Pekanbaru (SegmenNews.com)- Dalam rangka Hari Menanam Pohon indonesia (HMPI) Pemerintah Kota Pekanbaru bersama Universitas Lancang Kuning melaksanakan kegiatan menanam pohon. Rabu (24/12) di kawasan lapangan Universitas Lancang Kuning sebagai pusat acara kegiatan menanam pohon Pemerintah Kota Pekanbaru. Kegiatan ini di lakukan dalam rangka meperingati hari menanam pohon Indonesia dan menanam Nasional tahun 2014.
Pada acara ini hadir, Rektor UNILAK serta Civitas Akademika, Asisten, Kepala Dinas,Kepala Badan, Camat, Lurah lingkup Kota Pekanbaru, Darmawanita Pekanbaru, serta turut menghadiri Unsur Muspida Kota Pekanbaru.
Gerakan menanam ini bertemakan,’ Hutan Lestari Untuk Mendukung Kedaulatan Pangan, Air dan Energi Terbarukan.
Dalam hal ini Wakil Walikota mengatakan,’ Bahwa dalam rangka hari menanam pohon indonesia pemerintah kota pekanbaru untuk tingkat kota kawasan UNILAK sebagai pusat kegiatan serta tempat penanaman pohon dalam rangkaian kegiatan hari penanaman pohon indonesia.
Ditambahkan,’ Dengan banyaknya kita menanam pohon serta tanaman akar-akarnya akan meyerap air, dengan harapan kota pekanbaru adannya ruang terbuka hijau sehingga keterbukaan oksigen akan terpenuhi di samping asri udaranya juga sehat.
Ayat Cahyadi, Juga menghimbau kepada masyarakat kota pekanbaru mari kita galakkan untuk kegiatan menanam pohon ini, serta memanfaatkan pekarangan masih tersisa, serta lahan kosong sekitar kita karena sangat di sayangkan bila tidak di tanami dengan tanaman yang bermanfaat,” ungkapnya.***(chir/rls)
Pelaku perampokan bersama barang bukti diamankan di Mapolsek Tualang
Siak (SegmenNews.com)- Melawan petugas saat akan diringkus. Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polsek Tualang Siak terpaksa menembak kaki kiri bos perampok, Rudi.
Sementara empat orang anak buahnya, Hermansyah, Paing, Pridno, dan Juli Malau berhasil diamankan tanpa perlawanan. Keempat kawanan tersebut merupakan komplotan perampok spesialis alat berat.
Kapolres Siak AKBP Dedi Rahman Dayan melalui Kapolsek Tualang Kompol Nurhadi Ismanto, Selasa (23/12/14) menjelaskan, pihaknya masih melakukan pengembangan guna menangkap komplotan lainnya yang belum tertangkap.
Peristiwa perampokan itu terjadi, Rabu 17 Desember 2014 sekira pukul 02.00 WIB dini hari di Dusun Kampung Tengah, Desa Maredan, Kecamatan Tualang, Siak dengan korban perampokan, Mahmudin (34).
Ketika itu, korban sedang berada diatas alat berat doser. Pelaku datang dengan menodongkan senjata api laras panjang dan mengikat korban bersama 3 orang lainnya yang sedang menjaga alat berat.
Pelaku yang saat itu berjumlah 7 orang mempreteli komponen alat berat. Ketujuh pelaku dijemput oleh mobil dan melarikan diri kearah Pekanbaru.
Atas kejadian itu, pemilik alat berat mengalami kerugian 2 (dua) unit pompa hidrolix, 1(satu) set komputer dan panel monitor, Handphone sebanyak 5 dan 1(satu) unit speda motor honda buat. Total kerugian mencapai Rp558.600.000.
Sementara itu, untuk barang bukti para tersangka yang dapat diamankan yakni uang sisa hasil penjualan sekitar Rp5juta, kunci2 alat untuk membuka alat berat, dompet dan identitas milik korban yang diambil.***(rinto)
Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi bersama Plt Gubri Arsyad Juliandi Rahman saat menghadiri Rakornas Pembangunan Daerah Tertinggal
Jakarta (SegmenNews.com)- Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia, melaksanakan Rapat Koordinasi Nasional di gedung Balai Kartini di Jakarta (23/12/14).
