Beranda blog Halaman 2423

Harga Beras di Rohil Masih Stabil

ilustrasi
ilustrasi

Rokan Hilir(SegmenNews.com)-  Dinas Perindustrian dan Perdagangan Rokan Hilir (Rohil) menyatakan harga beras lokal di tingkat pedagang masih stabil. Hal itu diketahui setelah dilakukan pengecekan harga oleh tim survei di lapangan.

“Harga beras lokal jenis segudang masih stabil tidak ada kenaikan. Lagipula, Kami belum ada menerima surat edaran dari Bulog,” ujar Kabid Perdagangan Disperindag Rohil Rafizal, Rabu (25/2/2015).

Dikatakan, harga beras Segudang Rp120 ribu per kilogramnya mengalami penurunan harga. Apalagi di tingkat distributor terjadi penurunan hingga Rp300 per kilogramnya.

“Sudah Kita cek semua ke pasar, mengenai harga tidak ada gejolak. Namun kalau ada himbauan tetap akan disampaikan pada distributor dan pedagang,” tutupnya.****(adv/hms)

Penyuluh Pertanian Meranti Ikuti Pelatihan di Bapeltan Jambi

Selatpanjang(SegmenNews.com)- Dinas Pertanian, Peternakan, dan Ketahanan Pangan (DPPKP), Kepulauan Meranti kembali melakukan pelatihan bagi para penyuluh, agar bekerja lebih maksimal dalam memberikan penyuluhan kepada petani.

Hal itu dikatakan Kepala DPPKP, Yulian Norwis, SE, MM, Rabu (25/2/2015). Katanya, ada sebanyak 60 orang penyuluh yang mengikuti pelatihan tersebut. “Penyuluh kita berikan pelatihan selama lebih dua pekan di Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Jambi,” ujarnya.

Pelatihan ini telah dilakukan sejak Minggu (15/2/2015) hingga Minggu (1/3/2015) nanti.

Diharapkan dengan pelatihan yang diberikan tersebut dapat memperkuat peran penyuluhan kepada para petani nantinya.

Dijelaskannya, pelatihan tersebut terus dilakukan setiap tahunnya dalam upaya memperkuat sektor pertanian di kabupaten termuda di Riau itu, sehingga nantinya pertanian di kepulauan Meranti lebih maju, mandiri dan unggul.

“Melalui penyuluh akan dilakukan transfer ilmu kepada petani dari pembekalan yang didapat dari Bapeltan Jambi. Dengan begitu akan meningkatkan kemampuan para petani kita,” imbuhnya.***(heri/kpr)

Tempati Kantor Baru, Bupati Minta LPTQ Tingkatkan Kinerja

Herliyan Saleh
Herliyan Saleh

Bengkalis(SegmenNews.com)- Bupati Herliyan Saleh mengatakan, sekretariat  baru Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Bengkalis, Bertempat di Jalan Wonosari Timur, Desa Wonosari Kecamatan Bengkalis, dinilai cukup representatif atau sangat tepat untuk difungsikan dengan baik.

“Sehingga dengan ditempatinya kantor yang baru ini, diharapkan pengurus LPTQ memiliki semangat yang baru juga. Dan saya berharap, kinerja dan prestasi LPTQ dapat lebih mengingkat kedepannya”, ujar Herliyan saat memberikan sambutan pada acara penyerahan bonus bagi qori berprestasi dan bantuan biaya pembinaan bagi guru dan santri pondok tahfidz qur’an seKabupaten Bengakalis, di halaman kantor LPTQ, Senin malam (23/2).

Bupati yang dijuluki sebagai Datuk Setia Amanah Negeri Junjungan ini berjanji akan terus memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh LPTQ Kabupaten Bengkalis, baik itu sifatnya pembinaan ataupun pembentukan kader generasi qur’ani.

“Meskipun LPTQ hari ini sudah memiliki kendaraan oprasional 1 unit, Insya Allah kedepan kita akan tambah lagi satu. Ini dimaksud untuk mempermudah tranportasi LPTQ kita. Sehingga kita berharap dengan begini tidak lagi menghambat kegiatan LPTQ dengan alasan kendaraan oprasional transportasi,” kata Herliyan.

