Beranda blog Halaman 175

Pj Gubri Rahman Hadi Lantik Pj Walikota Pekanbaru

Pj Gubri Rahman Hadi Lantik Pj Walikota Pekanbaru

Pekanbaru(SegmenNews.com)– Penjabat (Pj) Gubernur Riau (Gubri), Rahman Hadi resmi melantik Roni Rakhmat sebagai Pj Wali Kota Pekanbaru. Acara ini berlangsung di Gedung Daerah Balai Serindit, Selasa (3/12).

Roni Rakhmat, yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Riau menggantikan Risnandar Mahiwa. Pelantikan ini sesuai dengan surat Kementerian Dalam Negeri Nomor 100.2.1.3_4897 tahun 2024.

Pelantikan ini disaksikan oleh Pj Sekda Riau, Taufik OH. Lalu, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintahan Provinsi Riau. Serta, unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Pelantikan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) Menteri Dalam Negeri oleh Kepala Biro Pemerintahan Setdaprov Riau Jhon Armedi Pinem. Kemudian, dilanjutkan dengan prosesi pelantikan yang diawali dengan pembacaan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Pj Gubri, Rahman Hadi.

“Saya Penjabat Gubernur Riau dengan resmi melantik saudara Roni Rahmat sebagai Penjabat Wali Kota Pekanbaru. Saya percaya bahwa saudara akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai tanggungjawab yang diberikan,” sebut Pj Gubri.

Sementara, Roni Rakhmat menyatakan komitmennya untuk berperan proaktif dalam upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi, kolusi, dan nepotisme. Serta, lanjutnya, tidak melibatkan diri dalam perbuatan tercela.

“Lalu, tidak meminta atau menerima pemberian secara langsung atau tidak langsung berupa suap, hadiah, bantuan atau bentuk lainnya yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ucapnya.

“Serta, bersikap transparan, jujur, objektif, dan akuntabel dalam melaksanakan tugas dan menghindari pertentangan kepentingan dalam pelaksanaan tugas. Dan memberi contoh dalam kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan dalam melaksanakan tugas terutama kepada karyawan yang berada di bawah pengawasan saya dan bersama pegawai di lingkungan kerja saya secara konsisten,” tutupnya.***(adv)

Terjaring OTT, Ruangan Walikota Pekanbaru dan Sekda di Segel KPK

VIDEO:
Pekanbaru(SegmenNews.com)– Pasca Pj Walikota Pekanbaru, Risnandar Mahiwa dan 7 pejabat lainnya terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Senin malam tadi. Dua ruangan di Kantor Walikota Pekanbaru Jalan Badak, Kecamatan Tenayan Raya di segel KPK.

Pantauan SegmenNews.com, Selasa 3 November 2024 KPK menyegel ruangan Walikota Risnandar Mahiwa dan Sekda Indra Pomi. Pita segel berwarna merah milik KPK terpasang rapat di pintu ruangan. Tidak ada pegawai yang bisa memasuki ruangan tersebut.

Sebagaimana diketahui, KPK membenarkan penangkapan Operasi Tangkap Tangan (OTT) Pj Walikota Pekanbaru, Risnandar Mahiwa Senin malam 2 November 2024.

Juri bicara KPK, Tessa Mahardhika Sugiharto kepada wartawan, Selasa 3 November mengatakan, selain Pj Walikota Pekanbaru Risnandar Mahiwa ada 7 orang lagi yang diamankan.

Namun sejauh ini, Tessa belum merinci siapa saja yang terjaring OTT. Pihaknya masih mendalami kasus ini dan menghitung jumlah uang yang diamankan.

“Yang diamankan 8 orang termasuk Pj Walikota Pekanbaru. Turut diamankan sejumlah uang, saat ini masih dalam penghitungan. Terkait apa masih didalami, ungkap Tessa.

Sejauh ini, Tessa belum bisa merinci siapa saja pejabat yang terjaring OTT.

