Beranda blog Halaman 2454

Bob Sadino Wafat, Ini Lima Fakta Nyentriknya

Ciri khas Bob Sadino
Ciri khas Bob Sadino

Jakarta (SegmenNews.com)- Indonesia kehilangan salah satu pebisnis kawakan, Bob Sadino. Pengusaha sukses. yang satu ini memiliki kontribusi besar dalam sejarah entrepreneur Tanah Air.

Tidak hanya bagi gurita bisnisnya, Bob Sadino justru mengumbar kesuksesannya berwiraswasta. Bahkan, sosok pengusaha ini terkenal dengan pernyataannya yang out of the box. “Orang bodoh sulit mendapat pekerjaan sehingga dia terpaksa buka usaha sendiri. Dalam perjalanan bisnisnya agar semakin sukses dia harus merekrut orang pintar. Alhasil orang bodoh tadi jadi bosnya orang pintar,” demikian salah satu pemikirannya.

Bahkan, pemilik perusahaan berbendera Kemfood ini sudah jauh hari menyatakan tidak mau pengalaman dan pengetahuan yang dimiliki terkubur bersama tubuhnya ketika dirinya wafat kelak. Harapannya pun dia realisasikan. Semasa hidupnya pria berambut perak itu menularkan virus berwirausaha melalui berbagai seminar maupun sosial media.

Kini kendati sudah wafat, namun nama Bob Sadino akan tetap hidup bersama ilmu yang sudah dihembuskan kepada warga Indonesia, seperti apa yang dicita-citakan.

Selasa (20/1/2015) selepas salat Dzuhur, Bob Sadino akan dikebumikan. Berikut ini fakta-fakta tentang om Bob Sadino semasa hidupnya.

(Foto: Danang Sugianto/Okezone)
(Foto: Danang Sugianto/Okezone)

1. Celana Pendek

Salah satu ciri khas Om Bob Sadino adalah busana yang dikenakan. Jauh dari sosok seorang pebisnis pada umumnya yang berpenampilan necis, Bob Sadino justru identik dengan celana pendek dan kemeja kotak-kotaknya.

2. Jargon ‘Mereka Bilang Saya Gila’

Kepiawaiannya sebagai entrpreneur di luar kebiasaan. Terobosan dan gebrakan yang dilakukan selalu nyentrik berbanding terbalik dengan pebisnis pada umumnya. Saking nyentriknya, Bob Sadino kerap dibilang gila. Namun tudingan itu dijadikan jargon dirinya, yaitu ‘mereka bilang saya gila’.

3. Beberapa kali dikabarkan meninggal

Sebelum wafat, Bob Sadino sempat menjalankan perawatan di Rumah Sakit Pondok Indah. Kabar itu justru beredar simpang siur. Bahkan diberitakan telah wafat pada November silam di media sosial. Ucapan bela sungkawa langsung merebak. Namun Bob Sadino langsung berkicau melalui akun Twitter-nya. “Aku masih hiduuuuuuuppp,” demikian ucapnya.

4. Mbahnya Entrepreneur

Sebelum pemerintah menggaungkan gerakan wirausaha, Bob Sadino sudah lebih dulu menularkan jiwa entrepreneurnya. Dia berprinsip, meski di perusahaan kecil namun jadi bos ketimbang menjadi karyawan di perusahaan besar.

5. Kemchick

Bob Sadino memiliki supermarket kenamaan di bilangan Kemang bernama Kemchick. Brand itu menjadi pioner supermarket lokal yang berhasil memberdayakan petani dan peternak dalam negeri.***

Red: hasran
Sumber: okezone.com

Sehari Dua Tabrakan Maut, Empat Tewas, Satu Luka-Luka

Salah peristiwa tabrakan di Pangkalan Kerinci
Salah peristiwa tabrakan di Pangkalan Kerinci

Pangkalan Kerinci (SegmenNews.com)- Dalam sehari dua kasus kecelakaan maut terjadi di Jalan Lintas Timur, kabupaten Pelalawan yang mengakibatkan empat nyawa melayang dan satu orang luka-luka hingga harus di larikan ke rumah sakit. Peristiwa kecelakaan terjadi, di Jalan Lintas Timur, Km 103, desa Dundangan, kecamatan Pangkalan Kuras, Senin (19/1) sekitar pukul 07.45 WIB, seorang pengendara sepeda motor Vario BM 2653 ZJ yang diketahui seorang PNS bernama Nazarudin (50)yang tinggal di dusun II, Pulau Sayap, kecamatan Kampar Kiri Timur, tewas.