Disamping LPTQ, tambahnya, lembaga-lembaga yang ada di Kabupaten Bengkalis nantinya pun, mudah-mudahan akan dapat secara bertahap mempersiapkan kendaraan oprasional dalam mempermudah aktivitas lembaga tersebut.

Sementara itu, Ketua Harian LPTQ Kabupaten Bengkalis, H Arianto mengatakan, selain penyerahan bonus dan pemberian biaya pembinaan tersebut, pada malam itu juga turut diadakan do’a selamat dalam rangka syukuran pindah kantor LPTQ.

“Dulunya kita menempati kantor lama Kementrian Agama Bengkalis di Jalan Kelapapati Darat, dan Alhamdulillah sekarang LPTQ Bengkalis diberi izin oleh bapak Bupati untuk menempati kantor eks Dinas Koprasi UKM, di Jalan Wonosari Timur ini,” sebut Arianto.

“Kami juga akan berupaya untuk bekerja dengan sebaik mungkin untuk meningkatkan mengembangkan tilawatil qur’an di Kabupaten Bengkalis yang kita cintai ini,” pungkasnya.***(man)

Bupati Bengkalis Serahkan Bonus MTQ Rp 141 Juta

Bupati Serahkan Bonus MTQ Rp. 141 Juta
Bupati Serahkan Bonus MTQ Rp. 141 Juta

Bengkalis(SegmenNews.com)– Pemerintah Kabupaten Bengkalis, melalui Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), menyerahkan bonus terhadap para qori dan qori’ah yang berprestasi pada ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Riau di Tembilahan ke 33 tahun 2014 lalu, Senin malam (23/2).

Bertempat di halaman kantor baru LPTQ, Jalan Wonosari Timur, Bupati Bengkalis H Herliyan Saleh, secara simbolis membagikan bonus terhadap para qori dan qoriah. Dengan total uang sebesar Rp 141 juta apresiasi ini diberikan kepada yang mendapatakan juara terbaik I,II dan III serta harapan I,II dan III dari berbagai cabang.

Dalam sambutannya, Bupati berharap dengan diberikannya apresiasi berbentuk bonus uang tunai itu, kiranya dapat memotivasi para qori dan qoriah Kabupaten Bengkalis, agar lebih baik lagi kedepannya.

“Meskipun pada MTQ tingkat Provinsi kemarin kita kurang mendapatkan prestasi yang diharapkan, namun sebuah motivasi dari Pemerintah Daerah tetap kita berikan. Ini semua adalah untuk meningkatkan prestasi kita agar lebih baik lagi kedepannya,” ujar Herliyan.

Dilihat dari situasi dan kondisi saat ini, Bupati yang dijuluki sebagai Datuk Setia Amanah Junjungan Negeri itu mengaku kalau berbagai upaya dan langkah-langkah dalam meningkatkan prestasi qori dan qori’ah, sudah dilakukan dengan sebaik mungkin.

“Namun kalau ditanya kecewa ya sudah tentu kita kecewa, tetapi kita sudah maksimal dalam membentuk ini. Maka oleh karena itu, kedepan kita harus melihat bahwa hasil yang kita raih saat ini sangat perlu terus kita tigkatkan dan mudah-mudahan kita bisa melangkaui dari pada teman-teman kita yang ada di Kabupaten/Kota lainnya,” sebut Bupati.

Orang nomor satu di Negeri Junjungan tersebut mengutarakan kalau saat ini prestasi qori dan qori’ah masih terbilang statis. Dari sebab itu, ia mengharapkan berbagai pihak untuk tidak berpuas diri atas apa yang diraih saat ini.

“Perbaikan-berbaikan akan terus kita lakukan dengan sebaik mungkin. Mudah-mudahan kita bisa lebih optimal lagi dalam kegiatan MTQ yang akan datang. Itu semua sudah sedang dan akan kita lakukan terutama bagi pihak-pihak terkait,” ujar Herliyan yang juga Ketua Umum LPTQ Bengkalis.

