Pekanbaru(SegmenNews.com)- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru, merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Riau, pada Selasa (01/8/2024). Hujan dengan intensitas ringan dan angin kencang serta petir berpotensi mengguyur sebagian wilayah setempat.
Forecaster on Duty BMKG stasiun Pekanbaru, Bella RA mengatakan, hujan akan mengguyur sebagian wilayah Riau mulai pagi hingga dini hari.
“Pada pagi hari, Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Inhil,” katanya.
Kemudian, pada siang hingga sore hari, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Rokan Hilir.
“Kondisi yang sama juga diprakirakan terjadi di Rokan Hulu, Bengkalis, Kampar, Siak, Indragiri Hulu, Kuantan Singingi, Pelalawan, Kota Dumai, dan Kota Pekanbaru,” ujarnya.
Dijelaskan, pada malam hingga dini hari, udara kabur – Berawan. Hujan dengan intensitas ringan diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Pelalawan, Siak, dan Kampar.
“Lalu, Pada dini hari, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir,” ujarnya.
“Waspada Hujan dengan Intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang terjadi di sebagian wilayah Kampar, Rokan Hulu, Rokan Hilir, Bengkalis, dan Kota Dumai pada siang atau sore hari,” sebutnya.
Lebih lanjut disampaikan, Suhu Udara Riau hari ini berada di angka 23.0 – 32.0 °C dengan kelembapan Udara 60– 98 %. Sementara arah angin berhembus ke Barat Laut – Timur Laut dengan kecepatan 10 – 30 km/jam. Sementara, Prakiraan tinggi gelombang di perairan Provinsi Riau berkisar antara 0.50 – 1.25 meter.***(mr)
Srikandi PLN Luncurkan Program Pengembangan Pendidikan Sahabat Anak
Jakarta(SegmenNews.com)- PT PLN (Persero) melalui program Srikandi PLN Movement- Srikandi Sahabat Anak memperingati Hari Anak Nasional dengan menyalurkan bantuan kepada 26 sekolah yang tersebar di seluruh Indonesia. Total penerima manfaat dari program ini adalah 2.405 siswa dan 182 guru.
Program PLN Movement-Srikandi Sahabat Anak menyasar PAUD atau SD baik formal maupun nonformal (sekolah anak jalanan dan rumah singgah). Selain interaksi langsung melalui pelatihan, Srikandi PLN juga menyalurkan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berupa sarana penunjang pendidikan dan sarana usaha yang mendorong kemandirian sekolah non formal.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyatakan bahwa Srikandi Sahabat Anak ini merupakan salah satu program yang sejalan TJSL perseroan pilar pendidikan. Selain mendukung aspek sosial pada kerangka _Environment, Social, Governance_ (ESG), program ini juga merupakan salah satu bentuk dukungan PLN terhadap Hari Anak Nasional.
“Hari Anak Nasional merupakan momen penting untuk mengingatkan pemenuhan hak-hak anak, dan inisiatif yang dilakukan PLN adalah salah satu langkah nyata dalam mendukung hak anak,” ujar Darmawan.
Direktur Keuangan PLN sekaligus Ketua Umum Srikandi PLN Sinthya Roesly menambahkan, Srikandi PLN hadir sebagai upaya pengarusutamaan gender di perseroan untuk menciptakan iklim kerja yang sehat dan memberikan kesempatan yang besar bagi perempuan di PLN untuk mengukir prestasi dan mendorong karirnya. Srikandi PLN membawa program-program sebagai langkah terintegrasi.
“Melalui progran Srikandi PLN movement, PLN hadir di masyarakat melalui program sosial kemasyarakatan, lingkungan dan pemberdayaan perempuan dan kelompok rentan dan lainnya” katanya.
Dalam peringatan Hari Anak Nasional, Srikandi PLN melaksanakan berbagai kegiatan, mulai dari pelatihan yang diberikan antara lain membaca Al-Quran, edukasi pengolahan sampah, peningkatan literasi siswa, edukasi kelistrikan, motivasi melalui dongeng, dan berbagai bantuan sarana penunjang pendidikan.
Triningsih, salah seorang penerima manfaat sekaligus Kepala SDN Limo 2, Kota Depok, mengapresiasi langkah PLN Unit Induk Transmisi (UIT) Jawa Bagian Barat (JBB) dalam memperingati Hari Anak Nasional.
“Penyampaian yang tepat sasaran kepada anak juga menjadi perhatian. Srikandi PLN UIT JBB mampu menarik perhatian pendengar, sehingga anak menjadi fokus mendengarkan. Itu bagian terhebat dari PLN menurut saya,” kata Triningsih.
