Beranda blog Halaman 2422

Dana BOS Masih Juga Dikorupsi!

dana bosSiak(SegmenNews.com)- Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang diberikan Pemerintah sedianya dipergunakan untuk keperluan sekolah agar pendidikan lebih meningkat. Pemerintah juga menginstruksikan agar penggunaannya transparan. Namun masih ada saja pihak sekolah yang berani megambil kesempatan mencuri dana tersebut atau bahasa kerennya ‘Korupsi’.

Perbuatan yang memberikan contoh tidak baik terhadap dunia pendidikan itu diduga terjadi di salah satu Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) di Kabupaten Siak dengan nilai dana Rp 770 juta bersumber dari APBN tahun 2013. Kasusnya saat ini telah ditangani oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Siak.

Dikatakan Kajari Siak Zainul Arifin didampingi Kasi Intel Robi H, Kamis (26/2/15), pihaknya telah meningkatkan kasus tersebut ke penyelidikan dan mengantongi dua alat bukti tindak pidana. Kajari Siak juga telah mengantongi 3 tersangka dalam kasus tersebut.

“Setelah kita lakukan penyelidikan selama kurang lebih 26 hari, dan dilakukan ekspos bersama, maka kasus dugaan korupsi dana BOS disalah satu SMKN di Siak kita tingkatkan ke Dik dan mengamankan dua alat bukti,” terang Kajari.

Dalam kasus dugaan korupsi tersebut, diduga telah terjadi penggunaan anggaran fiktif dan diduga beberapa kwitansi serta stempel bodong atau palsu milik beberapa toko yang ada di Siak. Selain itu, ada sejumlah uang yang telah dikembalikan ke kas daerah melalui nomor rekening bank.***(rinto)

Ayat Cahyadi Buka Seminar Parenting Abdurrab

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Wakil Walikota Pekanbaru, Ayat Cahyadi, S.Si menyampaikan bahwa dalam mewujudkan sebuah keluarga yang baik dan bahagia tentunya berawal dari di persatukan oleh ikatan perkawinan, berinteraksi dan berkomunikasi satu sama lain melalui peran-perannya masing-masing antar keluarga itu sendiri agar tercapai keluarga yang sakinah mawaddah dan warahmah, demikian di sampaikannya pada pengarahan sekaligus membuka secara resmi acara Seminar Parenting Nasional di taja oleh  yayasan Abdurrab, Kamis ( 26/02) di ballrom hotel mutiara Pekanbaru.

Dikatakannya acara ini sangat bagus di laksanakan di samping menambah ilmu pengetahuan karena berhubungan dengan kehidupan sehari-hari terutama bagi yang telah berumah tangga oleh karena itu Wako Ayat di hadapan para peserta seminar untuk betul-betul mengikutinya sehingga dengan harapan bisa di terapkan dalam  kehidupan berumahah tangga sehari-hari.

Sementara itu, Dr.Susiana Tabrani, M.Pd dalam sambutannya mengatakan acara seminar ini di laksanakan di samping menambah ilmu pengetahuan tentang berkehidupan berumah tangga para peserta bisa saling silaturrahmi karena para pesertanya tidak hanya dari kota pekanbaru saja bahkan darai kabupaten lain juga hadir diantaranya,utusan dari kampar, Pelalawan dan Siak semoga kegiatan ini bermanfaat untuk kita bersama. ‘ungkap susi ketua Yayasan Abdurrab.

Pada acara seminar ini bertindak sebagai nara sumber Cahyadi Takariawan dan Ida Nurlaila sedangkan para peserta seminar dari kalangan yang telah berumah tangga dari pantaun kami di lapangan peserta seminar lebih kurang 130 orang laki-laki dan permpuan.***(chir/hms)

Ribuan Ikan Mati Mendadak di Sungai Tapung-Kampar

Ribuan Ikan mati mendadak (ilustrasi-net)
Ribuan Ikan mati mendadak (ilustrasi-net)

Kampar (SegmenNews.com)– Ribuan ikan mati mendadak di aliran sungai di Tapung Kanan, Kecamatan Tapung Hilir, Kabupaten Kampar. Diduga penyebab dari limbahyang dibuang dialiran sungai. Saat ini tim Badan Lingkungan Hidup (BLH) sedang melakukan pemantauan.

Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kampar Wiliyam Tarigan saat di hubungi Segmennews.com, Kamis (26/2/15) membenarkan kematian ikan secara mendadak di aliran sungai Tapung Kanan. Namun saat ini tim sudah diterjunkan untuk melakukan pemeriksaan sekaligus mengambil sampel air yang mengakibatkan ikan mati.

“Saat ini tim sudah diterjunkan kelapangan untuk mengambil sampel air yang menyebabkan ikan mati itu. Kita lihat dulu apa penyebab dari kematian ikan dari hasil lab nantinya,” ujarnya.***(ali)

Firdaus : Pengelolaan Migas Harus Berwawasan Lingkungan

Walikota Pekanbaru Firdaus ST MT memeriksa data DBH Migas untuk Pekanbaru yang disodorkan Kepala BPKAD H Bustami saat Munas III Forum Konsultasi Daerah Penghasil Migas, Kamis (26/2) di Bidakara Jakarta.(foto Humas)
Walikota Pekanbaru Firdaus ST MT memeriksa data DBH Migas untuk Pekanbaru yang disodorkan Kepala BPKAD H Bustami saat Munas III Forum Konsultasi Daerah Penghasil Migas, Kamis (26/2) di Bidakara Jakarta.(foto Humas)

Jakarta(SegmenNews.com)- Walikota Pekanbaru Firdaus ST MT  berharap agar daerah penghasil minyak dan gas harus memiliki wawasan lingkungan untuk masa sekarang dan masa depan, karena  menuru Wako apabila aktifitas dan eksploitasi hasil bumi tidak memperhatikan lingkungan yang kerlanjutan akibtanya nanti setelah masa produktifias berakhir,  akan menyisakan kerusakan dan kemiskinan bagi masyarakat di daerah tersebut.

Hal itu diungkapkan Walikota saat mengikuti  Musyawarah Nasional III Forum Konsultasi Daerah  Penghasil Migas, yang digelar, Kamis (26/2) di Bidakara Jakarta yang dibuka oleh  Mentri Koordinator Bidang Perekonomian  Sofyan Jalil, serta dihadiri oleh Dirjend Banda Mendagri, para Gubernur, Bupati dan Walikota dari daerah penghasil Minyak dan Gas Bumi.

Walikota Pekanbaru Firdaus ST MT yang didampingi Kepala BPKAD H Bustami HY seusai pembukaan Munas, ketika ditemui insan perss, menyampaikan harapannya  agar aktifitas pengelolaan minyak  dan gas bumi harus berwawasan lingkungan, agara ekosisitim di wilayah operasi minyak dan gas bumi  tidak menjadi rusak terutama setelah aktifias pengelolaan itu sudah tidak produktif lagi.

“Kita tidak hanya berbicara tentang lingkungan semata, efek dari aktifitas pengelolaan penambangan dan eksploitasi minyak dan dan gas bumi atau hasl tambang lainnya, apa bila tidak dikelola dengan baik  maka setelah hasil tambang atau Migas sudah tidak ada lagi, maka yang ada hanya daerah yang gersang, tidak terurus, serta perkekonomian maasyarakat setempat yang menjadi sulit. Maka sangat penting membuat keijakan tentang masa depan daerah dan masyarakat penghasil migas tersebut, ’’ ungkap Firdaus.

Ungkapan Walikota tersebut juga sejalan dengan  ungkapan Menko Bidang Perekonomian  Sofyan Jalis, dimana banyak fakta dan peristiwa membuktikan bahwa daerah yang dulunya penghasil sumber daya alam  yang sangat besar, setelah hasil tambangnya habis, lingkungannya menjadi rusak, dan perekonomian masyarakatnya juga memburuk.

“Kita ingat Aceh Bontang, dan sejumlah daerah lainnya di Indonesia, ketika produksi hasil sumber daya alamnya masih produktif, daerahnya menjadi  sangat maju, dan masyarakatnya sejahtera. Tetapi setelah hasil sumber daa alamnya habis, daerah tersebut bagaikan tertinggal, dan perekonomiannya  masyarakatnya menjadi memprihatinkan,’’ ujar Sofyan Jalil.

