Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Bupati Rokan Hulu, Drs H Achmad Msi menghimbau kepada masyarakat agar waspadai kebaran hutan sejak dini, dengan menghindari pembakaran hutan sembarangan.
Hal itu kata Bupati mengingat saat ini memasuki musim kemarau. Seluruh instansi juga diimbau ikut memantau terjadinya kebakaran hutan, agar masyarakat Rokan Hulu terhindar dari penyakit yang diakibatkan asap.
“Jangan membakar hutan sembarangan dan istansi terkait hendaknya dapat menekan sedini mungkin masalah kebakaran hutan ini, dan upayakan di Rokan Hulu zero hotspot,” sampai Bupati saat meminpin aple pagi, Senin (19/1/15). ***(adv/hms)
Gadis 10 tahun yang dikubur hidup-hidup oleh ayahnya di India. (Mirror/Dipankar Sengupta)
SegmenNews.com- Seorang ayah yang harusnya menjadi pemimpin bertanggung jawab serta menyayangi keluarga, justru menjadi sosok yang paling kejam. Itulah yang terjadi pada pria asal India, Abdul Hussei. Dia menjadi ayah sadis yang tega membunuh putrinya sendiri dengan mengubur hidup-hidup.
Dilansir Mirror, Sabtu 17 Januari 2015, peristiwa mengenaskan ini terjadi di Tripura, India. Saat istri Abdul pergi, dia mengubur hidup-hidup putrinya yang masih berusia 10 tahun hingga setinggi dada dengan tangan terikat dan mulut disumpal kain.
Beberapa waktu kemudian, sang istri kembali pulang. Dia curiga karena putri kesayangannya tidak ada di rumah. Tapi tak menemukan apa-apa.
Aksi kejinya baru terbongkar setelah tetangganya curiga dengan gelagat tersangka.
Akhirnya para tetangga pun menemukan gadis kecil itu. Saat itu bagian dada hingga kepala si gadis yang tidak disebutkan namanya itu ditutup keranjang bambu.
Tak lama kepolisian pun meringkus Abdul. Menurut kepolisan, tersangka melakukan tindakan di luar nalar manusia itu karena anaknya seorang wanita.
Tersangka terancam dikurung di penjara cukup lama dengan tuduhan percobaan pembunuhan.***
Nikita Mirzani masuk Rutan Pondok Bambu (VIVA.co.id/segmennews.com)
SegmenNews.com- Menurut kuasa hukum Nikita Mirzani, Cakra WK Arsyad, kliennya menjadi lebih religus saat berada di balik jeruji besi. Ia sempat meminta sel yang berdekatan dengan mushala agar lebih mudah beribadah.
“Dia sekarang lebih religius, ” ujar Cakra saat ditemui di Pengadilan Agama (PA) Jakarta Selatan, Senin, 19 Januari 2015.
Selain beribahadah, Nikita juga fokus mengurus anak. Hal itu dikatakan Cakra karena melihat Nikita tetap mempompa AS. “Setiap hari pompa asi, pihak keluarga ada yang ngambil ke sana,” ujar Cakra.
Soal sosialisasi, ibu dua anak itu juga menjaga dengan baik. Pemain film ‘Comic 8 itu bisa berbaur dengan penghuni penjara lainnya.
“Nikita orangnya tegar. Di dalam juga nggak ada keluhan apa-apa. Hubungan dengan penghuni rutan lain baik-baik saja,” ucapnya.***
Rokan Hilir (SegmenNews.com)- Dinas Bina Marga Dan pengairan (DBMP) Rohil segera memperbaiki jalan utama pelabuhan nelayan Bagansiapiapi yang sebelumnya digenangi air. Sehingga belum dilakukan perbaikan.
“Kita telah minta kepada DBMP Rohil untuk segera memperbaiki kerusakan jalan Nelayan melalui dana perawatan Jalan,” tegas Wabup Rohil, Erianda,SE,Senin (19/1/15).
Disampaikannya, niat Pemkab untuk perbaikan jalan tersebut sudah lama, tapi karena jalan digenangi air, sehingga sulit dilakukan penimbunan. Saat jalan kering merupakan kesempatan untuk melakukan penimbunan dan perbaikan.
“Jangan sampai jalan itu tidak diperbaiki, karena sangat berbahaya bagi pengguna jalan. Informasinya jalan itu banyak pengguna jalan yang sering terjatuh, terutama anak sekolah. Segeralah diperbaiki, jangan ditunda-tunda lagi pengerjaannya,” ingatnya.