Rapat koordinasi yang dihadiri oleh Bupati Siak Drs.H.Syamsuar.MSi dan para Kepala Daerah dari seluruh daerah di se-Indonesia kali ini dilaksanakan dengan tema ‘Gotong Royong Mewujudkan Desa Mandiri dan Pusat Pertumbuhan di Kawasan Transmigrasi Serta Mengentaskan Daerah Tertinggal’.
Hadir dan membuka secara resmi kegiatan tersebut Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, yang didampingi Menteri Desa, PDT, dan Transmigrasi Marwan Jafar puan, dan Menteri Agraria dan Tata Ruang Feri Mursidan Baldan.
Dikatakan Marwan Jafar dalam sambutannya, kegiatan rakornas ini merupakan forum yang bertujuan untuk memadukan langkah antar pemangku kepentingan sehingga dapat bersinergi dalam memajukann desa. “langkah ini merupakan perwujudan dari regulasi perundang-undangan yg telah memberikan ruang bagi desa utuk memperoleh perhatian luas dari pemerintah dalam melaksanakan pembangunan”jelasnya.
Lebih lanjut politisi PKB ini juga menjelaskan, saat ini kementerian yang dipimpinnya merupakan penggabungan dari tiga kementerian yang ada sebelumnya, diantaranya Kementerian Percepatan desa Tertinggal, Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, serta Dirjen Pemberdayaan Masyarakat Desa di Kementerian Dalam Negeri. “Merger tiga kementerian ini merupakan wujud implemetasi UU No 6 Tahun 2014 Tentang Desa, yang mengamanatkan pembentukan kementerian Desa,” katanya.
Untuk itu menurutnya, diperkukan adanya pembentukan forum regional di daerah untuk menyatukan implementasi penting yang melibatkan peran kepala daerah dan lintas sektoral.
Sementara itu Menko Bidang Pembangunan Manusia dan kebudayaan Puan Maharani, mengatakan gotong royong sebagai tema pelaksanaan kegiatan yang dikampanyekan, sesuai dengan visi pembangunan Presiden Joko Widodo yang mengedepankan prinsip gotong royong dalam pembangunan nasional. “Visi pembangunan lima tahun kedepan adalah mewujudkan Indonesia mandiri yang berlandaskan gotong royong”. Dikatakannya, salah satu agenda priorotas nawacita adalah membangun Indonesia dari pinggiran dangan memperkuat peran strategis desa dalam pembangunan.
Ia juga berharap perlu segera diterbitkannya Peraturan Pemerintah yang mengatur pelaksanaan UU Desa resmi berlaku 1 Desember 2015 nanti.
“Peraturan teknis lebih lanjut ditingkat daerah seperti Pergub dan Perbup juga perlu segera dipersiapkan,” katanya. Selain itu, perlu dibentuk pendampingan desa agar pelaksanaan pembangunan berjalan transparan dan tepat sasaran dengan melibatkan pendamping dari PNPM Mandiri serta pembentukan tim pengendali dari elemen lintas sektoral.***(rls/rinto)
Salah satu stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) milik Shell di kawasan Jakarta Pusat. Foto: Ricardo/JPNN.Com
Jakarta (SegmenNews.com)- Rekomendasi Tim Reformasi Tata Kelola Migas (RTKM) yang menghilangkan bensin dengan research octane number (RON) 88 atau premium bisa berdampak buruk pada SPBU asing. Apalagi, kalau pemerintah mengikuti rekomendasi dengan memberikan subsidi untuk bahan bakar RON 92 yang produknya dikenal sebagai Pertamax.
BPH Migas sebelumnya mengusulkan besaran subsidi tetap antara Rp 1.500 sampai Rp 2 ribu. Kalau angka itu disetujui dan dipindahkan ke Pertamax, berarti harganya bisa turun sampai Rp 7.950 untuk Jabodetabek. Tentu saja, itu jadi mimpi buruk bagi SPBU asing yang masih menjual Rp 9.950.
“Pengalihan subsidi, bisa menekan SPBU asing seperti Shell untuk menurunkan harganya,” ujar Ketua Tim RTKM Faisal Basri di Jakarta, Senin (22/12).
