Beranda blog Halaman 2697

Ribuan Jemaah Tembilahan Shalat Istisqa

ilustrasi (net)
ilustrasi (net)

Tembilahan (SegmenNews.com)- Ribuan warga muslim Kota Tembilahan memadati lapangan Gajah Mada Tembilahan melaksanakan salat istisqa agar diturunkan hujan, Jumat (7/3/14). Apalagi sejak beberapa waktu belakangan ini, kabut asap dikota Tembilahan kian tebal bahkan kualitas udara sudah sangat buruk, diakibat pembakaran lahan oleh orang tidak bertanggungjawab.

Shalat Minta Hujan diprakarsai Pemerintah Inhil ini dihadiri Wakil Bupati H Rosman Malomo, Sekretaris Daerah Inhil H Alimuddin RM, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), pimpinan SKPD di lingkungan Pemkab Inhil serta ribuan warga kota, dimana Sholat Istisqa dan doa bersama ini dipimpin oleh KH. Rusli Kurnain dan Khatib HM Effendi Lc.

Kabut asap tebal dampak kebakaran lahan baik di wilayah Inhil maupun daerah tetangga umumnya di Provinsi Riau dalam beberapa Minggu belakangan ini sudah sangat mengkhawatirkan. Dikatakan Wabup Rosman Malomo, sebelumnya berbagai upaya untuk memadamkan api sudah dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak, untuk itu warga dan pihak pengelola perusahaan perkebunan diminta lebih meningkatkan kepduliannya terhadap lingkungan.

“Dengan kondisi musim kemaran panjang dan musibah kabut asap ini, kita minnta kepada yang maha kuasa dengan melaksanakan shalat Istisqa agar harapannya, apa yang kita lakukan hari ini diijabah oleh Allah SWT,” ujar Rosman.

Sementara Ketua HM effendi Lc menyampaikan apresiasi mendalam kepada Pemerintah yang menggagas pelaksanaan Sholat Istisqa ini. Dikatakan, sebetulnya bencana kabut asap termasuk musim kemarau saat ini, bukan hanya sebatas siklus alam. Tapi bisa jadi akibat ulah manusia yang berbuat maksiat, ujian dari Allah supaya manusia lebih betaqwa, atau juga akibat ulah manusia.

Untuk itu pihaknya mengajak semua untuk berintropeksi dan kembali pada Alquran dan Hadist. Karena bisa saja terjadi, kabut asap yang berkepanjangan ini akibat kezaliman yang dilakukan manusia. “Sudah seharusnya semua umat manusia kembali kepada Allah. Jangan sampai ingat Allah ketika membutuhkan saja. Shalat istisqa itu meminta ampunan kepada Allah agar kita suci kembali kemudian memohon rahmat berupa hujan,” pungkasnya.***(Adv/humas)

Alamak! Janda dan Petugas Pengadilan Agama ML di Ruang Sidang

ilustrasi
ilustrasi

SegmenNews.com – Us, petugas juru sita Pengadilan Agama Lubuk Pakam, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, tertangkap basah sedang melakukan hubungan intim dengan LN (32), janda beranak satu, warga Karang Anyar, Kecamatan Beringin, Deliserdang.

Kejadian itu berawal saat LN menemani temannya berinsial SS yang ke kantor Pengadilan Agama Lubuk Pakam untuk menjalani sidang perceraian.

Saat di kantor pengadilan, LN dan SS bertemu dengan seorang lelaki berinisial Us yang mengaku sebagai pengawas juru sita di pengadilan. Us kemudian melancarkan aksinya dengan menawarkan jasa jika dirinya dapat mempelancar jalannya perceraian.

Selang beberapa hari, Us kemudian mengajak LN bertemu dengan dalih membahas perkara yang sedang dihadapi SS. Tanpa berpikir panjang, LN kemudian bersedia menerima ajakan Us.

LN pun diajak ke kantor dan dibujuk untuk berhubungan intim dengan iming-iming akan dinikahi. Us juga menjanjikan akan menuntaskan perkara SS.

Ajakan itu tidak ditolak oleh LN. Mereka melakukan hubungan intim di salah satu ruang persidangan.

