12/2024).

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk Danramil 07 Stabat Kapten Inf. Supriadi yang mewakili Dandim 0203/LKT, Kapolsek Stabat AKP Sisbudianto yang mewakili Kapolres Langkat, Kepala Kemenag Langkat H. Ainul Aswad, S.Ag., M.A., Kepala BNNK Langkat AKBP S. Bangko, dan sejumlah pejabat lainnya, serta perwakilan pengurus cabang olahraga dan masyarakat yang peduli terhadap kemajuan olahraga di Langkat.

Ketua KONI Langkat, H. Syah Afandin, S.H., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Langkat atas dukungan yang terus diberikan. “Dukungan ini nyata, salah satunya melalui pemberian tali asih kepada para atlet berprestasi. Ini adalah bentuk penghormatan dari pemerintah kepada mereka yang telah mengharumkan nama Langkat,” ujar Syah Afandin.

Sebagai bentuk apresiasi, pemerintah menyerahkan tali asih senilai Rp117.000.000 kepada atlet dan pelatih yang meraih medali di PON XXI Sumut-Aceh. Rinciannya:

1. Dua atlet peraih medali emas menerima Rp10 juta/orang.
2. Delapan atlet peraih medali perak menerima Rp7 juta/orang.
3. Delapan atlet peraih medali perunggu menerima Rp4 juta/orang.
4. Tiga pelatih menerima Rp3 juta/orang.

Sekda Langkat, Amril, dalam sambutannya menegaskan bahwa Bimtek ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan pembinaan olahraga di Langkat. “Pemerintah Kabupaten Langkat akan terus mendukung pengembangan olahraga melalui pembinaan atlet dan peningkatan sarana prasarana. Prestasi tidak bisa diraih secara instan, melainkan membutuhkan kerja keras, komitmen, dan kerjasama dari semua pihak,” jelasnya.

Amril juga mengajak semua pihak untuk menjaga solidaritas dan terus memperkuat sinergi dalam memajukan olahraga di Langkat. “Mari bersama-sama kita harumkan nama Kabupaten Langkat di tingkat nasional, regional, bahkan internasional,” tambahnya.

Kegiatan ini juga diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme dalam pengelolaan olahraga. Amril berpesan kepada peserta untuk mengikuti Bimtek ini dengan sungguh-sungguh agar ilmu yang diberikan dapat dimanfaatkan dengan optimal.

“Semoga ilmu yang diberikan narasumber dapat membawa manfaat besar dan menjadi langkah awal untuk mewujudkan strategi pembinaan olahraga yang lebih efektif,” pungkasnya.

Dengan terselenggaranya Bimtek ini, diharapkan dunia olahraga di Kabupaten Langkat semakin maju, berprestasi, dan menjadi kebanggaan masyarakat.(Irw)

Polres Rokan Hulu Berhasil Ungkap Kasus Sabu 4,08 Gram

Polres Rokan Hulu Berhasil Ungkap Kasus Sabu 4,08 Gram

Rohul(SegmenNews.com) – Satresnarkoba Polres Rokan Hulu mencatatkan keberhasilan terbaru dalam pemberantasan narkotika. Seorang tersangka berinisial MDH alias DN (33), warga Desa Suka Maju, Kecamatan Tambusai, berhasil diamankan dengan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 4,08 gram.

Pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat mengenai aktivitas mencurigakan di Desa Suka Maju yang diduga menjadi lokasi transaksi narkotika. Menindaklanjuti informasi tersebut, Kasat Resnarkoba Polres Rokan Hulu, AKP Repelita Ginting memerintahkan penyelidikan intensif.

Pada Rabu (11/12/2024), sekitar pukul 13.30 WIB, tim yang dipimpin Aipda Arif Arman berhasil menangkap tersangka MDH di depan sebuah rumah di Desa Suka Maju. Dalam penangkapan tersebut, petugas menyita barang bukti berupa: 3 paket sabu dalam plastik klip bening, 1 pack plastik klip, 1 tabung putih,

1 lembar tisu, dan 1 unit ponsel Infinix warna biru dengan nomor simcard yang disamarkan.

Hasil interogasi awal mengungkap bahwa sabu tersebut diperoleh dari seseorang berinisial CD, yang hingga kini masih dalam pengejaran polisi.

Kapolres Rokan Hulu, AKBP Budi Setiyono melalui Kasat Resnarkoba AKP Repelita Ginting menegaskan tersangka akan dijerat Pasal 114 Ayat (1) jo Pasal 112 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Tersangka beserta barang bukti kini diamankan di Mapolres Rokan Hulu untuk proses hukum lebih lanjut.

“Pihaknya akan terus menindak tegas pelaku penyalahgunaan dan peredaran narkotika demi keamanan dan ketertiban masyarakat,” tegas AKP Repelita Ginting.

Kasus ini masih dalam pengembangan guna membongkar jaringan narkotika yang lebih luas di wilayah Rokan Hulu.***(rls)

Penadah Motor Curian di Rohul Dituntut Setahun Penjara

Penadah Motor Curian di Rohul Dituntut Setahun Penjara

Rohul(SegmenNews.com) – Surya Ramadhani alias Pesek terdakwa penadahan sepeda motor curian di Kecamatan Tambusai Utara dituntut JPU selama satu tahun penjara.

