Pekanbaru (SegmenNews.com)– Dalam rangka memperingati Hari Pohon Nasional (HPN), pondok pesantren Darel Hikmah bersama Wakil Walikota Pekanbaru, Ayat Cahyadi dan Kakan Kemenag, Drs Edward S Umar Mpd melakukan penanaman pohon di lingkungan sekolah, Senin (17/11/14).
Kepala sekolah Ponpes Darel Hikmah, Hikmatullah M.Sy kepada segmennews.com mengatakan, dengan adanya acara menanam pohon ini dapat meningkatkan kesadaran siswa siswi untuk melestarikan lingkungan.
“Kita target 2015 Ponpes Darel Hikmah ini mendapat predikat sekolah Adiwiyata baik tingkat kota Pekanbaru maupun Nasional,” jelasnya
Hal senada juga diungkapkan kakan kemenag kota Pekanbaru Drs. Edward S Umar, agar sekolah dibawah kementrian agama bersaing dengan sekolah umum lainnya.
Pekanbaru (SegmenNews.com)- Walikota Pekanbaru H. Firdaus.ST.MT mendapat kunjungan dari DPD Lumbung Informasi Rakyat ( LIRA ) Kota Pekanbaru dalam rangka melakukan audiensi dan silaturrahmi di Rumah kediaman walikota Pekanbaru, Minggu ( 16/11 ).
DPD Lumbung Informasi Rakyat ( LIRA ) Kota Pekanbaru yang merupakan lembaga untuk menampung aspirasi rakyat kota Pekanbaru melakukan Silaturrahmi dengan walikota Pekanbaru agar keinginan rakyat tersampaikan dan Kebijakan walikota juga terealisasikan.
Walikota Pekanbaru menyampaikan kepada DPD Lumbung Informasi Rakyat ( LIRA ) Kota Pekanbaru bahwa Kebijakan yang dilakukan walikota mengenai pembinaan dan penataan Pedagang Kaki Lima agar lebih rapi, supaya pasar-pasar kita terlihat indah dan bersih, pembeli juga merasa mudah untuk berbelanja dan juga alur lalu lintas juga tidak terganggu oleh aktivitas pasar.
Walikota juga menyediakan tempat-tempat yang luas dan bersih untuk Pedagang Kaki Lima supaya para pedagang tidak berjualan di jalan atau di trotoar yang bisa menimbulkan kemacetan. Pasar Arifin Ahmad dan Cik Puan itu adalah aset Provinsi Riau jiga di serahkan kepada pemerintah kota pekanbaru maka kami siap melakukan pembinaan dan memenejnya lebih baik lagi. Tambah walikota kepada DPD Lumbung Informasi Rakyat ( LIRA ) Kota Pekanbaru disaat audiensi.***(chir)
Pangkalan Kerinci (SegmenNews.com)- Ujian Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pelalawan yang dijadwalkan berlangsung hari Minggu (16/11/2014) kemarin terpaksa dibatalkan akibat kerusakan pada server komputer. Akibat kejadian ini, pihak Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Riau terpaksa menjadwal ulang ujian tersebt.
“Ada kendala di server sehingga sejumlah komputer tidak bisa terhubung dengan klien. Jadi hanya ada beberapa komputer saja yang bisa login, sementara sebagian besar komputer tidak bisa login. Karena permasalahan tersebut, akhirnya kami memutuskan untuk membatalkan ujian CPNS Minggu (16/11/2014) ini,” ungkap Kepala Badan Kepegawaian daerah (BKD) Pelalawan Andi Yuliandri.
Secara teknis, dirinya belum tahu persis persoalan yang terjadi di server. Namun karena kendala tersebut, pihaknya memutuskan untuk membatalkan semua peserta ujian pada hari Ahad (16/11/2014), dan menjadwalkan ulang pada tanggal 22 November mendatang.
