JAKARTA (SegmenNews.com) – Nikita Mirzani kini tengah berbadan dua. Memasuki usia kandungan yang sudah delapan bulan lebih, Nikita pun tetap terlihat seksi.
Seakan tak ingin terlewatkan, wanita yang kerap hadir dengan sensasi itu pun terlihat memamerkan perut hamil tersebut.
Dalam akun Instagram miliknya, Niki pun menuliskan kata-kata bahwa dirinya sudah tidak sabar lagi untuk menunggu kelahiran anak laki-lakinya itu.
“Can’t wait to see u my baby boy,” tulisnya, Senin (22/9/2014).
Tak hanya itu, di atas perutnya juga tertuliskan 34 minggu usia kandungannya. Tak pelak foto tersebut langsung mendatangkan respons yang positif dari follower-nya.
“I love…sexy bnget…pngen ngelus-ngelus MA cium prut’y,” tulis salah satu follower Nikita.
Tak hanya tampil dalam Instagram, Nikita juga terlihat seksi dan anggun dengan menggunakan dress berwarna merah dan sepatu hak tinggi saat menjadi bintang tamu acara ‘Late Night Show’ yang ditayangkan di Trans TV, beberapa waktu lalu.***
TEMBILAHAN (SegmenNews.com)– Aksi para pembalap liar di Tembilahan ini cukup nekat. Mereka berani saling beradu kecepatan di Jalan Suarna Bumi, tepat di depan kantor Bupati Indragiri Hilir (Inhil).
Bahkan meskipun sering kali petugas kepolisian melakukan penertiban. Para pembalap liat itu tak surut juga. Seperti dituturkan Warna, salah satu warga di sekitar jalan tersebut.
“Terkadang kita lihat polisi mengejar mereka pakai mobil patroli. Tapi ya itu, namanya mobil dengan motor, jelas lebih lincah motor lah. Apalagi mereka pembalap, mudah saja mereka kabur lewat gang-gang yang ada di sekitar jalan itu (Suarna Bumi, red),” sebutnya, Senin (22/09/2014).
Warga pun berharap pemerintah dan aparat hukum bisa mengatasi para pembalap liar yang meresahkan warga Tembilahan. “Kita berharap polisi bisa mengatasi ini, dan nanti jangan sampai ada lagi pembalap liar di tempat ini. Jika perlu salurkan hobi mereka itu dengan mendirikan tempat balapan resmi, jangan di tempat umum seperti ini,” tandasnya.***(btp/ran)
PEKANBARU (SegmenNews.com)- Pasca kabut asap melanda kota Pekanbaru beberapa pekan terakhir. Pagi ini, Senin (22/9/14) cuaca Pekanbaru mulai cerah dan membaik setelah diguyur hujan.
Kabut asap di Kota Pekanbaru mulai berkurang. Saat ini kualitas udara membaik menjadi sedang, sebelumnya sempat kategori tidak sehat. Masyarakat tak lagi was-was pada cuaca, bahkan masyarakat tak terlihat lagi mengguynakan masker.
Fadillah (34), warga pandau mengatakan kepada segmennews.com, dirinya dalam beraktifitas tak lagi menggunakan masker seperti sebelumnya akibat kabut asap. Dia berharap kabut asap segera hilang dan tak datang lagi.
Hal senada juga disampaikan, Nur (31) warga di Jalan Tamansari Pekanbaru. Walaupun cuaca mulai cerah, namun dia berharap Pemerintah terus melakukan pemantauan titik api di Riau, begitu juga dengan Pemerintahan di Daerah lain, agar tidak ada asap kiriman yang merugikan daerah lain.***(chir)
ROKAN HULU (SegmenNews.com)- Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu terus meningkatkan Pertahanan Daerah dalam penegakan Peraturan Daerah Syari’ah (Perda Syariah) diwilayahnya. Untuk itu diperlukan petugas keamanan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) yang terlatih untuk mengayomi masyarakat.
Untuk Penegak Perda Syari’ah tersebut Pemkab Rokan Hulu telah mempersiapkan 20 Buru Sergap (Buser) dan Komandan Regu (Danru) yang dilantik hari ini, Senin (22/9/14) dihalaman gedung Bupati.
Prosesi Pelantikan Bupati Drs H Achmad Msi berpesan agar Satpol-PP yang dilantik dapat mengatasi segala permasalahan yang terjadi ditengah-tengah masyarakat di Negeri Seribu Suluk dengan maksimal. Seperti mengatasi Penyakit Masyrakat (Pekat), Penertiban IMB dan Perda lainnya.
