Beranda blog Halaman 2700

Meski Kabut, Siswa SMP-SMA di Bengkalis Tetap Sekolah

Bengkalis (SegmenNews.com)– Meskipun kabut asap di Kabupaten Bengkalis belum reda, seluruh pelajar SMP dan SMA tetap sekolah. Namun Dinas Pendidikan (Disdik) Bengkalis mengistruksikan tetap menggunakan masker.

“Pelajar SMA dan SMP tetap sekolah seprti biasanya tapi tetap menggunakan masker. Kita minta UPTD mengumumkannya ke sekolah-sekolah secara resmi, dan hal ini sudah diberlakukan di Kecamatan Mandau dan Pinggir, sedangkan Kecamatan Bengkalis dan lainnya baru hari ini diinformasikan,” papar Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Bengkalis melalui Sekretaris Disdik Hj. Erna Susilastuty, Senin (3/3/14).

Namun untuk tingkat TK dan SD diliburkan sampai kondisi membaik.

“Tadi pagi surat dari Diskes sudah kita terima, dan kita ambil sikap meliburkan sekolah. Sehingga kebijakan itu ada dasar. Hal ini sudah kita sampaikan kepada seluruh UPTD Disdik di Kabupaten Bengkalis,” katanya.***(den/ur)

Pemkab Tingkatkan Program Mangrove

sefBengkalis (SegmenNews.com)- Pemerintah Kabupaten Bengkalis, melalui Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Bengkalis di Tahun 2014 terus meningkatkan pelestarian hutan mangrove dipesisir pantai.

“Kita akan coba kejar dana APBN bersama dengan Badan Pengelola Perbatasan. Salah satunya yakni pengendalian pencemaran air laut, inventarisasi dan pemberdayaan masyarakat pesisir, sehingga masyarakat cepat peduli dengan pencemaran, serta bagimana melestarikan tanaman mangrove, itu semua ada anggarannya di APBN, dan selama ini kita rasakan APBN alokasi dananya masih belum begitu dirasakan untuk peningkatan pembangunan di Bengkalis,” ujar Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Bengkalis H. Arman, Senin (3/3/14).

Lamjutnya, pengendalian dampak lingkungan untuk mengindari pencemaran air laut disebabkan kapal-kapal besar atau tangker yang melintas di Jalur Laut Internasional. Kemudian, program inventarisir dan pemberdayaan masyarakat pesisir, serta pelestarian tanaman mangrove.

Katanya lagi, BLH sangat respon jika BPP bersedia menjalin komunikasi yang baik, semata-mata untuk mengejar dana APBN yang dikhususkan untuk percepatan pembangunan di Pulau Terluar, seperti Kabupaten Bengkalis.***(den/ur)

Baru pacaran, Sepasang Pelajar Ini Nekad Ngamar di Losmen

ilustrasi
ilustrasi

Palembang (SegmenNews.com)– Sepasang pelajar dimabuk asmara ini, pelajar SMK, AEQ (17) dan siswi SMP, M (15) sudah berani pacaran, pakai nginap di losmen pula.

Peristiwa bermula, Senin (26/1/14) pukul 18.00, dikutip dari laman merdeka.com, saat AEQ dan M yang sudah pacaran selama sebulan melalui telepon seluler, berniat ingin bertemu.

Karena sudah saling sayang dan mencintai, mereka pun akhirnya bertemu di Jakabaring. Kemudian, pasangan kekasih yang sedang dimabuk asmara ini jalan-jalan hingga larut malam.

M, tak mau pulang karen takut dimarahi orang tuanya. Akhirnya merekapun tidur di penginapan Bayumi tepatnya di kawasan Jalan Suka Bangun II, Soak Palembang.

Karena tidur sekamar dengan lawan jenis, syetan pun mulai menggelayuti mata dan hasrat AEQ menuju kemolekan tubuh sang pacar. Syetanpun akhirnya berhasil, AEQ pun mencabuli kekasihnya.

“Dia tidak saya apa-apakan, bukan saya perkosa,” ungkap AEQ saat ditemui di Unit PPA Polresta Palembang, Sabtu (1/2/14).