“Jelas kami tidak mau ambil resiko jika hanya beberapa komputer saja yang bisa login. Masing-masing komputer peserta kan terhubung dengan klien sehingga mereka bisa langsung melihat hasil ujian begitu selesai, juga masyarakat yang di luar ruangan bisa melihat hasil ujian para peserta dari layar TV yang kita sediakan di luar,” paparnya.
Andi memastikan bahwa tidak ada kaitannya dengan kerusakan server tersebut yang mana akan berpengaruh pada peserta yang telah mengikuti ujian. Pasalnya, kerusakan server baru terjadi pada hari ini, sementara hari-hari sebelumnya aman-aman saja.
Ditanya untuk jadwal ujian selanjutnya, Andi mengatakan, bahwa untuk ujian Senin (17/11/2014), masih tetap dilangsungkan dengan jadwal semula. Hanya bagi para peserta ujian yang hari Minggu (16/11/2014) yang dibatalkan dan akan kembali dijadwalkan ulang tanggal 22 November mendatang.
“Saat ini, perbaikan sudah selesai, kita hanya tinggal merestart saja. Yang jelas jadwal ujian untuk hari Minggu (16/11/2014) saja yang dibatalkan dan dijadwalkan ulang tanggal 22 November mendatang. Sedangkan ujian yang lainnya tetap dilaksanakan sesuai jadwal yang telah ditentunkan.***(btp/ran)
Jakarta (SegmenNews.com)– Hari ini Koalisi Merah Putih (KMP) akan menandatangani perjanjian damai dengan Koalisi Indonesia Hebat (KIH) di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat.
Berdasarkan agenda acara DPR, penandatanganan akan dilakukan pada Senin (17/11/2014) pukul 13.00 WIB. Dan diharapkan dengan kesepakatan damai ini kedua belah pihak tidak saling jegal-menjegal serta tidak saling menghina yang satu dengan yang lain.
Sebelumnya, KIH melakukan pertemuan di kediaman Ketua Umum PAN, Hatta Rajasa, Jakarta Selatan. Namun pada pertemuan lalu, mereka dianggap gagal menyatakan kesepakatan. Dan saat ini kesepakatan dinyatakan telah final, sehingga harus dilakukannya penandatnganan MoU.
Setidaknya ada dua hal yang disepakati yakni pembagian kursi pimpinan di Alat kelengkapan Dewan (AKD) dan revisi undang-undang yag mengatur hak interpelasi, hak angket dan hak menyatakan pendapat di tingkat komisi.*** Red: hasran Sumber: inilah.com
Jakarta (SegmenNews.com)- Bagi Ibu hamil, wajib memperhatikan keseimbangan asupan gizi dan ketahanan fisik selama 9 bulan. Hal ini penting untuk melahirkan bayi dengan kondisi kesehatan sempurna.
Keluhan selama masa kehamilan bisa diatasi jika ibu hamil tetap sehat, bugar dan berpikir positif. Sehat artinya keadaan sejahtera secara fisik, mental, sosial dan tidak hanya karena ketiadaan penyakit atau kelemahan. Sementara itu bugar berarti ibu hamil tetap dapat melakukan berbagai aktivitas sehari-hari tanpa kelelahan yang berarti. Sedangkan berpikir positif dapat membantu mengatasi mood ibu hamil yang naik turun.
Untuk menjalani kehamilan yang menyenangkan, sebaiknya ibu hamil memperhatikan 4 hal berikut ini:
1. Memeriksakan diri secara teratur
2. Tetap menjaga kesehatan, kebugaran dan relaksasi
3. Rutin olahraga untuk menyiapkan ibu hamil secara fisik, mental, sosial. Namun tetap ingat, untuk melakukannya sesuai tingkat kesehatan dan berhenti jika terasa sangat kelelahan.
4. Hentikan aktivitas bila terasa ada yang tidak biasa (sangat kelelahan)*** Red:hasran Sumber: inilah.com
Istanbul (SegmenNews.com)- Sebuah klub di Liga Turki melarang pemainnya berjenggot. Yang membangkang dikenakan denda 25 ribu lira, atau Rp 140 juta.
