Beranda blog Halaman 2621

Intip Artis Berhijab

pipikSegmenNews.com– Menjelang Ramadan, artis berhijab Tanah Air mulai disibukan dengan berbagai aktivitas. Salah satunya adalah istri almarhum ustaz Jeffry Al Buchori, Pipik Dian Irawati.

Tidak hanya berdakwah, ia juga menggeluti bisnis butik. “Alhamdulillah semuanya masih berjalan, karena saya tipenya yang nggak mau diam,” kata wanita yang akrab disapa Umi Pipik di Jakarta, Jumat 13 Juni 2014.

Biasanya Pipik mulai berkutat dengan bisnisnya seusai berdakwah. Bahkan saat malam hari tiba, dia masih menyempatkan mendesain busana untuk koleksinya. “Saat saya selesai dakwah saya suka pergi ke pasar cari bahan. Biasanya ke pasar Mayestik. Kalau malam nggak bisa tidur, ya saya gambar (desain),” kata dia.

Kegiatan itu tampaknya akan bertambah padat di bulan puasa nanti. Pasalnya, selain bisnis butiknya semakin ramai, dia juga dikontrak mengisi program menjelang buka puasa di salah satu stasiun TV swasta.

“Selama bulan Ramadan ada isi program ngabuburit, Alhamdulillah. Semua kan kehendak Allah, kita sebagai umat hanya menjalankannya saja dan bersyukur,” kata ibu empat anak ini.

Tak cuma Pipik, penyanyi jembolan ajang pencarian bakat X Factor Indonesia, Fatin Shidqia Lubis juga sibuk menyiapkan single bertema religi.

Single yang diberi judul Proud of You Moslem itu diciptakan Ade Govinda. Saat ini lagu tersebut sedang dalam proses perampungan sebelum nantinya resmi dirilis.

Meski banyak penyanyi yang berbuat serupa yaitu merilis lagu religi, namun Fatin tak merasa latah. Ia menyatakan Ramadan memang momen tepat melepas lagu bertema religi.

“Kalau menurut aku momennya pas banget, aku sebelumnya pernah ngeluarin album religi,” ujar pelantun ‘Aku Memilih Setia’. Ditambahkan Fatin, lagunya itu menceritakan kebanggaan seseorang tentang agama Islam.***

 

Red: Son

Sumber: Kapanlagi.com

Ibu Ini Melahirkan 4 bayi kembar di Indonesia

int
int

SegmenNews.com– Kemarin di Madura ada pasangan seorang ibu bernama Lailatul Fitriya (28), melahirkan bayi kembar 4 sekaligus. Istri dari Arifin (30) itu melahirkan pada pukul 07.00 WIB di Rumah Sakit Putri Madura, Jawa Timur, Jumat (13/6).

Menurut suster yang menangani proses persalinan Lailatul Fitriya, keempat bayi tersebut lahir dengan persalinan caesar. semua bayi berjenis kelamin laki-laki dan dalam keadaan sehat tanpa ada masalah apapun.

Melahirkan bayi kembar 4 memang jarang terjadi, apalagi bayi kembar dengan jumlah di atas 5. Di Indonesia, belum ada data pasti jumlah ibu melahirkan bayi kembar dengan jumlah sebanyak itu.***

 
Red: hasran
Sumber: Merdeka

Alamak, Pelacur dalam Kaca dan Petunjukan Maksiat Dilegalkan

 

Red Light District. ©2014 Merdeka.com/Wisnoe Moerti
Red Light District. ©2014 Merdeka.com/Wisnoe Moerti

SegmenNews.com-  Tidak hanya pertandingan olah raga saja yang bisa disaksikan secara langsung, persetubuhan lelaki dan perempuan pun bisa disaksikan secara langsung di kawasan prostitusi di pusat Kota Amsterdam.

Kawasan lampu merah atau lebih tersohor dengan sebutan Red Light District tidak hanya dihiasi pelacur dalam kaca layaknya ikan di akuarium, tapi juga menyediakan wisata maksiat lainnya yakni pertunjukan porno dan bisa disaksikan secara langsung.

Pemerintah kerajaan Belanda sangat liberal soal pelacuran. Prostitusi dilegalkan secara hukum. Karena itu ada aturan hukum yang mengikat pekerja seks. Mulai dari batasan usia hingga kewajiban mengikuti test kesehatan.