Selain Bupati, turut hadir Ketua DPRD Bengkalis, H Heru Wahyudi, Ketua MUI Bengkalis, H A. Rahman. D, Ketua LPTQ, H Arianto, Ketua NU Bengkalis, Masdaruddin dan sejumlah Kepala SKPD di lingkungan Kabupaten Bengkalis serta tamu undangan lainnya.***(advertorial/hms/man)

Disdikbud Riau Gandeng Kejati Perangi Korupsi

hasilPekanbaru(SegmenNews.com)– Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Riau menggandeng Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau untuk memerangi korupsi anggaran dilingkungan pendidikan. Pasalnya prilaku korupsi telah merajalela diberbagai sudut pemerintahan dan sekolah terutama di Riau.

Kepala Disdikbud Riau Dwi Agus Sumarno mengatakan sangat mendukung atas program sosialisasi yang diselenggarakan Kejati dangan Disdikbud Riau. Pasalnya, sosialisasi tersebut sangat berguna bagi pegawai intansi yang merupakan pengguna anggaran besar dari APBD maupun APBN.

“Memang selama ini duduk di Disdikbud menjadi incaran oleh pejabat, karena anggaran yang dikelolah itu sangat besar. Sehingga rawan menjadi penyalah gunaan. Untuk itu sebelum salah langkah, makanya Disdik menggandeng Kejati untuk dapat mensosialisasikan petunjuk pekerjaan yang lurus, supaya tidak melawan hukum,” kata Dwi seusai sosialisasi peraturan undang-undang anti korupsi oleh Kejati di aula Pustaka Wilayah Riau, Selasa (24/2).

Dengan ada pelaksanaan MoU Disdik Riau dengan kejati tersebut lanjut Dwi, ia  beserta jajaran Disdikbud siap memerangi korupsi dan memberikan pengetahuan-pengetahuan pada masyarakat khususnya pegawai pendidikan bahkan sampai tingkat sekolah. Sehingga, dunia pendidikan Riau kedepan berjalan dengan sukses dan lancar.

“Disdik Riau akan berupaya secara terus menerus mensosialisasikan undang-undang korupsi kepada masyarakat dan tenaga pendidik. Baik secara langsung, seminar dan pelatihan pelatihan. Dengan sering diingatkan, dapat berdampak baik kepada masayarakat untuk tidak melakukan korupsi dilingkungan kerjanya,” jelas Dwi.

Sementara Kejati Riau Setia Untung Arimuliadi SH M Hum mengatakan, korupsi tidak hanya merugikan negara, tetapi juga mengganggu pertumbuhan pembangunan yang dampaknya akan dirasakan oleh masyarakat terutama dalam pendidikan dan kebudayaan. Agar semua itu bisa diatasi dan diperangi, pemerintah tidak cukup hanya menyampaikan kritik tanpa ada tindakan nyata bagaimana cara menanggulangi dan memberantas sifat buruk itu.

Untuk melawan sikap buruk tersebut kejati Riau terus melakukan berbagai cara diataranya berupa pembinaan atau seminar dikalangan masyarakat, instansi pemerintah dan swasta seperti yang saat ini diselenggarakan di Disdikbud Riau.

“Sejauh ini, tingkat korupsi di Provinsi Riau masih tergolong cukup banyak, baik sudah divonis dan kemungkinan masih ada yang akan menyusul agar semua itu tidak berkembang terus. Oleh sebab itu, kita akan menanggulanginya dengan cara merangkul dunia pendidikan yang dianggap penting sebagai langkah mengantisipasi korupsi demi pendidikan Riau kedepan,” ujar untung Arimuliadi, ketika menyampaikan sosialisasi peraturan undang-undang anti korupsi kepada Disdikbud Riau.

Kemudian untuk penerapan pencegahan korupsi kedepan Kejati siap melakukan pengawalan pada Disdik Riau, agar kinerja dan program berjalan sesuai harapan pemerintah dan masyarakat. Karena, penegakan hukum itu bukan saja tindakan represip tetapi juga prepentip, dalam artian yang lebih baik mencegah korupsi dari pada menindak setelah ada pelaku korupsi.