Nah, kalau SPBU asing tidak mau menurunkan harga karena takut rugi, berarti mereka tetap menjual dengan disparitas harga yang cukup lumayan. Bukan tidak mungkin, membuat pembeli lari.
Anggota Komite Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Migas, Ibrahim Hasyim mengatakan rekomendasi itu sebagai salah satu upaya untuk membangun kedaulatan energi. Untuk menjaga iklim, sebenarnya Shell, Petronas, maupun Total punya kesempatan yang sama untuk mendistribusikan BBM bersubsidi.
Jadi, nanti di SPBU asing ada harga yang sama untuk produk RON 92. Setiap tahunnya, BPH Migas membuka beauty contest bagi perusahaan-perusahaan yang berminat mendistribusikan BBM bersubsidi. Untuk tahun ini, pemenangnya adalah PT Pertamina dan PT AKR Corporindo.
“Silakan saja, siapa saja. Setiap kali seleksi, puluhan perusahaan ikut. Lantas kita selesksi administrasinya, seleksi teknik, sampai finansial. Tahun ini, pilihan mengerucut dan memberikan penugasan BBM bersubsidi melalui badan usaha yang punya infrastruktrur yakni Pertamina dan AKR,” jelasnya.
Shell maupun Petronas sebenarnya pernah ikut beauty contest. Namun, Ibrahim ingat betul kedua perusahaan itu mundur karena ada beberapa persyaratan yang tidak bisa dipenuhi. Yang paling berat adalah kepemilikan infrastruktur di luar Jawa atau Jabodetabek.
Kalau mereka mau mendistribusikan BBM bersubsidi, SPBU asing mutlak perlu membangun jaringan lagi. Tidak mudah dan butuh biaya besar memang, tetapi itu syarat mutlak karena distribusi BBM bersubsidi ada di tangan pemerintah. “Kalau memenuhi syarat, siapapun bisa ikut mendistribusikan,” jelasnya.
Di sisi lain, Ibrahim mengatakan realisasi dari rekomendasi perlu karena permintaan atas BBM beroktan tinggi makin besar. Kendaraan keluaran terbaru disebutnya meminta oktan tinggi untuk menggerakan mesin dengan baik.
Shell sebagai salah satu SPBU asing yang terancam gulung tikar karena menjual bahan bakar RON 92 lebih tinggi dari Pertamina belum bisa berkomentar banyak. Country Marketing Manager Shell Retail, Julio Manuputty saat dihubungi semalam memilih untuk menunggu langkah pemerintah terhadap rekomendasi itu.
“Kita belum bisa memberikan komentar. Masih menunggu peraturannya bagimana nanti,” jawabnya.
Ucapan yang sama juga muncul saat disinggung apakah rekomendasi yang disampaikan tim pimpinan Faisal Basri merugikan pihaknya atau tidak.
Bola sekarang ada di pemerintah, apakah menerima rekomendasi itu atau menolaknya. Namun, kemungkinan besar diterima terbuka dari munculnya pandangan positif atas rekomendasi itu.***
Bupati H Herliyan Saleh meninjau instalasi pengolahan air ketika meresmikan PDAM Unit Rupat di Batupanjang
Batupanjang (SegmenNews.com)- Air bersih merupakan kebutuhan dasar manusia yang berdampak langsung kepada kesejahteraan fisik, sosial, dan ekonomi masyarakat yang dibutuhkan secara berkelanjutan.
Ketersediaan air bersih sangat penting, karena penggunaannya bukan saja untuk konsumsi rumah tangga, tetapi juga untuk berbagai kebutunan lainnya. Karena pentingnya kebutuhan air bersih, maka pembangunan infrastruktur penyediaan air minum bagi masyarakat dijadikan salah satu prioritas pembangunan di Kabupaten Bengkalis
Herliyan mengatakan itu ketika meresmikan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Bengkalis Unit Rupat di Batupanjang, Selasa (23/12/2014).