Dari informasi dilapangan, pejabat yang terjaring OTT KPK masih dalam pemeriksaan di Mapolresa Pekanbaru sejak tadi malam.***(ran)

BRK Syariah dan BWI Siak MoU Tentang Pengelolaan Zakat

Siak(SegmenNews.com)- Dalam rangka mendukung optimalisasi pengelolaan wakaf uang di Kabupaten Siak, Bank Riau Kepri (BRK) Syariah dan Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kabupaten Siak menandatangani Nota Kesepahaman tentang Pengumpulan, Pengelolaan, dan Pendayagunaan Wakaf Uang.

Nota Kesepahaman yang ditandatangani Direktur Dana & Jasa BRK Syariah, M.A. Suharto bersama Ketua Badan Wakaf Indonesia Kabupaten Siak, Alfedri yang diwakili Wakil Kepala BWI Kabupaten Siak, Resman Junaidi.

Penandatanganan Nota Kesepahaman juga disaksikan Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama RI, Waryono, Wakil Bupati Siak, Husni Merza, Ketua BKMT Kabupaten Siak, Ananda Laila Putri, Deputi Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan OJK Provinsi Riau, Evira Azwan, Ketua BWI Provinsi Riau, Abd Rasyid Suharto, Kepala Kemenag Kabupaten Siak, Erizon Efendi.

Penandatanganan ini menjadi salah satu agenda dalam rangkaian acara Launching Program Kota Wakaf Kabupaten Siak, yang diselenggarakan di Aula Dato Empat Suku Abdi Praja, Perumahan Bupati Siak. (03/12/24).

Ditemui usai acara M.A. Suharto menyampaikan melalui kerjasama Kolaborasi antara BRK Syariah dan BWI Kabupaten Siak merupakan langkah nyata untuk mengoptimalkan potensi wakaf uang.

“Kami siap berkontribusi aktif dalam pengelolaan wakaf uang dengan prinsip syariah. Nota kesepahaman ini akan menjadi dasar sinergi yang kuat untuk memberikan manfaat maksimal kepada masyarakat” ungkapnya.

Masih kata Suharto, dengan telah ditandatanganinya Nota Kesepahaman ini diharapkan dapat menjadi katalisator perubahan, mendorong partisipasi masyarakat, dan membuka peluang baru dalam pembangunan berkelanjutan berbasis syariah.

“Ini dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam pengelolaan wakaf yang profesional, transparan, dan akuntabel” tutupnya.***(imf)

Puluhan Warga Desak Kapolsek Kampar Kiri Usut Pengrusakan Portal Warga

VIDEO:
Kampar(SegmenNews.com)- Puluhan warga Desa Lubuk Agung Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar, mendesak Kapolsek Kampar Kiri mengusut pelaku perusakan portal akses masuk ke jalan kebun milik petani, sekaligus dengan dalang perusakan tersebut.

Hal ini disampaikan warga kepada media, Senin 2 Desember 2024. Pantauan di lapangan, portal akses masuk ke jalan milik puluhan petani, yang sebelumnya terbuat dari besi bulat dan coran semen pada pangkal, telah rusak dan tergeletak di tanah.

Puluhan warga kemudian secara bergotong royong kembali mendirikan portal pada akses jalan menuju kebun petani tersebut. Portal kali ini tidak lagi terbuat dari besi bulat tetapi dari kayu balok kayu.

Joni Gea, Pengurus Jalan Durian Kembar, Desa Lubuk Agung (akses jalan milik petani, didampingi Sutrisno, penerima ganti rugi lahan jalan akses petani sepanjang 1.473 m x lebar 5 m, dan beberapa warga lainnya, kepada wartawan mengungkapkan, pada tanggal 28 November 2024 lalu, portal yang didirikan warga pada jalan akses kebun petani tersebut dirusak oleh Radiono dan diduga atas suruhan Kades Hasbi Assidiqi SPdi.