Sofyan Jalil menyebutkan bahwa sejarah membuat sistim Negara ini salah  dalam memenej  perekonomian dan pengelolaan sumber daya alam. Harusnya kita memenej pengelolaan sumberdaya alam itu untuk masa sekarang dan untuk masa datang.***(advertorial/hms/chir)

Pemko Pekanbaru Diminta Perhatikan Nasib Guru PAUD

Pekanbaru (SegmenNews.com)- Himpunan Pendidikan Anak Usia Dini (Himpaudi) kota Pekanbaru gelar silahturahmi bersama Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi, Ssi. Acara berlangsung dihalaman rumah dinas Wakil Walikota Jalan Ronggowarsito ujung, Kamis (26/2/15).

Ketua HIMPAUDI kota Pekanbaru Diah Masria kepada SegmenNews.com mengatakan, Acara seperti ini rutin dilakukan dalam dua bulan sekali untuk mempererat silahturahmi sesama guru guru paud dikota Pekanbaru.

“Acara ini rutin kami lakukan dua bulan sekali, kami juga ingin bersilahturahmi bersama Wakil Walikota untuk menyampaikan aspirasi dari teman teman guru PAUD di Pekanbaru,” jelasnya.

Kedepan, Diah berharap agar kesejahteraan guru guru PAUD ini lebih ditingkatkan pemerintah kota Pekanbaru. Dari segi pendidikan guru agar mendapat bantuan beasiswa strata satu (S1) dan Honor guru PAUD yang belum di anggarkan dalam APBD kota Pekanbaru.

“Dalam acara ini, kita minta pemko dapat memperhatikan kesejahteraan guru PAUD, termasuk bantuan Beasiswa. Agar guru PAUD ini semua tamatan S1 dan dapat memberikan pengajaran yang baik bagi anak usia dini di kota Pekanbaru,” tutup Diah.

Menanggapi permintaan Himpaudi tersebut, Ayat Cahyadi, Ssi Wakil Walikota Pekanbaru kepada Segmennews.com mengatakan siap mendorong Himpaudi agar aspirasi dari guru PAUD dapat terealisasi, guru paud dapat bekerja mendidik anak usia dini dengan baik.

“Kita akan bicarakan dengan Sekdako dan Asisten Pemko tentang anggaran kita, apakah mencukupi untuk insentif guru PAUD atau tidak,” jelas Ayat

Mengenai taraf pendidikan bagi guru PAUD, beasiswa bagi guru PAUD untuk melanjutkan ke jenjang Sarjana pendidikan anak usia dini akan didorong agar dapat terealisasikan.***(chir)

HIMPAUDI Minta Pemko Anggarkan Honor Guru PAUD

Pekanbaru (SegmenNews.com)- Dari 1.052 orang guru Pendidikan Anak Usia Dimni (Paud) hanya 80 guru yang menerima insentif yang diberikan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sebesar Rp 7,2 juta pertahun. Himpaudi Pekanbaru berharap, Pemerintah Kota Pekanbaru juga memberikan insentif kepada guru lainnya.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Himpaudi, Dian Marsiah, Kamis (26/2/15) saat silahturahmi bersama Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi, Ssi bertempat dihalaman rumah dinas Wakil Walikota Jalan Ronggowarsito ujung. Dia berharap, kedepan Pemko menganggarkan insentif guru Paud, seperti yang dilakukan oleh Daerah Rokan Hilir dan Daerah lainnya.

“Dari 1.052 guru PAUD di Pekanbaru hanya 80 guru yang mendapat insentif dari pusat, selebihnya hanya mendapat gaji dari Allah,” cetus Diah.

Sekolah anak usia dini di Pekanbaru ada 578 PAUD Formal dan Non Formal dengan 6.763 siswa anak usia dini. PAUD terdiri dari Taman Pendidikan Al quran, Satuan Paud Sejenis, dan Kelompok bermain anak. Satuan Paud Sejenis (SPS) dikelola oleh masyakat bersama Kelurahan, Lurah setempat juga diharapkan dapat berperan aktif membantu sekolah anak usia dini di daerahnya.***(Chir)

Pemkab Rohil Permudah Pelayanan KPT dan BPM Satu Atap

indraBagansiapiapi(SegmenNews.com)- Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir memberikan upaya memudahkan seluruh perizinan untuk segala jenis usaha. Pelayanan yang diberikan menggunakan sistem satu atap dengan sistem penggabungan dua instansi yakni, Kantor pelayanan terpadu ( KPT ) dengan Badan Penanaman Modal (BPM). Penggabungan itu berdasaran peraturan daerah yang telah diterbitkan oleh Pemkab.

