Beranda blog Halaman 2622

Polda Riau Tangkap 6 Tersangka Karhutla

int
int

Pekanbaru (SegmenNews.com) – Polda Riau dan jajaran, Senin (23/6/2014) malam dan Selasa (24/6/2014) pagi menangkap 6 tersangka pembakar hutan dan lahan (karhutla) dan pembalakan liar dibeberapa Kabupaten/Kota di Riau.

Sebanyak 6 tersangka itu kata Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo SIK kepada wartawan, Selasa (24/6/2014), di antaranya Senin malam ditangkap 2 tersangka karhutla inisial MM dan AS di areal HPT Teso Nilo seluas 2 hektar. “Rencananya lahan itu untuk dijadikan areal perkebunan,” ujar Guntur.

Barang bukti yang berhasil disita tambah Guntur, parang dan kayu sisa pembakaran. “Saat ini tersangka dan barang buktinya sudah diamankan di Mapolres Pelalawan,” ucap Guntur.

Kemudian kata Guntur lagi, Selasa pagi berhasil ditangkap 4 tersangka. “Tiga tersangka pelaku pembalakan liar dikawasan Hutan Terkul, Rupat Bengkalis. Lalu 1 tersangka Karhutla di Desa Tasik Serai, Pinggir Bengkalis,” ungkap Guntur.

Total tersangka karhutla dan pembalakan liar yang berhasil ditangkap dari bulan Mei 2014 sampai Juni 2014 sudah ada sebanyak 34 tersangka. “Semua tersangka sudah diamankan di masing-masing Polres,” kata Guntur.

Guntur merincikan, dari 34 tersangka itu ada sekitar 17 laporan polisi (LP), sebanyak 7 LP adalah kasus Karhuta dan 10 LP kasus Pembalakan Liar (Ilog). “Tersangkanya sebanyak 7 tersangka kasus karhutla dan 27 tersangka kasus pembalakan liar,” papar Guntur.

Terkait antisipasi jelas Guntur, saat ini water bombing dan hely sykorsky dikerahkan Kabupaten Rokan Hilir. “Kemudian BKO dari Brimobda Riau juga dikerahkan ke Rokan Hilir sebanyak 1 Satuan Setingkat Kompi (SSK). Sedang setiap Polres dikerahkan BKO Brimob sebanyak 1 Satuan Setingkat Pleton (SST) atau 30 personil,” kata Guntur.

Selain itu tambah Guntur, hujan buatan atau Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) oleh Hercules terus dilakukan. “Hari ini TMC menggunakan pesawat Hercules milik TNI AU dikerahkan ke Kabupaten Pelalawan,” kata Guntur.***
Sumber: Sondri
Sumber : Tribun Pekanbaru

 

 

Gubernur Riau: Warga Kuala Kampar Kembangkan Pertanian Menuju Lumbung Padi

Pelalawan (SegmenNews.com)- Gubenur Propinsi Riau, Annas Maamun berharap kepada masayarakat Kuala Kampar, Kabupaten Pelalawan agar mempertahankan pertanian dan terus melakukan pengembangan. Agar nantinya kabupaten Pelalawan menjadi lumbung padi di Riau.

Hal tersebut di sampaikan Gubri di Pelalawan, Selasa (24/6/14). Anas juga berjanji bahwa provinsi siap mengucurkan dana demi kesejahteraan petani.

Annas juga mengatakan, program visi misi Kabupaten sangat sejalan dengan visi misi Propinsi Riau, dengan kesejahteraan petani Propinsi akan mengkucurkan dana dari APBD untuk membangun kantor UPJA. Disamping itu juga untuk kesehatan bagi petani akan di jamin agar penanganan kesehatan sangat penting dan untuk itu juga Propinsi Riau akan membangun 200 unit buat petani di Desa Sungai Upih.

Sementara Bupati Pelalawan HM Harris mengatakan, belajar dari semangat yang tercemin dalam sejarah kebangkitan pertanian Korea Selatan, ada beberapa faktor pertanian Korea Selatan maju begitu pesat.

Maka dari itu Kabupaten Pelalawan dalam pelaksanaan prioritas pertanian dan pangan akan menyusun langkah-langkah strategis. Saat ini langkah yang diambil untuk melakukan dimamika kelompok kemandirian antara lain pengembangan sumber daya manusia pertanian, pengembangan sumber daya lahan pertanian.