Dukungan lainnya, Srikandi PLN melalui Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi dan Bengkulu melaksanakan kegiatan PLN Peduli Anak Sekolah (PAS) dengan memberikan 50 paket perlengkapan sekolah berupa bantuan dana dan tas sekolah kepada anak-anak yatim/piatu di binaan TPQ Raudhatush Shibyan, Palembang.
Tak hanya itu, PLN dan Srikandi PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Majalaya juga memberikan bantuan pendidikan berupa peralatan sekolah kepada 26 anak di Yayasan Muhammad Alfatih Sipatahunan Baleendah, Kabupaten Bandung.
“Bantuan ini sangat berarti bagi anak-anak di yayasan kami. Ini bukan hanya sekadar peralatan sekolah, tetapi juga simbol dukungan dan harapan untuk masa depan mereka. Terima kasih PLN,” ujar Ketua Yayasan Muhammad Alfatih Sipatahunan Baleendah.***(rl)
Rohul(SegmenNews.com) – Pj Gubernur Riau lakukan Kunjungan kerja ke Kabupaten Rokan Hulu dalam rangka Meresmikan secara langsung pemakaian dan penggunaan Jembatan Surau Munai yang ada di Kecamatan Rambah Hilir tepatnya di Desa Rambah Hilir Timur Penghubung Dusun Ujung Kurap dan Dusun Suka Makmur, Rabu (31/7/2024).
Kehadiran PJ Gubernur Riau Ir.H.SF Haryanto,M.T didampingi Sekretaris Daerah Rohul Muhammad Zaki,S.STP,M.Si, Kepala Dinas Kominfo Rohul H.Sofwan,S.Sos, Kabid Binamarga Rohul Khoirul Fahmi, Kabid IKP Diskominfo Rohul Rudi Fadrial, S.Sos,M.Si, Camat Rambah Hilir serta Ketua ABDESI Rohul jajaran kepala Desa.
Bupati Rokan Hulu dalam hal ini diwakili Sekda Rokan Hulu Muhammad Zaki,S.STP,M.Si pada sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih Kepada Pemerintah Provinsi Riau atas telah dibangunnya jembatan bagi masyarakat kami di Rokan Hulu, dimana keberadaan jembatan ini sudah lama dinantikan dan di harapkan masyarakat untuk mempermudah akses aktivitas masyarakat.
Dalam kesempatan yang singkat tersebut Sekda juga menyampaikan permohonan dimana masih adanya dua jembatan yang saat ini masih mangkrak dan semoga dapat diselesaikan dengan cepat begitu juga dengan Pembangunan RSUD yang saat ini belum bisa di fungsikan kiranya dapat diselesaikan dengan cepat dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.
Selanjutnya, Pj Gubri Ir.SF Haryanto M.T menyampaikan dimana sejak tahun 2018 melalui Bantuan Khusus dari Provinsi Riau Alhamdulillah pembangunan jembatan ini akhirnya selesai dibangun hingga dapat dimanfaatkan masyarakat. dimana dari 5 kegiatan 4 diantara sudah selesai dan tinggal 1 yang akan di usahakan pada tahun 2025 nanti.
Dirinya berpesan kiranya dengan telah didapatkan nya jembatan ini dengan susah payah harap kepada masyarakat untuk dapat menjaganya dengan baik sehingga bisa utuh dan awet.
Selain dari pada itu SF Haryanto juga berjanji kepada masyarakat akan membangun pengaspalan jalan simpang jalan Provinsi Dusun Ujung Kurap menuju Dusun Suka Makmur dengan panjang lebih kurang 4 KM.
Peresmian jembatan ini ditandai dengan pemotongan pita dan penandatanganan Prasasti sekaligus Penandatanganan Prasasti peresmian jembatan Seroja Kecamatan Kepenuhan.
Usai kegiatan peresmian, Ketua BPD Desa Rambah Hilir Timur Solimin kepada media menyampaikan rasa haru dan terimakasihnya kepada Pemerintah yang telah memberikan perhatian yang tak di duga duga kepada masyarakat Desa dimana dengan adanya jembatan ini sudah sangat jauh membantu masyarakat hingga membantu perekonomian masyarakat.
“Selama ini sebelum adanya jembatan ini kami merasa seperti daerah yang asing sebab ingin ke kota terpaksa harus menempuh perjalanan yang jauh bahkan jika ada rezeki ingin memiliki Mobil tidak akan langsung bisa dibawa kerumah namun harus di tinggal dulu di seberang, akan tetapi dengan adanya jembatan ini semua kesulitan tersebut telah hilang dan masyarakat pun sudah bisa dengan cepat jika ingin ke kota” ucapnya.*(ar)
Rajab Vadil, Indah Amalia Ramadhan, dan Devti Marna Syafitri, berdiskusi di perpustakaan TPK Unri.
