Kafilah Kota Pekanbaru memberikan cendramata berbentuk alqur’an kepada Plt Gubri, Arsyad Juliandi Rahman bertanda dibukanya MTQ ke-33
Inhil (SegmenNews.com)- Wakil Walikota, Ayat Cahyadi dan rombongan Pemerintahan kota Pekanbaru ikut serta dalam memeriahkan acara pembukaan MTQ ke-33 pada pawai ta’aruf keliling kota tembilahan yg dijuluki kota seribu parit, Sabtu (13/12/14).
Pagelaran Pawai ta’ruf tersebut juga di ikuti oleh seluruh kota dan kabupaten se-Provinsi Riau. Di pawai ta’aruf, kota Pekanbaru menurunkan peserta berjumlah 44 orang di luar oficial yg akan bertanding di sembilan kategori.
Sementara rombongan kota pekanbaru ikut pawai ta’aruf berjumlah 500 orang. Dikesempatan itu Wakil Walikota Sempat foto bersama di depan Stand Kota Pekanbaru pada sore sabtu setelah pelaksanaan pawai tra’aruf selesai.***(hms)
Ketua Dekranasda Rohul Hj. Magdalisni Achmad berfoto di stand pameran MTQ Riau ke-33 di Inhil
Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Pasca pembukaan MTQ ke-33 Provinsi Riau di Kota Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) oleh Gubernur Riau, Sabtu (13/12/14). Stand pameran tak henti-hentinya dikunjungi pengunjung dan diminati masyarakat.
Seusai pembukaan MTQ ke-33 Riau, Ketua Dekranasda Rohul Hj. Magdalisni Achmad bersama sejumlah pengurus meninjau stand milik Rohul di Jalan Kapten Mukhtar, Tembilahan. Bazar baru akan berakhir pada 18 Desember akan datang.
Selain mengerahkan sekitar 2.000 massa dalam meramaikan Pawai Taaruf MTQ ke-33 Riau di Tembilahan, Pemkab Rohul juga membuka stand pameran atau bazar di helatan tahunan itu. Stand pameran dikoordinir oleh Badan Pelayanan Terpadu Perizinan dan Penanaman Modal (BPTP2M) Rohul dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Rohul.
Magdalisni, juga Anggota DPRD Riau mengatakan ada 12 stand pameran termasuk milik Kabupaten Rohul di MTQ ke-33 Riau di Tembilahan. Meski demikian, dia yakni jika stand Rohul akan jadi stand paling menarik.
Ketua Tim Penggerak PKK Rohul itu menjelaskan stand pameran bercorak biru milik Pemkab Rohul telah ramai dikunjungi oleh para pimpinan daerah di Riau, atau masyarakat Riau dari segala penjuru. Mereka ingin melihat lebih dekat produk unggulan dari Negeri Seribu Suluk.
“Stand pameran kita bukan saja dikunjungi warga Rokan Hulu, tapi kunjungi masyarakat umum,” kata Magdalisni, Senin (15/12/14).
Stand milik Kabupaten Rohul, tambah Magdalisni, memamerkan berbagai jajanan khas Rohul, bahkan ada yang diberikan gratis kepada pengunjung.
“Selain kerajinan anyaman dari pelepah sawit, ada juga berbagai souvenir, makanan khas Rokan Hulu seperti abon ikan patin, kue kelapa, gula aren cair juga madu,” jelas dia.
Magdalisni mengakui setiap tahun, Dekranasda Rohul rutin mengikuti berbagai pameran. Salah satunya, ikut memeriahkan MTQ tingkat Provinsi Riau, dilaksanakan secara berpindah-pindah.
