Beranda blog Halaman 184

Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-96, Bupati Sukiman Ajak Pemuda Ciptakan Budi Pekerti Baik dan Bangun Akhlak Mulia

Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-96,
Bupati Sukiman Ajak Pemuda Ciptakan Budi Pekerti Baik dan Bangun Akhlak Mulia

Rohul(SegmenNews.com)- Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-96 tahun 2024 Tingkat Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) mengusung tema “Maju Bersama Indonesia Raya” diawali dengan penampilan dan pembacaan teks Sumpah Pemuda perwakilan pemuda dan pemudi Rokan Hulu dengan menggunakan pakaian Adat dari setiap Suku dan Daerah di Indonesia.

Peringatan tersebut merupakan Ikrar kebangsaan yang dirumuskan melalui sebuah putusan Kongres Pemuda ke dua di Jakarta pada 27-28 Oktober 1928.

Dalam amanatnya, Bupati Rokan Hulu H.Sukiman membacakan naskah Sambutan Menpora Indonesia Ario Bimo Nandito Ariotedjo terkait peringatan Hari Sumpah Pemuda yaitu :

Dengan senantiasa mengungkapkan rasa syukur yang setinggi-tingginya atas rahmat dan karunia Alloh Subhanahu wa ta’ala Tuhan Yang Maha Esa pada saat ini bangsa Indonesia tengah memperingati sebuah peristiwa penting dalam sejarah kebangsaan Indonesia yaitu Peristiwa Sumpah Pemuda tahun 1928. Sebuah peristiwa dimana para pemuda Indonesia menyatakan tekad dan kehendak yang kuat untuk bersatu di tengah kenyataan keragaman untuk menghadirkan negara Indonesia.

Nilai-nilai agung yang ditampilkan oleh generasi sumpah pemuda 1928 ini harus selalu didengung-dengungkan berkali-kali di setiap waktu untuk menguatkan kesadaran dan karakter bangsa Indonesia, dalam menghadapi pelbagai perubahan situasi dan kondisi yang sangat cepat, yang bisa menjadikan kekuatan bangsa terdegradasi hingga melemahkan daya kekuatan bangsa Indonesia untuk menjaga eksistensi kebangsaan Indonesia secara lestari.

Momentum ini merupakan kesempatan bagi bangsa Indonesia untuk memberikan perhatian yang lebih besar kepada agenda-agenda pengembangan kepemudaan sebagai bagian penting dalam Pembangunan Indonesia, baik dalam posisi pemuda sebagai subjek Pembangunan maupun sebagai objek Pembangunan. Sebagai subjek Pembangunan sebagian pemuda Indonesia telah memiliki kemampuan untuk berpartisipasi aktif dalam beragam sektor Pembangunan Nasional bahkan pada agenda SGDs (Sustainable Development Goals) Perserikatan Bangsa Bangsa yang merupakan agenda global.

Pada sebagian yang lain, pemuda Indonesia masih membutuhkan layanan pemberdayaan untuk membangun potensi yang masih terpendam hingga potensi tersebut menjadi kekuatan dalam kepemimpinan, kepeloporan dan kewirauasahaan.

Harapan kepada pemuda untuk lebih berperan dalam Pembangunan Nasional Indonesia adalah tepat adanya, karena pada hakikatnya pemuda adalah pemilik masa depan. Hasil pencapaian hal ini dapat ditemukenali dari capaian Indeks Pembangunan Pemuda atau IPP. Sebagai indicator kualitas kepemudaan pada tahun 2024 Indeks Pembangunan Pemuda berada pada 56,33 persen, dengan rincian capaian domain Pendidikan sebesar 70,00 persen, domain kesehatan dan kesejahteraan sebesar 65,00 persen, domain gender dan diskriminasi sebesar 53,33 persen. Sementara itu domain lapangan dan kesempatan kerja sebesar 45,00 dan domain partisipasi dan kepemimpinan sebesar 43,33 persen

Capaian IPP tersebut perlu ditingkatkan dengan melakukan upaya mengembangkan potensi dan keunggulan pemuda secara besar-besaran dan massive di seluruh wilayah Indonesia. Seluruh pemangku kepentingan pemerintah, masyarakat, dunia industri, perguruan tinggi, dan media harus bergerak secara sinergis, terpadu, holistic sehingga terbangun ekosistem pelayanan kepemudaan yang inovatif yang mendukung bertumbuh-kembangnya kepemudaan yang maju, berkarakter kebangsaan dan berdaya saing.

Oleh karena itu sungguh tepat, momentum peringatan hari sumpah pemuda tahun 2024 ini mengangkat tema Maju Bersama Indonesia Raya. Tema ini menyampaikan pesan kepada kita semua, untuk meningkatkan dan memajukan berbagai elemen pelayanan kepemudaan hingga mencapai kondisi Indonesia yang raya, Indonesia yang besar, Indonesia yang sejahtera. Upaya ini dilakukan dalam bentuk Upaya pemajuan secara bersama, simultan, sinkron, dan terkoordinasikan dengan sebaik-baiknya baik pada tingkat pusat maupun pada tingkat daerah.

Peran pemerintah daerah sungguh sangat penting untuk menggerakkan pelayanan kepemudaan. Peran ini diwujudkan dalam bentuk kebijakan dan program kepemudaan yang baik dan berkesinambungan, serta diwujudkan dalam bentuk rencana aksi daerah (RAD) layanan kepemudaan yang berorientasi kepada peningkatan IPP yang disesuaikan dengan kondisi daerah masing. Oleh karena itu setiap upaya untuk memperbaiki kebijakan kepemudaan pada tingkat daerah patut mendapatkan penghargaan yang setinggi-tingginya karena hal ini akan berdampak kepada perluasan cakupan dan jangkauan pelayanan kepemudaan semakin meluas hingga tidak ada satu orang pemuda yang tidak mendapatkan pelayanan.

