Beranda blog Halaman 2481

Raih Juara Umum, Pemkab Rohul Beri Bonus 42 Qori dan Qoriyah

Bupati Achmad, Kakan Kemenag Rohul beserta Qori dan Qoriah berfoto bersama
Bupati Achmad, Kakan Kemenag Rohul beserta Qori dan Qoriah berfoto bersama

Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Prestasi yang diraih Qori dan Qoriah asal kabupaten Rokan Hulu cukup membanggakan, pasalnya qori dan qoriah sudah beberapa kali meraih juara umum. Atas prestasi tersebut, Bupati Rokan Hulu, Drs. H. Acmad M.Si memberikan bonus kepada 42 qori dan qoriah yang mengikuti MTQ ke-33 Riau di Tembilan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).

Pemberian bonus dilakukan di rumah dinas Bupati Rohul, Jumat (19/12/14), dihadiri Wakil Bupati Rohul Ir. H. Hafith Sukry MM, Sekdakab Ir. Damri MM.

Ada 42 qori-qoriah Kabupaten Rohul yang mendapatkan uang pembinaan, terdiri juara pertama mendapat bonus Rp5 juta, juara dua Rp3 juta dan juara III mendapat bonus Rp2,5 juta. Bukan itu saja, qori dan qoriah yang tidak meraih juara juga mendapatkan bonus.

Kedatangan qori dan qoriah Rohul disambut dengan arak-arakan dengan sangat istimewa. Mereka disambut dari Kecamaran Rambahsamo, diiringi ratusan kendaraan roda empat dan roda dua.

Setibanya di Bandara Tuanku Tambusai, Rambahsamo, kafilah diarak hingga ke Kompleks Perkantoran Bina Praja Pemkab Rohul. Setibanya di Tugu Ratik Togak, mereka disambut marhching band Gita Praja Satpol PP Rohul, serta ribuan pegawai di lingkungan Pemkab Rohul.

Setibanya di rumah dinas Bupati Rohul, rombongan disambut tarian persembahan dan pejabat di lingkungan Pemkab Rohul. Mereka juga dijamu makan bersama di pendopo rumah dinas Bupati.

Bupati Achmad mengatakan akan bertekad tetap empertahakan Piala Bergilir MTQ Riau 2015 akan datang di Kabupaten Siak. Dia merasa bangga, karena Kabupaten Rohul berhasil mengukir sejarah, dua kali juara umum MTQ Tingkat Riau, yakni MTQ ke-32 Riau 2013 dan MTQ ke-33 Riau 2014.

“Sepanjang sejarah di Provinsi Riau yang sudah berumur 33 tahun, hanya dua kabupaten yang telah dua kali berhasil menjadi juara umum, yaitu Kabupaten Kampar dan Kabupaten Rokan Hulu,” kata Bupati Achmad.

Menurut Bupati, wajar Kabupaten Kampar pernah meraih dua kali juara umum, karena kabupaten induk dari Kabupaten Rohul itu sudah berumur 33 tahun. Sedangkan Kabupaten Rohul yang baru berusia 15 tahun, sudah meraih dua kali juara umum MTQ Riau.***(adv/hum/ran)

Wako Firdaus Terima Penghargaan Tribun Pioner Award 2014

Wako Firdaus Terima Penghargaan Tribun Pioner Award 2014
Wako Firdaus Terima Penghargaan Tribun Pioner Award 2014

Pekanbaru (SegmenNews.com)- Walikota Pekanbaru, H.Firdaus,ST.MT menerima penghargaan Tribun Pioner Award 2014, Jum’at (19/12) di Mahoni Room Hotel Furaya Pekanbaru, dihadiri kabupaten/Kota se-Riau.

Penghargaan tersebut diperoleh atas penilaian pada Bidang Pioner MICE kota Pekanbaru yang telah berhasil dalam pembangunan sarana dan prasarana. Seperti hotel serta sektor jasa dan perdagangan.

Walikota menyampaikan terima kasih dan mengapresiasi terhadap penghargaan serta penilaian yang telah diberikan terhadap kota Pekanbaru yang telah berprestasi dalam MICE sebagai andalan kota Pekanbaru.