Dalam tuntutan JPU Eko Wira Setiawan, menyatakan terdakwa Surya Ramadhani alias Pesek Bin Suardi dengan identitas selengkapnya sebagaimana tersebut diatas, telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana ”Penadahan” berdasarkan Pasal 480 ke-1 KUHPidana sebagaimana dakwaan penuntut umum.

“Menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa Surya Ramadhani alias pesek Bin Suardi selama satu tahun,” ujar JPU, Senin 9 Desember 2024.

Penelusuran SIPP PN Pasir Pangaraian, diketahui kejadian bermula, Senin tanggal 09 September 2024 sekira pukul 12.00 WIB Terdakwa yang berkerja sebagai Kurir Shopee Express sedang menunggu pelanggan di dekat GOR Futsal yang beralamat di Desa Tanjung Medan, Kecamatan Tambusai Utara, Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau.

Beberapa saat kemudian sekira pukul 13.00 WIB datang Saksi Risky Hardi ke Gor Futsal tersebut dan bertemu dengan terdakwa, kemudian Saksi Risky Hardi menawarkan kepada Terdakwa satu unit sepeda motor merek Honda Revo Tipe NF11T11C01 M/T warna hitam dengan nomor polisi BM 35xx MF dengan nomor rangka MH1JBK116JK570xxxdengan nomor mesin JBK1E-1567xxx atas nama Masnaubah Rodiyanti untuk dijual dengan harga sejumlah Rp3 juta Rupiah.

Kemudian terdakwa menanyakan mengenai kepemilikan sepeda tersebut, lalu saksi Risky Hardi mengatakan kepada Terdakwa bahwa sepeda motor tersebut adalah milik saudara dari istri saksi Risky Hardi, lalu terdakwa menanyakan mengenai Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) sepeda motor tersebut.

Lalu saksi Riski Hardi mengatakan bahwa sepeda motor tersebut tidak memilik Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB).

Terdakwa yang sedang membutuhkan sepeda motor untuk pekerjaan sebagai Kurir Shopee Ekspress kemudian sepakat untuk membeli sepeda motor tersebut tanpa Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) seharga sejumlah tiga juta rupiah dengan sistem pembayaran satu juta rupiah dibayarkan secara tunai pada saat itu dan lima ratus ribu rupiah Terdakwa transfer melalui Bank BRI ke Dana Saksi Risky Hardu pada saat itu, dan satu juta lima ratus ribu rupiah dibayar Terdakwa secara tunai pada sore harinya. Kemudian Terdakwa membawa sepeda motor tersebut pulang.***(ar)

Puluhan Angkutan Barang dan Penumpang Ditilang

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Puluhan angkutan barang dan penumpang terjaring razia gabungan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru, bersama Ditlantas Polda Riau, Selasa (10/12/2024).

Petugas gabungan menjaring angkutan barang dan penumpang yang melintas di Jalan SM Amin, Kecamatan Binawidya, Pekanbaru. Mereka memeriksa kelengkapan surat kendaraan.

Petugas juga menyasar truk Over Dimension Over Loading (ODOL) yang masih nekat masuk kota. Satu per satu kendaraan angkutan penumpang dan barang diberhentikan petugas untuk dicek kelengkapannya.

“Kami kembali melakukan razia gabungan dengan Ditlantas Polda Riau, dengan sasaran angkutan penumpang dan barang. Ada sejumlah supir angkutan yang kami berikan tilang,” kata Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan Pekanbaru, Khairunnas.

Ia menuturkan, dalam razia tersebut pihaknya juga melakukan pengecekan terhadap supir yang mengkonsumsi alkohol.

Petugas mengunakan alat uji Drager Alcotest, untuk mengetahui apakah supir mengendarai kendaraan mereka dibawah pengaruh alkohol atau tidak ada.

Namun, dari belasan supir yang dilakukan pengecekan, tidak satupun ditemukan supir yang dalam pengaruh alkohol.

Bagi truk tonase besar atau ODOL yang terjaring, para supir juga diingatkan untuk tidak melintas dalam kota.

“Razia ini rutin kita lakukan bersama pihak terkait, dengan tujuan agar tidak ada lagi truk tonase besar masuk kota serta pengemudi tertib dalam berkendara,” pungkasnya.***(dmf)

Perbaikan Jembatan Sei Rokan Tunggu Hasil BGTS

Perbaikan Jembatan Sei Rokan Tunggu Hasil BGTS

Rohul(SegmenNews.com) – Perbaikan Jembatan Sei Rokan yang terletak di Desa Suka Damai, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), terus berlanjut.

Namun, hingga saat ini, Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan Kawasan Permukiman Pertanahan (PUPR PKPP) Riau masih menunggu hasil rekomendasi dari tim Balai Geoteknik Terowongan dan Struktur (BGTS) Kementerian PUPR yang telah melakukan pemeriksaan kondisi jembatan tersebut.

