Beranda blog Halaman 2682

Biaya Nikah di KUA Tebingtinggi Capai Rp2 Juta

nikahSelatpanjang (SegmenNews.com)– Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2004 tentang Pengaturan Biaya Pencatatan Nikah bagi Warga Negara Beragama Islam sedang dalam proses pembahasan oleh pemerintah pusat. Namun, Kantor Urusan Agama (KUA) Tebingtinggi sudah menetapkan biaya pernikahan kepada calon pengantin.

Biaya pernikahan yang ditetapkan Rp500 ribu hingga Rp2 juta. Padahal sesuai aturan pemerintah, biaya yang dibebankan kepada Catin hanya Rp50 ribu dan Rp600 ribu jika pernikahan berlangsung di luar kantor dan bukan pada jam kerja.

Zulfandi, pasangan pengantin di Selatpanjang, yang melangsungkan pernikahan di KUA Tebingtinggi, Rabu (2/4/2014) menuturkan, bahwa dia dibebankan biaya Rp500 ribu.

“Bukan tidak punya uang. Tapi, kita hanya mempertanyakan kenapa aturan pemerintah tidak berlaku di KUA Tebingtinggi. Biayanya hingga 10 kali lipat. Ini, sama saja dengan pungutan liar,” kata Zulfandi.

Kepala KUA Tebingtinggi, Fakhrurazi ketika dikonfirmasi wartawan, mengakui kalau biaya pernikahan sebesar itu. Bahkan jumlah tersebut terhitung kecil dibandingkan pasangan pengantin lainnya.

“Itu kecil. Orang ada yang membayar satu sampai dua juta. Untuk urusan pernikahan, biasanya masyarakat tidak akan keberatan. Salah pola pikir kalau menganggap itu besar, seharusnya lebih banyak bersedekah lebih bagus,” sebutnya.

Mengacu pada aturan, katanya, biaya Rp50 ribu itu hanya untuk mencatat pernikahan, dan uangnya dimasukkan ke kas negara, bukan untuk mereka (petugas). “Tentunya kita tidak mau kalau gaji kita yang digunakan untuk uang operasional. Jadi, itu wajar-wajar saja,” imbuhnya.***(Mrt)

Kepala Daerah Belum Respon Surat KPK Soal Bansos

kpkSegmenNews.com – Surat pemberitahuan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap sejumlah kepala daerah terkait proses penggunaan dana Bantuan Sosial (Bansos), ternyata hingga hari ini belum mendapat respons.

“Belum. Itu nanti lewat Mendagri,” kata Wakil Ketua KPK, Busyro Muqqodas di Gedung KPK, Kamis (3/4/2014).

Diketahui, KPK sudah menyurati Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan kepala daerah, menyangkut persoalan dana Bansos. Dimana, surat itu berisi imbauan agar penggunaan dana Bansos bisa dilakukan dengan hati-hati, serta menyarankan agar dipegang oleh Kementerian Sosial.

SBY sendiri sudah merespons surat dari KPK itu dengan meminta kepada Kementerian Keuangan berkordinasi dengan KPK terkait hal itu.***

Red: Sondri
Sumber : okezone

Anggota DPRD Siak Bantah Isu Lakukan Tindakan Asusila dengan Honorer

Siak (SegmenNews.com)- Anggota DPRD Siak, Muhtarom membantah keras tudingan atau isu yang mengatakan dirinya melakukan tindakan asusila dengan honorer. Menurutnya isu tersebut hanya untuk menjatuhkan namanya dan berbau politik.

Akibat merebaknya isu tersebut dirinya akan mengambil upaya hukum atas pencemaran nama baiknya. “Saya sudah mempelajari, dan akan melakukan tindakan hukum terkait informasi yang telah dipublikasikan merugikan dirinya. Namun untuk saat ini saya memilih fokus pada pemilu, meluruskan isu tersebut agar kepercayaan masyarakat terhadap saya tidak luntur,” kata Muhtarom kepada sejumlah wartawan saat menggelar konfrensi pers, Kamis (2/4/14).

Sejauh ini, dirinya juga didesak simpatisannya dan partai Politiknya untuk melaporkan pencemaran nama baik atas pemberitaan miring yang mengarah pada dirinya itu.

“Semenjak berita itu terbit, hp saya terus mendapat SMS dan Telephon dari masyarakat, mempertanyakan hal itu,” katanya.

Bahkan dalam satu dia harus mendatangi 4 lokasi untuk memberikan klarifikasi, karena sebagian kontituennya mulai goyang, padahal itu hanya isu.

