Beranda blog Halaman 2706

Heboh! Anak Sapi Berwajah Mirip Monyet

Anak Sapi lahir dengan wajah monyet
Anak Sapi lahir dengan wajah monyet

SegmenNews.com – Seekor anak sapi lahir dengan wajah mirip monyet. Kejadian itu membuat heboh warga Desa Sidoharjo, Kecamatan Tanjunganom, Nganjuk, Jawa Timur.

Warga semakin gempar lantaran sapi milik Suwanto (45), hanya memiliki satu mata di tengah jidatnya. Warga terus berdatangan karena penasaran ingin melihat sapi tersebut.

Suwanto mengaku tak tahu menahu kenapa sapinya bisa terlahir dengan kondisi seperti itu. Padahal, induk jantan dan betinanya dalam kondisi normal.

Dia juga mengaku tidak punya firasat apa-apa sebelum sapinya melahirkan. Namun, Suwanto sempat bermimpi melihat buah kelapa jatuh dari pohon.

Dalam mimpinya, Suwanto mengambil satu dari beberapa buah kelapa yang jatuh. Saat bangun dari tidur pada Jumat (7/2/2014), Suwanto mendapati sapi betinanya melahirkan anak dalam kondisi aneh.

Suwanto berjanji akan terus merawat dan membesarkan anak sapi itu. Namun, jika ada yang ingin membeli dengan harga tinggi, Suwanto bersedia menjualnya.

Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Nganjuk, Budi Cucahyono mengatakan, kelahiran sapi Suwanto merupakan kasus yang langka.

Biasanya, menurut dia, sapi lahir dengan kondisi aneh karena infeksi microorganisme saat usia kandungan tiga bulan. Dalam perkembangannya, lanjut Budi, janin sapi tidak bisa membentuk organ vital secara normal.
(trk)

Sumber : okezone

Wou! Syahrini Diduga Terima Aliran Dana dari Adik Atut

syahriniSegmenNews.com – Penyanyi cantik Syahrini kembali menjadi sorotan. Kali ini bukan soal penampilan atau bulu matanya, tapi terkait kasus korupsi yang melibatkan Tubagus Chaery Wardana alias Wawan, adik kandung Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah.

Pelantun Sesuatu ini dikabarkan menerima dana dari Wawan. Benarkah?

Sayangnya, saat dikonfirmasi kepada pihak Syahrini, pihak mereka masih belum memberikan jawaban. Mereka kaget mendengar isu tersebut dan akan menanyakan langsung kepada mantan duet Anang Hermansyah itu.

“Wah saya baru dengar. Saya cek ke Syahrini dulu ya,” ujar Reindy, manajer Syahrini, kepada VIVAlife.

Apakah Syahrini memiliki hubungan lain dengan Wawan? Pihak manajemen Syahrini juga memilih tidak komentar.

Sebelum Syahrini, nama artis Aura Kasih juga ikut terseret. Namun, kepada VIVAlife, pihak mereka buru-buru langsung membantahnya.

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengaku kesulitan melacak transaksi Tubagus Chaery Wardana alias Wawan ke sejumlah artis. Sejauh ini, PPATK hanya memastikan Wawan pernah melakukan transaksi dengan sejumlah orang tanpa tahu mereka artis atau bukan.

“Kalau artis itu memang saya agak susah karena mereka pakai nama panggung. Sedangkan data resmi pakai nama asli. Jadi nggak kelihatan,” kata Wakil Ketua PPATK, Agus Santoso, Kamis (6/2/2014).

Agus mengaku sering kaget saat seorang artis dipanggil KPK. Sebab, data yang ada di PPATK tidak dapat menjelaskan latar belakang atau profesi keartisan seseorang.***

red: son

Sumber : viva

Dua Tahanan Rutan Pekanbaru Kabur Sudah Diamankan

ilustrasi tahanan kabur
ilustrasi tahanan kabur

Pekanbaru (SegmenNews.com) – Aparat Polsek Tenayanraya, Pekanbaru mengamankan dua tahanan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B yang kabur pada Kamis malam (6/2/2014).

