Beranda blog Halaman 2496

Pemko Taja Seminar Internasional Pendidikan

IMG_9879Pekanbaru (SegmenNews.com)- Pemerintah Kota Pekanbaru Melalui Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Selasa (02/12) menggelar Seminar Internasional Pendidikan bersempena Hari Guru Kota Pekanbaru tahun 2014, di Lantai satu Grand Ball Room Hotel Pangeran Pekanbaru yang diikuti 200 orang peserta.

Seminar Internasional Pendidikan di buka secara resmi oleh Walikota Pekanbaru, H.Firdaus,ST.MT dikuti oleh Kepala Sekolah di lingkungan kota Pekanbaru diantaranya , Kepala Sekolah SD, Kepala Sekolah SMP, Kepala Sekolah SMAN, serta Kepala UPTD.

Walikota di dampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Prof. Zulfadil, Bertidak selaku pembicara seminar, 1. Prof. Dr. Mohd Bin Nawawi ( Pengarah , Perancang strategi UNISEL), 2.Prof.Dr.H Juhri Abd Muin,M.P.d ( Guru besar Universitas Muhammadiyah Metro Lampung ) 3,Prof. Dr. Mohd. Zaid Bin Hajaz ( Pengarah Institut kajian Malaisya- Indonesia UNISEL ) 4,Dr. H. Syakdanur Nas, MS ( Ketua Program Study Magister Manajemen Pendidikan Universitas Riau).

Adapun Tema Seminar Internasinal Pendidikan  yaitu, ” Isu -isu Strategi Pendidikan Indonesia Malaisya,” hal ini dilakukan untuk menghadapi era ekonomi dunia khususnya pada dunia pendidikan terhadap anak didik kota pekanbaru dalam upaya untuk meningkatakan mutu pendidikan kota pekanbaru.

Disampaikan Firdaus, dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan diperlukan membuka cakrawala sehingga tidak terfokus kepada satu sektor saja sudah saatnya berfikir luas dan kepada Dinas Pendidikan.

“udah saatnya kita berfikir untuk para generasi penerus mendatang untuk mengahadapi era ekonomi Dunia mendatang, oleh karenanya kita sudah harus memikirkannya dari sekarang, langkah-langkah dan strategi untuk menghadapi hal tersebut, kepada kepala sekolah sudah saatnya kita membangun generasi terencana yang baik, sebab ini adalah tugas dan tanggung jawab kita dunia dan akhirat oleh karena itu mari sama-sama kita siapkan generasi terencana yang baik,” sampainya.***(achir)

Warga Sambut Kapolsek Tambang Iptu Rusdi Zhuri

Prosesi pisah sambut Kapolsek Tambang, Kampar
Prosesi pisah sambut Kapolsek Tambang, Kampar

Kampar (SegmenNews.com)- Setelah sekian tahun menjabat sebagai Kapolsek Tambang AKP Sumarno akhirnya dipindah tugaskan ke Polda Riau dan di gantikan oleh Iptu Rusdi Zhuri Siregar S,Sos sebagai Kapolsek Tambang baru.

Dan untuk memperkenalkan diri sebagai kapolsek Tambang baru Iptu Rusdi Zhuri Siregar S,Sos sekalian berpamitan kepada masyarakat oleh Sumarno maka diadakan acara pisah sambut di Mapolsek Tambang, Senin (1/12/14)

Acara tersebut juga di hadiri oleh Kadispenda Kampar Ir Kholidah yang juga istri AKP Sumarno, Camat tambang yang di wakili Sekcam M.Nasir, Ka UPTD Disdikbud, Alfian S.si Msi, Danramil Lettu Junaidi serta seluruh Kades se Kecamatan Tambang.

Dalam sambutannya AKP Sumarno  menyampaikan bahwa selama dirinya bertugas sebagai Kapolsek Tambang masih banyak hal-hal yang belum tercapai. Bagi desa yang belum saya jajaki mohon maaf karena banyak perkara atau kasus yang harus kami selesaikan mungkin tidak sempat datang ke desa tapi itu semua tidak di sengaja.