“Jadi kegiatan sosialisasi anti korupsi ini, selain mencegah pelaku korupsi juga untuk memberikan pengetahuan kepada Pegawai dalam mengetahui apa saja yang tergolong dalam perbuatan korupsi. Sehingga tidak ada lagi pejabat Riau yang terjerat kasus korupsi kedepan,” ujar Untung Arimuliadi.***(ran)

Kemenag Rohul Siap Tampung Alumni FKIP UPP Jadi Guru Madrasah

Kemenag Rohul Siap Tampung Alumni FKIP UPP Jadi Guru Madrasah
Kemenag Rohul Siap Tampung Alumni FKIP UPP Jadi Guru Madrasah

Rokan Hulu(SegmenNews.com)- Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kab Rohul, siap menampung alumni Fakultas Keguruan dan Ilmu Pengetahuan (FKIP) Universitas Pasir Pengaraian (UPP) untuk menjadi guru mata pelajaran umum pada madrasah dan pondok pesantren se Rohul, sehingga para lulusan FKIP tidak perlu menganggur atau menjadi pengangguran intelektual.

Demikian disampaikan Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, ketika memberikan sambutan pengarahan di hadapan 137 peserta yudisium dan civitas academika FKIP UPP, Rabu (25/2/2015) bertempat di aula UPP Desa Kumu Rambah, Kota Pasir Pengaraian.

Hadir dalam acara tersebut, Kadis Pendidikan Rohul HM Djen M.MPd, Rektor UPP yang diwakili oleh Pembantu Rektor II, Dekan FKIP Hardianto MPd dan para Dekan di lingkungan UPP, Pembantu Dekan dan Ketua Jurusan FKIP, serta peserta yudisium FKIP UPP Pasir Pengaraian.

Kakan Kemenag Rohul dalam sambutannya, lebih lanjut mengatakan bahwa madrasah dan pondok pesantren se Rohul, dapat dijadikan sebagai salah satu tempat pengabdian bagi para alumni FKIP UPP, untuk mengajar mata pelajaran umum, seperti Matematika, IPS, Biologi, Fisika, Geografi, dan sebagainya.

Menurut Ahmad Supardi Hasibuan yang mantan Kepala Humas dan Perencanaan Kanwil Kemenag Riau ini, bahwa lembaga pendidikan formal dibawah naungannya ada sebanyak 111 madrasah, terdiri dari Raudhatul Athfal (RA) 38 unit, MI 15 unit, MTs 40 unit, dan MA sebanyak 18 unit, termasuk di dalamnya pondok pesantren.

Selain itu, masih terdapat lagi lembaga pendidikan non formal, seperti Taman Pendidikan Alquran (TPQ), Madrasah Diniyah Awwaliyah (MDA), Madrasah Diniyah Wushtha (MDTW), Madrasah Diniyah Ulya (MDTU), Madrasah Salafiyah, Pondok Pesantren, yang jumlahnya cukup banyak.

Kesemua lembaga pendidikan di bawah naungan Kemenag tersebut, siap menampung dan menjadi tempat pengabdian bagi para guru, dengan mata pelajaran umum. Hanya saja perlu diketahui bahwa tingkat kesejahteraan para guru di madrasah dan ponpes masih rendah, namun kita berupaya untuk melakukan perbaikan setiap tahun, jelasnya.

Ahmad Supardi Hasibuan tak lupa memberikan ucapan selamat kepada semua peserta yudisium dan sekakligus memberikan harapan bahwa guru masih sangat dibutuhkan oleh masyarakat dan mendapat tempat tersendiri di hati masyarakat, apalagi guru adalah perpanjangan tangan Tuhan untuk mengajari umat akan ilmu pengetahuan.***(rls)

Ini 7 Nama Balon Ketua DPD-PDIP Riau

pdipPekanbaru(SegmenNews.com)- Tanggal 8 Maret 2015, merupakan hari penentu bagi Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Provinsi Riau untuk memilih ketua baru. Pemilihan ketua DPD PDIP diselenggarakan melalui Konferensi Daerah (Konferda).