“Saya melakukan konfrensi pres ini atas dasar desakan tim-tim di bawah dan Partai PKB, agar mengklarifikasi pada semua media, sehingga tim saya bisa mudah menjelaskan pada masyarakat umum tentang isu yang ditudingkan ke saya,” jelas Muhtarom

Dia, khawatir isu tersebut dimanfaatkan oknum tertentu untuk mempengaruhi masyarakat, pasalnya ia sudah menemukan kopian berita tentang tudingan tindakan asusila tersebut.

“Hawatir adanya penyebaran kopian berita dan dipublikasikan pada masyarakat Siak. Ini saya buktikan, anak teman saya yang juga anggota DPR mendapat kopian berita tersebut dari sekolahnya, dan anak itu bertanya sama bapaknya, berita apa itu!,” jelas Muhtarom.***(rinto)

Bupati Achmad Buka Raker Koperasi dan IKM se-Rokan Hulu

Bupati Achmad membuka selubung peresmian pemakaian 50 los pasar bantuan Kementrian Koperasi Pusat di Desa Rambah Utama
Bupati Achmad membuka selubung peresmian pemakaian 50 los pasar bantuan Kementrian Koperasi Pusat di Desa Rambah Utama

Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Bupati Rokan Hulu, Drs Achmad Msi secara resmi membuka Rapat Kerja (Raker) Koperasi dan Industri Kecil menengah (IKM) se Kabupaten Rohul yang dipusatkan di kantor Koperasi Genta jaya Desa Rambah utama, Rabu (2/4/14).

Bupati menyampaikan, bahwa Indonesia sangat cocok berkoperasi, karena Koperasi ini adalah bentuk kebersamaan dan menjunjung tinggi terhadap nilai-nilai kekeluargaan dan berfungsi sebagai pilar utama untuk pembangunan ekonomi kemasyarakatan.

Secara khusus Bupati bangga terhadap kesuksesan koperasi di Kabupaten Rokan Hulu yang telah mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat.

“Saya bangga terhadap masyarakat, para pengurus koperasi khususnya untuk para kaum ibu yang telah ikut berkiprah kepada Koperasi, karena ciri ekonomi berkonsep koperasi. Pengurus Koperasi tidak semata-mata mengejar keuntungan tapi tetap memperhatikan landasan sesuai dengan undang-undang untuk memupuk kebersamaan,” sampainya.

Lanjut Bupati, Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu sangat komitmen untuk lebih mengembangkan koperasi di kecamatan hingga ke Desa-desa. Saat ini, koperasi telah tumbuh kembang berkat kinerja dan keseriusan para pengrus dalam mengelola koperasi.

Oleh karena itulah Pemda memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Pengurus Koperasi. “Kita berharap dengan diberikan penghargaan ini para pengurus semakin termotivasi dalam memajukan dan mengembangkan Koperasi di Rohul,” harapnya.

Pemerintah juga memberikan kemudahan dengan menggratiskan perizinan koperasi, baik yang bergerak di sektor informal, pengelolaan pasar, listrik, perkebunan dan pertanian.

Pemerintah juga mengucurkan dana permodalan koperasi baik itu bantuan APBN, APBD Provinsi dan APBD Kabupaten.

Sementara itu Kadis Koperindag Drs Zulkarnain, mengatakan perkembangan koperasi di Rohul, sudah mengukir karir lewat nasional, bahkan sudah program di Rohul tiap kecamatan harus ada jalan koperasi.

“Koperasi di Rohul tidak lagi mencari prestasi nasional, namun menargetkan supaya bisa meraih prestasi tingkat Internasional, ini tentu butuh dukungan dari semua elemen masyarakat,” ujar Zulkarnain.

Jumlah Koperasi di Kabupaten Rokan Hulu saat ini sebanyak 231 koperasi. Raker Koperasi dan IKM ini juga dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Rohul Magdalisni Achmad, para Kepala Badan Dinas dan kantor, Upika Kecamatan para, Kades pengurus Koperasi se Rohul dan beberapa pihak perusahaan.***(adv/r4n)

Hukum Pancung Satinah Diundur Usai Pemilu

save satinahSegmenNews.com – Hari ini, Kamis (3/4/2014), merupakan batas akhir bagi Satinah binti Jumadi untuk pembayaran diyat. Apakah Satinah akan bebas dari hukuman pancung?