Dan kepada ninik mamak Sumarno ucapkan terima kasih atas bantuan yang di berikan kepada Polsek Tambang selama ini sehingga seluruh jajarannya sukses menjalankan tugas baik menyelesaikan masalah ataupun perkara.

“Sebenarnya saya tak mau berpisah tetapi ini demi  kewajiban dan tugas saya harus pergi, untuk itu saya berpesan kepada anggota polsek Tambang hendaknya bertugas dengan baik tunjukkan prestasi demi nama besar polisi,” ujarnya.

Di hadapan tamu undangan Sumarno meminta kepada masyarakat untuk mendukung Iptu  Rusdi Zhuri Siregar S,Sos, dalam bertugas walaupun saya sudah keluar dari polsek saya sangat berharap kepada masyarakat agar membantu anggota kepolisian dalam bertugas dan berikan informasi kepadanya tentang apapun yang terjadi di suatu daerah, karena suksesnya polisi itu berkat masyarakat,harapnya

Di kesempatan lain Iptu Rusdi Zhuri Siregar S,Sos, selaku Kapolsek Tambang yang baru menyampaikan bahwa apa yg di berikan masyarakat kepada kapolsek yang lama itu juga hendaknya bisa juga diberikan Kapolsek baru.

Sementara itu Camat Tambang Rakhmat di wakili Sekcam mennyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Sumarno atas kerjasamanya  pihak pemerintahan selama ini karena sudah banyak jasa -jasa yang belum sempat kami balas, semoga allah membalas kebaikan yang telah di berikan kepada masyarakat kecamatan Tambang.

“Mari kita jalin kerjasama dengan Kapolsek baru demi kemajuan kecamatan Tambang ke depan, apalagi kecamatan ini merupakan penyangga kabupaten Kampar dengan ibukota Pekanbaru. untuk itu kedepan antara Polisi dan Pihak pemerintahan selalu terjaga dengan baik dan menjadi mitra yang solid,” ajaknya.***(ali)

Dishut Kampar Bantah Amankan Alat Berat

Ilustrasi hutan
Ilustrasi hutan

Kampar (SegmenNews.com)- Dinas Kehutanan (Dishut) Kabupaten Kampar membantah pernah mengamankan alat berat dan melepaskannya kembali seperti laporan LSM Penjara DPD II Kampar baru-baru ini ke Mapolres.

“Kami tidak pernah melakukan penangkapan alat berat jenis (excavator),” ujar Dishut melalui Kasat Polhut, Salman kepada segmennews.com melalui sambungan telephon, Minggu (30/12/14)

Salman hanya mengakui mereka pernah melihat aktivitas masyarakat di dalam kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT) Danau Rusa XIII Koto Kampar tersebut saat dilapangan.

Namun pihaknya hanya memberikan peringatan agar masyarakat keluar dan tak melakukan kegiatan dalam tempo 2 hari, jika mereka tidak keluar, Dishut mengancam akan mengambil tindakan hukum.

Ketika dikonfirmasi bahwa di hutan HPT tersebut ada larangan yang sudah diatur oleh undang-undang. Dengan entengnya Salman hanya mengatakan bahwa tak semua masyarakat disana mengetahui himbauan dan larangan tersebut.

“Kita hanya himbauan semata saja,” cetus Salman. Sembari mengatakan dia sudah menyerahkan berkas perambahan hutan kawasan HPT Danau Rusa XIII Koto Kampar kepada Kadishut.

