Beranda blog Halaman 2436

Meranti Mengajar Taja Kegiatan Perdana di SDN 12 Mengkikip

Logo Meranti Mengajar(3)Meranti (SegmenNews.com)- Pelopor ‘Meranti Mengajar’ Kabupaten Kepulauan Meranti sejak didirikan mulai melakukan dan turun mengajar perdananya di SDN 12 Desa Mengkikip , Kecamatan Tebing Tinggi di bulan Februari ini.

Dikatakan Ketua Meranti Mengajar, Rudy baru-baru ini bahwa, pendidikan adalah ujung tombak dalam sebuah perubahan, pendidikan juga menjadi tolak ukur untuk menjadikan masyarakat yang sejahtera. Karena dengan tingginya kualitas pendidikan, baik itu dari sarana prasarana hingga pada tingkat jenjang pendidikan seseorang mempengaruhi pola kehidupan yang secara otomatis akan mempengaruhi tingkat ekonomi dimasyarakat.

“Meranti Mengajar ini lahir dari sebuah pemikiran yang kritis terhadap dunia pendidikan, yang saya fikir ini adalah saatnya kita untuk turun tangan langsung membawa perubahan, ini adalah sebuah panggilan jiwa, disaat kebanyakan orang pesimis, brontak dan menolak akan keadaan yang serba memprihatinkan ini, kami memilih untuk turun tangan. Dan ini merupakan tanggungjawab kita bersama, bukan hanya menjadi tanggungjawab pemerintah, atau instansi terkait, tapi ini menjadi masalah kita semua dan butuh perhatian kita semua,” papar Pelopor Meranti Mengajar dan Ketua Meranti Mengajar, Rudy baru-baru ini.

Lanjutnya, Meranti Mengajar juga mengundang saudra/i untuk ikut mendukung kegiatan Meranti Mengajar, menjadi relawan maupun sebagai Donatur. Karena selain membutuhkan SDM yang baik juga membutuhkan Donatur, agar setiap kali Meranti Mengajar turun kelapangan dapat lebih efektif, karena keinginan Meranti Mengajar kedepan akan mempersiapkan SDM untuk turun langsung kelapangan dengan waktu yang lebih efektif, ikut mengisi kekurangan tenaga pengajar, dengan semangat gotong royong ikut turun tangan membangun kualitas re-generasi yang Mandiri, Tangguh, dan Berkualitas.

Disamping itu, Sekjen Meranti Mengajar, Rustam menjelaskan bahwa Meranti Mengajar sudah mulai turun kelapangan, untuk yang perdana kami turun tangan di 2 desa, yakni Desa Kp. Balak dan Mengkikip. Untuk desa Kp. Balak kita masih mempelajari situasi dan keadaan disana.

“Kita masih Survei, yang di Desa Mengkikip kita berkunjung di SDN 12 Mengkikip. Sebelumnya kita juga sudah survei di Tanjung Katung dan Merindang, mudah-mudahan dalam waktu dekat kita agendakan kunjungan disana,” jelas Rustam.

Agenda yang perdana Meranti Mengajar di SDN 12 Mengkikip meskipun sebelumnya Meranti Mengajar sudah survei di Tanjung Katung, Merindang Dan Kp. Balak. Seperti yang diungkap oleh Sadam Husen selaku ketua pelaksana di Kp. Balak dan Mengkikip.

“Sebelumnya kita sudah survei juga dibeberapa tempat, dan untuk yang perdana kita menjatuhkan pilihan di SDN 12 Mengkikip dengan berbagai pertimbangan. Saya dan kawan-kawan berangkat pagi Sabtu 7 Februari 2015 dan sore Minggu 8 Februari 2015 kita sudah pulang, Memang waktu kita singkat hanya 2 hari 1 malam, tapi mudah-mudahan ada kesan positif yang mampu kami tinggalkan. Mengingat juga keterbatasan kami, karna ini memang baru perdana, mudah-mudahan selanjutnya bisa lebih efektif”.