Usai bermalam, M lantas diantar pulang ke rumahnya. Tetapi Melati malah pergi ke rumah neneknya di kawasan Kertapati. Korban akhirnya dicari sang ayah. Saat bertemu ayahnya, Melati malah mengaku sudah tidur dengan pacar dan sudah diperlakukan cabul.

Ayah M melaporkan AEQ kepolisi dengan tuduhan melarikan anak gadis orang.

“Saya tidak tahu mengapa dilaporkan kami melakukan perbuatan itu karena suka sama suka,” ujar AEQ.

AEQ ditangkap Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Palembang, Kamis (30/1) sekitar pukul 17.00 WIB saat sedang asyik nongkrong di sekitar rumahnya.

Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Djoko Julianto mengatakan, jika terbukti tersangka dikenakan Pasal 82 UU Nomor 23 tahun 2002 tentang PPA dengan ancaman 15 tahun penjara.***(son/merdeka)

Di Kuansing, 81 Kapal PETI Dibakar

Kapal penambang emas terbakar
Kapal penambang emas terbakar

Teluk kuantan (SegmenNews.com) – Tim operasi pemberantasan PETI Siak 2014 terus beraksi lapangan. Setelah menertibkan PETI di Kecamatan Singingi Hilir, Sabtu (1/3/2014) hingga Minggu (2/3/2014), mereka turun ke Kecamatan Sentajo Raya dan Kecamatan Singingi.

Menurut Kapolres Kuansing, AKBP Bayuaji Irawan, yang juga komandan operasi melalui Kasubag Humas Polres Kuansing, Ipda Musabi, Minggu (2/2/2014) penertiban PETI di Kecamatan Sentajo Raya pertama kali turun di Desa Marsawa dekat waduk WK.

Mulanya ujar Ipda Musabi, tim menemukan sekitar 30 kapal dompeng. Tidak puas dengan kondisi ini, tim melakukan penelusuruan lebih jauh di sekitar arena waduk WK dan menemukan kembali 33 kapal dompeng. Bahkan saat anggota tim operasi dari Brimob hendak pulang mereka kembali menemukan 2 unit kapal dompeng.

“Jadi total kapal dompeng yang dimusnahkan tim pada hari Sabtu di Kecamatan Sentajo Raya sebanyak 67 kapal dompeng,” ujarnya.

Yang mengejutkan dari laporan tim ujarnya, jika pada operasi PETI di Kecamatan Singingi Hilir peralatan dompeng seperti mesin dan yang lain banyak dipreteli pemilikya, sebaliknya di Marswa rata-rata kapal dompeng tersebut masih utuh.

“Artinya mesin untuk mendompeng masih melekat pada kapal, bahkan anggota tim juga menemukan beras dan peralata kerja lainnya. Itu artinya mereka masih tetap bandel dan beroperasi walaupun tengah berlangsung operasi penertiban PETI Siak 2014,” ujar Ipda Musabi.

Sementara untuk operasi di kecamatan Singingi yang dilaksanakan di Minggu dilakukan di Desa Pulau Padang. Dari lokasi ini, tim berhasil memusnahkan 14 kapal dompeng.

Hanya saja bebernya, kapal dompeng yang beroperasi di Pulau Padang kecamatan Singingi memiliki kapasitas besar. “Ada kapal dompeng yang bertingkat dua dan besar-besar, namun semua dimusnahkan anggota tim,” tegasnya.

Untuk hari Jumat (28/2/2014) ujarnya, tim tidak melakukan operasi penindakan dilapangan. Sebab pada hari itu hari Jumat dan memberikan kesempatan kepada anggota tim untuk melakukan ibadah shalat Jumat.

Namun kegiatan dalam rangka penertiban terus berjalan seperti evaluasi terhadap kegiatan yang sedang berjalan, perbaikan peralatan yang mengalami gangguan serta untuk memberikan kesempatan kepada anggota tim untuk berbenah.