Padahal, seperti diketahui dikawasan HPT Danau Rusa XIII Koto Kampar itu juga terdapat areal resapan air waduq PLTA Koto Panjang untuk penerangan listrik di Riau, yang harus dijaga sesuai dengan fungsi Dishut sebagai pengawasan dan perlindungan hutan.***(ali)

Wako Pekanbaru Tinjau Proyek di Tenayan Raya

Wako Firdaus meninjau proyek di Tenayan Raya
Wako Firdaus meninjau proyek di Tenayan Raya

Pekanbaru (SegmenNews.com)- Walikota Pekanbaru, H.Firdaus,ST.MT meninjau beberapa titik lokasi pelaksanaan proyek kota pekanbaru, Senin (01/12) di Kecamatan Tenayan Raya, Hal ini di lakukan sebagai upaya untuk  percepatan proses pembangunan di Kota Pekanbaru serta merta ingin mengetahui  sejauh mana kondisi di lapangan.

Dalam peninjauan tersebut walikota di dampingi Camat Tenayan Raya,Kaban Protokol dan beberapa awak media, pertama di kunjungi yakni, kegiatan padat karya infrasruktur program penempatan dan peluasaan kesempatan kerja (PPKK) Jalan. Badak RT/RW 01/26 Kelurahan Sail.

Selanjutnya rombongan Walikota melanjutkan peninjauan badan jalan digenangi air mengganggu pengguna jalan akibat saluran drainase pembuangan  air longsor serta menghambat saluran air, tepatnya di jalan lintas timur km 11. kulim.

Pada kesempatan bersamaan kunjungan di lanjutkan meninjau pengerjaan pembangunan Sport Center  masih dalam proses pembangunan, berada di Jalan Palembang kelurahan kulim kecamatan Tenayan Raya.***(chir)

Pemprov Sampaikan Registrasi Status Marwan ke Mendagri

sidangPekanbaru (SegmenNews.com)- Pasca dikirim nomor registrasi status terdakwa Wakil Bupati Pelalawan oleh Tipikor. Pemprov Riau akan menyampaikan nomor registrasi tersebut ke Kemendagri untuk proses pemberhentian sementara Marwan Ibrahim sebagai Wakil Bupati Pelalawan.

“Ya, kita sesuai permintaan, kita sudah mengirimkan nomor registrasi ke Pemprov Riau, pekan lalu,” kata Panitera Muda (Panmud) Tipikor Pekanbaru, Hasan SH, Selasa (2/12/14) kepada wartawan.

Dijelaskannya, terdakwa Marwan Ibrahim teregistrasi dengan nomor 53/Pid.Sus-TPK/2014 PN Pbr. Saat ini masih dalam proses pemeriksaan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi di PN.

Kepala Biro Tata Pemerintahan Setdaprov Riau, Andry Sukarmen melalui Kabag Otonomi Daerah (Otda) Hendri Kurniadi menyebutkan pihaknya segera menindaklanjuti proses selanjutnya ke Kemendagri.

“Setelah registrasi ini kita sampaikan ke Kemendagri, selanjutnya Kemendagri yang berhak memberhentikan sementara Wabup Pelalawan,” ujarnya.

“Kita sedang mempersiapkan surat dari Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman, terkait status hukum Marwan ini kepada Menteri Dalam Negeri,” jelasnya

Seperti diketahui Marwan Ibrahim didakwa kasus dugaan korupsi pengadaan lahan Perkantoran Bhakti Praja, yang merugikan negara Rp38 miliar. Sejumlah orang juga telah ditetapkan sebagai tersangka dan menjadi narapidana dalam kasus ini.***(chir/rpc)

Pemprov Riau Serahkan Tiga Mobil Bantuan Bencana

Sekda Prov Riau Drs. H. Zaini Ismail, M.Si berfoto bersama usai penyerahan tiga unit kendaraan bantuan bencana
Sekda Prov Riau Drs. H. Zaini Ismail, M.Si berfoto bersama usai penyerahan tiga unit kendaraan bantuan bencana

Pekanbaru (SegmenNews.com)- Pemerintah Provinsi Riau menyerahkan tiga unit mobil bantuan untuk operasional penanggulangan bencana. Tiga unit kendaraan tersebut diserahkan kepada tiga kabupaten/kota yakni, Kabupaten Pelalawan, Dumai dan Kota Pekanbaru.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Sekdaprov Riau H Zaini Ismail, Senin (1/12/14) di Pekanbaru. Zaini berharap mobil bantuan BPBD Pusat tersebut dapat membantu operasional dalam penangulangan bencana di Daerah.