Tidak hanya itu, mereka juga wajib membayar pajak cukup tinggi. Pelacurnya ada izin khusus dan mereka bayar pajak atas pekerjaan mereka. Mereka bayar 33 persen (dari pendapatan) tapi dijamin dari perawatan juga, ujar Burhan, warga Belanda keturunan Indonesia, saat berbincang dengan merdeka.com akhir pekan lalu.

Model pelacur di kawasan ini pun beragam. Mulai dari berambut pirang, rambut hitam terurai, berbadan kurus atau gemuk, berwajah Eropa hingga Asia. Semua tersedia tergantung keinginan lelaki hidung belang. Sepanjang jalan banyak perempuan nakal (pelacur), katanya.

Di kawasan ini, ada dua jalan yang dipisahkan sungai dengan air tenang. Sepanjang mata memandang, baik di kanan maupun kiri jalan, berjajar rumah-rumah prostitusi pemuas syahwat. Salah satu keunikan dari Red Light District, pelacur tidak menjajakan diri di tepi jalan, melainkan di dalam ruangan kaca di rumah tersebut. Mereka menjajakan diri seperti dagangan di sebuah etalase kaca toko. Layaknya ikan hias dalam sebuah akuarium. Untuk menarik perhatian, mereka tampil nyaris telanjang. Hanya berbalut bra dan celana dalam untuk menutupi tubuh mereka.

Tentu saja ini menarik perhatian setiap orang yang melintas di kawasan itu. Dari balik kaca, perempuan berambut pirang dengan bra dan celana dalam warna merah jambu, bergoyang mencari perhatian pengunjung, mengumbar birahi. Tatapannya nakal menggoda setiap mata lelaki yang melintas di depannya. Bila pengunjung tidak melihat ke arahnya, tanpa ragu dia mengetuk kaca berharap pandangan pengunjung mengarah pada dirinya.

Tarif pelacur di Red Light District cukup menguras kantong. Tapi tergantung negosiasi sebelum transaksi. Salah satu pelacur di kawasan itu membanderol harga sekitar 80 Euro atau sekitar Rp 1.279.000. Tarif itu masih bisa dinego. Tawar menawar hal lumrah dalam sebuah transaksi, termasuk transaksi pemuas syahwat. Itu untuk short time, katanya salah seorang pelacur saat melakukan tawar menawar. Sementara untuk long time, banderolnya bervariasi, bisa menembus di atas 250 Euro atau sekitar Rp 3.995.000.***(son/merdeka.com)

Prihatin, Kakek Renta Ini Tertatih Perbaiki Jalan Rusak

Abo (85), kakek renta dengan seadanya berupaya memperbaiki Jalan poros Bantan yang rusak parah, Jumat (13/6/14).
Abo (85), kakek renta dengan seadanya berupaya memperbaiki Jalan poros Bantan yang rusak parah, Jumat (13/6/14).

Bengkalis (SegmenNews.com)- Prihatin menyaksikan kondisi jalan poros Bantan rusak cukup parah tak kunjung diperbaiki, padahal hanya berjarak ratusan meter dari Kantor Camat Bantan, mengarah Dusun Berancah, Desa Selatbaru, kakek renta Abo (85), dengan tertatih-tatih memperbaiki jalan yang rusak tersebut dengan tangannya yang sudah mulai keriput, Jumat (13/6/14).

Sambil menggumam nyaris tidak karuan, kakek renta tersebut mengangkat belahan kayu untuk dipasang di badan jalan yang berlubang agar bisa dilewati. Aksi kakek ini juga sempat mengundang perhatian warga yang sedang melintasi jalan tersebut.

“Jalan ini rusak nak, tapi belum juga diperbaiki. Masukkan ke TV ya nak, biar tahu semuanya dan segera diperbaiki. Saya tak usah dikasih uang, saya hanya membantu,” gumamnya sambil mengangkat sebatang kayu ketika wartawan mencoba mengabadikan aksinya lewat foto, dilansir goriau.

Sekitar lima titik di ruas badan jalan tersebut mengalami rusak parah, berlubang dan sangat membahayakan pengguna jalan baik sepeda motor apalagi roda empat.