Disamping itu juga pengembangan sistem pembenihan, peningkatan sarana produksi pertanian dan yang terakhir pengembangan pengolahan pasca panen. ” Jika hal tersebut dapat kita kerjakan dengan sungguh-sungguh dengan adanya kerja sama dari berbagai pihak, saya yakin dan yakinlah bapak ibu petani akan semakin berkembang pertaniannya dan pangan di Kabupaten Pelalawan,” tegasnya.

Harris menambahkan, meningkatnya produksi padi yang pada gilirannya akan terwujudnya kemandirian pangan dan kesejahteraan bagi petani. Untuk itulah saat ini mengundang peneliti yang telah hadir dihadapan sekarang ini yang terhimpun berbagai lembaga penelitian di Kementerian yang akan membantu pelaksanaan pengembangan pertanian dan pangan mulai dari hulu sampai hilir.

Hal yang sama juga dalam sambutan Kepala Badan Litbang Pertanian Dr Ir Haryono MSc mengatakan,dengan kehadiran litbang bisa membantu memajukan pertanian di Kabupaten Pelalawan. Sangat mengapresiasi kinerja Bupati Pelalawan yang serius mengembangkan pertanian dengan peningkatan sarana produksi pertanian dan disamping itu juga Pelalawan mempunyai balai benih induk (BBI).

” Saya merasa terima kasih kepada Gubenur Riau, Bupati Pelalawan dan SKPD yang telah memberikan sebuah perubahan kemajuan pertanian dengan berbagai cara dilakukan demi kesejahteraan.***(fin)

Lomba MTQ Rohul ke-14 Usai, Pengumuman tanggal 25 Juni

Bupati Rohul Bersama Wabup dan tamu Undangan Saksikan sinar kembang api dalam menyemarakkan pembukaan MTQ ke 14 tingkat Kabupaten Rohul
Bupati Rohul Bersama Wabup dan tamu Undangan Saksikan sinar kembang api dalam menyemarakkan pembukaan MTQ ke 14 tingkat Kabupaten Rohul

Rokan Hulu (SegmenNews.com)– Sampai dengan hari ini, Selasa (24/6/2014) semua mata lomba yang dipertandingkan pada pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke 14 Tingkat Kab Rohul Tahun 2014, selesai diperlombakan.

Sementara hasil MTQ baru diketahui pada saat upacara penutupan, yang akan dilaksanakan pada besok malam, Rabu malam Kamis, tanggal 25 Juni 2014.

Semua mata lomba yang meliputi Cabang Tilawah, dengan sub cabang Tartil Qur’an Pa/Pi, Tilawah Anak-Anak Pa/Pi, Tilawah Remaja Pa/Pi, Tilawah Dewasa Pa/Pi, dan Qiro’ah Sab’ah Pa/Pi, telah selesai diperlombakan, tinggal menunggu hasilnya, yang akan disampaikan pada saat upacara penutupan.

Sementara Cabang lainnya yang telah selesai adalah Tahfidz Qur’an, dengan sub cabang Golongan 1 Juz dan Tilawah Pa/Pi, Golongan 5 Juz dan Tilawah Pa/Pi, Golongan 10 Juz Pa/Pi, Golongan 20 Juz Pa/Pi, dan Golongan 30 Juz Pa/Pi.

Begitu juga Cabang Khattil Quran, yang meliputi Golongan Naskah Pa/Pi, Golongan Dekorasi Pa/Pi, dan Golongan Hiasan Mushaf Pa/Pi. Termasuk Syarhil Qur’an dan Fahmil Qur’an, telah selesai, tandasnya.

Ahmad Supardi Hasibuan yang adalah Ketua Dewan Hakim MTQ Kab Rohul, Selasa (24/6/14) menyatakan bahwa khusus cabang Fahmil Qur’an telah dapat diketahui hasilnya, sebab perlombaannya bersifat terbuka untuk umum dan langsung diketahui hasilnya. Sedangkan cabang-cabang yang lainnya belum diketahui hasilnya, sebab masih menjadi rahasia Dewan Hakim.

Adapun pemenag Fahmil Qur’an adalah Juara I Kec Kabun; juara II adalah Kec Kepenuhan Hulu, dan Juara III adalah Kec Kunto Darussalam. Sedangkan juara harapan adalah Kec Bonai Darussalam.

