Beranda blog Halaman 2619

Hut Bhayangkara Ke-68 di Pelalawan Dimeriahkan Turnamen Badminton

Pelalawan (SegmenNews.com)– Dalam rangka memperingati Hut Bhayangkara yang ke 68, Polisi Resort (Polres) Pelalawan, mengadakan Open Turnamen Badminton yang diselenggarakan di GOR Badminton Cempaka Kecamatan Pangkalan Kerinci. Pertandingan ini dibuka secara resmi langsung oleh Bupati Pelalawan HM Harris di dampingi Kapolres Pelalawan, AKBP Aloysius Supryadi, Selasa (17/6).

Sebanyak 96 Tim Badminton di Kabupaten Pelalawan dari pemain amatir maupun profesional, yang mengikuti pertandingan peringatan Hut Bhayangkara tersebut. Turnament yang bertemakan ‘Sahabat Polisi’ dari kalangan Kepolisian, instansi pemerintahan dan masyarakat. Turnamen Badminton ini bertujuan untuk mempererat silaturrahmi polisi dengan masyarakat yang selama ini terjalin dengan baik khususnya di Kabupaten Pelalawan.

usai pembukaan turnamen badminton HUT Bhayangkara ke-68, Bupati Pelalawan HM Harris mengatakan, dirinya sangat mengapresiasi turnamen Badminton yang dilakukan oleh pihak Polres Pelalawan, karena telah berperan serta untuk mengembangkan olahraga. “Dari kegiatan ini selain membatu olahraga di Kabupaten Bengkalis , khususnya dibidang olahraga badminton dan juga mempererat tali persaudaraan tentunya ini merupakan moment yang sangat baik,” paparnya.

HM Harris dengan adanya kegiatan turnamen ini diharapkan dapat memberi sumbangsih positif kepada seluruh atlet bulutangkis sekaligus pendekatan dan pembinaan terhadap atlet-atlet muda yang ada. Bulutangkis merupakan salah satu cabang olahraga yang telah mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia. Untuk itu perlu pembinaan yang berkelanjutan sebagai upaya kita bersama dalam menjaring bibit-bibit atlet muda yang mampu mewakili daerah ini di tingkat lokal, nasional bahkan internasional.

Hal yang sama juga disampaikan, Kapolres Pelalawan AKBP Aloysius Supriyadi mengatakan, Turnamen yang kita laksanakan ini selain mempringati Hut Bhayangkara yang ke 68, juga bermaksud sebagai wujud partisipasi untuk memajukan olahraga Kabupaten Pelalawan, khususnya pada Bidang Badminton. Untuk mencetak atlit-atlet bulu tangkis dimasa yang akan datang.

AKBP Aloysius juga mengatakan, dari turnamen yang diselenggarakan ini para pencinta olahraga bisa lebih aktif lagi melatih diri terutama bagi kaum muda untuk menjadi generasi penerus olahraga khususnya badminton. Pasalnya hal semacam ini selain mempertandingkan dan mencari bibit-bibit atlit badminton yakni untuk menjalin kedekatan antara masyarakat dan kepolisian juga mampu terjalin melalui turnamen ini kejenjang yang lebih erat.

“Maka jadikanlah olahraga sebagai jati diri kita sendiri, dengan olah raga kita bisa hidup sehat, karena didalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat serta dapat menjalin kerja sama yang mempererat pelaksanaan situasi kamtibmas yang kondusif,”ujarnya.***(FIN)

Kelola Keuangan, PD Pekanbaru Teken MoU dengan BPKP

Walikota menyaksikan penandatanganan MoU antara Perusahaan Daerah dan BPKP Pekanbaru, Selasa (17/6) di ruang rapat Walikota Pekanbaru.
Walikota menyaksikan penandatanganan MoU antara Perusahaan Daerah dan BPKP Pekanbaru, Selasa (17/6) di ruang rapat Walikota Pekanbaru.