Sampai sekarang, Bakal Calon Ketua DPD PDIP Riau ada 7 orang yakni:
1. Kordias Pasaribu
2. Suryadi Husaini
3. Almainis
4. Manahara Manurung
5. Zukri Misran
6. Ma’mun Solihin
7. Rusli Ahmad

Dari 7 nama yang maju mecalonkan sebagai ketua DPD-PDIP Riau, akan diseleksi dan dikerucutkan menjadi tiga orang yang nantinya akan bersaing.

“Penunjukkan tiga calon dari tujuh Balon ini dilakukan oleh DPP PDIP. Penunjukkan dilakukan melalui proses seleksi ketat dan pengkajian mendalam oleh tim yang dibentuk Tim PDIP pusat,” kata salah seorang kandidat Ketua DPD PDIP Riau, Kordias Pasaribu.

Dikatakan anggota DPRD Riau daerah pemilihan Kota Pekanbaru ini, tiga nama yang ditunjuk nantinya adalah orang yang dinilai baik dan bisa membawa PDIP lebih baik kedepan. Sementara tiga nama itu sampai sekarang belum diketahui oleh siapapun kecuali pengurus DPP dan Megawati.

Jika tiga nama itu sudah dikeluarkan DPP, maka dalam Konferda nama-nama inilah yang akan bermusyawarah menjadi Ketua. Jadi, tidak ada pemilihan- pemilihan, seperti foting atau aklamasi, tetapi berdasarkan kesepakatan tiga calon tersebut untuk maju dan mundur.

“Sebenarnya Ketua DPD PDIP tidak dipilih oleh peserta anggota. Tapi dipilih oleh satu dari tiga calon ditetapkan DPP melalui musyawarah tiga calon itu sendiri. Namun musyawarahnya dilakukan di Konferda nanti,” ujar Kordias.***(alind)

Bupati Harris Tanam Padi Perdana IP 300

Bupati Harris Tanam Padi Perdana IP 300 di Kecamatan Pangkalan Kuras
Bupati Harris Tanam Padi Perdana IP 300 di Kecamatan Pangkalan Kuras

Pelalawan(SegmenNews.com)- Dalam rangka peningkatan pembangunan di bidang pertanian di Kabupaten Pelalawan, Bupati Pelalawan HM Harris pada Selasa (24/2) menggelar tanam padi perdana IP 300. Dalam penanam padi perdana ini, lahan yang sudah dipersiapkan seluas 80 Hektare yang berlangsung di Desa Betung, Kecamatan Pangkalan Kuras.
Acara tanam padi perdana IP 300 dihadiri Ketua dan anggota DPRD Pelalawan, Dandim 0303, Sektretaris Bakorluh Propinsi Riau, Kepala BPTP Propinsi Riau, Kepala SKPD lingkup Pemerintah Kabupaten Pelalawan, Camat Pangkalan Kuras, Kapolsek, Kepala Desa se Kecamatan Pangkalan kuras, tokoh masyarakat.

Saat sambutan Bupati Pelalawan HM Harris mengatakan, sebagaimana visi Kabupaten Pelalawan 2011-2016 yakni pembaharuan menuju kemandirian pemerintah dan masyarakat Kabupaten Pelalawan, oleh karena itu dalam rangka pelaksanaan intensifikasi pertanian perlu pengembangan dengan pola mandiri. Kemajuan pertanian perlu didorong mampu menyediakan sarana produksi sendiri, baik madiri benih, mandiri pupuk organik maupun mandiri dama pengelolaan alat dan mesin pertanian melalui UPJA sebagai usaha pedesaan.

“Saya sampaikan, bahwa salah satu isu strategis yang kita angkat dalam RPJMD 2011-2016 di Kabupaten Pelalawan adalah masalah intensifikasi produk pangan, dimana pola pengembangan komoditas pangan yang masih tradisional menyebabkan rendahnya. Produktivitas yang tidak seimbang dengan laju komsumsi masyarakat. Oleh sebab itu, dengan keterbatasan lahan pertanian maka perlu dilakukan intensifikasi usaha dalam rangka menciptakan ketahanan pangan daerah,” ujar mantan Ketua DPRD Pelalawan dua periode.