Hubungan badan di tempat yang sama terus berlanjut di hari-hari berikutnya. Hingga pada suatu hari, keduanya tepergok oleh hakim yang kebetulan sedang lembur.

Pihak Pengadilan Agama Lubuk Pakam sejauh ini belum bersedia memberikan keterangan.***
Red: son
Sumber : okezone

Akreditasi Madrasah Rohul Dipercepat

Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Dalam rangka peningkatan percepatan akreditasi madrasah dan peningkatan mutu madrasah secara berkesinambungan, maka Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Rokan Hulu (Rohul) memanggil seluruh Kepala Madrasah, baik MIN/MIS, MTsN/MTsS, maupun Man/MAS se Rohul, Kamis (6/2/2014) bertempat di aula Kemenag Rohul, Pasir Pengaraian.

Hadir dalam pertemuan tersebut adalah seluruh Kepala Madrasah MIN/MIS, MTsN/MTsS, MAN/MAS se Rohul, Kasi Pendidikan islam (Pendis), para Pengawas Pendidikan madrasah, dan pejabat Kemenag lainnya.

Ahmad Supardi menyatakan bahwa akreditasi madrasah ini adalah sebuah kebutuhan, sebab madrasah yang tidak terakreditasi, bisa terkena sanksi penggabungan dengan madrasah lain, atau bahkan penyetopan atau pembubaran atas lembaga pendidikan madrasah tersebut.

Dari pihak Kemenag Rohul, melakukan berbagai upaya untuk melakukan percepatan akreditasi madrasah ini, seperti sosialisasi seperti sekarang ini, sosialisasi dan melihat serta membimbing langsung di lapangan, termasuk upaya yang sedang digenjot adalah melakukan kerjasama dengan pihak Pemerintah Australia, yaitu lembaga Australian Agency for International Development (AusAID).

Kakan Kemenag Rohul, menyatakan bahwa program kemitraan ini secara umum bertujuan untuk meningkatkan mutu layanan dan daya saing pendidikan madrasah pada tingkat MI dan MTs, sesuai dengan 8 komponen Standar Nasaional Pendidikan (SNP).

Sedangkan tujuan secara khusus, adalah untuk meningkatkan kapasitas dan kesiapan madrasah dalam menghadapi proses akreditasi yang dilaksanakan oleh Badan Akreditasi Nasional – Sekolah dan Madrasah (BAN-S/M).

Ahmad Supardi Hasibuan lebih lanjut menyatakan bahwa di lingkungan Kemenag Rohul terdapat 34 Raudhatul Athfal (RA), 15 Madrasah Ibtidaiyah (MI), 39 Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan 16 Madrasah Aliyah (MA). Jumlah total madrasah adalah 104 madrasah. Dari 104 madrasah tersebut yang sudah diakreditasi adalah 42 madrasah, sedanglan yang belum diakreditasi adalah 62 madrasah.

Ahmad Supardi berharap agar seluruh pimpinan madrasah bekerja keras, dengan memanfaatkan segala daya dan upaya, sehingga proses akreditasi berjalan baik, dan mendapatkan hasil yang maksimal.***(r4n/rls)

Rohul Bahas Draf Ranperda Wakaf

Rohul Bahas Draf Ranperda Wakaf
Rohul Bahas Draf Ranperda Wakaf

Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Dalam rangka meningkatkan pengelolaan, pemanfaatan, dan pemberdayaan wakaf secara berdayaguna dan berhasil guna, sehingga manfaatnya dirasakan oleh masyarakat, maka Kementerian Agama (Kemenag) dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rohul, bahas draf Rancangan Peraturan Daerah (RANPERDA) tentang pengelolaan wakaf, Kamis (6/3/2014) bertempat di kantor Kemenag Rohul.


Hadir dalam pembahasan tersebut Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, Pemkab Rohul diwakili oleh Kabag Hukum Hamdani SH, Ketua MUI Rohul Drs H Hasbi Abduh MA, Ketua BAZNAS Ir H Samrikardo MSi, Kasi Penyelenggara Syari’ah H Martillevi Saleh MSy, Sekretaris BAZNAS H Elfalisman SAg, dan yang lainnya.