“Intinya menjelang tanggal 9 Maret tim akan terus turun ke lokasi yang diperkiraka ada kegiatan PETI untuk ditertibkan sesuai perintah Pak Kapolda Riau Brigjen Pol Condro Kirono,” pungkasnya.***(yud/kn)

Polres Tetapkan 7 Tersangka Korupsi Proyek Puskesmas

korupPangkalan Kerinci (SegmenNews.com)- Kembali tim penydik Tipikor Sat Reskrim Polres Pelalawan menetapkan tujuh orang tersangka kasus dugaan korupsi proyek pembangunan puskesmas rawat inap di kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan.

Ketujuh tersangka baru itu masing-masing berinisial Sm Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) yang juga Kepala UPTD Samsat Kepulauan Meranti, YK selaku Pengelola Teknis Kegiatan (PTK), Hj Ar selaku Kuasa Penguna Anggaran (KPA) yang juga Kabag Anggaran Pemrov Riau, TM selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dan juga dokter gigi. Kemudian Az pengawas lapangan dari CV Media Konsultan, En konsultan perencanaan dan Lk kontraktor pelaksana tahun 2010.

Demikian ditegaskan Kapolres Pelalawan AKBP A Supriyadi SIK melalui Kasat Reskrim AKP Bimo Ariyanto SH SIK pekan kemarin.

“Dari hasil pengembangan penyelidikan kita menetapkan tujuh tersangka baru kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Puskesmas Teluk Meranti,” ujar Kasat Reskrim.

Dijelaskan Kasat Reskrim, bahwa pengembangan tersebut, setelah di limpahkan berkas pemeriksaan tahap awal ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Pangkalan Kerinci dengan dua orang tersangka yang telah ditetapkan sebelumnya yakni IP selaku Direktur PT Indra Adamar dan DM sebagai kotraktor pelaksana tahun 2008.

Namun atas petunjuk jaksa, agar di dalami lagi penyelidikannya, hingga satu persatu saksi diperiksa kembali sebanyak 40 orang saksi termasuk ahli kontruksi dari Universitas Sumatara Utara (USU) Medan. Maka tujuh dari saksi yang diperiksa di tingkatkan statusnya menjadi tersangka.

Setelah terindikasi ikut bertanggung jawab dalam gagalnya proyek pembanguna Puskesmas Teluk Meranti dengan dua kali anggaran dari APBD Riau di tahun 2008 dan di lanjutkan tahun 2010 dengan nilai total lebih dari Rp3 miliar. Walau telah di kucurkan dua kali anggaran miliaran rupiah tapi proyek tersebut ambruk dan tidak dapat di fungsikan.

Maka harapan masyarakat Teluk Meranti untuk mendapatkan puskesmas rawat inaf dari APBD Riau gagal, sementara uang negara miliaran rupiah telah di kucurkan. Atas kondisi itu tim penyidik Tipikor Polres Pelalawan menindak lanjuti kasusnya tersebut.

Ke tujuh orang itu akan kita panggil untuk diperiksa sebagai tersangka. Namun sekarang masih di jadwalkan oleh penyidik untuk dilakukan pemanggilannya,” ungkap Bimo.

Ditambahkan Kasat Reskrim, walau pihaknya telah menetapkan sembilan orang tersangka, tetapi pengembangan penyelidiikan masih terus di lakukan dan tidak tertutup kemungkinan ada tersangka baru.***(afin)

Kantor Disdik Pelalawan Terbakar

Puing-puing  ruang Disdik yang terbakar
Puing-puing ruang Disdik yang terbakar

Pangkalan Kerinci (SegmenNews.com)- Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) kabupaten Pelalawan dilalap sijago merah. Namun dalam musibah kebakaran itu tidak ada korban jiwa, hanya saja sejumlah dokumen dan peralatan kantor ludes terbakar.
Kebakaran itu terjadi, Sabtu (1/3/14) pagi sekitar pukul 09.30 WIB. Dari informasi, awal kebakaran diketahui oleh petugas jaga kantor Disdik, Supriadi. Kepulan asap disertai api dari dalam ruang ketenagaan pendidikan.

