Beranda blog Halaman 2703

Enji Ragukan Ayu Ting Ting Lahirkan Anaknya

anak ayuSegmenNews.com – Perseteruan Ayu Ting-ting dengan suaminya, Henry Baskoro Hendarso atau Enji memasuki babak baru.

Melalui kuasa hukum Enji, Hotman Paris Hutapea, Enji meminta kepada Ayu untuk melakukan tes DNA untuk meyakinkan pihak Enji, apakah Bilqis Khumairah Razak merupakan anak Enji atau bukan.

“Enji bertanya, ‘jangan-jangan perkawinan itu hanya untuk bayi lahir, habis itu aku ditinggal’. Itu pertanyaan Enji. Maka jawaban dari pertanyaan Enji tes DNA,” kata Hotman, Senin (24/2/2014).

Hotman menjelaskan, berdasarkan keterangan pihak kedokteran, lahirnya Bilqis dinyatakan sebagai kelahiran normal, tidak prematur. Sementara lahirnya Bilqis, enam bulan setelah pernikahan.

“Kapan mereka (Ayu dan Enji) ML pertama, saya tidak tahu,” katanya.

Pihak Enji juga mempermasalahkan Ayu tidak menggunakan nama belakang keluarga Enji untuk Bilqis.

“Kalian kan umat beragama. Kalau anaknya Hendarso bintinya Hendarso. Sudah banyak faktor,” tegas Hotman.***

 

sumber: okezone

Warga Bengkalis Tertipu Dukun Palsu Rp 128 juta

dukunPekanbaru (SegmenNews.com) – Jeksuanir (35), warga Bantan, Bengkalis, Riau mengaku sebagai dukun dan menipu pasiennya dengan modus bisa menggandakan uang, ada-ada saja!.

Sang dukun palsu menjanjikan akan melipat gandakan uang korban yang datang dari bank alam gaib. Dirilis okezone, Senin (24/2/2014), Dikatakan Kapolres Bengkalis, AKBP Andri Wibowo, sang dukun sebelumnya menyediakan lilin, minyak, tikar, kain putih dan peralatan perdukunan yang dipasaran.

Uang korban dikumpulkan sebagai persembahan untuk para jin. Tak tanggung-tanggung, sang dukun berhasil melarikan uang empat orang pasiennya sebanyak Rp 128 juta, salah satu korbannya.

Empat orang tersebut menyetor uang bervariasi, dari yang paling kecil Rp21 juta hingga yang terbesar Rp128 juta.

Kejadian itu terjadi tanggal 13 November 2013, para korban dikumpulkan tersangka di rumah salah seorang warga di Desa Bantan. Setelah berhasil merayu dan memberikan keyakinan kepada keempat korban untuk menyerahkan uang yang akan dilipat gandakan.

Sang dukun memberikan rentang waktu beberapa hari, namun korban yang mulai curiga mencari sang dukun, dukun itu rupanya menghilang.

“Tersangka sudah kita amankan,” kata Andri.***(son/okz)

Eks Karyawan Riau Air Minta PN Eksekusi Kantor Gubernur dan DPRD Riau

riau airPekanbaru (SegmenNews.com) – Selain mendesak Paksa Badan (Penyanderaan – Gijzeling), mantan karyawan PT Riau Airline (RA) juga mendesak eksekusi kantor gubernur dan DPRD Riau. Pasalnya, kedua instansi pemerintahan itu bertanggungjawab atas belum direalisasikannya pesangon mantan karyawan.

“Pengadilan Negeri harus membuat terobosan. Eksekusi kantor gubernur dan kantor DPRD Riau. Mereka bertanggungjawab atas kesengsaraan mantan karyawan RA, ” ungkap kuasa hukum mantan karyawan RAL, Kapitra Ampera, Senin (24/2/2014).

Dikatakannya, sejauh ini tidak ada itikad baik dari Pemprov Riau serta manajemen RA terkait hak mantan karyawan. Itu bisa dilihat dari proses Anmaning (peringatan) dari Pengadilan Negeri yang tidak digubris.

“Sudah dua kali tidak datang. Itu sama saja tidak kooperatif. Jika yang ketiga besok tetap tidak merespon, PN harus eksekusi kantor gubernur dan DPRD Riau,” ujarnya.

Wakil Ketua DPRD Riau, Noviwaldy Jusman menyebutkan, tidak ada ketentuan bangunan negara disita. Menurutnya, persoalan pesangon merupakan tanggungjawab manajemen RA.