Sekda Prov Riau Drs. H. Zaini Ismail, M.Si serahkan kendaraan operasional BPBD Kabupaten
Sekda Prov Riau Drs. H. Zaini Ismail, M.Si serahkan kendaraan operasional BPBD Kabupaten

Tiga unit mobil yang diserahkan tersebut berupa satu unit mobil resque kepada Kabupaten Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan. Kemudian, satu unit mobil resque untuk Kota Pekanbaru dan satu unit mobil tangki air kepada BPBD Kota Dumai. . Sementara itu, Kepala BPBD Provinsi Riau Said Saqlul Amri menjelaskan, mobil resque yang diterima Kota Pekanbaru dan Kabupaten Pelalawan dilengkapi berbagai fasilitas.

Ini dalam upaya percepatan melakukan penanganan terhadap daerah-daerah yang ditimpa bencana. ” Sedangkan mobil tanki air yang diserahkan kepada Kota Dumai, dikarenakan daerah tersebut sangat membutuhkan air bersih. Karena air di daerah tersebut banyak yang bercampur dengan minyak,”katanya.

Sekda Prov Riau Drs. H. Zaini Ismail, M.Si serahkan kendaraan operasional BPBD kepada BPBD Kabupaten Pelalawan usai upacara HUT KORPRI
Sekda Prov Riau Drs. H. Zaini Ismail, M.Si serahkan kendaraan operasional BPBD kepada BPBD Kabupaten Pelalawan usai upacara HUT KORPRI

Saqlul menambahkan, sejauh ini di Provinsi Riau baru 9 kabupaten/kotayang sudah memiliki BPBD. Sementara tiga daerah lainnya yakni Kabupaten Kuantan Singingi, Indragiri Hulu dan Kepulauan Meranti belum membentuk BPBD.***(Advertorial/chir)

Oknum PNS Digerebek Saat Tiduri Istri Orang

Ilustrasi
Ilustrasi

SegmenNews.com- Seorang oknum pegawai negeri sipil (PNS) di Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata di Kota Probolinggo digerebek warga, karena diduga setubuhi istri orang.

Warga yang kesal dengan ulah mereka berusaha menghakiminya, beruntung petugas Polres Probolinggo Kota datang untuk mengamankan pasangan selingkuh tersebut dari amukan warga.

Oknum PNS berinisial DN (37), diketahui merupakan warga Mangun Harjo, Kota Probolinggo, diamankan polisi, bersama pasangan selingkuhannya AT (32) dari rumah kontrakan di Jalan Cokroaminoto, Kelurahan Kebonsari Kulon.

Pria ini, digerebek warga ketika sedang menyetubuhi pasangan selingkuhnya. Terbongkarnya cinta terlarang mereka berawal, saat DN, sering berkunjung ke rumah AT, sejak dua bulan terakhir.

Warga curiga dan mencium aroma perselingkuhan. Sebab, AT sering yang ditinggal suami merantau ke Jawa Barat, kerap menerima DN berkunjung ke kontrakannya. Bahkan, keduanya pernah terpergok warga sedang bersenggama.

“Mereka suka saling kerik (kerokan), kemudian si ceweknya telanjang. Makanya, saya lapor,” ungkap seorang saksi mata, Hanafi kepada wartawan, Minggu (30/11/2014).

Setelah ditunggu saat yang tepat, warga kemudian menggerebek kedua pasangan selingkuh ini saat sedang asyik berhubungan intim di dalam kamar. Anggota polisi dari Polsek Mayangan pun mengamankan keduanya setelah mendapat pengaduan warga.

