Beranda blog Halaman 2435

Firdaus Ekspos Rencana Pembangunan Pekanbaru

H.Firdaus,ST.MT
H.Firdaus,ST.MT

Pekanbaru (SegmenNews.com)- Ketua DPC Partai Demokrat Kota Pekanbaru, H.Firdaus,ST.MT menggelar kegiatan silaturrahmi dengan para Kader Demokrat Pekanbaru sekaligus ekspos perencanaan pembangunan di rumah kediamannya, Selasa (10/02/15).

Firdaus juga menjabat Walikota kota Pekanbaru memaparkan rencana pembangunan untuk tahun 2020 kedepan yang dirancang dengan pembangunan yang megah, namun dilandasi dengan keagamaan. Sehingga kelak Kota Pekanbaru akan menjadi Kota Metropolitan yang madani sesuai visinya, dan mampu bersaing dengan Kota Metropolitan di Indonesia.

Pembangunan sesuai visi kita sudah dimulai tahun ini (2015). Kita berharap visi tersebut akan terwujud sehingga KOta Pekanbaru mampu bersaing dengan Kota Metropolitan di Indonesia,” tegas Firdaus.

Disempatan itu, Firdaus tak lupa menyampaikan terima kasihnya kepada seluruh pengurus dan para kader partai Demokrat kota Pekanbaru yang selalu memberikan dukungan penuh dalam mensukseskan program yang telah dirancang oleh pemerintah kota Pekanbaru.

“Tanpa adanya jalinan kerjasama yang baik tidak akan mungkin visi kota Pekanbaru bisa terwujud,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil ketua II DPC Partai Demokrat kota Pekanbaru, Pangkat Purba menyampaikan kekagumannya melihat pesatnya pembangunan di kota Pekanbaru saat ini. Dimana kesejahteraan masyarakatnya lebih meningkat, dan juga meningkatnya Pendapatan Asli Daerah ( PAD ) kota Pekanbaru.

“Kami pengurus berharap kepada ketua DPC Partai Demokrat kota Pekanbaru yang menjabat sebagai Walikota Pekanbaru sekarang hendaknya bisa berlanjut ke periode berikutnya untuk memimpin kota Pekanbaru, sehingga beliau dapat melanjutkan visi dan misinya untuk Kota Pekanbaru yang kita cintai ini,” serunya Pangkat Purba.***(chir)

Bupati Bengkalis Ingatkan BPD Pelajari UU Desa

1 bupati berbincang dengan anggota KOmisi C DPRD RiauBukit Batu (SegmenNews.com)– Dalam menjalankan tugas dan tanggungjawabnya, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) diminta terlebih dahulu untuk mempelajari aturan dan perundang-undangan. Langkah ini penting agar tidak salah dalam melangkah, dan keliru dalam bertindak.

Demikian diungkapkan ungkap Bupati Bengkalis, Herliyan Saleh, saat mengukuhkan dan mengambil sumpah anggota BPD Dompas, Sejangat, Pakning Asal, Sungai Selari, Batang Duku dan Pangkalan Jambi, di lapangan Tomong Desa Sejangat, Selasa (10/2/2015).

“Setelah resmi menyandang sebagai anggota BPD, saya tekankan agar saudara-saudara mempelajari segala ketentuan dan aturan perundang-undangan, terutama Undang-Undang nomor 6 tahun 2014, tentang desa. Jangan hanya dibaca dan dipahami sepotong-potong. Apalagi, UU tentang desa ini merupakan produk hukum baru, sehingga perlu dipahami secara utuh dan menyuruh oleh segenap aparatur pemerintahan desa,” ungkap Herliyan Saleh.

Dalam pasal 55 undang-undang nomor 6 tahun 2014 tentang desa, bpd memiliki fungsi, meliputi, membahas dan menyepakati rancangan peraturan desa bersama kepala desa. alam mengatur dan menyusun APBDes tahun 2015, diharapkan BPD dan kepala desa harus banyak mendapat informasi mengenai apa saja yang menjadi skala prioritas di masyarakat.

Kemudian, menampung dan menyaluran aspirasi masyarakat desa, fungsi ini harus dapat dijalankan dengan baik oleh anggota BPD. Dan fungsi terakhir, melakukan pengawasan kinerja kepala desa, guna memastikan program yang telah disepakati dapat berjalan dengan baik.