“Kami yang mestinya meminta pertanggungjawaban manajemen RA. Mana audit keuangan mereka. Mana uang yang katanya diberikan untuk pesangon. Jadi jangan dipersalahakan prmprov dan DPRD Riau, ” ujarnya.***
Sumber : Tribun Pekanbaru

Pagi Ini Ternate Diguncang Gempa 5,2 SR

Foto ilustrasi peta wilayah Indonesia yang berpotensi rawan gempa.(Antara/ Widodo S Jusuf)
Foto ilustrasi peta wilayah Indonesia yang berpotensi rawan gempa.(Antara/ Widodo S Jusuf)

SegmenNews.com – Gempa mengguncang sisi barat daya Ternate, Maluku Utara, Selasa 25 Februari 2014. Informasi Badan Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut berkekuatan 5,2 Skala Richter.

BMKG menyatakan, lokasi gempa berada pada titik 0,61 Lintang Utara dan 126,11 Bujur Timur pada kedalaman 10 kilometer di laut lepas antara kepulauan Maluku dan Pulau Sulawesi. Lokasi itu terletak di 137 kilometer sebelah barat daya Ternate.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi resmi dari Pemerintah Provinsi Maluku Utara mengenai adanya kerusakan dan korban jiwa akibat gempa tersebut.

Namun, gempa yang terjadi sekitar pukul 04.56 WIB itu, menurut BMKG, tidak berpotensi tsunami.***

Red: has
sumber: viva

Ahmad Supardi: Tuntaskan Pembangunan MAMIC 2015

Masjid Agung Islamic Center RohulRokan Hulu (SegmenNews.com)- Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, meminta kepada Bupati Rokan Hulu Drs H Achmad MSi, untuk dapat mempercepat dan menyelesaikan pembangunan Masjid Agung Madani Islamic Centre (MAMIC) Pasir Pengaraian, pada tahun 2015 atau paling lambat tahun 2016, sebelum berakhirnya masa jabatan Bupati Rohul.

Harapan tersebut disampaikan Kakan Kemenag Rohul, ketika melakukan pertemuan dengan Bupati Rohul, dalam acara bertajuk

Ahmad Supardi lebih lanjut menyatakan, untuk membangun masjid MAMIC sebesar dan semegah ini, diperlukan keberanian, tekad yang bulat, kekuatan, kesungguhuan, dan berani mengambil resiko, sebab pembangunan ini pasti mendapat tantangan berat dari berbagai pihak.

Untuk bisa menyelesaikan ini, orang yang paling tepat adalah Bapak Drs H Achmad MSi, Bupati Rohul sekarang dan dipastikan akan berakhir masa jabatannya pada tahun 2016 yang akan datang serta dipastikan pula tidak dapat maju lagi menjadi calon Bupati Rohul, sebab telah menjabat dua priode.

Ahmad Supardi Hasibuan juga menitipkan beberapa kegiatan keagamaan yang perlu mendapat bantuan Bupati Rohul. Diantaranya adalah penyelesaian pembangunan dan rehab masjid-masjid pinggir jalan, mulai dari perbatasan Sumarera Utara sampai dengan perbatasan Kampar.

Terkadang kita malu dan sedih melihat panitia pembangunan masjid meminta-minta bantuan atau sedekah kepada pengendara yang lewat untuk pembangun masjid, padahal yang lewat di situ tidak semuanya beragama Islam, pasti ada yang beragama lain.

“Masak untuk membangun sebuah masjid, tempat beribadah umat Islam, harus meminta-minta kepada orang lain, sementara negeri ini dianugerahi Allah SWT dengan kekayaan yang melimpah, tanahnya subur, dan hasil tambangnya banyak,” tandas Ahmad Supardi.

Dia juga berpesan agar Pemkab Rohul membantu mensertifikatkan tanah wakaf umat Islam.***(r4n/rls)

Disdikpora: Pelajar Pencuri Laptop Tidak Ikut UN

Tersangka empat pelajar pencuri laptop dan satu orang pemuda sebagai penunjuk penjualan laptop ditahan di Mapolres Rokan Hulu
Tersangka empat pelajar pencuri laptop dan satu orang pemuda sebagai penunjuk penjualan laptop ditahan di Mapolres Rokan Hulu

Rokan Hulu (SegmenNews.com)– Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kbaupaten Rokan Hulu, M Zen, MPd menegaskan, bahwa siswa yang terlibat pencurian Laptop di SKMN 1 Rambah pekan lalu tidak diikutkan Ujian Nasional (UN) tahun ini.

Hal itu jika enam pelaku pencurian 26 laptop itu terbukti mencuri di kenakan sanksi hukuman tahanan.

“Pelajar Pencuri laptop tidak akan diikutkan UN, mereka bisa melanjutkan mengambil ijazah tingkat SLTA melalui paket C setelah keluar dari tahanan nanti,” tegas M Zen, disela-sela kegiatan penyerahan ATM kepada Guru di kantornya, Senin (25/2/14).

