Beranda blog Halaman 2502

Bupati Siak Upayakan Pembangunan Ponpes Melalui CSR BUMD

Bupati berbincang-bincang dengan Pimpinan Ponpes Baiturrahman An Nizhom
Bupati berbincang-bincang dengan Pimpinan Ponpes Baiturrahman An Nizhom

Minas (SegmenNews.com)– Dalam kunjungan kerja Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi di kecamatan Minas, beliau juga menyempatkan diri untuk meninjau langsung kondisi pondok pesantren Baiturrahman An-Nizhom, Desa Minas Timur, Kecamatan Minas. Senin (24/11/14).

Di ponpes ini Bupati disambut oleh ratusan santri serta pimpinan ponpes Muhammad Yahya Siregar. Dalam kesempatan ini Pimpinan Ponpes membawa Bupati untuk melihat secara langsung kondisi ruangan belajar santri. Ia juga menyampaikan harapannya untuk kemajuan pesantren ini dimasa depan.

Menanggapi harapan pengurus pondok pesantren terutama dibidang pembangunan infrastruktur, Bupati langsung memberikan solusi pembangunan yang diusahakan secepatnya melalui pembangunan BUMD Bank Riau. Selain itu pembangunan oleh Pemerintah kabupaten Siak akan mulai dimasukkan ke APBD Siak 2015.

“Kita akan berupaya memberikan bantuan yang lebih cepat, bisa dimanfaatkan dari dana CSR bank riau, dan saya nanti yang akan bicara langsung ke pimpinan Bank Riau. Semoga bisa tereaslisasi dengan cepat,” ujarnya. Terobosan ini diambil karena menurut Bupati, bantuan terhadap ponpes ini harus diutamakan dan disegerakan.

“Satu-satunya ponpes yang masih aktif di Minas itu hanya ini. Jadi Ustad ini sudah mengabdi disini, jadi tinggal bagaimana kita membantu dan menjalankan program 1 kecamatan 1 pesantren itu bisa kita jalankan,”. Beliau berharap agar nanti bisa melahirkan generasi yang sesuai dengan yang diinginkan meskipun saat ini dengan kondisi yang kurang memadai.

“Kita sudah melihat bagaimana semangat pengabdian yang sangat luar biasa,” sebut Syamsuar sembari member apresiasi kepada para pengurus ponpes. “Jika bisa kita harus menarik perhatian perusahaan terdekat, terutama Chevron mungkin agar bisa membantu,” harap nya.

Saat ini ponpes Baiturrahman An-Nizhom hanya memiliki 3 ruang kelas namun memiliki 7 rombongan belajar. 1 dari ruangan kelas tersebut masih kekurangan kursi & ruangan yang belum representatif untuk kegiatan belajar mengajar.

Sudah beroperasi sejak tahun 2009 silam, awal pembangunan bangunan sekolah ini juga dilakukan oleh pemerintah daerah. Untuk membantu biaya operasional ponpes ini juga memiliki perkebunan sawit lebih kurang 3 Ha & kebun karet seluas setengah hektar.***(rinto)

Bupati Tinjau dan Santuni Korban Longsor di Minas

Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi meninjau langsung kondisi rumah warga korban tanah longsor di kecamatan Minas
Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi meninjau langsung kondisi rumah warga korban tanah longsor di kecamatan Minas

Minas (SegmenNews.com)- Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi meninjau langsung kondisi rumah warga korban tanah longsor di kecamatan Minas, Senin (24/11/14). Dikesempatan itu Bupati juga memberikan santunan.

Sebelumnya dua rumah milik Ujang dan Sutrisno warga RT 03 RW 09 Kelurahan Minas Jaya, kecamatan Minas rusak akibat longsor yang terjadi pada Minggu, (23/11) sekitar pukul 01.30 dini hari.

Beruntung longsor yang terjadi tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Meski seorang anak perempuan Sutrisno berusia 13 tahun yang sempat tertimbun longsor dapat diselamatkan.

Bupati bertemu serta berdialog dan menyerahkan bantuan kepada korban. Kepada korban ia mengungkapkan keperihatinannya serta kekhawatirannya terhadap musibah yang telah menimpa warga.

Ia juga langsung melakukan koordinasi dengan pejabat terkait serta memberikan instruksi untuk mengambil langkah-langkah tepat dalam menangani kasus longsor agar musibah serupa tidak terulang.