Selain Direktur PDAM Kabupaten Bengkalis Nova Novianti, ikut mendampingi Herliyan pada peresmian PDAM Unit Rupat di Jln Kampung Jawa Kelurahan Batupanjang itu, di antaranya Kadis Pekerjaan Umum HM Nasir.
Dikatakan Herliyan, sejak beberapa tahun lalu, di sejumlah kecamatan dilakukan pembangunan unit baru, termasuk PDAM Unit Rupat di Batupanjang ini. Satu-satunya yang belum dioperasikan PDAM Unit Rupat Utara. “Dalam waktu dekat PDAM Unit Rupat Utara segera dioperasikan”, katanya.
Masih kata Herliyan, sebagaimana di kecamatan lain pembangunan PDAM Unit Rupat merupakan bukti keseriusan dan salah satu bentuk realisasi jaminan pelayanan oleh Pemkab Bengkalis untuk mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat. Khususnya melalui pemenuhan kebutuhan air bersih.
Kepada masyarakat Rupat, Herliyan berpesan agar berpartisipasi aktif menjaganya. Menggunakan air bersih sesuai keperluan. Secepatnya memberi tahu petugas bila terjadi atau mengetahui adanya kerusakan instalasi. Dan satu hal yang juga tidak kalah penting, katanya, membayar rekening tagihan tepat waktu.
“Jaga PDAM Unit Rupat ini dengan sebaik-baiknya, karena sesungguhnya keberadaannya milik masyarakat Rupat,” ujar Herliyan.
Sedangkan kepada petugas PDAM Herliyan berpesan untuk seantiasa menjaga kualitas air agar sepanjang waktu sesuai standar. Kemudian, mempersiapkan pelayanan untuk masyarakat yang rumahnya belum terlayani secara langsung.
Segera sediakan mobil tanki sehingga masyarakat yang memerlukan namun belum terlayani melalui instalasi langsung ke rumah, tetap dapat dilayani dengan baik, pesannya seraya berharap seluruh kapasitas pelanggan yang dapat dilayani PDAM Unit Rupat ini segera dapat dimanfaatkan masyarakat.
Sementara Direktur PDAM Kabupaten Bengkalis menjelaskan, investasi untuk pembangunan PDAM Unit Rupat ini sekitar Rp18,8 miliar yang bersumber dari APBN dan APBD Kabupaten Bengkalis.
Katanya, debit air PDAM Unit Rupat sebesar 20 liter/detik. Dengan debit air tersebut jumlah pelanggan yang dapat dilayani sebanyak 1.600 pelanggan,” ujar Nova Novianti seraya mengatakan untuk Rupat Pemkab Bengkalis memberikan bantuan sambungan secara gratis untuk sekitar 300 pelanggan. ***(rls)
Pekanbaru (SegmenNews.com)- Belasan massa yang tergabung dalam barisan Satma PP nekat duduki kantor Gubernur Riau (Gubri), Selasa (23/12/14). Mereka menuntut Pemerintah Provinsi Riau mengusut sejumlah kepala daerah yang dinyatakan terlibat dalam kasus korupsi.
Belasan massa ini berorasi di depan pintu masuk kantor gubernur sambil meneriakkan pernyataan sikapnya. Sementara puluhan Satuan Polisi Pamong Praja (Sapol PP) siap berjaga di pintu masuk kantor gubernur.
Beberapa saat sebelum membubarkan diri, muncul lagi satu mobil Satpol PP dan merapatkan barisan di pintu masuk kantor gubernur. Dalam orasinya, koordinator lapangan Restu Akbar meminta KPK membongkar dalang dibalik kasus suap Gubernur Riau non aktif Anas Maamun terkait kasus sengketa lahan. Meminta KPK menetapkan Kadisbun Provinsi Riau Zulher sebagai tersangka.
“Karena Zulher adalah salah satu dalang dari kasus ini. Kemudian kami minta Plt Gubri memberhentikan Zulher sebagai Kadisbun Riau,” ujarnya.
Masa Sapma PP juga sempat marah pada Kepala Inspektorat Provinsi Riau Samsurizal, karena menolak untuk menandatangi tanda terima pernyataan sikap yang sudah diajukan masa. “Saya tidak mau tanda tangan,” ujarnya.***(btp/chir)
Kampar (SegmenNews.com)- Seorang ABG warga desa Tarai Bangun kecamatan Tambang menjadi korban perdagangan seks oleh seorang pemilik salon ER alias AI PR (35) yang merupakan tetangga korban.
