Beranda blog Halaman 2710

Sebagian Besar Pasutri di Rohul Belum Miliki Buku Nikah

Rapat Bahas Buku Nikah di Rokan Hulu anttara Kemenag Rohul dan Dusduk Capil
Rapat Bahas Buku Nikah di Rokan Hulu anttara Kemenag Rohul dan Dusduk Capil

Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, bersama Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Kadis Duk Capil) Kab Rohul, Yusmar Yusuf, dan diikuti seluruh Kepala KUA se Rohul, bahas masalah pasangan suami istri (Pasutri) yang hingga saat ini belum mempunyai buku nikah, Senin (3/2/2014) bertempat di Kantor Kemenag Rohul, Pasir Pengaraian.

Ahmad Supardi Hasibuan menyatakan bahwa pasutri di Rohul ini memang masih banyak yang belum mempunyai buku nikah. Hal ini disebabkan beberapa hal, diantaranya pasutri tersebut menikah secara diam-diam dan tidak dilaporkan kepada Kepala KUA Kec setempat, atau dahulu menikah di tempat asalnya tetapi tak punya buku nikah, lalu pindah ke Rohul, sehingga tidak punya buku nikah.

Ketika menikah dahulu, mungkin buku nikah belum terlalu diperlukan, tetapi aturan sekarang mengharuskan adanya buku nikah, seperti untuk keperluan pengurusan akte kelahiran anak, mau mendaftarkan anak sekolah, termasuk untuk tinggal satu rumah antara seorang laki-laki dengan perempuan, termasuk menginap di hotel, harus mempunyai buku nikah, tegas Ahmad Supardi.

Ahmad Supardi lebih lanjut menyatakan, rata-rata perkawinan setiap tahun di Rohul adalah sebanyak 4 ribu pasang. Rohul ini telah berdiri selama 13 tahun, berarti pihak Kemenag telah mengeluarkan buku nikah kurang lebih 52 ribu pasang, ditambah dengan waktu masih bergabung dengan Kampar dahulu, diperkirakan 48 ribu pasang.

Dengan demikian maka yang sudah mempunyai buku nikah sekitar 100 ribu pasang, sementara jumlah Kepala Keluarga (KK) Kab Rohul adalah 152 ribu KK. Berarti ada sekitar 52 ribu pasutri yang belum punya buku nikah. Untuk mengatasi ini perlu terobosan khusus, papar Kakan Kemenag.

Kadis Duk Capil Yusmar Yusuf menyatakan, bahwa pihaknya ingin memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, dengan melengkapi administrasi pernikahannya, sehingga masyarakat kita ini resmi menikah, yang ditandai dengan buku nikah. Tinggal caranya bagaimana, ini yang dibicarakan dengan Kemenag beserta perangkatnya.

Yusmar menyanggupi permintaan Kakan Kemenag Rohul, untuk membuat data base tentang pasutri yang belum punya buku nikah, sehingga jelas orangnya, jelas alamatnya, termasuk apa masalahnya, sehingga dengan demikian akan dapat dicarikan solusi penyelesaiannya.

Kakan Kemenag dan Kadis Duk Capil Rohul ini, sepakat untuk membuat Master of Understanding (MoU) untuk mengatasi persoalan yang dihadapi oleh masyarakat ini. MoU juga dilakukan bersama Ketua Pengadilan Agama (PA) Pasir Pengaraian.***(r4n/rls).

Try Out Akbar, Bupati Syamsuar Do’akan Murid Lulus

Bupati Siak, Syamsuar memberikan nasehat dan mendo'akan siswa dan siswi yang ikut tryout akbar agar sukses
Bupati Siak, Syamsuar memberikan nasehat dan mendo’akan siswa dan siswi yang ikut tryout akbar agar sukses

Siak (SegmenNews.com)– Bupati Kabupaten Siak, Drs H Syamsuar MSi berkesempatan menghadiri kegiatan Try Out Akbar 2014 yang ditaja Harian Riau Pos dan Bimbingan Belajar Ganesha Operaton bagi kalangan pelajar setingkat SMP dan SMA se-Kabupaten Siak, sabtu (1/2/12014) di Gedung Siak Sports Hall Sri Indrapura.

