Beranda blog Halaman 2618

Hebat, MDTA Al-Ikhsan Tambusai Hafal Alquran 25 Surat

Ahmad Supardi memberikan penghargaan kepada murid MDTA
Ahmad Supardi memberikan penghargaan kepada murid MDTA

Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Madrasah Diniyah Takmiliyah Awwaliyah (MDTA Al-Ikhsan Desa Talikumain Kec Tambusai, gelar wisuda santri dan santriwati, Senin (16/6/2014) bertempat di kompleks MDTA dan Masjid Al-Ikhsan Desa Talikumain. Santri dan santriwati yang diwisuda berjumlah sebanyak 27 orang, dengan kompetensi hafal Alquran 25 Surat.

Hadir dalam acara tersebut, Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, Kepala KUA Tambusai Tamrin SAg MSy, Kepala Desa Bpk Muallimin, Kepala MDTA Al-Ikhsan Nazaruddin SAg, Ketua Komite Bpk Amri, majelis guru, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, Khalifah, Mursyid, dan orangtua wali santri.

Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, memberikan apresiasi yang tinggi kepada MDTA ini, sebab anak didiknya yang lulus memiliki kompetensi hafal Alquran 25 Surat. Hal ini sesuatu yang sangat membanggakan dan diharapklan hal ini dapat dicontoh oleh MDTA yang lain.

Dikatakannya, saat ini sudah mulai susah bagi kita untuk menemukan anak-anak seumur tamat SD, tetapi dapat menghafal 25 Surat dalam Alquran. Hal ini adalah barang langka yang sulit untuk ditemukan. Olehnya, hal ini harus dapat dipertahankan dan kalau bisa dapat ditingkatkan menjadi hafal satu juz.

Ahmad Supardi juga memberikan apresiasi atas pembangunan gedung MDTA yang terus berjalan tiada henti, sebab pembangunan gedung ini mutlak diperlukan untuk tempat belajar bagi anak-anak kita. Soal biaya bisa dari mana saja, dari masyarakat, dari pmerintah, dan termasuk dari dana PNPM seperti sekarang ini.

Dikatakannya, Kepala Desa/Lurah dan aparatur pemerintah lainnya pada tingkat desa/kelurahan, agar jangan ragu-ragu untuk menggunakan dana PNPM untuk pembangunan MDTA, sebab hal ini sesuatu yang diperbolehkan dan merupakan kebutuhan masyarakat.

Masak tempat belajar agama bagi anak-anak kita, gedungnya reot, tidak terurus, bocor, dinding papan, lantai tanah, honor gurunya tak terbayar, tidak disiplin, dan lain sebagainya. Hal ini tentunya menjadi tanggungjawab kita semua, sehingga sangat wajar apabila dana PNPM digunakan untuk pembangunan gedung MDTA, tegasnya.

Ahmad Supardi Hasibuan, berharap agar para orang tua tidak ragu untuk menyekolahkan anaknya ke MDTA, sebab dapat dipastikan anak-anak akan memiliki karakter, akhlakul karimah, rajin sholat, berbakti pada orang tua, dan sebagainya.***(acce)

Dirantai 13 Tahun, Wanita Ini Akhirnya Dibebaskan

pasungSegmenNews.com– Aparat kepolisian Polres Nganjuk, Jawa Timur, membebaskan Sumarni (42) yang selama 13 tahun dirantai keluarganya.

Warga Dusun Mranggu, Desa Malangsari, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur selanjutnya dibawa ke RSJ Menur, Surabaya, Rabu (18/6/2014).

Evakuasi Sumarni disaksikan puluhan tetangga yang ada di sekitar rumahnya.

Sumarni terpaksa dirantai keluarganya setelah menderita gangguan jiwa setelah diceraikan suaminya.

Ibu tiga anak itu juga menjadi sasaran tindak kekerasan suaminya yang suka berjudi dan minum-minuman keras.
Karena rumah tangganya bermasalah, Sumarni kemudian depresi hingga merusak barang-barang berharga di rumahnya.

Selain itu Sumarni juga memukul dan melempar benda-benda di sekitarnya sehingga membahayakan orang lain.

Supaya tidak mengganggu lingkungan, keluarga kemudian merantai di kamar belakang rumahnya.

