Beranda blog Halaman 2699

10 KUD Ikuti Kelompencapir Program CSR PT. PISP

General PT.PISP dan PSA serta staf dan mitra perusahaan KUD berfoto bersama usai kegiatan Kelompencapir
General PT.PISP dan PSA serta staf dan mitra perusahaan KUD berfoto bersama usai kegiatan Kelompencapir

Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Sebanyak 10 Koperasi Unit Desa (KUD) yang bermitra dengan PT. Perdana Inti Sawit Perkasa (PISP) I Kebun sei Air Hitam, Rabu (5/3/14) bertempat di lapangan bola kaki Desa Kepenuhan Barat Kecamatan Kepenuhan.

Program tersebut merupakan Program Corporate social responsibility (CSR) perusahaan berguna untuk mengeratkan tali silaturahmi antara pihak perusahaan dengan para mitra kerja KUD. Dengan harapan hubungan antara masyarakat dengan pihak perusahaan terus berjalan dengan baik.

Kegiatan yang bertemakan “”Menjadi Petani yang lebih lestari” menyediakan hadiah utama berupa televisi LCD dan 10 piala serta hadiah menarik lainnya.

Acara Kelompencapir diramaikan hampir seluruh masyarakat setempat serta dihadiri langsung oleh General Manager (GM) PT PISP 1, Ir Nuryadi, GM PT PSA, H Yusuf Siregar SP, Sustainability Regional Manager Provinsi Riau, Erwan Efendi, Sustainability Regional Riau Hardian dan para para Pengurus dan anggota KUD mitra perusahaan.

Dikatakan, Erwan Efendi bahwa Kegiatan Kelompencapir merupakan Program CD-CSR dari Perusahaan untuk membangun dan mengeratkan tali silaturahmi dan ramah tamah dengan masyarakat mitra KUD yang kita bangun melalui kelompencapir.

Sementara, Program CSR lainnya perusahaan juga telah menyalurkan anggaran untuk bidang pendidikan dengan membangun sekolah beberapa lokal dan memberikan beasiswa. Sementara dibidang sosial ada juga kegiatan sunatan massal, dan bantuan sarana pendukung untuk rumah ibadah.

General PT.PISP dan PSA serta staf dan mitra perusahaan KUD berfoto bersama usai kegiatan Kelompencapir
General PT.PISP dan PSA serta staf dan mitra perusahaan KUD berfoto bersama usai kegiatan Kelompencapir

“Kita juga memberikan arahan dan pembinaan serta pemahaman kepada masyarakat dalam berkebun supaya ramah lingkungan, agar para petani dapat menjadi petani yang baik,” terangnya

Sementara itu, GM PT PISP 1, Ir Nuryadi menyampaikan terus mengupayakan pembinaan kepada seluruh KUD sesuai dengan kebutuhan dan ramah lingkungan. Sehingga masyarakat benar-benar paham.

Sementara itu, tokoh masyarakat Kepenuhan, H Bachtiar tak lupa menyampaikan terima kasihnya kepda pihak perusahaan. Sebab menurutnya kegiatan tersebut penting untuk mempererat tali silaturahmi antara pihak perusahaan dengan para mitra kerja KUD.

“Kita berharap hubungan antara masyarakat dengan pihak perusahaan kedepan terus berjalan dengan baik, dan begitu juga program CSR terus terus berjalan terhadap masyarakat,” harapnya.***(r4n)

Fly Over Simpang SKA Batal Dibangun

flyPekanbaru (SegmenNews.com) – Impian Kota Pekanbaru mempunyai fly over (jembatan layang) di Persimpangan SKA tampaknya harus tertunda dulu. Pasalnya, Gubernur Riau enggan mengelontorkan anggaran untuk membiayai pembangunan fly over tersebut.

Keengganan gubernur tersebut dibenarkan oleh Walikota Pekanbaru, Firdaus MT. Walikota bisa memahami pandangan Gubernur Riau, Annas Maamun tersebut mengingat jalan yang rencananya dibangun fly over itu berstatus milik nasional.