Kepala KPT dan BPM, Indra Putrayana,SE, Rabu (25/02/2015), menjelaskan, ekspektasi pengusaha untuk mengurus perizinan cukup tinggi. Karena itu harus diimbangi dengan kemudahan dalam hal perizinan.

Sebelumnya perizinan dikeluarkan oleh badan atau instansi yang menangani bidang itu. Misalnya izin perkebunan dikeluarkan melalui dinas perkebunan. Namun sejak adanya KPT dan BPM, maka seluruh perizinan yang selama ini dikeluarkan oleh dinas bersangkutan, dijadikan satu atap melalui KPT dan BPM.

Dikatakan Indra Putrayana, pelimpahan semua pengurusan perizinan ke KPT untuk memudahkan masyarakat guna membuat atau memperpanjang perizinan yang mereka miliki. Seluruh perizinan bisa diurus dengan membawa KTP dan persyaratan badan usaha lainnya.

Dirinya berharap, dengan adanya pelayanan satu atap ini, seluruh usaha yang ada dikabupaten Rokan Hilir memiliki izin resmi dan berdampak bertambahnya sumber pendapatan bagi daerah itu sendiri.***(adv/hms)

Parpol Masih Bingung Sistem Perekrutan Balon di Pilkada Riau

gerindraPekanbaru(SegmenNews.com)– Sampai hari ini, KPUD belum juga memberikan petunjuk teknis terhadap pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di 9 kabupaten/kota di Riau. Sehingga partai belum mengetahui bagaimana sistem perekrutan Bakal Calon (Balon) kepala daerah dan pelaksanaan Pemilu.

Seperti dikatakan Ketua DPD Gerindra Riau, Marwan Yohanis mengaku partai Gerindra belum memulai tahapan pilkada itu. Pasalnya partai tersebut masih menunggu petunjuk teknis kpu tentanh tahapan pilkada itu sendiri.

“Kegunaan petunjuk teknis yakni menghindari tuduhan-tuduhan berbuat curang dari pihak lain. Namun jika kita mengikuti tahapan Pilkada sesuai petunjuk teknis KPUD, mudah-mudahan kita terhindar dari perbuatan melawan hukum pada pelaksanaan nanti,” kata Marwan, Rabu (25/2).

Menurutnya Gerindra akan mengikuti ketentuan yang sudah ditetapkan berdasarkan undang-undang, namun karena petunjuk teknisnya kan belum sampai kepada kepartai yakni  peraturan KPU yang mengatur tentang uu pilkada yang baru disahkan, maka partai gerindra belum memulai proses tahapannya.

Namun Terkait kesiapan kader Gerindra untuk diusung dalam pilkada  9 daerah. Marwan Yohanis  menambahkan,pihaknya sudah siap dengan melihat perolehan kursi Pileg 2014 lalu berhasil menduduki 8 pimpinan DPRD  di kabupaten/kota se-provinsi Riau.  Rata-rata sebagai wakil ketua.

Posisi itu memberikan peluang kader untuk diusung dalam Pilkada. Namun Untuk itu lanjutnya pihaknya akan mengevaluasi kabupaten mana kader yang siap untuk maju dalam pilkada serentak 2014. Sampai saat ini belum ada survey dan belum ada yang muncul. Mana yang fokus akan dirumuskan tingkat DPC,DPD sampai DPP Gerindra.

Selain itu Gerindra juga harus berkoalisi dengan partai lain, untuk maju pilkada di 9 daerah. Sehingga masih perlu komunikasi dengan partai lain, baik untuk koalisi maupun posisi nomor satu atau nomor dua.

“Gerindra juga harus mengukur diri di daerah mana saja kita siap maju untuk memperebutkan kursi nomor satu. Dan di kabupaten mana siap untuk nomor dua maka akan dipersiapkan kader untuk nomor dua. Jadi kita tidak harus terfokus untuk mencari calon nomor satu saja,” ujar ketua komisi B DPRD Riau itu.***(ran/alind)

Wako Firdaus Yakinkan Pekansikawan Majukan Kota

eksposPekanbaru(SegmenNews.com)– Walikota Pekanbaru H.Firdaus,ST.MT ekpose tentang konsep dan implementasi pembangunan pekansikawan pada acara rapat kerja Provinsi ( Rakerprov) tahun 2015 Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (INKINDO) Provinsi Riau dengan tema peningkatan daya saing anggota Inkindo Riau dalam menyongsong Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) di hotel Pangeran jalan Sudirman Pekanbaru, Rabu (25/02/15).