“Kami mendapat laporan dari warga telah terjadi perselingkuhan, kemdian kami amankan agar kondusif,” jelas Kapolsek Mayangan, Kompol Kasman.

Hingga kini polisi masih meminta keterangan keduanya guna memastikan apakah mereka telah berbuat asusila atau tidak.***
Red:hasran
Sumber : okezone

28 Mahasiswa Poltekes Keracunan

Ilustrasi
Ilustrasi

SegmenNews.com- Sebanyak 28 mahasiswa kebidanan Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI di Jalan Djamin Ginting Medan, terpaksa dilarikan ke RSUP Haji Adam Malik Medan.

Mereka diboyong ke rumah sakit oleh sejumlah staf pengajar lantaran diduga mengalami keracunan.

Informasi yang dihimpun, 28 mahasiswi tersebut mengalami muntah dan mual serta panas tubuh mereka meningkat, setelah mengkonsumsi makanan dari asrama kampus mereka.

“Habis makan tadi mereka, langsung mual-mual. Kita curiganya mereka keracunan,” ujar salah seorang staf Poltekes yang tak ingin menyebutkan namanya, di Instalasi Gawat Darutat RSUP Haji Adam Malik Medan, Selasa (2/12/2014).

Sementara itu, Humas RSUP Haji Adam Malik Medan, Sairi Saragih, saat dikonfirmasi, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Pihaknya pun masih melakukan observasi terhadap para mahasiswi.

“Kondisinya mereka muntah, mual dan suhu badan meningkat. Kita masih lakukan observasi dan belum dapat menyimpulkan apa yang mereka alami,” jelasnya.***
Red: hasran
Sumber : okezone

KPK Tangkap Tangan Ketua DPRD

Barang bukti operasi tangkap tangan KPK (ANTARA/Muhammad Adimaja)(ANTARA/Muhammad Adimaja)
Barang bukti operasi tangkap tangan KPK (ANTARA/Muhammad Adimaja)(ANTARA/Muhammad Adimaja)

SegmenNews.com– Komisi Pemberantasan Korupsi menyebut mengamankan uang ratusan juta rupiah dalam sebuah operasi tangkap tangan yang dilakukan terhadap pimpinan DPRD di wilayah Jawa Timur berinsial FA.

“Banyaknya 700 juta dalam bentuk rupiah,” kata Wakil Ketua KPK, Adnan Pandu Praja, di Jakarta, Selasa 2 Desember 2014.

Menurut Pandu, dalam operasi tangkap tangan itu, penyidik mengamankan 3 orang, termasuk pihak swasta yang diduga sebagai pihak pemberi suap. Pandu menyebut bahwa suap itu menyangkut pembayaran ke BUMD terkait suplai gas.

Dia menambahkan, pihaknya menduga bahwa suap terhadap pejabat negara itu sudah beberapa kali dilakukan. Uang Rp700 Juta yang disita KPK pada saat tangkap tangan itu diduga bukan yang pertama kalinya. “Ya kan sudah kesekian, jadi sudah rutin,” imbuh dia.

Pandu menambahkan, pihaknya menduga suap terkait pembayaran suplai gas itu telah dilakukan sejak lama yakni tahun 2007. Ketika itu, FA diketahui masih menjabat sebagai Bupati Bangkalan.

“Itu ada pembayaran rutin, terkait suplai gas. Sudah lama, perjanjiannya sudah dari 2007,” ujar Pandu.

Pandu menyebut kasus ini terkait jabatan FA ketika masih menjadi Bupati. Karena menurut dia, surat perjanjian tersebut ditandatangani FA selaku Bupati. “Dia tandatangan ketika yang bersangkutan sebagai kepala daerah,” imbuh Pandu.***

Red: hasran
Sumber: viva.co.id

Plt Gubri Minta IDI Dukung Rencana Layanan Puskesmas 24 jam

Plt Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman menerima kunjungan pengurus IDI Kota Pekanbaru
Plt Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman menerima kunjungan pengurus IDI Kota Pekanbaru

Pekanbaru (SegmenNews.com)- Plt Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman meminta para dokter yang bernaung dalam Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Riau, agar mendukung rencana Pemprov Riau yang akan mengaktifkan layanan operasional Puskesmas 24 jam di Provinsi Riau yang akan dimulai tahun depan.