Dengan demikian maka Kec Kabun meraih Juara I Pertama pada pelaksanaan MTQ Tingkat Kab Rohul tahun ini, yaitu dalam cabang Fahmil Qur’an. Sedangkan untuk cabang-cabang yang lainnya, belum diketahui hasilnya, jelas Ahmad Supardi.***(adv/hum/r4n)

Rohul Raih 4 Kejuaraan Pada Pemilihan Kepala dan Guru Madrasah Berprestasi

Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, menyatakan bahwa 4 orang Kepala dan Guru Madrasah se Rohul, raih kejuaraan pada ajang Pemilihan Kepala Madrasah dan Guru Madrasah Berprestasi Tingkat Provinsi Riau, yang dilaksanakan oleh Kanwil Kemenag Prov Riau, pada tanggal 21-23 Juni 2014 di Pekanbaru.

Keempat Kepala Madrasah dan guru berpretasi tersebut adalah Kepala Madrasah Ibtidaiyah (MI) Darul Ihsaniyah Rambah Hilir Siti Mutiah SPdI sebagai Juara I untuk Kepala MI, Kepala Raudhatul Athfal (RA) Persiapan Negeri Ujungbatu Misni SPd AUD sebagai Juara II untuk Kepala RA, Kepala MAS Darul Jihad Kepenuhan Amir Husin Sag sebagai Juara II untuk Tingkat MA, Ertati SPd AUD sebagai Juara II Guru Berprestasi tingkat RA, jelas Kakan Kemenag.

Dikatakannya, madrasah di Rohul, mulai dari RA, MI, MTs, sampai dengan MA, secara prinsip sudah mengalami peningkatan kualitas yang cukup significant dibandingkan dengan tahun-tahun yang lalu. Hal ini dibuktikan dengan beberapa prestasi yang telah kita raih pada tingkat provinsi Riau.

Beberapa waktu yang lalu, kita juga meraih sebagai Juara I Madrasah Tsanawiyah Teladan Tingkat Provinsi Riau, yaitu MTsN Tandung Ujungbatu, dibawah pimpinan Afdizhon SPd. Ditambah dengan beberapa prestasi lainnya, yang pernah diraih oleh beberapa madrasah di kab Rohul.

Ahmad Supardi Hasibuan menyatakan, Keberhasilan ini dapat diraih, berkat kerja keras, kerja sama, dan doa semua pihak yang terlibat di dalamnya, sehingga kebersamaan tersebut, berubah menjadi energy positif dalam memajukan pendidikan agama dan keagamaan di Rohul.

“Saya berharap agar kebersamaan dan kerjasama ini harus dapat dipertahankan dan bahkan ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang, sebab kerjasama, kerja keras dan doa, adalah modal utama untuk meraih prestasi yang gemilang”, tegas Ahmad Supardi Hasibuan.***(acce/rls)

Dugaan LPJ Fiktif, Kejati Periksa PPTK Festival Seni Disdik Bengkalis

korupPekanbaru (SegmenNews.com)– Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi Riau (Kejati) kembali memeriksa Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) pada kegiatan Festival Seni Disdik Kabupaten Bengkalis, Suhaimi, Selasa (24/6/14).

Suhaimi telah ditetapkan sebagi tesangka karena diduga telah membuat laporan pertanggung jawaban fiktif pada kegiatan Festival Seni pada tahun 2010 lalu senilai Rp 2 Miliar.

Suhaimi didampingi tiga orang pengacaranya salah satunya, Abdul Munir. Sesampainya di Kejati Mereka memasuki ruang penyidikan lantai 2 dan di periksa oleh Jaksa Penyidik, Satria Abadi, SH.

Kasi Penkum dan Humas Kejati Riau, Mukhzan, SH kasus dengan pagu anggaran Rp 2 miliar ini ditelusuri selama satu bulan. Dalam waktu itu, penyidik berkesimpulan telah terjadi perbuatan melawan hukum yang merugikan negara.

“Kerugian pastinya belum dihitung. Yang jelas, proyek ini dianggarkan Rp 2 miliar. Penyidik juga menemukan adanya mark-up anggaran dan pertanggungjawaban fiktif,” imbuh Mukzan.

Dalam pelaksanaannya, festival ini cukup sukses. Suhaimi sebagai PPTK membuat laporan ke Dinas Pendidikan Bengkalis.kegiatan ini diperuntukkan untuk meningkatkan kesadaran siswa SLTP sederajat dalam bidang seni. Berbagai festival dilaksanakan dan diikuti seluruh siswa SLTP di seluruh Bengkalis.