“Itu ruas jalan nasional. Artinya pembangunan fly over seharusnya menjadi kewenangan pemerintah pusat dan bukan Pemprov ataupun Pemko,” katanya.

Jika Pekanbaru sudah berstatus metropolitan, maka keinginan memiliki fly over itu bisa ditangani oleh satuan kerja metropolitan yang ada di Kementerian Pekerjaan Umum. Karena satuan kerja ini memang khusus mengurus jalan nasional di dalam kota. Termasuk fly over.***

Editor: akira
Sumber : Tribun Pekanbaru

Kesulitan Air Bersih, Warga Desa Teluk Papal Bengkalis Juga Terjangkit Penyakit Kulit

Sample air kotor yang digunakan masyarakat untuk MCK di Desa Teluk Papal Bengkalis
Sample air kotor yang digunakan masyarakat untuk MCK di Desa Teluk Papal Bengkalis

Bengkalis (SegmenNews.com) Sudah hampir dua bulan terakhir warga di Desa Papal, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis kesulitan mendapatkan air bersih, akibat musim kemarau.

Kondisi di Desa berjarak sekitar 50 KM dari kota Bengkalis sudah mulai memperihatinkan. Akibat sulitnya air bersih, masyarakat terpaksa hanya menggunakan air asin, kotor dan berbau untuk kebutuhan sehari-hari seperti Mandi Cuci Kakus (MCK). Tak peduli lagi layak atau tidak layaknya air yang pakai.

Akibatnya, tak sedikit masyarakat di sana terserang penyakit kulit, mulai dari anak-anak hingga dewasa. Melihat kondisi itu, dipimpin Dir PDAM Bengkalis dipimpin, Nova Novianti beserta rombongan mengambil sample air yang digunakan masyarakat, Selasa (4/3/14).

Rombongan juga membawa 2 unit mobil tanki berisi 10 ribu liter air bersih. Dapat bantuan, masyarakat pun berduyun-duyun mendatangi mobil tanki dengan membawa jetrigen dan penambungan air ke lokasi.

“Warga Teluk Papal bukan hanya kesulitan mendapatkan air besih, tapi juga akibat kemarau, puluhan warga dari anak anak hingga dewasa terjangkit penyakit kulit. Kita juga akan membawa sample air yang digunakan masyarakat, untuk mengetahui seberapa bahayanya air itu,” imbuh Nova.***(yusuf)

Eiit, Australia Tak Boleh Macam-Macam dengan Rokok RI

penjual rokokJakarta (SegmenNews.com)– Pemerintah Indonesia meminta Australia tidak menerapkan Framework Convention on Tobacco Control (FCTC) dan mewajibkan kemasan polos (plain packaging) terhadap produk tembakau asal Indonesia. Pasalnya, Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) telah menggugurkan keinginan Australia tersebut.

“Kalau soal rokok itu sudah salah kan Australia. Sudah tidak bisa lagi menerapkan itu. Dia sudah kalah dituntut oleh perusahaan rokok Amerika Serikat (AS),” ujar Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi di Jakarta, Rabu (5/3/2014).

Jika Australia tetap ngotot memberlakukan hal tersebut, bisa saja diadukan kembali ke WTO. “Tapi kalau sudah kalah kan enggak bisa diulang lagi. maksudnya final and binding istilahnya,” kata Lutfi.

Mantan dubes RI untuk Jepang ?tu melanjutkan, hal yang sama juga berlaku untuk produk makanan asal Indonesia. “Pokoknya pada dasarnya kita gini, kita enggak setuju barang kita dituduh macam-macam. Jadi kita mesti lihat bahwa itu kejadian seperti itu maka tidak menguntungkan semua orang,” tuturnya.

Sekadar informasi, Australia berusaha membatasi penjualan rokok dan produk tembakau di negaranya dengan menerbitkan aturan the Tobacco Plain Packaging Act pada 2011.