Diungkapnya, tahun 2015 ini banyak program pemkab Rohil untuk melakukan perbaikan kerusakan jalan, salah satunya Hotmix jalan Madrasah yang saat ini sedang dikerjakan. Selain itu jalan yang sering digenangi oleh air akan dilakukan penimbunan dan peninggian jalan. Sehingga kedepan nya jika menghadapi musim hujan, jalan yang ada tidak terendam air,” jelas Wabup.***(advertorial/karyadi)
Rokan Hilir (SegmenNews.com)- Pembangunan Kantor Bupati Kabupaten Rokan Hili, 8 lantai yang terletak di Batu enam Bagansiapiapi saat ini sedang dikerjakan oleh Dinas Cipta karya dan tata Ruang (CKTR) Rohil, dimana bangunan kebanggaan Masyrakat Rohil itu hanya menyemenisasi lapangan dan memperbaiki diluarnya saja.
“Insaallah dalam waktu dekat akan selesai dan siap ditempati,” tukas Bupati Rohil,H.Suyatno, Senin (19/1/15).
Menurutnya, selama ini masih ada instansi yang berkantor di ruko, untuk itu, mereka akan ditempatkan di kantor baru tersebut.
Terpisah, Kadis CKTR Rohil, Suwandi mengatakan bahwa kantor berlantai 8 itu diperkirakan bisa ditempati pada awal Februari. Pihaknya sedang menggesa pengerjaan dan masih dalam tahap Finishing.
“Kegiatan masih fokus diluar gedung seperti penyiapan pelataran parkir kenderaan serta jalan penimbunan dan pemadatan jalan diareal lokasi gedung.kalau dibagian dalam gedung pekerja sedang mempersiapkan pemasangan jaringan dan instalasi listrik serta uji coba penggunaan lift. Sebab, kebutuhan listrik untuk gedung mencapai 1.200 ribu Kva,” jelasnya.***(advertrorial/chandra)
Rokan Hilir (SegmenNews.com)– Plt Sekda Rohil, M Job Kurniawan, menegaskan bahwa ditahun 2015 ini banyak melakukan realisasi program kegiatan fisik tahun sebelumnya. Hal itu dilakukan mengingat sisa waktu singkat ditahun sebelumnya.
“Ada beberapa pekerjaan fisik anggaran tahun 2014 dipending dan dilanjutkan pada tahun 2015 ini. Hal itu dilakukan mengingat sisa singkat sehingga Pemkab Rohil mengambil kebijakan tersebut guna mengejar target realisasinya,” kata Plt Sekda Rohil belum lama ini.
Namun demikian, target daya serap ditahun sebelumnya mencapai sekitar 70 persen sampai 80 persen.
Kemaren, mengingat waktu tahun anggaran 2014 yang sudah semakin singkat, sehingga sejumlah kebijakan segera diambil dan salah satunya yakni memending sejumlah kegiatan di beberapa satuan kerja perangkat daerah.
“Kegiatan dipending itu bernilai Rp5 miliar ke atas dan waktu pengerjaan selesai delapan bulan,” kata Job.
Sedang kegiatan yang nilainya kecil serta waktu pengerjaan bisa diselesaikan dalam rentang waktu selama tiga bulan telah dilaksanakan.
“Itu makanya, daya serap bisa mencapai sekitar 70 persen hingga 80 persen dan berbicara masalah kendala, saya pikir tetap saja ada. Misalkan saja berasal dari guyuran hujan. Hanya saja, hujan itu kan tidak selalu turun. Jadi, masih ada waktu untuk mengerjakan. Kita optimis dan hasilnya memang target kita tercapai,” ujarnya.***(Chandra)
Walikota Pekanbaru Firdaus, ST, MT memaparkan Pembangunan Kota Pekanbaru pada saat rapat kerja dengan Komisi E DPRD Provinsi Riau
Pekanbaru (SegmenNews.com)- Walikota Pekanbaru beserta jajaran memaparkan visi kota pekanbaru 2012 – 2017 mendatang kepada komisi E DPRD Riau di ruang aula kantor Walikota jalan Jend. Sudirman Senin,(19/1/15).