Sebelumnya 7 orang saksi telah diperiksa diantaranya, mantan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Bengkalis Ashari, Rusmalidar selaku bendahara, Mahmud selaku PPK dan Happy Kumbara selaku Ketua Sanggar Tasik.***(chir)

Petang Megang, Pemko Pekanbaru Bakal Lepas 1.000 ekor Itik

Kabag Humas Pemko Pekanbaru, Ingot Achmad Hutasuhut
Kabag Humas Pemko Pekanbaru, Ingot Achmad Hutasuhut

Pekanbaru (SegmenNews.com)- Menyambut awal puasa sudah menjadi tradisi masyarakat melakukan petang megang sehari menjelang puasa. Penentuan puasa masih menunggu sidang isbat.

Pada acara petang megang dimungkinkan akhir pekan depan, Pemerintah Kota Pekanbaru bakan menggelar agenda tahunan petang megang di tepian Sungai Siak Pekanbaru. Diacara petang megang akan dilakukan tradisi pelepasan 1.000 itik.

Namun cara pelepasan itik tahun ini di lakukan dengan cara berbeda dibandingkan tahun lalu agar lebih madani. Itik tidak di terbangkan seperti tahun lalu melainkan akan dilepas ditempat yang sudah ditentukan.

Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) Kota Pekanbaru, Ingot Achmad Hutasuhut, Selasa (24/6/2014) mengatakan, rapat persiapan untuk penyelenggaraan acara petang megang sudah di gelar. Namun tanggal pasti pelaksanaan penyelenggaraan petang megang masih belum di pastikan karena masih menunggu sidang Isbat.

Acara tersebut direncanakan akan di hadiri Gubernur Riau Anas Maamun, Walikota Pekanbaru Firdaus MT, Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi, Muspida, tokoh agama serta seluruh masyarakat Pekanbaru juga akan turut memeriahkan kegiatan tersebut.

Lanjut Ingot, selain acara tradisi pelepasan itik, ada juga pasar murah dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) menyebar 1.000 paket pada pasar murah. Dari paket yang di jual seharga Rp104 ribu itu terdiri Beras 10 kilo, harganya disubsidi Rp 30 ribu, gula 2 kilo, harganya disubsidi Rp7500, minyak 2 liter disubsidi Rp 7.500, sarden satu kaleng di subsidi Rp2500 dan satu Susu kaleng disubsidi Rp2500.

“Kita berharap petang megang ini tidak hanya seremoni saja tetapi membawa hikmad,” pungkasnya.***(chir)

Target 2016, 16 Kecamatan di Rohul Dialiri Air Bersih

Bupati Rokan Hulu, Drs H Achmad Msi
Bupati Rokan Hulu, Drs H Achmad Msi

Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu menargetkan tahun 2016 mendatang seluruh masyarakat yang berada di 16 Kecamatan sudah mendapatkan layanan air bersih.

Hingga saat ini, sampai Kepala Dinas Tata Ruang dan Cipta Karya (TRCK) Rokan Hulu Drs H Yusri MSi melalui Kasi Air Bersih, Drs Yondri Elfian, kepada SegmenNews.com, Selasa (24/6/14) diruang kerjanya, dari 16 Kecamatan di Rokan Hulu, 11 Kecamatan sudah teraliri air bersih.

Hanya tinggal lima Kecamatan lagi yang akan segera di realisasikan, yakni Kecamatan Rokan IV Koto, Kepenuhan Hulu, Tambusai Utara dan Kecamatan Bonai Darussalam.

“Target tahun 2016 seluruh kecamatan sudah teraliri air bersih. Untuk lima Kecamatan yang belum teraliri, target ditahun 2015 tiga Kecamatan sudah teraliri air bersih,” sampai Yondri.

Disamping itu, lanjutnya, di tahun 2014 pihaknya masih melakukan pengerjaan pembangunan air bersih di tiga Kecamatan, yakni kecamatan Kabun, Pagaran Tapah dan Kunto Darussalam, dengan nilai anggaran dari APBN di masing-masing kecamatan Rp 9 Miliar termasuk instalasi poros.

Sementara untuk instalasi dan pipa transmisi didanai oleh APBD Rokan Hulu masing-masing, Kabun Rp 1,5 Miliar, Pagaran Tapah Rp 1,5 M, Kunto Darussalam Rp 1,5 M, Bangun Purba Rp 1 M, Rambah Samo Rp1 M.