Turut hadir dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 96 tingkat Kabupaten Rokan Hulu, Kapolres Rokan Hulu AKBP Budi Setiyono SIK MH, Kepala PN Roni Suata SH,MH, yang di wakili, Wakil Ketua DPRD Porkot Lubis, Sekda Rohul Muhammad Zaki,S.STP, Kejaksaan Negeri Fajar Haryowimbuko yang di wakili, Seluruh Kepala Dinas dan OPD serta Perwakilan dari Organisasi Pemuda di Rokan Hulu.

Di penghujung kegiatan, Bupati Rokan Hulu H.Sukiman menyerahkan apresiasi berupa uang pembinaan kepada para Atlit Peparnas dan Popda yang telah menorehkan prestasi mengharumkan nama Kabupaten Rokan Hulu Negeri Seribu Suluk.(yus)

Terdakwa Korupsi Rp6,2 Miliar Hanya Dituntut 2 Tahun, LSM Bara Api Laporkan Kajari Rohul ke Kejagung RI

doc: SegmenNews.com

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Tuntutan 2 tahun penjara terhadap dua orang terdakwa dugaan korupsi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar di Dinas Perkim Kabupaten Rokan Hulu yang merugikan negara Rp6,2 miliar menjadi perhatian publik. DPP LSM Bara Api akan segera melaporkan Kajari Rokan Hulu, Fajar Haryowimbuko, SH. MH ke Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas) Kejagung RI.

Ditegaskan Sekretaris Jenderal, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LSM Barisan Rakyat Anti Korupsi (Bara Api), Afifuddin, SH kepada SegmenNews.com, Senin 28 Oktober 2024, tuntutan 2 tahun penjara terhadap 2 orang terdakwa korupsi Rp6,2 miliar, Kadis Perkim Herry Islami dan kontraktor Josua Tobing, Direktur PT Esa Riau Berjaya tidak masuk akal.

Baca Juga: Kadis Perkim Rohul Herry Islami dan Kontraktor Hanya dituntut 2 tahun penjara

Belum lama ini, kata Afifuddin dua orang pencuri sepeda motor di Pekanbaru, Ade Mulia dan Adi Arianto dituntut dua tahun enam bulan penjara. Keduanya akhirnya divonis oleh majelis hakim selama dua tahun penjara, Selasa 22 Oktober 2024 lalu. Belum lagi pencuri berondolan sawit yang dijatuhi hukuman sampai 3 tahun penjara.

“Masa pencuri kecil hukumannya lebih tinggi dari pada pencuri atau korupsi uang negara yang nilainya fantastis. Ini ada apa dengan Kajari Rohul dan JPUnya,” kesal Afifuddin.

Pegiat anti korupsi yang sudah malang melintang dalam pemberantasan korupsi di Indonesia ini menegaskan, pihaknya akan segera melaporkan Kajari Rokan Hulu dan JPU ke Kajagung, Jamwas dan , Komjak atas tuntutan tersebut.

“Kami segera melaporkan Kajari Rohul ke Kajagung RI. Jika hakim juga memvonis ringan terdakwa, kami juga akan melaporkan hakimnya ke KY (Komisi Yudisial),” tegas Afifiddin.

Untuk diketahui, JPU telah menjatuhkan tuntutan terhadap dua orang terdakwa korupsi pengadaan BBM jenis solar di Dinas Perkim Rokan Hulu, yang merugikan negara sebesar Rp6,2 miliar, yakni Herry Islami, Kadis Perkim dan Josua Tobing, Direktur PT Esa Riau Berjaya, pada Jumat 18 Oktober 2024 lalu.

Masing-masing terdakwa dituntut selama dua tahun penjara, dan denda sebesar Rp100 juta subsider 3 bulan kurungan.

Selain itu, meski kerugian negara pada perkara terdakwa Heri Islami dan Josua Tobing ini mencapai Rp6, 2 miliar, sebagaimana laporan hasil audit penghitungan kerugian keuangan negara oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Riau nomor: LHP- 626/PW04/5/2023 tanggal 28 Desember 2023.

Namun keduanya hanya di Tuntut Jaksa Penuntut Umum untuk mengembalikan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp605 juta, sesuai dengan jumlah yang telah dititipkan terdakwa sebelumnya kepada pihak Kejaksaan Negeri Rokan Hulu.

Dalam dakwaan JPU sebelumnya disebutkan, terdakwa Herry Islami selaku Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Rokan Hulu, baik secara sendiri-sendiri maupun bersama-sama dengan terdakwa Joshua Tobing selaku penyedia sekaligus Direktur PT. Esa Riau Berjaya (PT ERB) yaitu pelaksana kegiatan belanja BBM/Gas dan belanja sewa sarana mobilitas darat pada Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Rokan Hulu Tahun Anggaran 2019 s.d 2021.***(ran)

Pemko Pekanbaru Apresiasi Camat, Lurah, dan Ketua RW Berprestasi di Gebyar PBB

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memberikan apresiasi kepada camat, lurah, dan 15 ketua RW berprestasi dalam acara Gebyar PBB di halaman Mal Pelayanan Publik (MPP), Minggu (27/10/2024). Mereka diberi apresiasi karena berhasil mengajak warganya membayar PBB-P2.

Penjabat (Pj) Wali Kota Pekanbaru, Risnandar Mahiwa dalam pidatonya menyampaikan, pemko berkomitmen untuk mengoptimalkan pelayanan pajak yang akuntabel dan transparan. Hal ini alam upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Ia juga mengapresiasi kerja keras seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan acara, khususnya untuk sosialisasi terkait kepatuhan masyarakat membayar pajak.

“Keberhasilan suatu daerah otonom tidak hanya diukur dari kemandirian, tetapi juga dari kemampuan daerah dalam meningkatkan PAD tanpa terlalu bergantung pada pemerintah pusat. Kami ingin mewujudkan Kota Pekanbaru yang mandiri, yang bisa berdiri sendiri dengan PAD sebagai penopang utama,” ujarnya.

