Pekanbaru (SegmenNews.com) – Badan Narkotika Kota (BNK) Pekanbaru menggelar tes urine terhadap pegawai Sekretariat DPRD Kota Pekanbaru, Kamis (26/6/2014).
Tes urine tersebut dilaksanakan di ruang Paripurna, baik PNS dan tenaga honor serta tenaga harian lepas.
“Kita komit mengantisipasi peredaran narkoba di lingkungan kerja kita,” kata Dewandono, Kabag Umum Setwan DPRD Pekanbaru.
Satu per satu pegawai diinstansi tersebut melakukan tes urine. Para pegawai pun terlihat biasa-biasa saja.***(knc)
Bagan Siapiapi (SegmenNews.com)- Puluhan penderita filariasis atau kaki gajah ditemukan di Kecamatan Bangko, Batu Hampar dan Pasir Limau Kapas, Rokan Hilir. Para penderita rata-rata berusia 2-75 tahun.
Penyakit menular itu, menurut Kepala Dinas Kesehatan Rohil dr Junaidi Saleh, Kamis (26/6/201), telah ditindaklanjuti penanggannaya melalui Dinas Kesehatan. Diskes sendiri, lanjutnya, sudah melakukan rapat koordinasi dengan puskesmas dan camat dalam upaya pencegahan.
“Kita lakukan pencegahan agar tidak menular dengan memberikan obat pada penderita,” sebutnya.
Menurutnya, program yang sedang dijalankan Diskes sendiri sedang dalam tahap penyelesaian, artinya Diskes akan mendistribusikan obat tersebut ke penderita. Ditambahkan, dari informasi masih ada 87 Kabupaten lainnya yang saat ini masih dalam tahapan proses penyelesaian.
Secara medis, jelas Junaidi, penyakit kaki gajah disebabkan sekelompok cacing parasit nemtoda yang tergolong sangat superfamilia filarioidea yang berada ditubuh penderita.
Filariasis, menurutnya, bisa menyebabkan Infeksi sehingga berakibat munculnya edema, ataupun bisa disebut gejala terjadinya elefantiasis, yaitu berupa membesar nya tungkai kaki dan kantung zakar (Skrotum,red), namun demikian gejala pembesaran ini tidak selalu di sebabkan oleh filaresis.
“Filariasis ini penyakit Kronis, apabila tidak mendapatkan pengobatan, maka dapat menimbulkan cacat menetap, seperti kakinya besar, lengan dan alat kelamin baik laki-laki maupun perempuan, dan penyakit ini cukup banyak ditemukan di Indonesia,” terangnya.
Masih katanya, penularanya sendiri dapat terjadi melalui gigitan nyamuk bisa dengan mudah menularkan filariasis, dengan darah yang terinfeksi mengandung larva.
Penyakit ini berbeda dengan penyakit malaria dan DBD, dimana Filariasis dapat di tularkan oleh 23 spesies nyamuk dari genus anapheles, culax, mansonia dan lain sebagainya,maka dari itu penyakit ini dapat menular dengan cepat.
Untuk itu Junaidi menghimbau kepada Masyrakat Rohil untuk menjaga lingkungan dari tempat -tempat nyamuk yang mudah bersarang, karena apa bila lingkungan kita bersih, maka semua penyakit bisa terhindari.***(Wan)
Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Kepala Kantor (Kakan) Kementerian Agama (Kemenag) Kab Rokan Hulu (Rohul) Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, dan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kab Rohul Drs H Hasbi Abduh MAg, terbitkan himbauan bersama dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1435 H, yang ditanda tangani pada tanggal 20 Sya’ban 1435 H/18 Juni 2014 M.
Ahmad Supardi menyatakan bahwa himbauan tersebut terdiri dari 6 butir. Pertama, dalam menentukan 1 Ramadhan dan 1 Syawal 1435 H, agar menunggu Keputusan Menteri Agama RI, sebab diharapkan agar penentuan 1 Ramadhan dan 1 Syawal ini, menjadi wewenang pemerintah pusat, sehingga tidak ada lagi perbedaan.
Kedua, agar umat Islam memanfaatkan bulan suciu Ramadhan untuk memperbanyak dan meningkatkan ibadah dan amaliah Ramadhan, seperti meramaikan masjid, sholat tarweh, tadarus Alqur’an, membayar zakat, infaq, dan shodaqah, serta ibadah lainnya.
Ketiga, diharapkan agar seluruh café, rumah makan, tempat hiburan, agar tutup pada siang hari bulan Ramadhan, dan baru buka pada sore hari menjelang berbuka puasa, sehingga tidak mengganggu umat Islam yang sedang berpuasa.