HM Harris juga mengatakan, bahwa Kabupaten Pelalawan telah menentukan prioritas pembangunan di negeri selancar ini yang tertuang dalam RPJMD yang meliputi Pelalawan makmur yakni melalui pengembangan pertanian tanaman pangan, Pelalawan lancar, Pelalawan cerdas, Pelalawan sehat dan Pelalawan terang. Dalam pelaksanaan prioritas pembangunan diperlukan sinergitas dan kerjasama berbagai pihak, mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan.

“Bahwa dalam pelaksanaan upaya percepatan swasembada pangan tersebut, kita bersinergi dengan TNI seperti bersama PPL untuk mendamping petani dalam bercocok tanam padi dan jagung. Sehingga hasil panennya lebih meningkat dan bapak dan ibu petani menjadi sejahtera dan swasembada pangan nasional dapat terwujud dengan segera,”jelas Harris.

HM Harris menambahkan, metode tanam padi IP 300 dilatarbelakangi oleh kondisi lahan saat ini yang cenderung kurang subur, metode ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas lahan dengan pupuk organik, dan efisiensi penggunaan benih. Sehingga diharapkan hasil panen yang didapat akan meningkat. Disamping itu juga, Presiden RI akan membangun 100 tekno park di seluruh daerah se-Indonesia salah satunya kabupaten Pelalawan. Tapi pelalawan bukan hanya tekno park, melainkan lebih besar dari Tekno park yakni Teknopolitan. Dan insya allah pada tahun 2015 ini, pembangunan tersebut akan segera dibangun. Sedangkan di kabupaten Pelalawan akan membangun ST2P, untuk itu,dengan adanya pembangunan ini, maka masyarakat tidak hanya menjadi penonton di Negeri nya sendiri.

“Atas nama pemerintah Kabupaten Pelalawan, saya berharap upaya terobosan IP 300 ini harus terus diupayakan dan dapat diterapkan di areal persawahan se Kabupaten pelalawan. Kita wujudkan kemandirian petani dan kita dukung upaya khusus percepatan swasembada pangan Nasional di Desa Betung kecematan Pangkalan Kuras,” tutupnya.***(fin)

Pemko Pekanbaru Terus Tingkatkan Ekonomi Kerakyatan

Pemko Pekanbaru Terus Tingkatkan Ekonomi Kerakyatan
Pemko Pekanbaru Terus Tingkatkan Ekonomi Kerakyatan

Pekanbaru(SegmenNews.com)– Walikota Pekanbaru, H. Firdaus, ST. MT dan Wakil Walikota Pekanbaru, Ayat Cahyadi, S.Si melakukan kunjungan kerja kedaerah yang memiliki potensi dalam hal peningkatan ekonomi kerakyatan bahkan mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat diantaranya, pengembangan di bidang budi daya perikanan, pengelolaan perkebunan jagung,Pengembangan di bidang peternakan, pemanfaatan lahan pekarangan rumah, peningkatan sarana kesehatan serta penerima Rumah Bantuan Layak Huni di kecamatan Rumbai Pesisir.

Berkaitan dengan kunjungan tersebut acara yang di pusatkan de halaman masjid Al Iklas kelurahan Lembah Sari Rumbai dalam rangka pemenuhan stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat serta penanda tangangan kerjasama di bidang ketahanan panagan antara pemerintah kota Pekanbaru bersama Dandim 0301 Pekanbaru, Selasa (24/02) di kelurahan Lembah Sari Rumbai Pesisir.

Pada kesempatan ini Camat Rumbai Pesisir, Nurhasmansyah pada sambutannya menyampaikan, dengan kedatangan Walikota dan Wakil Walikota beserta rombongan tentunya masyarakat sangat berbangga hati pada acara yang di laksanakan pada hari ini, sesuai dengan program yang di canangkan pemerintah kota Pekanbaru.

“Kami dari pihak kecamatan telah melanjutkan hal tersebut diantarannya alokasi penerima RLH se kecamatan Rumbai Pesisir begitu juga pengelolaan bidang pertanian  yang dikelola langsung oleh masyarakat melalui Gabungan Kelompok Tani,” Ujarnya.