Dalam Kesempatan itu bupati menyemangati para siswa yang tengah sibuk mempersiapakan diri jelang Ujian Nasional yang akan digelar. Selain meminta para guru untuk menjadikan kegiatan ini sebagai evaluasi kemajuan akademik siswa, kegiatan ini menurutnya menjadi motivasi bagi Pemerintah Kabupaten dan Insansi pendidik Kabupaten Siak untuk mempersiapkan Sumber Daya Manuisa (SDM) di Kabupaten Siak.

“Laksanakanlah Try Out ini dengan sejujur-jujurnya, percayalah pada diri sendiri karena ajang ini merupakan ajang ujicoba kemampuan ananda sekalian setelah beberapa waktu yang lalu ananda diberikan terobosan sebagai jam belajar tambahan oleh bapak ibu guru sehingga nantinya anak-anak siap untuk menghadapi UN. Selamat mengikuti, Bapak doakan ananda sekalian lulus semuanya “ ujar Bupati.
Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi foto bersama dengan panitia
Sementara itu, Khairul Amri selaku panitia mengatakan kegiatan ini rencananya akan dilaksanakan di Kabupaten Pelalawan, Kuansing, Kampar dan Kota Pekanbaru dengan pelaksanaan Try Out Perdana di Kabupaten Siak. “Target kita setidaknya 10 ribu pelajar se-Riau mengikuti kegiatan Try out ini, dalam pelaksanaan kali ini 10 besar peserta terbaik akan langsung diumumkan dan mendapatkan hadiah berupa handphone tablet” jelasnya.

Dilaksanakannya kegiatan ini merupakan upaya membantu para pelajar dalam mempersiapkan diri menghadapi Ujian Nasional. Tercatat sebanyak 1112 orang pelajar dari SMP dan SMA sederajat ikut serta dalam kegiatan tersebut, diantaranya dari Kecamatan Siak, Bungaraya, Mempura, dan Lubuk dalam. Hasil penilaian para pelajar menurut informasi yang diterima dari panitia akan diumumkan usai pelaksanakan Try Out yang berlangsung 120 menit tersebut. (Adv/hum)

Polisi Tangkap Pembunuh Feby ‘Nissan March’ di Medan

Polisi Tangkap Pembunuh Feby 'Nissan March' di Medan
Polisi Tangkap Pembunuh Feby ‘Nissan March’ di Medan

SegmenNews – Polisi berhasil menangkap pelaku pembunuhan sadis Feby Lorita. Jasad Feby ditemukan di dalam bagasi Nissan March putih F 1356 KA.

Kapolres Jakarta Timur, Komisaris Besar Mulyadi menyatakan pelaku ditangkap di luar kota.

“Ya betul sekali, saat ini sedang dalam perjalanan ke Jakarta,” kata Mulyadi, yang juga mantan Kapolres Depok, kepada VIVAnews.

Informasi yang dihimpun VIVAnews, pelaku pembunuhan Feby Lorita, ditangkap oleh pihak kepolisian di Medan, Sumatera Utara. Tim berangkat dari Medan sekitar pukul 06.00 WIB.

Sebelumnya, polisi telah menangkap seorang pria berinisial D di kawasan Taman Mini, Jakarta Timur, Sabtu 1 Februari, sekitar pukul 15.00 WIB.

Diduga D membantu pelaku memasukkan jasad Feby ke dalam bagasi mobil dan meninggalkannya di samping Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pondok Kelapa, Jakarta Timur.

Kepolisian diketahui telah memeriksa sembilan orang saksi terkait kasus tersebut. Beberapa di antaranya memberi keterangan bahwa Feby memang sedang dekat dengan seseorang.

Tetapi para saksi tak banyak memiliki informasi mengenai orang yang diduga pelaku pembunuhan itu.