“Tujuannya untuk menggali potensi daerah masing-masing. Termasuk mengenalkan dan memasarkan produk daerah. Dari pameran ini kita harapkan, produk daerah bukan hanya dikenal di dalam lingkup provinsi saja, tapi dikenal sampai luar provinsi,” harapnya.***(adv/hum)
Bupati Rokan Hulu Drs.H.Achmad, M.Si menyerahkan piala bergilir MTQ kepada Plt Gubernur Riau
Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Bupati Rokan Hulu Drs.H.Achmad, M.Si menyerahkan Piala Bergilir MTQ kepada Gubernur Riau untuk di Perebutkan kembali setelah meraih Juara Umum pada MTQ ke-32 Tingkat Provinsi Riau pada tahun 2013 yang lalu.
Penyerahan tersebut dilaksanakan pada acara Pembukaan MTQ ke-33 yang dilaksanakan pada tanggal 13 Desember 2014 di Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir.
Usai Penyerahan tersebut Bupati Rohul Achmad mengatakan,Piala Bergilir tersebut diserahkan untuk direbut kembali oleh Para Qory-Qoriah di Ajang MTQ yang dibuka sekarang ini,dimana Kabupaten Rohul telah mengutus sebanyak 42 orang Qory yang akan berjuang sesuai dengan Bidangnya Masing-Masing.
“Setelah diserahkna Pila Bergilir ini Kita akan berusaha untuk merebutnya kembali dengan ,mengirimkan sebanyak 42 Peserta MTQ yang berjuang untuk merebut Juara Umum kembali pada MTQ ke-33 ini,”Katanya.
Hal ini telah terlihat pada Rangkaian Kegiatan yang dilakukan Oleh panitia, seperti pelaksanaan pawai taqruf yang dilaksanakan pada hari Sabtu (13/12/2014) sore, dimana marching Band dari Kabupaten Rokan Hulu telah tampil memukau,di tengah-tengah Khalayak ramai pada barisan Urutan pertama pawai taqruf tersebut.
Disamping Marching Band juga dengan jumlah Peserta pawai sebanyak 2.117 orang dengan beragam Perhiasan juga ditampilkan,Duplikat Masdjid Agung Islamic Center, Becak Hias ,dan lain sebagainya yang menggambarkan Kabupaten Rohul adalan Negeri seribu Suluk.
Dengan pempilan tersebut Bupati Optimis mampu merebut kembali Juara Umum MTQ Tingkat Provinsi Riau yang pernah diraih pada pada Ajang MTQ tahun 2013 lalu,”Kiti berusaha kembali merebut Juaran Umum tersebut,”Ungkapnya.
Bupati juga menghimbau kepada Para Qory-Qoriah Utusan dari Kabupaten Rohul agar berusaha berjuang keras dengan Ikhlas dan menunjukkan kebolehannya sesuai dengan Bidangnya masing-masing,dan jangan bersifat sombong karena semua itu adalah kehendak Allah semata,namun kita tetap berusaha agar cita-cita ini tercapai.
Penyerahan Piala Bergilir tersebut juga disaksikan Kepala kementrian Agama RI, Ketua DPRD Provinsi Riau, H.Suparman S,sos M.Si, Kakan Kemenag Provinsi Riau Drs. H. tarmizi Tohor MA, ketua TP-PKK Provinsi Riau, Para Bupati dan Walikota se Provinsi Riau, kakan Kemenag kabupaten Kota se Provinsi Riau, dan Ribuan Warga dari 12 Kabupaten/Kota se Provinsi Riau.***(Adv/hum)
Tembilahan (SegmenNews.com)- Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi mengatakan qari & qariah putra-putri Kabupaten Siak harus meningkatkan prestasi pada Musabaqah Tilawatil Qur’an Ke 33 Tingkat Provinsi Riau yang diselenggarakan di Indragiri Hilir, Tembilahan 13 s/d 18 Desember 2014.
Hal itu diungkapkannya saat bertemu para qari & qariah di tempat pemondokan Kafilah Siak, di Hotel Indah Sari, Tembilahan, Sabtu (13/12). Bupati Siak beserta Wakil Bupati Siak Drs H Alfedri MSi menyempatkan diri mengunjungi sekaligus memberikan motivasi qari & qariah. Beliau berkata, Penghargaan beserta bonus akan diberikan kepada para peserta yang meraih prestasi pada MTQ kali ini.