“Perjalanan kami menuju lokasi Meranti Mengajar, penuh dengan tantangan. Karena kita memilih jalan darat, yang sudah menjadi rahasia umum bahwa jalan dari Desa Kundur menuju Desa Kp. Balak ini sangat tidak layak untuk dilewati. Dari jalan yang banjir hingga kondisi tanah yang tidak bisa dilewati, singkat ceritanya kami mengalami kerusakan Sepeda Motor, hingga bergotong royong mengangkat sepeda motor. Namun itu tidak menjadikan halangan kami, dan mematahkan semangat kami untuk mengabdi membawa perubahan,” Saddam Husen Kembali.***(rls/Meranti Mengajar)

Pemkab Rohul Ajukan Rp 1,5 Triliun Untuk Percepatan Pembangunan

Pemkab Rohul Ajukan Rp 1,5 Triliun Untuk Percepatan Pembangunan
Pemkab Rohul Ajukan Rp 1,5 Triliun Untuk Percepatan Pembangunan

Rokan Hulu(SegmenNews.com)- Bupati Rokan Hulu, Drs. H. Achmad, M.Si ekspos di depan Komisi D DPRD Provinsi Riau Bidang Pembangunan dalam Kunjungan Kerja (Kunker) di Kabupaten Rokan Hulu, Negeri Seribu Suluk, bertempat di aula lantai III kantor Bupati Rohul, Selasa (10/2/2015).

Dalam ekspos tersebut selain dihadiri Bupati Rokan Hulu Achmad turut di dampingi, Wabup Rokan Hulu Hafith Syukri, Sekdakab Rokan Hulu Damri Harun, Ketua PKK Rokan Hulu Magdalisni Achmad yang juga Anggota DPRD Riau, Kepala Dinas, Badan, Kantor dan lainnya.

Sedangkan, Anggota DPRD Riau berjumlah 9 orang, yakni Ketua Erizal Muluk dari Partai Golkar, Wakil Hardianto dari Gerindra, Asri Auzar Partai Demokrat, Indra Putra Partai Golkar, Farida H Saat Partai Nasdem, Almailis Partai PDIP, Yur Jaini Moga Partai PAN, Yusuf Sikumbang PKB dan Mursini PPP.

Anggota dewan Riau ini, membidangi, Dinas Bina Marga dan Pengaraian (BMP) Tata Ruang dan Cipta Karya (TRCK), Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben), Badan Lingkungan Hidup (BLH), Dinas Perhubungan, Telekomunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) dan Biro Administasi Pembangunan.

Dalam kesempatan itu, Bupati Rokan Hulu memaparkan beberapa kondisi pembangunan yang perlu dilakukan penanganan dengan secepat mungkin baik itu pada APBD Murni 2016 maupun pada APBD-P 2015, anggaran yang dijaukan sekitar Rp 1,5 Tirliun.

Bupati Rokan Hulu juga memaparkan beberapa kegiatan yang masih sangat membutuhkan pembangunan, seperti jalan, jembatan, pengaiaran, irigasi, pertambangan, bandara Tuanku Tambusai, Playing School, rambu-rambu jalan, marka jalan, cermin jalan, perhubungan, lingkungan, Ruang Terbuka Hijau (RTH) Hutan Kota, penanaman modal dan investasi dan beragam program lainnya, semuanya secara akumultaif membutuhkan anggaran Rp 1,5 T.

Saat itu juga, Achmad mengungkap potensi pertambangan di Rokan Hulu, baik semen, batu bara atau yang lagi sangat ternd saat ini yakni batu akik, Rokan punya banyak jenis yang siap untuk dikembangkan, namun kini belum termanfaatkan secara maksimal, tapi untuk Perbubnya tengah di susun.

Masih di tempat yang sama, Ketua Komisi D DPRD Riau mengingat anggaran yang cukup pantastis tersebut, setiap tahun Pemoprov bisa menganggulangi sekitar 30 persen, bukti dari Rp 1,5 T, tahun ini Pemprov mengucurkan sebesar Rp 300 M.