“Satu tahanan atas nama Herman Zaluhu, lebih dulu diamankan tadi malam sekitar pukul 21.30 WIB saat berada di Kelurahan Tangkerang Timur tidak jauh dari gedung SMP Negeri 9 Pekanbaru, Jalan Harapan Raya,” kata Kapolsek Tenayanraya, Kompol Yulianto Widodo kepada Antara, Jumat (8/2/2014).

Sementara satu tahanan lainnya atas nama Hendra Gulo, diamankan siang tadi. Kedua tahanan yang terlibat kasus pencurian dengan pemberatan itu telah diserahkan ke pihak Rutan Kelas II B Pekanbaru.

“Tugas kami hanya membantu untuk mengamankan pelaku, dan sudah diamankan maka kami serahkan ke pihak berkaitan,” katanya.

Kapolsek menjelaskan, penangkapan kedua tahanan tersebut berawal dari kerja sama aparat dengan masyarakat.(*)

red: son

Sumber : antara

BKPRMI Diminta Berperan Membina Akhlak Generasi

Wakil Bupati Siak Drs H Alfedri MSi
Wakil Bupati Siak Drs H Alfedri MSi

Siak (SegmenNews.com)- Wakil Bupati Siak Drs H Alfedri MSi mengharapkan Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Siak berperan membangun karakter dan pendidikan moral serta akhlak generasi muda.

Menurut Bupati peran serta tersebut bisa dilakukan dengan berbagai terobosan. Salah satunya kegiatan hari ini (Jum’at,7/2/14) wirid pengajian para siswa-siswi yang ditaja BKPRMI ini merupakan pembinaan akhlak dan mental para generasi muda. Diharapkan BKPRMI kedepan dapat membuat terobosan lainnya.

“Pemerintah kabupaten Siak sangat mendukung kegiatan yang dilaksanakan oleh BKPRMI. Karena hal ini juga menjadi bagian dari pembinaan dalam rangka meningkatkan siar islam. Ia menghimbau agar kegiatan ini dapat dilaksanakan oleh BKPMRI disetiap kecamatan,” sampai Wabup di masjid Alfatah, Siak.

Dengan adanya kegiatan positif keagamaan, diharapkan mampu menjadi proteksi bagi pengaruh negatif kemajuan informasi teknologi dan budaya yang bukan budaya islam. Seperti misalnya merayakan valentine day.

Kenakalan remaja kata Wabup, memang sudah ditingkat mengkhawatirkan. “hal ini harus cepat dicegah. Tentu salah satunya dengan kegiatan pengajian, keperamukaan. Sehingga mental anak bangsa khususnya dikabupaten Siak menjadi insan yang cendikia berilmu serta berakhlak mulia,” ujar Alfedri.

Hadir dalam acara tersebut Camat Siak Wan Syaiful, Kabag Humas Setda Siak Zulfikri MM, Ketua & pengurus BKPRMI kabupaten Siak serta para pelajar yang menghadiri wirid tersebut.***(rinto/Humas)

Siswi SMP Digilir Masih Syok

ilustrasi
ilustrasi

SegmenNews.com- Seorang siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di Banjar, Jawa Barat, diperkosa lima pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA). Menurut laporan polisi setempat, kejahatan terjadi usai mereka pesta minuman keras oplosan

Saat diperiksa petugas, Jumat 7 Februari 2014 dilansir vivanews.com, para pelaku mengaku, sebelum memperkosa korban, mereka terlebih dulu pesta miras yang dicampur obat batuk cair.

Karena mengkonsumsi terlalu banyak, korban yang duduk di bangku kelas tiga SMP tak berkutik saat diperkosa ramai-ramaioleh para pelaku di kamar kos yang terletak di Jalan Tanjung Syukur, Kota Banjar.

Usai memperkosa korban, para pelaku langsung melarikan diri. Korban diselamatkan setelah menelepon teman sekolahnya. Oleh temannya, korban langsung dibawa ke rumah.

Tak terima anaknya diperkosa, orangtua korban langsung melapor ke Polsek Pataruman. Tak butuh waktu lama, para pelaku berhasil diringkus dan digelandang ke kantor Mapolsek Pataruman.