“Bapak-bapak disini khawatir, kita memikirkannya juga sangat khawatir, sekarang kita masih sama-sama beruntung tidak ada korban. Jadi kami secepatnya akan mengambil langkah-langkah penanganan untuk longsor ini,” ungkap Syamsuar ketika berbicara dengan warga.

“Yang penting ini menyelamatkan bapak & orang-orang yang ada dibawah, kita khawatir akan terjadi longsor lagi, karena memang musim hujan perkiraannya msh berlangsung lama,” imbuh beliau.

“Sekarang kita akan carikan solusi dan penanganan secepatnya, apakah nanti yang rawan ini diturap atau bagaimana. Disini memang agak rawan, karena kondisi tanahnya yang berbukit-bukit seperti ini,” tambah beliau “Staf kami akan datang yang penting sekarang sama-sama waspada dan jaga keselamatan,” ujar Bupati.

Ketua RT 03 RW 09 Muharram mengungkapkan, longsor terjadi pada saat hujan deras yang terjadi pada Minggu dini hari dimana warga sedang tertidur. Kondisi struktur tanah di lokasi kejadian memang berbukit-bukit. Sementara kondisi rumah cukup padat.***(rinto/hms)

Dewan Siak Minta SKPD Tindak Lanjuti Hasil Reses

Siak (SegmenNews.com)- Hasil reses yang dilaksanakan oleh anggota DPRD Siak pada 1 -5 November 2014 lalu, mendapati masih banyak keluhan, harapan, kertikan dan pengaduan dari masyarakat kepada wakil rakayat itu.

Seluruh aspirasi masyarakat yang dirangkum langgsung oleh anggota dewan itu, disampaikan langsung kepada Pemerinah Daerah dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait melalui Sidang Paripurna penyampaian hasil reses, yang berlangsung di Ruang Sidang, Gedung DPRD Siak, Senin (24/11/14).

Sidang penyampaian hasil reses itu dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Siak, Indra Gunawan, SE, dan juga dihadiri Wabub Siak, Alfedri, Sekdakab Siak, Tengku Said Hamzah, dan sejumlah kepada dinas lainnya.

Dari hasil reses Dapil 1 yang dibacakan oleh Zulfaini, pada umumnya menyinggung prihal Pendidikan, Kesehatan, Infrastuktur, Listrik, Pariwisata, Kehutan, Pekebunan, Pasar, Peternakan.

Seperti misalnya dari daerah pemilihan (Dapil) 1, meliputi Kecamatan Sabag Auh, Sungai Apit, Pusako, Bunga Raya, Siak, dan Mempura, menyoroti prihal beberapa sejumlah kekurangan pada infrastruktur sekolah, seperti misalnya kondisi sekolah yang tidak memadai, pemberian gaji honorer yang belum memadai, dan kekurangan mobiler sekolah lainnya.

Selain itu, hasil reses di dapil 1 juga menyoroti kondisi pembangunan dan pengelolaan pasar yang belum maksimal, dan penyediaan lampu penerangan yang rawan kecelakaan lalu lintas.

Hal lainnya yang menjadi sorotan adalah prihal infrastruktur, khususnya peningkatan infrastruktur akses jalan dipedesaan yang perlu mendapat perhatian dari Pemkab Siak.

“Seperti misalnya akses jalan di sejumlah desa di Sungai Apit, Pusako, Mempura, dan Bunga Raya,”kata Politisi Parta PPP ini, ketika membacakan hasil reses.

Selain itu, juga menyorot persoalan jaringan listrik PLN yang masih belum menjangkau beberapa kecamatan di Siak.

“Banyak masyarakat yang mengharapkan bisa menikmati listrik PLN. Oleh karena itu kita mendukung upaya Pemkab Siak mendorong percepatan pengoperasian PLTG Rawa Minyak,”tuturnya.

Sejumlah Dapil lainnya, Dapil II, III dan IV, juga menyoroti hal yang hampir sama, yakni masalah infratruktur akses jalan desa, air, listrik, pendidikan. Dengan hasil reese itu, dewan berharap agar Pemkab Siak dapat menindak lanjuti hasil reses tersebut.