Menyadari ada api, Supriadi segera mengecek tapi sijago merah sudah mulai menjaran ke seluruh ruangan, hingga memutuskan untuk segera melapor ke kantor Badan Penanggulangan Bendana Daerah dan Pemadam Kebakaran yang jaraknya hanya beberapa meter dari kantor Disdik.

Untuk Pemadam Kebakaran yang mendapat laporan kantor Disdik terbakar, tiga unit mobil di kerahkan untuk memadamkan api tersebut. Setelah sijago merah sempat menjalar ke ruang ketenagaan pendidikan yang di perkirakan beberapa menit api baru dapat di padamnkan.

Walau api tidak sempat menjalar ke seluruh kantor Disdik dan ruang Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) MD Rizal, tapi seluruh dokumen dan peralantan kantor berupa komputer, printer, ac dan almarim serta meja-kursi ikut luder terbakar yang ada dalam ruangan tersebut.

Sementara pegawai kantor Disdik Pelalawan pada libur, hingga suasana di komplek perkantoran Bakti Praja terlihat lenggang. Tapi saat mengetahui ada kebakaran warga dan pegawai Disdik berdatangan untuk melihat kondisi ruang yang terbakar itu.

Kapolres Pelalawan AKBP A Supriyadi SIK MH melalui Kasubag Humas AKP G Lumban Toruan, membenarkan terbakarnya salah satu ruang di Disdik Pelalawan terbakar.

“Personil Polres Pelalawan telah turun untuk melakukan penyelidikan. Namun dari hasil olah TKP, penyebab dugaan kebkaran akibat konsleting listrik,” ujar kasubag humas.***(afin)

Enam Pejabat Rohul Dimutasi, Ini Daftarnya.

Sekretaris Daerah Rokan Hulu, Ir Damri melantik 6 orang pejabat
Sekretaris Daerah Rokan Hulu, Ir Damri melantik 6 orang pejabat

Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Sekretaris Daerah Rokan Hulu, Ir Damri melantik 5 orang pejabat struktural, Jumat (28/2/14) bertempat di aula lantai tiga Setda Rohul.

Lima pejabat dimutasi tersebut yakni:

1. Erfan Dedi.S.STP,MSi jabatan lama Camat Kepenuhan dilantik menjabat Kepala Bagian Tata Usaha Badan Pelayanan Terpadu Perizinan dan Penanaman Modal.

2. Eselon IIIa, yakni Muslim jabatan lama Kepala Bidang Tata Ruang dan Cipta Karya dilantik menjabat Kepala Bagian Persidangan dan Produk Hukum Sekretariat DPRD.

3. Eselon IIId, H.T.Asmaurrijal,Sp jabatan lama Kepala Bidang Pembinaan, Amdal dan Sumber Daya Alam Badan Lingkungan Hidup, dilantik menjadi Kepala Bidang Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi.

4. Eselon IVa, zakri Hasjal, ST, MT jabatan lama Kepala Sub Bidang Pembinaan Sumber Daya Lahan Bidang Pembinaan, Amdal dan Sumbar Daya Lahan BLH dilantik Kepala Bidang Pembinaan, Amdal dan Sumbar Daya Lahan BLH.

5. Eselon IVa, zainal Abidin, SPd jabatan lama Kepala Bidang Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja Dinas Sosial dan Transmigrasi, jabatan baru Fungsional Umum Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (non eselon).

6. Emelda Gonoro,SE, jabatan lama Kasubag Pelayanan umum kantor Camat Kepenuhan, jabatan baru Kepala Sub Bidang Remaja dan Hak-hak Reproduksi BKBPP.

Sekda mengingatkan, jabtan merupakan amanah, maka pejabat penerima jabatan harus menjalankan tugasnya dengan baik sesuai amanah yang dipercayakan kepada yang bersngkutan.