Bupati berharap anggota yang diberikan amanah ini dapat menjalankan tugas dengan baik, sebab Satpol-PP merupakan ujung tombak Daerah. Satpol-PP juga harus bisa menjaga Korp dan tidak menjadi penghianat dalam kesatuan.
“Jaga nama baik Korp, anggota harus saling percaya dan bertanggung jawab dalam tugas, jangan menjadi penghianat membocorkan rahasia misi yang akan dilakukan hanya diiming-imingi uang oleh pihak lain,” tegas Bupati.
Tak sampai disitu, Bupati juga mengingatkan kepada personil tidak sombong. angkuh sok berkuasa, namun mereka harus menjalankan eksen dengan santun dan berakhlak mulia, sehingga dalam penertiban masyarakat dapat berjalan lancar, tertib dan aman.
Sementara itu untuk Kepala Satpol-PP, Drs Roy Roberto dan Kabag Humas Setda Rohul Bupati mengingatkan pula, sebelum menjalankan misi, mereka harus terlebih dahulu memahami terlebih karakter masyarakat yang akan dihadapi, tidak semata-mata melakukan tindakan tanpa perhitungan, namun harus dianalisa terlebih
dahulu dengan baik dan benar.
“Jalankan misi dengan Protap, agar operasi tidak mubazir, sehingga operasi berjalan lancar tanpa ada korban,” pesan Bupati.(adv/hums/azhari)
MELAI (SegmenNews.com)- Sulitnya memperoleh kayu alam, membuat masyarakat di wilayah Pulau Rangsang, Rangsang Pesisir dan Rangsang Barat Kecamatan Rangsang Kepulauan Meranti terpaksa menggunakan pohon kelapa sebagai bahan utama membangun rumah mereka.
Kondisi tersebut sudah terjadi sejak tiga tahun terakhir, hutan yang selama ini dimanfaatkan masyarakat untuk mengambil kayu alam sebagai bahan membangun rumah tak lagi bisa didapat. Pasalnya, kayu alam dihutan sudah habis dibabat perusahaan yang berdalih jalankan HTI diwilayah itu, salah satunya PT Sumatra Riang Lestari(PT SRL).
Keluhan itu dikatakan warga Melai Kecamatan Rangsang Barat, Muslim dan Toha pekan lalu. Mereka yang sehari-harinya membantu masyarakat membangun rumah terpaksa menggunakan pohon kelapa sebagai pengganti kayu alam yang sudah langka.
“Kami mulai bingung, sebab dalam tiga tahun terakhir, kami kesulitan memperoleh kayu dihutan. Kalau dulu masyarakat yang ingin membangun jambatan kayu, pagar, dan bangunan proyek tinggal masuk kehutan san memilih sendiri model kayu yang dibutuhkan. Tapi sekarang, jangankan mencari kayu alam hutan nya saja sudah tidak ditumbuhi kayu, yang ada hanya semak-semak dan galian kanal perusahaan,” ungkap Muslim kesal.
Menurut Muslim, kayu dihutan sudah habis diambil oleh perusahaan HTI (PT SRL). Sementara untuk mendapat kayu dari luar pulau juga sangat susah, selain harga mahal, para pemilik kapal pun mulai enggan membawa kayu. Pasalnya, kapal yang mengangkut kayu untuk bangunan rumah saja ditangkap pihak keamanan. Masyarakat mulai ketakutan mengangkut kayu.
Mereka berharap pihak terkait dapat memperhatikan masyarakat kecil.***(def)
SELATPANJANG (SegmenNews.com)- Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, mendukung penuh kebijakan Bupati yang akan mengalokasikan dana hibah bagi program percepatan pembangunan infrastruktur Desa melalui APBD Tahun 2015 mendatang.
Demikian diungkapkan Kepala BPMPD Kabupaten Kepulauan Meranti, Drs Ikhwani, kepada wartawan di Kantor BPMPD jalan Terpadu, Dorak, Selatpanjang, Jumat (19/9/2014). Menurutnya, kebijakan itu bertujuan untuk segera mengentaskan keterbatasan infrastruktur yang dibutuhkan oleh masyarakat di tingkat desa.
“Apalagi pelaksanaannya mengacu pada sistem Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM MPd). Kalau
pemerintahan Presiden baru nanti tidak melanjutkannya, maka Pemkab Meranti akan mengadopsi pola PNPM itu dalam sebuah program tersendiri untuk diterapkan di daerah ini,” ujarnya.