Kesal MZen, perbuatan pelajar kelas III itu telah mencoreng dunia pendidikan di Kabupaten Rokan Hulu, namun hal itu juga adalah tantangan dan tanggung jawab bersama para guru dan para orang tua dalam mendidik anak dirumah.

Sebelumnya empat pelajar dan satu orang pemuda sebagai penunjuk tempat penjualan laptop sudah diamankan di Mapolres Rohul karena mencuri 26 unit Laptop sekolah yang merupakan bantuan dari Provinsi Riau. Bukan hanya empat pelajar yang terlibat, dua orang lagi masih buron Baca Selengkapnya: (Pelajar Curi Laptop Sekolah).***(r4n)

Asap Makin Tebal, 2.899 Warga Siak Terserang ISPA

kabut asap (ilustrasi)
kabut asap (ilustrasi)

Siak (SegmenNews.com)- Hingga, Senin (24/2/14) kabut asap di Kabupaten Siak tak kunjung reda. Dari Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) Siak di Jalan Hangtuah hingga pukul 15.15 WIB, diagram batang ISPU mencapai angka tertinggi hingga 500 Pertikel Mikro (PM) 10, hal itu masuk kategori udara berbahaya.

Diakui Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Siak, Dr.R Toni Candra tadi sore, bahwa kondisi udara memang berbahaya karena ISPU telah mencapai level tertinggi. Untuk menghindari bertambahnya penderita penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang saat ini telah mencapai 2.899 kasus.

Pihaknya telah memberikan rekomendasi ke Dinas Pendidikan agar meliburkan anak-anak sekolah hingga kondisi udara mulai membaik. “Kita sudah memberikan rekomendasi ke Disdik untuk meliburkan anak-anak sekolah, karena saat ini kondisi udara mencapai 500 Pm dan berbahaya,” aku Kadiskes.

Namun, pihak Dinas Pendidikan (Disdik) Siak tidak meliburkan pelajar karena sebahagian orang tua banyak yang tidak setuju sekolah diliburkan karena saat sekolah diburkan banyak anak-anak sekolah malah berbain dan keluyuran.

“Orang tua murid banyak yang setuju sekolah tidak diliburkan, karena saat diliburkan banyak anak-anak bermain diluar rumah,” ujar Kadisdik Siak Kadri Yafis kepada wartawan.***(rinto)

Ketua DPRD Siak Dampingi Wabup Serahkan BAZ dan Tinjau Desa

Ketua DPRD, Zulfi Mursal mendampingi Wakil Bupati Siak H Alfedri menyerahkan bantuan BAZ kepada sekolah madrasah
Ketua DPRD, Zulfi Mursal mendampingi Wakil Bupati Siak H Alfedri menyerahkan bantuan BAZ kepada sekolah madrasah

Siak (SegmenNews.com)- Ketua DPRD Kabupaten Siak, Zulfi Mursal mendampingi Wakil Bupati, H. Alfedri dalam kegiatan penyerahan bantuan dari Badan Amil Zakat (BAZ) Siak kepada Madrasah Ibtidaiyah Hubbul Wathan.

Bantuan BAZ senilai Rp 10 juta, diterima langsung oleh Kepala Sekolah Madrasah tersebut, bantuan diperuntukkan pembelian lahan sekolah, Sabtu (22/2/14) sore.

Usai penyerahan bantuan, rombongan langsung meninjau rumah warga yang akan direhap menjadi rumah layak huni di beberapa desa. Rombongan juga meninjau kesiapan Gudep se kwaran Sungai Apit.

Di acara pramuka tersebut, Alfedri menyampaikan dalam pembentukan karakter dapat diwujudkan dengan adanya pramuka. Karena dalam kepramukaan terdapat berbagai macam pelatihan yang mengandung pendidikan untuk pembentukan karakter.

Kegiatan Pramuka ini merupakan ekstra kurikuler wajib pada kurikulum Tahun 2013 di satuan pendidikan, sesuai dengan Permendikbud No. 81 A Tahun 2013 tentang implementasi kurikulum.***(rinto)

Pelalawan Masih Status Darurat Asap Hingga 4 Maret

Kabut asap selimuti Kabupaten Pelalawan (int)
Kabut asap selimuti Kabupaten Pelalawan (int)

Pangkalan Kerinci (SegmenNews.com)- Hingga tanggal 4 Maret 2014, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan masih menetapkan status darurat asap.

“Status darurat asap, terpaksa kita perpanjang satu pekan lagi, berarti sampai tanggal 4 Maret. Walau kabut asap yang banyak dari kiriman kabupaten tetangga,” ujar Bupati Pelalawan HM Harris saat memimpin rapat koordinasi mengatasi kebakaran hutan dan lahan (Kahutlah) di kantor Bupati, Senin (24/2/14).

