Beranda blog Halaman 2698

Waduh! Tembok Gerbang Gedung Bupati Siak Dicorat Coret

Tembok Gerbang depan kantor Bupati Siak di corat coret
Tembok Gerbang depan kantor Bupati Siak di corat coret

Siak (SegmenNews.com)– Tembok gerbang depan gedung Bupati Siak dikotori corat coret oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Termbok tak hanya di corat coret asal-asalan, tampak, Kamis (5/4/14) kemarin juga ada kata-kata yang seronok di tembok itu. Kenapa bisa terjadi?. Padahal, di pintu masuk itu ada pos penjagaan Satuan Pamong Praja (Satpol-PP). Namun petugas hanya menjaga gerbang pintu keluar.

Kepala Kantor Satpol PP Kabupaten Siak Hadi Sanjoyo, bahkan mengakui, walaupun pintu depan dijaga, namun anggotanya hanya fokus menjaga di gerbang keluar bagian belakang kantor bupati. Sementara untuk dibagian depan, pintu gerbang kedua sisinya ditutup.

“Kita tetap jaga, tapi kita fokus di sisi keluar saja,” imbuh Kasatpol-PP.

Sejauh ini, diakui Kasatpol-PP bahwa Bupati belum mengetahui kondisi tembok yang dicorat-coret tersebut, namun pihaknya akan segera melakukan pengecekan dan akan mengahpusnya.***(rinto)

Demo, Sapma PP Riau Desak Gubri Cabut Izin Perusahaan Terlibat Karhutla

Sapma-PP Demo Kantor Gubernur Riau
Sapma-PP Demo Kantor Gubernur Riau

Pekanbaru (SegmenNews.com)- Kamis (6/3/14), Puluhan anggota Satuan Pelajar dan Mahasiswa Pemuda Pancasila (Sapma PP) Provinsi Riau melakukan aksi demo didepan Kantor Gubernur Riau. Mereka mendesak Gubernur Riau, Anas Maamun agar mencabut izin Perusahaan-perusahaan yang jelas-jelas telah terlibat pembakaran lahan dan hutan (karhutla) di Riau.

“Kami minta Gubernur Riau mencabut izin perusahaan yang membakar lahan. Pemprov Riau harus bertanggung jawab,” orasi Koordinator Lapangan, Bherry Tinanto.

Setelah hampir satu jam Sapma-PP berada di pagar Kantor Gubernur Riau, akhirnya mereka disambut Kabid Pemantauan Kesbang Pol Provinsi Riau, Hermansyah. Hrmansyah mengakui akhir-akhir ini bahaya asap terus mengancam kesehatan masyarakat. Bahkan Karhutlah terus terjadi hampir setiap tahun.

Namun untuk itu, Pemprov Riau tersu berupaya mengatasinya. Semua tim sudah melaksanakan tugasnya dalam Karhutla.

“Pemda terus berkoordinasi dan bekerja keras dengan Pemerintah Pusat untuk menangani bencana menahun ini,” katanya.

Atas aspirasi Sapma-PP, Hermansyah berjanji akan mnyampaikannya kepada Gubernur Riau, H Annas Maamun. Setelah mendengar penjelasan itu, akhirnya Sapma-PP membubarkan diri.***(akira)

Pelawak Jojon Meninggal Dunia Tadi Pagi

Jojon (int)
Jojon (int)

Jakarta (SegmenNews.com)– Sosok pelawak berkumis secuil bergaya celana hingga keperut itu kini tak lagi lucu. Sebab pria yang kerap disapa Jojon meninggal dunia pagi ini, Kamis (6/3/2014). Ia menghembuskan napas terakhir sekitar pukul 06.00 WIB di RS Premier Jatinegara Jakarta Timur.

Pria bernama asli Djuhri Masdjan asal Garut, Jawa Barat, ini sempat dirawat beberapa hari di rumah sakit tersebut. Ia diduga terkena serangan jantung.

Dari informasi Petugas yang tidak mau disebutkan namanya itu menyebut, almarhum sudah beberapa hari dirawat di rumah sakit tersebut. Akan tetapi, tadi pagi pelawak yang dikenal dengan kumis lucunya itu menghembuskan napas terakhirnya.