Ada juga bantuan pipa dari APBN untuk Desa Sialang R 1 M, Rambah Tengah Utara Rp 1M dan Desa Koto Tinggi senilai Rp 350 juta. Sementara untuk peningkatan kapasitas air bersih di Kota PasirPangaraian dianggarkan dari APBN secara bertahap, tahap pertama senilai Rp 6 M, tahap berikutnya Rp 5 M dengan pembangunan Imtek baru berkapasitas 100 liter.

Untuk Instalasi Pengolahan Air (IPA) anggaran APBD Rohul untuk peningkatan air kapasitasair, dari 30 liter perdetik ditingkatkan menjadi 70 liter perdetik di Desa Pematang Berangan.

“Semua pengerjaan sudah rampung 60 persen,” kata Yondri.***(adv/hum/r4n)

 

 

Kegiatan Dinamika Kelompok Tani Pelalawan

 

Bupati Pelalawan HM Harris bersama Kepala Libang Pertanian Pusat,  Dr Ir Haryono MSc menandatangani kerjasama penelitian dan pengkajian pertanian
Disaksikan Gubernur Riau, Bupati Pelalawan HM Harris bersama Kepala Libang Pertanian Pusat, Dr Ir Haryono MSc menandatangani kerjasama penelitian dan pengkajian pertanian

Kabupaten Pelalawan dalam pelaksanaan prioritas pertanian dan pangan akan menyusun langkah-langkah strategis. Saat ini langkah yang diambil untuk melakukan dimamika kelompok kemandirian antara lain pengembangan sumber daya manusia pertanian, pengembangan sumber daya lahan pertanian.

Kegiatan dinamika kelompok tani yang dilaksanakan, Selasa 24 Juni 2014, dihadiri oleh, Kepala BALITBANG Pertanian pusat, DR. Ir. Haryono, MSc, Gubernur Riau, H Anas Maamun dan para petani.

“Saya mengharapkan kepada masyarakat jangan sampai tergiur dan terpengaruh pada jenis tanaman pertanian yang lain, sehingga meninggalkan profesi sebagai petani padi, karena menjadi dan memiliki lahan pertanian padi sangat menguntungkan bagi masyarakat,” ujar Bupati Pelalawan, HM Harris.

Sementara itu, Ir. Haryono berharap kehadiran mereka di Kuala Kampar dapat membantu memajukan pertanian di Kecamatan Kuala Kampar dan Riau pada umumnya, untuk itu pihaknya siap mendukung visi dan misi Kabupaten Pelalawan.

Gubernur Riau H. Annas Maamun dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang di Provinsi Riau kepada rombongan Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Dan berpesan kepada petani agar tidak mengalih fungsikan lahan pertanian.

Bupati Pelalawan HM Harris Menghimbau Pada Kelompok Petani Saling Kerjasama
Bupati Pelalawan HM Harris Menghimbau Pada Kelompok Petani Saling Kerjasama
Gubenur Riau Annas Maamun Memberikan Arahan Bagi Petani Tidak Mengalih Fungsikan Lahan Pertanian
Gubenur Riau Annas Maamun Memberikan Arahan Bagi Petani Tidak Mengalih Fungsikan Lahan Pertanian
Gubenur Riau Annas Maamun Menyerahkan Bantuan Alat Mesin Pertanian Traktor
Gubenur Riau Annas Maamun Menyerahkan Bantuan Alat Mesin Pertanian Traktor
Kepala Badan Litbang Pertanian Pusat,  Dr Ir Haryono MSc Memberikan Bibit Padi Cekaw Pada Salah Satu Perwakilan Kelompok Tani Desa
Kepala Badan Litbang Pertanian Pusat, Dr Ir Haryono MSc Memberikan Bibit Padi Cekaw Pada Salah Satu Perwakilan Kelompok Tani Desa
Dinamika Kelompok Kemandirian dan Kesejahteraan Pertanian
Dinamika Kelompok Kemandirian dan Kesejahteraan Pertanian
Gubenur Riau Annas Maamun, Bupati Pelalawan HM Harris, Kepala Litbang Pertanian Dr Ir Haryono MSc, Kepala BPTP Pusat berfoto bersama
Gubenur Riau Annas Maamun, Bupati Pelalawan HM Harris, Kepala Litbang Pertanian Dr Ir Haryono MSc, Kepala BPTP Pusat berfoto bersama
Kepala Dinas Pertanian Pelalawan Ir Syahfalefi Memberikan Sambutan Kepada Tamu Yang Hadir  Tentang Potensi Pertanian di Kuala Kampar
Kepala Dinas Pertanian Pelalawan Ir Syahfalefi Memberikan Sambutan Kepada Tamu Yang Hadir Tentang Potensi Pertanian di Kuala Kampar
Bupati Pelalawan HM Harris mengambil sekapur sirih
Bupati Pelalawan HM Harris mengambil sekapur sirih
Gubenur Riau Annas Maamun, Bupati Pelalawan HM Harris, Kepala Litbang Pertanian Pusat IDr Ir Haryono MSc dan Kepala  BPTP Pusat
Gubenur Riau Annas Maamun, Bupati Pelalawan HM Harris, Kepala Litbang Pertanian Pusat IDr Ir Haryono MSc dan Kepala BPTP Pusat