Kepala Dinas PUPR PKPP Riau, M. Arief Setiawan, melalui Kepala UPT Jalan dan Jembatan Wilayah VI, Rio Andriadi Putra, menjelaskan bahwa tim BGTS telah menyelesaikan pengecekan kondisi jembatan pekan lalu. Namun, hasil pemeriksaan tersebut belum disampaikan.

“Pengecekan kondisi Jembatan Sei Rokan Kiri sudah selesai oleh tim BGTS. Namun, hingga saat ini, kami masih menunggu hasil rekomendasi mereka,” ujar Rio, Rabu (11/12/2024).

Saat ini, sistem buka tutup kendaraan masih diberlakukan di Jembatan Sei Rokan. Akan tetapi, pembatasan lebih selektif diterapkan, hanya mengizinkan kendaraan roda dua dan roda empat melintas. Kendaraan roda enam kini dilarang melewati jembatan tersebut.

“Sistem buka tutup tetap diberlakukan, tetapi dengan pengawasan ketat. Hanya kendaraan ringan saja yang diizinkan melintas,” tambah Rio.

Dia menegaskan bahwa langkah perbaikan lebih lanjut akan dilakukan berdasarkan rekomendasi tim BGTS. “Kami masih menunggu arahan dari hasil analisis BGTS untuk menentukan langkah berikutnya,” jelasnya.

Diketahui, Jembatan Sei Rokan yang memiliki panjang sekitar 100 meter mengalami kemiringan pada Sabtu (23/11/2024) pukul 22.00 WIB. Hal ini disebabkan oleh derasnya arus Sungai Rokan serta tumpukan kayu akibat curah hujan yang tinggi.***(rls)

Tim RPKD Rohul Ekspose Dokumen Strategi Penurunan Kemiskinan 2025-2029

Tim RPKD Rohul Ekspose Dokumen Strategi Penurunan Kemiskinan 2025-2029

Rohul(SegmenNews.com) – Tim Rencana Penanggulangan Kemiskinan Daerah (RPKD) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) melaksanakan Ekspose Dokumen Penurunan Kemiskinan untuk tahun 2025-2029 di Aula Bappeda Rohul, Selasa (10/12/2024).

Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Bupati Rohul sekaligus Ketua RPKD H. Indra Gunawan, Kaban Bappeda Drs. H. Yusmar, M.Si, anggota DPRD H. Haliman, tim tenaga ahli dari Universitas Riau, Asisten I H. Fhatanalia Putra, S.Sos, pimpinan Forkopimda, Kepala BPS Rohul Surya Legowo, SST, M.M, serta berbagai pihak eksternal yang berfokus pada penanggulangan kemiskinan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Rohul H. Indra Gunawan menyatakan bahwa kemiskinan adalah tantangan kompleks yang memerlukan solusi terpadu melalui kolaborasi lintas sektor. Penyusunan dokumen RPKD ini merupakan langkah strategis untuk merumuskan kebijakan yang berkelanjutan dan berbasis data.

“Data masyarakat kategori miskin dan miskin ekstrem harus akurat agar penanganannya tepat sasaran. Meski ekonomi terlihat baik, penurunan angka kemiskinan tetap menjadi fokus kami,” ujar H. Indra Gunawan.

Wakil Bupati juga menyoroti keberhasilan pemerintah dalam menurunkan angka kemiskinan setiap tahunnya, yaitu 2,07% pada 2021, 1,90% pada 2022, dan 1,39% pada 2023. Ia berharap program ini dapat dilanjutkan oleh pemimpin mendatang untuk menciptakan masyarakat yang lebih sejahtera dan merata.

Kaban Bappeda Rohul, Drs. H. Yusmar, M.Si, menyampaikan bahwa RPKD akan menjalin diskusi konstruktif dan memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dunia usaha, dan akademisi. Selain itu, pemerintah daerah berkomitmen melalui inovasi digital, seperti aplikasi E-Bangkit, E-Strong, dan E-Sembako untuk memaksimalkan penanganan kemiskinan.

“Strategi ini bertujuan agar penurunan kemiskinan berjalan terarah, inklusif, dan tepat sasaran,” tambah Yusmar.

Berdasarkan data BPS, tingkat kemiskinan di Rohul masih berada di angka 9,72 persen, yang tergolong tinggi di Provinsi Riau. Karena itu, diperlukan langkah-langkah yang lebih progresif untuk mengurangi kemiskinan di daerah tersebut.

Ketua Tim Tenaga Ahli dari Universitas Riau menambahkan, dokumen RPKD penting karena masalah kemiskinan bersifat lokal dan memerlukan kebijakan spesifik. Ia menekankan perlunya menempatkan kemiskinan sebagai isu strategis untuk memastikan keberhasilan program ini.

Dengan adanya dokumen RPKD 2025-2029, diharapkan Kabupaten Rohul dapat terus menurunkan angka kemiskinan secara signifikan, menciptakan masyarakat yang lebih sejahtera, dan memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah.***(rls)