Setelah sepeda motor yang ditunggangi bertabrakan dengan Truk Fuso B 9884 TIN yang dikemudikan oleh Agustian (55) warga asal Padang, Sumbar dari arah Rengat, menuju Pangkalan Kerinci. Maka saat korban mendahulu sebuah mobil tidak mengira ada kendaraan lain datang dari arah berlawanan.

Alhasil tabrakan tak terhindarkan, hingga membuat PNS di lingkungan Pemkab Kambar itu tewas di lokasi kejadian dengan kondisi luka berat di bagian kepala. Sedangkan petugas Unit Lakalantas Polres Pelalawan yang mendapat laporan langsung turun ke lokasi kejadian dibawa pimpinan Kanit Laka Iptu JTP Silaban .

Namun belum selesai menangani kasus kecelakaan yang menewaskan PNS itu, kembali kecelakaan terjadi sekitar pukul 14.20 WIB di Km 40, desa Kiyap Jaya, kecamatan Bandar Sekijang, antara mobil Kijang B 2357 LQ laga kambing dengan truk tronton B 9811 UYX. Akibatnya satu orang penumpang bernama Supriandin Puato (40) warga Rumbai Pesisir, Pekanbaru tewas dalam perjalanan ke RSUD Arifin Achmad Pekanbaru.

Namun selang beberapa jam kemudian, usai mendapat pertolongan pertama, supir mobil Kijang Rasyid Ridho (26) warga Desa Tanjung Pauh, Kecamatan Muaro Jambi, Provinsi Jambi mengalami luka berat akhirnya meninggal dunia, disusul oleh Andrian (26) juga menghembuskan nafas terakhir.

Sedangkan Hendri Widianto (40) warga Tanjung Datuk, Pekanbaru, penumpang mobil Kijang, mengalami luka-luka harus mendapatkan perawatan intensif. Sedangkan pengemudi mobil truk Kritopel Pasaribu (23) bersama rekannya Irul Lubihs (24) kondisi selamat. Walau mobilnya telah menghantam mobil kijang hingga remuk.

Kapolres Pelalawan AKBP Ade Johan Sinaga, SIK MHum melalui Paur Humas Ipda Edy Haryanto, Selasa (20/1) kemarin membenarkan adanya kecelakaan maut yang terjadi di dua lokasi berbeda yang mengakibatkan dua korban meninggal dunai dan tiga korban luka-luka.

“Para korban yang meninggal dunia telah di jemput keluarga, untuk di kebumikan. dan satu orang mengalami luka-luka kini telah di rujuk ke RSUD Arifin Achman Pekanbaru. Setelah mendapat pertolongan medis di puskesmas,” ujar paur Humas Polres Pelalawan.

Ditambahkan Edy yang juga menjabat Kanit Rekiden Satlantas Polres Pelalawan tidak henti-hentinya menghimbau kepada masyarakat terutama pengendara di jalan raya untuk lebih berhati-hati dan waspada, serta mentaati aturan berlalulintas demi menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain.***(fin)

Warga Pekanbaru Diminta Bangun Usaha Melalui UEK-SP

Wakil Walikota Pekanbaru, Ayat Cahyadi, S.Si menyerahkan bantuan sembako secara simbolis kepada warga kurang mampu kelurahan Tangkerang Utara.
Wakil Walikota Pekanbaru, Ayat Cahyadi, S.Si menyerahkan bantuan sembako secara simbolis kepada warga kurang mampu kelurahan Tangkerang Utara.

Pekanbaru (SegmenNews.com)- Wakil Walikota Pekanbaru, Ayat Cahyadi, S.Si mengingatkan agar masyarakat kota pekanbaru kedepan hendaknya membangkitkan jiwa enterpreiner wira usaha melalui dana UEK SP simpan pinjam yang telah di kelola oleh koordinator UEK SP masyarakat terbantu serta akan berguna bagi kelanjutan roda perkonomian terutama kepada masyarakat kelurahan tangkerang utara.