“Pejabat harus memiliki rasa tanggung jawab dalam menjalankan amanah, sesuai dengan sumpah yang telah diucapkan, jangan hanya dapat mengikuti sumpah namun tidak dapat melaksankaan sumpah tersebut namun resapi isi sumpah tersebut dengan menggunakan isi hati yang paling dalam,” ingat Sekda.***(r4n/adv/hum)

Pemkab Dukung Kerjasama Australia dan Kemenag

rapat koordinasi Tim Australia, Australian Agency for International Development (AusAID) dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Rokan Hulu (Rohul) serta Kanwil Kemenag Prov Riau
rapat koordinasi Tim Australia, Australian Agency for International Development (AusAID) dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Rokan Hulu (Rohul) serta Kanwil Kemenag Prov Riau

Rokan Hulu (SegmenNews.com)– Bupati Rokan Hulu Drs H Achmad MSi yang diwakili oleh Asisten II Setda H Syaiful Bahri S.Sos MSi menyatakan kesiapan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Pemkab Rohul) untuk memberikan dukungan, dalam rangka mensukseskan kerjasama Kemenag Rohul bersama Pemerintah Australia, dalam rangka peningkatan percepatan akreditasi madrasah dan peningkatan mutu madrasah secara berkesinambungan.

Demikian disampaikan H Syaiful Bahri, ketika mengikuti rapat koordinasi Tim Australia, Australian Agency for International Development (AusAID) dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Rokan Hulu (Rohul) serta Kanwil Kemenag Prov Riau, Selasa (25/2/2014) bertempat di aula Kemenag Riau, Pekanbaru.

Acara tersebut dihadiri oleh Tim Australia, Australian Agency for International Development (AusAID) yaitu Senior Program Robert Kingham, dan staf M Ikhsan, Luluk Faridah, Masliku, dan Erwin. Hadir juga Dirjen Pendis Kemenag RI diwakili oleh H Rohmat, Kakanwil Kemenag Riau Drs H Tarmizi Tohor MA, Kabid Madrasah Drs H Mahyudin MA, Kakan Kemenag Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, dan Kadisdikpora diwaliki Suharman.

Dikatakannya, selama ini Pemkab Rohul memberikan perhatian dan memiliki komitmen yang kuat dalam hal memajukan pendidikan agama dan keagamaan di Rohul. Bahkan Pemkab Rohul menyiapkan dana miliyaran rupiah untuk membantu meningkatkan kesejahteraan para guru madrasah.

Apalagi kegiatan besar seperti ini, tentu Pemkab Rohul akan memberikan dukungan penuh, sehingga program ini berjalan sebagaimana yang diharapkan dan sekaligus menjadi entri point bagi Pemkab Rohul, khususnya Kemenag Rohul yang selama ini cukup baik melakukan koordinasi dengan Pemkab Rohul.

Kakan Kemenag Rohul, Drs H Ahmad Supardi Hasiabuan MA, menyatakan bahwa program kemitraan ini secara umum bertujuan untuk meningkatkan mutu layanan dan daya saing pendidikan madrasah pada tingkat MI dan MTs, sesuai dengan 8 komponen Standar Nasaional Pendidikan (SNP). Secara khusus, bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kesiapan madrasah dalam menghadapi proses akreditasi yang dilaksanakan oleh Badan Akreditasi Nasional – Sekolah dan Madrasah (BAN-S/M).***(r4n/rls)

Pererat Persaudaraan, DPD IK-PLUS Siak Dibentuk

Siak (SegmenNews.com)– Ikatan Keluarga Padang Lawas Utara dan Sekitarnya (IK-PLUS) Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Kabupaten Siak dibentuk, dengan surat keputusan (SK) 006/SK-IK-PLUS/Kab.Siak/II/2014, Kamis (27/2/14).

Dalam organisasi ini, memiliki beberapa program sosial kemasyarakatan yang bertujuan untuk menjalin tali silaturrahmi dengan penuh keakraban, puluhan masyarakat Kecamatan Siak berasal dari Sumatera Utara (Sumut) yang memiliki marga.