Dalam pencapaian MICE ini didukung oleh tiga sektor yaitu, sektor jasa, perdagangan serta industri. Sementara sektor industri ini terbagi dua yakni, Sektor Industri Pariwisata dengan adanya Hotel yang berbintang serta Industri Expedisi dalam perdagangan.***(chir)

Dosen Alqur’an Asal Damaskus Dukung STIQSI Internasional di Rohul

Bupati Rokan Hulu, Drs H Achmad berfoto bersama Syekh DR Maher Al Munajjed MA dan Syekh Muhammad Darwish MA
Bupati Rokan Hulu, Drs H Achmad berfoto bersama Syekh DR Maher Al Munajjed MA dan Syekh Muhammad Darwish MA

Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Pendirian Sekolah Tinggi Ilmu Alqur’an Syech Ibrahim (STIQSI) Internasional berbasis digital didukung penuh oleh Dosen Alqur’an dari Damaskus Timur Tengah, Syekh DR Maher Al Munajjed MA.

Menurutnya, proyek sekolah tinggi alqur’an yang didirikan Bupati Rokan Hulu, Drs H Achmad Msi harus mendapat dukungan penuh. Sebab disinilah peradaban Islam dimulai, yang dapat membina pribadi generasi Islam.

“Mudah-mudahan Allah memberikan pertolongan kepada kita semua dalam pendirian pendidikan Alqur’an ini. Proyek ini harus didukung disinilah peradaban Islam dimulai,” do’a Syekh Al Munajjed MA yang diamini oleh pengurus STIQSI yang hadir, Jum’at (19/12/14) di aula kantor Bupati, saat ekspos STIQSI.

Disamping itu, Ketua STIQ ISY Karima Karang Anyar Jawa Tengah, Syekh Muhammad Darwish MA juga menyampaikan apresiasinya atas segala rencana maupun yang sudah dilaksanakan demi pendidikan alqur’an tersebut. Dia mendo’akan agar pendidikan alqur’an STIQSI menjadi penawar bagi umat Islam dan generasinya.

Dalam ekspos, Bupati Achmad membeberkan visi dan misi pendirian sekolah tinggi Islam, termasuk segala persiapan sekolah tinggi Islam pertama yang mengintegrasikan Ilmu Alquran dan sains teknologi berbasis digital di dunia.A03W0083

Mulai dari penerimaan mahasiswa tahap awal dibulan Juni 2015 sebanyak 100 orang, yang terdiri dari 32 orang putra Rokan Hulu, 24 orang dari Kabupaten/Kota di Riau dan regional Sumatera, Nasional dan Internasional (Asean) sebanyak 44 orang.

Ruangan kuliah disiapkan  8 ruangan yang dilengkapi komputer dan jaringan wifi. Perpustakaan sistem komputerisasi bisa akses ke kairo, Amerika dan negara lainnya, laboratorium bahasa, dibangun juga 5 unit rumah dosen.

Sekolah juga dilengkapi sarana kesehatan dengan 1 dokter dan 2 perawat, sarana olahraga. Sementara untuk Main Hall (aula utama) berkafasitas 1000 orang, South Hall 500 orang dan North Hall berkafasitas 500 orang.

Dana operasional akan dikucurkan sebanyak Rp 3 Miliar dari APBD Rokan Hulu 2015. Disamping itu, tenaga pengajar juga akan dimasukkan ke formasi CPNS tahun 2015

“Mahasiswa nantinya harus menguasai tiga bahasa, terutama bahasa arab,” ujar Bupati Achmad.

Usai melakukan ekspos, Bupati beserta tamu melakukan shalat berjemaah di Masjid Islamic Center Pasir Pangaraian.***(adv/hum/ran)

Polsek Tambang Bekuk 2 Pembobol Rumah

Dua tersangka pembobol rumah diamankan di Polsek Tambang
Dua tersangka pembobol rumah diamankan di Polsek Tambang

Kampar (SegmenNews.com)- Polsek Tambang, kabupaten Kampar berhasil membekuk dua pelaku pembobol rumah Hartati (22) dan mencuri satu unit sepeda motor Honda Beat BM 3741 OM serta empat unit hanphone.