Dari tangan para pelaku, polisi mengamankan puluhan bungkus obat batuk cair dan pakaian korban. Sementara, saat ini korban masih syok dan tidak mau sekolah.***

Red: Sondri

Suami Nilai Perselingkuhan Farhat Dengan Istrinya hanya Isu

Regina dan Suami
Regina dan Suami

Jakarta (SegmenNews.com)- Suami Regina, Ilal Ferhad mengaku tidak percaya mengenai pemberitaan perselingkuhan istrinya dengan Farhat Abbas. Menurut Ilal, tidak ada bukti yang kuat yang mengatakan istrinya berselingkuh.

“Belum ada yang membuktikan ke A1 istri saya berselingkuh. Ini kan baru dengar, ini kan isu dan gosip. Semakin lama meruncing dan membuat kesan saya membiarkan istri saya atau suami mengizinkan istrinya berselingkuh,” ujar Ilal saat ditemui di Studio RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (6/2/2014).

Lantaran sudah mengenal Farhat cukup lama, Ilal mengaku tidak merasa terganggu jika istrinya sering berdua dengan suami Nia Daniati itu. Bahkan, dirinya lebih cemburu jika istrinya jalan dengan pria lain.

“Kalau perginya sama orang lain saya boleh cemburu, tapi kalau Farhat Abbas pergi saya tahu, pasti kontak kadang-kadang saya juga diajak dan diundang,” paparnya.

Namun, jika memang terbukti Regina berselingkuh, Ilal tak segan-segan untuk menceraikannya. “Oh saya akan gugat cerai! gugat cerai! kalau itu memang terbukti akan gugat cerai,” tegasnya.***

red: son                                                                                                                                                                        sumber: okezone

Pastikan Farhat Selingkuh, Arya Wiguna Siap Sumpah Pocong

Arya Wiguna
Arya Wiguna

Jakarta (SegmenNews.com) Untuk membuktikan ucapannya tentang skandal perselingkuhan Farhat Abbas, Arya Wiguna akhirnya siap menjalani proses ritual sumpah pocong di kawasan Pamulang, Tangerang Selatan.

“Jadi dong (sumpah pocong),” kata Arya saat berbincang dengan Okezone.

Mantan murid Eyang subur itu menjelaskan jika dirinya tidak memerlukan persiapan apa pun untuk melakukan ritual tersebut. Hanya kain kafan yang sudah disiapkannya.

“Enggak ada persiapan apa-apa, pokoknya kain kafan saja yang sudah di siapkan di sana,” tandasnya.

Seperti diketahui, Arya menuduh Farhat telah berselingkuh dengan wanita lain. Ketika Arya terjerat masalah dengan Eyang Subur, Farhat memang aktif membela Arya. Farhat pun menjanjikan akan mengorbitkan Arya sebagai artis terkenal.

Namun, di tengah jalan mereka terlibat konflik. Karena itulah, Arya mengklaim tahu betul aktivitas Farhat ketika di luar rumah. Farhat pun membantah semua tuduhan Arya.***

Red: son

sumber: okezone

Buang Pasien, Petugas Medis Bisa Di Penjara

tahananJakarta (SegmenNews.com) – Ketua Komisi IX DPR, Ribka Tjiptaning, geram dengan ulah pegawai RSUD Dadi Tjokrodipo, Kota Bandarlampung, Lampung, yang membuang pasien renta Mbah Darmo hingga meninggal dunia.

Menurut Ribka, seluruh petugas rumah sakit yang terlibat, baik langsung maupun tidak langsung, harus diproses secara hukum.

Ia menjelaskan, berdasarkan Pasal 32 Ayat (1) dan (2) Undang-Undang Kesehatan Tahun 2009, para pelaku dapat dikenai hukuman penjara maksimal 10 tahun dan denda maksimal Rp1 miliar.

“Sesuai pasal itu bila menelantarkan pasien dan mengakibatkan cacat atau kematian bisa dipidana 10 tahun penjara dan denda Rp1 miliar,” ungkap Ribka saat dihubungi Okezone, Kamis 6 Februari 2014 malam.