RAJAB tampak serius berkisah. Dia seperti mencoba mengingat-ingat, namun ceritanya lancar mengalir. Tentang alasan dia memilih kuliah di Jurusan Teknik Pulp dan Kertas (TPK) Universitas Riau (Unri) pada tahun 2021 lalu.
Awalnya pemuda 20 tahun ini bingung hendak memilih langkah. Impiannya menjadi bagian dari abdi negara harus dia ikhlaskan, karena tak lolos dalam tahap seleksi masuk Akademi Kepolisian (Akpol). Di sisi lain, sejak lulus sekolah menengah atas (SMA) dia tak berniat melanjutkan ke bangku kuliah.
“Awalnya saya tidak ada niat kuliah, mau daftar polisi. Namun karena banyak kekurangan, tak lolos tes,” ungkap Rajab saat ditemui di salah satu ruangan gedung TPK Unri, Komplek Kampus Bina Widya, Pekanbaru, Senin (29/7/2024).
Dituturkannya, setelah diskusi dengan keluarga dan rekan-rekannya, akhirnya pemuda murah senyum bernama lengkap Rajab Vadli ini memutuskan untuk berkuliah di TPK Unri dengan jalur mandiri.
“Awalnya bingung mau ambil jurusan apa, setelah cari informasi lebih jauh, akhirnya tahu tentang TPK Unri. Saya tahu program studi ini masih baru dan ada peluang ditarik kerja, karena kerja sama dengan RAPP,” sebutnya lagi.
Menurut Rajab, nama RAPP sudah pasti menjanjikan. Katanya, semua orang pasti tahu RAPP dan banyak yang berharap bisa menjadi bagian dari pabrik pulp dan kertas terkemuka di Indonesia itu. Kuliah di prodi yang menjurus tentang pulp dan kertas dan berkesempatan magang di perusahaan itu adalah kesempatan besar yang harus diambil.
Di awal mulai kuliah, Rajab sudah merasakan keistimewaan TPK Unri. Mulai dari gedung yang bagus, full AC, hingga fasilitas lainnya yang sangat mendukung proses perkuliahan.
“Saya bukan penerima beasiswa di TPK Unri, namun dengan fasilitas yang ada, saya merasa sepadan dengan uang kuliah yang saya bayarkan. Belum lagi para tenaga pengajar ada yang merupakan praktisi dari RAPP. Di sini, kita tidak ada perbedaan antara mahasiswa penerima beasiswa dan yang bukan. Kita sama saja. Saya cocok di TPK Unri, saya enjoy, suka,” ulasnya dengan nada bangga.
Dia juga menyampaikan pengalaman magang sembilan bulan di RAPP yang ia terima di akhir masa kuliah sangat berarti. Dia dan rekan-rekannya belajar banyak tentang operasional pabrik dan dunia kerja.
“Selama magang belajar banyak dan bertemu banyak orang, termasuk para kakak tingkat yang sudah bekerja di RAPP. Membangun relasi dan paham lebih jauh dengan dunia kerja yang sebenarnya. Selama magang saya bertugas di bagian Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3),” sebutnya.
Apa yang diutarakan Rajab senada dengan yang disampaikan Indah Amalia Ramadan, mahasiswa TPK Unri lainnya. Indah dan Rajab sama-sama satu angkatan, saat ini tengah menunggu wisuda di Oktober nanti. Perjalanan mereka sebagai mahasiswa TPK Unri angkatan keempat dilalui dengan banyak kesan baik.
“Di awal masa kuliah dulu, yakni 2021, memang sempat terpikir teman-teman di jurusan lain tampak lebih enjoy. Ada waktu untuk nongkrong. Di TPK lebih padat jadwalnya, dari pagi hingga sore. Tapi menurut saya, di situlah spesialnya kami. Sehari-hari dosen yang mengajar kami tidak hanya dari Unri, namun ada juga dari RAPP sebagai dosen praktisi, jadi vibes pabrik RAPP benar-benar terasa. Materi yang kami terima sangat berhubungan dengan yang di pabrik. Apa yang dipelajari saat kuliah dan yang dilihat waktu magang sama persis,” jelasnya.
Indah juga menyebutkan, bila nanti lolos ujian dan diterima menjadi salah satu karyawan RAPP, dia sudah punya rencana ke depan untuk mendukung kariernya.