“Inikan harus ada yang skala prioritas, namun kita berharap anggaran provinsi itu bisa bertambah, sehingga anggaran yang dikucurkan ke daerah itu akan lebih banyak, kita ketahui yang punya dearah itu kan pemerintah kabupaten, sedangkan provinsi tidak jadi harus kerjasa kolektif dalam pembangunan tersebut, baik itu pemerintah, masyarakat, dunia usaha dan lainnnya,” pungaks Erizal Muluk.***(advertorial/hms)

Kejati Periksa Kadiv PT Waskita dan 2 Pejabat Bapeda Rohil

Jembatan Pedamaran di Rokan Hilir
Jembatan Pedamaran di Rokan Hilir

Pekanbaru (SegmenNews.com)- Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, kembali melakukan pemeriksaan saksi-saksi terkait kasus dugaan korupsi Jembatan Pedamaran I dan II pada tahun 2008-2010. Saksi-saksi yang diperiksa penyidik kali yaitu Ir.M Sadali Kepala Divisi (Kadiv) 3 PT Waskita.

Ya ada, hari ini ada pemeriksaan saksi-saksi kasus korupsi jembatan Padamaran I dan II. Saksi tersebut diantaranya Ir.M Sadali Kepala Divisi (Kadiv) 3 PT Waskita,” ujar Mukhzan SH MH, Selasa (10/2/15).

Selain M Sadali, ada juga saksi lainnya yang diperikas. “Ada juga saksi lainnya Yaitu Kepala Bapeda Kabupaten Rohil tahun 2013 dan Kabid Sarana fisik Bapeda Rohil,” ujar Mukhzan.

Siapa nama Kepala Bapeda Rohil dan Kabid yang diperiksa? . Mukhzan mengaku tidak tahu. “Saya gak tahu siapa namanya, cuma itu yang saya dapat laporan dari Pidsus nya,” ujarnya.

Untuk diketahui, dalam kasus ini penyidik Kejatoi Riau telah menetapkan 3 orang tersangka diantaranya Ibus Kasri.

Dugaan korupsi Jembatan Pedamaran I dan II pada tahun 2008-2010 dianggarkan Rp529 miliar. Dasar kegiatan tersebut adalah Perda Nomor 02 Tahun 2008 tentang Peningkatan Dana Aggaran dengan Tahun Jamak Pembangunan Jembatan.

Dalam prosesnya, Ibus Kasri dan beberapa tersangka lainnya yang belum disebutkan Kejati Riau, pada tahun 2012 menganggarkan Rp66.241.327.000 dan Rp38.993.938.000. Sementara tahun 2013 sebesar Rp146.604.489.000.

Penganggaran itu tanpa dasar hukum yang jelas. Dan akibatnya negara dirugikan karena terjadi pengeluaran dana pembangunan jembatan tersebut yang seharusnya tidak dianggarkan atau dikeluarkan.

Tersangka Ibus Kasri, yang pernah bekerja di Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Rokan Hilir, ini telah dimintai keterangannya sebagai saksi, namun yang bersangkutan belum ditahan meski telah ditetapkan sebagai tersangka.

Penetapan tersangka setelah Kejati Riau menemukan bukti permulaan yang cukup sebagaimana diatur dalam pasal 184 KUHAP, sehingga penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi pembangunan Jembatan Pedamaran I dan II ditingkatkan ke tahap penyidikan.

Kejaksaan menduga kuat telah terjadi korupsi pada proyek pembangunan jembatan tersebut yang pendanaanya bersumber dari APBD Rokan Hilir tahun anggaran 2008 hingga 2013.

Selain itu, kejaksaan mengendus bahwa korupsi pada proyek jembatan itu dilakukan secara bersama-sama. Karena itu, kemungkinan besar Tim Kejati Riau dalam waktu dekat akan memintai keterangan Gubernur Riau nonaktif Annas Maamun, yang kini berada ditahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka kasus dugaan suap alih fungsi lahan.

Sebabnya, kejaksaan menilai Annas Maamun mengetahui seluk-beluk kasus tersebut karena yang bersangkutan pernah menjabat Bupati Rokan Hilir. Rencananya Kejati Riau juga akan meminta keterangan Annas, karena ia mengetahui proyek tersebut.

Indikasi dugaan korupsi adalah bahwa pembangunan Jembatan Pedamaran I dan II awalnya sudah dianggarkan melalui APBD Rokan Hilir tahun anggaran 2008-2010 dengan total dana sebesar Rp529 miliar.