Hukuman itu perlu ditegakkan agar timbul efek jera bagi para tenaga kesehatan.

Pencopotan jabatan saja, tegas dia, belum cukup efektif untuk menjamin kasus seperti ini tidak terulang lagi.

“Harus diproses secara hukum, tidak hanya pencopotan jabatan. Biar tenaga kesehatan tidak semena-mena. Rumah sakit bukan untuk bisnis, jangan alasan BPJS dan sebagainya. Tangani dulu pasien yang ada, yang penting selamatkan nyawa orang,” tandasnya.

Lebih jauh ia mengatakan, Komisi IX berencana memanggil direktur utama rumah sakit tersebut untuk dimintai pertanggungjawaban.

“Minggu depan kami panggil direkturnya, ini harus diberi sanksi pidana, termasuk direkturnya juga jika terbukti terlibat,” pungkasnya.***

red: son

sumber: okezone

KPK Diyakini Akan Panggil Ibas

abdullahJakarta (SegmenNews.com) – Mantan Penasihat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abdullah Hehamahua, meyakini bila sudah ada waktunya, KPK akan memeriksa Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas).

Untuk memanggil seseorang, kata Abdullah, ada standar prosedur yang harus dipenuhi KPK.

“Saya yakin, jika sudah sesuai SOP dan dibutuhkan keterangannya, KPK akan memanggil Ibas,” ujar Abdullah saat berbincang dengan Okezone, Kamis 6 Februari 2014 malam.

Menurut dia, keterangan dari Yulianis maupun Anas Urbaningrum yang menyebut Ibas menerima uang untuk kepentingan Kongres Partai Demokrat pada 2010, akan divalidasi oleh KPK.

Ia juga yakin, lembaga pimpinan Abraham Samad itu tidak akan segan memanggil Ibas meski yang bersangkutan anak presiden. Keprofesionalan KPK, tegas Abdullah, terutama terkait lingkaran Istana, sudah terbukti saat menetapkan besan Susilo Bambang Yudhoyono sebagai tersangka.

“Diundang oleh KPK kan akan dimintai keterangannya, entah sebagai pemberi keterangan atau sebagai saksi. Jika alat bukti cukup, KPK pasti akan memanggil Ibas, tidak memandang Ibas sebagai anak presiden. Hal itu sudah dibuktikan KPK saat menetapkan besan SBY sebagai tersangka dan ditahan,” paparnya.

Pemanggilan seseorang ke KPK, menurut Abdullah bisa beragam alasan. Status seseorang yang dipanggil bisa saja hanya sebagai pemberi keterangan. Namun, status tersebut bukan tidak mungkin berubah sesuai alat bukti.

“Namun, semua keterangan, baik dari pengaduan masyarakat maupun dari keterangan terperiksa dan tersangka, akan divalidasi lebih lanjut,” tegasnya.***
red: son
sumber: okezone

Film Bollywood Picu Kekerasan Seksual di India?

 

Film Bollywood  (BBC)
Film Bollywood (BBC)

SegmenNews.com- Berdasarkan data yang dirilis Biro Pencatat Kejahatan Nasional India menyebut sebuah aksi pemerkosaan di sana terjadi tiap 22 menit sekali.

Lalu, apakah tingginya tindak kekerasan seksual di sana turut dipicu film Bollywood yang ditayangkan di India?

Seperti dilansir kantor berita BBC, Rabu 5 Februari 2014, di mata para pelaku industri hiburan India, dugaan tersebut sebagian ada benarnya.

Sutradara terkenal Mira Nair setidaknya berpikir demikian. Nair berpendapat, kendati film-film Bollywood kini mengalami perbaikan kualitas, namun dari segi alur cerita, masih banyak film yang dia tonton terlihat merendahkan sosok perempuan.

“Masih banyak film kami yang ditayangkan dengan stereotip lama. Ketika ada seorang perempuan seksi dan cantik, kemudian dia harus berputar dan berputar saat menari. Dia menjadi objek daya tarik yang besar dan seks yang terkesan sangat vulgar,” ungkap Nair.

