Beranda blog Halaman 2690

Gubri Tak Datang, SBY Meradang

Teleconference Presiden SBY dengan Pejabat Riau di Mapolda Riau (foto riauterkini)
Teleconference Presiden SBY dengan Pejabat Riau di Mapolda Riau (foto riauterkini)

Pekanbaru (SegmenNews.com)– Ketidak hadiran Gubernur Riau pada teleconference di Mpoda Riau, Jum’at (14/2/14) membuat Presiden Susilo Bambang Yudohoyo (SBY) meradang.

Presiden SBY berkomunikasi melalui teleconference dari Semarang didampingi Wakil Presiden Boediono dan para menteri mengungkapkan kekecewaannya kepada pejabat yang hadir di Mapolda Riau.

“Seharusnya Gubernur Riau itu yang berdiri paling depan. Gubernur sendiri yang harus menjelaskan kepada saya perkembangan penanganan asap. Gubernur yang saya butuh untuk menjelaskan ini bukan wakilnya,” kata SBY dengan nada keras.

SBY juga meminta para pejabat menjelaskan siapa saja yang hadir untuk membahas kebakaran lahan di Riau. “Sebelum saya mulai rapat, saya ingin tahu siapa yang hadir dalam rapat di Riau sana,” kata Presiden dari Semarang.

Kemudian, Kepala Badan Nasional Benanggulangan Bencana (NPB) Syamsul Maarif yang memimpin rapat memperkenalkan pejabat yang hadir di Riau, mulai Kapolda, Danrem 031/Wirabima Pekabaru, dan Komandan Lanud.

“Pak Gubernur sedang ke Bengkalis ada urusan Pak Presiden,” jelas Ketua BNPB.***(ris)

6 Ribu Jiwa Terserang ISPA, Warga Riau Layak Diungsikan

Kabut Asap
Kabut Asap

Pekanbaru (SegmenNews.com) Buruknya kualitas udara akibat kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan sejak dua bulan terakhir ini berdampak pada kesehatan sekira 6 juta warga Riau.

Dokter paru RSUD Arifin Ahmad, Pekanbaru, Azizman Saad, menyarankan kepada Pemerintah Provinsi Riau agar mengungsikan warga, terutama yang bermukim di daerah berbahaya, karena banyak titik di Riau yang udaranya sudah sangat tercemar.

Saat ini, ada lebih dari 55 ribu warga Riau terserang penyakit akibat asap. Sebanyak 48.390 di antaranya menderita ISPA. Sisanya, 911 pneumonia, 1.872 asma, 2.481 iritasi kulit, dan 1.768 mata.

Azizman Saad, Jumat (14/3/2014), menjelaskan, kondisi udara di Riau semakin memburuk. Oksigen yang dihirup warga sudah sangat berbahaya karena bercampur dengan partikel debu dari sisa kebakaran hutan dan lahan.

Karena itu, pemerintah diminta melakukan upaya untuk meminimalisasi jumlah warga yang terkena ISPA dengan mengevakuasi warga.

Cara lain, tambah dia, warga diminta tidak keluar rumah jika tidak ada kepentingan mendesak.

Selain itu, banyak meminum air putih dan istirahat cukup juga membantu menghindari penyakit.***

Red: Son
Sumber : okezone

Jelang Pemilu, Polres Siak Gelar Apel “Mantab Praja”

Wakil Bupati Siak H Alfedri bersama Kapolres Siak AKBP Dedi Rahman Dayan mengecek personel  pada apel mantap brata jelang pemilu di halaman Polres Siak.
Wakil Bupati Siak H Alfedri bersama Kapolres Siak AKBP Dedi Rahman Dayan mengecek personel pada apel mantap brata jelang pemilu di halaman Polres Siak.

Siak (SegmenNews.com)- Menjelang Pemilu Legislatif dan Pilpres yang akan dilaksanakan bulan April 2014 dan Juli 2014, Kepolisian Resor Siak, Jum’at, 14/3 di halaman Mapolres Dayun, melaksanakan Apel Gelar Pasukan Dalam Rangka Operasi Mantap Brata Pengamanan Pemilu Legislatif dan Pilpres 2014.