Atas pengrusakan tersebut, Joni.Gea atas nama masyarakat petani, yang juga pengurus Jalan Kelompok.Petani Durian Kembar, Dusun II Gunung Mas, melapor ke Polsek Kampar Kiri, namun belum ditindak lanjuti. Padahal menurutnya, mereka.sudah menunjukkan bukti-bukti ada pengrusakan tersebut.

Ia berharap Polsek Kampar Kiri Hilir dapat cepat mrnanggapi lapotan masyarakat tersebut, agar situasi.di Desa Lubuk Agung kembali kondusif.

Dijelaskannya, pendirian portal di akses jalan menuju kebun petani tersebut bermula, Selasa 7 Agustus 2012, lima warga Desa Lubuk Agung memberikan lahannya untuk diganti rugi oleh Sutrisno dan digunakan untuk akses jalan bagi petani menuju kebunnya. Akses jalan tersebut total panjang 1.474 dan lebar 5 meter.

Kemudian, Senin 19 Februari 2024,
dilakukan kesepakatan antara Pemerintah Desa IV Koto Setingkai dengan Nenek Mamak
Kenegerian Lubuk Agung, tentang kepengurusan untuk perbaikan jalan Kelompok Petani Durian Kembar, dengan kesepakatan, menunjuk pengurus jalan Kelompok Petani Durian Kembar Dusun II Gunung Mas dengan
pengurus, Sutrisno selaku ketua dan Joni Gea selaku bendahara.

Selain itu, juga disepakati bahwa setiap petani yang menggunakan dan melewati jalan tersebut dikenakan iuran Rp100,-/kg, sampai biaya perawatan jalan yang telah dikeluarkan terlebih dahulu, kembali lunas.

Jika jalan tersebut sudah bagus lancar dilewati dan biaya awal yang dikeluarkan sudah kembali/lunas, maka iuran perawatan jalan selanjutnya dikenakan senilai Rp 70/kg. Laporan anggaran yang terpakai dalam perawatan jalan tersebut akan dilaporkan
kepada Pemerintah Desa IV Koto Setingkai, Nenek Mamak Kenegerian Lubuk Agung dan
Kelompok Tani Durian Kembar

Bagi kelompok tani atau pengguna jalan tersebut yang tidak mengikuti/mengindahkan
kesepakatan ini, maka tidak akan diberikan izin melewati jalan tersebut. Adanya pungutan iuran ini menurut Joni Gea dan Sutrisno, karena tidak ada biaya perawatan dari pemerintah desa.

Meski sudah ada kesepakatan tersebuy, namun ternyata salah seorang warga bernama Radiono, mendapat perlakuan istimewa dibanding warga petani lainnya. Radiono membuat pernyataan hanya membayar Rp250 ribu untuk iuran jalan setiap kali panen sawit. Sementara sekali panen Radiono mencapai lebih dari 6 ton sekali panen, atau membayar lebih kecil dibanding warga petani lainnya.

Tanggal 27 September 2024, warga kelompok petani, bermusyawarah dan sepakat membuat anggaran perawatan jalan, dengan iuran Rp70 per kg sawit yang diangkut melintasi jalan petani. Iuran ini disepakati 60 petani yang ada. Namun, tanggal 3 Oktober 2024, Radiono, tidak sepakat dengan kesepakatan iuran dan membawa beberapa orang ke portal, melakukan intimidasi dan memaksa diberi akses lewat. Padahal sebelumnya Radiono telah diundang warga untuk bermusyawarah terkait iuran perawatan jalan tersebut.

Tanggal 5 Oktober 2024, warga petani, menyampaikannya kepada aparat desa untuk diambil tindakan penyelesaian. Tanggal 3 November 2024, warga diundang untuk mengadakan pertemuan antara. Pihat desa, pemuda, RT, RW & ninik mamak, penjual lahan tanah, pengganti rugi lahan tanah yang dibuat jelas dan pihak petugas portal jalan petani.