“Kalau membawa kendaraan roda empat, bisa tersangkut karena selain lobang besar juga dalam apalagi setelah hujan. Padahal hanya berjarak ratusan meter dengan Kantor Camat, apa Camat tidak melihat kondisi badan jalan seperti itu dan memang sengaja membiarkan begitu saja,” tanya Wanto (34), salah seorang warga Bantan.***(wan/gru)

Wou, Bupati Rohul Janji Umrahkan Stand Terbaik di MTQ Rohul ke-14

Drs H Achmad Msi
Drs H Achmad Msi

Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke XIV tingkat Rokan Hulu akan berlangsung tanggal 20-25 Juni mendatang di Purna MTQ Riau di Pasir Pangaraian. Bupati akan memberi reward bagi stand pameran pembangunan terbaik akan diumrohkan.

Pameran ini akan diisi Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) Rohul, Forkopimda, BUMN, BUMD dan pihak ketiga, perwakilan-perwakilan kafilah kecamatan. Sebut, Bupati Rohul Drs. H. Achmad, MSi, pihaknya telah menyiapkan 90 stand pameran pembangunan untuk memeriahkan MTQ ke XIV Rohul.

Menurutnya, seluruh SKPD baik Dinas, Badan, Kantor dan Kecamatan se Rohul ikut serta menampilkan berbagai potensi, program, keberhasilannya sesuai dengan visi dari SKPD maupun kecamatan. Katanya, stand pameran ini akan dibuka secara resmi Jumat (20/6/2014) mendatang dilakukan penilaian secara professional dari Tim penilai.

Bagi stand pamerannya SKPD dan Kecamatan dinilai terbaik I, II, III akan diumrahkan ke makkatul mukarromah ” Jumlahnya akan kita umrahkan 6 orang, 3 Kepala SKPD dan 3 Camat jika ditetapkan standnya terbaik,” ujar Achmad.

Ini sebagai bentuk penghargaan diberikan pada SKPD dan Kecamatan, karena komitmen dalam mensosialisasikan pembangunan ucap Bupati, ini digelar untuk memeriahkan dan semaraknya pelaksanaan MTQ, SKPD harus ikut serta.

Penampilan pada stand pameran, diserahkan kepada SKPD atau intansi yang bersangkutan, jika tidak mengisi stand, berarti dinilai tak bekerja selama ini, tentu mereka harus dituntut kreatifitasnya.

Ungkap Orang Nomor Satu di Rohul ini, mengingatkan, stand pameran pembangunan SKPD dan Pemerintah Kecamatan, jangan hanya melepaskan kewajiban saja sebagai peserta pameran, sebab ada penilaian khsusus.

Lanjutnya Satker dan pemerintah kecamatan agar menampilkan dengan yang terbaik, disini akan dilihat loyalitas SKPD dan Kecamatan. “Mudah-mudahan, Kepala SKPD dan Camat dapat diumrahkan nanti, sepulang dari tanah suci bisa taubat dan menjadi seorang pimpinan yang baik,” tuturnya.

Pelaksanaan MTQ ini akan dilaksanakan pekan depan kemeriahannya sama dengan MTQ ke XXXII tingkat Provinsi Riau tahun lalu, Achmad menjelaskan, pemerintah daerah berupaya MTQ ke XIV dilaksanakan dengan meriah.

“Saya kira untuk Syiar Islam kita usahakan pelaksanaannya dengan meriah, karena fasilitasnya lengkap, kita tidak lagi membangun astaqa, karena sudah ada, kita harap dari MTQ lebih dari syiar bermakna dan berkualitas,” jelasnya.

Diharapkannya dengan persiapan panitia berjalan maksimal dalam pelaksanaan nanti, masyarakat menyaksikan pelaksanaan MTQ akan bangga ke ibukota Kabupaten.

“Saya minta Dinas TRCK benahi astaqa MTQ, supaya ada bedanya dengan pelaksanaan MTQ tingkat kabupaten dilaksanakan di kecamatan, dilaksanakan dikabupaten, supaya pihak kecamatan tidak disusahkan, selaian fasilitas dan persiapan,” tutupnya.***(adv/hum)

Tampar Murid, Oknum Guru di Rohul Dipolisikan

Orangtua Murid menunjukkan surat laporan polisi
Orangtua Murid menunjukkan surat laporan polisi

Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Oknum guru SDN 10 Tulang Gajah Desa Pematang Berangan, Kecamatan Rambah, Kabupaten Rohul berinisial Ys diduga menampar pipi sebelah kiri seorang murid laki-lakinya bernama Raihan Sadat, akibatnya guru ini harus berurusan dengan polisi.