Pekanbaru (SegmenNews.com)- Menuju sebuah perusahaan Daerah yang sehat dan bisa bersaing kedepan, Perusahaan Daerah (PD) Pembangunan menandatangani kesepakatan kerjasama atau MoU dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

“PD Pembangunan merasa perlu membuka diri untuk di bimbing oleh BPKP dalam mengelola keuangan agar tidak terus terpuruk seperti selama ini,” kata Direktur PD Pembangunan, Heri Susanto, Selasa (17/6) di Kantor Walikota.

Kata Heri Proses ini sudah di mulai tahun 2012 lalu namun baru intensif di lakukan Februari 2014. Katanya sejak kepemimpinannya Selama 2 tahun ini PD terus berbenah, dari segi usaha, namun tanpa adanya pendampingan pihak berwenang dalam hal ini BPKP keberhasilan ini jadi bumerang bagi PD.

“PD didirikan sesuai perda no .10th 1988, yang tugasnya mengurusi bus kota, kuliner, travel dll. Kami melihat unit-unit usaha yang ada ini membenani PD. Makanya kami membuka diri saat ini untuk di bimbing BPKP,” terang Heri.

Menurut Heri saat ini ada 7 unit usaha yang sedang di geluti PD. Trans Metro, Danau buatan, Negosiasi pembelian gas ke BPN, dalam rangka bahan bakar pembangkit listrik di Riau, SPBU, Pasar Induk. “Kami terkendala di SDM mudah-mudahan dengan bimbingan BPKP Perusahaan kami bisa bersaing lagi kedepan. Karena dengan tata kelola perusahaan yang baik kami bisa terhindar dari hal-hal yang ditakutkan,” terangnya lagi .

Kepala BPKP Propinsi Riau, Panijo, usai MoU mengatakan ini adalah awal yang sangat bagus. Pasalnya Perusahaan Daerah yang letaknya jauh seperti Siak dan Dumai sudah lebih dulu melakukannya, sementara PD Pekanbaru sebagai tetangga dekat baru memulai.

“Saya sangat senang kalau perusahaan daerah di pekanbaru meminta menjadi patner. Siak dan Dumai juga lagi semangat menjadi perusahaan daerah yang maju,” ujarnya.

Katanya memang banyak ditemukan perusahaan daerah diawal pembentukan semangat menggebu-gebu, tetapi akhirnya tidak berhasil. “Perusahaan daerah yang usahanya juga disamping pemerintah juga bergerak dengan swasta. Kita ingatkan hati-hati. Karena persaingan dengan swasta itu sulit, sebab swasta punya modal berapapun sanggup,” sarannya.

Ia menambahkan, Sehat atau tidaknya sebuah perusahaan Daerah tergantung hal pengembangan dan tata kelola perusahaan, tujuan tata kelola menuju fisikli lebih bagus dan PD selamat tidak tersangkut hukum. Ini tentunya harus sesuai akuntabilitas baik, resposibilitasnnya terpenuhi.

Walikota Pekanbaru. Firdaus MT, mennyatakan Pemko memiliki mimpi. PD pembangunan yang ada tidak hanya sama dengan PD lainnya tetapi bisa menghasilkan PAD. “Makanya PD harus kreatif, karena kita bersaing dengan swasta murni. PD juga sudah diingatkan tidak menggunakan APBD kecuali transportasi, itupun subsidi. Pemko akan bayar subsidinya setelah ada audit BPKP,” tegas Wako.***(chir)

Tapal Batas Pelalawan-Inhu Disepakati

tapalIndragiri Hulu (SegmenNews.com) – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu dan Pelalawan, telah menyepakati tapal batas kedua wilayah tersebut berupa 18 titik koordinat dengan panjang mencapai 36 kilo meter.

“Kesepakatan itu terwujud setelah adanya pertemuan kedua belah pihak di Ruang rapat kantor Bupati Indragiri Hulu,” kata Kepala Bagian Administrasi Tata Pemerintahan Umum Setda, Indragiri Hulu, Hendry di Rengat, Minggu (15/6/2014).