Direktur Eksekutif Migrant Care, Anis Hidayah, membenarkan jika pembayaran diyat Satinah jatuh tempo hari ini. TKW asal Ungaran, Jawa Tengah, itu wajib membayar diyat jika ingin bebas dari hukuman pancung.

Namun, menurut Anis, berdasarkan informasi yang ia terima dari Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI, dipastikan Satinah tidak akan dieksekusi mati hari ini.

“Tadi malam saya dengar dari Kemenlu, negosiasi masih berlangsung. Kabarnya diundur sampai setelah Pemilu,” kata Anis.

Satinah divonis qishash atau pancung oleh Pengadilan Arab Saudi pada 13 September 2011. Dia dihukum atas pembunuhan dan pencurian barang milik majikannya, Nura al-Garib, pada 2007.

Jika ingin dimaafkan, Satinah harus membayar diyat atau uang darah sebesar 7 juta riyal atau Rp21 miliar hingga 3 April 2014.

Selain memperpanjang waktu pembayaran, keluarga bekas majikan Satinah juga menurunkan besaran uang darah dari Rp21 miliar menjadi Rp12 miliar. Belakangan, dikabarkan diyat kembali turun hingga Rp7 miliar. (trk)

Red: hasran
Sumber : okezone

Harga TBS Riau Turun Rp46,31 per Kg

tbsPekanbaru (SegmenNews.com) – Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Riau periode 2-8 April 2014, umur sepuluh tahun ke atas Rp2.007,41 per kg, turun Rp46,31 per kg dibandingkan dengan harga seminggu sebelumnya yang tercatat sebesar Rp2.053,72.

“Penurunan harga ini terjadai akibat lesunya perdagangan dunia dalam beberapa minggu terakhir,” kata Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Riau, Zulher MS.

Menurut dia, berdasarkan data Bloomberg yang diterima Disbun Riau, pada pukul 16.59 Selasa (1/4) harga CPO dunia anjlok sebesar 1,1 persen ke angka 2.688 per tonnya pada perdangangan CPO untuk kontrak April 2014 di Bursa Derivatif Malaysia.

Sedangkan Harga CPO pada Selasa dibuka sebesar RM 2.700/ton dan bergerak fluktuatif pada kisaran RM 2.688/ton hingga RM 2.728/ton.

“Penurunan ini murni karena lesunya pasar CPO dunia, akan tetapi produksi dan ketercukupan bahan baku di pasar lokal terpenuhi,” katanya.

Ia berharap pasar dunia ke depannya lebih menggairahkan, dan petani pekebun tidak perlu khawatir bahwa harga ini akan terus berkembang karena kebutuhan produksi TBS di Pabrik Kelapa Sawit (PKS) beberapa bulan terakhir sangat minim.

Jadi berapapun produksi TBS petani akan diserap oleh pabrik kelapa sawit di daerah ini dan permintaan dari luar Riau.

Berdasarkan rapat Tim Penetapan harga TBS yang dikoordinir oleh Disbun Riau TBS CPO Riau umur tiga tahun tercatat sebesarRp1.437,04 per kg, umur empat tahun Rp1.604,52 per kg, umur lima tahun Rp1.716,86 per kg, umur enam tahun Rp1.767,56 per kg, umur tujuh tahun Rp1.834,97 per kg.

Untuk umur 8 tahun tercatat sebesar Rp1.892,19 per Kg, umur sembilan tahun Rp1.953,07 per kg sedangkan untuk harga CPO adalah Rp8.846,46 per Kg dan harga kernel Rp6.496,66 per kg.***

Red: hasran
sumber: antara

Awas! Beruang Liar Masuk Komplek Perumahan Pertamina Dumai

Beruang
Beruang

Dumai (SegmenNews.com) – Warga komplek perumahan karyawan PT Pertamina Unit Pengolahan II Dumai yang berada di Kecamatan Dumai Selatan dikejutkan dengan penampakan seekor beruang liar dan diperkirakan dewasa.

Roni, warga setempat, menyebut hewan yang memiliki nama latin Helarctos Malayanus dan berwarna hitam tersebut pertama kali dilihat warga pada Senin 31 Maret 2014 sekira pukul 22.00 WIB di sekitar kawasan terbuka setempat.

“Petugas keamanan dibantu dengan warga komplek langsung panik dan ramai-ramai mengejar hewan tersebut. Namun sayangnya beruang itu kabur ke kawasan hutan wisata sekitar perumahan,” ujarnya, Kamis (3/4/2014).