Adapun dewan penasehat adalah H,Abdul Manan Harahap, Panigoran Harahap, dan Yuliver Nasution. Sedangkan pengurus IK-PLUS Kabupaten Siak yakni untuk Ketua M,Efendi Harahap SP,MM, wakil ketua Iwan Syahputra S,sos, M,si, sekretaris Amiruddin Siregar ST, Bendahara Syahruddin Siregar S,sos, dan bagian humas Kafilah Somarito Harahap dan Davit Tobing.

Ketua DPD IK-PLUS Siak M,Efendi Harahap, menuturkan, organisasi ini dibentuk menjalin silaturrahmi dan saling mengenal. Untuk itu, dalam programnya dibentuk perwiritan dari rumah ke rumah khusus anggota, yang jadwalnya sekali dalam sebulan. Selain itu ada juga Sihiliton artinya ikut merasakan berduka apabila ada berduka di salah satu anggota, dan siriaon artinya ikut merasakan kegembiraan yang dirasakan salah satu anggota.

“Kita membentuk organisasi ini, atas kemauan kita bersama masyarakat yang berasal dari Sumut khususnya yang memiliki marga yang ada di Kecamatan Siak ini, dan setelah terbentuk ada beberapa program diantaranya silaturrahmi dengan menggelar wirit yasinan bulanan ke rumah-rumah anggota, silihiton, dan siriaon,” terang M,Efendi usai wirit di rumah Bendahara DPD IK-PLUS Siak Syahruddin Siregar.

Selain itu dikatakan M,Efendi Siregar, bagi masyarakat yang ingin bergabung adapat hadir saat acara wirit yasinan bulanan yang digelar sekali dalam sebulan sesuai jadwalnya. Disana akan diberikan formulir biodata diri, dan beriyuran sesuai kesepakatan bersama.

“Bagi kawan-kawan yang ingin bergabung, silahkan diinformasikan dan saat datang wirit kita setiap bulannya, dan juga mendukung program-program silaturrahmi kita ini,” ungkap M,Efendi.

Untuk wirid pada bulan Maret, akan dilaksanakan di rumah Wakil Ketua DPD IK-PLUS Siak Iwan Syahputra Siregar S,sos, M,si.***(rinto/rls)

Air Kemasan Haram?

Din Syamsudin
Din Syamsudin

Palembang (SegmenNews.com)– Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsudin mendesak pemerintah segera mencabut izin perusahaan air kemasan. Menurut dia, air seharusnya dikuasai negara dan tidak boleh diprivatisasi. Jika air diprivatisasi, dia menilai air kemasan yang dijual hukumnya haram.

Dikatakan Din, saat ini pihaknya tengah berjuang dalam menggugat Undang-Undang (UU) Nomor 7 Tahun 2004 tentang Sumber Daya Air.

Menurut dia, UU tersebut membuka peluang privatisasi dan komersialisasi air. Apalagi pengelolaan air tersebut dilakukan oleh perusahaan swasta asing.

Sebagai bentuk konkret imbas negatif komersialisasi air tersebut adalah banyaknya air kemasan berbagai merek. Sebab, air merupakan pangkal penciptaan dan sumber kehidupan.

“Air kemasan tidak boleh diserahkan ke swasta apalagi swasta asing. Air itu seharusnya dikuasai negara,” ungkap Din Syamsuddin dalam Musyawarah Nasional Tarjih Muhammadiyah ke 28 di Palembang, Jumat (28/2).

Ia mengungkapkan, jika air terus dikelola swasta untuk bisnis air kemasan, maka bukan tidak mungkin akan memberi dampak buruk bagi kehidupan manusia, seperti di bidang pertanian.

“Sudah berapa jutaan kubik air yang disedot swasta dari bumi kita ini. Jika dibiarkan, bagaimana nasib pertanian kita ke depan,” kata dia.

Oleh karena itu, dirinya menantang pimpinan tarjih Muhammadiyah untuk menetapkan fatwa haram terhadap air kemasan. Hal ini memperkuat landasan yudisial review UU Sumber Daya Air itu.

“Saya tunggu apakah nanti difatwakan atau tidak. Kalau bagi saya, air kemasan itu haram,” tukasnya.***

Red: son
sumber: merdeka.com