Ibu tiga anak itu ditaruh di kamar belakang yang pengab, dia buang air kecil dan besar di kamarnya yang sempit.

Pembebasan Sumarni dipimpin langsung Kapolres Nganjuk AKBP Anggoro Sukartono.

Selanjutnya penderita dievakuasi ke RSJ Menur oleh tim Dinkes Pemprov Jatim.***
Red:hasran
Sumber: tribunnews

Hebohnya, Video Prabowo Tolak Cipika-Cipiki Jokowi

yahoo.com
yahoo.com

SegmenNews.com– Beredar video yang menampilkan pertemuan calon presiden Prabowo Subianto dan Joko Widodo di balik panggung sebelum debat capres kedua pada hari Minggu (15/6) lalu. Di video itu, Jokowi terlihat menjabat tangan Prabowo saat bertemu.

Sejurus kemudian, spontan Jokowi ingin cipika-cipiki dengan Prabowo. Tapi Prabowo yang mengenakan baju khas kemeja dengan kantong empat seolah menghindar.
Anggota Tim Pemenangan Prabowo-Hatta, Fahri Hamzah menilai Jokowi bukan menyodorkan diri untuk mencium pipi tapi ingin menyeruduk Prabowo. Pasalnya Jokowi tidak menggunakan pipinya untuk cipika cipiki, melainkan dahinya.

Ditanya soal pernyataan Fahri tersebut, Jokowi sempat tertawa. Jokowi membantah menggunakan dahinya untuk cipika cipiki bahkan untuk menyeruduk Prabowo.
“Enggaklah, kadang dahi kadang pipi,” kata Jokowi yang didampingi istrinya, Iriana, di Cirebon, Jawa Barat, Rabu (18/6).

Para wartawan yang makin penasaran lantas bertanya pada Iriana. Kali ini para wartawan bertanya apakah pipi Jokowi hanya untuknya?
“Enggak ya, ngawur aja,” kata Iriana yang duduk di sebelah Jokowi sambil tertawa.

“Enggak. Yang jelas bukan bibir,” sahut Jokowi.

Jokowi kemudian menegaskan tak selalu menggunakan pipi untuk cipika cipiki. “Bisa pipi, bisa dahi asal jangan bibir,” tutupnya.
Red:hasran
Sumber: Merdeka.com

Camat Tandun Kerahkan 750 Peserta di MTQ Rohul

Camat Tandun, Irwandi, S.Sos, MM
Camat Tandun, Irwandi, S.Sos, MM

Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Camat Tandun, Irwandi, S.Sos, MM, tidak mau ketinggalan dengan kecamatan lainnya, buktinya dalam perhelatan akbar Mushabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke-14Tahun 2014 tingkat Kabupaten Rokan Hulu akan mengirim lebih 750 peserta untuk menyemarakkan kegiatan religus tersebut.

Hal tersebut disampaikannya, saat ditemui Team Liputan RohulToday kantornya, Senin (16/6/2014), semua peserta terdiri dari semua komponen yang ada di Kecamatan Tandun dan seluruh sektor masyarakat akan terlibat dalam kegiatan keagamaan tahunan tersebut.

Lebih diterangkannya, peserta pawai takruf saja untuk ikut andil pada Tanggal (20 sampai 25/6/2014), rencananya digelar mulai dari MTSN I Pasir Pengaraian menuju Masjid Agung Madani Islamic Centre Pasir Pengaraian akan dipersiapkan dengan sematang mungkin.

” Kita akan libatkan untuk pawai tersebut mulai dari pelajar tingkat SD, SLTP, SLTA, Tokoh Adat, Tokoh Agama, staf UPTD Disdikpora, staf Puskesmas Tandun, para bidan, kader Posyandu, Kader PNPM dan lainnya,” ujar Irwandi.

Dijelaskannya kembali, sebagai masyarakat Rohul yang dikenal religus dengan filosofi Negeri Seribu Suluk, serta adanya komitmen pemerintah daerah yakni Bupati Rohul Drs. H. Achmad, M.Si untuk tetap konsisten dalam menjalankan kegiatan keagamaan sesuai progres.