Sebagaimana diberitakan, mayat Feby dalam bagasi itu ditemukan di TPU Pondok Kelapa, Jakarta Timur pada Selasa siang, 28 Januari 2014. Korban ditemukan dalam keadaan membusuk, dengan kondisi tangan dan kaki diikat kabel stop kontak empat lubang berwarna putih, sepanjang 290 cm.***

red: rul

sumber: viva

Proses Negosiasi dan Penjemputan Oknum Polisi Nyabu

Oknum Polisi yang diduga nyabu (baju kaos celana jeans pendek) di dampingi Kapolsek Rambah Dasmaliki rapat dengan masyarakat.
Oknum Polisi yang diduga nyabu (baju kaos celana jeans pendek) di dampingi Kapolsek Rambah Dasmaliki rapat dengan masyarakat.
Oknum Polisi nyabu akhirnya di jemput tim Polda Riau (foto riauterkini.com)
Oknum Polisi nyabu akhirnya di jemput tim Polda Riau (foto riauterkini.com)

Baca Juga Beritanya: Polisi Nyabu Didenda Rp 50 juga oleh warga

 

Mobil Oknum Polisi Nyabu Ternyata Berplat Ganda

Barang Bukti Mobil Terios berplat ganda yang digunakan oknum polisi, EA (nyabu) dan dua rekannya di Rambah Tengah Hilir-Rokan Hulu.
Barang Bukti Mobil Terios berplat ganda yang digunakan oknum polisi, EA (nyabu) dan dua rekannya di Rambah Tengah Hilir-Rokan Hulu.

Baca juga Berita Kronologinya: Oknum Polisi Nyabu Dipelasah Massa

Bus PO Famili Terbakar di Sijunjung, 7 Tewas

Bus PO Family Raya Terbakar di Sijunjung Sumbar | Foto Antara
Bus PO Family Raya Terbakar di Sijunjung Sumbar | Foto Antara

SegmenNews.com- Bus PO Family Raya terbakar di Jalan Lintas Sumatera km 147, Sijunjung, Sumbar, pada Jumat (31/1) dinihari pukul 01.30 WIB. Bus Familiy Raya bernomor polisi BH 7851 FU jurusan Bangko (Jambi) menuju Padang (Sumbar) dikemudikan oleh Pino (38) dengan jumlah penumpang 36 orang.

Penumpang asal Bangko sebanyak 24 orang dan 12 orang penumpang tambahan dari Bungo. Brigjen Nur Ali, Kapolda Sumatera Barat mengatakan awalnya polisi memperkirakan korban jiwa sebanyak 9 orang namun dari hasil identifikasi hanya orang yang tewas.

“Dari hasil identifikasi ada 11 orang yang terkena luka bakar dan 7 orang meninggal dunia, saat ini kepolisian masih menyelidiki kejadian ini,” ujar Nur Ali kepada pewarta, Jumat (31/1/2014).

Mengenai identifikasi jenazah penumpang Bus Family Raya yang terbakar, Polda Sumbar menurunkan Tim Identifikasi Korban Bencana (DVI) untuk melakukan identifikasi jenazah yang tewas terbakar di Rumah Sakit Umum Sijunjung.

AKBP Syamsi Kabid Humas Polda Sumbar di Padang menjelaskan bahwa data-data dan keterangan sedang dikumpulkan untuk memudahkan jalannya identidikasi jenazah korban terbakarnya Bus Family Raya di Jorong Bukit Talawung, Kabupaten Sijunjung, Sumbar.

Korban Kebakaran Bus Family Raya | Foto Antara
Korban Kebakaran Bus Family Raya | Foto Antara

AKBP Syamsi menjelaskan bahwa kondisi korban meninggal dunia sulit diidentifikasi petugas karena dalam kondisi terbakar. “Proses identifikasi masih terus dilakukan untuk mengetahui ciri-ciri korban meninggal dunia penumpang bus tersebut,” ungkapnya.

Menurut Syamsi, Polres Sijunjung telah melakukan olah tempat kejadian perkara untuk mengetahui penyebab terjadinya kebakaran bus itu.