“Kami meninta SKPD bisa menindak lanjuti hasil reses dewan, dan meminta SKPD untuk turun kelapangan, dan bisa memprogramkan kegiatan yang sesuai dengan kondisi rell dimasyarakat, serta dapat dianggarakan melalui APBD Siak Tahun 2015,” ungkap M. Ariadi Tarigan, anggota DPRD lainnya, yang membacakan hasil reses dari Dapil III.***(rinto)

Dua Bersaudara Tewas Tenggelam di Sei Kampar

Jenazah dua kak adik tewas tenggelam di Sei Kampar
Jenazah dua kak adik tewas tenggelam di Sei Kampar

Kampar (SegmenNews.com)- Dua bersaudara, Salsawila Nurmia Parwati 11 tahun dan adiknya Dwika saputra 9 tahun meninggal dunia akibat tenggelam di sungai Kampar, Kabupaten Kampar-Riau, Senin (24/11/14) sekitar pukul 17:00 wib.

Dua bersaudara yang masih pelajar tersebut tinggal di pasar Kuok. Bermula korban bersama 3 orang saudaranya yakni, Gusniati (47) merupakan tante korban, M Iqbal (7) adik korban, Edo (5) pergi mandi ke sungai Kampar. Saat mandi Dwika Saputra hanyut terbawa arus, melihat itu, kakak korban Salsawila berusaha menolong adiknya, namun naas keduanya tak mampu melawan derasnya arus mengakibatkan kedua kakak beradik itu tenggelam.

“Ya, kedua kakak adik itu tewas tenggelam di Sungai Kampar saat sedang mandi bersama keluarganya,” ujar Kapolsek Kuok, Iptu R Z Siregar, S.sos di TKP menjawab segmennews.com.

Tak berapa lama setelah dilakukan pencarian, akhirnya kedua korban ditemukan dan dilarikan ke Puskesmas Kuok, namun sayang nyawa dua kaka beradik itu tak tertolong lagi.

Saat ini korban sudah dibawa oleh kedua org tuanya ke rumah duka untuk dikebumikan.***(ali)

Jokowi Bakal Dihadang Ratusan Mahasiswa

Pekanbaru (SegmenNews.com)- Presiden Jokowi dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Riau untuk meninjau kebakaran hutan dan lahan sejumlah kawasan di daerah ini.

Kedatangan Presiden ini bakal dihadang oleh mahasiswa di Pekanbaru dengan menggelar aksi demo secara besar-besaran.

“Kita menolak kedatangan Jokowi ke Riau. Kita besok akan turun secara besar-besaran,” ujar salah seorang koordinator aksi, Suyeni kepada wartawan, Senin (24/11/2014).

Katanya, penolakan kedatangan Jokowi karena programnya dinilai tidak pro rakyat. “Dia sudah melukai hati rakyat dengan menaikan harga BBM subsidi,” tegasnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, aksi tersebut dipusatkan di Kantor DPRD Riau dan Kantor Gubernur Riau di Jalan Jendral Sudirman.

Sebelum melakukan aksi, mahasiswa sudah memberitahu pihak kepolisian. “Pihak kepolisian sudah diberitahu,” katanya.***(kpr)

Soal Dugaan Korupsi PT BLJ, Massa ABM Desak DPRD Bentuk Pansus

korupsiBengkalis (SegmenNews.com)- Aksi Aliansi Bengkalis Menggugat (AMB) yang melakukan demo menuntut DPRD Bengkalis membuat Pansus terkait kasus dugaan korupsi PT Bumi Laksamana Jaya (BLJ) dan menolak laporan pertanggungjawaban APBD 2013 oleh Bupati Bengkalis, berlangsung hingga malam hari.

Aksi hingga pada malam hari ini dilakukan karena untuk mengontrol jalannya sidang paripurna pandangan fraksi-fraksi DPRD menanggapi laporan Bupati terkait pertanggungjawaban APBD 2013 yang telah disampaikan, Senin (24/11/2014) pagi.

Hal ini disampaikan Koordinator lapangan ABM, sugianto kepada wartawan saat dijumpai di sela-sela aksinya di Kantor DPRD.

Ia juga mengatakan bahwa ketika sidang berlangsung perwakilan ABM agar bisa mengikuti jalannya paripurna tanggapan fraksi.

“Aksi ini yang kita lakukan malam ini menggambarkan keseriusan dan kemurnian Aliansi Bengkalis Menggugat untuk mendesak penyelesaian kasus korupsi PT BLJ segera diusut tuntas. Mengenai laporan pertanggung jawaban Bupati terkait APBD 2013,” katanya.

“ABM mendesak agar fraksi-fraksi DPRD menolaknya. Karena penggunaan ABPD 2013 ini terdapat berbagai masalah terutama yang terkait dengan dana penyertaan modal ke PT BLJ senilai Rp300 miliar,” sambung Sugianto.