Kendati demikian, lanjutnya, upaya pengejaran terhadap beruang tersebut terus dilakukan warga hingga menjelang waktu Shubuh atau Selasa (1/4/2014) dinihari. Namun tetap tidak ditemukan karena sudah memasuki kawasan hutan lindung.

“Kemunculan hewan itu tentu saja membuat warga khawatir dan resah. Karena jarang sekali ada hal seperti ini. Mudah-mudahan beruang ini tidak lagi mendatangi lingkungan rumah masyarakat,” harapnya.

Kepala Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Resor Dumai Feri Somba Harahap mengatakan berdasarkan laporan yang diterima dari warga setempat, beruang dewasa itu ditemukan di sekitar lapangan golf komplek perumahan Pertamina.

“Kemudian beruang itu lari dan memasuki kawasan hutan lindung. Sejauh ini tidak menyebabkan jatuh korban jiwa, walau saat itu langsung dikejar dan hewan tersebut kembali ke hutan,” ucapnya.

Hewan yang dilindungi dengan tinggi badan mencapai satu meter, menurut dia, juga dilaporkan merupakan jenis beruang dewasa. Kemungkinan besar keluar dari habitatnya karena kondisi iklim kemarau serta kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan.

“Kita tidak akan mencari hewan itu ke dalam hutan karena itu merupakan habitatnya. Namun warga diharapkan untuk terus waspada dan memantau lingkungan supaya beruang itu tidak memasuki pemukiman lagi,” terangnya.***

Red: Sondri
Sumber : okezone

Sidang PT Adei, Jaksa Hadirkan Saksi Ahli dari BLH dan BPN Riau

Ilustrasi pembakaran lahan
Ilustrasi pembakaran lahan

Pelalawan (SegmenNews.com)– Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan dua saksi ahli pada persidangan kasus pembakaran lahan PT Adei Distrik Nilo, kabupaten Pelalawan, dengan terdakwa General Maneger (GM) PT Adei, Danesuvaran KR Singham. Rabu (2/4) siang di Pengadilan Negeri (PN) Pelalawan.

Kedua saksi ahli itu dari Badan Lingkungan Hidup (BLH) Riau Nelson Sitohang dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Riau Suparyadi.

Sidang yang dipimpin oleh Danovan Akbar Kusuma Bhuworou SH, dengan didampingi dua hakim anggota Yopy Wijaya SH dan Ayu Amelia SH mendegarkan keterangan ahli pertama dari BLH Riau tersebut, yang di hadirkan oleh tim JPU Syafril SH Zurwandi SH, Banu Lesmana SH dan Surbani Binzar SH.

Sebelum memberikan keterangan kedua saksi itu diambil sumpah sesuai agama masing-masing, setelah itu baru ahli dari BLH Riau bersaksi. Diantara fakta persidangan Nelson mengaku kalau dokumen Analisa Mengenai dampak Lingkungan (Amdal) PT Adei dinilai lengkap dan rutin memberikan laporan.

Begitu juga ahli tersebut juga telah turun untuk melihat kondisi Amdal dan termasuk empung air atau kolam penampungan air ada di sediakan oleh perusahaan. Tetapi tidak ada ketentuan dimana lokasi harus dibuat.

“Mereka Amdalnya ada, dan sebahagian lahan mereka terbakar. Walau ada embung air kapan dibuat itu tidak tau,” kata Nelson.

Setelah ahli dari BLH Riau, kemdian ahli dari BPN Riau turun memberikan keterangan atas kasus pembakaran lahan yang terjadi di tahun 2013 lalu. Tapi sayang ahli tanah itu tidak pernah melakukan pengukuran, hanya saja dibawa turun untuk melihat kondisi lahan perusahaan yang terbakar.

“Kita lihat banyak lahan terbakar tapi tidak secara total. Hanya saja ada beberapa blok yang hangut terbakar. Tetapi berapa jumlahnya kalau tak salah sekitar 30 hektar seluruh lahannya,” ungkap Suparyandi.

Atas pengakuan saksi itu, terdakwa Danesuvaran bersama penasehat hukumnya membantah kalau lahan sebagaimana ada di gambar satu di berkas acara pemeriksaan bukan 30 hektar, karena sebahagian telah di jual pada masyarakat jadi tinggal sekitar 20 hektar lagi,” tambah Danesuvaran terbatah-batah dengan logat bahasa malaysia-inggir yang kemudian dipertegas penasehat hukumnya.***(fin)

Baznas Rohul Susun Program ZCD Untuk Desa Kasang Padang

Kantor BAZNAS Rokan Hulu ( Foto: SegmenNews.com)
Kantor BAZNAS Rokan Hulu ( Foto: SegmenNews.com)

Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Badan Amil Zakas Nasional (Baznas) wilayah Kabupaten Rokan Hulu sedang menyusun Program Zakat Community Development (ZCD) yang meliputi empat program yakni, Keagamaan, kesehatan, pendidikan, ekonomi sosial yang merupakan Program BAZNAS pusat.