Pria kelahiran 5 Juni 1947 hingga berita ini diturunkan masih berada di rumah sakit. Keluarga besar juga tengah berkumpul di rumah sakit tersebut.***(man/inc)

Tim Garuda Keok di Arab Saudi

Arab Saudi Taklukkan Indonesia, 1-0 di laga terakhir Grup C Pra Piala Asia 2015
Arab Saudi Taklukkan Indonesia, 1-0 di laga terakhir Grup C Pra Piala Asia 2015

SegmenNews.com – Melakoni laga pamungkas Grup C Pra Piala Asia di kandang Arab Saudi, Prince Mohamed bin Fahd Stadium, Dammam, Indonesia gagal menebus kekalahan 1-2 di pertemuan pertama lantaran keok 0-1, Kamis (6/3/2014) dini hari tadi.

Jalannya Pertandingan
Babak Pertama
Tuan rumah langsung menekan dan di menit keenam, sebuah tembakan jarak jauh dari Taisir Al-Jassim hampir membuka keunggulan. Beruntung buat Garuda, sepakan Al-Jassim masih melintas di atas mistar gawang Kurnia Meiga.

Menit ke-15, giliran Nasser Al-Shamrani yang melancarkan ancaman. Diawali umpan satu-dua dengan rekan setim, Al-Shamrani melayangkan finishing yang masih bisa mentahkan Meiga.

Delapan menit berselang Al-Shamrani mengantarkan teror lagi ke pertahanan Indonesia. Dari sebuah rumah tembak bebas, Al-Shamrani melepaskan tembakan placing. Meiga masih sigap, penyelamatan sukses dilakoni.

Barisan belakang Indonesia yang disiplin, memaksa serangan tuan rumah sering mentok dan membuat opsi tembakan jarak jauh jadi solusi sementara, seperti yang kembali dilakukan Hassan Muath Fallatah di menit ke-31. Tapi lagi-lagi tembakan Muath sukses diblok Meiga. Skor kacamata alias 0-0 ini pun terjaga hingga 45 menit pertama bubar.

Babak Kedua
The Falcons – julukan Saudi, tetap tampil agresif, sementara Indonesia masih sering tertekan. Lima menit setelah babak kedua digulirkan, tuan rumah nyaris membuka skor. Sayangnya, blunder Zulkifli Syukur gagal dimanfaatkan Al-Jassim usai penyelesaiannya melambung.

Menit ke-55 giliran Al-Shamrani yang mendulang peluang dari tembakan jarak jauh. Kembali, Meiga mengamankan gawangnya dengan heroik. Tapi kans Saudi tak berhenti sampai di situ. Menit ke-73, sundulan Al-Shahrani hanya mengenai tiang.

Namun betapapun gemilangnya Meiga di bawah mistar, akhirnya jaring gawangnya bergetar juga di menit ke-73. Barisan pertahanan Indonesia yang mulai mengendur, berbuntut gol Fahad Al-Muwalad di menit ke-87, usai memanfaatkan sebuah passing dari Al-Shahrani dengan sontekannya.

Skor 1-0 untuk Arab Saudi ini pun akhirnya bertahan hingga 90 menit plus waktu tambahan rampung. Kekalahan ini menetapkan Indonesia berkubang urutan buncit Grup C dan menyelesaikan Pra Piala Asia 2015 hanya dengan mengantongi sebiji poin.

Susunan Pemain
Arab Saudi: Waleed Abdullah, Hassan Muath Fallatah, Omar Hawsawi, Mansour Al-Harbi, Yasir Al-Shahrani, Ibrahim Ghaleb, Saleem Al-Dawsari/Yahia Al-Shehri (81’), Taisir Al-Jassim, Hamdan Al-Hamdan, Nasser Al-Shamrani.

Indonesia: Kurnia Meiga, Novan Setya, Hamka Hamzah, Victor Igbonefo, Zulkifli Syukur, Raphaël Maitimo, Immanuel Wanggai/Ahmad Bustomi (77’), Ahmad Juprianto, Zulham Zamrun/Firman Utina (85’), Greg Nwokolo, Ferdinand Sinaga.***

Red:son
Sumber : okezone

Ismail: PGRI Lakukan Langkah Inovatif dan Edukatif

Ismail Hamkaz, SAg,MSi
Ismail Hamkaz, SAg,MSi

Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Anggota DPRD Kabupaten Rokan Hulu, Ismail Hamkaz, SAg,MSi berharap PGRI melakukan langkah yang lebih inevatif dan eduatif. Hal itu dinyatakannya menyusul terselenggaranya Konfercab 2 PGRI Kecamatan Kepenuhan tanggal 4 Maret 2014 lelu.

“Sebagai sebuah organisasi terbesar, seharusnya dapat melakukan sesuatu yang iunovatif dan edukatif dalam setiap gerak langkah untuk memajukan organisasi ini, dan yang lebih penting lagi bagaimana ke depan organisasi ini dapat memberikan sumbangan pemikiran dalam mencerdaskan anak bangsa,” kata Ismail kepada wartawan, Kamis (6/3/14).