“Saya berusia 80 tahun, dan harus setiap harsi bercukup jenggot,” ujar lhan Cavcav, ketua klub Genclerbirligi, dalam wawancara dengan kantor berita Dogan.
“Pemain yang berjenggot lebih terlihat sebagai anak sekolah madrasah, bukan olahragawan,” lanjutnya.
Setiap pemain, masih menurut Cavcav, harus menjadi model bagi anak-anak muda. Cavcav berharap peraturan ini berlaku bagi seluruh pemain yang berlaga di Liga Turki.
Cavcav menyebut beberapa contoh buruk pemain dan pelatih berjenggot. Salah satunya Slaven Bilic, pelatih Besiktas. Lainnya; gelandang Olcay Sehan (Besiktas), penjaga gawang Volkan Damirel dan gelandang Selcuk Inan (Galatasaray).
“Yldrm Demirren, ketua Federasi Sepakbola Turki (TFF), ingin larangan berjenggot secara nasioal kepada seluruh pemain sepakbola,” demikian Cavcav. “Namun TFF tidak bisa melakukannya karena UEFA tidak akan membiarkan.”***
Mahasiswi Stikes Ini Gunakan Sabu untuk Stamina.(segmennews.com/okezone.com)
SegmenNews.com– Seorang mahasiswi cantik, Riska (20) dibekuk polisi setelah kedapatan menggunakan narkotika jenis sabu. Menurut pengakuan pelaku, dirinya menggunakan sabu untuk menguatkan stamina.
Saat menjalani pemeriksaan di Mapolsekta Panukukkang, Sabtu 15 November 2014 sekira pukul 22.00 Wita, sabu membuatnya lebih berstamina ketika mengerjakan tugas kuliah. Selain itu, diduga juga untuk melakukan hubungan seks bersama teman-temannya saat pesta sabu.
“Stamina saya kuat pak kalau pakai sabu sabu,” tuturnya.
Perempuan yang kuliah di Stikes Kesehatan, Makassar, mengaku mengkonsumsi sabu sejak 2014. Riska memang tinggal di rumah kos milik salah satu rekannya, Deng Bakri, di Jalan Ance Dg Ngoyo, Kecamatan Panakukkang, yang kebetulan lokasi yang digrebek polisi saat digunakan untuk pesta sabu.
Wanita berpostur pendek ini mengaku, saat itu bersama tiga rekannya, pesta sabu dan menghabiskan dua paket plastik berisi sabu. Riska mengaku saat ini sudah ketagihan menggunakan sabu sebagai obat penambah stamina. Dirinya diajak Daeng Bakri dan ilham menggunakan sabu di kos, dan menyerahkan uang Rp45.ribu agar bisa menggunakan barang haram itu.
Riska yang dalam kondisi pengaruh sabu sempat berbelit-belit ketika dimintai keterangan oleh polisi ini kembali menuturkan, kalau dirinya memasuki kamar kos, Daeng Bakri yang mengontrak melakukan penagihan uang kost, bukan diberi uang malah disuguhkan sabu.
Selain menangkap Riska, polisi juga membekuk dua rekannya, Ilham dan Deng Bakri. Ilham diketahui pernah bekerja sebagai staf salah satu di depan hotel rumah kost tersebut. Aparat Kepolisian berhail menyita, dua paket sabu, serta satu alat hisap.
Kapolsekta Panakukkang, Kompol Tri Hambodo, mengatakan ketiganya ditangkap berdasarkan laporan masyarakat. Usai ditangkap, ketiga pelaku di tes urine ke Labfor Cabang Polri Makassar, dan kemudian ditetapkan tersangka.