Untuk kasus korupsi PT BLJ ini, lanjutnya, ABM menilai orang yang paling bertanggungjawab adalah Bupati Bengkalis. Karena kronologis mulai dari penyertaan, pengelolaan dan pengawasan yang memiliki kebijakan strategis adalah kepala daerah.***(Abd/kpr)

Porsadin Kampar Resmi Ditutup

Syamsul Hidayat
Syamsul Hidayat

Kampar (SegmenNews.com)- Pekan Olahraga Seni Antar Diniyah (Porsadin) yang dilaksanakan di Kemenag Kampar dari tanggal 20-21 sudah resmi ditutup.

Acara yang pertama kali di adakan dan di ikuti sebanyak 21 kecamatan akhirnya kecamatan Tambang menjadi juara Umum dengan nilai 10, dan di ikuti kecamatan bangkinang seberang sebagai juara dua.

Hadir saat penutupan Kasi Pekapontern M,Ali Sag, Ketua forum komunikasi diniyah takmiliyah(FKDT)kampar Mukhlis Spdi,dan seluruh ketua FKDT di seluruh kecamatan di kampar.

“kalau acara ini harus di laksanakan tiap tahun dan jangan sampai hilang begitu saja,karena nantinya para peserta ini juga menjadi evaluasi dan menciptakan bibit-bibit baru MTQ di tingkat kabupaten Kampar,” ujar M Ali.

Selama ini murid PDTA kurang maksimal yang ikuti MTQ ada tapi hanya sedikit,dengan adanya kegiatan ini semoga menjadi motivasi bagi mereka,kapan perlu anak PDTA yang banyak ikut nantinya.

Sementara itu salah seorang Panitia porsadin Kampar Syamsul Hidayat saat di temui awak media mengatakan kegiatan tersebut sukses dan sesuai harapan banyak orang, hanya saja sebagai yang pertama di laksanakan tentu masih banyak yang menjadi PR, salah satunya bidang olahraga.

“tahun depan depan PORSADIN yang di wacanakan akan lakukan di kecamatan Kampar Timur akan mengadakan bidang olahraga,” ujarnya.

Sebagai panitia pelaksana Syamsul menambahkan harapan besarnya kepada Pemda Kampar agar semakin di maksimalkan dimasa akan datang.***(ali)

Pemindahan Pemerintahan Kota Pekanbaru ke Tenayan Raya di Sepakati

Dirjen Kemendagri bersama tokoh adat, masyarakat, tokoh ulama Sepakat Pemindahan Kota Pekanbaru ke Tenayan Raya
Dirjen Kemendagri bersama tokoh adat, masyarakat, tokoh ulama Sepakat Pemindahan Kota Pekanbaru ke Tenayan Raya

Pekanbaru (SegmenNews.com)- Dalam rapat pengkajian pemindahan pemerintah Kota Pekanbaru, Senin (24/11/14). Dirjen Pemerintahan Umum Kemendagri, Tokoh adat, Ulama, tokoh masyarakat bersama Walikota Pekanbaru, Firdaus ST.MT sepakat dengan pemintahan Pemerintahan Pekanbaru tersebut.

Dirjen Pemerintahan Umum Kemendagri, Ir. Agung Mulyana MSc menuturkan bahwe rencana pemindahan Pemerintahan Kota Pekanbaru tersebut sangat positif, demi kelancaran pelayanan yang di berikan kepada masyarakat agar lebih maksimal lagi.

Menurut Dirjen, 4 kriteria dan syarat pemindahan Pusat Pemerintahan Kota Pekanbaru sudah memenuhi semua persyaratan. Dengan itu sudah selayaknya pusat pemerintahan kota Pekanbaru di Pindahkan ke Tenayan Raya.

Sementara itu, Wako Firdaus menyampaikan terimakasihnya atas masukan dan saran yang disampaikan oleh Dirjen dan Para Tokoh yang hadir dalam Pertemuan tersebut.

“Proses Administrasi dan implementasi pengerjaan pembangunan akan terus kita lakukan,” Ujar Walikota.***(chir)

Lebih dari satu, Kadis Kampar Diminta Kembalikan Mobdin

Santoso
Santoso

Kampar (SegmenNews.com)- Instruksi presiden joko widodo (jokowi) terhadap seluruh pemerintahan kepala daerah Bupati/wali kota se Indonesia. Pemerintahan kabupaten Kampar mulai gencar mengintruksikan terhadapa seluruh pimpinan Dinas/SKPD yang menggunakan fasilitas kendaraan lebih dari 1 unit kendaraan harus di kembalikan.