Dikatakan P)lt Gubri bahwa peningkatan layanan kesehatan terhadap masyarakat luas pihaknya berencana mengoperasikan seluruh Puskesmas di Riau selama 24 jam dalam sehari.

“Saya sudah sampaikan ke Presiden Jokowi pekan ini, dan beliau mendukung. Bahkan, kita minta untuk pendanaan perawatan pasien yang selama ini mengandalkan Jamkesda, harus didukung Jaminan Kesehatan Nasional,” paparnya.

Sabab itu, IDI lewat anggotanya di berbagai kabupaten-kota di Riau, harus mendukung dari aspek penyiapan tenaga dokter. “Saya harap jangan ada lagi dokter-dokter dari kabupaten-kota, yang digoda-goda untuk pindah ke kota Pekanbaru. Sebab, masyarakat yang sakit tidak hanya di kota, yang banyak malah di pedesaan,” ujarnya.

Jika program Puskesmas 24 jam ini kelak sudah berjalan, masyarakat akan mendapat kepuasan pada pusat pelayanan kesehatan tingkat pertama. Namun demikian, bukan berarti layanan di rumah-rumah sakit, sebagai pusat layanan kesehatan tingkat lanjut, tak perlu ditingkatkan lagi. Justru ini menjadi tantangan bagi rumah sakit. “Jangan sampai layanan di rumah sakit kalah dari layanan di puskesmas,” katanya mengingatkan.

Selain itu, Pemprov Riau ke depan akan menggesa peningkatan sumberdaya manusia (SDM) melalui pemberian beasiswa dalam dan luar negeri. Termasuk SDM kesehatan. “Kalau mau menang bersaing di era global, tak ada pilihan lain, SDM kita harus unggul, termasuk SDM kesehatan,” ujar Andi Rachman.

Dia memberi ilustrasi, kehebatan dunia kesehatan Malaysia hari ini, jangan dilihat sejarang. Tapi, harus mencermati sejarah masa lalu mereka. Tahun 1970-an, Malaysia sudah menabur beasiswa untuk rakyatnya. Ketika Andi kuliah di Amerika, dia melihat hampir di semua universitas, ada mahasiswa Malaysia. Bahkan, sampai ke kota kecil pun ada.

“Kini BUMN dan rumah sakit di Malaysia, tumbuh subur. Makanya mereka bisa leading di sektor finance dan agro,” katanya

Ketua IDI Pekanbaru dr Zul Asdi menyambut baik wacana pengoperasian Puskesmas 24 di Riau. Pihaknya akan mendukungnya dengan peningkatan kualitas dokter melalui seminar dan pelatihan. Untuk itu, tambah Dr Ririe, memeriahkan HUT IDI tahun ini, panitia akan menyelenggarakan seminar yang akan diikuti sekitar 1000 dokter se wilayah Riau.

Hal tersebut disampaikan Plt Gubri ketika menerima Panitia HUT ke-64 IDI di ruang kerjanya, Jumat (28/11) petang. Rombongan IDI dipimpin Ketua IDI Cabang Pekanbaru dr Zul Asdi SpB MKes, Ketua Panitia Dr dr Ririe Fachrina Malisie SpAK, dr Elmi SpA, dr Medrison, dr Hamzah, dr Wiwid A SpA M Biomed, dr Abdullah Qayyum, dr Susatio, dan dr Tb Odih SpBA. Ikut beraudiensi Ketua IDI Wilayah Riau dr Nuzelly Husnedi MARS.

Sedangkan Andi Rachman didampingi Kadiskes Riau Zainal Arifin dan Karo Humas Yoserizal Zen.***(advertorial/hms)