Kapolres Kampar AKBP Ery Apriyono SiK ketika dikonfirmasi melalui Kapolsek Tambang Iptu R.Z. Siregar, SH dan Paur Humas Polres Kampar Ipda Deni Yusra, Selasa (23/12/14) mengatakan, dari hasil pemeriksaan terhadap tersangka ER dan korban WI diketahui bahwa korban telah dipekerjakan sebagai wanita pekerja seks lebih dari 10 kali dengan tarif berkisar antara Rp. 1 juta sampai Rp. 1,5 juta.
“Saat ini tersangka ER telah ditahan. Tersangka dijerat pasal perdagangan manusia dan exploitasi seks terhadap anak dibawah umur. Sementara itu terhadap korban WI telah dilakukan Visum Et Refertum (VER) untuk mengetahui kondisinya serta sebagai bukti pelengkap dalam proses hukum ini,” ujar Kapolsek Tambang.
Peristiwa berawal pada 23 September 2014 lalu saat korban WI bermain di salon milik ER, ibu korban DI (PR 35 TH) kemudian menyusul anaknya dirumah ER dan menyuruh WI untuk segera pulang, ketika itu anaknya WI meminta ibunya pulang duluan dan menyampaikan bahwa dia akan pulang nanti.
Beberapa jam kemudian DI kembali kerumah ER mencari anaknya karena belum juga pulang, ketika itu disampaikan oleh ER bahwa WI sudah pulang kerumah beberapa waktu lalu.
Keesokan harinya (DI) ibu korban kembali kerumah ER mencari anaknya karena belum juga pulang, akan tetapi ER sipemilik salon itu juga sudah tidak lagi ditempat itu dan salonnya sudah tutup, selanjutnya ayah korban SN (47) melaporkannya ke Polsek Tambang.
Pada tanggal 18 Desember 2014 di peroleh informasi bahwa ER tertangkap di Polres Pasaman Barat-Sumatera Barat. Menindak lanjuti informasi tersebut Kapolsek Tambang Iptu R.Z Siregar memerintahkan personil unit Reskrim Polsek Tambang untuk menjemput tersangka ER beserta korban WI ke Polres Pasaman Barat dan membawanya ke Polsek Tambang.
Dari hasil pemeriksaan terhadap tersangka ER dan korban WI diketahui bahwa korban telah dipekerjakan sebagai wanita pekerja seks.***(ali)
Pekanbaru (segmenNews.com)- SMU Plus Provinsi Riau terbakar, Selasa (23/12/14) sekitar pukul 11.30 WIB. Kebakaran diduga akibat korstleting listrik.
Sembilan unit mobil kebaran berjibaku memadamkan api, warga panik dan berbondong-bondong menyaksikan kobaran api yang melalap satu ruangan sekolah dilantai tiga.
Andri Karmidi, Wakil Kurikulum Sekolah Menegah Atas Negeri (SMAN) Plus Provinsi Riau mengatakn, saat kejadian pihaknya sedang bergotong royong dengan Staf TU, cleaning service. Mereka mengetahui ada ruangan bagian atas kebakaran dari warga. Atas kejadian itu pihak sekolah memberitahui petugas kebakaran.
Petugas berhasil mencegah api merembes ke lantai bawah dan bangunan lainnya. Warga sekitar juga terlihat mengevakuasi barang-barang berharga dan barang belanjaan dari kantin.
“Nanti akan kita laporkan ke Dinas Pendidikan Provinsi Riau,” ujarnya.***(chir)
Kapolres dan Bupati Kampar memeriksa pasukan operasi lilin 2014
Kampar (SegmenNews.com)- Selasa 23 Desember 2014 pagi, Polres Kampar melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin 2014 di lapangan pelajar Bangkinang.
Bupati Kampar H. Jefri Noer, SH dan Kapolres Kampar serta unsur Forkopimda lainnya, sementara peserta apel terdiri dari pasukan Polres Kampar, Yonif 132 Bima Sakti, Dinas Perhubungan, Satpol PP, PMI dan BPBD Kampar.