“Ke depannya rencana karier saya adalah akan bekerja dahulu, selanjutnya menyambung pendidikan untuk jenjang Sarjana (S1). Beruntung saya kuliah di TPK Unri, support kampus, tenaga pengajar yang luar biasa, dan dukungan mentor saat magang, semua sangat saya apresiasi,” ungkap Indah.
Pada kesempatan berbeda, Novita Erawati, yang juga mahasiswa lulusan keempat TPK Unri mengaku sangat bersyukur bisa kuliah di TPK Unri. Dia adalah satu dari ratusan mahasiswa yang menerima beasiswa dari RAPP.
Novi merupakan putri daerah asal Kecamatan Kerinci Kanan, Kabupaten Pelalawan dan telah menjadi penerima beasiswa lewat program Community Development (CD), sejak masih duduk bangku Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 1 Pangkalan Kerinci, dan berlanjut hingga ke TPK Unri.
“Saya merupakan putri daerah yang tinggal di daerah sekitar operasional perusahaan, berbekal dengan pendidikan yang sudah saya tempuh, saya berharap nantinya dapat menjadi bagian dari perusahaan RAPP dan berkontribusi untuk kemajuan Pelalawan,” ucap Novi.
Salah satu dosen TPK Unri, Syelvia Putri Utami ST., MEng, PhD, menuturkan, para mahasiswa yang menimba ilmu di TPK Unri adalah anak-anak muda yang memiliki motivasi tinggi dan siap memasuki dunia kerja begitu lulus.
“Tidak ada perbedaan antara mahasiswa penerima beasiswa dan yang jalur mandiri, semua sama-sama tekun menjalani perkuliahan dan dari awal sudah terlihat bertekad kuat,” jelas dosen yang meraih gelar doktor di University of Tsukuba Jepang ini.
Di TPK Unri, para pengajar ada yang merupakan praktisi di RAPP. Suatu keistimewaan yang tidak diperoleh di program studi yang lain. Dua orang tenaga pengajar di prodi ini juga adalah doktor di bidang pulp dan kertas.
Dengan beragam keistimewaan, Prodi TPK Unri terus berkontribusi dalam menciptakan lulusan yang siap kerja di industri pulp dan kertas. Hal ini seperti diutarakan Prof. Evelyn, ST., MSc., MEng., PhD., Ketua Prodi TPK Unri saat ditemui di kantornya, Senin (29/7/2024).
Prof Evelyn menyampaikan bahwa sejak tahun pertama pendirian program studi ini, RAPP selalu berkomitmen memberikan dukungan, mulai hibah gedung, fasilitas yang diperlukan untuk proses pembelajaran, termasuk penyediaan peralatan laboratorium untuk pratikum dan penelitian dalam bidang pulp dan kertas.
“Termasuk juga hibah buku cetak untuk referensi kuliah bidang pulp dan kertas. RAPP juga membantu kalibrasi instrumen di laboratorium, bahan-bahan penelitian mahasiswa dan dosen, hingga penyusunan kurikulum yang di-update bersama dosen praktisi,” jelas Prof Evelyn.
Disebutkannya juga, kerjasama dengan Tanoto Foundation dan PT RAPP ini untuk mendukung mempersiapkan sumberdaya manusia yang siap kerja. Dengan konsep link and match, TPK Unri memastikan kurikulum pembelajaran yang diberikan selaras dengan kebutuhan pada dunia kerja.
“Sejak dibuka pada tahun 2018 lalu, TPK Unri terus konsisten dalam mendistribusikan lulusan yang siap kerja. Saat ini 90% lulusan TPK Unri telah tergabung dan menjadi bagian dari karyawan RAPP, baik lulusan penerima beasiswa maupun yang bukan penerima beasiswa,” jelasnya.
Prof Evelyn berharap, prodi TPK Unri akan terus berkembang di masa yang akan datang, menjadi salah satu studi vokasi yang berkualitas dan menjadi kebanggaan masyarakat Riau.
“Terwujudnya Prodi Teknologi Pulp dan Kertas ini merupakan bentuk kepedulian Tanoto Foundation dan PT RAPP terhadap pendidikan, serta langkah konkret pelaksanaan konsep link and match,” sebutnya.
Konsep Ini memastikan dunia pendidikan agar selaras dengan kebutuhan dunia kerja yaitu menyiapkan sumber daya manusia yang siap pakai dan produktif, khususnya di bidang pulp dan kertas.
Direktur RAPP Mohd Ali Sabri Nasution mengatakan kerjasama RAPP dengan Unri, khususnya untuk program D3 TPK ini sudah berlangsung sejak pendirian gedung TPK Unri pada tahun 2018 lalu. Dimana RAPP berkontribusi dalam pendirian bangunan dan penyediaan fasilitas dengan nilai investasi miliaran rupiah.