Targetnya kafilah dan rombongan dari Kecamatan Tandun, dari 16 kecamatan se-Rohul ingin menampilkan yang terbaik sesuai dengan potensi daerah, baik dalam pelaksanaan pawai takruf, pelaksanaan MTQ dan stand pameran.***(acce)

Cuaca Ekstrim, Dumai Terpanas di Riau, Capai 37 Derajat

int
int

Pekanbaru (SegmenNews.com)- Suhu udara di sejumlah wilayah Provinsi Riau mulai panas berlebihan (ekstrem). Bahkan ada yang mencapai lebih 36 derajat celsius, demikian data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Stasiun Meteorologi Pekanbaru.

“Namun untuk di Pekanbaru suhu udara masuh normal, yakni maksimum 35 derajat celsius,” kata analis BMKG Stasiun Meteorologi Pekanbaru, Ardhitama, kepada pers di Pekanbaru, Selasa (16/6/2014).

Menurut data lembaga pemantau cuaca itu, dalam satu pekan terakhir, suhu udara di berbagai wilayah kabupaten/kota di Riau cenderung meningkat.

Pada 15 Juni, data tersebut menunjukkan untuk Kota Pekanbaru berada di kisaran 33,2 hingga 34,6 derajat celsiun, dan bahkan pada Senin (16/6) sudah mencapai 35 derajat celsius.

Kemudian di Kabupaten Pelalawan berada di kisaran 33,6 hingga 35 derajat celsius, sementara di Rengat cenderung lebih rendah yakni antara 32,6 hingga 33,8 derajat celsius.

Terparah atau berada pada kondisi ekstrem yakni Kota Dumai, dimana pada Senin (16/6/2014) suhu udara rata-rata berada di atas 36 derajat celsius atau nyaris mencapai 37 derajat celsius dikutip dari laman antara.com.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat, sejauh ini, atau stidaknya dalam satu pekan terakhir, titik panas (hotspot) di Riau kembali bermunculan di sejumlah wilayah kabupaten/kota.

Berdasarkan pantauan Satelit Terra Aqua pada Senin (16/6/2014), ditemukan sebanyak 21 titik panas terdeteksi di sejumlah wilayah, terbanyak di Kabupaten Rokan Hilir.

Perwakilan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Agus Wibowo melalui milis yang dia berikan kepada wartawan mengatakan, sejauh ini upaya pemadaman masih terus dilakukan melalui jalur udara.***(Son/ant)

 

 

 

 

Penderita HIV di Pekanbaru 558 Orang, Didominan Ibu Rumah Tangga

int
int

Pekanbaru (SegmenNews.com)– Ibu rumah tangga ternyata menjadi kelompok yang paling rentan terserang HIV AIDS. Bahkan, dari ratusan pengidap penyakit mematikan itu di Kota Pekanbaru, kebanyakannya adalah ibu rumah tangga.

Fakta ini tentu saja menimbulkan perhatian serius dari sejumlah pihak. Karena, sebagai ibu rumah tangga yang kebanyakan aktivitasnya di dalam keluarga, semestinya bukan menjadi orang yang rentan terjangkit HIV AIDS.

Menurut Plt Kepala Dinas Kesehatan Pekanbaru, Helda S Munir, dari data yang mereka miliki, pengidap HIV di Pekanbaru sudah mencapai 558 orang. Sementara pengidap AIDS sebanyak 571 orang.

“Dari data yang masuk ini terbesar adalah dari kelompok ibu rumah tangga. Artinya mereka yang tidak bekerja di luar rumah,” tuturnya. Hal ini tentu sangat memprihatinkan. Karena kalau mereka jadi Orang dengan HIV AIDS (ODHA), maka akan beresiko terhadap anak-anaknya.

Ditanya bagaimana para ibu rumah tangga itu bisa tertular, Helda menjelaskan bahwa bisa jadi ketika tranfusi darah. Atau malah ditularkan oleh suami mereka. Hanya saja, kaum pria kebanyakan enggan memeriksakan kesehatannya. Sementara, kaum ibu mengetahui terkena HIV AIDS ketika memeriksakan kesehatan diri.

Dilanjutkannya, kecenderungan, masih sedikit laki-laki yang melakukan tes kesehatan. Karena itu, dengan kesadaran akan bahaya HIV AIDS, para laki-laki harus memiliki kemauan sendiri untuk diperiksa. Menurut Helda, kelompok yang rentan terjangkit virus ini adalah yang berusia 15-49 tahun.