Dikatakan Ketua BAZNAZ Rohul, Ir H Sam Rikardo MSi, kepada SegmenNews.com, Kamis (3/4/14) diruang kerjanya, saat ini pihaknya sedang menyusun Program yang sangat dibutuhkan untuk Desa binaan yakni, Kasang Padang Kecamatan Kepenuhan.

“Kita sudah dua kali pertemuian dengan pusat, kami sedang menyusun matrik kegiatan tahapan ketiga. Setelah disusun akan dikirim ke pusat, Pusat akan adakan rapat lanjutan di Provinsi, terkait apa saja program yang di prioritas untuk jangka waktu 3 tahun mendatang,” tukas Sam Rikardo.

Dijelaskannya, Program ZDC tersebut akan Lounching pada bulan Mei 2014 mendatang. Sementara anggaran pembinaan, bisa mencapai 4 sampai 5 miliar, namun harus disesuaikan dengan kajian Program secara prioritas. Untuk tahun ini direncanakan, dana pusat Rp 100 juta, Rokan Hulu Rp 50 juta dan Provinsi Riau Rp100 juta.

Disamping itu, terkait pemilihan Desa Kasang Padang sebagai Desa prioritas Program ZCD di Rohul, kata Sam Rikardo, bahwa pusat hanya memberikan Program tersebut untuk satu Desa. Desa Kasang Padang yang dipilh dinilai masih sangat membutuhkan bimbingan.

“Yang sangat menonjol adalah dibidang keagamaan dan pengamalan agama islam, hal itu tidak berjalan sebagaimana mestinya. Kesadaran masyarakat sholat berjemaah di Masjid sangat minim masjid selalu sepi walaupun sholat Jum’at sekalipun. Masyarakat disana juga banyak yang buta huruf alqur’an,” paparnya.

Dalam Program ZCD tersebut, BAZNAS Rohul akan memprogramkan membuat taman baca alquran sekaligus gurunya, mengaktifkan kembali TPA, mengajak masyakat sholat lima waktu dan keagamaan lainnya.

Sementara untuk perekonomian, BAZNAS akan mengupayakan kerja sama dibidang perkebunan dengan perusahaan dan SKPD. Sementara itu untuk bidang lainnya, BAZNAS tengah mempersiapkannya.***(r4n)

Wako Pekanbaru Kukuhkan 90 Siswa Duta Lingkungan

Firdaus saat mengukuhkan 90 orang siswa MAN 1 sebagai Duta lingkungan
Firdaus saat mengukuhkan 90 orang siswa MAN 1 sebagai Duta lingkungan

Bengkalis (SegmenNews.com)

Walikota Pekanbaru, Firdaus ST MT mengukuhkan 90 orang siswa MAN 1 Pekanbaru sebagai Duta lingkungan, Kamis (3/4/14).

Diacara itu Firdaus berpesan agar seluruh siswa/siswi MAN 1 Pekanbaru terus meningkatkan semangat belajar, wawasan dan kreatifitas.

Namun itu semua kata Firdaus harus dimbangi dengan mental yang postif demi mencapai masa depan yang jauh lebih baik.

“Generasi adalah penerus bangsa oleh itu, mereka harus lebih meningkatkan kreatifitas,” imbunya.

Menurutnya, dalam penelitian pakar ekonomi serta diketahui bahwa diperkirakan 15-20 tahun yang akan datang, Negara Indonesia akan menjadi Negara G7 atau negera maju di dunia. Maka dengan perkiraan yang didukung oleh indicator serta variable sekarang, generasi muda sebagai penerus bangsa generasi akan menghadapi berbagai tantangan.

Oleh itu, generasi muda dituntut rajin belajar, disiplin, gali potensi diri dan tallenta, dan membekali diri dengan sikap mental yang bersahaja dan santun. Salah sat bentuk jiwa kepemimpinan itu menurut Walikota adalah pembiasaan berdisplin sejak dini, serta peduli dengan orang lain dan lingkungan, serta berprilaku hidup sehat dan bersih.***(akira/hms)