“Target kita tentu lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Meskipun kita belum berpikir jauh-jauh untuk meraih juara umum, tapi setidaknya bisa meningkat dari tahun lalu,” ujar Syamsuar. Sebelumnya kabupaten Siak pada MTQ tahun 2012 di Bengkalis menempati urutan kedua, namun menurun pada tahun 2014 di peringkat empat.
Beliau Optimis prestasi tahun-tahun sebelumnya bisa ditingkatkan menilik dari prestasi qari & qariah Siak yang beberapa diantaranya sudah mengikuti MTQ tingkat Nasional. Ia menegaskan qari & qariah Siak merupakan putra putri asli kabupaten Siak. “Optimis tentu untuk bisa lebih baik, karena cukup banyak juga para qari & qariah kita memang sudah ada yang berkiprah ditingkat nasional,” terang Bupati.
Sementara itu Bupati juga mengungkapkan akan memberikan bonus untuk qari & qariah berprestasi sebagai bentuk penghargaan atas prestasi yang telah diraih. Bonus ini diusahakan segera setelah MTQ ini selesai dilaksanakan. “Untuk anak-anak yang berprestasi insya allah akan ada penghargaan berupa bonus. Dan kita usahakan pada bulan Desember ini juga,” ungkap nya.
Bertatap muka secara langsung, Bupati menanyakan kondisi pemondokan, kesehatan peserta, serta keluhan yang dirasakan selama berada di Tembilahan. Ia juga menitipkan pesan agar para qari & qariah selalu memperhatikan kondisi kesehatan, pola latihan sekaligus memberikan motivasi agar dapat tampil maksimal. Ia mengatakan dengan usaha yang keras & do’a yang tulus prestasi terbaik bisa diperoleh. “Mudah-mudahan dengan kesehatan yg alhamdulillah prima, dengan usaha keras dan doa yang tulus insya allah bisa meraih hasil yang maksimal pula,” harap nya.
Menyinggung soal kesiapan Kabupaten Siak jika ditunjuk oleh Pemerintah Provinsi Riau untuk menjadi tuan rumah MTQ Riau ke 34 tahun 2015 mendatang, Bupati memberikan pertimbangan-pertimbangan terhadap kepada pihak terkait. Baik dari Kementrian Agama, LPTQ Siak serta Pemerintah Kabupaten Siak, baik soal kesiapan akomodasi serta persoalan penganggaran. “Saya baru mendengar soal wacana penunjukan Siak sebagai tuan rumah. Ini harus kita pertimbangkan secara matang. Saya pikir untuk beberapa hal kita tentu saja siap, tapi dilain hal banyak yang harus kita pertimbangkan. Baik itu soal penganggaran di APBD kita nantinya maupun beberapa hal lainnya,” terang Syamsuar.***(rinto)
Bangkok (SegmenNews.com)- Pilot pesawat AirAsia mendadak berbalik terbang ke bandara Dong Mueang, Thailand setelah penumpang perempuan warga Cina menyiramkan air mendidih ke arah pramugari. Perempuan itu sebelumnya meminta air mendidih kepada pramugari untuk merendam mi instan yang dibelinya.
Pesawat AirAsia nomor FD9101 dijadwalkan terbang pada pukul 5.55 sore dari Dong Mueang ke Nanjing, Cina pada Kamis, 11 Desember 2014.
Insiden itu berawal ketika perempuan asal Cina itu mengetahui tempat duduknya terpisah dengan kekasihnya. Pasangan itu kemudian marah ketika diberitahu tempat duduk mereka tidak berdekatan.
Di satu blog di Cina bagian selatan, TheNanfang.com yang memberitakan insiden itu menjelaskan, pesawat membawa 174 penumpang. Kesaksian seorang penumpang yang dimuat di blog menyebutkan, kekasih perempuan itu mengancam akan meledakkan pesawat. Sedangkan perempuan yang menyiramkan air mendidih mengancam akan melakukan aksi bunuh diri.