Dua pelaku tersebut yakni, WI (22) dan WN (29) ditangkap, Kamis (18/12/14). Kedua pelaku dan korban masih satu kampung di Desa Pulau Birandang, Kecamatan Kampar Timur.

Polisi bekerja cepat, di hari laporan pencurian itu juga, kedua pelaku berhasil diamankan bersama barang bukti hasil curian.

Kapolsek Tambang, Iptu Rusdy Zuhri Siregar S,Sos menjelaskan, kejadian berawal sekitar pukul 05.00 wib. Saat itu korban Hariati dibangunkan oleh abang kandungnya Riko, memberitahu bahwa sepeda motor Honda Beat BM 3741 OM miliknya hilang.

Kemudian mereka berusaha mencari disekitar rumah, namun tidak ditemukan dan selanjutnya diketahui bahwa 4 buah HP milik korban juga ikut hilang, atas kejadian tersebut korban kemudian melaporkannya ke Polsek Tambang.

Mendapat laporan tersebut Kapolsek memerintahkan personil unit opsnalnya untuk melakukan penyelidikan dan pada hari yang sama sekira pukul 15.30 wib dilakukan penangkapan terhadap kedua pelaku dikediamannya.

“Tersangka dan barang bukti sudah diamankan guna proses hukum lebih lanjut. Kita masih akan melakukan pendalaman, kemungkinan adanya tindak pidana lain yang dilakukan mereka sebelumnya,” ujar Kapolsek Tambang.***(ali)

Gerogi, Bupati Kampar Sebut ‘Mana Sapi’ Diacara PWI

foto acara PWI kamparKampar (SegmenNews.com)- Diacara pelantikan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kampar periode 2014-2017, Kamis (18/12/14). Perkataan Bupati Kampar saat memberikan sambutan menuai geli dan gelak tawa tamu undangan.

Pasalnya, saat Bupati Jefri Noer memaparkan program 5 pilar pembangunan Kabupaten Kampar yang kurang diberitakan wartawan. Padahal, katanya wartawan juga boleh ikut pelatihan P4S. Seluruh pejabat juga diinstruksikan mempunyai ternak sapi, ikan dan lainnya.

Saat itu, Bupati keceplosan dengan menyebut ‘Mana sapi’ seolah mencari Kadis Peternakan. “Mana Perikanan, Usman Amin dan Perkebunan dan Mana Sapi?,” ujar Bupati diiringi gelak tawa tamu undangan.

Sebelumnya, Ketua PWI Riau, H Dheni Kurnia menghimbau kepada Bupati agar mengikut sertakan peran wartawan di kabupaten Kampar dalam pembangunan. Sebab Dheni menilai, minat baca di kabupaten Kampar hanya 5 persen. Artinya, 95 persen lagi kurang berminat membaca berita Kampar.

Namun Bupati menyebutkan, kurangnya minat baca masyarakat disebabkan masyarakat cenderung membaca berita dari akun FB atau twiter melalui hanphone. Katanya, berita yang dimuat di koran sendiri terkadang juga kurang mendidik, terkadang selalu fitnah. Sementara Pemerintah sudah bekerja untuk membangun masyarakat Kampar.

“Saya anggap itu bagian dari amal ibadah saya, wartawan mau masuk surga, silahkan tulis apa adanya,” ungkapnya di hadapan para tamu undangan.

Acara pelantikan PWI kampar tersebut dihadiri kepala dinas dan pejabat Kampar. Hadir juga seluruh organisasi pers yang ada di Kampar, seperti Forum Wartawan Kampar (FWK) dan beberapa organisasi lainnya.

Adapun pengurus PWI Kampar periode 2014-2017 yakni, ketua, Aprizal SE, Sekretaris Adi jhondri.***(ali)

Pria Ini Akui Mencuri Untuk Biaya Persalinan Istri Muda

Tersangka pencurian, Adi di introgasi Polisi
Tersangka pencurian, Adi diintrogasi Polisi

Pelalawan (SegmenNews.com)- Ternyata berpenghasilan rendah tak menyurutkan niat, Adi Gunawan (28) warga Kuala Muda, kecamatan Teluk Meranti, kabupaten Pelalawan beristri dua.