Karena itu, kemarin Diskes bekerjasama dengan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Pekanbaru untuk mensosialisasikan bahayanya penyakit itu ke Pegawai Negeri Sipil (PNS). Diharap, lewat sosialisasi ini PNS mengerti apa itu HIV dan AIDS. Lalu tahu bagaimana memperlakukan ODHA dan gencar menginformasikan ke masyarakat sekitar terkait bahaya-bahayanya.

Hal senada disampaikan Master trainers Kementerian Kesehatan, dr Evalina yang juga narasumber dalam kegiatan ini. Menurutnya, orang yang terjangkit HIV biasanya tidak serta merta mau mengakui kondisi dirinya. Karena dampak sosialnya banyak.

Oleh karena itu, semua yang terjangkit HIV AIDS haruslah ditopang orang disekitarnya. Karena tak semuanya pengidap penyakit itu diakibatkan perilaku mereka. Tapi bisa jadi dari faktor lain.

Di masyarakat, ada beberapa hal juga yang perlu didobrak. Misalnya, masih ada kaum ibu yang ingin memeriksakan diri ke Puskesmas harus izin suami. Padahal hal itu jelas bisa menjadi kendala dalam menekan angka penderita HIV AIDS.****

 

Red: hasran
Sumber : Tribun Pekanbaru

 

Jepang Bebaskan Visa untuk Orang Indonesia

Tokyo (int)
Tokyo (int)

Tokyo (SegmenNews.com)– Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe membuka kemungkinan pembebasan visa kepada warga Indonesia sampai setahun. “Ini menunjukkan keseriusan Jepang dalam membuka diri, membebaskan warga Indonesia masuk ke Jepang nantinya tanpa Visa, sebagai wisatawan,” ungkap sumber Tribunnews.com di pemerintahan Jepang siang ini (17/6/2014).

Dengan demikian, tambahnya, tidak akan lama lagi warga Indonesia dapat ke Jepang bebas visa, namun belum tahu kapan pemberlakuannya. “Yang pasti, paling lambat tahun depan sudah bisa bebas visa bagi warga Indonesia,” tambahnya lagi.

Pembahasan Abe hari ini dianggapnya sangat positif karena satu hal yang sangat menarik adalah penggunaan atau status visa wisata yang mungkin bisa dipakai untuk jangka waktu maksimal satu tahun. Selama ini visa wisata maksimal hanya 3 bulan saja.

Upaya membuka Jepang bagi warga Indonesia ini juga sejalan dengan upaya pemerintah Jepang menargetkan 20 juta wisatawan asing per tahun datang ke Jepang. Saat ini baru sekitar 10 juta wisatawan asing per tahun datang jalan-jalan ke Jepang.

Selain itu Jepang juga akan mengupayakan agar outlet free duty dilipat gandakan sedikitnya nanti mencapai 10.000 toko Free Duty bia bertebaran di Jepang sehingga para wisatawan asing semakin mudah berbelanja di toko tersebut. Dengan adanya outlet free duty, pajak pertambahan nilai (PPN) dapat dikembalikan kepada orang asing di bandara internasional sebelum pulang ke negaranya masing-masing.***(SegmenNews.com/Tribunnews)

Parkir Ilegal Marak, Dewan Minta Pemko Evaluasi Perparkiran

Parkir (Ilustrasi)
Parkir (Ilustrasi)

Pekanbaru (SegmenNews.com)- Seiring bertambah padat Kota Pekanbaru, parkir liar juga terus bertambah. Hal ini didukung melemahnya pengawasan dari pemko, sehingga parkir liar pun bisa memiliki karcis berlogo Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru.

Demikian dikatakan Anggota DPRD Kota Pekanbaru Muhammad Sabarudi ST kepada wartawan, Selasa (17/6/2014). Ia mengaku mendapat laporan dari masyarakat terkait masih banyak parkir ilegal dan tarif parkir yang tidak sesuai dengan aturan yang ada.

“Parkir ini masih banyak yang ilegal, dan menjadi masalah yang klasik. Kalau parkir yang legal itu ditentukan pemerintah dan yang ilegal itu jelas tak ada mendapat izin dari pemerintah,” ungkap politisi PKS ini.

Sebagai solusi, dinas terkait harus segera mengevaluasi seluruh titik parkir di Kota Pekanbaru. Hal ini perlu dilakukan karena sistem yang ada, tidak dikelola secara profesional. Baik parkir legal maupun ilegal.