Apel Gelar Pasukan dengan sandi Operasi “Mantap Brata” diikuti seluruh personil TNI/Polri, Linmas dan Sat. Pol PP. Turut hadir dalam Apel Gelar Pasukan dalam rangka persiapan pengamanan Pemilu 2014, Wakil Bupati Siak, Drs. H. Alfedri, M.Si, Kapolres Siak, AKBP Dedi Rahman Dayan, S.IK, Kajari Siak, Zainul Arifin, SH,MH, dan sejumlah pejabat di lingkungan pemerintah kabupaten Siak

Bertindak sebagai inspektur upacara pada apel tersebut Kapolres Siak, AKBP Dedi Rahman Dayan, S.Ik., mengatakan, apel konsolidasi gelar pasukan yang diselenggarakan di seluruh kesatuan kewilayahan Indonesia, dilaksanakan untuk mengecek kesiapan personel dan kelengkapan sarana prasarana Polri beserta unsur terkait, sebelum diterjunkan ke lapangan. Dengan demikian diharapkan, semua perencanaan yang telah dipersiapkan dapat berjalan dengan optimal, dalam rangka mensukseskan pengamanan Pemilu 2014.

Usai Apel tersebut Wakil Bupati ketika di jumpai di lapangan dirinya berharap agar peserta demokrasi yakni masyakarat jangan mudah terpancing oleh isu-isu yang nantinya dapat merugikan kita semua dan adanya peningkatan jumlah suara dari tahun sebelumnya. Dirinya menambahkan jadikan demokrasi ini sebagai sebuah kehidupan yang penuh dengan persaudaraan dan mari kita sukseskan pemilu ini secara bersama.

Sementara itu Kapolres Siak AKBP Dedi Rahman Dayan SIK menjelaskan agar personilnya bertugas sesuai dengan tupoksi yang ada, jika ada persoalan di lapangan agar diselesaikan dengan cara pendekatan persuasif, dan pihaknya bersifat netral terkait pemilu mendatang ini.***(rinto/hms)

Wow, Selvi Kitty Ngaku Pernah ‘Ditembak’ Bopak Castello

Bopak dan Selvy (kapanlagi.com)
Bopak dan Selvy (kapanlagi.com)

SegmenNews.com– Permasalahan rumah tangga komedian Bopak Castello merembet ke sejumlah perempuan cantik pendatang baru di industri hiburan. Salah satunya adalah Selvi Kitty, seorang pedangdut pendatang baru.

Wanita cantik ini mengaku pernah ‘ditembak’ oleh Bopak. Bahkan Selvi pun diakui Bopak di depan teman-temannya sebagai kekasihnya.

“Pernah nembak. Pernah diajak ngenalin lah Selvi pacarnya Bopak gitu. Dia pernah edit foto aku sama dia buat di-bbm. Aku tanya, kok bisa pajang foto aku? Dia jawab, biar tahu aja kalau aku lagi dekat sama kamu,” kata Selvi di Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan (13/3).

Namun kapan tepatnya Bopak menyatakan rasa cintanya, Selvi mengaku lupa. “Lupa nembaknya kapan. Aku lupa persisnya. Baru-baru kemarin sih yang jelas, ya sebelum dia sama Happy,” lanjutnya.

Selvi sendiri mengetahui bahwa Bopak memang menyukai dirinya. Menurutnya, Bopak menyatakan cintanya dengan Blackberry Messenger.

“Bbm langsung. Ya dia kaya suka gitu sama aku. Boleh dekat sama Selvi kan, cuma dekat doang. Dia bilang mau ga, tapi ga langsung, cuma di-bbm,” tandasnya.

Red: Sondri
sumber: kapanlagi.com

Baim Duakan Artika Sari Devi?

Artika Sari Devi dan Baim (kapanlagi.com)
Artika Sari Devi dan Baim (kapanlagi.com)

SegmenNews.com– Artika Sari Devi mengaku cemburu dengan perlakuan suaminya, Baim yang sangat menyayangi gitarnya. Pasalnya, Baim acap kali menghilang dan tiba-tiba ditemukan sedang bersama gitar kesayangannya.