Ia mengatakan, titik kordinat yang telah disepakati pada rapat yang dihadiri asisten I masing-masing kabupaten diantaranya berada di Kecamatan Kuala Cenaku, Kecamatan Rengat, Kecamatan Rengat Barat, Kecamatan Kelayang dan Kecamatan Peranap.

Sedangkan titik kordinat yang belum disepakati itu berada di Kecamatan Lubuk Batu Jaya dan Kecamatan Lirik yang perlu didudukkan kembali secara bersama sehingga tidak terjadi perbedaan penafsiran di kemudian hari.

“Ini semua untuk tujuan bersama, menjaga hubungan baik antar warga perbatasan hingga tidak terjadi persengketaan seperti perbatasan Indragiri Hulu dengan Indragiri Hilir,” sebutnya.

Menurutnya, penyebab belum ditemukannya kesepakatan oleh masing-masing pihak diantaranya karena ada perbedaan peta, ketika peta masing-masing kabupaten disandingkan terdapat selisih sehingga harus dilakukan identifikasi lapangan secara langsung.

“Disepakati akan turun kelapangan dalam waktu dekat,” ucapnya.

Diakui Hendri, pada dua kecamatan yang belum disepakati terkait titik kordinat tapal batas tersebut disebabkan terdapat sejumlah aset Kabupaten Indragiri Hulu berada di Pelalawan dan sebaliknya, dengan adanya duduk bersama nantinya ada solusi terbaik kedua belah pihak.

“Jika hal ini selesai maka akan dilakukan penyelesaian tapal batas dua kabupaten berikutnya yakni antara Kabupaten Kuantan Singingi dengan Indragiri Hulu,” janjinya.***
Red:Son
Sumber : antara

Dua Tahanan Korupsi Tertangkap Nyabu di Kamar Mandi

tahananSegmenNews.com – Dua narapidana Lembaga Pemasyarakatan Gunung Sari Makassar ditemukan mengonsumsi sabu-sabu saat berada di kamar mandi. Keduanya adalah Riswan dan Ridwan yang sedang menjalani hukuman terkait kasus korupsi dana bantuan sosial.

Penangkapan kedua napi ini dilakukan oleh petugas patroli sipir Lapas sekira pukul 19.30 Wita, Sabtu, (14/6/2014) di kamar mandi blok I dan berhasil menyita 2 korek gas, 1 bong, 1 pireks, 1 buah gelas platsik.

Peristiwa yang terjadi di dalam Lapas Gunung Sari merupakan kelalaian para petugas yang kecolongan terhadap masuknya barang haram tersebut. Pihak Lapas yang hendak dikonfirmasi terkait hal itu enggan dikonfirmasi oleh pihak wartawan saat mendatangi Lapas yang beralamatkan Jalan Sultan Alauddin. “Ketua Lapas tidak berada ditempat, hanya dia yang bisa dikonfirmasi,” kata salah satu petugas lapas.

Kanit Reskrim Polsekta Rappocini, Iptu Agussalim, mengatakan saat mendapatkan laporan pihak Lapas langsung terjun ke lokasi. Dua napi yang diamankan mengkonsumsi narkoba setelah dilakukan interogasi didapatkan dari seorang rekan tahanannya bernama Oscar, napi kasus pembunuhan.

“Hasil pengembangan, petugas sipir lapas melakukan penggeledahan di kamar Oscar dan ditemukan 1 sachet kecil berisi butiran kristal. Ketiga pelaku sudah diamankan di Mapolsek guna penyelidikan,” kata Agussalim, Minggu, (15/6/2014).

Mengenai masuknya peredaran narkoba di dalam Lapas, mantan Panit Reskrim Polsek Tanete Riattang, Bone ini menjelaskan jika barang haram tersebut diperoleh dari pengunjung. Belum diketahui apakah, dia memesan atau tidak.