Sesuai Surat Tanda Penerimaan Laporan STPL/26/VI/2014/Sek Rambah, ayah Raihan, Novizon (36) melaporkan dugaan penganiayaan itu ke Polsek Rambah, Rabu (12/6/2014) malam kemarin.

Ibu Raihan, Mulyeti (36) mengatakan dugaan penamparan terhadap anaknya terjadi pada Rabu pagi sekitar pukul 09.00 WIB. Murid Kelas 4 SD itu diduga ditampar oleh oknum guru perempuan di sekolahnya karena berkelahi dengan temannya saat jam sekolah.

Usai kejadian, Raihan pulang ke rumah mengadu kepada orang tuanya, tidak terima atas pemukulan dan ada sedikit darah keluar di dekat telingat, Mulyeti mendatangi sekolah. Mengaku sempat terlibat cekcok mulut dengan oknum guru diduga tampar anaknya, tapi Kepala SDN 10 Rambah bukan melerai, namun malah memecat anaknya. Parahnya lagi, Raihan dilarang ikut ujian akhir sekolah.

“Karena panik, saya marah-marah dengan pihak sekolah, tapi guru ini malah meminta anak saya dipindahkan sekolah ke Sumbar, sebab itu saya lapor ke polisi,” kata Mulyeti.

Diakuinya, aksi guru juga disaksikan para murid, karena dilakukan di tempat terbuka. Setelah kejadian Rabu pagi, pada siang harinya, anak sulung tiga bersaudara itu tidak ikut ujian, padahal ujian ini menentukan kenaikan kelas.

” Pipi kirinya sampai sekarang masih bengkak, saya tidak masalah jika daerah badan dipukul, namun pipinya ditampar, saya pun kesal,” jelas Mulyeti.

Kapolres Rohul AKBP. H. Onny Trimurti Nugroho melalui Kapolsek Rambah Iptu Chaidir membenarkan laporan itu, meski diakuinya, oknum guru bersangkutan belum dipanggil untuk dimintai keterangannya.***(acce/rht)

Polres Siak Musnahkan Daun Ganja 4,4 Kg

Daun ganja kering (ilustrasi)
Daun ganja kering (ilustrasi)

Siak (SegmenNews.com)- Jajaran Polres Siak memusnahkan barang bukti (bb) narkotika jenis ganja kering seberat 4,48 kilogram, Jumat(13/06/14). Daun ganja yang dimusnahkan itu merupakan hasil tangkapan Polres Siak Tahun 2014.

Kapolres Siak, AKBP Dedy Rahman Dayan berharap kepada semua pihak agar turut bersama-sama memberantas peredaran narkoba diwilayah hukum Polres Siak. Sebab, para pemuda yang menjadi tonggak pembangunan bangsa justru terjebak di dalam peredaran narkotika.

“Kita berharap, ini akan jadi titik tolak kita semua untuk meberantasnya. Maka kepada semua pihak untuk tidak main-main dengan hal ini dan kita bersama-sama untuk mencegah peredaran dan perkembangannya di Siak kini dan kedepannya,” terang Kapolres.

Sementara itu, Wakil Bupati Siak, H. Alfedri juga mengatakan, bahwa pihaknya telah dan akan terus melakukan penyuluhan kepada semua pemuda dan pelajar yang terpadu, yang bekerja sama dengan Dinas Kesehatan.

“Dalam penyuluhan dan pembinaan itu kita coba terangkan tentang bahaya narkotika. Serta kita melakukan pembinaan yang mengikut sertakan Dinas Pendidikan. Kita sangat prihatin sekali dengan peredaran narkotika yang jumlahnya sangat besar ini,” sebutnya.

Ia juga mengaku bahwa didalam melakukan sosialisasi dan pembinaan disekolah-sekolah serta para pemuda usia remaja setiap tahunnya, diikut sertakan para orang tua dan tokoh masyarakat.

“Tentu kita juga bersama-sama untuk mengawasi para, generasi muda kita, karena boleh kita lihat memang narkotika ini, sudah mulai masuk bukan hanya para remaja saja, namun dikalangan anak Sekolah Dasar (SD), juga sudah merajala lela, sehingga ini, butuh penagawasan kita bersama,” ungkapnya.