Hasilnya, dalam masalah Radiono, tidak mau bayar iuran perawatan jalan, pihak desa.minta tidak dilibatkan, karena dianggap masalah pribadi Radiono. Tanggal 28 November 2024, Radiono kembali membawa orang ramai-ramai ke pos jalan petani dan melakukan pengrusakan portal dan dokumen penting di pos petani.***(rn)

BRK Syariah dan BWI Siak MoU Tentang Pengelolaan Zakat

Siak(SegmenNews.com)- Dalam rangka mendukung optimalisasi pengelolaan wakaf uang di Kabupaten Siak, Bank Riau Kepri (BRK) Syariah dan Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kabupaten Siak menandatangani Nota Kesepahaman tentang Pengumpulan, Pengelolaan, dan Pendayagunaan Wakaf Uang.

Nota Kesepahaman yang ditandatangani Direktur Dana & Jasa BRK Syariah, M.A. Suharto bersama Ketua Badan Wakaf Indonesia Kabupaten Siak, Alfedri yang diwakili Wakil Kepala BWI Kabupaten Siak, Resman Junaidi.

Penandatanganan Nota Kesepahaman juga disaksikan Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama RI, Waryono, Wakil Bupati Siak, Husni Merza, Ketua BKMT Kabupaten Siak, Ananda Laila Putri, Deputi Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan OJK Provinsi Riau, Evira Azwan, Ketua BWI Provinsi Riau, Abd Rasyid Suharto, Kepala Kemenag Kabupaten Siak, Erizon Efendi.

Penandatanganan ini menjadi salah satu agenda dalam rangkaian acara Launching Program Kota Wakaf Kabupaten Siak, yang diselenggarakan di Aula Dato Empat Suku Abdi Praja, Perumahan Bupati Siak. (03/12/24).

Ditemui usai acara M.A. Suharto menyampaikan melalui kerjasama Kolaborasi antara BRK Syariah dan BWI Kabupaten Siak merupakan langkah nyata untuk mengoptimalkan potensi wakaf uang.

“Kami siap berkontribusi aktif dalam pengelolaan wakaf uang dengan prinsip syariah. Nota kesepahaman ini akan menjadi dasar sinergi yang kuat untuk memberikan manfaat maksimal kepada masyarakat” ungkapnya.

Masih kata Suharto, dengan telah ditandatanganinya Nota Kesepahaman ini diharapkan dapat menjadi katalisator perubahan, mendorong partisipasi masyarakat, dan membuka peluang baru dalam pembangunan berkelanjutan berbasis syariah.

“Ini dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam pengelolaan wakaf yang profesional, transparan, dan akuntabel,” tutupnya.***(inf)

Pimpinan DPRD Pekanbaru Dukung Masa Depan Sawit Berkelanjutan

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Pertanian dan Perikanan menggelar Konsultasi/Uji Publik Rencana Aksi Daerah Kelapa Sawit Berkelanjutan (RAD KSB) di Hotel Pangeran, Selasa (3/12). Acara ini dihadiri langsung oleh Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri, S.E., MM, dan dibuka oleh Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Pekanbaru, drh. H. Muhammad Firdaus, M.Si, yang didampingi Sekretaris Dinas, Junaedy, S.Sos., M.Si, beserta jajaran tim terkait.

Acara yang dihadiri berbagai pemangku kepentingan ini bertujuan untuk membahas dan mengonsolidasikan langkah-langkah strategis dalam mewujudkan tata kelola perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan di Kota Pekanbaru. Sebagai salah satu komoditas utama, kelapa sawit memiliki peran signifikan dalam perekonomian daerah, namun juga menuntut pengelolaan yang berwawasan lingkungan dan sosial.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Pekanbaru, Muhammad Firdaus, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pihak swasta.

“Melalui RAD KSB, kita ingin memastikan bahwa pembangunan perkebunan kelapa sawit di Kota Pekanbaru berjalan secara berkelanjutan, memperhatikan aspek ekonomi, lingkungan, dan kesejahteraan petani,” ujarnya.

Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri, S.E., MM, turut mengapresiasi langkah ini sebagai upaya strategis untuk menjawab tantangan perkebunan sawit yang sering kali dihadapkan pada isu keberlanjutan.