“Peristiwa kebakaran tersebut menyebabkan kemacetan arus lalu lintas. Saat ini bus tersebut masih berada di lokasi kejadian, saat ini korban luka-luka masih menjalani perawatan di puskemas yang ada di Kabupaten Sijunjung,” kata AKBP Syamsi.

Dari keterangan saksi sementara, lanjut Syamsi, api berasal dari depan bangku sebelah sopir. Namun saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan pengembangan.***

red: rul

sumber: antara

Lima Satpol PP Rohul Jadi Tersangka

Pekanbaru (SegmenNews.com)- Polda Riau menetapkan lima dari tujuh anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Rokan Hulu yang diperiksa beberapa waktu lalu, sebagai tersangka terkait bentrok dengan Satpol PP Kabupaten Kampar di desa sengketa.

“Mereka ditetapkan sebagai tersangka karena alat bukti dan saksi-saksi mencukupi,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Riau Ajun Komisaris Besar Guntur Aryo Tejo, Jumat (30/1/2014).

Dua anggota Satpol PP Rokan Hulu yang juga sempat diperiksa petugas, katanya, telah dibebaskan karena tidak cukup alat bukti untuk dijadikan sebagai tersangka.

“Dua orang itu hanya sebagai saksi. Sudah dimintai keterangannya oleh penyidik,” kata dia.

Guntur mengatakan selain dituduh sebagai provokator bentrok, lima tersangka itu juga didapati sebagai pelaku perusakan sejumlah kendaraan milik Satpol PP Kampar di Desa Tanah Datar.

Desa tersebut merupakan satu di antara lima desa yang hingga saat ini masih bersengketa antara Kabupaten Kampar dan Rokan Hulu.*(ant)

Mayat Tanpa Kepala Ditemukan di Soekarno-Hatta

mayatPekanbaru (SegmenNews.com)- Sesosok mayat tanpa identitas yang ditemukan di tempat pembuangan sampah di Jalan Soekarno-Hatta, tepatnya di samping Yayasan Dharma Yudha, Jumat (31/1/2014) sekitar pukul 10.00 WIB.

Pasalnya, mayat yang ditemukan oleh sopir truk sampah Dinas Kebersihan Kota Pekabaru itu, ditemukan tanpa kepala. Saat ini, aparat kepolisian Polresta Pekanbaru, menduga bahwa mayat tersebut, adalah korban pembunuhan.

Saat itu, Aljokro Siregar, sopir truk pengangkut sampah BM 8705 AP yang tinggal di Jalan Sumber Sari No145 itu, kaget begitu melihat ada bercak darah di sebuah karung yang ada di tempat pembuangan sampah.

Kemudian, dia langsung memeriksa isi karung tersebut. Setelah dipertiksa, dia langsung kaget dan memberitahukan kejadian tersebut kepada rekan-rekannya. Kemudian, kejadian tersebut langsung diberitahukan ke Mapolsek Payung Sekaki.

Mendapat informasi tersebut, petugas Polsek Payung Sekaki bersama tim identifikasi Polresta Pekanbaru, langsung mendatangi lokasi kejadian. Kemudian, tempat lokasi kejadian langsung dipasang garis polisi. Setelah itu, petugas langsung melakukan olah tempat kejadian, serta meminta keterangan sejumlah saksi.

Setelah olah tempat kejadian dilakukan, jasad tanpa identitas itu langsung dibawa ke RSUD Arifin Achmad untuk divisum. “Saat ini kasus tersebut masih kita lidik. Mayat tersebut diduga kuat adalah korban pembunuhan. Petugas saat ini masih mencari kepala korban yang hilang,” kata Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Robert Haryanto di lokasi kejadian. (*)

Sumber : Tribun Pekanbaru

Terlibat Ilog, Oknum Polisi Pelalawan di Bui

AKP G Lumban Toruan
AKP G Lumban Toruan

Pangkalan Kerinci (SegmenNews.com)– Seorang oknum anggota Polres Pelalawan Bripka Ag diamankan Polsek Pangkalan Kerinci terkait kasus ilegal longgi (Ilog) dari hasil pengembangan penangkapan ratusan keping papan di pelabuhan Kuala Terusan, Tanjung Putus, kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Rabu (29/1) lalu.