“Ini adalah satu-satunya di Indonesia, Prodi Teknik Pulp dan Kertas di bawah pengelolaan universitas negeri,” ujar Mohd Ali Sabri Nasution, belum lama ini.
Total dana hibah yang diberikan oleh RAPP kurun waktu 2018-2023 mencapai Rp 17,2 miliar. Dukungan yang diberikan oleh RAPP berupa bangunan, fasilitas, peralatan laboratorium, buku, hingga beasiswa. Perusahaan pulp, kertas dan serat ini juga membantu merancang kurikulum agar skill mahasiswa sesuai dengan kompetensi dunia industri.
RAPP juga menyediakan 15 orang tenaga pengajar dari praktisi yang merupakan karyawan senior RAPP dari level superintendent dan manager.
Komitmen RAPP yang merupakan anak perusahaan APRIL Group untuk melakukan upaya transformatif dalam bidang pendidikan sejalan dengan visi APRIL2030 dalam pilar Kemajuan Inklusif.
Pada tahun 2022 lalu, APRIL Group telah menerima penghargaan Best Practices Pengembangan Vokasi dari Kementerian Perindustrian.***(inf)
Amak Rohul Desak Kejari Periksa Dana KONI Rp 541 Juta
Rohul(SegmenNews.com) – Aliansi Mahasiswa Anti Korupsi (Amak) Kabupaten Rokan Hulu menggelar aksi di depan Kantor Kejaksaan Negeri Rokan Hulu, Rabu 31 Juli 2024. Mereka mendesak Kejari mengusut dugaan korupsi dana hibah tahun 2017, sebesar Rp 541.993.000.
Puluhan massa aksi ini tiba di depan Kantor Kejaksaan Negeri Rokan Hulu sekitar pukul 14.00 WIB. Setibanya di sana, massa langsung melalukan orasi.
Wili Angga, Korlap Amak Rohul, pada kesempatan tersebut menyampaikan agar memeriksa Ketua Umum KONI Abdul Halim, S Ag, SH terkait dugaan korupsi dana Hibah sebesar Rp 541.993.000 tahun 2017.
“Kami meminta Kejari Rohul agar menuntaskan dugaan korupsi dan hibah di Koni Rohul tahun 2017,” ujarnya.
Lanjutnya, hal ini berdasarkan temuan BPK no 17.C/LHP/XVIIIPEK/05/2017 tentang dana hibah yang belum dipertanggung jawabkan oleh Ketua Koni Rohul Abdul Halim, S Ag SH.
Jika tuntutannya tidak ditindaklanjuti Kejari Rohul, pihaknya akan menggelar aksi dengan massa lebih banyak di Kejati Riau.
Puluhan massa ini diterima David, perwakilan dari Kejari Rohul. Kepada massa aksi, Davit mengatakan akan menyampaikan aspirasi massa tersebut kepada pimpinan.**
Rohul(SegmenNews.com) – Kepala Kejaksaan Negeri Rokan Hulu Fajar Haryowimbuko, SH MH melantik Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Pidum) dan Kepala Seksi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan (PB3R) diaula Kejari Rohul, Rabu 31 Juli 2024.
Kasi Pidum Kejari Rohul dari sebelumnya Robby Prasetya Tindra Putra, SH MH menjadi Rendi Panalosa, SH MH, sedangkan Kasi PB3R dari Lita Warman SH MH menjadi Stefano Alexander Aron Marbun SH MH.
Robby Prasetya Tindra Putra menjabat Kasi Intelejen Kejari Pelalawan sedangkan Lita Warman menjabat sebagai Kasi Pidum Kejari Rohul.
Pelantikan Kasipidum Rendi Panalosa SH MH dan Kasi PB3R Stefano Alexander Aron Marbun, SH MH
Kajari Rohul Fajar Haryowimbuko, SH MH dalam sambutannya mengatakan agar Kepala Seksi yang baru dilantik agar cepat beradaptasi dan menjalankan amanah yang diemban dengan sebaik baiknya.
“Kepada Kasi yang baru dilantik, agar segera beradaptasi dengan lingkungan kerja yang baru sehingga dapat menjalankan tugas dan tupoksi dengan sebaik-baiknya, baik itu sebagai Kasi Pidum dan Kasi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan,” ujar Kajari.
Kajari juga mengucapkan terimakasih atas pengabdian Kepala Seksi yang lama dan selamat sukses ditempat yang baru.
“Saya mengucapkan terimakasih atas dedikasinya kepada Kejari Rohul, selamat dan sukses ditempat yang baru,” ujar Kajari.