Ahmad Supardi menyatakan, bahwa lembaga wakaf adalah pranata keagamaan yang memiliki potensi dan manfaat ekonomi, yang perlu dikelola secara efektif dan efisien untuk kepentingan ibadah dan kesejahteraan umum. Jadi wakaf berdimensi ibadah dan berdimensi social, yaitu kesejahteraan masyarakat, jelasnya.

Selain itu, wakaf adalah merupakan perbuatan hukum yang telah lama hidup dan berkembang serta dilaksanakan oleh umat Islam dalam masyarakat. Hanya saja belum diatur secara lengkap, tertib, dan mendetail. Oleh karenanya, perlu ada aturan yang jelas, sebagai pedoman bagi umat, tandasnya.

Ahmad Supardi lebih lanjut menyatakan, bahwa Rohul memiliki potensi yanbg cukup besar dalam hal wakaf, sebab 80 persen lebih penduduk Rohul ini adalah umat islam. Sebahagian dari mereka adalah kelompok menengah ke atas dari sisi ekonomi. Mereka tentunya hendak memberikan wakafnya, untuk kepentingan umat Islam.

Wakaf itu secara garis besar ada tiga macam, yaitu wakaf harta tidak bergerak, seperti tanah-tanah wakaf, yabng digunakan untuk masjid, kuburan, madrasah, pondok pesantren, dan kegiatan usaha produktif lainnya.

Kemudian harta bergerak selain uang, seperti kenderaan bermotor, alat penangkap ikan, sampan, binatang ternak, kebun kelapa sawit yang cukup luas di Rohul, hak atas kekayaan intelektual, Alqur’an, buku-buku, dan kitab-kitab lainnya.

Dan yang paling aktual sekarang adalah wakaf atas harta bergerak berupa uang, seperti uang itu sendiri, logam mulia, surat berharga, hak sewa, dan lain sebagainya.

Ahmad Supardi juga menjelaskan bahwa wakaf ini termasuk potensi umat yang kurang terurus oleh umat islam, padahal madrasah-madrasah, pondok pesantren, masjid, kuburan dan sebagainya, pada umumnya dibangun di atas tanah wakaf.***(r4n/rls)

Pengumpulan Pajak di Samsat Pekanbaru Capai Rp 24,5 Miliar

Kepala UPT Pekanbaru Selatan, Yon Azhri
Kepala UPT Pekanbaru Selatan, Yon Azhri

Pekanbaru (SegmenNews.com)- Dalam bulan Februari tahun 2014 ini Unit Pelaksana Teknis (UPT) atau samsat Pekanbaru Selatan berhasil mengumpulkan sebanyak 24,5 milyar lebih dari pungutan pajak kendaraan bermotor baik Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB).

Demikian hal ini disampaikan Kepala UPT Pekanbaru Selatan, Yon Azhri, Rabu (5/3/2014) diruang kerjanya.”Untuk bulan Februari ini ada sekitar 24,5 milyar dari pajak kendaraan bermotor,” jelasnya.

Lebih lanjut disampaikan Yon bahwa jumlah tersebut belum termasuk dengan jumlah pendapatan pajak dari pajak alat berat dan air permukaan” Ini belum termasuk dengan hasil pajak air permukaan dan pajak alat berat,” lanjutnya.

Lebih lanjut disampaikan Yon Azhari bahwa dalam satu hari kerja rata-rata ada sekitar 80 orang wajib pajak yang membayarkan kewajibanya ke UPT Pekanbaru Selatan.

” Kalau kita ratakan saja perhari itu ada sekitar 80 orang yang membayarkan kewajiban pajak kendaraan bermotornya baik itu pengesahan 1 tahun maupaun pengesahan 5 tahun,” l

njutnya. Sementara itu, sejauh ini tidak ada kendala yang begitu berarti untuk pemungutan pajak diwilayah Pekanbaru Selatan. Hanya saja beberapa waktu ada tunggakan-tunggakan untuk pajak alat berat.