Sementara itu, Kadiv Kemenhukam Sulsel, Haru Tamtomo, mengatakan belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut. Kendati hanya laporan dari Lapas Gunung Sari kalau pelaku shabu ditangkap berdasarkan patroli dari petugas yang menemukan di dalam kamar mandi hingga diproses dikepolisian.

“Bukan berarti petugas kecolongan, tiap hari sekitar 300 pengunjung yang masuk tidak mungkin tidak lolos dari pemeriksaan diseluruh tubuh mereka. Kita sudah berusaha maksimal, mereka juga maksimal meloloskan barangnya. Kendati, kedepannya akan dilakukan evaluasi dari kasus yang ditemukan,” ujar Haru.(Andi Ilham/Koran SI/ful)

Sumber : okezone

Sempena HUT Pekanbaru, Ribuan Masyarakat Atusias Ikuti Jalan Santai

Walikota dan Sekda serta para pejabat eselon II dilingkungan Pemko ikut ambil bagian dalam pesta rakyat segmen lomba mengupas kelapa.
Walikota dan Sekda serta para pejabat eselon II dilingkungan Pemko ikut ambil bagian dalam pesta rakyat segmen lomba mengupas kelapa.

Pekanbaru (SegmenNews.com)- Sempena HUT Kota Pekanbaru ke-230, Pemkot menggelar jalan sanati. Ribuan masyarakatpun antusian mengikuti jalan santai yang di bumbui berbagai perlombaan. Diantaranya, lomba mengupas kelapa, door Prize dan lainnya, Minggu (15/6/14).

Acara meriah tersebut, dimulai dengan jalan santai di halaman kantor Walikota Pekanbaru, Jalan Sudirman dan kembali ke Kantor Walikota.

Walikota, Firdaus ST,MT, didampingi Wakil Walikota Ayat Cahyadi dan Sekda serta para pejabat eselon II dilingkungan Pemko ikut ambil bagian dalam pesta rakyat segmen lomba mengupas kelapa.

Dua hadiah utama sepeda motor Yamaha Mio dan Honda Blade digondol warga Payung Sail dan warga Pekanbaru kota. Gerak jalan santai massal “family catering” ini juga disemarakkan makanan gratis yang dinikmati para peserta.

Kegiatan juga dimeriahkan tarik tambang, enggrang, pacu goni, cakbur, ngupas kelapa. Ngupas kelapa ini langsung diikuti Walikota, Sekko dan lainnya.***(chir)

Sambut Ramadhan, Kemenag Rohul Kunker ke Desa Suligi

10456049_537463223042775_4826468058503843943_nRokan Hulu (SegmenNews.com)- Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, lakukan kunjungan kerja (Kunker) ke desa-desa terpencil dan sulit dijangkau, dalam hal ini Desa Suligi Kec Pendalian IV Koto, bersempena dengan Peringatan Israk Mikraj Nabi Besar Muhammad SAW dan Menyambut bulan suci Ramadhan 1435 H/2014 M, pekan lalu bertempat di Masjid Baiturrahman Desa Suligi.

Hadir dalam acara tersebut Kepala Desa Suligi Sdr. Sujito beserta dengan perangkatnya, para Kepala Dusun, Ketua RW, Ketua RT, Pengurus dan Imam Masjid, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh adat, Pengurus PHBI, Ibu-Ibu BKMT, Group Nasyid dan Rebana, serta lima ratus umat Islam lainnya.

Kunker ini dimaksudkan, untuk meningkatkan silaturrahim antara Kakan Kemenag Rohul dengan masyarakat Desa Suligi, sekaligus Kakan Kemenag ingin melihat secara langsung kondisi kualitas kehidupan beragama pada desa-desa terpencil, yang sulit dijangkau oleh kenderaan, bahkan sulit dihubungi melalui Hand Phone (HP) sekalipun.

Menurut Kakan Kemenag Rohul, kondisi kehidupan beragama cukup baik, sarana prasarana keagamaan cukup tersedia, berupa 3 unit masjid yang cukup besar, megah dan ramai dikunjungi oleh masyarakat, 16 unit musholla, 1 unit Madrasah Diniyah Takmiliyah Awwaliyah (MDTA), dan beberapa Taman Pengajian Alquran (TPQ) yang dikelola di rumah-rumah guru mengaji.