 

Bupati Syamsuar Buka Pencanangan TNI KB-Kes di Sabak Auh

Bupati beserta rombongan Melihat anggota TNI yang sedang melakukan donor darah
Bupati beserta rombongan Melihat anggota TNI yang sedang melakukan donor darah

Sabah Auh (SegmenNews.com)- Bupati Siak H. Syamsuar, secara resmi membuka kegiatan Bulan Bhakti TNI Manunggal Keluarga Berencana dan Kesehatan (KB-Kes) tingkat Kabupaten Siak tahun 2014 yang digelar di Desa Bandar Sungai Kecamatan Sabak Auh, Senin (23/6/14).

Dalam pencanangan TNI Manunggal KB Kesehatan, Bupati Siak mengatakan kegiatan ini bisa lebih mensosialisasikan kembali pentingnya program KB dan Kesehatan di tengah-tengah masyarakat.

Kegiatan bhakti sosial TNI–KB- Kesehatan yang kita laksanakan merupakan kegiatan rutin berskala Nasional, yang dilaksanakan mulai dari tingkat Pusat sampai tingkat Kabupaten/Kota. Pada hari ini kita melaksanakan pencanangan bhakti sosial TNI-KB-Kesehatan untuk tingkat Kabupaten Siak.

Dalam sambutannya Bupati mengatakan sejak awal program KB digulirkan pemerintah pada tahun 1970, TNI telah mengambil peranan sangat besar untuk ikut mendukung pencapaian program KB dan pernah diakui didunia internasional. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari MoU yang dilakukan oleh Kepala BKKBN Pusat dengan TNI dalam pelaksanaan program KB Nasional.

Berdasarkan MoU BKKBN dengan TNI, anggota TNI dalam kesatuan Babinsa akan diperbantukan sebagai penyuluh program KKB. Tugasnya membantu petugas lapangan Keluarga Berencana (PLKB) yang jumlahnya sangat terbatas, seperti halnya di Kabupaten Siak yang hanya berjumlah 16 orang, dengan wilayah binaan mencapai 131 Desa dan Kelurahan.

Bagaimanapun juga, persoalan Kependudukan dan Keluarga Berencana (KKB) merupakan isu yang sangat penting, karena ketahanan nasional yang tangguh tidak akan tercipta apabila derajat kesehatan rakyatnya tidak tumbuh dengan optimal.

Di sisi lain, pemerintah ingin setiap anak mendapatkan hak-haknya, seperti tumbuh kembang dengan baik, tidak mengalami diskriminasi dalam segala hal, dan memperoleh pendidikan yang cukup sehingga kelak menjadi orang yang memiliki daya saing, sejahtera dan bermartabat.

Sehingga dapat disimpulkan bahwa isu kependudukan memiliki kaitan langsung dengan perspektif ketahanan nasional. Terlebih Indonesia saat ini tengah mengalami trend pertambahan usia produktif yang semakin meningkat, maka disaat itulah seharusnya Indonesia bisa menikmati bonus demografi sebagai bonus kesejahteraan.

Untuk itu, perangkat pemerintah harus bisa memberdayakan penduduk berusia produktif agar bisa dapat memanfaatkan bonus demografi. Jika penduduk usia muda itu tidak produktif dan tidak memiliki keahlian maka mereka akan menjadi bencana dan beban bagi negara bahkan dikhawatirkan akan terjadi angka kriminalitas yang tinggi.

Pemerintah Kabupaten Siak pada kesempatan ini memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan oleh jajaran Tentara Nasional Indonesia yang terjun langsung mewujudkan kepedulian terhadap masalah Keluarga Berencana dan Kependudukan. Dukungan dari TNI amat berarti dalam membantu mempercepat pencapaian sasaran pembangunan Kependudukan Dan Keluarga Berencana (KKB), menuju pencapaian Millenium Development Goals (MDG’s) 2015.