Dimana wajib pajak alat berat ini dimiliki oleh perusahaan-perusahaan yang ada diwilayah Pekanbaru selatan. Tamun tunggakan-tunggakan tersebut saat ini sudah dibayarkan.

“Kalau kendala sejauh ini memang tidak ada. Hanya saja memang 2013 lalu ada tunggakan-tunggakan untuk wajib pajak alat berat. Namun, kita sudah melakukan penagihan-penagihan dan perusahaan-perusahan bersangkutan sudah melunasi,” lanjutnya.

Namun, menurutnya jika tidak ada niat baik perusahaan-perusahaan menyelesaikan kewajibanya dan banyak menunggak UPT Pekanbaru Selatan tentu akan berupaya melakukan penagihan dengan menurunkan tim yustisi optimalisasi penerimaan pajak daerah.

Seperti diketahui Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Pendapatan Provinsi Riau sudah menggandeng Kejaksaan Negeri se Riau dalam MoU yang telah dilakukan di Hotel Arya Duta, Kamis (30/5/13) silam untuk melakukan penandatanganan kerjasama dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, dalam meningkatkan penerimaan pajak daerah, terutama dalam menuntaskan penunggakan pajak.***(r4n/ur)

Bupati Siak dan Wakilnya Sambut Gubernur Riau

Bupati Siak dan Wakilnya Sambut Gubernur Riau
Bupati Siak dan Wakilnya Sambut Gubernur Riau

Siak (SegmenNews.com)- Bupati Siak Syamsuar dan wakil Bupati Alfedri, serta unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Siak, menyambut kunjungan Gubernur Riau Anas Maamun beserta rombongan, di Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Siak, Kamis (6/3/14).

Bupati Syamsuar mengungkapkan bahwa, kunker perdana Gubri ini disambut dengan suka cita dan diharapkan dapat memberikan perhatian khusus ke masyarakat, yakni pada bidang perekonomian yang akan membuat masyarakat sejahtera. Dan juga pada bidang infrastruktur.

“Kunker perdana pak Gubri ini, tentunya kami sambut dengan suka cita. Dan kami berharap, pak Gubernur dapat memberikan perhatian khusus pada bidang-bidang perekonomian masyarakat, untuk sejahtera,” ungkap Bupati Syamsuar bergelar Datuk Setia Amanah.

Sementara itu, Gubernur Riau, Annas Maamun menuturkan bahwa para remaja saat ini masih kurang tata krama dan kesopanan, itu membuktikan lemahnya ajaran keadatan kepada mereka. Untuk itu para remaja perlu mendapat pendidikan keadatan dan keagamaan.

“Saat ini, coba kita lihat pada anak-anak kita. Dulu waktu saya kecil, emak saya bilang, klo ada tamu tak boleh lewat-lewat atau melintas-lintas. Klo saat ini, kepalo ayah nyo pun tolaknyo, atrinya mulai berkurangnya sopan santun. Untuk itu diharapkan lembaga adat untuk dapat memperkuatnya kembali,” terang Gubri Annas.

Selain itu, Gubri Annas juga mengatakan bahwa, Kabupaten Siak cocok dipusatkan lembaga adat melayu. Untuk itu, pemerintah dapat bekerja sama dengan lembaga adat yang ada untuk menciptakan melayu siak terkenal hingga ujung dunia.***(rinto)

Melawan, Tersangka Ganja di Door

Tersangka Ganja, Janel Vianto Situmeang (38) ditembus timah panas polisi di kedu pahanya
Tersangka Ganja, Janel Vianto Situmeang (38) ditembus timah panas polisi di kedua pahanya

Baca Berita Terkait: Rebut Senjata Polisi, Tersangka Ganja di Door

Rebut Senjata Polisi, Bandar Ganja di Pelalawan Ditembak

Tersangka Ganja, Janel Vianto Situmeang (38) ditembus timah panas polisi di kedu pahanya
Tersangka Ganja, Janel Vianto Situmeang (38) ditembus timah panas polisi di kedua pahanya

Pankalan Kerinci (SegmenNews.com)- Tim Opsnal Sat Narkoba Polres Pelalawan dalam sehari berhasil menangkap dua tersangka narkoba sekaligus, yakni Armansyah (20) kurir sabu lalu di kembangkan Janel Vianto Situmeang (38) bandar ganja berhasil diringkus setelah dua timah panas bersarang di kedua paha, Rabu (5/3) lalu.