Keempat, agar anak-anak dan generasi muda supaya tidak menyalakan petasan, meriam bambu, serta kembang api, baik selama bulan suci Ramadhan maupun Idul Fitri, untuk kenyamanan beribadah.
Kelima, kepada umat non muslim, agar menghormati orang yang berpuasa dengan cara tidak makan, minum, dan merokok di tempat terbuka, yang dapat mengganggu kekhusu’an orang yang berpuasa.
Keenam, agar seluruh umat beragama, meningkatkan ukhuwah islamiyah, ukhuwah wathaniyah, toleransi umat beragama, demi terwujudnya masyarakat Rokan Hulu yang agamis, aman, tentram, damai, dan dinamis.
Kakan Kemenag Rohul, mengharapkan agar seluruh umat beragama dan semua pihak yang terkait, dapat melaksanakan himbauan ini dengan sebaik-baiknya, sehingga ibadah puasa Ramadhan bagi umat Islam, dapat terlaksana dengan khusus’ dan penuh khidmat.
Ahmad Supardi Hasibuan, juga berharap agar Pemerintah Daerah melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan juga Kepolisian resort (Polres) Rokan Hulu, dapat mengamankan pelaksanaan himbauan ini, sekaligus mengambil langkah-langkah antisipatif, demi terlaksananya himbauan bersama ini.***(acce)
Pekanbaru (SegmenNews.com)- Peredaran Narkotikan di Dua semakin memprihatinkan, sebab selama ini permasahalan tersebut belum dapat terselesaikan. Masalah Narkotika hanya dapat ditahan, tentunya akan menghawatirkan dan mengancam kehidupan bangsa dan Negara.
Demikian sambutan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) DR. ANANG ISKANDAR, SH, MH yang dibacakan oleh, Wakil Walikota Pekanbaru, Ayat Cahyadi, Kamis (26/6/14) dihalaman kantor Walikota dalam rangka Hari Anti Narkoba Internasional 2014.
Lanjutnya, peredaran Narkoba kurun waktu empat tahun terakhir pengungkapan narkoba masih terlalu kecil dibandingkan dengan jumlah narkoba ilegal yang beredar di tengah-tengah masyarakat. Diindonesai sendiri dari survei penyalah gunaan Narkoba tahun 2011 menunjukkan angka prevalensi penyalah gunaan narkoba sebesar 2,2 persen atau sekitar 4,2 juta orang.
Angka tersebut terus meningkat setiap tahunnya. Upaya penegakan hukum perlu ditingkatkan dan harus lebih intensif serta diintregasikan dengan upaya pemulihan dan pencegahan. Yang lebih memprihatinkan dampak dari narkoba menyebabkan banyaknya kematian dan ada juga yang tahap rehabilitasi
Mereka yang sakit membutuhkan rehabilitasi, agar mereka bisa hidup normal dan bermasyarakat kembali, jangan dikucilkan.
“Untuk menghindari itu semua, peran orangtua, guru di sekolah sangat dibutuhkan dalam pendidikan yang sehat tanpa narkoba kepada anak. Sementara untuk pengguna berhak mendapatkan rehabilitasi. Pemerintah Provinsi dan Daerah harus memberikan perhatian rehabilitasi agar generasi kembali sehat dan berkarya,” imbaunya.***(chir)
Rokan Hilir (SegmenNews.com) – Hingga hari ini, Kamis (26/6/14) Kabupaten Rokan Hilir masih diselimuti kabut asap yang cukup tebal, yang diakibatkan oleh pembakaran lahan dan hutan.
Menanggapi hal ini Bupati Rokan Hilir, H Suyatno mengatakan pihaknya terus melakukan Upaya dini untuk pemadaman api. Pemerintah setempat selalu berkordinasi dengan pihak kepolisian untuk menghentikan pembakaran lahan dan menangkap para pelaku yang tidak bertanggung jawab terhadap lingkungan yang tercemar.
Walaupun kabut asap menghantui masyarakat Rokan Hilir dan semakin memprihatinkan, sebagian masyarakat masih banyak yang tidak mengenakan masker, seolah-olah tidak menghitraukan dampak kabut asap tersebut.
Para siswa sekolah seperti di SMPN 1 Bangko juga masih melakukan aktifitas seperti biasa. Hari ini para siswa bersemangat mengikuti tes Psikologi kepada siswa baru.