Dalam rapat itu juga Bupati juga menghadirkan pimpinan PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) serta PT Arara Abadi, untuk mencarikan solusi pemadaman Kahutlah yang terjadi diberbagai daerah di kabupaten Pelalawan terutama di Teluk Meranti di areal perkebunan Kelapa Sawit Koperasi Tanda Harapan yang mencapai puluhan hektar.

“Karena banyak yang terbakar lahan gambut jadi kita kesulintan untuk dilakukan pemadanan, kita meminta perusahaan ikut membantu memadamkanya. Setelah ada juga titik api disekitar areal HTI RAPP dan Arara Abadi,” ungkap Harris.

Sementara kondisi perpanjangan darurat kabut asap, juga dilihat dari tiga aspek menjadi indikator, yakni kondisi kabut asap tiga kali lebih pekat dibanding pekan lalu. Ispu udara di Pelalawan mencapai 400 dan masuk dalam kategori sangat tidak sehat. Selain itu, kelembaban udara mencapai 100 persen, artinya debu sudah lengket ke badan manusia.

Namun dalam pembahasan yang juga dihadiri Sekda Pelalawan Drs Tengku Mukhlis, Kapolres Pelalawan AKBP A Supriyadi SIK MH dan para Kepala Dinas serta Kepala Bagian (Kabag) di lingkungan Pemkab Pelalawan. Juga diambil keputusan untuk diperpanjang masa liburan anak sekolah mulai tingkat PAUD, TK dan SD sampai kelas tiga. Sedangkan SD kelas empat ke atas tetap sekolah.

Karena persiapan mau ujian nasional. Jadi SD kelas empat ke atas sampai SMA sederajat tetap sekolah. Sedangkan anak-anak kita yang libur kita minta agar mengurangi aktifitas di luar rumah,” tambah Harris.***(afin)

Polisi Tangkap Tiga Pembakar Lahan di Pelalawan

Salah seorang pelaku pembakaran lahan
Salah seorang pelaku pembakaran lahan

Pangkalan Kerinci (SegmenNews.com)- Polsek Pangkalan Kerinci menangkap dua pembakar lahan yakni Parlin Pasaribu (21) dan Khaidir (48) serta Samsur (56) pemilik lahan, di Jalan Pemda ke arah kantor Bupati Pelalawan, Minggu (23/2) lalu.

Kapolres Pelalawan AKBP A Supriyadi SIK MH melalui Kasubag Humas AKP G Lumban Toruan, membenarkan adanya penangkapan tiga pelaku pembakaran lahan tersebut. “Kini ketiga pelaku telah diamankan di Polsek Pangkalan Kerinci untuk diproses lebih lanjut,” ujar Kasubag Humas.

Dijelaskan Kasubag Humas bahwa penangkapan itu berawal dari laporan masyarakat ke Polsek Pangkalan Kerinci, pembakaran lahan di daerah Jalan Pemda. Menerima informasi itu Kapolsek Pangkalan Kerinci Kompol Arwin Wsc SH langsung turun bersama anggotanya.

Setelah menyisir tanah kosong terlihat dari kejauhan ada kepulan asap, dan ditengah lahan ada didirikan tenda. Setibanya di lokasi terlihat ada orang sedang membakar tumpukan rumput dan semak kering dari lahan yang baru di tebasnya tersebut. Ketika ditanya Parlin dan Khaidir mengaku mereka hanya sebagai pekerja.

Dengan upah yang diterima sebesar Rp70 ribu perhari dari pemilik lahan bernama Samsur yang tingga di jalan Sepakat, Pangkalan Kerinci. Atas pengakuan kedua pekerja itu, lalu diminta untuk menghubungi pemilik lahan agar datang ke lokasi lahannya tersebut.

Kemudian pemilik lahan datang langsung dibawa ke Polsek Pangkalan Kerinci bersama dua pekerjanya. Karena pengakuan mereka yang menyuruh membakar membuka lahan dengan cara dibalar adalah pemilik tanah. Maka atas pengakuan dan barang bukti (Barbuk) yang disita pemilik lahan ikut di amankan Polsek Pangkalan Kerinci.

Sementara barbuk yang ikut disita berupa dua cangkul, tiga parang, dua buang ranting kayu pengait, dua topi, gelas dan dua mancis yang diduga digunakan membakar lahan gambut seluas 1,6 hektar terbakar hebat dan merembes hingga ke lahan sekitarnya dan menimbulkan kabut asap kian tebal terutama di kota Pangkalan Kerinci.***(afin)