“Ketiganya sementara dalam pemeriksaan. Penggunaan sabu sabu melanggar pidana tentang narkotika, Pasal 112 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 Tentang Penggunaan Narkotika dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara,” pungkasnya.*** Red: hasran Sumber : inilah.com
Indragiri Hulu (SegmenNews.com)- Sebanyak 109 pasangan warga Desa Petonggan dari Suku Talang Mamak di Kecamatan Rakit Kulim melaksanakan nikah massal, Sabtu (15/11/2014) di halaman kantor.
Ketua LK2S Inhu, Hj. Juriah Sugianto menyampaikan, berangkat dari keluhan serta keinginan masyarakat, khususnya Talang Mamak yang belum atau sudah menikah secara adat. Namun belum tercatat secara sah menurut Undang-Undang. Maka dari itu, LK2S bekerja sama dengan BK3S, Kanwil Agama Riau serta Pemkab Inhu menggelar nikah massal yang diikuti sebanyak 109 pasangan.
Kegiatan nikah massal ini dianggap penting bagi kelangsungan hidup masyarakat, khususnya suku Talang Mamak. Sehingga, ke depannya diharapkan dengan kegiatan ini akan menambah pemahaman masyarakat tentang pentingnya legalitas suatu pernikahan.
Pada kesempatan itu, Ketua BK3S Riau Hj. Septina Primawati Rusli berharap dengan adanya kegiatan ini dapat menjadi motivasi masyarakat untuk bersemangat dan terus berpikir maju dalam membangun desa dan keluar dari ketertinggalan.
Kemudian, Sekdakab Inhu HR. Erisman berharap kepada peserta nikah massal, sunat massal, dan pelayanan kesehatan memanfaatkan kegiatan ini dengan baik.
Selanjutnya, Erisman membagikan kaca mata baca bagi lansia.
Pada kesempatan itu, Erisman berharap ke depannya, baik Pemda maupun pihak kecamatan dan desa dapat menjalin komunikasi serta kerja sama demi memajukan Indragiri Hulu.*** (ril/plc)
Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Ratusan rumah yang berada di desa Pematang Berangan dan Babusalam Kecamatan Rambah Kabupaten Rokan Hulu, Minggu (16/11/2014) pagi terendam banjir. Banjir ini di sebabkan karena meluapnya sungai Batang lubuh, yang melintasi desa tersebut.
Tingginya intensitas hujan beberapa minggu terakhir di Kabupaten Rokan Hulu menyebabkan menyebabkan ratusan rumah di Desa Pematang Berangan dan Babusalam Kecamatan Rambah terendam banjir.
Banjir yang terjadi di Rohul ini, disebabkan karena meluapnya sungai batang lubuh yang melintasi desa tersebut. Selain merendam ratusan rumah warga banjir ini juga memutus akses jalan tuanku tambusai Pasir Pengaraian yang merupakan jalan utama di ibu kota kabupaten Rokan Hulu tersebut.
Akibat banjir tersebut banyak kendaraan yang terjebak ditengah banjir akibat memaksa melewati genangan air. menurut pengakuan warga setempat meluapnya sungai batang lubuh ini terjadi secara tiba-tiba sekitar pukul 05.00 Wib pagi dengan ketinggian air, mencapai satu setengah meter.
“Air mulai naik sekitar jam 5 pagi tadi dan banjir kali ini datangnya secara tiba-tiba sehingga kami kesulitan mengamankan barang-barang ketempat yang lebih tinggi” kata Zakaria yang merupakan warga tulang gajah
Warga mengaku banjir di desa mereka memang selalu terjadi setiap tahunya, kondisi ini semakin di perparah akibat semakin maraknya aksi pembalakan liar yang terjadi di hulu sungai rokan sehingga menyebabkan banjir semakin sering terjadi.
Selain menghentikan kegiatan ekonomi masyarakat, banjir ini juga menjadi tontonan warga sebab fenomena banjir ini merupakan peristiwa tahunan. Warga berharap Pemerintah dapat segera mencari solusi mengatasi permasalahan yang hampri terjadi setiap musim penghujan datang sehingga paling tidak dapat mencegah banjir menjadi lebih besar lagi.