Demikian di sampaikannya saat sambutan acara Musyawarah Kelurahan Pertanggung jawaban Tahunan ( MKPT IV) sekaligus pelantikan RW DAN RT sekelurahan Tangkerang Utara Kecamatan Bukit Raya Rabu (21/01) di halaman Kantor Lurah Tangkerang Utara.

Ucapan Tahniah kepada RW dan RT yang telah di lantik selamat mengemban amanah, semoga mampu melayani masyarakat dengan baik sebab RW dan RT adalah ujung tombak dalam mewujudkan percepatan pembangunan kota Pekanbaru, dalam mengetahui apa-apa yang akan di bangun serta data masyarakat dalam program pengentasan kemiskinan tentunya RT dan RW yang lebih mengetahui.

Ditambahkan, Wawako berkaitan dengan UEK SP diminta kepada yang berkompeten dalam pengelolaan dana UEK SP agar trasparan dalam penggunaannya serta hendaknya mensosialisasikan kepada masyarakat dengan membudayakan menabung melalui dana UEK SP tersebut dalam pengelolaan simpan pinjam.

Pada acara ini hadir, anggota DPRD Provinsi Riau, H. Mansur, Camat Bukit Raya Fiora Helmi, S.STP, Sekretaris BBNKB, Lurah Tangkerang Utara serta perangkat, serta RW dan RT sekelurahan tangkerang utara beserta unsur masyarakat.***(chir)

Tak Kembalikan Mobdin, Oknum Mantan Anggota DPRD Riau Mesti Dipolisikan

Ilustrasi
Ilustrasi

Pekanbaru (SegmenNews.com)- Sampai hari ini, masih ada sekitar 6 unit Mobil Dnas (Mobdin) yang belum diserahkan oleh anggota DPRD Riau kepada sekretariat dewan. Bahkan henphonnya sudah mati dan mantan itu juga tidak menetap lagi dirumah sesuai alamat data dirinya.

Pengamat Politik UR Mexasai Indra, menegaskan setelah seorang pejabat tidak lagi menjabat, maka segala atribut harus diserahkan kepada pemerintah. Bagi yang menguasai segala sesuatu yang bukan haknya maka sudah jatuh kepada tindakkan kriminalitas.

“Mantan dewan yang belum mengembalikan mobil dinas itu mungkin tidak tau filosofi terkait memangku jabatan negara. Sehingga setelah jabatan habis masih tetap ingin menguasai apa yang bukan haknya. Tindakkan ini sudah jatuh kepada tindakkan kriminalitas, untuk itu, pelaku itu wajib dipolisikan,” kata Indra, Selasa (20/1).

Upaya sekretariat dewan sudah dilakukan sesuai prosedur berlaku. Yakni telah meluangkan waktu beberapa bulan, melayangkan surat, mendatangi kerumah untuk meminta dikembalikan mobnas. Namun masih ada beberapa mantan dewan yang enggan untuk mengembalikan Mobnas tersebut.

Menurut Indra, Satpol PP dan sekretariat dewan diwajibkan untuk melaporkan secara langsung ke polisi. Sebab dua Satker ini merupakan yang bertanggungjawab atas pengembalian aset kepada pemerintah provinsi. Selanjutnya, biarkan saja polisi yang melacak keberadaan Mobnas dan pelaku. Sebab keberadaannya sampai sekarang tidak diketahui. Jika tertangkap, maka mereka akan menjalani proses hukum berlaku.

“Akibat tindakan mantan dewan itu, banyak kinerja pemerintahan menjadi terganggu. Sebab, waktu Satpol PP dan sekretariat dewan sibuk mencari Mobnas, sedangkan dewan baru belum juga diberi Mobnas untuk menunjang pekerjaan sampai sekarang,” ujar Indra.

Sekwan DPRD Riau, Zulkarnain Kadir, mengaku sudah capek mencari keberadaan Mobdin. HP pelaku tidak aktif, alamat rumah yang terdaftar di sekretariat tidak dihuni lagi dan keberadaannya tidak diketahui dengan jelas.