Kapolres Pelalawan AKBP A Supriyadi SIK MH melalui Kasubag Humas AKP G Lumban Toruan, membenarkan adanya bandar ganja yang terpaksa di tembak pihak kepolisian.

“Satu pelaku terpaksa di limpuhkan dengan timah panas karena berusaha melakukan perlawanan dengan merebut senjata anggota saat akan ditangkap hingga bergumal dengan pelaku,” ujar Kasubag Humas.

Dijelaskan Kasubag Humas, bahwa penangkapan tersangka narkoba itu berawal dari informasi masyarakat akan ada transaksi narkoba di Jalan Said Khasim, Pangkalan Kerinci. Mendapat laporan Kasat Narkoba AKP Edi Yasman langsung memerintahkan anggotanya untuk turun melakukan penyelidikan.

Berkat kerja keras, tim Opsnal Sat Narkoba Polres Pelalawan akhirnya tersangka Armansyah berhasil ditangkap saat menunggu pembeli di Jalan Said Khasim, dengan barang bukti (BB) sabu-sabu sebanyak satu paket seberat setegah uncang atau sekitar 2,5 gram.

Namun dari pengakuan tersangka mendapat barang haram itu dari rekannya di Pangkalan Kerinci yang dibeli seharga Rp3 juta. Tapi sayang bandar sabu telah kabur dan handphone sudah tidak aktif ketika di hubungi berulang kali oleh Armansyah.Setelah di intograsi selain kurir sabu, juga terlibat jaringan pengedar daun ganja.

Kemudian bandar ganja di pancing untuk dilakukan transaksi. Mendapat pesanan kembali ganja, Janel sepakat untuk melakukan transaksi di Jalan Pelita. Tetapi tak mengira kalau pemesan ganja sudah di tangkap polisi. Sehingga saat akan menyerankan ganja pelaku sadar ada polisi datang.

Ketika akan ditangkap pelaku berusaha merampas senjata polisi, hingga bergumal antara pelaku yang berbadan besar dengan polisi. Saat pelaku berusaha kabur tembakan peringatan langsung di lepaskan ke udara. Walau telah mendapat peringatan dari polisi mantan karyawan subkontraktor RAPP itu telah melarikan diri.

Hingga moncong pistol polisi di arahkan ke bagian kaki yang telah mengenai bagian paha. Dengan kondisi luka tembak di paha, pelaku tetap bangkit dan melarikan diri, hingga tembakan kembali di arahka ke bagian kaki baru pelaku menyerah. Rintihan kesakitan terdegar oleh Janel, setelah kedua kakinya bersarang timah panas polisi.

“Saat akan ditangkap Janel melakukan perlawan, dan terjadi perkelahian dengan anggota Unit Narkoba, dan tersangka sempat merampas senjata. Jadi kemungkinan akibat pengaruh mengkomsumsi ganja, jadi dua kali tembakan di kaki baru bisa menyerah,” papar Lumban.

Dari tangan tersangka Jane polisi berhasil menyita tiga paket ganja siap edar, serta satu unit sepeda motor. Warga sekitar Jalan Pelita yang mendegar ada tembakan berdatangan menyaksikan tersangka narkoba di angkut ke dalam mobil akibat kedua kakinya di dor tersebut untuk segera di larikan ke RS Amelia Medika, Pangkalan Kerinci.

Tetapi dua proyektil masih bersarang di kaki setelah mendapat pertolongan pertama, kemudian tersangka bandar ganja itu di rujuk ke RS Bhayangkara Polda Riau untuk dilakukan operasi. Dengan mengunakan mobil ambulan terbaring di atas tandu dan tangan terborgol.***(afin)

 

Kisah Pilu, Analis Keuangan Bank Jadi Budak seks

shandra woworuntu. ©thesun.co.uk
shandra woworuntu. ©thesun.co.uk

Hati-hati dengan tawaran kerja di Amerika Serikat dengan gaji dan karir yang menjanjikan. Banyak tipuan di dalamnya. Penipuan semacam ini tak hanya menimpa mereka yang tak berpendidikan. Seorang wanita cerdas dengan reputasi kerja yang baik pun jadi korban.