“Iya lah (cemburu), kita suka nanya, ‘Papa ke mana yah?’, enggak taunya lagi ngelapin gitar,” ujar Artika di kawasan SCBD, Sudirman, Jakarta Selatan, Kamis (13/3).

Artika Sari Devi mengaku cemburu dengan Baim yang begitu sayang dengan gitarnya.Artika Sari Devi mengaku cemburu dengan Baim yang begitu sayang dengan gitarnya.

Memang karena seringnya Baim bersentuhan dengan alat musik bersenar enam itu, menjadikan anak pertamanya Sarah Ebiela mengatakan kalau ayahnya adalah seorang pengamen.

“Dia sering ditanyain, ‘Papa kerja apa?’ Anak ku jawab, ‘Papa aku ngamen’. Dia (anak) tahu papanya suka bawa gitar, bikin orang happy,” tutup perempuan dengan tinggi badan 168 cm itu.***

Red: ran
sumber: kapanlagi.com

Kabut Asap Mengancam, Warga Pekanbaru Mulai Mengungsi

Kabut asap Riau
Kabut asap Riau

Pekanbaru (SegmenNews.com) Belum adanya solusi yang membuat masyarakat di Kota Pekanbaru bisa bernafas lega, membuat sejumlah warga Pekanbaru terpaksa mengungsi keluar Daerah Provinsi Riau.

Seperti keluarga, Dana (35) warga Tangkerang Tengah, Marpoyan Damai, Pekanbaru, kepada segmennews.com, Jum’at (14/3/14) melalui telepon, dia terpaksa membawa istri dan dua anaknya ke rumah saudaranya di Padang Sidimpuan, Sumatera Utara. Sebab, anaknya yang berumur 4 tahun sudah mulai terserang penyakit ISPA, sedangkan kualitas udara semakin memburuk.

“Anak saya sudah batuk-batuk dan muntah-muntah, terjangkit ISPA. Walaupun saya bawa ke RSUD Arifin Achmad. Kalau kualitas udara tetap memburuk, tentunya anak saya akan sakit lagi. Ya, terpaksa saya mengungsi ke rumah saudara di Sumatera Utara,” ujarnya bernada keluh.

Katanya dia dan keluarganya sudah dua hari berada di Sumut, menurutnya disana lebih aman, sebab walaupun kabut asap juga ada namun tidak separah di Pekanbaru.

Alasan mengungsi juga di katakan, Indah (32) warga Kulim, dirinya terpaksa di antarkan suaminya ke rumah orangtuanya di Kota Medan Sumatera Utara (Sumut). Sebab dirinya sering mengalami mengalami sesak nafas karena asap yang semakin tebal di Pekanbaru. Apalagi dirinya sengan mengandung empat bulan, dia takut nantinya akan berbahaya bagi anak didalam kandungannya.

Mereka berharap Pemerintah segera mengatasi kondisi yang mengancam Pekanbaru dan Riau khususnya.

Untuk mengatasi kebakaran lahan, siang ini Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan melakukan teleconference dari Semarang, Jawa Tengah kepada sejumlah pejabat Riau yang menunggu di Mapolda Riau. Dalam teleconference tidak dihadiri oleh Gubernur Riau, Annas Maamun karena sedang berada di Kampung halamannya Bagan Siapi Api, Rokan Hilir.***(achir)

Bupati Harris: Ciptakan Pemilu Kondusif

bupati harrisPelalawan (SegmenNews.com)– Bupati Kabupaten Pelalawan, HM Harris menghimbau kepada masyarakat agar bersama-sama mensukseskan Pemilihan Umum (Pemilu) Legislatif tanggal 9 April 2014 mendatang dengan aman dan kondusif.

“Mari kita ciptakan Pemilu yang anam dan kodusif. Masyarakat juga jangan terpancing dengan isu-isu yang ada. Kita laksanakan pesta demokrasi yang jjur dan aman,” kata Harris tadi pagi.