Sebab sebagaimana kita ketahui, Program KKB sangat terkait dengan keberhasilan program MDG’s. Oleh karena itu, kegiatan ini akan mengarah kepada pencapaian program 5B tentang penurunan angka kematian ibu melahirkan yang ditargetkan menjadi 102 per 100.000 kelahiran hidup di 2015, sementara posisi Indonesia saat ini ada di 228 per 100.000 kelahiran hidup.

Berdasarkan Hasil Survei Demografi Kependudukan Indonesia (SDKI) tahun 2010, didapati angka kelahiran hidup (TFR/Total Fertility Rate) Provinsi Riau mencapai 2,6 %, dan TFR Kabupaten Siak mencapai 3,0%, artinya setiap ibu melahirkan rata – rata 3 orang anak selama masa subur.

Berdasarkan data tersebut didapati Jumlah Pasangan Usia Subur (PUS) Kabupaten Siak sampai dengan bulan Desember 2013 berjumlah 94.910 PUS, dan yang menjadi peserta KB aktif sebanyak 71.139 akseptor atau sebesar 74,95%, Sementara pada tahun 2014, hingga bulan Mei PUS berjumlah 92.992 PUS dengan jumlah peserta KB aktif sebanyak 69.365 akseptor atau sebesar 74,59%.

Dari data diatas, dapat dilihat bagaimana kemajuan pelaksanaan program KB di Kabupaten Siak yang telah berjalan. Kita menyadari bahwa program KB tidak hanya membangun keluarga agar menjadi hidupnya lebih bahagia dan sejahtera, tetapi juga membangun penduduk negeri ini agar terkendali kuantitasnya, seiring dengan itu kita senantiasa berupaya meningkatkan kualitas keluarga menuju bangsa yang kokoh, kuat, dan tangguh.

Dilain pihak, menjadi sesuatu yang amat penting bag kita untuk dapat menyeimbangkan pertumbuhan penduduk agar seimbang dengan ketersediaan pangan dan energi, mengingat hal tersebut amat mempengaruhi seluruh siklus kehidupan. Terjadinya perubahan iklim yang tidak menentu saat ini juga dipengaruhi oleh jumlah penduduk yang begitu banyak sehingga memicu terjadinya alih fungsi lahan pertanian menjadi tempat tinggal, penebangan hutan secara liar, pembakaran lahan.

Oleh karena itu, kita harus terus mencari upaya alternatif untuk mengendalikan pertumbuhan penduduk agar tumbuh seimbang sesuai dengan ketersediaan pangan dan energi.

Oleh karena itu, pada kesempatan ini saya sampaikan kepada seluruh jajaran SKPD yang ada di Kabupaten Siak, mari bersama-sama saling mendukung penyelenggaraan program Pembangunan untuk mencapai Visi dan Misi yang telah

ditetapkan. Sebagaimana sering kami sampaikan diberbagai kesempatan, Pemerintah Daerah Kabupaten Siak dalam hal ini senantiasa berkomitmen untuk melaksanakan penyelenggaraan Program Keluarga Berencana.

Kegiatan seperti ini harus kita dukung, karena kegiatan ini merupakan sarana sosialisasi kepada masyarakat agar program KB itu tetap hidup di tengah masyarakat sehubungan dengan hal itu, pada kesempatan ini saya menghimbau kepada semua pihak, marilah kita bersama-sama terlibat aktif menangani masalah kependudukan dan Keluarga Berencana ini.

Acara pencanangan itu dipusatkan di lapangan bola desa Bandar Sungai Kecamatan Sabak Auh ini dihadiri oleh Deputi KS PK BKBN Pusat DR. Sudibyo Alimoesa, unsur Forkopimda Siak, ketua TP PKK Kab Siak Hj. Misnarni Syamsuar, sejumlah Kepala SKPD Kabupaten Siak, Camat se-Kabupaten Siak, seluruh camat dan sejumlah tokoh masyarakat, dan Kepala Desa ke Kecamatan Sabak Auh.***(rinto/rls)

Izin Seluruh Sekolah Internasional di Indonesia Dibatasi Hingga 31 Desember

Sekolah Internasional(int/lis)
Sekolah Internasional(int/lis)

Jakarta (SegmenNews)- Keberadaan sekolah berlabel internasional di Indonesia diperketat. Banyak aturan yang bakal dijalankan, termasuk mengganti pelabelan sekolah internasional menjadi sekolah kerjasama. Supaya tidak ada pelanggaran, izin terkini sekolah internasional di seluruh Indonesia dibatasi sampai 31 Desember 2014.