Acara dilanjutkan dengan bersalam salaman jajaran staff dan pegawai Kejari Rohul.*(ar)
Gerak Cepat Pemprov Riau Pastikan Penanganan Dampak Pipa Minyak PHR Bocor Berjalan Efektif
Riau(SegmenNews.com)- Penjabat (Pj) Gubernur Riau SF Hariyanto menugaskan jajarannya untuk memastikan penanggulangan dampak bocornya pipa minyak milik PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) di Rokan Hilir berlangsung efektif dan sesuai ketentuan. Pemprov meminta agar dampak pipa bocor segera diatasi, terutama berkaitan dengan aspek lingkungan dan hak-hak masyarakat terdampak insiden yang terjadi pada Rabu, 24 Juli 2024 lalu.
Pemprov Riau pun secara aktif mendampingi Tim Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) yang turun ke lokasi pipa bocor, Selasa (30/7/2024) kemarin.
Pj Gubernur Riau SF Hariyanto memerintahkan Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Riau M. Job Kurniawan, AP, MSi dan Kepala Bidang Penaatan dan Penataan DLHK Provinsi Riau Embiyarman, S.Hut.T, MP untuk turut melakukan verifikasi lapangan dalam rangka supervisi penanggulangan kedaruratan bersama Tim KLHK.
“Pak Gubernur memberikan arahan agar proses penanggulangan kedaruratan bisa berjalan efektif dan sesuai ketentuan. Sekaligus memastikan segala dampak lingkungan yang muncul bisa diatasi serta hak masyarakat terdampak dapat dipenuhi,” kata M Job Kurniawan yang juga merupakan Plt Kadis Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Provinsi Riau.
Job Kurniawan menjelaskan, Pemprov Riau menyadari bahwa PT PHR adalah aset strategis vital nasional di Riau yang harus dijaga. Oleh sebab itu, Pemprov telah membentuk Satgas Kelancaran Operasional PT PHR Wilayah Kerja Rokan di Provinsi Riau lewat Surat Keputusan (SK) Gubernur Riau Nomor: Kpts. 323/IIII/2024.
Namun, segala aktivitas dan dampak operasional PHR tetap harus menjunjung tinggi khaidah dan rambu aturan, secara khusus menyangkut lingkungan hidup. Apalagi, lingkungan memiliki dimensi strategis (jangka panjang dan berkelanjutan) menyangkut nasib anak cucu ke depannya.
Ia menjelaskan, penanganan kedaruratan bocornya pipa PT PHR tersebut saat ini terus berlanjut. Pemprov Riau akan terus melakukan monitoring sehingga pemulihan lingkungan dipastikan berjalan lancar.
“Pemprov Riau memberikan perhatian yang intens pada isu lingkungan, termasuk lingkungan sosial masyarakat. Arahan Pak Pj Gubernur, hal tersebut harus dikawal sehingga lingkungan menjadi baik dan sehat. Jadi, kegiatan produksi minyak berjalan lancar, aspek lingkungan dan sosial bisa dipenuhi,” tegas Job Kurniawan.
Job Kurniawan didampingi Embiyarman juga telah berdialog dengan dua keluarga terdampak insiden pipa bocor, yakni Ibu Situmorang dan Jonter Lumbantoruan. Keduanya mengaku puas karena lingkungan rumahnya telah kembali ‘dipulihkan’ dan mendapat perhatian konkret dari pemerintah dan PHR.
Kepala Bidang Penaatan dan Penataan DLHK Provinsi Riau Embiyarman, S.Hut.T, MP menegaskan, penanganan dampak pipa PT PHR yang bocor mengacu pada ketentuan dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor P.74/Menlhk/Setjen/Kum.1/10/2019 tentang Program Kedaruratan Pengelolaan Bahan Berbahaya Dan Beracun Dan/Atau Limbah Bahan Berbahaya Dan Beracun.
Supervisi yang dilakukan oleh Tim KLHK bersama Pemprov Riau kemarin, kata Embiyarman, untuk memastikan apakah PT PHR telah melakukan tindakan sesuai Peraturan Menteri LHK tersebut pasca bocornya pipa.
“Yakni mengatasi keadaan bahaya yang mengancam keselamatan manusia, mengatasi bahaya yang dapat menimbulkan pencemaran dan atau kerusakan lingkungan hidup dan tindakan penanggulangan sesegera mungkin yang telah dilakukan untuk meminimalisasi terjadinya tingkat pencemaran dan atau kerusakan yang lebih parah,” kata Embiyarman.