Dasar hukum kegiatan tersebut adalah Peraturan Daerah No. 02 Tahun 2008 tentang peningkatan dana anggaran dengan tahun jamak pembangunan Jembatan Pedamaran I dan II. Namun, pada kenyataannya, ia mengatakan tersangka IK dan kawan-kawan kembali menganggarkan kegiatan pembangunan untuk proyek yang sama tanpa dasar hukum yang jelas.***(ran/chir)

Pegawai Kemenag Rohul Diwajibkan Buat Laporan Harian

APELRokan Hulu (SegmenNews.com)- Dalam rangka mewujudkan Kantor Kementerian Agama (Kan Kemenag) Kab Rokan Hulu (Rohul) sebagai pilot project Zona Integritas dengan penerapan lima budaya kerja, yaitu Integritas, Profesional, Inovasi, Bertanggungjawab, dan Keteladanan, sebagaimana ditetapkan oleh Kakanwil Kemenag Riau Drs H Tarmizi Tohor MA, beberapa waktu yang lalu, maka seluruh pegawai di lingkungan Kemenag Rohul diwajibkan membuat laporan kerja harian.

Demikian disampaikan Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, ketika memberikan pengarahan kepada seluruh pejabat dan karyawan/ti di lingkungan Kemenag Rohul, Selasa, (10/2/2015) di kantor Kemenag Rohul, Kota Pasir Pengaraian.

Dikatakannya, mulai hari ini dan dimulai dari diri sendiri, maka seluruh pegawai di lingkungan Kemenag Rohul, baik pejabat maupun staf, baik PNS maupun non PNS, baik pejabat struktural maupun pejabat fungsional, diwajibkan membuat laporan harian kerja, sesuai dengan format yang telah disediakan.

Ahmad Supardi Hasibuan lebih lanjut mengatakan, pembuatan laporan harian kerja ini sangat mendesak untuk dilaksanakan, sebab setiap pegawai harus jelas apa yang dia kerjakan setiap harinya, pekerjaannya harus terukur dan dapat dinilai oleh atasan langsung. Kalau ada pegawai yang tidak ada pekerjaannya, maka dia harus dievaluasi dan bila perlu dimutasikan ke tempat lain.

Hal ini adalah bahagian dari pertanggungjawaban masing-masing pegawai kepada negera yang telah membayar gaji atau honorariumnya setiap bulan. Antara gaji dan pekerjaan harus seimbang, tidak dibenarkan gajinya lebih besar daripada pekerjaannya, sedangkan sebaliknya pekerjaannya lebih besar daripada gajinya, maka yang bersangkutan mendapatkan tambahan pahala.

Menurut Ahmad Supardi lagi, laporan harian kerja itu hanya terdiri dari 5 kolom, yaitu Nomor urut, uraian kegiatan yang dilaksanakan pada hari itu, outpun dari kegiatan yang dilakukan, volumenya berapa, dan yang terakhir adalah satuan, bisa berupa berapa kali, berapa orang, berapa lembar, berapa eksemplar, dan sebagainya.

Untuk itu Ahmad Supardi mengharap agar semua pegawai termasuk dirinya sendiri, untuk meluangkan waktu setiap saat mencatat apa yang telah dikerjakannya pada hari itu, jangan ditumpuk sekali seminggu atau bahkan sekali sebulan, sebab kita akan lupa dan bahkan malas untuk mencatatnya.***(rls)

Wabup Rohil Minta Objek Wisata Harus Dikelola dengan Baik

wabup Rohil Erianda SEBagansiapiapi(SegmenNews.com)- Jembatan Pedamaran I dan II tak hanya sebatas akses jalan penunjang infrastruktur di Rokan Hilir (Rohil). Jembatan ini juga menjadi bagian dari objek wisata untuk dapat menyaksikan keindahan Sungai Rokan dari ketinggian jembatan.

Namun sayangnya, kedua jembatan itu tak dikelola dengan baik. Hal ini diungkapkan Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Rokan Hilir Erianda SE, Sabtu (7/2).

“Diharapkan kepada semua pihak terutama instansi terkait untuk menjaga objek wisata Rokan Hilir. Pasalnya selama ini objek wisata yang ada tidak pernah dirawat dengan baik. Buktinya, fasilitas yang telah ada justru banyak yang hilang dan dicuri orang,” keluh Wabup Erianda.