“Hari ini kita melakukan Tes Psikologi untuk siswa baru, Hal ini kita lakukan untuk melihat kemampuan intelegensi siswa baru kita. Dan Siswa – Siswi yang lain sudah libur karna sudah memasuki masa libur sekolah,” Ungkap H.Bustami kepsek SMPN 1 Bangko..***(Chir)
SegmenNews.com- Saat menggelar menggelar olah TKP di kediaman Pipik Dian Irawati, pasca kebakaran yang terjadi pada Senin (23/6), pihak kepolisian dikabarkan menemukan senjata api. Terkait hal tersebut, Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan, Indra Siregar tak membantahnya.
“Memang Ada informasi seperti itu (senjata), tetapi kita masih dalami. Kita belum tahu seperti apa dan milik siapa,” ucapnya di kantornya, Rabu (25/06).
Sementara itu, Pipik memberikan klarifikasi sesuai versinya. Dari keterangan istri almarhum Uje tersebut diungkap bahwa senjata yang ditemukan pihak kepolisian bukanlah senjata api sungguhan.
“Almarhum Uje kan memang punya koleksi-koleksi senjata dulu. Tapi itu mainan senjata. Yah air soft gun yang kita pajang. Dan itu mainan saja,” tutup Pipik sambil berlalu.
Sebagian koleksi senjata tersebut ikut turut terbakar. Pihak kepolisian pun menyelidiki apakah ada dari koleksi tersebut yang turut hilang. Hal ini karena saat kebakaran, rumah Pipik juga mengalami pencurian.
Pelaku pencurian berinisial IV pun sudah ditangkap oleh pihak berwajib. Pelaku yang juga karyawan Pipik tersebut sempat mencuri uang sebesar Rp 4 Juta yang tergeletak di meja rias, dan menggunakannya untuk membeli handphone dan barang lain.***
Jakarta (SegmenNews.com)– Pemerintah optimistis nilai tukar rupiah kembali menguat dalam waktu dekat. Rupiah yang sempat menyentuh level Rp 12.000 per dolar AS telah kembali turun, ke posisi sekitar Rp 11.900 per dolar AS. Penguatan rupiah didorong oleh neraca perdagangan yang akan kembali surplus dan pilpres yang berlangsung aman.
“Jika dinilai dari akhir Januari 2014, nilai tukar rupiah mulai menguat. Bahkan, rupiah menjadi mata uang dengan performa terbaik kedua dunia, karena terapresiasi sekitar 6-8% hingga Mei 2014,” kata Menteri Keuangan (Menkeu) M Chatib Basri di Jakarta, Selasa (24/6).
Menkeu menjelaskan, ada tiga faktor utama yang menyebabkan nilai tukar rupiah melemah dalam beberapa waktu terakhir. Pertama, persaingan pasangan capres-cawapres menjelang pemilihan presiden (pilpres) 9 Juli nanti semakin ketat. Meskipun pelaksanaan pilpres dipastikan aman, jika hasil pilpres menghasilkan perolehan suara yang cukup ketat dan dekat, pelaku bisnis menilai hal tersebut dapat menimbulkan ketidakpastian.
Pasalnya, bisa muncul sengketa Oleh Imam Suhartadi dan Nasori pilpres yang berkepanjangan. Selain itu, April lalu, neraca perdagangan Indonesia mengalami defisit. Namun, Menkeu memperkirakan, Mei 2014 neraca perdagangan kembali surplus.
Faktor ketiga adalah situasi geopolitik di Irak yang menyebabkan melambungnya harga minyak dunia. Hal ini merupakan faktor eksternal yang cukup memengaruhi nilai tukar rupiah.(Investordaily)
Jakarta (SegmenNews.com)— Sebanyak 8.209 bom air (water bombing) telah dijatuhkan di sejumlah kawasan berbagai kabupaten/kota di Riau untuk memadakan titik kebakaran hutan dan lahan yang mulai marak terjadi sepanjang kemarau.
“Itu merupakan upaya pemadaman yang dilakukan sejak beberapa bulan terakhir dengan 246 kali sorti,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Said Saqlul Amri, Kamis (26/6) pagi.
Satuan Tugas Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan serta Bencana Kabut Asap Provinsi Riau menerapkan upaya pemadaman menggunakan water bombing sebagai bentuk antisipasi agar kebakaran tidak meluas.
Selain juga ada upaya pemadaman yang dilaksanakan melalui jalur darat dengan mengerahkan pasukan masyarakat peduli api (MPA) dan TNI/Polri serta pasukan pemadam kebakaran dari masing-masing kabupaten/kota.
Saat ini diriliskan, jumlah titik panas (hotspot) di daratan Provinsi Riau cenderung meningkat seiring dengan minimnya terjadi hujan untuk berbagai wilayah itu.
Pada dua hari lalu, Satelit Modis Terra dan Aqua sempat merekam kemunculan 366 titik panas di darata Riau.