Dalam rapat tersebut
Walikota Pekanbaru ingin mewujudkan kota Pekanbaru menjadi kota metropolitan yang madani, masyarakat yang mampu memiliki daya saing dalam segi ekonomi dan teknologi.
Walikota menyebutkan walaupun kota Pekanbaru tidak memiliki Sumber daya alam (SDA) seperti daerah daerah lain di Provinsi Riau. Tetapi Pekanbaru merupakan daerah yang luas dengan pertumbuhan penduduk yang pesat, Pekanbaru juga merupakan jalur perdagangan yang strategis seperti perdagangan dari Sumbar, Sumut dan daerah lainnya melewati kota Pekanbaru.
Ekpose bersama komisi E dprd riau, wako menyampaikan visi 2012 – 2017.
Perda no 19 tahun 2012 terwujudnya kota metropolitan yang madani. Menjadikan kota pekanbaru mampu memiliki daya saing. Pekanbaru tidak memiliki SDA, oleh karna itu pekanbaru memiliki modal dalam pembangunan yaitu, luas wilayah,jalur perdagangan strategis.
Walikota juga memaparkan Konsep tata ruang pekanbaru blok dan super blok. Dimana harga tanah relatif sama menguntungan bagi pada pekanbaru dan juga masyarakat.
Infrastruktur dasar kota pekanbaru akan ditingkatkan. Transportasi darat, udara dan sungai. Pekanbaru galakkan bus sebagai transportasi masal, dengan meningkatkan kualitas pelayanan dan kenyamanan bagi masyarakat.
Transportasi Udara pekanbaru akan membangun bandara baru konsep aerocity. Sebagai airport yang moderen membutuhkan waktu yang panjang dari perencanaan dan pembangunan membutuhkan waktu sampai 11 sampai 20 tahun.
Pembangunan air bersih pada bulan depan dengan mencari ibmnvestir dari lokal dan luarnegeri.pemko menyediakan lahan 12 hektar untuk pembangunan penyulingan airbersih bagi masyarakat.***(Chir)
Kampar (Segmennews.com)- Semenjak UED-P Desa Silam, Kecamatan Kuok ditingkatkan menjadi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) pada tahun 2011 lalu, hingga saat ini dana BUMDes tidak diketahui kemana alias tidak jelas.
Kepala Desa Silam, Gusrizal dikonfirmasi wartawan mengaku tidak mengetahui aset dana bergulir ditengah-tengah masyarakat. Sebab dirinya tidak dilibatkan dalam setiap rapat.
“Saya hanya menerima laporan tiap tahunnya saja, sementara laporan bulanan atau rapat, saya juga kurang dilibatkan, sedangkan uang yang sudah di deposit ke pihak PLN, mengingat tidak berjalan maksimal, saya sudah mencoba memberi saran agar saham tersebut dananya di gulirkan kepada masyarakat, namun sampai sekarang kayaknya tidak pernah di indahkan mereka,” ungkapnya.
Seperti diamanatkan di dalam UU No.32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (bahkan oleh undang-undang sebelumnya, UU 22/1999) dan Peraturan Pemerintah (PP) no. 71 Tahun 2005 Tentang Desa. Pendirian badan usaha tersebut harus disertai dengan upaya penguatan kapasitas dan didukung oleh kebijakan daerah (Kabupaten/Kota) yang memfasilitasi dan melindungi usaha ini dari ancaman persaingan para pemodal besar.
Mengingat badan usaha ini merupakan lembaga ekonomi baru yang beroperasi di pedesaan dan masih membutuhkan landasan yang kuat untuk tumbuh dan berkembang pembangun landasan bagi pendirian. Tujuan akhirnya, BUMDes sebagai instrumen merupakan modal sosial (social capital) yang diharapkan menjadi prime over dalam menjembatani upaya penguatan ekonomi di pedesaan.
Disamping itu perlu memperhatikan potensi lokalistik serta dukungan kebijakan (good will) dari pemerintahan di atasnya (supra desa) untuk mengeliminir rendahnya surplus kegiatan ekonomi desa disebabkan kemungkinan tidak berkembangnya sektor ekonomi di wilayah pedesaan. Sehingga integrasi sistem dan struktur pertanian dalam arti luas, usaha perdagangan, dan jasa yang terpadu akan dapat dijadikan sebagai pedoman dalam tata kelola lembaga.