“Petugasnya jarang menyodorkan karcis parkir, masyarakat kita sungkan meminta karcis parkir. Harusnya dinas terkait menindaklanjuti kondisi tersebut dan kalau petugas tak mampu, suruh saja berhenti,” tutupnya.***(r4n/btc)

Ormas Wajib Sukseskan Program Pemerintah

Wabup H Alfedri memasang tanda peserta
Wabup H Alfedri memasang tanda peserta

Siak (SegmenNews.com)– Ormas berperan sebagai katalisator (penghubung) antara masyarakat dengan pemerintah. Disatu sisi ormas berperan membantu masyarakat, karena dengan berbagai keterbatasan pemerintah, tidak semua aspek yang bisa dikerjakan oleh pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Namun disisi lain, ormas juga berkewajiban menyukseskan dan mensosialisasikan program-program pemerintah dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat tentunya.

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Siak H Alfedri pada saat membuka Kegiatan Fasilitasi Pemberdayaan Organisasi Kemasyarakatan di Grand Royal Hotel Siak, Selasa 17/6 kemarin.

Menurutnya Organisasi kemasyarakatan (ormas), lembaga swadaya masyarakat (lsm), partai politik, kelompok kepentingan (interest group) dan lain sebagainya merupakan lembaga infrastruktur politik yang tidak mempunyai akses langsung dalam proses mempengaruhi kebijakan, namun sebagai salah satu komponen bangsa dan pembangunan turut memberikan peran penting dalam berbangsa dan bernegara. Sebab pembangunan tidak akan berhasil tanpa didukung oleh partisipasi dari seluruh lapisan masyarakat.

Lebih lanjut Wabup mengatakan sejak reformasi bergulir yang merupakan pintu pembuka demokrasi yang sesungguhnya di negara kita, ditandai pula oleh semakin banyaknya bermunculan berbagai lembaga-lembaga infrastruktur politik, terutama ormas dan LSM dengan berbagai peran, aktivitas dan kepentingannya masing-masing dalam masyarakat, termasuk di Kabupaten Siak yang kita cintai ini.

Disatu sisi tentu saja kita menyambut gembira dengan banyaknya keberadaan ormas dan LSM, namun yang kita harapkan tidak hanya sebatas kuantitas yang banyak, sebab kuantitas yang banyak juga perlu diiringi dengan kualitas yang memberikan nilai manfaat kepada masyarakat dan pemerintah tentunya.

Ormas dan LSM yang keberadaannya mengganggu dan meresahkan masyarakat termasuk pemerintah, tentu saja tidak serta merta akan dibubarkan. Pemerintah berkewajiban untuk melakukan pembinaan terhadap ormas dan LSM sebagaimana telah diamanahkan oleh Undang Undang Nomor 17 Tahun 2013.

Apabila terdapat Ormas dan LSM yang keberadaannya telah meresahkan masyarakat, mengganggu ketertiban dan ketentraman masyarakat, maka sebelum menjatuhkan sanksi administrasi kepada ormas yang melakukan pelanggaran sebagai mana termaktub dengan pasal 62 Undang Undang Nomor 17 Tahun 2013 tersebut, telah diatur dalam pasal 59 bahwa pemerintah wajib memberikan teguran tertulis sebanyak tiga kali.
Apabila setelah tiga kali ditegur secara tertulis tidak ditanggapi, maka pemerintah dan pemerintah daerah berhak melakukan penghentian kegiatan sementara dan pencabutan surat keterangan terdaftar sebagaimana diatur dalam pasal 64,65,66 dan 67 Undang Undang No.17 Tahun 2013.

Sebelumnya Kepala Kantor Kesbang Pol Kabupaten Siak Yurnalis dalam laporannya mengatakan tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan hubungan silaturahmi antar sesama pengurus organisasi kemasyarakatan atau lembaga swadaya masyarakat yang ada di kabupaten Siak dengan Pemerintah kabupaten Siak, menyamakan visi, misi dan persepsi membangun dan menggalang persatuan dan kesatuan bangsa di kabupaten Siak serta menggali ide, konsep dan pemikiran cemerlang dari pengurus organisasi kemasyarakatan atau lembaga swadaya masyarakat tentang strategi mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa.