Ahmad Supardi menyatakan bahwa kunjungan kerajanya ini, dikaitkan dengan peringatan Israk Mikraj dan Penyambutan Bulan Suci Ramadhan, sebab Israk Mikraj adalah momentum penting untuk mengenang salah satu peristiwa penting yang pernah dilaksanakan oleh Nabi Muhammad SAW.

Sedangkan penyambutan bulan suci Ramadhan, dimaksudkan untuk menyiapkan diri umat Islam, menyambut kedatangan serta mengisi bulan Ramadhan dengan berbagai amaliyah, sebab Ramadhan adalah bulan yang agung, mulia, penuh berkah, didalamnya terdapat satu malam yang lebih baik dari seribu bulan.

Ahmad Supardi berharap, agar momentum Israk Mikraj dan Penyambutan Bulan Suci Ramadhan ini dijadikan sebagai sarana untuk melakukan evaluasi atas berbagai hal penting, sebagai bertikut :

Pertama, Mengevaluasi dan meningkatkan kualitas pelaksanaan ibadah sholat, sebab sholat adalah hasil dari Israk Mikraj dan memegang peranan penting dalam agama. Hal ini sesuai hadits Nabi : “Yang pertama sekali dihisab pada hari qiamat adalah sholat. Jika sholatnya baik maka seluruh amalnya dinilai baik. Tetapi jika sholatnya rusak, maka seluruh amalnya dinilai rusak”.

Kedua, mengevaluasi ketaatan umat membelanjakan harta di Jalan Allah, berupa zakat, wakaf, infaq, shodaqah, dan sebagaianya, sebab dalam perjalanan Israk, Nabi melihat sekolompok manusia yang menanam tumbuhan saat itu dan memanen saat itu juga. Ketika Nabi bertanya pada Jibril, beliau menjawab bahwa itu adalah tamtsil umat Muhammad yang membelanjakan hartanya di Jalan Allah.

Ketiga, menyiapkan diri secara penuh hati, menyambut kedatangan bulan suci Ramadhan, sekaligus menanamkan tekad yang bulat untuk berazam melaksanakan berbagai amaliyah Ramadhan, sebab Ramadhan datang untuk kita, membawa berkah untuk kita, dan memberi manfaat untuk kita semua.

Kepala Desa Suligi Sujito, menyampaikan rasa terima kasihnya, atas kunjungan kerja Kakan Kemenag Rohul di desanya, sebab jarang sekali pejabat tinggi Kabupaten Rohul, datang berkunjung ke desa ini. Hal ini adalah sebuah kebanggaan yang tiada ternilai harganya dengan uang, papar Sujito.

Sujito melaporkan bahwa di desanya, program magrib mengaji, menghafal Alquran, sholat berjamaah, berjalan dengan cukup baik. Di Desa ini tersedia tiga masjid, yaitu Masjid Baitur Rahman, Al-Muhajirin, dan Darussalam, ditambah dengan 16 unit Musholla. Kesemuanya dimanfaatkan masyarakat untuk tempat beribadah, jelas Sujito.***(acce

Lomba Cipta Menu, Camat Diminta Sosialisasikan B2SA Basis Lokal

Bupati Achmad, Ketua PKK, Maghdalisni Achmad, Wakil Bupati Ir Hafith Syukri MM beserta istri meninjau makanan lomba cipta menu
Bupati Achmad, Ketua PKK, Maghdalisni Achmad, Wakil Bupati Ir Hafith Syukri MM beserta istri meninjau makanan lomba cipta menu

Rokan Hulu (SegmenNews.com)– Bupati Rokan Hulu menegaskan kepada Camat agar mensosialisasikan Beragam menu, Bergizi Seimbang dan Aman (BK2SA) berbasis lokal kepada masyarakat.