Untuk itu, sejak Senin (19/1) kemarin, sekretariat dewan sudah menyerahkan tugas penarikkan beserta data diri mantan anggota dewan tersebut. Jadi tugas penarikkan sepenuhnya berada ditangan Satpol PP Provinsi. Jadi langkah apa yang akan diambil Satpol PP sekretariat dewan sudah lepas tangan. Sementara mantan dewan itu, berasal dari Daerah Pemilihan (Dapil) Pekanbaru dan luar.***(lin)

Hearing PLN-SPR, Ketua Komisi D DPRD Riau Usir Zukri

Pekanbaru (SegmenNews.com)- Dua anggota DPRD Riau bersitegang mulut dalam hearing (dengar pendapat) dengan PLN, SPR dan Distamben di ruang medium DPRD Riau, Selasa (20/1). Ketua Komisi D Erizal Muluk sampai akhirnya mempersilakan anggota komisi Zukri Misran keluar ruangan.

Kejadian ini berawal ketika Zukri Misran ingin bertanya kepada PLN terkait kinerja PLN Wilayah Riau dan Kepulauan Riau (WRKR)di Provinsi Riau. Namun pertanyaannya langsung dipotong oleh Erizal Muluk, dengan nada yang tidak mengenakkan.

“Pertanyaan itu sudah dijelaskan oleh pihak PLN. Jadi tidak perlu dipertanyakan lagi,” kata Erizal. Sebelumnya, Zukri terlambat masuk ke dalam ruangan rapat yang sudah berlangsung. Dan persoalan seluk beluk PLN sudah diketahuinya sejak menjabat Komisi C DPRD Riau, periode 2009-2014 lalu.

Untuk itu, ia langsung meminta izin kepada pimpinan sidang untuk bertanya kepada pihak PLN. Namun keinginannya tidak sebaik diinginkan. Malah dapat pengusiran dari ketua Komisi yang langsung memimpin sidang.

“Ngapain juga bertanya lagi. Sebab akan mengulur ngulur waktu. Sudah jam berapa sekarang, kita baru siap rapat. Bahkan banyak orang yang belum sholat dan belum makan sekarang lagi,” ketus Erizal seusai rapat kepada wartawan sambil melihat jam tangannya yang menunjukkan sudah masuk waktu Dhuhur.

Mendengar pernyataan tersebut, Zukri tidak terima. Menurutnya, setiap anggota dewan mempunyai hak bicara untuk menyampaikan tanggapan maupun saran atas poin-poin yang tengah dibahas.

“Berikan saya hak bicara, saya punya hak bicara di sini. Bapak tidak bisa melarang saya. Tidak bisa seperti itu, memvonis atau melarang pertanyaan saya, sementara saya belum menyampaikan apa yang saya ingin tanyakan,” tegasnya.

Mendengar itu, Erizal membalas, “Saya ini ketua komisi, memimpin rapat ini. Kalau tidak suka dengan apa yang saya sampaikan, silahkan keluar dari ruangan ini,” kata Erizal Muluk sambil mengacungkan jari kirinya kepada Zukri yang membuat ruang hearing menjadi tegang. Tidak lama kemudian Zukri memilih keluar dari ruangan untuk memenangkan diri.

Di luar ruangan, ketika dikonfirmasi wartawan Zukri Misran menjawab dengan santai tanpa beban. Mungkin dianggap persetegangan tadi dianggap kekilafan antar manusia. “Biasalah” katanya sambil berjalan bergegas untuk melanjutkan pekerjaan di ruangan lain.

Tak Perlu Terjadi
Ketua DPRD Riau Suparman saat dimintai tanggapannya mengatakan persitegangan ini seharusnya tidak perlu terjadi. Sebab seorang pemimpin harus bisa mengendalikan emosi ke arah lebih baik dan tidak boleh langsung meluapkan seperti itu.

Kemudian pemimpin atau wakil rakyat, harus bisa dan mampu memahami karakter satu sama lain. Sehingga tidak menimbulkan perseteruan antar sesama anggota dewan, pemerintah maupun dengan masyarakat.

Namun permasalahan ini sudah didamaikan. Jadi kedepan perseteruan ini tidak akan terjadi lagi. Maka kedepan, komisi D akan menjalankan visi misi secara kompak, sehingga mampu melaksanakan tugas dengan baik.