Ia menjelaskan, verifikasi lapangan dalam rangka supervisi penanggulangan kedaruratan dampak pipa bocor menerjunkan Tim Direktorat Pemulihan Lahan Terkontaminasi dan Tanggap Darurat Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun dan Non Bahan Berbahaya dan Beracun KLHK. Tim ini juga beranggotakan dua pakar dari Institut Teknologi Bandung (ITB) yakni Prof Dr Agus M Ramdhan dan Dr Sukandar.
Embiyarman menjelaskan, sebelum Tim KLHK turun ke lapangan, Pemprov Riau melalui DLHK Provinsi Riau lebih dulu merespon cepat kejadian bocornya pipa PT PHR setelah mengetahui peristiwa tersebut dari laporan pemberitaan media. Pada Kamis (25/7/2024) atau hanya sehari berselang insiden pipa bocor, Tim DLHK Riau bersama DLH Rokan Hilir langsung melakukan observasi lapangan di lokasi insiden pipa bocor.
Hasil observasi tersebut menemukan terjadinya kebocoran pipa di dua titik, yakni pada pipa ukuran 12 inci di Kilometer 16 Balam, di dekat sumur Balam #212. Di lokasi ini, diperkirakan luasan lahan yang terdampak mencapai 90,3 meter persegi.
Titik kebocoran yang kedua yakni pada pipa ukuran 6 inci di Kilometer 16,5 Balam, di dekat lapangan Balam #13 dengan luasan terdampak sekitar 1.305 meter persegi.
“Dari hasil observasi tersebut, kami juga telah menyampaikan sejumlah saran kepada PT PHR. Yakni agar PHR terus melakukan pendekatan kepada kepenghuluan, tokoh masyarakat dan warga terdampak insiden. Dan meminta PHR terus melanjutkan upaya penanggulangan kedaruratan pipa bocor. Alhamdulilah, saran yang kami sampaikan ditindaklanjuti,” pungkas Embiyarman.
DLHK Riau juga langsung menyampaikan laporan kejadian bocornya pipa minyak PT PHR tersebut ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Ada dua satuan kerja KLHK yang dilaporkan, yakni Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Sumatera dan Direktorat Pemulihan Kementerian LHK.
Sementara itu, dua keluarga terdampak pipa bocor, Jonter Lumbantoruan dan Ibu Situmorang merasa bangga telah dikunjungi oleh Tim Pemprov Riau. Hal ini menunjukkan perhatian pemerintah kepada masyarakat.
“Halaman rumah kami telah dibenahi. Sekarang kondisinya sudah baik, dan kami merasa diperhatikan. Semoga saja insiden ini tidak terulang kembali,” kata Ibu Situmorang.***(komnfo/inf)
VIDEO: Pekanbaru(SegmenNews.com)- Pengadilan Negeri Tipikor Pekanbaru menggelar sidang lanjutan keterangan saksi dalam perkara dugaan korupsi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar, yang merugikan negara Rp6,2 miliar dengan terdakwa, Heri Islami, Mantan Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kabupaten Rokan Hulu dan Josua Tobing selaku Direktur PT. Esa Riau Berjaya.
Sejumlah saksi mengaku disuruh menandatangani blanko
penggunaan bbm oleh Saprizal. Yang senyatanya tidak sesuai dengan pemakaian yang sebenarnya. Namun keterangan Saprizal, yang memerintahkan untuk menandatangani blanko kosong adalah Fran Simamora selaku Kepala UPTD Perkim.
Dihadapan Hakim Ketua, Jimmy Maruli SH MH, saksi Muhammaf Sidik, Kordinator Unit Tambusai Utara mengungkapkan, ketika itu sejumlah unit kerja dikumpulkan oleh Fran Simamora selaku Kepala UPTD Perkim, dan ramai-ramai menandatangani blanko kosong yang diberikan oleh Saprizal, staf Dinas Perkim.
“Blankonya ada juga yang sudah terisi, tapi tidak sesuai dengan pemakaian sebenarnya,” ungkap Muhammad Sidik.
Saksi berikutnya, Harianto Kordinator Lapangan Unit UPT Bangun Purba juga mengatakan hal yang sama. Ia disuruh menandatangai blanko kosong yang diberikan oleh Saprizal. Disamping itu, saksi lain yang mengaku tidak pernah menandatangani blanko, namun dalam berkas ternyata ada tandatangan atas namanya yang disebut dipalsukan.
Hakim Ketua Jummy Maruli meminta saksi kunci Saprizal untuk mengungkap yang sebenarnya.
Saprizal mengakui sekitar 16 orang dari unit kerja UPT dikumpulkan dalam suatu ruangan, dirinya hanya memberikan blanko kosong maupun yang sudah terisi kepada UPT.