Pantauan dilapangan, Kapolres Siak, bersama dengan Wakil Bupati Siak, Kasipidum Kejaksaan Siak, Perwakilan Pengadilan, BNN dan para muspida serta tokoh masyarakat bersama-sama melakukan pembakaran BB, secara bersama-sama.***(rinto)

Sering Salaman, Tangan Joko Widodo Lecet

 

Joko Widodo menunjukkan tangannya yang lecet setelah banyak bersalaman dengan warga selama dua hari berkampanye di Jawa Barat dan Jawa Tengah
Joko Widodo menunjukkan tangannya yang lecet setelah banyak bersalaman dengan warga selama dua hari berkampanye di Jawa Barat dan Jawa Tengah

SegmenNews.com – Calon Presiden Joko Widodo menggelar kampanye di Pasar Sokaraja, Kabupaten Banyumas, Jawa Terngah, Jumat, 13 Juni 2014. Agenda itu merupakan lanjutan safari kampanye di beberapa kota mulai dari Jawa Barat hingga Jawa Tengah.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta non aktif itu sudah menyambangi Bandung, Tasikmalaya dan Bajar. Di sana, dia menjadi perhatian masyarakat yang ingin bersalaman, mengelu-elukan, hingga berfoto bersama.

Ihwal animo banyak warga yang ingin bersalaman ini, Joko mengaku tangannya sampai lecet-lecet.

“Dari kemarin sudah dua hari saya salaman sama warga tangan saya sampai lecet-lecet,” ujarnya.

Apa yang dikampanyekan Joko Widoso? Rupanya, dua hari safari di Jawa Barat dan dilanjutkan hari ini di Jawa Tengah, dia lebih banyak membantah isu-isu negatif dibandingkan menawarkan visi, misi, dan program konkrit.

Misalnya, isu yang menyebutkan apabila Joko Widoso jadi presiden akan menghapus sertifikasi guru honorer, menghapus beras miskin, dan soal asal usulnya.

Isu lain yang ditepisnya seputar isi tabloid “Obor Rakyat” bahwa Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) punya agenda kristenisasi. Majalah edisi terbaru dikeluarkan pada hari Senin, 9 Juni 2014.

“Sekarang di mana-mana ada tabloid Obor Rakyat. Itu disampaikan. Bahwa H yang ada di depan nama saya bukan haji. Di majalah itu disebutkan H yang di depan saya Hebertus. Padahal saya naik tahun 2013 yang lalu,” ucapnya.

Pada kampanye kali ini, para warga meminta mantan Wali Kota Solo itu untuk berbicara dalam bahasa jawa. Tentu saja, keinginan warga Banyumas supaya berkampanye dengan bahasa Jawa gampang dikabulkan.

“Jadi saya ngomongnya pakai bahasa jawa halus atau bahasa jawa kasar,” tanya Jokowi kepada warga.

Warga minta suami Iriana itu bicara dengan bahasa jawa ngoko atau kasar. “Kalau diminta pake bahasa jawa kasar yo wis, biar lebih akrab,” ujar dia.***

 
Red: hasran
Sumber: © VIVA.co.id

Ahok: Jokowi Menang Saya Gubernur, Prabowo Menang, Saya Jadi Mendagri

ahok1SegmenNews.com – Bila kebanyakan orang berada dalam situasi sulit ketika orang dekatnya saling berkompetisi, Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta Basuki ‘Ahok’ Tjahaja Purnama justru merasa serba untung.

Menurut Ahok, apapun hasil Pemilu Presiden 2014, dia hampir pasti akan menduduki posisi yang lebih tinggi di pemerintahan.

“Kalau Pak Jokowi jadi presiden, Ahok jadi Gubernur DKI. Kalau Pak Prabowo jadi presiden, Ahok jadi Mendagri,” kata Ahok saat memberikan kuliah umum kepada mahasiswa Jurusan Psikologi UI di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat 13 Juni 2014.

Ahok mengatakan, tim sukses Prabowo-Hatta memang telah menawarinya jabatan Menteri Dalam Negeri jika Prabowo menang Pilpres 9 Juli 2014.

“Mungkin karena ada kekhawatiran bahwa orang tidak bisa terima saya kalau saya jadi gubernur memimpin Jakarta, maka mau ditarik jadi menteri. Kata tim sukses Pak Prabowo, ‘Lu jadi Mendagri Hok kalau Pak Prabowo jadi Presiden’,” ujar Ahok.

Ahok menyatakan, Prabowo sendirilah yang ingin dia menjadi menteri. Alasannya, Ahok dianggap memiliki kecakapan khusus dalam mengelola anggaran pemerintaha.