Dalam peraturan tersebut seluruh rokok dan produk tembakau yang diproduksi sejak Oktober 2012 dan dipasarkan sejak 1 Desember 2012 wajib dikemas dalam kemasan polos tanpa mencantumkan warna, gambar, logo dan slogan produk. Australia tercatat sebagai negara pertama yang memberlakukan aturan tersebut.

Berdasarkan data Kementerian Perindustrian, pada 2012 ekspor rokok dari Indonesia mencapai 63.273 ton. Jumlah ini naik 9 persen dibanding volume ekspor di 2011 yang mencapai 58.030 ton. Sementara dari sisi nilai, terjadi kenaikan sekitar 11,8 persen dari USD543,9 juta menjadi USD608,3 juta.***(Sindoradio/okezone)

Pemerintah Didesak untuk Melindungi Petani Buah Lokal

pasarSegmenNews.com – Partai Golkar mendesak pemerintah melindungi petani buah lokal Indonesia. Sebab, petani buah lokal merupakan salah satu elemen yang harus dilindungi dan diberdayakan sebagai perwujudan dari ketahanan nasional. Terutama, kemandirian pangan nasional.

“Partai Golkar mendesak pemerintah untuk lebih serius melindungi petani buah lokal,” kata legislator Partai Golkar anggota Komisi IV DPR RI, Siswono Yudhohusodo, melalui siaran pers yang diterima VIVAnews, Selasa 4 Maret 2014.

Dia mengatakan, Indonesia merupakan negara yang mempunyai sumber daya alam kaya dan berpotensi. Salah satunya adalah buah-buahan. Dengan sumber daya yang melimpah itu, sudah seharusnya buah lokal mampu memenuhi kebutuhan nasional.

Menurutnya, negara agraris seperti Indonesia ternyata tidak mampu menyediakan kebutuhan buah dalam negeri sehingga pemerintah masih harus mengimpor dari negara lain. Indonesia yang dikenal negeri gemah ripah loh jinawi (kekayaan alam yang berlimpah) seharusnya tidak bergantung pada negara lain, apalagi masalah buah.

“Persediaan buah lokal merupakan hak setiap rakyat. Untuk itu, pemerintah bertanggung jawab terhadap ketersediaan buah lokal,” kata Siswono.

Melimpahnya peredaran buah impor di pasaran merupakan ancaman serius terhadap buah lokal. Petani buah lokal menjadi semakin terpuruk dan sulit berkembang. Bukan hanya itu, peredaran buah impor kini sudah menyebar ke banyak pelosok Indonesia

Menurut laporan dari Gabungan Importir Hasil Bumi Indonesia, impor produk hortikultura (buah dan sayur) yang dilakukan Indonesia terhitung besar. Saat ini, 85 persen dari seluruh produk hortikultura yang beredar dan dinikmati konsumen di Indonesia merupakan produk impor. Selain itu, jumlah impor produk tersebut selalu meningkat setiap tahunnya.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik, impor buah Indonesia dari China (sebagai negara pemasok buah impor terbesar ke Indonesia sepanjang 2011 dan periode Januari-Februari 2012) mengalami kenaikan dari angka US$46,7 juta pada Desember 2011 menjadi US$62,6 juta pada Januari 2012 dan dari angka US$30 juta pada Februari menjadi US$48,2 juta pada Maret di tahun yang sama.
Selain itu, impor buah dari Thailand juga mengalami kenaikan dari angka US$10,95 juta pada Juni 2012 menjadi US$35,07 juta pada Juli 2012 dan mencapai angka US$40,55 juta pada Agustus 2012.

“Kasihan petani buah lokal, pemerintah harus segera memikirkan pemberdayaan buat mereka. Sejatinya ini untuk kemandirian pangan negara kita,” ujarnya.****

Red: son

sumber: viva

Tujuh Penjudi Ditangkap di Kampar

judiKoto Kampar Hulu (SegmenNews.com) – Tujuh orang diduga pelaku tindak pidana judi jenis kartu remi disebuah warung milik Sitompul (50) di Desa Siberuang, Kecamatan Koto Kampar Hulu, Kabupaten Kampar ditangkap tim Opsnal Polsek XIII Koto Kampar, Sabtu (1/3/32014).