Akibat insiden itu, pilot pesawat memutuskan untuk kembali ke bandara Don Mueang. Seperti dilansir Channel News Asia, pasangan itu tidak duduk berdekatan karena mengikuti urutan huruf nama yang ada di daftar nama kelompok tur yang mereka ikuti. Sebenarnya, pramugari sudah menyelesaikan masalah itu dengan menempatkan mereka duduk bersebelahan. Namun keduanya sepertinya tetap mempersoalkannya.****
Jakarta (SegmenNews.com)- Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan evakuasi korban bencana longsor di Kabupaten Banjarnegara dihentikan.
“Saat ini hujan cukup deras di lokasi bencana longsor di KecamatanKarangkorbar sehingga diputuskan pencarian dan penyelamatan korban dihentikan sementara,” kata Sutopo, melalui keterangan persnya, Sabtu, 13 Desember 2014.
Ia mengatakan hujan deras itu mengakibatkan kondisi tanah labil, debit sungai mengalir kencang membawa lumpur. “Hujan dapat berpotensi memicu longsor susulan,” katanya.
Hingga saat ini, beberapa jalan masih tertutup longsor. Keadaan jalan pun retak-retak dan berbahaya. “Hal ini menyebabkan alat berat dan kendaraan yang dikerahkan untuk penanganan darurat terhambat,” katanya.
Selain itu, masyarakat sekitar berduyun-duyun menonton lokasi bencana sehingga jalan macet dan mengganggu operasional kendaraan petugas.
Kepala BNPB Syamsul Maarif saat ini tengah memberikan arahan penanganan darurat di lokasi kejadian. Tim gabungan dari BNPB, TNI, Polri, Kementerian Kesehatan, Basarnas, Kementerian Sosial, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat , serta instansi lainnya sudah berada di lokasi untuk memberikan bantuan.
Longsor yang terjadi sejak Jumat sore itu, untuk sementara telah mengakibatkan 17 orang tewas, 11 luka berat, serta 4 luka ringan. Korban yang belum ditemukan masih 91 orang.***
Bengkalis (SegmenNews.com)- Setelah mantan Dirut PT Bumi Laksamana Jaya (BLJ) Bengkalis YA ditahan, Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis kembali melakukan penahanan terhadap tersangka lain dalam penyertaan modal sebesar Rp300 miiyar, Kamis (11/12/14).
Tersangka tersebut yakni, AS yang merupakan Plt Manager keuangan anak- anak perusahaan PT BLJ Bengkalis 2012- 2014 dengan diperiksa selama 6 jam di ruang penyidik.
Menurut Kajari Bengkalis, Mukhlis melalui Kasi Pidana Khusus, Yanuar Rheza Mohhamad tersangka AS (35) ini merupakan warga Bogor ini, bertujuan untuk kepentingan penyidikan dalam perkara tindak pidana korupsi anggaran penyertaan modal Pemkab Bengkalis 2012 Rp 300 miliar yang telah menyeret mantan Dirut PT BLJ Bengkalis.
“Di dalam penyertaan modal senilai Rp 300 miliar tersebut ikut serta melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana peruntukan dana untuk pembangunan Pembangkit Tenaga Listrik Gas dan Uap (PLTGU) didesa Buruk Bakul kecamatan Bukit Batu, dan desa Balai Pungut kecamatan Pinggir, Bengkalis. Dan berhubungan dengan adanya keadaan yang menimbulkan kekhawatiran bahwa tersangka akan melarikan diri, merusak atau menghilangkan barang bukti dan mengulangi tindak pidana,” bebernya.
Tersangka tersebut melakukan penyertaan dengan dijerat pasal 2 dan 3 nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo UU RI nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke 1 KHUP. “Dalam pasal tersebut, dengan ancaman maksimal 20 tahun, “jelas Yanuar Rheza.