Risnandar juga mengapresiasi masyarakat Pekanbaru yang telah membayar Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) dengan patuh. Namun, ia juga mengingatkan pentingnya kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dalam mengelola pajak yang telah dibayarkan. Menurutnya, akuntabilitas dalam penggunaan dana pajak adalah kunci untuk memastikan masyarakat terus mendukung dan berpartisipasi dalam pembangunan kota.

“Pemerintah yang baik adalah yang mampu mengelola pajak dengan transparansi dan akuntabilitas tinggi. Jangan sampai dana pajak yang masyarakat bayarkan bocor atau disalahgunakan. Kami berkomitmen untuk memastikan uang pajak dikelola sesuai prinsip akuntabilitas, agar masyarakat bisa melihat hasil nyata dari pajak yang mereka bayarkan,” tegas Risnandar.

Kesempatan yang sama, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pekanbaru Alek Kurniawan menyatakan bahwa Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah membuka peluang bagi daerah untuk membuktikan kemampuan dalam mengelola keuangan daerah, terutama dalam meningkatkan PAD. Keseriusan Pemkotl Pekanbaru dalam meningkatkan sektor PAD ini dinilai selaras dengan semangat desentralisasi fiskal.

“Pajak daerah menjadi salah satu sumber PAD terbesar di Pekanbaru, mencapai Rp838,721 miliar atau 82,38% dari total target PAD tahun 2023 yang diproyeksikan sebesar Rp1,018 triliun. Pajak daerah ini berkontribusi besar dalam pendapatan daerah, jauh melampaui sektor-sektor lainnya,” ujarnya.

Pemko Pekanbaru juga berupaya meningkatkan kemandirian fiskal, yang ditandai dengan peningkatan rasio PAD terhadap total pendapatan. Saat ini, indeks kemandirian fiskal Pekanbaru mencapai 35,16%, sebuah capaian positif yang menunjukkan kinerja daerah dalam mengurangi ketergantungan pada dana transfer dari pusat.

“Pekanbaru terus menuju kemandirian fiskal dengan target indeks di atas 50%. Kami bersama seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terus mengoptimalkan seluruh potensi PAD agar memberikan dampak nyata bagi pembangunan daerah,” ucap Alek.

Dari aspek pajak daerah, Pemko Pekanbaru mencatat realisasi pajak mencapai Rp692 miliar per 24 Oktober 2024, meningkat Rp42 miliar dibandingkan realisasi tahun sebelumnya. Khusus untuk PBB-P2 per Oktober 2024 telah terealisasi sebesar Rp162 miliar, naik Rp20 miliar atau 14% dari capaian tahun lalu.

Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk membayar pajak tepat waktu, Pemko Pekanbaru menggelar program Gebyar Undian PBB-P2 Berhadiah. Program ini memberi penghargaan berupa hadiah seperti umrah, sepeda motor, sepeda, lemari es, mesin cuci, televisi, blender, dan hadiah lainnya bagi wajib pajak yang taat membayar PBB.

Untuk mengapresiasi kinerja camat dan lurah dalam meningkatkan capaian PBB di wilayah masing-masing, Bapenda juga memberikan insentif bagi kecamatan dan kelurahan dengan realisasi PBB-P2 terbaik. Kecamatan Marpoyan Damai berhasil mencapai realisasi tertinggi di tingkat kecamatan. Sedangkan di tingkat kelurahan, penghargaan diberikan kepada Kelurahan Industri Tenayan.

Selain itu, Pemko Pekanbaru telah menerbitkan dua regulasi turunan terkait kewajiban pelunasan PBB-P2 dalam setiap layanan administrasi pemerintah, yang melibatkan camat dan lurah sebagai pengawas utama. Bukti lunas PBB kini menjadi syarat pencairan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi ASN di lingkungan Pemkot Pekanbaru.

Dalam acara Gebyar PBB ini, Pemko Pekanbaru juga memberikan apresiasi kepada ketua RW yang berprestasi atas kontribusinya dalam mendorong warganya membayar PBB-P2 tepat waktu. Hadiah diberikan langsung oleh Pj Wali Risnandar kepada ketua RW yang terpilih dari berbagai kecamatan. Dengan langkah-langkah strategis ini, Pemko Pekanbaru optimis dapat terus meningkatkan kemandirian fiskal dan memperkuat PAD sebagai sumber pendanaan pembangunan daerah yang berkelanjutan.***(dmf)

Hari Santri Dimeriahkan Expo Kreativitas di Bengkalis

Bengkalis(SegmenNews.com)- Dalam rangka memperingati Hari Santri Tingkat Provinsi Riau Tahun 2024, Expo Kreativitas Santri digelar dengan meriah di Lapangan Tugu Kabupaten Bengkalis, Minggu sore (27/10/2024).

Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Kepala Kanwil Kemenag Riau yang diwakili Kabid Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan Islam (Papkis) H. Dahlan dan jajaran, FKPP Riau, Pj Bupati Bengkalis yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan Johansyah Syafri, serta Kakankemenag Bengkalis H. Khaidir, Pimpinan Pondok Modern Tazakka Batang Jawa Tengah KH Anang, Ketua Tim Pondok Pesantren HM Fakhri dan para pimpinan pondok pesantren se-Riau.

H. Dahlan mewakili Kakanwil Kemenag Riau menyampaikan bahwa perkembangan pesantren di Provinsi Riau sangat pesat, dengan jumlah yang kini mencapai lebih dari lima ratus pesantren.

“Masyarakat semakin berminat memasukkan anaknya ke pondok pesantren, bahkan dari kalangan menengah ke atas,” ujarnya.

Ia berharap Expo ini dapat menjadi ajang promosi dan memperkenalkan berbagai kreativitas santri.

Kemudian, Pj Bupati Bengkalis diwakili oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan Johansyah Syafri menyampaikan bahwa pesantren adalah salah satu lembaga pendidikan yang mencetak sumber daya manusia berkarakter kuat.

“Orang-orang yang akan berhasil di masa depan adalah mereka yang berkarakter kuat, dan pondok pesantren merupakan tempat pembentukan karakter tersebut. Orang tua tidak pernah ragu memasukkan anak-anaknya ke pesantren karena yakin karakter mereka akan terbentuk di sana,” ujarnya.