Sementara itu Walikota Pekabaru dalam arahannya menyampaikan, pada kesempatan ini adalah kegiatan program peningkatan swasembada pangan sesuai dengan program presiden RI bagaimana kegiatan ini supaya ekslerasi swasembada pangan dan kedaulatan pangan bekerjasam dengan TNI ABRI, dan ini sudah kita laksanakan melalui dinas terkait. ujarnya wako.

Ditambahkan Wako dalam hal peningkatan tarap hidup serta kehidupan yang layak bagi masyarakat melalui bantuan pemerintah yang betul-betul tepat sasaran yakni pemberian rumah bantuan layak huni kepada masyrakat yang membutuhkan.

Pada acara ini hadir, Wakil Walikota Pekanbaru, unsur muspida kota pekanbaru, staf ahli, asisten, kepala dinas, kepala badan, kepala bagian, camat dan Lurah lingkup kota pekanbaru, turut hadir juga para Gabungan kelompok tani, unsur masyarakat lainnya.***(chir)

Wako Pekanbaru Dikukuhkan Jabat Duta Bea Star

Wako Pekanbaru Dikukuhkan Jabat Duta Bea Star
Wako Pekanbaru Dikukuhkan Jabat Duta Bea Star

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Walikota pekanbaru H.Firdaus,ST.MT secara resmi dikukuhkan menjadi duta BE A STAR yang ditaja oleh Pos keadilan peduli umat ( PKPU ) lembaga kemanusiaan Nasional Wilayah Provinsi Riau dan sekaligus penyerahan beasiswa (BE A) star tahap I kepada sekolah mitra PKPU lembaga kemanusiaan Nasional wilayah Riau di aula kantor kementerian Agama RI Jalan Sudirman Pekanbaru, Selasa (24/02/15) pagi.

Turut hadir dalam acara ini kepala kantor wilayah kementerian agama RI Provinsi Riau Drs.H.Tarmizi Tohor,MA. dan pengurus PKPU lembaga kemanusiaan Nasional wilayah Provinsi Riau.

Ketua divisi pendaya gunaan, Afrizal Musafi menyampaikan bahwa PKPU lembaga kemanusiaan nasional wilayah Provinsi Riau mempunyai 3 konsentrasi program diantaranya bidang pendidikan, bidang kesehatan, dan bidang ekonomi.

Dan sekarang PKPU lembaga kemanusiaan nasional  wilayah Provinsi Riau mengadakan pemberian beasiswa BE A star tahap I kepada 40 orang siswa tingkat sekolah dasar yang telah menjadi mitra PKPU lembaga kemanusiaan Nasional  wilayah Riau diantaranya SD 158 kota pekanbaru, SD 038 kota pekanbaru, MI ALFATTAAH kota Pekanbaru, SD IT DARUL HIKMAH kota Pekanbaru, SD IT BUNAYYA, dan SD IT ESA kota Pekanbaru.

PKPU lembaga kemanusiaan Nasional wilayah Provinsi Riau mempunyai target pemberian  500 beasiswa pendidikan dari sekolah dasar sampai sekolah menengah atas sederajat.

Walikota pekanbaru H.Firdaus,ST.MT mengucapkan apresiasi kepada lembaga PKPU lembaga kemanusiaan Nasional wilayah Provinsi Riau yang mempunyai program mulia untuk membantu siswa yang kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan pendidikan.

Dan ucapan terima kasih kepada pengurus  PKPU lembaga kemanusiaan nasional wilayah provinsi riau yang telah mengukuhkan menjadi Duta BE A STAR. Walikota pekanbaru berharap kepada pengurus PKPU lembaga kemanusiaan nasional wilayah provinsi riau untuk melakukan komunikasi aktif dengan dinas terkait seperti dinas pendidikan agar beasiswa yang diberikan kepada siswa ini benar-benar dapat membantu untuk memenuhi pendidikannya.tegas walikota pekanbaru. Semoga kegiatan seperti ini menjadi ladang amal bagi kita.***(chir/rls)