Peserta berjumlah 50 orang yang terdiri dari unsur pengurus organisasi kemasyrakatan dan lembaga swadaya masyarakat yang terdapat di kabupaten Siak. Nara sumber dalam kegiatan ini terdiri dari Kementerian Dalam Negeri, LSM Komunitas Mandiri Jakarta, Dosen Pasca Sarjana, Badan Kesbang Politik Provinsi Riau, dan dari Kabupaten Siak.***(rinto)

Pemko Terima 2 Unit Damkar Bantuan Chevron

Pemerintah Kota (pemko) Pekanbaru menerima hibah 2 unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) dari SKKMigas dan PT. Chevron Pacifik Indonesia.
Pemerintah Kota (pemko) Pekanbaru menerima hibah 2 unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) dari SKKMigas dan PT. Chevron Pacifik Indonesia.

Pekanbaru (SegmenNews.com)- Pemerintah Kota (pemko) Pekanbaru menerima hibah 2 unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) dari SKKMigas dan PT. Chevron Pacifik Indonesia.

Penyerahan Dua unit mobil ini di gelar di halaman kantor Walikota Pekanbaru di hadiri Walikota Pekanbaru Firdaus MT, dan Sanur Arif, General Manager Policy Government CPI Wilayah Sumatra.

Walikota usai penerimaan mobil Damkar mengakui berterimakasih atas bantuan SKK Migas dan PT. CPI, pasalnya bantuan ini diharapkan menambah perangkat kerja damkar, sehingga bisa mempercepat kinerja mereka dalam menanggulangi bencana Kota Pekanbaru dan pekan sekawan.

Menurut Wako, Pertumbuhan kota Pekanbaru saat ini sudah pesat apalagi dalam 2 tahun kedepan. Dimana akan akan bermunculan gedung bertingkat berlantai diatas 10 lantai. Ini di buktikan dengan pemko sudah sudah mengeluarkan ijin prinsip pembangunan gedung bertingkat bagi sekitar 40 titik.

“Rata-rata bangunannya diatas 10 lantai. Diperkirakan dalam setahun ini 30 gedung akan selesai,” ujar Firdaus.

Dengan kondisi ini tentu dibutuhkan mobil damkar yang lebih representatif, karena yang akan diatasi gedung berlantai banyak dan memiliki bace mand, sehingga pola penanganan pemadamannya lebh baik dan canggih

“Untuk itu kedepan akan ada perbaikan personil keterampilan memadamkan api dan jumlah personil.Selain itu akan bekerjasama dengan polisi untuk membuka no telepon 3 digit melayani pengaduan kebakatan Pekanbaru sebagai pilot projec , kini sudah dilakukan master plandnyan,” urainya.

Walikota Pekanbaru Firdaus MT bersama Sekda Kota dan Kepala BPBD, menyaksikan uji coba penggunaan mobil pemadam kebakaran bantuan dari Chevron, Selasa (17/6) di halaman kantor Walikota.

Nanti nomor ini akan terintegrasi ke semua inststansi terkait, Pol, TNI,Damkar,Pemko,Diskes dan sebagainya. Untuk melengkapi ini semua kedepan Pemko juga akan di menjadwalkan penyediakan perlengkapan dan struktur organisasinya.

“Akan ada angka idelnya baik peralatanmaupun jumlah personilnya. Dalam waktu dekat ini akan ada penambahan di bawah 50 orang.Untuk kecamatan yang sudah ada unit pemadamannya tinggal melengkapi,sekaligus pos unit cepat pemadaman,” harapnya.

Sanur Arif, General Manager Policy Government CPI Wilayah Sumatra, saat dikonfirmasi, mengatakan sebelum dihibahkan 2 unit damkar ini sudah dilakukan peremajaan lagi agar bisa digunakan.

“kita kalau bisa selalu berkontribusi buat pemko, kalau ada peralatan kita yang sudah di pakai diremajakan kembali baru kita hibahkan,” Ujarnya.

Ia mengaku bantuan serupa juga sudah di berikan seperti genset, Akan ada juga hibah pelabuhan,meski ini masih dalam proses. “Selain mobil kita juga berikan pelatihan untuk mengoperasikan mobil ini dan sudah kita lakukan,” tambahnya.***(chir)