Johansyah juga mengapresiasi kreativitas yang ditampilkan oleh para santri di Expo ini. Ia mendorong pesantren untuk terus menumbuhkan kreativitas agar dapat semakin mandiri.

“Jangan takut gagal, yakinlah dengan kemampuan yang dimiliki,” tambahnya.

Sementara itu, Ahmad Pamuji selaku ketua panitia menjelaskan bahwa Expo Kreativitas Santri ini adalah bagian dari rangkaian acara Hari Santri Tingkat Provinsi Riau.

“Kegiatan ini membuktikan bahwa santri bukan hanya pandai membaca kitab, tapi juga mahir dalam berbagai bidang kreativitas,” tegasnya.***(mr)

Pj Ketua TP-PKK Provinsi Riau Tekankan Pentingnya Pendeteksian Kanker Payudara dan Serviks Sejak Dini

Pj Ketua TP-PKK Provinsi Riau Tekankan Pentingnya Pendeteksian Kanker Payudara dan Serviks Sejak Dini

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Penjabat (Pj) Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Riau, Zuliana Rahman Hadi membuka kegiatan seminar ‘Sayangi Dirimu : Cegah Kanker Payudara dan Serviks Sejak Dini’.

Tak hanya dihadiri oleh masyarakat umum, berbagai organisasi wanita seperti Bhayangkari, Persit hingga komunitas penyintas kanker payudara Love Pink pun terlihat memadati Ruangan Wan Ghalib Gedung C Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Riau tersebut.

“Saya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Dispersip Provinsi Riau dan RS Awal Bros beserta jajaran karena telah melaksanakan acara ini dengan lancar,” kata Zuliana, Sabtu (26/10/2024).

Berdasarkan data dari Globocan, pada tahun 2020 jumlah kanker baru di Indonesia tercatat sebanyak 396.314 kasus, dengan kematian sebesar 234.511 orang. Dimana kanker tertinggi pada perempuan adalah kanker payudara yaitu sebanyak 65.858 kasus, dan diikuti oleh kanker leher rahim sebanyak 36.633 kasus.

Pj Ketua TP-PKK Provinsi Riau Tekankan Pentingnya Pendeteksian Kanker Payudara dan Serviks Sejak Dini

Maka dari itu, Pj Ketua TP-PKK memandang kegiatan ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya melakukan pengecekan kesehatan, khususnya dalam pendeteksian kanker payudara dan serviks sejak dini.

“Dua jenis kanker ini merupakan kanker yang paling banyak diderita oleh perempuan. Namun hal ini bisa dicegah dan ditangani lebih awal jika kita memiliki pemahaman yang cukup tentang gejala, pencegahan dan deteksi dini,” ungkapnya.

Selain itu, Zuliana juga berpesan kepada mereka yang mengikuti seminar tersebut untuk dapat mengimplementasikan dan mengedukasi orang-orang terdekatnya mengenai pentingnya pendeteksian serta pencegahan kanker payudara dan serviks sejak dini.

“Acara ini merupakan langkah kecil, namun sangat penting untuk menyelamatkan banyak nyawa. Dengan pengetahuan yang kita peroleh pada hari ini, juga dapat dibagikan kepada keluarga, teman dan lingkungan sekitar kita,” tutup Pj Ketua TP-PKK Provinsi Riau.***(rl)

Layanan Kesehatan Masyarakat di Puskesmas Berkilau Meningkat Berkat Dukungan RAPP

Layanan Kesehatan Masyarakat di Puskesmas Berkilau Meningkat Berkat Dukungan RAPP

Pangkalan Kerinci(SegmenNews.com)- Peningkatan kualitas layanan kesehatan menjadi salah satu prioritas utama dalam mewujudkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul sebagai fondasi utama pembangunan bangsa. Sinergi antara pemerintah dan pihak swasta diperlukan untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap fasilitas kesehatan. Seperti yang terjalin antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan dan PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), dalam upaya meningkatkan kesehatan masyarakat di Pelalawan.

Sejak sinergi antara dua pemangku kepentingan ini terus meningkat dalam beberapa waktu terakhir, perkembangan signifikan di salah satu fasilitas kesehatan di Pelalawan, yakni Puskesmas Berkilau, Pangkalan Kerinci, sangat terlihat perbedaannya. Terutama setelah Puskesmas Berkilau menerima bantuan alat kesehatan (alkes) dari RAPP senilai Rp 300 juta dan pelatihan para tenaga kesehatan (nakes) untuk penggunaannya pada Bulan Desember, akhir tahun lalu.

Dalam kurun waktu yang sama, selain di Puskesmas Berkilau, juga dilakukan penyerahan sebanyak total 300 item alkes bantuan RAPP kepada 10 Puskemas di seluruh Pelalawan, di antaranya Puskesmas Pangkalan Kerinci 1 (Berseri), Pangkalan Kuras I, Bandar Petalangan, Bandar Seikijang, dan Puskesmas di 6 (enam) kecamatan lainnya.

Bantuan ini dipandang sebagai angin segar bagi masyarakat Pelalawan, terlebih bagi yang selama ini mengandalkan Puskesmas sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan. Bantuan berupa berbagai peralatan medis penting, seperti alat pemeriksaan dasar (tensimeter, stetoskop), alat laboratorium, USG 2D, alat EKG, doppler, infant warmer, antropometri, serta peralatan untuk pelayanan ibu dan anak. Dengan hadirnya alat-alat kesehatan baru ini, Puskesmas mampu meningkatkan kualitas diagnosa dan pengobatan pasien.

“Selama ini kami terbatas dalam hal peralatan. Dengan bantuan dari RAPP, kami kini bisa memberikan pelayanan yang lebih baik, terutama untuk pemeriksaan laboratorium dan pemeriksaan kehamilan,” ungkap dr. Diding Piliang, Kepala Puskesmas Berkilau, belum lama ini.