“Kalau kita melihat beban tugas anggota BPD sesuai ketentuan perundang-undangan ini, merupakan tugas yang tidak ringan. Namun kita semua harus tetap optimis, Insya-Allah seluruh anggota BPD dapat menjalankan tugas dan tanggungjawabnya sesuai ketentuan. Apalagi, jika dilandasi dengan ketulusan dan keikhlasan serta kebersamaan, seberat apapun sebuah pekerjaan maka akan terasa ringan dan mudah,” ujar Herliyan.

Berbicara tentang pelaksanaan sumpah dan janji, Bupati Bengkalis minta agar tidak hanya di bibir semata. Namun harus diresapi dalam sanubari serta dilaksanakan dengan sungguh-sungguh dan penuh rasa tanggung jawab. Setiap derap langkah dalam melaksanakan tugas, akan diiringi dengan niat ikhlas tulus sebagai mitra kepala desa untuk secara bersama-sama membangun desa.***(adv/man)

Istri Kiwil Diserang Tumor?

Meggy Whulandary - Kiwil ©KapanLagi.com®
Meggy Whulandary – Kiwil ©KapanLagi.com®

SegmenNews.com- Akibat penyakit tumor yang dideritanya, istri komedian Kiwil, Meggy Wulandari menjadi lebih sensitif. Ia kerap mengeluh sakit dan paranoid dengan kondisi kesehatannya. Awalnya sakit tersebut hanya seperti sakit perut biasa terutama di bagian lambung, namun setelah check up baru diketahui ia menderita tumor.

Dia suka bilang sakit Pah sakit, ternyata ada benjolan-benjolan kecil dari pundaknya. Nggak mikir itu tumor apa nggak. Pas dapat info dari dokter, baru tahu dia kena tumor,” ungkap Kiwil ditemui di Studio Palem, Kemang Utara, Senin (09/02).

Beruntung tumor yang diderita Maggy adalah tumor jinak. Karenanya setelah operasi keadaannya bisa kembali seperti sedia kala. Pasangan ini pun mengatakan bahwa penyebab sakit itu adalah Kiwil yang tidak pulang-pulang.

Meggy Wulandari menderita tumor. ©KapanLagi.com®
Meggy Wulandari menderita tumor. ©KapanLagi.com®

Kepikiran kali lakinya nggak pulang-pulang haha,” canda Kiwil. “Itu pasti, itu sudah pasti nggak usah ditanya lagi. Pasti kesehatan, bukannya sok tahu harus jaga pola makan. Makan harus diatur, makanan sehat. Kalau faktor suami gitu, 70 %,” ungkap Maggy.

Maggy menjalani operasi minggu lalu, tepatnya pada hari Rabu. Ia sempat waswas ketika diharuskan untuk mendapatkan obat bius. Karena sadar tumor yang diidap sang istri adalah akibat terlalu memikirkannya, Kiwil berusaha membuat Maggy bahagia.

“Pas dia mau operasi saya lebih banyak bercandain dia. 40 % tumor karena pikiran. Berusaha untuk buat dia tenang,” tandas Kiwil.***

Red: hasran
Sumber: kapanlagi.com

Jenazah Rinto Harahap Diterbangkan Dari Singapura

Rinto Harahap ©KapanLagi.com®
Rinto Harahap ©KapanLagi.com®

SegmenNews.com- Indonesia baru saja kembali kehilangan salah satu musisi terbaiknya. Penyanyi lawas Rinto Harahap baru saja meninggal dunia pada 9 Februari pukul 22.15, di Rumah Sakit Mount Elizabeth, Singapura.

Thariq Mahmud, menantu Rinto Harahap yang ditemui di rumah duka Jl. Bango II No. 22, Cilandak, Jakarta Selatan pada (10/2) menjelaskan jika mertuanya tersebut mengidap kanker tulang belakang. Tapi untuk penyebab meninggalnya almarhum terjadi komplikasi lain.

“Sakit multiple miloma, kanker tulang sumsung belakang. Penyebab kematian itu infeksi paru. Saya mohon doa dan minta maaf kesalahan beliau mudah-mudahan keberadaan beliau bisa mewarnai musik Indonesia,” ujar Thariq.

Thariq juga mengatakan bahwa sebagian keluarganya masih berada di Singapura. Begitu juga dengan sang istri, Cindy Claudia Harahap yang masih menunggui jenazah almarhum.