Tapi yang memerintahkan untuk menandatanganinya adalah Fran Simamora yang merupakan Kepala UPTD Perkim sekaligus sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dalam kegiatan
Pengadaan BBM dan Sewa Sarana Mobilitas Darat untuk 16 UPT.
“Saya hanya menyodorkan blanko tidak ada menyuruh tandatangan. Yang menyuruh mereka tantangan kepala UPTD Fran Simamora. Kepala unit semua meneken. Ada beberapa berkas yg kosong dan sudah terisi,” ungkap Saprizal.
Blanko tersebut juga diberikan pertahun, tahun 2020 dan 2021, saat Saprizal sebagai staf pada UPTD pengelolalan air bersih Dinas Perkim.
Saprizal yang didesak untuk memberitahu siapa dibalik Fran Simamora, mengaku tidak tahu.
Majelis hakim akan terus mengejar siapa saja yang terlibat dalam korupsi BBM di Dinas Perkim ini dengan menghadirkan saksi-saksi berikutnya pekan depan.***(ran)
Bengkalis(SegmenNews.com)- Sempena Hari Jadi ke-512 Bengkalis, Bupati Bengkalis Kasmarni diwakili Wakil Bupati Bagus Santoso ziarah ke makam pejuang Panglima Minal, Dara Sembilan dan KH Abdullah Nur.
Sebelumnya Bupati Bengkalis bersama Forkopimda ziarah ke makam Pahlawan yang terletak di jalan Pramuka Bengkalis, Rabu, 31 Juli 2024.
Sebelum dilakukan tabur bunga yang dipimpin langsung Wabup Bagus terlebih dahulu disampaikan sejarah singkat dalam memperebutkan pulau Bengkalis dari kekuasaan penjajah.
Usai tabur bunga di tiap-tiap makam, Pemerintah Kabupaten Bengkalis melalui Wabup Bagus menyerahkan sejumlah bantuan kepada ahli waris keluarga sebagai bentuk apresiasi dalam memperjuangkan pulau Bengkalis kala itu
Wabup Bagus mengatakan Pemerintah Kabupaten Bengkalis selalu berkomitmen dalam menjaga dan melestarikan makam para pejuang pulau Bengkalis.
“Semoga melalui Hari Jadi ke-512 Bengkalis ini kita dapat memaknai para pejuang yang terdahulu dalam memperebutkan pulau Bengkalis ini,” ujarnya.
Ikut mendampingi Wabup Bagus, Forkopimda, Pimpinan DPRD Sofyan, Sekda Bengkalis dr. Ersan Saputra, Ketua TP PKK Siti Aisyah, Ketua DWP Ira Vandriyani serta tamu undangan lainnya.***(imam/)
Pemkab Bengkalis Gelar Kenduri Adat Sempena HUT ke 512
Bengkalis(SegmenNews.com) – Sempena Hari Jadi Bengkalis Ke-512 tahun 2024, Pemerintah Kabupaten Bengkalis menggelar Majelis Kenduri Adat , Selasa (30/7/2024).
Bupati Bengkalis Kasmarni menyampaikan bahwa, Majelis Kenduri Adat Sempena Hari Jadi Bengkalis Ke-512 ini sebagai wujud rasa syukur serta do’a kita kepada Allah SWT.
“Majelis Kenduri adat ini merupakan bentuk rasa syukur atas perjuangan dan pengorbanan yang telah diberikan para pahlawan pendahulu kita dalam menjaga marwah dan martabat Bengkalis dari para penjajah,”ujarnya.
Lebih lanjut Bupati mengatakan, Sejalan dengan tema hari jadi ke-512 Bengkalis tahun ini yakni “Tegakkan marwah, negeri maju, masyarakat sejahtera”.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat Bengkalis untuk bersama – sama kita manfaatkan segala potensi keberagaman budaya, adat istiadat serta agama maupun SDN dan SDA yang ada dinegeri ini,” ujar Bupati.
Kami yakin lanjutnya, jika seluruh anak negeri memiliki komitmen kerja bersama, tolong menolong tiada bersukat, duduk berdiri dalam mufakat, maka tidak ada azam yang tidak dapat kita wujudkan, tak ada asa yang tidak dapat kita capai.
Kemudian acara dilanjutkan dengan tahlil dan doa yang dipimpin Ketua MUI Kabupaten Bengkalis H. Amrizal dan makan bersama.
Dalam Prosesi Majelis Kenduri Adat ini sebelum memasuki Gedung LAMR Kabupaten Bengkalis Bupati dan rombongan disambut tabuhan kompang dan diiringi warna warni bunga manggar dan juga pencak silat.*(mc)