Provokasi Pria
Adegan lainnya yang membuat Nair resah yakni, ketika karakter perempuan di suatu film diharuskan menari sesuai dengan koreografi tertentu dan bahkan secara seksual memprovokasi penonton pria. Adegan semacam itu, kata Nair, hampir ada di setiap film Bollywood.

“Dalam beberapa film Bollywood belakangan ini, para aktris terkenal menari dikelilingi para pria. Saya benar-benar mempertanyakan hal ini. Menurut saya, adegan itu tidak mencerminkan interaksi yang terhormat antara pria dengan wanita,” tuturnya.

Nair juga mencatat kemegahan dan kemewahan yang digambarkan di dalam film Bollywood dan program televisi. Dalam tayangan tersebut kerap digambarkan para perempuan India berkarier dan menjadi perempuan modern.

Menurut Nair, pencitraan demikian malah membuat para pria kesal dan memicu terlibat dalam satu kekerasan seksual.

“Ada kemarahan dalam mata para pria muda India ketika mereka melihat para perempuan modern India keluar dari bioskop dan naik ke dalam bus. Yang ada dalam pemikiran mereka seperti bagaimana mungkin seorang perempuan bisa lebih maju ketimbang saya,” papar Nair.

Senada pendapat dari salah satu aktor besar Bollywood, Aamir Khan. Menurutnya, beberapa adegan di film Bollywood dibuat seolah-olah lazim untuk dilakukan. Salah satunya adegan pria yang kerap menguntit wanita.

“Sebenarnya hal itu sangat disayangkan. Apa yang ada di dalam film, seolah-olah menunjukkan kepada diri kita bahwa hal itu boleh dilakukan. Hal itu sungguh menyedihkan,” ungkap Khan.

Namun, tidak semua pelaku industri Bollywood setuju dengan pola pikir demikian. Salah satunya, Shah Rukh Khan yang memiliki 3,5 miliar penggemar. Khan mengatakan dengan tegas bahwa film-film India dibuat tidak dengan tujuan untuk merendahkan martabat perempuan.

“Kalau ada orang yang berpikir demikian, berarti dia rabun,” ujarnya.

Menurut Khan, setiap pelaku industri hiburan di Bollywood sudah paham betul bahwa ini hanya sekedar bagian dari pekerjaan di dunia hiburan.

“Jadi kapan pun mereka bernyanyi atau menari yang kerap dikatakan dapat merangsang orang lain, bahkan terkesan merendahkan, maka itu sudah menjadi pilihan dari pelaku industri tersebut,” ucapnya.

Khan menambahkan seorang aktris atau aktor seharusnya menyadari betul perannya sehingga ketika diminta melakukan adegan tersebut tidak merasa dipaksa.

Khan pun menolak adanya kaitan antara film Bollywood dengan tingginya tindak kekerasan seksual di sana.

“Anda seolah-olah mengatakan bahwa ketika Anda menonton aksi kekerasan di bioskop, lalu tindak kekerasan tersebut akan terjadi di jalan-jalan. Saya bahkan belum pernah melihat ada orang tiba-tiba menjadi humoris karena mereka melihat film komedi,” kata dia.

Kendati ada pro dan kontra, sebagian pelaku industri hiburan Bollywood mengakui bahwa film merupakan salah satu faktor penyumbang terhadap aksi tersebut. Tetapi mereka menolak apabila disebut sebagai faktor utama.

Di mata Aamir Khan, tingginya tindak kekerasan seksual di India, juga disebabkan masih lemahnya penegakan hukum di sana.

“Apabila Anda melihat aksi pemerkosaan sebagai sebuah kejahatan di India, maka sebagian besar dari kasus itu tidak dilaporkan. Jadi, selagi industri film benar-benar merefleksikan diri ke dalam untuk melihat bagaimana kami merepresentasikan perempuan, saya kira permasalahan lebih besar terletak di tata aturan hukum yang tidak diberlakukan secara ketat,” kata dia.***

Red: son
sumber: (BBC/viva)