Menurut rencana, ungkap Ikhwani, Pemkab Kepulauan Meranti akan mengalokasikan dana hibah guna mendukung pelaksanaan program tersebut di masing-masing desa sebesar Rp 1,5 Miliar.
Sebagaimana sistem di PNPM, jelasnya, dana hibah itu nantinya akan disalurkan untuk dilaksanakan oleh Organisasi Masyarakat Setempat (OMS) bersama Kader Desa (KD), serta Kelompok Pemanfaat dan Pemelihara (KPP). Sedangkan Pemerintah Desa, Kecamatan dan Kabupaten hanya sebagai pengendali kegiatan.
“Kita optimis kebijakan program itu akan berjalan dengan baik, karena ada mekanisme yang jelas mengaturnya. Dari total dana kegiatan, lima persennya untuk Dana Operasional Kegiatan (DOK) yang dibagi untuk biaya administrasi dan biaya mobilisasi pengelola kegiatan. Juga ada mekanisme RAB sampai audit kegiatan,” jelasnya.
Untuk menjadi dasar implementasi program itu melalui APBD 2015 mendatang, terangnya, Pemkab Kepulauan Meranti sudah mulai menyiapkan rancangan payung hukum pengalokasian dana hibah tersebut, termasuk menyangkut petunjuk teknis dan petunjuk pelaksanaan program.
“Saat ini BPMPD bersama Satker terkait lainnya sedang mengumpulkan masukan saran serta mencari referensi untuk menyempurnakan rencana draft Peraturan Bupati tetang pelaksanaan program itu. Juga mengatur mekanisme teknis dan pelaksanaan secara mendetail,” terang calon Magister Ilmu Pemerintahan UIR itu.***(def)
SELATPANJANG (SegmenNews.com)- Satuan Reskrim (Satreskrim) Polres Kepulauan Meranti mendatangkan tim Pusat Laboratorium Forensik dari Medan. Kedatangan tim ini untuk membantu mengungkapkan kasus kebakaran di Pujasera Alang Selatpanjang yang merenggunt nyawa SPG, Rini (32).
Sebagaimana disampaikan Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Zahwani Pandra Arsyad SH MSi, melalui Kasat Reskrim AKP Antoni L Gaol SH MH, ketika ditemui di kantornya, Sabtu (20/9/2014). Kematian SPG Pujasera Alang atas kebakaran yang terjadi, Rabu (17/9/2014) lalu menimbulkan berbagai spekulasi.
“Semua saksi dan bukti-bukti sudah kita himpun. Untuk mempersempit ruang pemeriksaan, terhadap korban (Rini yang telah meninggal dunia Sabtu 20/9/2014 dini hari, red) kita juga telah lakukan tes kehamilan, hasilnya negatif,” kata Antoni kepada wartawan.
Kata Antoni pula, untuk membantu dalam mengungkap kasus kebakaran yang menyebabkan kematian Rini itu, Sat Reskrim Polres Meranti mendatangkan tim Puslabfor Meran.”Kita undang tim puslabfor kemari, mereka membantu kita dari aspek ilmiah,” ungkapnya lagi.
Sebelumnya, akibat kebakaran tersebut, Rini mengalami hingga 80 persen, kemudian dilarikan ke RSUD Kepulauan Meranti, Jalan Dorak Selatpanjang. Setelah mendapat perawatan sekitar 3 hari, Rini menghembuskan nafas terakhirnya dini hari tadi.(rgc/ran)
Pelaku penembakan beserta barang bukti diamankan Polisi
PANIPAHAN (SegmenNews.com)- Pensiunan TNI, Samidun (56), asal Kota Pinang, Labuhan Batu, Sumatra Utara (Sumut) melakukan penembakan terhadap empat orang warga setempat di Dusun Tuah Sekato Kepenghuluan Sungai Daun, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Rokan Hilir.
Tiga dari Empat korban penembakan yakni, Zulfahmi Sagala (pemiliklahan), Frengky Siregar dan Sudirman meninggal ditempat, sedangkan satu warga lagi, Rianto Sitorus masih sempat diberi pertolongan akibat luka tebakan.
Informasi berhasil dirangkum wartawan dari Kapolres Rohil AKBP Tonny Hermawan, R.Sik melalui Kasubag Humas AKP Ali Suhud, Jum’at (19/9/14), kejadian itu bermula, Kamis (18/9/14) sekira pukul 16.00 WIB, saksi mata seorang operator ekscavator (beco), Agus Rustandi (50) asal Desa Sei Tampang Kecamatan Bilah Hilir Kabupaten Labuhan Batu hendak memulai pekerjaan dilahan milik korban Zulfahmi Sagala mendengar suara tembakan.