Dalam UU Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah pada Pasal 213 ayat (1) disebutkan bahwa Desa dapat mendirikan badan usaha milik desa sesuai dengan kebutuhan dan potensi desa.***(ali)
Bangunan Lokal di SDN 006 Bagan Barat Terbengkalai
Rokan Hilir (SegmenNews.com)- Bangunan Sekolah SDN 006 Kelurahan Bagan Barat Kecamatan Bangko yang dibangun melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Rokan Hilir tahun 2013 sampai saat ini belum ada kelanjutan dan terbengkalai alias tak rampung.
Kepala Sekolah SDN 006 Maryati SPd, saat ditemui wartawan ini di ruang kerjanya Sabtu (17/1/15) membenarkan dan mengatakan, “bangunan sekolah itu dibangun melalui APBD Kabupaten Rokan Hilir tahun 2013 lalu,” ujarnya.
Dia menuturkan, bangunan itu dibangun empat lokal melalui Dinas Pendidikan, entah kepada setelah beberapa persen di bangun itu dikerjakan dan mereka tidak mengerjakannya lagi sampai sekarang. *Kita tidak tau jelas penyebabnya. Bangunan lokal itu sangat dibutuhkan oleh murid-murid disini untuk ruangan belajar,” papar Maryati
“Untuk itu saya berharap kepada pemerintah Kabupaten Rohil dapat memperhatikan bangunan sekolah tersebut, para guru sudah sering sering menanyakan kelanjutan pembangunan itu kepada bersangkutan, namun belum ada jawaban. Oleh karena itu kami memohon sekali kepada pihak pemerintah biasa mengatasi masalah kami ini,” kata Yurmiati dengan harapan.***(chandra)
Rokan Hilir (segmenNews.com)- Sebanyak 20100 KK (kartu Keluarga) yang berada di Kelurahan Bagan Hulu Kecamatan Bangko Kabupaten Rokan Hilir menerima beras raskin.
Hal ini di katakan oleh Lurah Bagan Hulu Maryadi Tamrin S,sos saat di wawancarai wartawan ini di ruang kerja Sabtu (17/1/15).
Tamrin menjelaskan, bahwa beras Raskin sebanyak 8,8 Ton. Harga raskin dari Kelurahan tetap seharga Rp2400 per kilo gramnya. Hanya saja, mekanisme pengelolaan raskin di Kelurahan agar pengambilan lebih tertib dan penerima raskin lebih tepat sasaran, maka pihak Kelurahan memberi tugas penuh kepada setiap Ketua Rukun Tetangga (RT) sebagai pengkoordinir.
“Kalau soal harga dari Kelurahan ini tetap standar dari Kecamatan, yakni Rp 1600 per kilo gramnya. Hanya saja, untuk pengambilan raskin di kelurahan untuk setiap RT. Maka Ketua RT yang bersangkutan melunasi atau menanggulangi terlebih dahulu. Barulah raskin itu dibawa ke warga lingkungannya masing-masing,” jelasnya.
Ditambahkannya, bahwa dari Kelurahan hingga ke lingkungan RT, pihak kelurahan tidak menanggung biaya transportasi pengangkutan raskin tersebut.”Jadi, biaya mengangkut raskin itu di tanggung oleh masing-masing RT. Begitu juga, untuk yang berhak menerima raskin, kita percayakan penuh kepada masing-masing RT mendatanya,” ujarnya.
Tambah Muryadi, Khusus bagi pihak RT yang berada di kelurahan Bagan Hulu agar dapat membagikan beras raskinnya dengan adil, jangan di persalah gunakan beras raskin ini dengan menjual harga yang melebih jangkau kepada masyarakat.
Untuk saat ini belum ada laporan dari masyarakat terkait dengan penyelewengan beras raskin terhadap pihak RT. Jadi pembagian beras raskin di di Bagan Hulu masih aman dan terkendali.
Di tempat terpisah salah seorang warga Bagan Hulu Noraini (50) mengatakan, alhamdulilah saya mengucapkan ribuan terima kasih kepada pemerintah Kabupaten Rokan Hilir yang sudah membantu kami masyarakat miskin. Dengan adanya beras raskin ini dapat membatu sekali kebutuhan hidup kami.
“ Apa lagi harganya sangat terjangkau dengan jumlah I Kg Rp3000.Kalau kita membeli di warung harga beras tersebut 1 Kg Rp11000.” kata Noraini. ***(Chandra)