Tak hanya itu, Ismail juga mengingatkan agar PGRI terus mendorong para siswa untuk menoreh prestasinya hingga ke kancah manca Negara. Untuk itu juga diperlukan kinerja guru yang profesional dan menjalin hubungan yang baik antara sesama anggota PGRI guna memajukan dunia pendidikan di Derah mereka masing-masing.***(r4n/rls)

Masyarakat Kepenuhan Apresiasi Sunatan Massal PT.PISP

GM PT.PISP, Ir.Nuryadi  menyerahkan secara simbolis cedramata kepada para peseta sunatan masal.
GM PT.PISP, Ir.Nuryadi menyerahkan secara simbolis cedramata kepada para peseta sunatan masal.

Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Masyarakat Desa Kepenuhan Barat Mulya, Kecamatan, Kepenuhan, Kabupaten Rokan Hulu memberikan apresiasi kepada pihak perusahaan yang telah peduli kepada masyarakat sekitar, terutama dalam program sunatan massal yang banyak membantu masyarakat yang kurang mampu.

Kegiatan sunatan massal tersebut dilaksanakan melalui Program CD CSR First Resources Group PT.Perdana Intisawit Perkasa Kebun Sei Air Hitam bertempat di Poliklinik PT.PISP pekan lalu.

“Kita berterima kasih kepada pihak perusahaan, sebab melalui Program mereka, anak-anak masyarakat kurang mampu bisa terbantu untuk sunatan. Kita apresisai kegiatan mereka, kegiatan ini juga perku di contoh oleh perusahaan lain yang beroperasi di wilayah Rokan Hulu,” imbuh tokoh masyarakat setempat, Muklas Gunawan.

Dia berharap, Program peduli masyarakat yang dilaksanakan oleh PT.PISP itu terus berjalan. Dia juga berharap jalinan hubungan yang harmonis antara masyarakat dengan perusahaan terus berjalan dengan baik.

Sementara itu, General Manager (GM) PT.PISP, Ir.Nuryadi menyampaikan bahwa kegiatan sunatan massal merupakan kegiatan yang kedua kalinya digelar, setelah sebelumnya tahun lalu dilaksanakan di KOta Tengah.

“Kita harap, kegiatan sunatan massal ini bermanfaat bagi masyarakat sekitar. Ini adalah bentuk kepedulian perusahaan, terutama bagi anak-anak yang orang kurang tuanya kurang mampu di lingkungan perusahaan,” sampainya.

Dilanjutkannya, bahwa Pihak perusahaan juga berkomitmen bahwa pelaksanaan kegiatan CD-CSR ini menjadi agenda tahunan dan masih banyak lagi kegiatan kegiatan CD-CSR lainnya dalam bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat sekitarnya.

“Untuk tahun ini saja pihak perusahaan First Resources Group telah mengganggarkan dan sebesar 2,5 milyar untuk kegiatan CD-CSR yang diperuntukan bagi anak perusahaan First Resources yang berada diwilayah kerja Riau,” ungkapnya.

Kagiatan sunatan massal tersebut langsung dihadiri juga oleh, GM PT.PSA H.M.Yusuf Siregar SP, Manager Humas Regional Kebun PT.PSA & PT.PISP, Jumiadi Saputra,SE, KTU Ngadimin SE, Sustainability Region Riau, Tusiman S.Kom. Seluruh staf Kebun dan PKS PT.PISP serta ratusan masyarakat sekitar. ***(rls/r4n)

Diskes Pelalawan Dapat Bantuan Alat Deteksi HIV/AIDS dari Pusat

hivPangkalan kerinci (SegmenNews.com) – Tahun ini, Diskes Pelalawan mendapatkan bantunan pendeteksi alat kekebalan tubuh pada penderita HIV/AIDS.

Bantuan tersebut diterima karena Pelalawan berhasil menjaringan melakukan pendataan terhadap penderita HIV/AIDS di daerah itu.

Hal itu dikatakan Kadiskes Pelalawan Endit Pratiknyo melalui Kabid P2PL Diskes Pelalawan, Raples, Rabu (5/2/2014) di Pangkalan Kerinci.

Dikatakan Raples, dari pantauan Pemerintah Pusat yang melihat Diskes Pelalawan telah berhasil melakukan pendataan dan penjaringan terhadap para penderita HIV/AIDS yang ada di Pelalawan.

“Dengan prestasi itu, pemerintah pusat melalui Kemenkes RI memberikan bantuan alat pendeteksi CD4 alias alat pendeteksi kekebalan tubuh pada para penderita HIV/AIDs,” katanya.