Kata dr Diding, salah satu perubahan terbesar yang dirasakan Puskemas Berkilau adalah peningkatan kapasitas Puskesmas dalam menangani pasien. Sebelumnya, masyarakat seringkali harus dirujuk ke rumah sakit, karena keterbatasan peralatan. Namun kini, dengan tambahan peralatan tersebut, banyak kasus kesehatan bisa ditangani langsung di Puskesmas.

“Pasien tidak lagi harus menunggu lama atau harus dirujuk ke fasilitas kesehatan yang lebih besar hanya untuk pemeriksaan sederhana. Kami kini bisa melakukan diagnosa lebih cepat dan akurat,” tambah dr. Diding lagi.

Selain itu, bantuan alkes ini juga berpengaruh besar dalam layanan kesehatan ibu dan anak. Program imunisasi dan pemeriksaan kesehatan kehamilan yang sebelumnya terkendala peralatan, kini dapat berjalan lebih efisien.

“Sebenarnya, kerjasama kita dengan RAPP sudah cukup lama, banyak yang sudah kita terima. Dahulu misalnya, bentuk bantuan ada yang ke Posyandu-Posyandu kita. Bisa dalam bentuk bubur kacang hijau, beras, gula, untuk tambahan di kegiatan Posyandu. Begitu juga dengan bantuan pelatihan kader di Posyandu, dibantu RAPP hingga beberapa seri,” jelas dr. Diding.

Bantuan terbaru, berupa beragam alkes sangat terlihat dampaknya bagi pelayanan di Puskesmas Berkilau, yang juga telah berhasil menduduki peringkat kedua sebagai instansi pemerintah dengan tingkat pelayanan publik terbaik se-Kabupaten Pelalawan. Puskesmas ini bahkan mendapat kunjungan langsung dari Menteri Kesehatan dan Gubernur Riau di tahun 2023 kemarin.

Para dokter yang bertugas di Puskesmas Berkilau juga menyebutkan bahwa beragam Alkes yang sekarang dimiliki Puskesmas telah memungkinkan mereka memberikan perawatan yang lebih aman dan berkualitas kepada pasien dan masyarakat.

“Kita lebih yakin dalam diagnosa. Bisa lebih percaya diri saat memeriksa kondisi ibu dan bayi misalnya,” jelas dr Eva Lamretta Rajagukguk yang sudah bertugas di Puskesmas ini sejak 2017 silam.

Dijelaskannya, sebelum adanya bantuan dari RAPP, Puskesmas menghadapi berbagai tantangan. Fasilitas yang ada tidak mampu memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat yang terus meningkat.

“Banyak pasien harus menunggu lama untuk mendapatkan pelayanan atau harus dirujuk ke rumah sakit yang memerlukan biaya dan waktu tambahan. Situasi ini tidak jarang membuat masyarakat enggan memeriksakan kesehatannya secara rutin,” ungkapnya.

“Pernah ada kasus pasien dengan kehamilan yang harus kita periksa dengan USG. Tapi karena kurang jelas, terpaksa kita rujuk ke rumah sakit,” kenang dr Eva.

Salah satu masyarakat Pangkalan Kerinci yang telah merasakan langsung manfaat alat USG bantuan RAPP di Puskesmas Berkilau, Nurmay (25), mengungkapkan bahwa ia merasa lebih nyaman memeriksakan kesehatan kandungannya di Puskesmas.

“Sangat terbantu dengan alat ini. Karena faktor ekonomi juga, saya periksa di Puskesmas. Tapi saya percaya hasilnya. Dulu saya memeriksakan kehamilan di tempat lain, tapi ragu-ragu, takut bayi kami tidak sehat tapi tidak terdeteksi lebih awal. Jadi kami kemari. Dengan alat USG ini, dokter di sini bisa melihat lebih jelas kondisi bayi kami. Alhamdulillah keadaannya normal dan sehat,” urai Nurmay yang juga didampingi suaminya.

Mereka adalah warga Desa Makmur Pangkalan Kerinci. Dengan berkendara sekitar 15 menit, mereka akan tiba di Puskesmas Berkilau. “Untuk pemeriksaan lengkap sekarang semua bisa dilakukan di sini. Pelayanannya jauh lebih cepat dan lengkap,” kata Nurmay lagi saat ditemui usai memeriksakan kehamilan anak pertamanya.

RAPP sebagai perusahaan besar di Riau memang dikenal aktif dalam menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Perusahaan bagian dari APRIL Group ini, tidak hanya berlandaskan kebijakan yang berkelanjutan, tapi juga memiliki visi untuk menjadi salah satu perusahaan berbasis sumber daya yang terbesar dan dipandu oleh prinsip 5C, yaitu baik bagi Community (Masyarakat), Country (Negara), Climate (Iklim), Customer (Pelanggan), dan Company (Perusahaan).

Asisten I Pemkab Pelalawan, Zulkifli dalam paparannya pada acara penyerahan penghargaan atas program CSR perusahaan di Pelalawan, pada Maret lalu, mengungkapkan bahwa tema pembangunan tahun 2025 Kabupaten Pelalawan adalah ‘Meningkatkan pelayanan dasar sumber daya manusia dan infrastruktur untuk penguatan ekonomi daerah.’

Katanya, dalam upaya mencapai sederet misi Pemkab Pelalawan, tak lepas dari peran seluruh stakeholder yang harus bersinergi, terutama peran CSR perusahaan. Salah satu perusahaan yang CSR-nya memberi andil besar untuk Pelalawan adalah RAPP. Baik untuk kemajuan ekonomi, infrastruktur, SDM, dan kesehatan.

“Telah banyak bantuan RAPP untuk Pelalawan. Contohnya tingkat stunting Pelalawan saat ini menjadi yang paling rendah di Riau. Hal ini hasil kerjasama dengan Yayasan Cipta, Tanoto Foundation, dan RAPP,” katanya memberi contoh.

Bantuan ratusan alkes untuk Puskesmas Berkilau merupakan bagian dari program CSR RAPP yang fokus pada peningkatan layanan kesehatan primer di daerah operasional perusahaan.