Masyarakat harus bisa menepis isu-isu negatif jangan sampai terpancing yang akan membuyarkan konsentrasi demokrasi. Gunakan hak pilih untuk memilih calon-calon yang terbaik.***(fin)

SMAN Air Tiris-Kampar Terbakar

SMAN Air Tiris terbakar
SMAN Air Tiris terbakar

Kampar (SegmenNews.com)– Bangunan utama SMA Negeri Air Tiris, di Jalan Lintas Pekanbaru-Bangkinang, Kelurahan Airi Tiris, Kecamatan Kampar, dilalap sijago merah, Jum’at (14/03/14) pagi, sekitar pukul 04:30 WIB.

Sebanyak 13 personil pemadam kebakaran serta empat unit mobil kebarakan menjinakkan api hingga padam.

Dari informasi dilokasi api berasal dari belakang dibangunan sekolah. Tampak juga dilokasi kebakaran Kapolsek Kampar, AKP Arbain dan sejumlah anggota berpakaian lengkap dan biasa.

Sejauh ini belum diketahui penyebab kebaran tersebut.***(des/ur)

Massa Kecam Pemerintah Lamban Tangani Kabut Asap di Riau

Pengunjuk rasa di depan kantor Gubernur Riau
Pengunjuk rasa di depan kantor Gubernur Riau

Pekanbaru (SegmenNews.com)- Massa Pergerakan Dosen dan Mahasiswa (Padam) Pendidik Guru Sekolah Dasar Universitas Riau (PGSD-UR) dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pekanbaru berunjuk rasa ke kantor Gubernur Riau, Jumat (14/3/14).

Massa juga tergabung dengan Masyarakat Anti Kabut Asap Riau (MASKER). Mereka menuntut tindakan penanggulangan asap yang kian hari semakin pekat tanpa ada pengurangan asap sama sekali. Mereka menilai kabut sap bukan bencana, namun akibat perbuatan tangan-tangan jahil manusia yang tidak bertanggung jawab, untuk itu pihak Pemprov harus segera menanggulanginya.

Begitu juga dengan Pemerintah pusat harus bersama-sama menanngulanginya, bukan hanya duduk dan membiarkan oknum pembakaran hutan.

“Para pejabat Pusat dan Pemprov jangan hanya memperkaya diri menyelamatkan perusahaan dan oknum yang terlibat dalam pembakaran lahan. Ini harus segera ditindak,” orasi Korlap Aksi, Ari Nugraha kesal.

Selain itu, Korlap MASKER, Zainuddin MK meneriakkan agar Pemerintah meminta bantuan pihak asing untuk membantu memafamkan lahan yang terbakar, jangan hanya diam kalau tak mampu.

“Kalau tidak ditanggapi, kami sarankan untuk meminta bantuan asing seperti Austalia, Malaysia dan Singapura untuk membantu memadamkan api di lahan yang terbakar,” ujarnya dengan lantang.

Massa yang dijumpai oleh Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau Zainal Ismail, memaksan sekdaprov meniup lilin tanda ulang tahun ke-17 Peovinsi Riau Diselimuti kabut asap.***(ran)

Pembahasan Kabut Asap SBY dan Pemprov Riau Ditunda Usai Jum’at

sbyPekanbaru (SegmenNews.com)- Rencana teleconference Presiden SBY dengan pejabat penting Riau membahas kabut asap terpaksa ditunda hingga pukul 14:00 WIB siang ini.

Penundaan pembahasan tersebut diduga akibat ketidak hadiran Gubernur Riau, Annas Maamun, dikabarkan beliau sedang berada di kampung halamannya Bagan Siapi api, Rokan Hilir.

Semula teleconference Presiden RI itu akan dilaksanakan hari ini, Jum’at (14/3/14) sekitar pukul 09.00 WIB.

Penundaan itu diakui oleh Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryotejo. “Penundaan karena masalah tekhnis saja,” katanya kepada sejumlah wartawan di Mapolda.***(chir)