Dengan adanya alat pendeteksi CD4 ini lanjut Ramlan, tentu akan lebih mudahkan pihak petugas Diskes yang ditugaskan khusus untuk penanganan pengobatan para penderita HIV/AIDS yang ada di Kabupaten Pelalawan.***(fin)

Sinar Mas Dinilai Lalai Lindungi Cagar Biosfer

hutanPekanbaru (SegmenNews.com)- Sinar Mas Grup dianggap lalai dalam melindungi kawasan konservasi dunia Giam Siak Kecil-Bukit Batu seluas 106.467 ha di Riau karena terjadi pembalakan liar serta kebakaran di lahan yang ditetapkan UNESCO sebagai cagar biosfer itu.

“Kalau perusahaan (Sinar Mas Group), saya kira semua punya tanggung jawab. Saya tidak bermaksud membela, melainkan sebagai akibat saja sebetulnya,” kata Direktur Jenderal Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam (PHKA) Kementerian Kehutanan, Sonny Partono, Rabu (5/3/2014) dikutip dari antara.

Menurutnya, seharusnya perusahaan bisa mendeteksi untuk melakukan pencegahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan terutama di Cagar Biosfer Giam Siak Kecil-Bukit Batu yang sebelumnya Suaka Margasatwa Giam Siak Kecil 84.967 ha dan Suaka Margasatwa Bukit Batu 21.500 ha.

Tim Satgas Penanggulangan Bencana Asap Riau menemukan tenda-tenda yang dibangun oleh pelaku pembakaran lahan seperti barak yang sudah dalam kondisi ditingalkan penghuni, kemudian gergaji mesin dan lain sebagainya.

Berdasarkan laporan Kepala Satgas Penanggulangan Bencana Asap Riau Brigjen TNI Prihadi Agus Irianto pekan ini, sekitar 3.000 ha lebih Cagar Biosfer Giam Siak Kecil-Bukit Batu terbakar dan 800 ha di antaranya terjadi di zona inti.

“Pembalakan liar dan kebakaran, itu sudah diketahui. Justru kemarin awalnya itu terjadi dari zona-zona yang lain seperti daerah penyangga yang dimiliki masyarakat, tapi kemudian masuk ke bagian dari cagar biosfer kita,” katanya.

Pihaknya mengaku sulit memadamkan titik api yang membakar zona inti, kemudian zona transisi yang ditanami hutan tanaman industri untuk bahan baku industri kertas milik Sinar Mas Group serta zona penyangga milik masyarakat.

“Memang salah satu masalah adalah akses jalan (dari zona penyangga, tansisi dan inti) dan kemudian masalah sumber air. Meski dibangun kanal-kanal air, tapi kondisi airnya sudah menipis dan ini yang menjadi kendala lapangan dalam memadamkan titik api,” ucap Sonny.

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Riau menyatakan Sinar Mas selaku inisiator cagar biosfer lemah dalam menjaga kawasan konservasi dunia karena sebelum penetapan kawasan Giam Siak Kecil-Bukit Batu tahun 2009, kawasan itu telah rusak.

Praktek-praktek yang dilakukan perusahaan maupun perambah liar di sekitar cagar biosfer itu telah berdampak negatif terhadap kawasan koservasi dunia. Gambut dalam tidak bisa dialihfungsikan menjadi perkebunan sawit serta hutan tanaman industri.

“Jika gambut itu rusak, maka hamparan gambut di sekitarnya juga ikut rusak. Ini terjadi setiap tahun. Baik pembakaran di kawasan cagar biosfer atau pemalakan liar, sebelum ditetapkan sebagai cagar biosfer oleh UNESCO,” katanya.

Juru Bicara Sinar Mas Forestry Nurul Huda mengatakan pengelolaan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil-Bukit Batu terdiri dari dua manajemen yakni perusahaan Sinar Mas Group dan pemerintah melalui Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Riau.

“Kita lihat, lokasi kebakaran cagar biosfer. Kalau lokasi cagar berada di bawah pengelolaan Sinar Mas, itu sudah pasti manajemen perusahaan menjaga dan jika terjadi kebakaran hutan akan segera memadamkan. Tetapi kalau di lokasi BKSDA Riau, kita turut membantu dalam memadamkan api,” katanya.***(son/ant)

Menhut: Ada 2.000 Perambah Liar Pembakar Cagar Biosfer

cagarPekanbaru (SegmenNews.com) – Salah satu lokasi terparah kebakaran hutan dan lahan yang menyebabkan bencana kabut asap adalah kawasan cagar biosfer di Siak Kecil, Kabupaten Bengkalis, diduga sengaja dibakar sehingga mengalami kerusakan parah.

Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan, kepada wartawan, Rabu (5/3/2014) mengatakan kawasan Cagar Biosfer yang dilindungi UNESCO itu dirusak dan sengaja dibakar oleh sekitar 2.000 orang perambah liar.

“Saya heran, kawasan konservasi ada jalur busnya. Ini tidak dibenarkan. Berdasarkan data yang saya terima, ada sekitar 2.000 perambah dari luar Riau yang masuk ke Cagar Biosfer,” ujar Zulkifli Hasan saat mengunjungi Lanud Roesmin Nurjadi Pekanbaru.

Namun, pihak aparat penegak hukum hanya berhasil menangkap 8 orang perambah. Sedangkan yang lainnya berhasil kabur dan tidak tahu pergi ke mana.

“Tidak semua berhasil ditangkap. Hanya tenda-tenda tempat perambah yang ditemukan dan sudah dibakar oleh Satgas Penanggulangan Bencana Asap Riau,” kata Zulkifli.

Zulkifli tidak mau mengakui kinerja Menhut lemah dalam mengawasi Cagar Biosfer. Ia menyebut Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Menhut sudah berupaya maksimal. “Menhut melalui BKSDA sudah sering melakukan pemantauan,”ungkapnya.

Zulkifli meminta Pemprov Riau memfungsikan Satgas penjagaan Cagar Biosfer yang sudah terbentuk dijalankan, agar pemanfaatan Cagar Biosfer bisa maksimal. “Dulu sudah pernah dibentuk. Karena pergantian gubernur di Riau, belum berjalan dan ini diminta agar dihidupkan lagi,” kata Zulkifli.

Sementara itu, Dirjen Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam (PHKA) Sony Partono menyebut ada peran perusahaan Hutan Tanaman Industri (HTI) dalam kebakaran kawasan Cagar Biosfer.

“Di Zona penyangga, ada sejumlah perusahaan beroperasi. Diduga ada kelalaian yang menyebabkan areal kebakaran di zona inti Cagar Biosfer,” kata Sony.

Di samping itu, Kepala Dinas Kehutanan (Kadishut) Riau Zulkifli Yusuf menyebut ada sekitar 4.800 kawasan HTI perusahaan yang terbakar. “Sebagian besar titik api di Riau ada di perusahaan,” katanya.

Dia juga menjelaskan, sudah ada 800 hektar lahan di zona inti Cagar Biosfer terbakar, sejak Riau dilanda kebakaran hutan dan lahan. “Itu data yang kami miliki. Yang paling besar terjadi di PT Nasional Sago Prima (NSP),” kata Zulkifli.***(bal)

Damri: Dua Desa di Kepenuhan Pantas di Mekarkan

H. Damri Poti, S.Sos, M.Si
H. Damri Poti, S.Sos, M.Si

Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Camat Kepenuhan Hulu, H. Damri Poti, S.Sos, M.Si menyebutkan bahwa dua desa di Kecamatannya sudah pantas dimekarkan. Hal tersebut merujuk kepada jumlah penduduk yang semakin padat, ditambah lgi jarak tempuh antara satu kampung ke kampung lain cukup jauh.

Damri menjelaskan pada tahun ini tapal desa dua desa tersebut selesai. Dua desa itu sudah diajukan untuk pemekaran menjadi empat desa meliputi Desa Kepenuhan Hulu dimekarkan menjadi Desa Perdamaian Jaya Hulu. Sementara Desa Pekan Tebih dimekarkan jadi satu lagi yakni Desa Sei Batang Lubuh.

Dua menargetkan semua tapal desa di kecamatannya tuntas tahun ini sehingga tidak terjadi konflik desa seperti terjadi tahun lalu di Desa Kepenuhan Hulu, Pekan Tebih, dan Desa Kepayang.

“Pada tahun ini ada dua desa lagi yang belum selesai tapal batasnya. Tapi Insya Allah masyarakatnya bisa aman-aman saja,” kata Damri, Rabu (5/3/2014).

Alasan dimekarkan Desa Kepenuhan Hulu dan Pekan Tebih, ungkap Damri, selama ini warga mengeluhkan jauhnya jarak untuk berurusan ke kantor desa, sebab mereka harus berkeliling lewat Pasirpangaraian.

Pasca keluarnya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2013, sambung Damri, ada kewenangan untuk memekarkan desa. Namun untuk desa pemekaran harus menjadi desa binaan kepala daerah paling lama tiga tahun sebelum menjadi desa definitif.***(r4n/ur)