Kerja sebagai kuli bangunan dipaksakan untuk menghidupi dua keluarga, akibatnya, dia tak mampu lagi menanggung biaya persalinan istri mudanya yang sebentar lagi akan melahirkan di usia kehamilan 8 bulan sekarang.

Akibatnya, dia nekat melakukan hal-hal yang melanggar undang-undang maupun agama demi mendapatkan uang dengan pintas. Mencuri? mungkin itulah yang ada dibenak pria ini.(Baca Kronologisnya: Aksi Pencurian Terekam CCTV)

Namun aksi pencurianya itu tak berjalan mulus. Alih-alih ingin membiayai persalinan istri mudanya, dia malahan terancam 5 tahun penjara dan tak melihat kelahiran bayinya nanti.

“Saya tidak ada rencana, tapi kebetulan lewat melihat ada orang meletakan dompet di bawah jok,” ujar Adi ketika ditemui di Mapolsek Pangkalan Kerinci.

Hebatnya lagi, pria ini menikah lagi tanpa sepengetahuan istri tuanya. Adi mengaku kepada istri tuanya hanya pamit pergi kerja.

“Kalau isti muda ini tidak banyak menuntut, walau dia tau saya susah tapi menerima. Karena dulu dia wanita malam saya selamatkan dan kami nihah sirih hingga sekarang sudah hamil delapan bulan lebih. Tapi saya berusaha cari uang untuk persiapan
melahirkan nanti,” tuturnya.***(fin)

Polres Pelalawan Siapkan Pos-Pos Keamanan

rakorPangkalan Kerinci (SegmenNews.com)- Kapolres Pelalawan AKBP A Supriyadi SIK MH memimpin rapat koordinasi (Rakor) bersama dengan seluruh instansi terkait yang berada di kabupaten Pelalawan dalam rangka persiapan pengamanan Natal Tahun 2014 dan Tahun Baru 2015 yang dilaksanakan di Aula Mapolres Pelalawan, Kamis (18/12).

Rakor lintas sektoral dihadiri Bupati Pelalawan diwakili Kadis Perhubungan dan Informasi Drs T Ridwan Mustafa, Dandim Kampar diwakili Danramil Langgam Kapten Inf Sihotang, dan para perwakilan Satpol PP, Dinas Kesehatan, PT Jasa Raharja, Disperindang, PLN, pihak perusahaan serta para Kabag, Kasat, serta Kapolsek di jajaran Polres Pelalawan.

“Semua pihak mempunyai peran masing-masing karena itu kita libatkan semua sektor, mulai dari kepolisian, Dinas Perhubungan, TNI dan semua intansi terkait lainnya,” kata Kapolres Pelalawan.

Sambutan Kapolres Pelalawan menyampaikan, menghadapi perayaan Natal dan Tahun Baru 2015 diperlukan koordinasi dan sinergitas seluruh instansi yang terkait baik yang berhubungan secara langsung maupun tidak langsung. Hal tersebut guna menciptakan suasana yang kondusif dan memberikan rasa aman khususnya bagi masyarakat yang merayakannya.

“Kita evaluasi operasi lilin tahun lalu untuk penyempurnaan tahun ini. Makanya kita lakukan rapat koordinasi untuk menyamakan persepsi. Apalagi akan dibuat pos pengamanan di jalur-jalur rawan dan padat kendaraan, termasuk titik-titik strategis lainnya,” ujar Kapolres dalama rapat.