“Konsultasi publik ini penting sebagai wadah dialog bersama untuk merumuskan solusi. DPRD Pekanbaru siap mendukung kebijakan yang berpihak pada kesejahteraan petani dan kelestarian lingkungan,” tegasnya.

Kegiatan ini menjadi momentum bagi berbagai pihak, mulai dari petani sawit, akademisi, aktivis lingkungan, hingga pelaku usaha, untuk menyampaikan masukan demi penyempurnaan rencana aksi. Dengan pendekatan partisipatif, RAD KSB diharapkan mampu menciptakan ekosistem perkebunan sawit yang ramah lingkungan, kompetitif, dan berdaya saing tinggi.***(galeri)

Petani Riau Senang, Nilai Tukar Hasil Pertanian Meningkat Pesat

Pekanbaru(SegmenNews.com)– Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Riau pada November 2024 tercatat sebesar 190,79, mengalami kenaikan signifikan sebesar 4,52 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang berada di angka 182,53.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Riau, Asep Riyadi, menjelaskan bahwa NTP merupakan perbandingan indeks harga yang diterima petani (It) terhadap indeks harga yang dibayar petani (Ib).

“Kenaikan NTP ini didorong oleh naiknya Indeks Harga yang Diterima (It) petani sebesar 4,83 persen, sementara Indeks Harga yang Dibayar (Ib) petani hanya meningkat 0,30 persen. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan daya beli petani di Riau,” ujar Asep Riyadi, Senin (2/12/2024).

Secara regional, delapan dari sepuluh provinsi di Pulau Sumatera mencatat kenaikan NTP pada November 2024.

Bengkulu menjadi provinsi dengan kenaikan tertinggi sebesar 4,79 persen, disusul oleh Riau dengan kenaikan 4,52 persen, dan Jambi sebesar 3,78 persen.Namun, dua provinsi mengalami penurunan NTP, yaitu Lampung (-1,43 persen) dan Kepulauan Riau (-0,04 persen).

Di samping itu, terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) di Riau sebesar 0,23 persen.

Faktor utama kenaikan ini adalah meningkatnya harga pada kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau sebesar 0,38 persen, serta kelompok lainnya seperti Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya (0,16 persen), Perlengkapan Rumah Tangga (0,10 persen), Pakaian dan Alas Kaki (0,09 persen), Informasi dan Komunikasi (0,09 persen), serta Transportasi (0,04 persen).

Asep juga menambahkan bahwa Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) di Riau turut meningkat sebesar 4,34 persen, dari 176,78 pada Oktober 2024 menjadi 184,46 pada November 2024.

“Kenaikan NTUP ini utamanya disebabkan oleh naiknya Indeks Harga yang Diterima (It) sebesar 4,83 persen, sementara Indeks Biaya Produksi dan Penambahan Barang Modal (BPPBM) hanya naik 0,47 persen,” jelasnya.

Peningkatan ini, menurut Asep, menjadi indikator positif bagi kesejahteraan petani di Riau, meskipun tantangan pada sektor konsumsi tetap perlu diperhatikan.

“Kami berharap tren positif ini terus berlanjut guna mendorong pertumbuhan ekonomi di sektor pertanian,” tutupnya.***(mr)

KPK: Pj Wako Pekanbaru di OTT Bersama Sejumlah Uang Tunai

Pj Walikota Pekanbaru Risnandar Mahiwa

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK) membenarkan penangkapan Operasi Tangkap Tangan (OTT) Pj Walikota Pekanbaru, Risnandar Mahiwa Senin malam 2 November 2024.

Juri bicara KPK, Tessa Mahardhika Sugiharto kepada wartawan, Selasa 3 November mengatakan, selain Pj Walikota Pekanbaru Risnandar Mahiwa ada 7 orang lagi yang diamankan.

Namun sejauh ini, Tessa belum merinci siapa saja yang terjaring OTT. Pihaknya masih mendalami kasus ini dan menghitung jumlah uang yang diamankan.