“Sebagian masih di sana, saya urus sendiri di sini, Cindy masih di Singapura,” ujar Thariq yang tidak bisa berbicara banyak karena masih mengurusi kedatangan jenazah dari Singapura.

Sore ini, jenazah Rinto Harahap akan diberangkatkan dari Singapura pada pukul 17.45 dan akan tiba di rumah duka sekitar pukul 8 malam. Rencananya jenazah akan dimakamkan besok siang di TPU Kampung Kandang.***

Red: hasran
Sumber: kapanlagi.com

Kenali Ashwini Kalsekar Yang Bikin Geregetan

Ashwini saat jadi Maham Anga. @zeetv
Ashwini saat jadi Maham Anga. @zeetv

SegmenNews.com- Para penggemar serial Jodha Akbar sudah pasti kenal dengan Maham Anga. Hampir semua orang gemas dan geregetan dengan karakter yang dibawakan oleh perempuan yang bernama asli Ashwini Kalsekar tersebut.

Lalu, siapakah sebenarnya Ashwini? Apakah ia sama kejam dan licik seperti yang ada di serial Jodha Akbar?

Ashwini lahir di Mumbai, India, 22 Januari 1970. Ia menghabiskan waktunya sejak kecil di pusat hiburan India tersebut.

Terlahir sebagai putri seorang bankir, Ashwini dididik untuk mengenyam pendidikan sampai setinggi mungkin. Ia pun sempat mengikuti jejak ayahnya dan mengambil jurusan Bisnis Administrasi di Bombay.

Namun ternyata dunia akting lebih menarik hatinya, dan ia terjun ke dunia seni peran selepas kuliahnya selesai pada tahun 1991. Teater adalah pilihan pertamanya, sebelum akhirnya Ashwini terjun ke drama televisi dan film layar lebar.

Berkarir di dunia seni peran sejak tahun 1991, sudah cukup banyak drama dan film yang dibintangi perempuan yang hingga kini belum memiliki anak tersebut. Ia juga dikenal sebagai seorang penari Kathak yang sangat bagus, dan beberapa kali menunjukkan kemampuannya di layar kaca.

Sayangnya, meski karirnya berlangsung dengan mulus dan cemerlang. Tidak demikian dengan kehidupan pribadi, terutama kisah asmaranya.

Pernikahannya dengan Nitesh Pandey berakhir pada tahun 2002. Padahal mereka baru menikah selama empat tahun, sebelum akhirnya memutuskan untuk berpisah.

Tujuh tahun menjanda, Ashwini kembali mengarungi kehidupan rumah tangga bersama Murali Sharma. Namun hingga usia pernikahan yang sudah lebih dari 6 tahun, mereka belum dikaruniai momongan.

Di Indonesia sendiri, Ashwini tenar lewat serial Jodha Akbar. Namun bagi penggemar film India, pasti bisa mengenali kehadirannya di film SINGHAM RETURNS yang dirilis pada tahun 2014 lalu.

Setelah mengetahui kehidupan pribadinya, apakah masih gemas dengan Maham Anga?

Red: hasran
Sumber: kapanlagi.com

Farhat Abbas Sebut Olga Kualat?

Farhat Abas dan Olga Syahputra (foto: kapanlagi.com)
Farhat Abas dan Olga Syahputra (foto: kapanlagi.com)

SegmenNews.com- Dewasa ini, kesehatan Olga Syahputra dikabarkan mulai mengalami peningkatan. Meskipun begitu, kebenarannya belum bisa dipastikan karena presenter DAHSYAT itu belum memberikan pernyataan resmi atau menunjukkan batang hidungnya sama sekali.

Sementara itu, Farhat Abbas yang sebelumnya sempat menyebut Olga telah meninggal dunia, kali ini kembali buka suara. Seperti biasa, ia menyindir kakak Billy Syahputra itu dengan nada yang pedas dan kurang enak didengar.

Lewat akun Twitter, mantan suami Nia Daniati itu menuding Olga kualat karena sebuah aksinya di masa lampau. Untuk mendukung opininya, Farhat juga mengunggah sebuah video.