Karena itu, dia berharap, kepada instansi terkait baik ditingkat kabupaten maupun kecamatan harus selalu memantau maupun menjaga aset wisata yang ada.

Erianda menambahkan, jika hal itu dikelola secara maksimal tentu akan menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD. Selain Jembatan Pademaran I dan II, ada juga objek wisata Batu Enam yang layak jadi unggulan Rohil.

Pantauan di lapangan, akhir pekan atau hari libur besar, banyak masyarakat Rokan Hilir dan luar daerah menghabiskan waktunya menikmati keindahan Sungai Rokan dan Jembatan Pedamaran.***(adv/hms/karyadi)

Camat Diimbau Sosialisasikan SE Karhutla

HM Harris
HM Harris

Pangkalan Kuras (SegmenNews.com)- Bupati Pelalawan, HM Harris memerintahkan kepada aparatur Kecamatan hingga Desa agar mensosialisasikan Surat Edaran (SE) Bupati terkait pengantisipasian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) no 660/BLH/2015/12 tanggal 20 Januari.

“Camat, lurah, kepala desa agar mensosialisasikan surat edaran tersebut. Jika masih juga di temukan pembukaan hutan dan lahan maka dapat dikenakan sanksi pidana,” tegas Bupati saat apel siaga api Karhutla baru-baru ini.

Disampaikannya, bahwa pencegahan Karhutla merupakan sebagai wujud kepedulian pemerintah terhadap lingkungan hidup. Sebab sumber daya alam berupa hutan dan lahan merupakan anugerah yang disediakan ALLAH SWT, untuk kelangsung hidup makhluknya termasuk didalamnya manusia.

Funsi hutan sangat beragam, antara lain fungsi ekologis ,ekonomis, sosial maupun budaya sementara itu, bila pengaturan dan pemanfaatan hutan dan lahan tidak didasarkan pada perencanaan yang matang, maka akan terjadi pemafaatan sumber daya alam hutan dan lahan yang tidak memenuhi kaeda alam dan ekologi yang tepat.

Kondisi hutan dan lahan Kabupaten Pelalawan. Merupakan tanggung jawab lapisan masyarakat. Di lapangan masih banyak pelaku masyarakat dan dunia usaha yang ternyata berdampak negatif, terhadap pelestarian hutan dan lahan.

Kapolres Pelalawan AKBP Ade Johan Hasidungan Sinaga Sik.MHum mengatakan masalah kebakaran hutan dan lahan merupakan  hal yang penting untuk ditindak lanjuti. Untuk suksesnya tindak lanjut dilapangan di perlukan partisipasi masyarakat luar untuk medukung dan memberikan laporan untuk ditindak lanjuti.

“Iya, kita konsen memperhatikan masalah karhutla ini, sebagai jajaran penengak hukum, maka jajaran Polres Pelalawan  menyatakan siap menengakkan hukum serta mengeksekusi setiap orang dan siapa saja yang sengaja atau dengan alasan lain  membakar hutan dan lain,”ungkapnya

Sementara Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Setdakab Pelalawan Syamsul Anwar SH MH saat dikompirmasi mengenai apel siaga api mengatakan pada prinsipnya apel siaga api lebih dititik beratkan pada bagaimana  pencegahan dini supaya masalah karhutla dapat diatasi sedini mungkin. Dan salah satu upaya BLH untuk kegiatan tersebut adalah dengan melibatkan pihak perusahaan swasta untuk ikut komit dalam menangani masalah Karhutla ini.

Dikatakannya, apel siaga api ini sendiri merupakan inisiatif PT Arara Abadi yang memiliki areal kerja di Kabupaten Pelalawan semisal di Kecamatan Pangkalan Kuras, Bunut, Kuala Kampar, Teluk Meranti dan Kerumutan.

“Kita harap pelaksanaan ini bukan hanya apel belaka, tapi lebih pada aksi dalam menangani Karhutla,”ujarnya seraya melanjutkan, penanganan karhutla dapat berbasis masyarakat beserta perusahaan. Jadi, Apel siaga api ini merupakan komitmen antara perusahaan dan masyarakat dalam menangani Karhutla.

lanjutnya, Pelalawan merupakan pilot project dalam penanganan Karhutla Nasional. Untuk itu, pada 16 Februari mendatang Mentri Lingkungan Hidup akan melakukan kunjungan kerja ke Propinsi Riau dan juga Kabupaten Pelalawan. Sekaligus pencanangan aksi daerah dalam rangka pencegahan dan penanganan Karhutla, Dan pada tanggal (26/2), Presiden RI akan kembali melakukan kunjungan kerja dalam rangka tindak lanjut aksi daerah tersebut.