“Yang diamankan 8 orang termasuk Pj Walikota Pekanbaru. Turut diamankan sejumlah uang, saat ini masih dalam penghitungan. Terkait apa masih didalami, ungkap Tessa.

Sejauh ini, Tessa belum bisa merinci siapa saja pejabat yang terjaring OTT.

Dari informasi dilapangan, pejabat yang terjaring OTT KPK masih dalam pemeriksaan di Mapolresa Pekanbaru sejak tadi malam.***(ran)

BRK Syariah dan DPRD Komitmen Tingkatkan Pendapatan Masyarakat Bengkalis

Pekanbaru(SegmenNews.com)– Bank Riau Kepri Syariah atau yang lebih dikenal dengan BRK Syariah semakin memperkuat komitmennya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bengkalis. Hal ini dibuktikan dengan kunjungan kerja Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bengkalis ke kantor pusat BRK Syariah .

Pertemuan ini membahas kontribusi BRK Syariah dalam memberikan layanan jasa perbankan kepada masyarakat Bengkalis serta peluang-peluang pengembangan ekonomi Kabupaten Bengkalis ke depannya.

Direktur Operasional BRK Syariah Said Syamsuri dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas kunjungan dan dukungan DPRD Bengkalis pada BRK Syariah.

“Kami sangat mengapresiasi perhatian dan dukungan dari DPRD Bengkalis terhadap pengembangan ekonomi di Kabupaten Bengkalis yang merupakan salah satu pemegang saham BRK Syariah. Kerjasama yang baik antara pemerintah daerah Kabupaten Bengkalis dan BRK Syariah akan semakin mempercepat pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bengkalis,” kata Said Syamsuri.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bengkalis Sanusi menyatakan bahwa BRK Syariah memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bengkalis.

BRK Syariah telah menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mengembangkan ekonomi syariah. Kami berharap ke depan, sinergi ini dapat terus ditingkatkan,” ujar Sanusi.

Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas secara mendalam mengenai potensi pengembangan sektor ekonomi yang dapat dikembangkan di Kabupaten Bengkalis. BRK Syariah menawarkan berbagai solusi pembiayaan untuk para pelaku usaha di Kabupaten Bengkalis.

Tampak hadir pada kesempatan tersebut Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko BRK Syariah Fajar Restu Febriansyah menyampaikan dengan adanya kolaborasi dengan pemerintah Kabupaten Bengkalis, BRK Syariah optimis dapat memajukan daerah Kabupaten Bengkalis.

“Dengan dukungan penuh dari DPRD Bengkalis, BRK Syariah optimis dapat terus berkontribusi dalam membangun Kabupaten Bengkalis menjadi daerah yang maju dan sejahtera. Kolaborasi antara pemerintah daerah dan lembaga keuangan syariah seperti BRK Syariah menjadi kunci keberhasilan dalam mencapai tujuan tersebut” tutup Fajar Restu, (29/12).

Turut hadir pada kesempatan tersebut pemimpin divisi sekretariat perusahaan BRK Syariah Edi Wardana, pemimpin divisi perencanaan keuangan BRK Syariah M. Affan, pemimpin divisi umum BRK Syariah Yudi Asdam, BM BRKS Bengkalis Badraini, wakil ketua DPRD Bengkalis H. Misno, serta para anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bengkalis lainnya.***(inf)

Koperasi Karyawan BRK Syariah Miliki Klinik Yang Sudah Terakreditasi Paripurna

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Akreditasi Paripurna menjadi kado terindah pada Milad ke 4 tahun Klinik Amanah Riau Kepri. Akreditasi paripurna atau Bintang 5 ini merupakan bentuk penghargaan tertinggi yang diberikan kepada klinik yang dinilai berkomitmen dalam menjaga kualitas pelayanan dan menjunjung keselamatan pasien.