Dalam amanatnya Bupati Kampar selaku pengambil apel membacakan amanat Kepala Kepolisian RI. Disampaikan bahwa Operasi Lilin 2014 ini akan dilaksanakan secara serentak diseluruh wilayah Republik Indonesia selama 10 hari mulai tanggal 24 Desember 2014 sampai s/d 2 Januari 2015.
Dengan mengedepankan tindakan preemtif dan preventif yang didukung kegiatan deteksi dini serta penegakkan hukum secara profesional dan proporsional.
Gelar pasukan ini merupakan salah satu tahapan manajerial penting dalam rangka melakukan pengecekan terhadap kesiapan akhir pelaksanaan operasi, baik pada aspek personel, materil, sarana prasarana serta perlengkapan pendukung lainnya termasuk pelibatan TNI dan seluruh Stake Holders terkait dan mitra kamtibmas lainnya.
Adapun yang menjadi tujuan digelarnya operasi lilin 2014 ini adalah untuk mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif menjelang dan selama perayaan Natal 2014 dan Tahun Baru 2015. Pelaksanaan Operasi Lilin pada tahun 2013 yang lalu telah berhasil menurunkan angka kriminalitas serta kecelakaan lalulintas, hal ini mencerminkan bahwa pelaksanaan operasi yang baik dan sungguh – sungguh mampu menciptakan situasi kamtibmas yang baik pula, diharapkan pada operasi kali ini kinerja baik sebelumnya dapat dipertahankan dan ditingkatkan.
Mengakhiri amanatnya Kepala Kepolisian RI meminta kepada seluruh pelaksana untuk menyiapkan fisik dan mental dengan dilandasi komitmen moral dan disiplin kerja yang tinggi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, dan juga diminta untuk membangun kerjasama yang baik Polri dengan TNI dan seluruh stake holders serta mitra kamtibmas lainnya dengan menghilangkan ego sektoral.
Kapolres Kampar AKBP Ery Apriyono SiK usai pelaksanaan Apel Gelar Pasukan Ops Lilin 2014 ini menyampaikan bahwa selama Operasi ini Polres Kampar membentuk 4 pos pam pada jalur jalur tertentu yang dinilai rawan, baik rawan kriminalitas maupun rawan lakalantas. 4 pos pam tersebut adalah pos pam Rimbo Panjang, pos pam Kota Bangkinang, pos pam Tapung dan pos pam Kelok Indah. Pada semua pos pam ini akan ditempatkan personil gabungan Polri, TNI, Dishub, Satpol PP serta petugas Kesehatan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Semoga pergelaran Operasi Lilin 2014 ini dapat menciptakan situasi yang aman dan kondusif sesuai harapan masyarakat,” sampainya.***(ali)
Bagansiapiapi (SegmenNews.com)— Mess Pemerintah Kabupaten Rohil sebanyak 10 kamar di PulauJemur dan dua unit rumah layak huni RLH belum berpenghuni.
Bangunan itu terkesan mubazir, bahkan ada bagian yang telah rusak akibat tak terawat. Wabup Rohil Erianda S,E juga menyayangkan hal ini dan berharap segera ditempati agar bisa dirawat dengan baik.
“Saya lihat bangunannya bagus, seperti kunjungan saya beberapa waktu lalu. Makanya saya harapkan agar bisa dihuni secepatnya,” kata Wakil Bupati Rohil.
Mess ini memang lengkapdengan lembarinya dan tempat tidur, namun saat kunjungan Wabup, sarana itu sudah tak terlihat lagi. Ia akan mengecek langsung kepada pihak yang membangun.
“Katanya dulu ada tempat tidur, akan saya tanyakan. Apakah di pindahkan atau gimana,” kata Erianda.
Untuk itulah dengan adanya rencana investor yang akan membangun kawasan wisata, Pemkab Rohil sangat mendukung dan berharap agar secepat terealisasi.
“Harapan kita bisa cepat, tentu kalau ramai, ada petugas yang kita tempatkan di mess yang sudah di bangun ini,” ujarnya.***(ika)