AS ini merupakan warga yang beralamat di Jalan Griya Melati kelurahan Bubulak kecamatan Bogor Barat Kota Bogor dan setelah diperiksa selama 6 jam, langsung dikawal petugas Kejari untuk dititipkan ke Lembaga Pemasyarakatan Klas II Bengkalis jalan Pertanian.***(ur/war)
Pangkalan Kerinci (SegmenNews.com)- Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Pangkalan Kerinci, menuntut Kepala Desa Lubuk Ogung H Dahlan, 10 bulan penjara, dalam kasus pengelapan uang fee akasia sebesar Rp1,3 miliar lebih pada persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Pelalawan.
Pembacaan tuntutan di sampakan JPU M Amin SH di hadapan majelis hakim PN Pelalawan Hendah Karmila Dewi SH MH didampingi Yopi Wijaya SH dan Wanda Andriyenni SH Mkn, Selasa lalu, setelah sebelumnya menghadirkan belasan saksi pada persidangan sebelumnya, untuk mengungkap fakta pengelapan fee akasia.
Untuk masyarakat dari perwakilan empat warga dari desa Lubung Ogung, Muda Setia, Sekijang, dan kiya jaya, mendapat bantuan dari PT Nusa Prima Manunggal (NPM) sebesar Rp2 miliar tahun 2011-2012 untuk fee penanaman akasia Hutan Tanaman Rakyat (HTR).
Namun yang digelapkan Kades Lubuk Ogung sebesar Rp1,3 miliar dan selebihnya telah disalurkan pada masyarakat. Tapi dalam aksinya H Dahlan tidak sendiri tetapi melibatkan ninik mamak yakni H Salim dan Atan Azin yang juga sebagai terdakwa dengan berkas berbeda ikut menikmati uang fee akasia itu.
Kajari Pangkalan Kerinci Adnan SH melalui Kasi Pidum Herlambang Saputro SH MH, Kamis (11/12) mengungkapkan bahwa tuntutan yang di berikan pada Kades Lubuk Ogung sama halnya pada ketiga ninik mamak tersebut.
“Ketika terdakwa terbukti melanggar pasal 372 KUHP tentang pengelapan dan kita tuntut 10 bulan penjara,” ujar Kasi Pidum.
Dijelaskan Kasi Pidum hal yang memberatkan terdakwa H Dahlan selaku Kades dan H Salim serta Atan Azin selaku ninik mamak tidak meberikan contoh yang baik pada masyarakat. Disamping perbuatan ketika terdawa terbukti melakukan pengelapan uang fee akasia untuk masyarakat.
Sementara hal meringankan jadi pertimbangan JPU untuk memberkan tuntutan 10 bulan penjara, karena selam persidangan ketiganya kopratif dan uang tersebut telah di kembalikan pada pelapor yakni Ali Sadikin cs. ”Kita tidak mengetahui apa alasan terdakwa mengembalikan pada pelapor bukan pada masyarakat selahu yang berhak mendapatkan fee akasia itu,” ungkap Herlambang.
Usai mendegarkan tuntutan JPU, majelis hakim yang dipimpin Henda Karmila Dewi SH menunda sidang pekan depan, untuk memberikan kesempatan pada terdakwa untuk mengajukan pledoi. Kemudian para terdakwa melenggang keluar dari ruang sidang PN Pelalawan, setelah statusnya tahan kota diberikan oleh PN Pelalawan, sejak mulai persidangan hingga sekarang.***(fin)
Pangkalan Kerinci (SegmenNews.com)- Polres Pelalawan menggelar operasi Penyakit Masyarakat (Pekat), Kamis (11/12) malam sekitar pukul 21.30 WIB. Dalam operasi terjaring dua pasangan mesum di wisma Sarina Jalan Koridor RAPP, dan 10 wanita pelayan kafe di Jalan Lintas Timur, Tanjung Raya.