Setelah sambutan Kapolres dilanjutkan tanya jawab oleh seluruh peserta guna mendegarkan pendapat dan masukan di dalam pengamanan libur akhir tahun tersebut. Usai mengelar rakor libih kurang dua jam, maka Polres Pelalawan telah siap menghadapi natal dan tahun baru dengan mematangkan persiapan bersama instanti terkait lainnya.***(fin)

Mobil PNS Pelalawan Dicongkel, Rp 70 juta Raib

pencuriPangkalan Kerinci (SegmenNews.com)- Ternyata parkir kendaraan di halaman kantor Bupati Pelalawan tak terjamin aman. Buktinya, mobil Honda Fred BM 1769 DT milik pegawai Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPMP2T) Pelalawan, Ferry (32) dicongkel maling.

Akibatnya, uang Rp 70 juta yang merupakan honor pegawai yang baru diambil kemarin raib. Padahal puluhan personil Satpol-PP bertugas melakukan penjagaan di kantor Bupati.

Kapolres Pelalawan AKBP A Supriyadi SIK MH melalui Kapolsek Pangkalan Kerinci AKP Razif SH, Jum’at (19/12/14) membenarkan peristiwa yang menimpa salah satu pegawai itu.

“Kita telah turun melakukan olah TKP, dan memeriksa CCTV yang ada di kantor Bupati. Tapi sayang di sekeliling parkiran luar kantor Bupati tidak ada CCTV. Jadi pelaku belum teridentifikasi dan masih kita diselidiki,” ujar Kapolsek.

Dari informasi, peristiwa tersebut terjadi, Kamis (18/12) sore sekitar pukul 14.00 WIB. Pemilik mobil, Ferry baru mengetahui tas lap top berisi Rp 70 juta sudah tidak ada di dalam mobil saat ia turun dari lantai III kantor Bupati.

Diceritakan korban, sebelum kejadian, korban datang mengendarai mobil dan diparkirkan disamping kanan kantor bupati bergabung dengan PNS lainnya pukul 10.00 WIB. Setelah mengunci pintu mobil dengan remot kontrol, korban bergegas ke lantai III, ke bagian keuangan.

Aparat Polsek Pangkalan Kerinci dibawa pimpinan Kapolsek AKP Razif yang mendapat laporan tersebut segera turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).***(fin)

Misteri Kemunculan Ribuan Lele Sebelum Longsor Banjarnegara

Longsor banjarnegaraSegmenNews.com- Sepekan sudah bencana longsor maut di Dusun Jemblung Desa Sampang, Banjarnegara, Jawa Tengah, terjadi. Dusun kecil di lereng Dieng ini pun mendadak populer, ramai dikunjungi.

Bagaimana tidak, lebih dari setengah penduduknya tewas ditelan longsor mahadahsyat pada Jumat petang, 12 Desember 2014. Rumah-rumah luluh lantak, puluhan hektare sawah dan ladang hilang tak berbekas.

“Ini tragedi mendalam bagi kami yang ditinggalkan. Desa dan keluarga kami hilang dalam sekejap, semuanya tertimbun tanpa tahu dosanya apa,” ujar Kepala Desa Sampang Purwanto.

Muncul ribuan lele

Menurut beberapa saksi mata, bencana longsor maut itu sebenarnya sudah menunjukkan sejumlah tanda. Namun warga banyak yang tidak menghiraukan.

Satu tanda paling nyata adalah terjadinya longsor awal, sehari sebelum longsor besar Jumat. Namun karena hanya menimbun ruas jalan dan tidak menyasar ke pemukiman, tidak ada yang mengungsi. Bahkan mereka malah menonton pembersihan material longsor oleh petugas TNI dan Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Pemda Jateng.

Tanda berikutnya adalah munculnya ribuan lele di aliran sungai yang membelah Dusun Jemblung. Pengakuan saksi mata, siang menjelang sore pada Jumat petaka itu, ada warga yang berhasil menjaring ikan lele dalam jumlah banyak di aliran sungai yang mengairi sawah warga.

“Itu ikannya melimpah-limpah. Tidak cukup satu ember. Padahal biasanya kalau mancing, susah bukan main. Namun entah kenapa, pada siang sampai sore, banyak sekali ikan lele di aliran sungai,” tutur Kepala Desa Kalibening, Khodim, yang mengaku mendapatkan informasi tersebut dari warga Dusun Jemblung yang selamat.