Menanggapi himbauan bupati Pelalawan terhadap masalah karhutla, Herwanshan Pablic Affiar Head PT Arara Abadi yang ikut berpartisipasi pada kegiatan apel siaga mengatakan, sejauh perusahaan PT Arara Abadi menyambut baik himbauan bupati tersebut. Perusahaan PT Arara Abadi, sediri telah siapkan personil pemadam kebakaran dan memasang CCTV yang bisa menagkap dan mendeteksi kebakaran api, dengan radius mencapai  15 kilo meter. CCTV tersebut tersebar distrik areal operasional  PT Rara Abadi.  Sementara disisi lain personil kebakaran dari Perusahaan terus melakukan patroli via darat sementara pantau, sementara dari udara perusahaan memiliki 2 unit helikopter yang melakukan pematauan setiap hari.***(fin)

Unik, Pusaran Air Dalam Ruangan

Pusaran air Descension. (U-Report)
Pusaran air Descension. (U-Report)

SegmenNews.com– Seorang seniman ternama India, Anish Kapoor menciptakan karya seni unik yang tak pernah kita duga. Karyanya berupa sebuah instalasi yang memiliki daya tarik tinggi, yakni berbentuk pusaran air di dalam ruangan yang memutar tanpa dasar.

Dilansir mymodernmet.com, instalasi itu disebut dengan ‘Descension‘. Sebuah lubang di lantai yang berisi pusaran air hitam. Menariknya, pusaran air itu dibuat seakan terus berputar tiada henti dan tak pernah sampai dasar.

Kemudian di sekeliling lubang pusaran air tersebut, dipasang pagar untuk memfasilitasi pengunjung yang melihatnya dari dekat. Karya seni Anish Kapoor tersebut dipamerkan dalam acara Kochi-Muziris Biennale.pusaran airSebuah acara perhelatan seni akbar yang melibatkan 94 seniman, yaitu para seniman India dan internasional dari 30 negara. Pada acara itu para seniman memamerkan karya mereka di berbagai media seperti film, instalasi, lukisan, patung, dan juga seni pertunjukan. Berlangsung selama 108 hari, mulai tanggal 12 Desember 2014 hingga 29 Maret 2015.***

Red: hasran
Sumber: mymodernmet.com/viva.co.id

 

Tips Memilih Batu Akik Asli dan Palsu

batuSegmenNews.com- Saat ini berburu batu akik sudah jadi ngetren dan digandrungi oleh semua kalangan mulai, anak-anak, dewasa hingga kalangan pejabat sekalipun. Tapi bagi yang baru ikutan berburu batu akik harus lebih cermat. Jangan sampai terlanjur merogoh jutaan rupiah, tak tahunya barang palsu. Tahukah anda batu akik asli dan palsu? berikut pembahasannya.

Seperti dilansir jpnn ada 6 mengetahui batu akik palsu dan asli.

1. Berat: Permata atau batu akik asli lebih berat dibandingkan dengan yang palsu. Jika dipegang akan terasa lebih padat.

2.  Suhu: Secara alami sebuah batu asli lebih dingin dengan kaca/sintetis. Cara tes bisa dilakukan dengan menempelkan pada bagian kulit yang sensitif di bagian tubuh kita seperti pipi, leher, atau pada bagian lipatan siku lengan.

3. Memanaskan: Membakar pada bagian batu. Jika batu itu terlihat gosong dan meninggalkan bekas yang susah terhapus dapat dipastikan batu itu palsu. Batu asli jika dibakar akan tampak basah, seperti berminyak tapi setelah dihapus akan hilang seketika. Begitu juga, setelah dipanaskan batu asli biasanya cepat dingin, sedangkan yang palsu panasnya bertahan lebih lama.