“Kata timses, Pak Prabowo memang ingin seperti itu. Semua anggaran kan harus dapat persetujuan dari Mendagri, jadi biar saya pangkas nanti semua anggaran,” ujar Ahok.***

 
Red: Sondri
© VIVA.co.id

 

Kapolri: Kampanye Hitam Lewat Media Langgar Dua UU

Kapolri Jenderal Sutarman (kiri) di Gedung KPU, 9 Mei 2014.(ANTARA/Yudhi Mahatma)
Kapolri Jenderal Sutarman (kiri) di Gedung KPU, 9 Mei 2014.(ANTARA/Yudhi Mahatma)

SegmenNews.com – Kepala Kepolisian RI Jenderal Sutarman menyatakan, kampanye hitam lewat media massa melanggar dua Undang-Undang, yakni UU Pers dan UU Pidana.

“UU Pers kan sasarannya media. Kalau ada suatu pemberitaan di pers tidak benar, melalui Dewan Pers dulu. Kalau ada pelanggaran pidana, pasti akan diserahkan ke Kepolisian. Mekanismenya begitu,” kata Kapolri di Istana Negara, Jumat 13 Juni 2014.

Kapolri juga mengimbau kepada capres yang merasa dirugikan dengan kampanye hitam lewat media untuk melaporkan hal tersebut. Sutarman menyampaikan pesan ini menyikapi tuduhan kampanye hitam yang dilakukan tabloid Obor Rakyat.

Apabila tidak ada laporan dari pihak yang merasa dirugikan, kata Kapolri, maka Kepolisian belum bisa mengusut kasusnya. Pelaporan tersebut pun tidak bisa diwakilkan. Harus dilakukan sendiri oleh tim capres yang dirugikan.

Sebelumnya, Badan Pengawas Pemilu telah melaporkan kasus kampanye hitam oleh tabloid Obor Rakyat ke Mabes Polri. Pelaporan oleh Bawaslu tersebut merupakan penegasan bahwa kasus fitnah oleh tabloid tersebut telah masuk ranah pidana umum, bukan pidana pemilu. Oleh sebab kini Kepolisian menunggu laporan resmi dari tim capres yang merasa difitnah.

Disebar ke Pesantren

Diberitakan sebelumnya, dalam tabloid Obor Rakyat edisi terbaru yang dikirim misterius ke Pondok Pesantren Ulumul Quran, Bekasi, Jawa Barat, terdapat berbagai artikel yang menyudutkan Joko Widodo dan PDIP. Misalnya headline tabloid tersebut berjudul ‘PDIP Partai Salib.’ Ada pula artikel yang menyebut Joko Widodo sebagai keturunan Tionghoa.

Pimpinan Ponpes Ulumul Quran sekaligus Ketua Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Bekasi, Munir Abas, menyebutkan amplop berisi tabloid itu pertama kali diterima oleh petugas tata usaha. Namun berbeda dengan jasa pengiriman paket resmi, di amplop tidak tercantum nama perusahaan jasa pengirim paket. Tak tercantum pula nama pengirim.

Ini kali kedua Ponpes Ulumul Quran mendapat kiriman tabloid tersebut. Dua pekan lalu, pesantren itu juga menerima kiriman tabloid serupa edisi awal sebanyak 15 eksemplar. Edisi awal itu berjudul ‘Capres Boneka’ dengan gambar Joko Widodo mencium tangan Megawati.

Munir menduga pihak yang mengirim tabloid itu memiliki database seluruh pesantren di Indonesia, namun data yang dimiliki adalah data lama. Menurutnya, isi tabloid tersebut sangat mengadu domba, menyebar fitnah, dan kebencian.

“Padahal tidak ada yang salah dengan orang Tionghoa. Salah satu Walisongo –penyebar Islam di Jawa– juga ada orang China. Sebelum ke Indonesia, Islam datang ke China dulu. Menurut saya tidak masalah keturunan apapun, yang penting dia orang Indonesia. Kedua capres kita sama-sama baik dan tidak pantas difitnah,” ujar Munir.

Tim Pemenangan Joko Widodo-Jusuf Kalla sudah mengatakan akan melaporkan kampanye hitam oleh tabloid tersebut ke Kepolisian. “Tim kami sudah melacak dan mengidentifikasi siapa yang menyebarkan tabloid Obor. Kami berencana mengadukan ke polisi untuk diproses,” kata Teten Masduki.***(son)

 

 

Red: hasran
© VIVA.co.id