Saat di konfirmasi Santoso selaku Kepala Bagian perlengkapan Kabupaten Kampar melalui selulernya, Senin (24/11/14) membenarkan adanya himbauan tersebut di berlakukan di kabupaten kampar.

“Kita sedang menunggu surat resmi melalui Sekretariat Daerah (Setda) Kampar. Disamping itu kita menghimbau kepada seluruh Dinas agar pemakaian lebih dari satu segera dikembalikan,” ungkap santoso.

Hal itu, katanya, demi penghematan biaya perbelanjaan anggaran negara, karna adanya informasi beberapa kepala dinas menguasai kendaraan Dinas lebih dari 1 unit.***(ali)

Jaksa Buru DPO Dugaan Korupsi Baju Koko

Beny Siswanto,SH
Beny Siswanto,SH

Kampar (SegmenNews.com)- Firdaus alias Idas Bin Agus Salim tersangka korupsi baju koko di Kabupaten Kampar. Yang berapakali mangkir dari panggilan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, akhirnya ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh Kejari Bangkinang.

Demikian dikatakan Kasi Pidsus Kejari Bangkinang Beny Siswanto,SH. Senin (24/11/14) tentang kasus dugaan korupsi baju koko di Kabupaten Kampar. Pihaknya kini mencari keberadaan bendahara Partai Golkar kabupaten Kampar yang berstatus (DPO) oleh Kejati Riau yang berkerjasama dengan Kejari Bangkinang.

Hal itu Berdasarkan surat perintah penyidik kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangkinang Nomor : Prin-18/ N. 4.16/ Fd.1/04/2013 tanggal 30 april 2013 jo Nomor : Prin-18.b/ N.4.16/Fd.1/07/ 2013 tanggal 08 Juli 2013, dengan ini diminta bantuannya untuk menangkap tersangka.

“Tersangka diminta menyerahkan diri secara baik-baik. Dan kepada pihak keluarga tersangka diharapkan koperaktif untuk memberitahukan keberadaan tersangka. Karena kita sudah bekerjasama denga aparat kepolisian,” pungkasnya.

Sebelumnya, penyidik telah memeriksa kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Kampar, Asril Jasda, yang merupakan mantan Kabag Administrasi Pembangunan dan Data Elektronik Setdakab Kampar. Dia diperiksa dalam kasus dugaan korupsi pengadaan baju koko.

Firdaus alias Idas Bin Agus Salim (DPO)
Firdaus alias Idas Bin Agus Salim (DPO)

Namun Firdaus yang juga Bendahara Partai Golkar Kampar ini, belum memenuhi panggilan penyidik tersebut. Hingga kembali dijadwalkan pemanggilan ulang untuk diperiksa sebagai tersangka, tapi dia kembali mangkir.

Dalam kasus ini, dua orang telah ditetapkan sebagai tersangka sejak Juli 2013 lalu. Yakni Firdaus selaku pihak swasta dari CV Paradise dan Asril Jasda yang pada saat pelaksanaan proyek pengadaan baju koko menjabat Kepala Bagian Administrasi Pembangunan dan Data Elektronik Setdakab Kampar.

Perlu diketahui, kasus dugaan korupsi itu mencuat setelah penyidik Kejati Riau menyelidiki proyek yang menelan anggaran sebesar Rp 2,4 miliar. Anggaran tersebut dipecah ke semua camat dengan cara Penunjukan Langsung (PL). Hal ini dilakukan supaya tidak ditenderkan.

Setiap camat mendapat jatah berbeda. Ada yang mendapat Rp80 juta hingga Rp200 juta. Sejak awal, pengadaan baju koko yang digagas Bupati Kampar tersebut disebut-sebut sebagai kegiatan sosial yang sarat dengan kontroversi.

Kegiatan itu mencuat ke publik ketika hampir seluruh camat di Kabupaten Kampar secara serentak mendatangi DPRD Kampar. Mereka kompak meminta agar dianggarkan dana pengadaan baju koko.

Karena menurut Peraturan Presiden Nomor 70 Tahun 2012 tentang Perubahan Kedua terhadap Peraturan Presiden Nomor 52 Tahun 2010 tentang pengadaan barang atau jasa pemerintah, pada Pasal 39, pengadaan barang yang sejenis harus disentralisasikan pengerjaannya. Artinya, tidak bisa dipecah dan harus dikerjakan oleh instansi otoritas.***(ali)