Saksi melihat dari kaca ekscavator sebelah kanan, pelaku pensiunan TNI yang datang bersama dua rekannya menembak Rianto Sitorus, ketika itu juga Rianto tersungkur ketanah. Pemilik tanah Zulfahmi Sagala dan Sudirman juga tak luput dari tembakan pensiunan TNI yang bringas itu.
Melihat tiga korban tembakan roboh tak bergerak lagi ditanah, saksi mata bersama temannya Frengky Siregar berlari mendekati korban, namun naas bagi Frengky Siregar dia juga ditembak hingga tewas. Melihat keadaan tak terkendali lagi, saksi berupaya menyelamatkan diri.
Setelah tiga pelaku beranjak pergi, saksi berusaha menolong korban penembakan. Kejadian itu sempat juga disaksikan dua orang ibu rumah tangga, Muriyani (25) warga Dusun Tuah Sekato Kepenghuluan Sungai Daun, dan Rosida br Siahaan (47) warga Dusun Sekato Kepenghuluan Sungai Daun.
Pelarian pelaku tak berlangsung lama, melalui BBM Kapolres Rokan Hilir, AKBP Tonny Hermawan, S.Ik, Sabtu (20/9/14) pagi, pelaku telah berhasil diamankan bersama sejumlah barang bukti (BB). ‘Alhamdulillah, pelaku penembakan 4 korban (3 MD) tertangkap’, pesan singkat kapolres. Dari postingan BBMnya, pelaku penembakan dikawal aparat bersenjata, mukannya ditutup, sejumlah barang bukti ikut diamankan, senjata laras pendek yang digunakan, peluru, kartu ATM BRI sampai handphone.
Sebelumnya, Kapolsek Pasir Limau Kapas, AKP Wahariyana, mendapatkan informasi awal, kasus penembakan tersebut disebabkan sengketa lahan. “Kayaknya sengketa lahan,” katanya.(ran/rtc)
JAKARTA (SegmenNews.com)- Sikap Dewi Perssik (Depe) mengaku istri Johnson Yaptonaga dinilai sudah keterlaluan. Johnson pun memberikan pelajaran bagi Depe yang asal bicaara di depan media.
“Tujuan utama kami melaporkan, karena Dewi Perssik menganggap berita itu main-main. Laporan ini agar jangan dianggap main-main. Untuk pembelajaran,” kata Johnson di SPK Polda Metro Jaya, Jumat (19/9/2014).
Padahal, sebenarnya CEO Lamborghini Jakarta itu tidak ingin membawa permasalahan ini ke ranah hukum. Namun, pria keturunan Tioghoa itu mengalami kerugian materil dan immateril akibat berita tersebut.
“Saya tidak pernah ada komunikasi dengannya (Depe). Kami diamkan, tapi lama-lama makin jadi. Keluarga besar kecewa dengan pemberitaan ini,” tandasnya.
Johnson pun melaporkan Depe dengan nomor laporan, LP/3380/IX/2014/PMJ/Dit Reskrimsus dengan Pasal 310, 311 KUHP dan Pasal 27 ayat 3 jo Pasal 45 UU No.11 tahun 2008 Tentang ITE.***
JAKARTA (SegmenNews.com)- Selain Andi Asyril, Ivan Gunawan, dan Husein “Idol”, ternyata Ayu Ting Ting sedang didekati pria lain. Kali ini, pria bernama Rio yang berprofesi sebagai fotografer.
Mendatangi Grand Opening Butik The Kase milik Glenn Alinskie, Ayu datang berdua dengan Rio sambil bergandengan tangan.
“Ini yang suka fotoin saya, sahabat saya,” kata Ayu, di Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Kamis (18/9/2014).
Ketika mengikuti serangkaian acara tersebut, Ayu dan Rio duduk berduaan sambil sesekali berbincang. Apakah pria tersebut pacar baru Ayu?
“Tanya saja Rio-nya,” kata Ayu singkat.
Rio menegaskan, hingga saat ini sekadar teman dengan pelantun “Minyak Wangi” tersebut. Kedekatan terjadi karena sering kali bekerja sama dengannya.
“Enggaklah ya, teman baik saja, kan sering motoin Ayu. Kenalnya sudah lama ya, foto Ayu sudah dari sebelum hamil,” ungkap Rio.
“Rio tadi juga diundang sama Chelsea, jadi pas banget. Tahu diundang langsung, ‘Aa di mana? Bareng ya’ ya sudah deh bareng,” kata Ayu menjelaskan kedatangannya bersama Rio.***