Kapolres Pelalawan AKBP A Supriyadi SIK MH melalui Kasubag Humas AKP G Lumban Toruan membenarkan oknum polisi terlibat kepemilikan dan menampung kayu tanpa dokumen,” kata Kasubag Humas.

Dijelaskan Kasubag Humas, bahwa oknum anggota Polres yang bertugas dibagian Baops Shabara. Namun saat diamankan lagi lepas dinas dengan mengunakan seragam sipil. Hingga saat diamankan tanpa perlawanan berarti, setelah dikuatkan dari keterangan terhadap Adi Saputra (28) selaku nakhoda kapal.

Sementara kasus penangkapan awal ilog itu dipimpin Kapolsek Pangkalan Kerinci Kompol Arwin SH di pelabuhan Kuala Terusan. Setelah mendapat laporan ada aktifitas bongkar muat kayu dari kapal ke dalam mobil. Saat penggerebekan polisi hanya mengamankan Adi selaku nakhoda kapal, sedangkan supir mobil serta buruh angkut berhasil kabur.

Tapi setelah barang bukti (bb) sebanyak 132 keping papan dan 70 batang bloti, serta satu unit mobil pick up jenis panther BM 8969 AK, serta pompong datanglah oknum polisi tersebut yang mengaku kayu itu miliknya. Atas pengakuan kayu yang ditampung tanpa dokumen lalu Bripka Ag ikut diamankan untuk menjalani pemeriksaan.

Atas perintah pimpinan, bagi siapa saja yang terlibat ilegal logging akan ditindak dan diproses secara hukum yang berlaku tanpa pandang buku, baik itu polisi, LSM dan wartawan,” ujar Lumban.

Setelah menjalani pemeriksaan oleh tim penyidik Sat Reskrim Polsek Pangkalan Kerinci, oknum polisi itu di giring ke Mapolres Pelalawan untuk dititip sementara dalam sel. Sedangkan nakhoda kapal yang juga telah ditetapkan sebagai tersangka masih diamankan di Polsek Pangkalan Kerinci bersama BB kayu tersebut.***(fin)

Sempat Ditahan Warga, Akhirnya ‘EA’ Dijemput Tim Polda Riau

Oknum Polisi nyabu akhirnya di jemput tim Polda Riau (foto riauterkini.com)
Oknum Polisi nyabu akhirnya di jemput tim Polda Riau (foto riauterkini.com)

Rokan Hulu (SegmenNews.com)– Setelah satu malam menginap karena ditahan dirumah salah satu masyarakat, Desa Rambah Tengah Hilir, Pasir Jambu, Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu, akhirnya oknum Polisi EA di jemput Tim Polda Riau, Kamis (30/1/14) sore.

EA dijemput oleh Dit Narkoba Polda Riau Kombes Pol Hermansyah SH,SIK dikawal ratusan personel dari Polres Rokan Hulu mengendarai sepeda motor trail dilengkapi senjata menggiring EA kedalam mobil yang sudah disiapkan.

Hermansyah SH,SIK menyampaikan maafnya kepada masyarakat, dan perbuatan oknum polisi itu telah mencoreng kepolisian.

Sebelumnya, Ea digerebeg ratusan massa bersama dua orang rekannya saat pesta sabu di sebuah kuari di Desa tersebut, namun saat ditanggkap, dua rekan oknum polisi tersebut berhasil melarikan diri. Oknum polisi itupun di pelasah massa yang geram kampung mereka dijadikan tempat narkoba.

Barang bukti yang ditemukan massa berupa satu paket sabu-sabu berikut peralatan hisap bong. Turut dimanankan satu unit mobil toyota terios Warna putih yang memiliki dua plat yakni, BM 1592 JX dan B 1450 NYO yang mereka kendarai. Namun belakangan diketahui bahwa mobil yang mereka bawa adalah mobil pinjaman.***(r4n)