Saat penyerahan beragam alkes tersebut beberapa waktu lalu, GM Stakeholder Relation (SHR) RAPP Wan Mohd Jakh Anza mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan tak hanya dalam mendukung kesehatan masyarakat, tapi juga dalam upaya penurunan stunting.

“Kami memahami bahwa akses terhadap layanan kesehatan yang baik adalah hak setiap masyarakat. Oleh karena itu, kami memberikan dukungan melalui bantuan alat kesehatan untuk Puskesmas, sehingga pelayanan dapat lebih optimal,” ujar Wan Jakh.

Katanya lagi, penyerahan 22 jenis Alkes tersebut setelah dilakukan asesmen bersama Puskesmas untuk mengetahui kebutuhan yang paling mendasar dan sudah dikoordinasikan dengan Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Pelalawan, serta diverifikasi oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Untuk diketahui, alat USG di Puskesmas sangat bermanfaat untuk mencegah stunting. Dengan adanya USG, nakes bisa mengecek dini potensi janin stunting yang ada di kandungan ibu sehingga bisa dilakukan intervensi yang diperlukan. Sedangkan alat EKG merupakan alat diagnostik sederhana, efektif, dan mudah yang bisa digunakan untuk menegakkan diagnosis penyakit jantung pada ibu hamil.

Seiring semakin lengkapnya alkes di Puskesmas Berkilau, layanan kesehatan juga meningkat. Begitu juga antusiasme masyarakat dalam memeriksakan diri. Peningkatan jumlah kunjungan ke Puskesmas Berkilau seiring waktu juga terus meningkat.

Dengan adanya bantuan alkes dari RAPP, Puskesmas Berkilau telah membuktikan bahwa sinergi antara sektor swasta dan publik dapat menghasilkan perubahan yang signifikan. Ke depan, kolaborasi semacam ini diharapkan terus berlanjut demi memberikan layanan kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat.(rl)

Ratusan Warga Pasir Agung Nyatakan Dukung Paslon 1 Kelmi Amri-Asparaini

Ratusan Warga Pasir Agung Nyatakan Dukung Paslon 1 Kelmi Amri-Asparaini

Rohul(SegmenNews.com)- Sedikitnya lima ratusan warga Desa Pasir Agung Kecamatan Rambah Hilir, Kabupaten Rokan hulu menyatakan dukungannya kepada pasangan calon bupati-wakil bupati, Kelmi Amri dan Asparaini di Pemilukada Rokan hulu tahun 2024.

Warga yakin pasangan nomor urut 1 ini merupakan sosok pemimpin yang tepat bagi daerah mereka.

Tokoh masyarakat Pasir Agung, Supriadi didampingi rekannya Minsahri menilai Kelmi Amri dan Asparaini mampu memimpin Rokan hulu kedepan ketimbang kandidat yang lain. Karakter Pasangan Berkelas ini dirasa sesuai dengan kriteria pemimpin yang disukai warga.

“Kami mendukung Kelmi Amri-Asparaini karena melihat karakter mereka yang baik dan visi mereka untuk membangun Rohul yang lebih maju,” Supriadi saat kampanye dialogis, Sabtu (25/10/2024).

Menurutnya, warga setempat berharap pasangan ini bisa membawa perubahan nyata di bidang infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan. Selain Supriadi, banyak warga lain yang mengakui alasan mereka mendukung Kelmi-Asparaini adalah karena latar belakang agama dan komitmen mereka terhadap masyarakat.

“Kami disini mayoritas warga dari Jawa dan kami melihat Kelmi dan Asparaini sosok yang agamanya baik,” ujarnya.

Faktor ini menjadi salah satu alasan kuat bagi warga Desa Pasir Agung untuk mengalihkan dukungan mereka kepada pasangan Kelmi-Asparaini, warga berharap bahwa pasangan Berkelas ini dapat merealisasikan visi dan misi mereka jika terpilih sebagai pemimpin Rokan hulu.

Calon wakil bupati Berkelas, Asparaini menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh warga Pasir Agung dan menegaskan bahwa komitmennya bersama dangan Melmi Amri adalah untuk membangun desa Pasir Agung menjadi daerah yang lebih maju dan berdaya saing, dengan peningkatan sarana dan prasarana yang lebih baik bagi seluruh masyarakat.

Sebelum menghadiri kampanye dialogis Asparaini juga menyempatkan diri untuk bersilaturahmi ke Ponpes Darussalam Pasir Agung yang masih banyak membutuhkan biaya untuk membangun ruang belajar sedangkan jumlah Santrinya sudah melebihi 100 orang.

Disela-sela peninjauan gedung-gedung yang baru dibangun itu Asparaini berjanji akan membantu Pembangunan Ponpes itu jika terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Rokan hulu.

“Mari kita bersatu berusaha dan berdo’a untuk memenangkan pasangan berkelas nomor urut satu yakni Kelmi Amri dan Asparaini agar desa Pasir Agung lebih maju dari desa lain,” ujar salah seorang Ibu yang juga menyempatkan diri untuk Hadir.***(yus)

Muhajir: Masrul Kasmy Sosok Pemimpin yang Amanah

Muhajir: Masrul Kasmy Sosok Pemimpin yang Amanah

Rangsang Pesisir(SegmenNews.com)- Dalam agenda kampanye dialogisnya, Paslon Bermanfaat H Masrul Kasmy-H Fauzi Hasan menggelar pertemuan dengan ratusan masyarakat di tiga titik.

Kampanye dialogis yang dihadiri oleh Calon Bupati Kepulauan Meranti nomor urut 4,H Masrul Kasmy pada Jumat 25 Oktober 2024 itu dimulai di Desa Bungur dan Desa Sonde, pada malam harinya di adakan di Desa Tanjung Kedabu Rapat.