Dapur Umum
Pasca banjir tersebut, Dinsosnakertrans Rokan Hulu mengaku telah membangun tiga dapur umum untuk keperluan para korban banjir.
Kasi Bantuan dan Jaminan Sosial dari Disosnakertrans Rohul Abdul Haris mengatakan enam desa di tiga kecamatan masih terendam banjir seperti tiga desa di Kecamatan Rambah yakni Desa Babussalam, Tulang Gajah Desa Pematang Berangan, dan Lubah Hilir Desa Koto Tinggi.
Kemudian, di Kecamatan Rambah Hilir ada beberapa daerah terendam, seperti Pekanlama, Surau Munai, Desa Sungai Dua Indah, dan Kumu Desa Rambah. Sedangkan di Kecamatan Rambahsamo ada tiga desa yang terendam banjir seperti Desa Teluk Aur, Rambahsamo, dan Desa Lubuk Napal.
“Kami belum tau jumlah rumah yang terendam, kami juga telah mendirikan tenda dapur umum dan menerjunkan tim Tagana dengan perlengkapan perahukaret.***(di)
Siak Hulu (SegmenNews.com)-Guru Agama di SMPN 6 Siak Hulu, Kabupaten Kampar, diduga menganiaya tiga siswa kelas II, Alrian, Randi dan wahyu. Akibat perbuatan itu, dua di antaranya tidak masuk sekolah, sementara seorang lagi kembali sekolah setelah 9 hari trauma.
Adanya dugaan penganiayaan yang dilakukan oknum Guru Agama di SMPN 6 Siak Hulu ini, diungkapkan orasng tua Alrian, kepada segmennewws.com, baru-baru ini. Dikatakannya, kejadian ini bermula ketika anaknya, Alrian, beserta dua temannya, Randi dan wahyu yang duduk di kelas II melihat atribut sekolah, seperti topi berserakan di luar kantor sekolah.
Ketiga anak ini kemudian memasukkan topi tersebut ke dalam kantor. Namun ketika itu salah seorang guru melihatnya dan mencatat nama mereka. Ketiga siswa ini dituduh mencuri dan dilaporkan ke guru bidang studi agama. Saat kegiatan Rohani Islam (Rohis) yang digelar setiap Jumat, ketiga anak itu dipanggil ke depan.
Guru bidang studi agama inipun menampar ketiga murid itu di depan murid lainnya. Akibat perbuatn itu, Rian dan dua temannya merasa malu dan tidak masuk sekolah. Rian tidak masuk sekolah selama sembilan hari. Hari-harinya dihabiskan di warnet.
Namun aksi Rian ini, diketahui oleh salah seorang guru bidang studi olahraga. Ketika melihat Rian di warnet, oknum guru bidang studi olahraga ini kemudian memukul bagian tengkuk belakang Rian dengan kuat. Hal ini membuat terkejut pengunjung warnet yang ada.
Pihak sekolah kemudian memanggil orang tua Rian. “Ketika kami dipanggil itulah kami tahu, mengapa anak kami tidak masuk sekolah. Salah satunya karena merasa malu ditampar di depan siswa lainnya,” ujar ibu Rian.
Bapak Rian yang tidak terima dengan perbuatan oknum siswa itu mengadukannya kepada kepala sekolah, namun hingga saat ini belum ada penjelasan dan sanksi yang diberikan pihak sekolah kepada oknum guru tersebut.
Sementara Kepala SMPN 6 Siak Hulu yang dicoba dikonfirmasi ke sekolahnya Kamis dan Jumat (13-14/11) tidak masuk kerja. Dua wakil kepala sekolah yang ditemui tidak bersedia memberikan penjelasan. “Soal itu harus kepala sekolah langsung yang memberikan penjelasan. kami tidak berani. kalau Sabtu biasanya kepala sekolah juga tidak masuk. Coba hari Senin aja,” ujar dua wakil kepala sekolah tersebut.***(chir)