Warga memperkirakan, kemunculan lele tersebut besar kemungkinan larian dari dalam tanah. Sebab, nun jauh di atas Dusun Jemblung, yakni di atas bukit yang kini menjadi sorotan Tim Kaji Gerak Cepat Gerakan Tanah, ada kolam berdiamater 30 meter dengan kedalaman 1 meter. Kolam ini ternyata sudah lama ada. Warga menamakannya dengan Telaga Lele.

“Telaga itu sudah ada sejak dulu. Dinamakan Telaga Lele, karena dulunya memang banyak lele. Warga memperkirakan munculnya ratusan lele ini karena ikut aliran air dari telaga yang turun ke bawah dusun,” kata Khodim.

Penampungan air

Fenomena munculnya lele tersebut, memang tak banyak warga yang mengetahuinya. Sebab, pada siang menjelang sore, warga kebanyakan menonton pembersihan jalur yang tertimbun longsor di ujung desa.

Karena itu hanya segelintir warga yang tahu. Itu pun karena kebetulan mereka tengah memancing dan menjaring di aliran sungai Dusun Jemblung. “Bayangkan saja kata mereka yang dapat lele itu, dari mulai pukul 12.00-17.00, lelenya tak habis-habis. Tapi ini baru kepikiran usai bencana, kenapa muncul lele secara tiba-tiba dalam jumlah banyak di desa itu,” kata Khodim.

Sebab itu, muncul sejumlah spekulasi. Salah satunya yang paling masuk akal, kata Khodim, adanya lorong air yang menjadi penghubung antara Dusun Jemblung dengan Telaga Lele yang berada di atas bukit yang kini sebagian materialnya sudah menutupi desa.

Hal itu cukup beralasan. Berdasar hikayat nama, Jemblung didefinisikan sebagai tempat penampungan air atau wadah air besar yang terbuat dari tanah liat. Karena itu, wajar adanya lembahan yang kini menjadi pemukiman warga tersebut, banyak ditemukan aliran air di lereng bukit yang kemudian tumpah ke bawah dusun.

“Bisa jadi dari aliran air yang banyak itu, keluarlah lele-lele yang ada di atas bukit. Atau bisa jadi juga, air-air ini yang membuat tanah dusun jadi gampang rapuh. Jadi ketika hujan datang, longsor pasti mengancam,” kata Khodim.

Kini, terlepas dari itu semua. Bencana maut Dusun Jemblung, harus menjadi pelajaran semua pihak. Bahwa sesungguhnya bencana bisa datang kapan saja dan kepada siapa saja. Baik Khodim maupun Purwanto berharap, ada langkah serius dari pemerintah setempat untuk mengurangi kemungkinan terjadinya bencana serupa.

“Kami prinsipnya siap apapun keputusan yang hendak diambil pemerintah tentang keberadaan dusun kami. Kami cuma ingin hidup tenang dan tetap bisa memenuhi kebutuhan harian kami dari ladang yang ada di dusun kami,” kata Purwanto.***
Red: hasran
Sumber: viva.co.id

Pemko Pekanbaru Buat Program Smart City

FirdausPekanbaru (SegmenNews.com)- Kunjungan walikota pekanbaru di Perth Australia untuk mencari investor asing agar berinvestasi di kota pekanbaru membuahkan hasil yang manis.

Walikota pekanbaru H.Firdaus MT kepada wartawan, Kamis (18/12/14) mengatakan, Pemko Pekanbaru akan membuat program Smart City yaitu kemandirian pangan. Kebutuhan pangan dapat di produksi oleh masyarakat dengan menggunakan teknologi modern.

“Kemandirian pangan dapat di lakukan petani, contohnya petani dapat melakukan penggemukan sapi dalam waktu seratus hari,” jelasnya

Pemko juga telah bekerjasama dengan perusahaan asing untuk meminjam mesin potong hewan yang moderen kepada petani, Smart City ini juga membuka peluang investasi dari pihak asing di bidang peternakan dan peternakan. Petani dapat di bina dengan baik agar produksi dapat mencukupi masyarakat kota pekanbaru.***(Chir)