Aturan baru tentang keberadaan sekolah internasional ini tertuang dalam Permendikbud 31/2014. Data resmi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), jumlah sekolah internasional di seluruh Indonesia mencapai 111 unit.

Seluruh sekolah internasional itu, tidak semuanya membuka layanan pendidikan mulai dari pendidikan anak usia dini hingga pendidikan menengah.

Khusus untuk sekolah internasional yang menyelenggarakan pendidikan menengah (SMA sederajat), jumlahnya ada 45 unit sekolah. Tersebar di beberapa provinsi seperti, DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Bali, hingga Sulawesi Utara.

Direktur Jenderal Pendidikan Menengah (Dirjen Dikmen) Achmad Jazidie menuturkan, Kemendikbud sudah mengantisipasi potensi pelanggaran aturan oleh sekolah-sekolah internasional itu. “Caranya kami hanya memberikan izin sekolah-sekolah itu sampai 31 Desember 2014 semuanya,” katanya.

Dengan cara itu, otomatis ketika mengajukan perpanjangan izin operasional untuk 1 Januari 2015 dan seterusnya, sekolah-sekolah internasional itu harus mengikuti aturan baru.

Aturan pencopotan label sekolah internasional dan lain-lainnya harus dipatuhi, untuk mendapatkan perpanjangan izin operasional. Jika tidak dituruti, resikonya sekolah bersangkutan tidak mendapatkan izin operasional alias ilegal. “Sekarang sudah mulai ada yang mengajukan perpanjangan izin operasional,” paparnya.

Jazidie menuturkan, semangat utama dalam membuat regulasi baru sekolah internasional murni dilakukan untuk melindungi putra-putri Indonesia. Jazidie menjelaskan bahwa di dalam sekolah-sekolah internasional itu, juga ada anak Indonesianya. Kondisi ini berbeda dengan sekolah diplomatik, yang isinya anak dari negara bersangkutan.

Dosen ITS Surabaya itu mengatakan, yang terjadi saat ini sekolah internasional tidak mengajarkan mata pelajaran bahasa Indonesia, sejarah, agama, dan pendidikan pancasila atau kewarganegaraan. Dia mengaku sangat prihatin, karena anak-anak Indonesia di dalamnya bisa tidak mengerti tentang Indonesia dan nilai-nilai di dalamnya.

Regulasi yang paling mencolok dalam pengelolaan sekolah internasional yang baru adalah, pengelola yayasannya harus kerjasama dengan orang Indonesia. Selama ini Jazidie mengatakan ada sekolah internasional yang yayasannya tidak jelas. Kalaupun ada yayasannya, dikelola oleh orang asing.

Dia menuturkan pendidikan yang berlabel nasional maupun internasional tetap terikat dengan aturan non-profit. “Saya tidak setuju dengan istilah saham sekolah internasional harus sharing antara orang asing dengan pribumi. Kelihatan sekali profit oriented-nya, sekolah tidak boleh dibisniskan,” urai Jazidie.***(Son/btp)

Sebaran Sekolah Internasional di Indonesia

Provinsi                Jumlah
DKI Jakarta          41
Banten                 11
Jawa Barat         15 (1 dikabarkan tutup)
Jawa Tengah     5
Jogjakarta          1
Jawa Timur       11
Bali                     11
Sulawesi Utara 1
Sulawesi Selatan 2
NTB                     1
Papua                 2
Kal imantan Timur 5
Riau                    3
Sumatera Utara 2

Total 111

Sumber : Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Diantara Aturan Baru Sekolah Internasional
(Permendikbud 31/2014)

1. Pelabelan sekolah internasional, diganti dengan sekolah kerjasama (SPK).
2. Mengikuti akreditasi dari Badan Akreditasi Nasional.
3. Jumlah pendidik paling sedikit 30 persen WNI dan seluruhnya harus minimal setara S1 sesuai bidang yang diampu.
4. Jumlah tenaga kependidikan paling sedikit 80 persen WNI dan kepala sekolah harus bergelar master atau magister.
5. Wajib memuat mata pelajaran; agama, bahasa Indonesia, pendidikan pancasila dan kewarganegaraan.
6. Bagi murid WNA wajib diajarkan bahasa Indonesia dan budaya Indonesia (Indonesian Studies).(JPNN)