Kabar bahagia itu disampaikan oleh Manager Klinik Amanah Riau Kepri, dr Yoke Ramanda pada acara perayaan Milad ke 4 Klinik Amanah Riau Kepri yang dihadiri oleh Ketua Koperasi Amanah Riau Kepri, Helwin Yunus yang juga Direktur Pembiayaan BRK Syariah, selanjutnya Direktur Dana dan Jasa MA Suharyo, Direktur Operasional Said Syamsuri, Pemimpin Divisi Sekretariat Perusahaan Edi Wardana, Pemimpin Divisi MSDI Muhammad Affan, Direktur PT Yastera  Irianto serta para dokter dan pegawai Klinik Amanah Riau Kepri.

“Alhamdulillah pada tahun ke empat ini Klinik Amanah Riau Kepri meraih Akreditasi Paripurna atau Bintang 5. Terimakasih kepada BRK Syariah yang telah mempercayakan kesehatan karyawannya ke Klinik Amanah Riau Kepri,” kata Yoke Ramanda dengan penuh rasa bahagia, Senin (2/12/2024) di lantai 2 Klinik Amanah Riau Kepri, Jalan Arifin Ahmad, Pekanbaru, Riau.

Selanjutnya, kata Yoke, hasil terakreditasi paripurna ini menunjukkan bahwa Klinik Amanah Riau Kepri selalu berusaha untuk memberikan yang terbaik bagi pasien dan warga Pekanbaru sekitarnya.

“Prestasi ini memotivasi kami semua untuk memberikan pelayanan yang tentunya paripurna kepada pasien, sehingga predikat paripurna ini membawa manfaat bagi pasien khususnya dalam mutu pelayanan. Kami akan menjadikan klinik ini sebagai klinik profesional dan memiliki SDM yang berkompeten,” ujar dr Yoke.

Ucapan tahniah dan selamat sukses juga disampaikan oleh Ketua Pengurus Koperasi Syariah Amanah Riau Kepri, Helwin Yunus yang juga Direktur Pembiayaan BRK Syariah. Ia berharap Klinik Amanah Riau Kepri ini semakin berkembang dan menjadi klinik tujuan utama seluruh pegawai BRK Syariah serta masyarakat Kota Pekanbaru.

“Setelah ada perubahan struktur pengurus, Klinik yang sebelumnya dipimpin oleh penanggung jawab, kini sudah ada Manager. Sehingga dalam mempercepat perkembangannya, target marketnya harus jelas. Kedepannya, selain menerima layanan BPJS, klinik ini dapat menjadi Rumah Sakit. Dari sekarang harus dikelola dengan baik, yakinkan pegawai BRK Syariah untuk menjadikan klinik ini sebagai tujuan utama untuk pelayanan kesehatan,” kata Helwin Yunus.

Direktur Dana dan Jasa, MA Suharto juga memotivasi pengurus koperasi serta pegawai Klinik Amanah Riau Kepri untuk menjadikan klinik itu menjadi Rumah Sakit. Selama ini BRK Syariah juga melakukan kerjasama dengan sejumlah Rumah Sakit dengan pemberian pembiayaan, tentunya untuk Klinik Amanah Riau Kepri juga dapat diberikan hal tersebut.

“Kita harus bisa membuat ini menjadi RUmah Sakit, kalau kita bisa melakukan sinergi, ini dapat terwujud. Saya saja kalau berobat ke klinik dulu baru ke Rumah Sakit. Yang terpenting itu harus memberikan layanan terbaik kepad pasien, karena zaman sekarang sangat mudah memviralkan kejadian, jadi kalau nanti tidak ada kepercayaan dari pasien karena pelayanan buruk, maka klinik kita tidak akan menjadi tujuan utama pasien lagi,” kata Suharto.

Acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng serta pemberian penghargaan untuk Dokter Spesialis Terbaik kepada dr Zaldi Zaimi Sp OG, Dokter Umum Terbaik dr Idral Hamidi Embun, Karyawan Terbaik Nurse Gotro Putri A.S S.Kep, Pemenang perlombaan video tentang promosi klinik serta santunan kepada anak dari Panti Asuhan Fajar Harapan.***(inf)