4. Membenturkan: Jika Anda memiliki dua batu yang diyakini sama-sama batu asli, jika dibenturkan satu sama lain biasanya keluar percikan api. Cara mengetesnya bisa dilakukan di tempat gelap untuk memastikan ada percikan.

5. Meneteskan air: Batu asli jika diteteskan air pada bagian permukaannya yang licin tidak akan pecah (bukan metode baku).

6. Serat: Batu asli alam secara umum memiliki serat alami. Permata sintetis atau yang terbuat dari kaca terlihat bening. Meskipun dalam batu sintetis terdapat serat biasanya terlihat tidak alami, seperti ada semacam gelembung yang disebabkan saat proses pembuatan terdapat udara yang terperangkap di dalamnya.***(ran/jpnn)

Pasar Modern Sorek Rampung Awal 2016

HM Harris
HM Harris

Pangkalan Kuras (SegmenNews.com)- Bupati Pelalawan pancangkan tiang pertama pembangunan pasar modern sorek satu. Direncanakan pengerjaan megah proyek ini yang menelan anggaran sebesar Angaran Rp 28,347 M melalui anggaran tahun 2014- 2015 akan rampung dan siap diresmikan awal Januari 2016 nanti.

Dengan dilakukannya pemancangan, menandai dimulainya pembangunan pasar modern terbesar di Pelalawan tersebut. Pasar dengan konsep yang nyaman dan lengkap di Pelalawan ini, pembangunannya ditargetkan dapat selesai dalam waktu 18 bulan (Multi Years).

Pembangunan pasar modern yang menelan biaya sekitar Rp. 28 milyar tersebut dilaksanakan oleh PT. Nindya Karya (Persero) Devisi 1  melalui pelelangan umum menggunakan SPSE Kabupaten Pelalawan dari dana APBD Kabupaten Pelalawan.

Dalam sambutanya, Bupati Pelalawan H.M.Harris mengatakan bahwa, pasar tradisional yang ada saat ini sudah tidak bisa digunakan karena kebakaran yang di alami beberapa waktu yang lalu dan tidak layak lagi untuk digunakan. Sehingga pasar modern ini merupakan solusi yang paling cocok untuk mengatasi permasalahan tersebut.

“Lokasi pasar yang akan dibangun saat ini merupakan hasil musyawarah antara pemerintah dengan para pedagang, karena pemerintah berusaha memilihkan lokasi yang sangat strategis,” ungkap Bupati H.M.Harris.

Pada kesempatan tersebut, Bupati berpesan kepada para pedagang agar setelah pembangunan selesai,  para pedagang dihimbau agar ikut menjaga kenyamanan para pembeli dengan ikut menjaga kebersihan dan kerapian. Sementara pasar modern yang dibangun memilki luas total bangunan 4.444,2 Meter persegi dan dapat menampung 140 kios.

Dijelaskan Bupati, Pemerintah Kabupaten Pelalawan juga akan melaksanakan pembangunan lainnya seperti Istana Sayap Pelalawan, jalan Pangkalan kuras, jalan Pangkalan lesung, Kerumutan, Kuala kampar  ada 3 semenisasi, Langgam  pembangunan jalan dan Sekolah Tinggi Teknologi Pelalawan ST2P.

Di sisi lain disampaikan bupati, Saat ini pembanguan yang dilakukan Pemerintah Daerah masih banyak yang terlambat, disamping adanya masalah teknis dan lain sebagainya. Terhadap  itu semuah diharapkan masyarakat untuk bersabar,”iya saat ini, setiap agenda pengerjaan proyek tidak bisa dikerjakan begitu saja, memerlukan proses yang panjang, semisal diusulkan tahun ini, tahun depan baru dapat direalisasikan, dan hal ini sangat berbeda jauh sebelumnya, dimana setiap usulan dapat secepatnya di kerjakan,”jelas Harris, seraya menambahkan diperlukan perencanaan yang matang dan diperlukan kehati-hatian dalam menyusun serta mengunakan dana yang berasl dari APBD itu.