Baca Juga: Pemimpin Teruji, Masrul Kasmy Dinilai Mampu Perjuangkan Meranti di Pusat

Muhajir adik almarhum Amyurlis alias Ucok selalu ketua tim pemenangan relawan Masrul Kasmy dalam kampanyenya menyampaikan pentingnya dalam memilih sosok pemimpin Kabupaten Kepulauan Meranti kedepanya.

Muhajir: Masrul Kasmy Sosok Pemimpin yang Amanah

“Kita semua pastinya berharap Kabupaten Kepulauan Meranti ini nantinya dapat di pimpin oleh sosok calon bupati yang mau mendengar dan mau berbaur dengan rakyatnya, seperti disampaikan oleh almarhum Abang saya Amyurlis alias Ucok sebelum beliau meninggal dunia,” ujarnya.

Dikisahkan Muhajir, dirinya pernah beberapa kali diajak diskusi, jika almarhum siap mendampingi calon bupati haji Masrul Kasmy di Pilkada Meranti.

Baca Juga: Peduli Kesehatan, Masrul Kasmy Perkuat Program Berobat Cikup Pakai KTP

Kenapa demikian, Masrul Kasmy yang akhirnya maju sebagai calon bupati Kepulauan Meranti berpasangan dengan calon wakilnya H Fauzi Hasan ini adalah sosok atau figur yang amanah ketika di beri jabatan. Beliau sudah teruji dengan banyaknya jabatan yang di emban di level provinsi. Terbukti beliau Istiqomah menjalankan tugasnya.

Selain dapat dipercaya untuk mengemban tugas oleh pemerintah, baik itu sebagai pj bupati Rohul, Plt Sekda Provinsi Riau, juga kepala dinas peternakan, bahkan jabatan penting lainya di luar pemerintahan,
tugasnya selalu selesai dan tidak meninggalkan persoalan. Artinya ia bersih.

Bahkan atas kemampuan beliau di dunia pemerintahan, kata kata Muhajir lagi, semua jabatan tertinggi di birokrasi pemerintahan di Riau ini sudah beliau duduki termasuk asisten di bidang Pemerintahan Setda Provinsi Riau.

:Yang lebih mengagumkan lagi dan jarang di berani di lakukan calon calon lain. Beliau maju di Pilkada Meranti ini mengorbankan jabatannya sebagai kepala dinas,gajinya perbulan puluhan juta belum lagi tunjangan dan lain lainya. Kalau di hitung mau mencapai ratusan juta perbulan. Kalau kita hitung lagi dengan massa pensiun yang sekitar empat tahun lagi. Maka penghasilannya jika tidak beliau tinggalkan bisa diatas lima atau enam milyaran lah, Itu pun beliau tinggalkan begitu saja,” ungkap Muhajiri.

Muhajiri menegaskan, Masrul Kasmy maju di Pilkada Meranti ini memang benar benar niat tulus dari hati, beliau ikhlas mengorbankan jabatan dan statusnya sebagai pegawai tingkat negeri eselon tinggi demi memajukan Kabupaten Meranti.

Sementara itu H Masrul Kasmy Calon Bupati Nomor urut empat itu dalam sambutanya menyampaikan jika dirinya pingin berbuat lebih untuk kabupaten yang ia cintai, maka kesempatan ini beliau lakukan semata mata untuk memberikan yang terbaik dan demi kemajuan kabupaten ini.

Atas Ridho Allah SWT tentunya saya berkeinginan untuk menjadikan kabupaten kota ini lebih baik lagi kedepannya, setidaknya kabupaten kota ini sejajarlah dengan kabupaten lain yang ada di Riau dan Riau daratan.

“Oleh karena itu, pada tanggal 27 November 2024 nanti saya berharap kepada bapak dan ibu sekalian untuk dapat berbondong bondong ke TPS, dan mencoblos nomor empat, dan jika Allah SWT izinkan kami sama pak Fauzi Hasan memimpin kabupaten ini. Maka amanah yang di berikan akan kami gunakan untuk kemaslahatan masyarakat kabupaten yang kita cintai ini,” janji Masrul Kasmy.***(df)

Program Gasing, Upaya Pemprov Riau Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau memberikan sosialisasi metode pembelajaran berhitung cepat berbasis metode Gasing (Gampang Asyik dan Menyenangkan) kepada 12 kabupaten/kota. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan matematika di sekolah-sekolah dengan pendekatan yang lebih mudah dipahami bagi siswa.

Kegiatan tersebut dihadiri secara langsung oleh Pj Gubernur Riau (Gubri) Rahman Hadi dan Fisikawan dan matematikawan Indonesia, Prof Yohanes Surya. Pertemuan ini diselenggarakan di Gedung Daerah Balai Serindit, Kota Pekanbaru, pada Jumat (25/10/2025).

Dijelaskan, Pj Gubernur Riau (Gubri) Rahman Hadi, metode pengenalan matematika Gasing ini merupakan bagian dari upaya Pemprov Riau dalam meningkatkan mutu di bidang berhitung, yang sering kali dianggap sebagai mata pelajaran yang sulit oleh siswa. Oleh karena itu, diharapkan dapat mengubah persepsi siswa terhadap matematika.

“Dalam rangka meningkatkan kemampuan pendidikan khususnya matematika tadi sudah disampaikan bagaimana metode gasing ini bisa melakukan akselerasi, percepatan-percepatan untuk kita berubah tentang pola pikir kita bagaimana belajar matematika yang begitu cepat,” katanya.

Dijelaskan, metode Gasing ini dicetuskan oleh Prof Yohanes Surya, seorang pakar fisika Indonesia yang telah terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami konsep-konsep matematika dasar hingga tingkat lanjut dengan cara yang lebih sederhana. Program ini sudah diimplementasikan ke berbagai daerah di Indonesia dan berhasil mendapatkan respons positif.

“Tadi kita sudah melihat didepan ini ada dua orang anak dari Papua yang telah berhasil metode Gasing, ini merubah mindset kita terhadap matematika. Tetapi lebih dari itu adalah kita harapkan semua masyarakat dan semua tataran sekolah dapat termotivasi berhitung cepat,” jelasnya.