Shandra Woworuntu menceritakan kelamnya perbudakan seks di AS. Tahun 2001, Shandra baru saja kehilangan pekerjaannya sebagai analis keuangan di sebuah bank di Jakarta akibat krisis ekonomi di Asia.

Shandra tergiur dengan iklan lowongan kerja di Chicago. Dia mengajukan lamaran, membuat visa dan berangkat ke AS.

“Saya sangat senang. Saya pikir itu adalah impian Amerika. Saya bisa pergi ke AS, mengumpulkan uang dan kembali dalam enam bulan,” kata Shandra kepada AFP dikutip segmennews.com.

Nyatanya pekerjaan impian itu tak ada. Shandra malah dipaksa bekerja sebagai pelacur. Dia diperlakukan seperti budak seks.

Shandra yang saat itu berusia 25 tahun berpindah dari satu germo ke germo lain. Dia dipaksa melayani tamu di hotel-hotel dan kasino.

“Telepon dari pemesan tak pernah berhenti berdering,” kata dia menceritakan kisah kelam itu.

Shandra mengingat seorang germo bernama Johnnie Wong, warga Malaysia. Lalu ada germo dari Taiwan, bahkan orang Amerika.

Mereka disekap dalam ruang tertutup dan dijaga banyak pengawal. Shandra mengingat kebanyakan korban pelacuran ini adalah remaja.

Shandra akhirnya bisa melarikan diri lewat jendela kamar mandi. Dia melapor ke polisi dan FBI, tapi mereka tak percaya. Akhirnya Shandra malah jatuh ke tangan mucikari lain.

Shandra akhirnya bisa diselamatkan setelah melapor ke organisasi Safe Horizon. Sebuah lembaga yang melindungi korban perbudakan seks dan perdagangan manusia.

Shandra kini aktif menentang perbudakan seks. Dia berharap peristiwa buruk yang menimpa dirinya tak terjadi pada orang lain.***

Editor: sondri
sumber: merdeka

Sadis! Ayah Kandung Siksa Bocah Hingga Patah Tulang dan Retak

bocah (ilustrasi)
bocah (ilustrasi)

Batam (SegmenNews.com)– Seorang bocah laki-laki mengalami patah tulang dan luka lebam di wajah setelah dianiaya ayah kandungnya. Korban diselamatkan warga yang curiga dengan suara tangis sang bocah malang tersebut, Kamis (6/3/2014) pagi.

Korban, Sy, dianiaya ayah kandungnya, Ahmad, di rumah mereka di kawasan Sagulung, Kota Batam, Kepulauan Riau, dengan cara diinjak-injak dan dipukuli.

Adnan, tetangga korban, mengatakan bahwa sejak tiga hariterakhir, warga kerap mendengar suara tangis Sy. Selain itu, sering terdengar pula suara pukulan benda keras. Kecurigaan warga bertambah lantaran Sy sudah beberapa hari ini tak bermain di luar rumah.

Curiga dengan kondisi di rumah tersebut, kata Adnan, warga akhirnya mendatangi rumah korban selepas Salat Subuh tadi.

Warga mendesak kepada Ahmad memperlihatkan Sy. Dari situ diketahui kondisi Sy sangat mengenaskan. Namun istri Ahmad atau ibu tiri korban berdalih bahwa Sy luka karena jatuh dari sepeda motor.

Setelah itu, Sy langsung dibawa ke Rumah Sakit Embung Fatimah. Dari pengakuan korban, luka di tubuhnya akibat dipukul ayahnya menggunakan kayu.

Sy masih menjalani perawatan di rumah sakit dan rencananya akan menjalani operasi tulang. Dari pemeriksaan diketahui bahwa tulang korban patah dan retak.

Belum jelas apa motif Ahmad menyiksa anaknya. Kasus ini sudah dilaporkan ke Polresta Barelang dan masin dalam penanganan.***

Red: son
sumber: okezone