Operasi itu langsung dipimpin Kabag Ops Polres Pelalawan Kompol Hariadi SSos, didampingi Kasi Humas Ipda Edy Harianto dan Ka SPKT Ipda Edni Lubis, bersama 20 personil gabungan dari seluruh fungsi yang di kerahkan ke lapangan, untuk memberantas pekat di kota Bono tersebut.
“Kali ini sasaran operasi Pekat kita adalah pasangan mesum dan kafe remang-remang. Tapi tidak tertutup kemungkinan akan kita razia juga pedangan minuman keras,” ujar Kasi Humas Polres Pelalawan.
Maka personil yang mengendarai mobil patroli dan truk pemburu Kahutlah bergerak dari Mapolres Pelalawan, menyisir kafe remang-remang di Jalan Lintas Timur, Tanjung Raya tidak juah dari SPBU Buya Kamir, Pangkalan Kerinci. Kemudian satu persatu penghuni di periksa identitasnya.
Sehingga wanita-wanita seksi yang berkedok pelayan seksi plus-plus di kafe remang-remang langsung di amankan dan diangkut masuk ke dalam mobil patroli. Diantaranya berinisial Ay (23), Dw (37), Ln (26), As (20), La (19), Nv (23) Au (19), Ar (24), Nur (35) dan seorang supir Ye (46).
Setelah berhasil mengangku wanita seksi pelayan kafe, kemudian razia pekat di lanjutkan ke Jalan Lingar, tapi terlihat banyak warung remang-remang sudah pada tutup. Kemudian sasaran ke Wisma Sarina yang kerap menampung pasangan mesum tanpa memiliki surat nikah.
Walau telah berulang kali di razia, tapi pemilik Wisma Sarina tidak jera, buktinya kembali dua pasangan mesum berhasil terjaring di dalam kamar yakni ML (21) bersama pasanganya Wu (22), dan MM (41) berpasangan dengan MI (28). Karena tidak dapat memperlihatkan bukti pasangan resmi kedua pasangan itu diangkut ke Mapolres Pelalawan.
“Setelah kita data, para pasangan mesum di perbolehkan pulang dengan di jaminan keluarga. Sedangkan pelayan kafe kita serahkan ke Dinas Sosial untuk melakukan pembinaan lebih lanjut,” tambah Edy.***(fin)
Jakarta (SegmenNews.com)– Dari hasil Rapemegang Saham Luar Biasa PT Garuda Indonesia (persero) Tbk, seluruh direksi Garuda Indonesia diberhentikan. Dengan begitu muncul enam jajaran direksi baru Garuda Indonesia, termasuk Direktur Utama PT Garuda Indonesia Arief Wibowo.
“Selain pak Emirsyah Satar dan Pak Peter F Gontha yang lainnya diberhentikan dengan terhormat,” ujar mantan direktur pemasaran dan penjualan Garuda Indonesia Erik Meijer di kantor pusat Garuda Indonesia, Jumat (12/12/2014)
Erik mengaku sudah banyak pihak yang menawarkan dirinya masuk ke dalam direksi. Namun Erik lebih memilih untuk berlibur dulu sebelum mengambil tawaran tersebut.
“Ada juga tawaran saya mau cuti dulu aja, cukup capai,”ungkap Erik.
Erik menjelaskan tawaran tersebut kebanyakan berasal dari pihak swasta. Tetapi Erik masih berpikir dua kali untuk mengambil tawaran-tawaran yang menggiurkan.
“Kalau di BUMN belum (ada tawaran), saya belum mau memutuskan,” jelas Erik.
Selain Arief Wibowo, ada lima nama baru yang masuk ke dalam jajaran direksi Garuda Indonesia yakni Heriyanto Agung Putra, Novianto Herupratomo, dan Iwan Joeniarto. Untuk periode lima tahun mendatang Direktur Keuangan akan disi oleh I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra. Sementara untuk Direktur Pemasaran dan Penjualan akan dijabat oleh Handayani.***