Pada video tersebut, Olga menyindir seorang hajah yang punya praktik pengobatan alternatif, Umi Zubaidah, meskipun niatnya bercanda. Tak cuma sekali, pria yang sempat dekat dengan Jessica Iskandar itu terlihat beberapa kali menyindir Umi yang waktu itu jadi tamu di  salah satu program acara televisi, Campur-Campur.

Beberapa celotehan Olga di video itu antara lain menyebut Umi sebagai Jubaedah (Jurusan Banci Daerah), mirip Atun (mantan pemeran di film SI DOEL ANAK SEKOLAHAN yang berbadan subur), hingga menyamakannya dengan seekor ayam yang mengerami telur. Tentu saja semua itu dengan maksud (yang mungkin) bercanda.

Menanggapi postingan itu, Farhat dibanjiri kritikan oleh netizen. Mayoritas orang menyebut jika pria yang sempat bersitegang dengan Ahmad Dhani dan Putranya itu terlalu mencampuri urusan orang lain.

“Bukannya sudah sembuh om? Semoga penyakit kepo lu juga sembuh ya?? Biar nggak nambah dosa, kasihan karma lu banyak,” tulis seorang user menyindir ucapan Farhat.

Kritikan netizen untuk Farhat / © Twitter
Kritikan netizen untuk Farhat / © Twitter

Kalau menurut kalian guyonan Olga di atas benar? Atau tulisan Farhat yang sekedar cari sensasi?
Alamat simpang kualu kecamatan tampan.***

Red: hasran
Sumber: kapanlagi.com

Divonis 11 tahun, Janda Beranak tiga ini Histeris

Oni silvia  meninggalkan ruang sidang sambil menangis histeris
Oni silvia meninggalkan ruang sidang sambil menangis histeris

Bangkinang (SegmenNews.com)- Oni silvia (37) th janda beranak tiga menangis histeris di ruang sidang PN Bangkinang setelah dirinya dijatuhi majelis Hakim hukuman 11 tahun penjara denda Rp 8 M subsider 6 kurungan, karena divonis bersalah menjadi sindikat narkoba jenis sabu sabu seberat 44,10 gr.

Oni Silvia warga Simpang Kualu Kecamatan Tampan Kota Pekan Baru,yang ditangkap pada 22 Sepember 2014 yang lalu di jalan raya Pekan Baru Bangkinang tepatnya di depan SPBU Rimbo panjang Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar,saat disuruh oleh ‘Sby’ mengantarkan sabu sabu yang seberat 44,10 gr kepada salah seorang anggota Polisi yang menyamar sebagai pembeli.

Sabu yang seberat 44,10 gr sebelum sampai ketangan salah seorang anggota Polisi yang menyamar sebagai pembeli Oni Silvia terlebih dahulu di tangkap oleh satuan Narkoba Polsek Tambang.

Oni Silvia adalah seorang sindikat Narkoba jenis Sabu sabu di Kota Pekan Baru dan Kampar,barang bukti yang tangkap waktu itu  merupakan tangkapan narkoba jenis sabu sabu paling besar di Kabupaten Kampar,Demikian di sampaikan oleh ‘Ari Andhika Adikresna SH MH’ humas PN Bangkinang di ruang kerjanya pada selasa tanggal 10/2/2015.

Menurut ‘Ari Andhika’ Oni Silvia’di dakwa dengan Pasal 114 ayat 2 undang undang Narkotika Nomor 35 tahun 2009,terbukti bersalah sebagai perantara dalam sindikat Norkoba Jenis sabu sabu seberat 44.01 gr.

Dimana sebelumnya  jaksa penuntut umum ‘Sri Haryati SH MH’menuntut ‘Oni Silvia dengan pasal 112 undang undang narkotika Nomor 35 tahun 2009 dengan tuntutan 9 tahun penjara denda Rp 5 M subsider 6 bulan kurungan.

Akhirnya Ari Andhika Adikresna SH MH Ketua Mejelis Hakim PN Bangkinang yang di dampingi Hakim anggota, Nurafriani SH MH dan Ferdian Permadi SH MH,mendakwa dengan pasal 114 ayat 2 undang undang Narkotika nomor 35 tahun 2009 dengan menjatuhkan human kepada terdakwa 11 tahun Penjara denda Rp 8 M subsider 6,putusan ini lebih tinggi dari tuntutan jaksa penuntut umum.***(Amy)

Warga Bengkalis Diimbau tidak Bakar Lahan

Herliyan Saleh
Herliyan Saleh

Bukit Batu (SegmenNews.com) – Dalam beberapa hari ini, sejumlah kecamatan di Kabupaten Bengkalis dilanda kebakaran hutan dan lahan. Untuk itu, Bupati Bengkalis memperingatkan warga untuk tidak membakar lahan dan hutan karena bisa menambah titik api.