“Permasalahan ini sudah kita selesaikan. Memang sangat disayangkan juga ada kejadian ini, namun ke depan seharusnya masing masing anggota dewan bisa mengembalikan emosinya kearah lebih baik,” kata Suparman.***(lin)

Layanan Puskesmas 24 Jam Kampar Belum Maksimal

IMG00789-20150120-1412Kampar (SegmenNews.com)– Prorgramkan pelayanan kesehatan di seluruh Puskesmas di Kabpaten Kampar selama 24 jam terkesan hanya sementara saja. Pasalnya, masih banyak ditemukan puskesmas yang tutup tidak seperti yang digadang-gadangkan oleh Bupati Kampar.

Hal itu disampaikan oleh anggota DPRD Kampar, Habibburahman, Selasa (20/01/15) dihadapan seluruh SKPD Kampar pada pembukaan sidang penyampaian laporan reses DPRD kabupaten Kampar tahun 2015. Padahal Bupati telah menginstruksikan seluruh Puskesmas agar buka dan memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakatnya selama 24 jam.

“Pelayanan kesehatan 24 jam di Puskesmas seperti yang di gadang-gadangkan Pemerintahan H Jefrinoer SH tidak ada lagi ditemukan dalam setiap kunjungan di tengah masyarakat,” ungkap Habiburrahaman.

Yang paling mirisnya lagi, lanjut politisi Partai PPP ini, adalah pelayanan kesehatan di daerah gunung sahilan. Karena jarak tempuh ke daerah tersebut cukup menyulitkan seperti harus menggunakan sampan jarak tempunya juga sampai 4 jam. Sehingga petugas kesehatan disana hanya datang pada awal bulan saja.

“Mereka hanya datang di awal bulan saja (petugas kesehatan), setelah itu mereka tak kelihatan lagi,” kesal pria yang kerap disapa Buya Habib ini.

Sementara dalam rapat tersebut, Triska felly yang mewakili dapil IV dari fraksi PDI perjuangan terlihat kesal saat menyampaikan hasil laporan resesnya dibeberapa kecamatan. Karena ketidak hadiran beberapa Dinas pada rapat tersebut.

“Silahkan nanti bapak-bapak kepala dinas baca sendiri,” kesal Triska mengakhiri.***(ali)

DPA Turun, Camat Marpoyan Dami Tetap Beri Layanan Maksimal

Budi Darman SSTP,Msi
Budi Darman SSTP,Msi

Pekanbaru (SegmenNews.com)– Realisasi Daftar Penggunaan Anggaran (DPA) tahun anggaran 2015 untuk kecamatan Marpoyan damai mengalami penurunan.

Disampaikan Camat Marpoyan Damai Budi Darman SSTP,Msi kepada SegmenNews.com, Selasa,(20/1/15) mengatakan, DPA untuk tahun ini mengalami penurunan, tetapi tidak begitu signifikan hanya berkisar ratusan juta. Jika tahun sebelumnya DPA kecamatan Marpoyan damai mencapai 11 Milyar, maka tahun ini kurang dari 10 Milyar.

Nantinya anggaran akan digunakan untuk pembayaran gaji 76 orang tenaga kebersihan, keperluan ATK kantor, Biaya angkutan sampah serta biaya biaya lainnya.

“DPA kecamatan Marpoyan damai tahun ini mengalami penurunan, tetapi hanya berkurang ratusan juta saja,” jelas Budi.

Camat Marpoyan Damai berharap kedepan semua anggaran dapat di realisasikan dengan baik, agar dapat memberikan pelayanan maksimal bagi masyarakat.***(Chir)

Rohil Data Perusahaan Wajib Bayar UMK Sesuai Undang-Undang

JuniBagansiapiapi(SegmenNews.com)- Pemerintah setempat menetapkan Upah Minimum Kabupaten (UMK) tahun 2015 untuk Kabupaten Bengkalis, Riau sebesar Rp1,9 juta. Hasil itu diketahui dari SK UMK yang dikeluarkan Pemprov Riau, Senin (19/1/2015).

“Sesuai Intruksi dari Pemerintah Provinsi Riau, UMK Rohil tahun 2015 telah ditandangani, selanjutnya pihak daerah akan menjemput Sk tersebut,” kata Kadisnaker Rohil M Arsyad melalui Kabid Hubungan Industrial Juni Rahmad.

Dikatakan, disnaker mulai menerapkan besaran sekaligus pemberlakukan UMK disetiap perusahaan skala besar di Rohil, seperti perkebunan, perhotelan, swalayan dan lainya.