Mereka diamankan sedang asyik bermain judi.

Penangkapan tersebut berdasarkan informasi dari masyarakat yang dilaporkan kepada Kapolsek XIII Koto Kampar, AKP Nakum Suparno. Sehingga, pihaknya langsung menurunkan anggota untuk melakukan lidik ke lokasi tersebut.

Tim yang diturunkan Kapolsek berhasil menangkap tangan para pelaku ketika sedang asik bermain judi.

Pelaku yang ditangkap adalah M Heri (32) alias Herim, warga Desa Siberuang, Makdin Sitorus (58), warga Desa Siberuang, Poniman (41) alias Ucok, dengan alamat Afdeling X Kebun Padasa. Ketiganya saat ditangkap sedang melakukan judi jenis Song.

Di tempat yang sama tim Opsnal Polsek XIII Koto Kampar juga dilakukan penangkapan terhadap diduga pelaku judi jenis Qiu dengan kartu Gaple yaitu Joni Silaban (29) dengan alamat Desa Siberuang, Marzuki Sirait (30) dengan alamat Afdeling IV desa Siberuang, Poniman (44) alias Duges dan Widi Joko (30) warga desa Siberuang.

Paur Humas, Ipda Deni Yusra ketika dihubungi, Selasa (4/3/2014) di Bangkinang Kota, menyampaikan tersangka kini telah diamankan di Polsek XIII Koto Kampar untuk proses hukum lebih lanjut.

“Turut diamankan bersama para pelaku yaitu barang bukti (BB) berupa kartu remi, kartu gaple dan uang taruhan Rp764.000,” ungkapnya.***(yud/kn)

Lima Komisioner KPUD Siak Terpilih Dilantik Rabu

kpudSiak (SegmenNews.com)- Lima Komisioner KPUD Kabupaten Siak terpilih, Sariman, dan Agus Salim (Mantan Ketua KPUD Siak), Fatminah Nularnah PPK Tualang, Hasanuddin PP Siak, dan Agus Hariyanto PPK Dayun akan dilantik, Rabu (5/4//14) depan.

“Lima komisioner telah ditetapkan, mereka akan dilantik pada Rabu depan,” ungkap Ketua Tim Seleksi (Timsel) KPUD Siak Abdul Rasyid Suharto pagi tadi.

Dua diantara Lima komisioner KPUD Siak telah ditetapkan adalah mantan anggota KPUD. Sementara tiga lagi merupakan PPK. Mereka akan mengikuti pelatihan di Pekanbaru yang digelar KPUD Riau.***(rinto)

Pemko Ajukan Perpanjang Pujasera Arifin Achmad

pujasera arifin ahmad (int)
pujasera arifin ahmad (int)

Pekanbaru (SegmenNews.com)- Setelah kontrak kerjasama pengelolaan pasar Seni Pujasera Arifin Achmad berakhir tahun 2012 lalu.

Kini Pemerintah Kota (pemko) Pekanbaru kembali berniat mengajukan perpanjangan pengelolaan pasar yang kini sudah di tinggalkan Pedagang Kaki Lima (PKL) ini. Proses pengajuan perpanjangan kini sedang di ajukan ke Gubernur Riau. Demikian Walikota Pekanbaru, Firdaus MT, Selasa (4/3/2014).

Kata Wako, Pemko berniat memaksimalkan lahan pujasera kembali dengan membangun sental PKL di lahan belakang. Sementara di bagian depan lahan yang masih milik pemprov akan di carikan investor untuk mengembangkan.

“Kita sudah ajukan perpanjangan pengelolaan Pujasera tahun lalu. Tetapi belum ada jawaban, makanya tahun 2014 ini kita ajukan lagi.karena tampa kewenangan pengelolaan kita tidak bisa maksimal mengelolanya,” ujar Firdaus MT, usai meninjau keberadaan Pujasera Arifin Achmad, Senin (3/3).