Turut hadir dalam acara ini Plt Gubernur Riau Ir.H.Arsyad Juliandi Rachman.MBA, Ketua INKINDO Provinsi Riau.

Walikota Firdaus,ST.MT diminta oleh pengurus INKINDO untuk mengekpos konsep dan implementasi Pekansikawan perencanaan pembangunan kota Pekanbaru yang akan datang dengan konsep yang matang dan terstruktur, maka seluruh anggota inkindo memberi aplus karena perencanaan ini akan memberi peluang bagi anggota inkindo untuk kerjasama dalam pembangunan.

Walikota Pekanbaru juga mengatakan perencaan pembangunan ini bukanlah pembangunan yang bisa siap dengan waktu yang cepat tetapi perencanaan pembangunan ini adalah pembangunan generasi, dimana pemimpin kota Pekanbaru selanjutnya bisa melanjutkan proses pembangunannya.

“Semoga pembangunan kota Pekanbaru untuk 20 tahun yang akan datang telah menjadikan kota Pekanbaru metropolitan yang megah dari kota Metroplolitan yang ada di Indonesia,” tegas walikota Pekanbaru.***(rls/chir)

Cara Cepat Mengkristalkan Batu Bacan Doko

???????????????????????????????SegmenNews.com- Penggemar batu bacan akhir-akhir ini semakin marak, terutama di Indonesia. Batu bacan sudah tak asing lagi terdengar. Nama batu bacan berwarna hijau dengan corak hitam yang disebut ‘bacan doko’ sudah terdengar hingga ke Taiwan dan Tiongkok. Keindahan jenis bacan ini menjadi banyak diburu oleh gemslover.

Namun, tentunya anda harus berhati-hati dan teliti jika membeli batu bacan doko asal Maluku Utara ini. Jika batu tersebut sudah mengkristal tentunya harganya terbilang lebih mahal. Akan tetapi jika anda hanya membeli dibawah Rp 1 jutaan tentunya batu bacan tersebut terbilang belum sempurna karena masih banyak warna hitam dan masih mengandung zat kapur didalamnya.

Tentunya batu tersebut masih butuh perawatan agar cepat mengkristal dan mengkilat agar kualitas batu terpancar. Batu bacan yang sudah mengkristal akan terlihat sangat indah, warna hijaunya tampak alami dan trasparan sehingga dapat tembus cahaya, tanpa penghalang dan membuat batu tampak jernih, walaupun mungkin masih ada bercak-bercak namun biasanya jika dilakukan perawatan yang baik dalam waktu singkat bisa bertambah jernih.

tes1Jika anda memiliki batu bacan yang belum mengkristal secara sempurna, sesuai karakter batu yang bisa mengkristal secara alami cepat atau lambat biasanya batu akan mengkristal dengan sendirinya. Untuk memproses batu agar cepat mengkristal bisa dilakukan dengan berbagai cara. Anda penasaran?

Mari kita simak cara cepat mengkristalkan batu bacan doko seperti dirilis akiks.com berikut ini.

– Proses awal bisa dilakukan dengan menggosokkan batu secara teratur menggunakan kulit atau klaras pisang (daun pisang kering) dan bisa dilakukan saat waktu senggang
– Lakukan perendaman dengan air hujan atau cairan isotonik selama semalaman
– Keesokan harinya angkat dan jemur lakukan sekita jam 10 sampai 11 siang
– Kemudian gogok dengan kain lembut dan amati setelah batu mulai mendingin, apa ada perubahan warna?
– Jika belum bisa lakukan perendaman ulang dan jemur, tapi jangan terlalu lama lalu lap menggunakan kain halus
– Biasanya batu yang masih mengandung zat kapur akan tampak zat kapur di bagian permukaan batu
– Perendaman dilakukan berfungsi untuk mencairkan zat yang ada didalamnya termasuk bahan minyak atau kimia yang sebelumnya mungkin pernah dilakukan orang lain. Karena itu sebaiknya melakukan proses treatment untuk mengkilatkan batu bacan lakukan secara hati-hati untuk menghindari kemungkinan terjadinya kerusakan pada batu.***(ran/akc)