“Kami akan lihat dulu kondisi perusahaan nya, kalau perusahaan itu memungkinkan maka diwajibkan membayar gaji karyawannya sesuai dengan UMK yang telah ditetapkan. Intinya kita akan melakukan pendataan terlebih dahulu kalau perusahaannya sehat maka diwajibkan membayar gaji karyawan sesuai dengan ketetapan dan Undang-Undang ketenagakerjaan,” katanya.***(adv/hms)

13 Honorer Kemenag Rohul Terima SK

DSCF0631Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, serahkan 13 Surat Keputusan (SK) pengangkatan pegawai honorer pada Kantor Kemenag Rohul, Senin (19/1/2015) pukul 16.00 Wib bertempat di halaman Kantor Kemenag Rohul, Kota Pasir Pengaraian.

13 orang pegawai honorer tersebut terdiri dari empat kategori, yaitu 2 orang tenaga satpam, 2 orang clieneang service, 1 orang tenaga sopir, dan 8 orang sebagai pramubakti yang ditempatkan baga Sub Bagian Tata Usaha, Bimas Islam, Penyelenggara Syariah, Seksi Haji Umrah, dan Seksi Pendidikan Islam.

Kakan Kemenag Rohul Ahmad Supardi Hasibuan dalam sambutan pengarahannya ketika menyerahkan SK tersebut, berpesan agar para tenaga honorer dapat melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya dengan baik, sebab jika tidak maka akan dapat dievaluasi untuk selanjutnya tidak diangkat lagi dan bahkan dapat diberhentikan.

“Kantor Kemenag Rohul mengangkat tenaga honorer karena memang diperlukan sebab pegawai Kemenag yang PNS sangat terbatas. Jika tenaga honorer ini tidak melaksanakan tugasnya, maka untuk apa diangkat menjadi tenaga honorer”, papar Ahmad Supardi.

Ditambahkannya lagi, agar para atasan langsung dari masing-masing tenaga honorer dapat melakukan pembinaan dan pengawasan, sehingga tenaga honorer ini dapat diberdayakan secara maksimal, apalagi mereka ini diharapkan menjadi calon PNS di masa-masa mendatang.

Ahmad Supardi menambahkan kepada seluruh tenaga honorer bahwa nasib anda ada di tangan anda masing-masing. Jika anda berprestasi maka anda akan dipakai lagi pada masa mendatang, tetapi jika anda malas, masuk kantor terlambat, pekerjaan yang seharusnya satu hari selesai tetapi tidak selesai, itu adalah pertanda anda akan diberhentikan.***(rls)

2015, Pemkab Rohul Rubah Pakaian dan Aktivitas Keagamaan Pegawai

Ir Damri
Ir Damri

Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Ditahun 2015, Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu merubah pakaian dan aktivitas keagamaan bagi pegawai dilingkungannya. Diantaranya, perubahan pakaian olahraga yang biasa dilakukan setiap hari Kamis menjadi hari Rabu.

“Pejabat eselon II, III dan IV melakukan kegiatan olahraga setiap hari Rabu mengenakan pakaian olah raga, setelah itu pegawai kembali mengenakan setelan baju kemeja lengkap dengan dasi. Sedangkan para staf tetap mengenakan pakaian olahraga,” tegas Sekretaris Daerah Rokan Hulu, tadi pagi.

Selain itu, Sekda mengingatkan pegawai khususnya disekretariat daerah Rokan Hulu agar meningkatkan aktivitas keagamaan di Masjid Agung Madani Islamic Center dimana selain wajib mengikuti program sholat zuhur dan ashar pegawai juga mengikuti rutinitas wirid pengajian setiap Rabu malam Kamis setiap minggunya, dan ditambah iktikaf pada Minggu keempat. Dipagi harinya pegawai akan masuk pada pukul 08 :00 wib.

Sementara, iktikaf dilaksanakan setiap malam Jum’at pukul 02:00 wib, dilanjutkan dengan sholat subuh berjamaah dan sujud tilawah.

“Pegawai diminta mengikuti aturan tersebut. Jika tidak hadir tanpa keterangan (tk) maka yang bersangkutan akan dikenakan sangsi berat,” tegas Damri.***(adv/hms/ran)