Namun setelaha upaya water bombing, hanya dalam waktu kurang dari 24 jam berkurang drastis menjadi hanya 16 titik, demikian Pusat Data BPBD Riau melaporkan.
Titik panas merupakan hasil rekaman satelit dari suhu udara di atas 40 derajat celsius sehingga patut diduga sebagai peristiwa kebakaran hutan dan lahan.
Jika sebelumnya ratusan titik panas tersebar di hampir seluruh wilayah kabupate/kota di Riau, pada Rabu (25/6) sore hanya tinggal berada di wilayah Kabupaten Rokan Hilir (13 titik), Indragiri Hulu (2) dan Kuantan Singingi (1 titik).
Berbeda dengan Satelit NOAA 18 milik Amerika Serikat yang dioperasikan Singapura, pada waktu yang sama justru merekam keberadaan 86 titik panas di daratan Sumatera dan di Riau sebanyak 58 titik.
Sepanjang 2014, BPBD juga mencatat, kebakaran dan pembakaran telah menghanguskan lebih dari 24 ribu haktare hutan dan lahan serta mengakibatkan dua orang meninggal dunia.(Aktual)
Pekanbaru (SegmenNews.com)- Menjelang bulan suci Ramadhan, harga buah di pasar tradisional mengalami kenaikkan. Kenaikkan ini dipicu karena tingginya permintaan buah dari masyarakat.
“Sekarang harga buah mengalami kenaikkan dari hari biasanya. Apalagi sekarang mau bulan puasa ditambah hari sekarang musim panas,” jelas Fatma pedagang buah di Pasar Pagi Arengka.
Kenaikkan terjadi pada harga buah jeruk sekarang Rp25.000 per ㎏, naik dari sebelumnya Rp23.000 per ㎏. Buah Pir naik dari Rp 30 ribu menjadi Rp 35 ribu per ㎏. Apel juga mengalami kenaikkan biasanya Rp30.000 ribu per kg sekarang Rp33.000 per kg.
Meskipun mengalami kenaikkan harga, tetapi Fatma mengakui omset saat musim panas ini justru meningkat 15 persen dari hari biasanya. “Meskipun mahal, di musim panas banyak orang yang beli buah,” imbuhnya.***(chir/btp)
Rokan Hulu (SegmenNews.com)– Sebanyak 500 ulama se-Rokan Hulu mengelar pertemuan dengan Bupati Rokan Hulu Drs. H. Achmad, M.Si, para ulama ini diminta bisa menyampaikan program dakwah Islamiyah di tengah-tengah masyarakat dan menghindari perpecahan pada Bulan Suci Ramadhan 1435 H.
Kegiatan itu, berlangsung di Rumah Pribadi Bupati Rohul, Desa Babussalam, Kecamatan Rambah, Rabu (25/6/2014), turut hadir Wakil Bupati Rohul Ir. H. Hafith Syukri, MM, Kakan Kemenag Rohul Drs. Ahmad Supardi Hasibuan, MA, Ketua MUI Rohul Drs. H. Hasbi Abduh, MA, Kepala Dinas, Badan, Kantor dan lainnya.
Dalam pertemuan tampil sebagai penceramah dan nara sumber yakni Al-Ustadz DR Mustafa Umar, MA dan DR. Al-Ustadaz Mawradi Saleh, MA, kedua ustadz termasuk pakar dibidang ahli tafsir dan ahli fuqoha.
Diharapkan Bupati Rohul, para ulama ini terjun kemasyarakat sudah punya bekal ilmu pengetahuan yang cukup, kemudian karena mereka juru dakwah tentu perlu dilakukan pembekalan, jadi mesti dipersiapakan materinya, wawasannya dan lainnya.
” Dengan adanya pembekalan nanti metoda penyampaian mereka lebih mengena dan tepat sasaran, jadi tentu dengan program ini pemerintah daerah berkomitmen meningkatkan kualitas mereka serta kesejahteraannya,” ujar Bupati Rohul.
Tambah Bupati Rohul kegiatan tersebut juga termasuk agenda silaturrahmi untuk menyambut bulan paling mulia yakni Ramadhan dan program ini sudah berjalan secara rutin setiap tahunnya, jadi di sini juga tercipta komunikasi antara para ulama dengan umaro .
Usai para ulama ini menerima pembekalan dari dua fakar ahli tafsir dan fakar ilmu fuqoha, ulama ini secara bersama-sama dengan pejabat-pejabat Rohul melakukan makan bersama. Menjelang pulang para ulama ini juga diberikan bingkisan berupa alat-alat kelengkapan untuk beribadah, seperti kain sarung, peci, sal, baju koko, kemudian adanya biaya transpotasinya.***(adv/hum)