Pj Gubernur Rahman Hadi menerangkan bahwa pengenalan metode ini tidak hanya ditujukan bagi siswa, tetapi juga kepada para guru di seluruh kabupaten/kota di Riau. Dengan begitu, dibutukan komitmen bersama untuk menyiapkan pelatihan agar bisa mengaplikasikannya.

“Jadi, itulah kami ingin mengajak dan menghimbau untuk memajukan Riau ini adalah bersama-sama. Maka hadir pada pagi hari ini seluruh kabupaten-kota berada di sini, kita mencoba untuk mengaransemen bersama.

“Kita mencoba untuk berkomitmen bersama, memajukan pendidikan di bidang matematika melalui metode gasing ini,” terangnya.

Diungkapkan, untuk menerapkan metode ini ke setiap daerah provinsi Riau. Maka, pada satu kabupaten/kota diberikan pelatihan dan pembelajaran kepada 200 guru. Kemudian dari tenaga pendidik tersebutlah yang selanjutnya akan melakukan pembelajaran metode gasing ke seluruh murid, sehingga dalam kurun waktu satu tahun ditargetkan program bisa tercapai.

“Jadi kalau kabupaten/kota ini, masing-masing itu untuk melaksanakan kegiatan memerlukan biaya kurang lebih 800 juta untuk bisa mengcover 200 guru itu. Maka kontribusi daripada 12 kabupaten kota diperlukan uang 9,8 miliar,” ungkapnya.

“Ini menjadi tanggung jawab renteng kita bersama-sama. Tapi sekiranya ada kabupaten kota yang sudah lempar handuk, ampun Pak Gubernur, gak ada kami gak punya uang, gak bisa melaksanakan kegiatan ini. Tapi kami punya keinginan tekad untuk mengikutkan pembelajaran ini. Maka provinsi harus ambil alih, provinsi harus menganggarkan 9,8 miliar untuk suksesnya penyelenggaraan dari metode gasing ini.” pungkasnya.***(adv)

Relawan PLN Bantu Pendidikan dan Kesehatan Warga Kampung Pemulung

Relawan PLN Bantu Pendidikan dan Kesehatan Warga Kampung Pemulung

Tangerang Selatan(SegmenNews.com)- PT PLN (Persero) melalui komunitas relawan PLN Volunteer Community mengadakan aksi sosial di Kampung Pemulung, Jurang Mangu Timur, Tangerang Selatan, Banten pada Rabu (16/10). Kegiatan bertajuk PLN Youth Energy Day ini bertujuan untuk meningkatkan pendidikan dan kesehatan masyarakat setempat.

Lebih dari 700 warga Kampung Pemulung Jurang Mangu Timur pun mendapat manfaat dari berbagai program mulai dari bantuan pendidikan, pemeriksaan kesehatan gratis hingga pemberian obat-obatan.

Salah satu warga, Yeti, yang dikenal sebagai _local hero_ di Kampung Pemulung, Jurang Mangu Timur, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas kehadiran PLN Volunteer Community. Menurutnya, aksi sosial ini sangat membantu warga, terutama yang mengalami kesulitan ekonomi.

“Kami sangat senang relawan PLN bisa hadir dan berbaur bersama warga kampung kami. Pemeriksaan kesehatan dan bantuan yang diberikan PLN sangat berarti bagi kami. Anak-anak juga sangat senang bisa belajar bersama kakak-kakak dari PLN. Semoga kegiatan ini membawa kebaikan untuk semua,” ujar Yeti.

Executive Vice President Komunikasi Korporat & TJSL PLN, Gregorius Adi Trianto, menyatakan bahwa inisiatif ini merupakan bentuk nyata komitmen sosial PLN dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif, khususnya bagi warga Kampung Pemulung, Jurang Mangu Timur terutama dalam aspek pendidikan dan kesehatan. Kami juga berharap ini bisa membangkitkan semangat kesukarelawanan di kalangan pegawai PLN,” ungkap Gregorius.

Gregorius melanjutkan, banyak program yang dilakukan pada kegiatan PLN Youth Energy Day di Kampung Pemulung, Jurang Mangu Timur. Dalam bidang pendidikan, anak-anak setempat diajak untuk belajar dan bermain seputar budaya hidup sehat dan kampanye anti _bullying_. Selain itu, PLN juga memberikan bantuan berupa buku bacaan anak-anak dan dana pendidikan untuk mencegah anak-anak putus sekolah.

Di bidang kesehatan, PLN bekerja sama dengan klinik setempat untuk menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis dan obat-obatan bagi ibu hamil serta lansia. PLN juga mendonasikan pakaian layak pakai kepada warga setempat.

Tidak hanya itu, PLN Humanity Truck, sebuah dapur bergerak PLN juga dikerahkan ke lokasi untuk menyediakan lebih dari 700 porsi makan siang gratis bagi warga. PLN Humanity Truck merupakan simbol solidaritas dan kehadiran PLN di masa sulit untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Kehadiran truk ini menunjukkan komitmen PLN untuk tidak hanya berperan sebagai penyedia energi, tetapi juga sebagai mitra dalam misi kemanusiaan,” ucap Gregorius.

Dirinya menegaskan, aksi sosial yang diinisiasi oleh PLN Volunteer Community ini merupakan langkah awal dan ke depan akan terus berlanjut dengan program-program lain di seluruh Indonesia.

“PLN Volunteer Community akan terus menggerakkan semangat Employee Volunteering Program (EVP) untuk melibatkan lebih banyak pegawai PLN di seluruh Indonesia dalam berbagai aksi sosial yang berbasis Sustainable Development Goals (SDGs),” tutup Gregorius.

PLN Volunteer Community ini beranggotakan pegawai PLN Grup, yang berasal dari alumni program Relawan Bakti BUMN dan Tim Reaksi Cepat Tanggap Bencana. Komunitas ini berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi bagi masyarakat, lingkungan, dan sosial dengan tujuan menciptakan dampak positif yang berkelanjutan.***(rl)