“Saat ini telah terjadi kebakaran lahan dan hutan di beberapa titik di Kabupaten Bengkalis, termasuk di Kecamatan Bukit Batu. Sekali lagi saya tegaskan dan ingatkan, warga jangan lagi menambah titik api,” ungkap Bupati Bengkalis, Herliyan Saleh, saat acara pengukuhan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Api-api, Tenggayun, Sepahat, Tanjung Leban dan Bukit Kerikil di lapangan Kantor Desa Sepahat, Selasa (10/2/2015).

Diungkapkan saat ini petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) dibantu masyarakat peduli api, petugas kepolisian dan regu pemadam dari perusahaan, sedang bekerja keras memadamkan api.  Agar jumlah titik api tidak bertambah, agar masyarakat menjaga lahan miliknya supaya tidak terbakar dan jangan memanfaatkan kesempatan pada musim kering ini untuk membersihkan lahan dengan cara membakar.

Dihadapan masyarakat, Herliyan menerangkan bahwa ancaman hukuman bagi pelaku pembakaran hutan dan lahan sangat berat. Sesuai pasal 98 ayat 1 uu no 32 tahun 2009 tersebut, pelaku pembakaran lahan diancam hukuman minimal tiga tahun penjara, maksimal sepuluh tahun penjara dan denda minimal Rp3 miliar.

Sedangkan jika kebakaran itu menyebabkan orang luka dan/atau bahaya kesehatan manusia sebagaimana diatur dalam pasal 98 ayat 2 uu no. 32 tahun 2009, diancam hukuman minimal empat tahun penjara dan maksimal 12 tahun penjara serta denda minimal Rp 4 miliar atau maksimal Rp 12 milyar.

Bupati juga menghimbau kepada seluruh masyarakat desa untuk terus mempertahankan nilai-nilai gotong royong. karena melalui gotong royong, mampu menyelesaikan segala hambatan dan persoalan di masyarakat secara bersama-sama, berat sama dipikul, ringan sama dijinjing.***(advertorial)

Herliyan Ingatkan BPD Gali Potensi Desa

Bupati Bengkalis, Herliyan Saleh serahkan SK kepada anggota BPD se-Kecamatan Bukit Batu
Bupati Bengkalis, Herliyan Saleh serahkan SK kepada anggota BPD se-Kecamatan Bukit Batu

Bukit Batu (SegmenNews.com)– Dalam upaya untuk meningkatkan pendapatan asli desa (PADes), anggota BPD sebagai mitra kepala desa harus mampu menggali seluruh potensi yang ada di desa.

Demikian diungkapkan Bupati Bengkalis, Herliyan Saleh, saat pengukuhkan dan pengambilan sumpah anggota BPD, Buruk Bakul, Bukit Batu, Sukajadi, Parit 1 Api-api dan Temiang, di Kantor Kepala Desa Bukit Batu, Selasa (10/2/2015).

Diungkapkan Herliyan, setiap desa di Kecamatan Bukit Batu ini memiliki berbagai potensi yang dibisa digarap untuk dijadikan pendapatan asli desa, seperti dari sektor perkebunan, pertanian dan sektor perikanan dan kelautan maupun sektor jasa. Menjadi tugas anggota BPD bersama kepala desa, untuk lebih kreatif untuk menggali potensi yang ada di desa, agar pendapatan asli desa (pades) semakin meningkat.

Memang diakuim, saat ini desa-desa di Kabupaten Bengkalis bisa dikatakan sebagai desa miliarder. Setiap tahun setiap desa mendapat kucuran dana dari pemerintah kabupaten bengkalis mencapai Rp 3 miliar, terdiri dana add sebesar Rp 1 miliar, inbup Rp 1 miliar dan UED-SP Rp 1 miliar. Ditambah lagi dana dari pemerintah pusat dan pemerintah pusat.