Sebab di Kabupaten Rokan Hulu terdapat berbagai macam makanan di daerah masing-masing. Produk lokal ini perlu dikembangkan, tanpa menggunakan pupuk berkimia, sehingga dengan pengeluaran yang murah bisa mendapatkan makanan yang bergisi dan aman.

“Makanan yang ada di daerah Masing-masing bisa dikembangkan tanpa harus menggunakan pupuk kimia. Ini perlu disosialisasikan oleh para Camat, Penyuluh melalui PPL kepada masyarakat, bisa juga melalui posyandu-posyandu yang berada ditengah-tengah masyarakat,” tegas Bupati Rokan Hulu, Drs H Achmad Msi saat membukan acara lomba cipta menu di gedung wanita, PasirPangaraian yang diikuti oleh peserta dari 16 Kecamatan di Rokan Hulu, Senin (16//6/14).

Dilanjutkan Bupati, lomba Cipta Menu ini juga berguna untuk membentuk kreatifitas masyarakat, dimana hasil makanan yang diperlombakan itu juga disosialisasikan kemasyarakat. Agar masyarakt tahu untuk mendapatkan makanan murah dan bergizi seimbang tak perlu biaya mahal.

Disamping itu, Kepala Badan Tanaman Pangan Rohul, Ruslan mengatakan bahwa sesuai aturan dan ketentuan Pusat maupun Provinsi untuk mensosialisasikan makanan non beras. Kita terus mengupayakannya kepada masyarakat salah satunya dengan lomba cipta menu ini. Dimana nantinya makanan non beras yang disajikan ini akan disosialisasiakn kepada masyarakat.

“Sebetulnya di lingkungan masyarakat Kabupaten Rokan Hulu yang bisa dijadikan bahan pangan kecuali beras, seperti jagung, sukun dan umbi-umbian. Ini harus dimasyarakatkan, sehingga tidak ada krisis pangan,” tandasnya.

Lomba Cipta menu tersebut di hadiri oleh Ketua PKK, Maghdalisni Achmad, Wakil Bupati Ir Hafith Syukri MM beserta istri dan pejabat Pemda Rohul lainnya.***(adv/hum//r4n)

Dede Yusuf Ngecat Trotoar Bareng Relawan Prabowo-Hatta

dedeBEKASI (SegmenNews.com)- Mantan Wakil Gubernur Jawa Barat, Dede Yusuf yang juga merupakan Panglima relawan Prabowo-Hatta Demi Jabar Bersatu (Praja Dejatu) melakukan aksi cat halte dan trotoar di Kota Bekasi.

Hal ini dilakukan sebagai bentuk dukungan untuk pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa yang sedang berjuang meraih kursi nomor 1 di Indonesia.

Pengecatan halte ini dilakukan pada acara Car Free Day Kota Bekasi di Jalan Achmad Yani, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Minggu (15/6/2014).

Bagi Dede Yusuf, pengecatan halte dan trotoar ini hanyalah simbol. “Bersih-bersih yang kita mau lakukan banyak manfaatnya kepada lingkungan. Hari ini baru saja kita lakukan pengecatan halte sejauh 100 meter. Biar indah dipandang,” katanya.

Dede menambahkan, kampanye tidak harus ramai dengan cara mengumpulkan masa. “Dengan cara yang bermanfaat ini kita juga bisa berkampanye yang memberi dampak positif bagi masyarakat,” katanya.

Dikatakan Dede, kampanye yang dilakukan pihaknya ini juga bentuk penolakan terhadap kampanye yang menghujat pasangan lainnya. “Buat apa menghujat, lebih baik kita kasih hal yang bermanfaat bagi masyarakat. Ya, seperti yang kita lakukan yaitu, mengecat halte dan trotoar,” ujar Dede.

Selain Dede Yusuf, Ketua Tim Pemenangan Prabowo-Hatta Kota Bekasi Rahmat Effendi juga turut hadir dalam aksi pengecatan pagi ini.