Kata Wako, Dengan adanya kepastian perpanjangan hak pengelolaan dari Pemprov akan memudahkan pemko untuk mencari investor untuk renovasi dan mengembangkan bangunan aset yang sudah ada di bagian depan Pujasera.

Sementara lahan kosong di belakangnya yang merupakan lahan milik Pemerintah Kota Pekanbaru.Akan di bangunkan tempat PKL yang representatif sehingga ada saling melengkapi kegiatan pasar seni ini menjadi ramai kembali.

“Untuk PKL di bagian belakang kita beranikan membangun dengan dana APBD kota, sementara bangunan aset di depan ini akan kita carikan investornya. Sehingga di harapkan pasar ini akan ramai kembali.Harapannya di depan di jadikan bangunan seni, dan wisata dan di bagian belakang ditempati oleh PKL,” katanya.

Meski diakuinya keterlambatan proses perpanjangan ini ada pengaruhnya dengan pergantian Gubernur Riau, ia optimis dengan Gubri baru ada harapan baru. “Kita harapkan bapak Gubernur yang baru yang dekat dengan PKL, pasti supor kita membangun UMKM ini,” tandasnya.***(Ra/ur)

Dikepung Asap, Pemprov Riau Shalat Istisqa

Ribuan jemaah Riau melaksanakan shalat istisqa di lapangan kantor Gubernur
Ribuan jemaah Riau melaksanakan shalat istisqa di lapangan kantor Gubernur

Pekanbaru (SegmenNews.com)- Ribuan masyarakat, dan Pejabat,PNS dilingkungan Pemerintahan Provinsi Riau melaksanakan Shalat istisqa (minta hujan) dihalaman Kantor Gebernur Riau telah digelar, Selasa (4/3/2014). Namun shalat minta hujan sebagaimana yang diharapkan masyarakat itu tidak dihadiri Gubernur Riau (Gubri) Annas Maamun.

Diantara pejabat yang hadir adalah Wagubri Arsyad juliandi Rahman, Kakanwil Riau Tarmizi Tohor, Sekdaprov Riau Zaini Ismail, serta para Forkopimda.

Karo Humas Pemprov Riau, Fahmi Usman mengatakan ketidakhadiran Gubri karena sedang melakukan kunjungan kerja ke Bagansiapiapi. “Pak Gubernur sejak kemarin ada di Bagansiapiapi dalam rangka kunjungan kerja,” katanya.

Ribuan jemaah melaksanakan shalat istisqa dengan khusuk dan berdo’a agar allah menurunkan hujan. Saat pelaksanaan shalat hampir seluruh jemaah mengenakan masker akibat kabut asap yang menerpa Riau.

Shalat Istisqa yang dilaksanakan pukul 08.00 WIB pagi diimami oleh sebagai Imam Drs H Zulfikar Malik Lc, yang juga Ketua Ikatan Mesjid Indonsia (IKMI) Kota Pekanbaru. Sementara Khatib Drs H Saidul Amin, yang juga dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim.***(chir)

PNS Rohul Diminta Saling Mengingatkan Jaga Marwah Korpri

wabup rohulRokan Hulu (SegmenNews.com)- Wakil Bupati Rokan Hulu, Ir Hafit Syukri MM mengingatkan kepada pegawai PNS dan Honorer agar komit terhadap disiplin yang telah diatur sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan, dan seluruh pegawai harus saling mengingatkan untuk menjaga marwah korpri.

Hal tersebut disampaikan Bupati saat apel pagi, Senin (3/3/14). Selain itu, pegawai yang tidak disiplin hendaknya tidak ribut setelah sangsi dijatuhkan namun ikuti peraturan yang telah ada karena sangsi akan berjalan jika yang bersangkutan melanggar peraturan.

“Bagi yang komit terhadap peraturan pastinya tidak akan terjaring oleh sangsi. Dalam hal ini wakil bupati juga menghimbau agar pegawai hendaknya dapat komid untuk menjalankan disiplin yang telah ditetapkan oleh pimpinan, hal ini agar kabupaten Rohul lebih maju,” imbuhnya.***(r4n)