Sementara apa yang diungkapkan Harris menjawab keinginan masyarakat untuk mengesa berbagai kegitan proyek, bupati mengharapkan masyarakat untuk bersabar,”kita akan lihat dulu apa yang harus dikerjakan, dan apa yang diusulkan, karena banyak yang harus dilalui,terhadap itu,  Masyarakat jangan salah paham dulu, sekarang proyek mana, kalau proyek semisal pengaspalan jalan lintas timur, kalau itu yang dimaksud. Itu merupakan hak pemerintah pusat. Sementara kewenangan daerah dalam hal ini hanya pada tahap mengusulkan saja, bengitu juga  proyek propinsi lainya. jadi saya tekankan kepada camat,lurah, kades untuk mensosilisasikan hal tersebut agar tidak terjadi kesalah pahaman nantinya,”jelas Harris.

Sementara disisi lain menghadapi persaingan bebas dalam era perdangan bebas hendaknya masayarakat jangan bersaing diantara kita. “Jangan bersaing sesama kita, mari kita bersatu bahu membahu. Kerena persaingan kedepan menghadapi ekonomi asian sangatla kompetitif. Jangan  terkejut orang Malasyia atau negara lainya berdangan ditempat kita,”ujarnya seraya mengatakan  masyarakat dituntut untuk mampu bersaing dan harus bersatu padu.

Pada kesempatan tersebut bupati juga menegaskan kepada camat, kepala desa, lurah untuk mensosialisasikan program pemerintah, semisal Pelalawan Sehat. Karena sejauh ini masyarakat masih  belum banyak memanfaatkan fasilitas kesehatan gratis tersebut.

sementara di tempat yang sama, Kadis PU Setdakan Pelalwan Ir. H. Hasan Tua Tanjung ST.MT, mengatakan, proyek pasar modern tersebut di kerjakan mengunakan angaran sebesar  28,347 M. yang dianggarkan tahun 2014 2015.  melalui paket proyek Multiyears, direncanakan dikerjakan 18 bulan kedepan. Diharapkan awal tahun 2016 nanti telah selesai dikerjakandan pada Januari 2016 nanti telah bisa diresmikan pemakaiannya.

Dikesempatan pemancangan tiang pertama pembangunan pasar modern ini, bupati beserta rombongan meninjuan proyek  maniatur kabbah di kelurahan Sorek satu, Kecamatan Pangkalan Kuras.***(fin)

Sri Sultan HB X Ungkap Hubungan Khilafah Utsmaniyah dengan Tanah Jawa

SegmenNews.com– Sri Sultan Hamengku Buwono X mengungkapkan hubungan Khilafah Utsmaniyah dengan tanah Jawa. “Sultan Turki Utsmani meresmikan Kesultanan Demak pada tahun 1479 sebagai perwakilan resmi Khalifah Utsmani di tanah Jawa,” ujarnya saat memberikan sambutan dalam Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) VI di Yogyakarta, Senin (9/2).

Peresmian tersebut, lanjut Sri Sultan, ditandai dengan penyerahan bendera hijau bertuliskan kalimat tauhid. “Bendera hadiah Sultan Utsmani masih tersimpan baik di Keraton Yogya,” ujarnya.

Menurutnya, Sultan Turki pula yang mengukuhkan Raden Fatah sebagai khalifatullah di Jawa. “Perwakilan Khilafah Turki di Tanah Jawa, ditandai dengan penyerahan bendera hitam dari kiswah Ka’bah bertuliskan kalimat tauhid, dan bendera hijau bertuliskan Muhammad Rasulullah,” bebernya.

Sri Sultan juga menyebutkan pada 1903 saat dilakukan kongres khilafah di Jakarta, Sultan Turki mengutus M Amin Bey yang menyatakan haram hukumnya penguasa Muslim tunduk pada Belanda.

Ia juga menyebut atas dorongan Sultan, salah satu abdi ngarso dalem Sultan Yogja kemudian mendirikan organisasi Muhammadiyah. “Dialah KH Ahmad Dahlan!” tegasnya.

Terkait KUII, Sri Sultan pun berpesan. “Ulama punya dua peran yaitu tanggung jawab kepemimpinan dan penunjuk arah. Oleh sebab itu, badan pekerja kongres harus berani melakukan amar maruf nahi munkar pada pemerintah dan umat Islam, khususnya saat terjadi ketidakpastian seperti sekarang,” pungkasnya.***

Red: hasran
Sumber: hizbut-tahrir.or.id