Rahmat Effendi yang juga merupakan wali kota Bekasi ini menegaskan, aksi pengecatan bukanlah bentuk pencitraan. “Ini program nyata dari pasangan nomor satu. Semua untuk masyarakat. Untuk memberi manfaat jadi buka sekadar pencitraan,” katanya.***

 

Red: Sondri
Sumber: okezone

Ini Tema Debat Capres Malam Ini

capres1SegmenNews.com- Malam Ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan menggelar debat calon presiden dan wakil presiden. Acara akan berlangsung di Hotel Gran Melia, Kuningan, Jakarta, Minggu (15/6/2014) sekira pukul 18.00 WIB.

Berdasarkan informasi di situs KPU, tema debat capres kali ini seputar bidang ekonomi. Tema debat kali ini, adalah pembangunan ekonomi dan kesejahteraan sosial.

Debat kali ini, akan dimoderatori Direktur Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Ahmad Erani Yustika. Selain menjabat sebagai Direktur Eksekutif Indef, Ahmad Erani Yustika, juga mengajar di Universitas Brawijaya (Unibraw), Malang, Jawa Timur.

Sebelumnya, Ketua KPU, Husni Kamil Manik mengungkapkan, debat tahap kedua ini akan berbeda dengan acara debat tahap pertama. Pasalnya, kata Husni, akan ada porsi lebih banyak interaksi pasangan calon.

“Head to head, dan ini akan memberi peluang dari masing-masing capres-cawapres untuk mengelaborasikan pemikirannya secara individu dan akan mendiskusikannya lebih berhadap-hadapan dengan capres lain dan tampilannya akan beda dengan kemarin (tahap pertama),” kata Husni.***

 

Red: hasran
Sumber: okezone.com

Potret Kemiskinan, Keluarga Ini Terpaksa Makan Bangkai Hewan

Sadinah, anak Mbah Ginem, memasak untuk keluarganya (Dok: Mukhtar Bagus/Sindo TV)
Sadinah, anak Mbah Ginem, memasak untuk keluarganya (Dok: Mukhtar Bagus/Sindo TV)

NGANJUK (SegmenNews.com)- Miris, saat masyarakat lain hidup dengan berkecukupan, keluarga Mbah Ginem, warga Desa Sonopatik, Kecamatan Berbek, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, yang hidup di timpa kemiskinan terpaksa memakan bangkai hewan yang didapat di sekitar sungai.

Biasanya, yang suka mencari bangkai di sungai adalah Suparman (40), putra kedua Mbah Ginem. Bangkai tersebut lalu dimasak oleh Sadinah, kakak Suparman. Setelah itu mereka memakannya beramai-ramai, termasuk dengan Suparti, anak bungsu yang kini lumpuh serta Mbah Ginem.

Sadinah sendiri sudah lama mengalami stres berat akibat tekanan ekonomi. Ia sempat menanggung biaya hidup dua adiknya. Bila diajak bicara, Sadinah seringkali menangis meratapi kondisi keluarganya.

Bila tidak dapat bangkai, sehari-hari mereka hanya mengandalkan pemberian dari para tetangga.

Ramainya pembicaraan dan pemberitaan media, membuat masyarakat setempat haru, sehingga seperti dilansir okezone, Minggu (15/6/14) pagi rumah Mbah Ginem ramai dikunjungi warga yang datang untuk memberikan bantuan ala kadarnya. Bantuan yang diberikan berbentuk uang dan bahan pangan.

Zakiyah, seorang warga Nganjuk, menuturkan, kondisi Mbah Ginem dan tiga anaknya sangat memprihatinkan. Apalagi, dua anaknya mengalami keterbelakangan mental dan lumpuh.

Ia berharap pemerintah setempat segera turun tangan menangani keluarga Mbah Ginem, termasuk mencari jalan keluar untuk penyembuhan anaknya yang mengalami keterbelakangan mental. Kondisi rumah Mbah Ginem sebenarnya juga kurang layak ditempati.***(ran/okz)