“Kendati sumber anggaran desa berbilang besar, tapi jangan menjadi alasan bagi pemerintah desa untuk berpangku tangan. mestinya mendorong kepala desa dan BPD untuk lebih kreatif dalam menggali segala potensi desa, untuk meningkatkan pendapatan asli desa,” ungkap Herliyan yang menyandang gelar Datuk Setia Amanah Negeri.

Sebagai desa miliarder, tentu membutuhkan manajemen tata kelola keuangan desa yang baik dan transparan. Bupati minta agar BPD dan seluruh elemen masyarakat desa harus selalu memantau dan mengawasi pengelolaan keuangan desa. Hal ini penting, agar pemanfaatan dana desa sesuai skala prioritas pembangunan di desa.

Herliyan mengingatkan, dalam melakukan pengawasan dan kontrol kepada desa kepala, anggota BPD jangan terkesan mencari-cari kesalahan kebijakan dan program kepala desa, karena hal itu bisa menghambat pelaksanaan pembangunan di desa. Seandainya memang ada hal-hal yang melenceng dari kepala desa dan aparatnya, BPD bisa menegur dan memanggil kepala desa untuk diminta klarifikasi. langkah ini lebih terpuji dan elegan, daripada memusuhi kepala desa dan membuat isu-isu negatif dan provokatif di masyarakat.

Sebaliknya, Bupati minta kepada kepala desa yang hadir agar bisa bekerja sama dengan BPD, jangan mengedepankan ego pribadi dan kelompok. Karena, pembangunan desa ini harus dilakukan secara bersama-sama, mulai dari perencanaan harus melalui BPD, hingga pelaksanaan dan penggunaanya harus melibatkan BPD.

Keberadaan BPD sangat strategis karena turut bertanggung jawab dalam merumuskan program pembangunan desa pada segala sektor di desa masing-masing. Berikan kemampuan terbaik yang dimiliki untuk mempercepat proses dan peningkatan keberhasilan pelayanan masyarakat dan pembangunan Kabupaten Bengkalis.***(advertorial/hms)

UNHCR Bantu Pekanbaru Atasi Imigran

Walikota Pekanbaru Firdaus ST.MT Bersama Kepala Perwakilan UNHCR  Thomas Vargas,Alyats,Kantor Kementrian Agama,Kerukunan Umat Beragama,Kabag Humas,Kabag Protokol,Kepala Kesbang Pol,Kakan PolPP
Walikota Pekanbaru Firdaus ST.MT Bersama Kepala Perwakilan UNHCR Thomas Vargas,Alyats,Kantor Kementrian Agama,Kerukunan Umat Beragama,Kabag Humas,Kabag Protokol,Kepala Kesbang Pol,Kakan PolPP

Pekanbaru (SegmenNews.com)- Wali kota Pekanbaru Firdaus, ST.MT menerima kunjungan United Nations High For Refugees (UNHCR) di kediaman wali kota Pekanbaru, Selasa (10/2/15). UNHCR merupakan organisasi PBB yang bergerak menangani masalah imigran dan pencari suaka.

Kepala perwakilan UNHCR adalah dalam rangka membahas permasalahan yang terjadi pada imigran yang berada di Pekanbaru menyatakan mereka siap menerima apa-apa saja keluhan yang terjadi pada imigran dan siap mencari solusi untuk permasalahan imigran.

Permasalahan yang terjadi pada pencari suaka yang berada di pekanbaru adalah isu tentang, isu negatif, masalah sosial, ideologi, kegaman dan sosialitas. dan mereka siap menampung semua isu, dan bagaimana isu tersebut bisa diselesaikan.  harapan pemerintah kota terhadap imigran yang ada di pekanbaru agar para imigran ini diberikan jam keluar dari penampungan.

Diharapkan dapat meminta izin kapada pengelola  untuk keluar guna memenuhi kebutuhan meraka. keluarnya mereka juga dibatasi oleh waktu dan kemana mereka pergi semuanya harus jelas. Di saat keluar juga mereka harus memiliki identitas khusus sehingga masyarakat tahu bahwa mereka adalah saudara kita yang sedang mencari suaka.

Terkait dengan isu yang beredar di masyarakat, walikota Firdaus menambahkan jika isu-isu yang beredar benar, maka kepada perangkat kecamatan dan masyarakat segera melaporkan, nantinya laporan tersebut aka dilanjutkan ke pimpinan UNHCR agar dapat ditindak tegas dalam pembinaan imigran.***(chir)