Beranda blog Halaman 2712

Ini dia RS Rujukan Rehabilitasi Narkoba di Pekanbaru

Rumah Sakit Jiwa Tampan Pekanbaru salah satu rujukan rehabilitasi narkoba
Rumah Sakit Jiwa Tampan Pekanbaru salah satu rujukan rehabilitasi narkoba

Pekanbaru (SegmenNews.com) – Badan Narkotika Nasional (BNN) menetapkan tiga rumah sakit di Kota Pekanbaru, sebagai tempat rujukan untuk rehabilitasi terhadap penyalahgunaan narkoba.

“Tiga rumah sakit tersebut yakni RS Jiwa Tampan, RS Petala Bumi dan RS Bhayangkara Polda Riau,” kata Kepala BNN Perwakilan Riau Bambang Setiawan, Rabu (12/2/2014).

Menurut dia, penunjukan tiga RS tersebut karena dianggap memiliki sarana maupun prasarana yang menunjang untuk rehabilitasi narkoba.

Dia menambahkan bagi penguna narkoba yang bersedia untuk rehabilitasi maka tidak dipungut biaya.

“Kami sengaja gratiskan penguna narkoba yang bersedia menjalani rehabilitasi pada tiga RS tersebut,” katanya.

Sedangkan penguna narkoba enggan untuk rehabilitasi atas kesadaran sendiri karena khawatir ditangkap aparat berwenang kemudian dijebloskan ke penjara.

Namun pihaknya menjamin bagi penguna narkoba yang bersedia menjalani rehabilitasi tidak ditangkap malahan identitasnya dirahasiakan kepada publik.

Pihaknya prihatin penguna narkoba setiap tahun terus bertambah, hal itu juga dialami di beberapa daerah di Provinsi Riau.

Dalam catatan BNN bahwa penyalahgunaan narkoba di Indonesia hingga akhir 2013 telah mencapai 4,01 juta jiwa. (ant)

red: son
Sumber : antara

Warga Batam Tertipu Beli Lahan Konsesi PT NWR di Pelalawan

penipuanLanggam (SegmenNews.com)- Rejeki Barus (43) warga Batu AJi, Batam tertibu membeli lahan di kawasan konsesi milik PT Nusa Wahana Raya (NWR) di Sei Lagan, desa Segati, kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan. Korban merugi Rp 200 juta.

Korban membeli lahan tersebut seluas 11 hektar lebih pada tahun 2000, saat ini lahan tersebut sudah mulai di tanami sawit.

Kapolres Pelalawan AKBP A Supriyadi SIK MH melalui Kasat Reskrim AKP Bimo Ariyanto SH SIK,tadi pagi membenarkan adanya laporan kasus penipuan jual beli lahan yang masuk dalam kawasan konsesi di Sei Lagan, Selasa (11/2/14) kemarin.

“Kita kembali menerima laporan dari warga yang menjadi korban penipuan jual beli lahan yang masuk kawasan hutan dan kini kasusnya sedang diproses,” ujar Kasat Reskrim.

Lanjut Bimo, bahwa kasus jual beli lahan kawasan konsesi exs PT Siak Raya Timber yang kelola oleh PT NWR sesuai keputusan Menteri Kehutanan (Menhut) nomor: SK-241/Menhut-II/2007 seluas 26 ribu hektar lebih. Telah lama terjadi hingga satu persatu warga jadi korban membuat laporan.

“Awalnya lahan itu ditanami akasia exs PT Siak Raya Timber masuk dalam kawasan hutan yang dikonsesikan Menteri Kehutanan kepada PT NWR. Tetapi diam-diam lahan tersebut di manfatkan oleh oknum-oknum adat dan LSM, yang membentuk kelompok tani untuk di jual kembali,” papar Bimo.

Namun warga yang membeli tidak menyadari kalau hutan berisi tanaman akasia yang ditebang di jadikan lahan, dan di kapling-kaping. Lebih menyedihkan sudah banyak warga yang mendirikan rumah semi permanen, dan menanam tanaman palawija dan kebun sawit.

“Memang sebahagian ada yang warga mendirikan rumah pondok, dan menanam tanaman palawija di atas lahan yang mereka beli seluas 50×50 meter. Tapi sudah dilakukan rapat bersama antara warga dan pihak perusahaan yang kita mediasi bersama Pemda Pelalawan Sejak Kamis (7/2) silam,” ungkap Kasat Reskrim.***(fin)

Lagi, PT.PISP dan PT.PSA Salurkan Beasiswa

Manager Humas Regional Kebun PT.PSA & PT. PISP, Jumiadi Saputra, SE didampingi Ka UPTD DIKPORA menyerahan bea siswa
Manager Humas Regional Kebun PT.PSA & PT. PISP, Jumiadi Saputra, SE didampingi Ka UPTD DIKPORA menyerahkan bea siswa

Kota Tengah (SegmenNews.com)– PT.Perdana Inti Sawit Perkasa (PISP) dan PT. Panca Surya Agrindo (PSA) Kecamatan Kepenuhan dan Kepenuhan Hulu selaku anak cabang First Resources Group terus meningkatkan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan dan SDM masyarakat setempat.

Setelah mengucurkan anggaran bea siswa tahun lalu, kali ini, Rabu (12/2/14) dua perusahaan tersebut kembali menyalurkan bantuan beasiswa tahap XI periode 39 bagi 160 siswa pelajar SD hingga Mahasiswa bertempat di Gedung aula UPTD DIKPORA Kota Tengah.

Hadir pada penyerahan beasiswa tersebut, Manager Humas Regional Kebun PT.PSA & PT.PISP, Jumiadi Saputra,SE. Kepala Tata Usaha PT.PSA, Ilham Khalid, SE. Ka. Tata Usaha PT.PISP, Ngadimin, SE. Kepala UPTD Dikpora Kota Tengah, Drs Abdi Azhari MSi. Ka.Tata Usaha UPTD Dikpora Kota Tengah, Akmal dan tokoh masyarakat serta ratusan masyarakat setempat.

Terhitung sejak tahun 2003 lalu, perusahaan tersebut telah menggelontorkan dana beasiswa sebesar Rp 1,98 miliar yang diberikan kepada masyarakat tanpa putus.

Manager Humas Regional Kebun PT.PSA & PT. PISP, Jumiadi Saputra, SE di kesempatan penyerahan beasiswa itu menyampaikan bahwa program pemberian beasiswa ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan PT.PISP dan PT.PSA khususnya dibidang pendidikan yang merupakan program CSR yang berkesinambungan. (Baca juga: Pembangunan SMPS Tiga Hati)

Dia berharap, kedepan kerjasama dan kekompakan antara masyarakat sekitar dengan pihak perusahaan terus terjalin dengan baik. Bukan tidak mungkin generasi putra-putri di Kota Tengah bakal menjadi pimpinan di perusahaan First Resources group juga. Saat ini saja, Putra Daerah Kepenuhan saja sudah menjadi pimpinan PKS PT.PISP.

“Kita berharap, pemberian bea siswa ini dapat dimanfaatkan sebaik baiknya oleh siswa siswi untuk keperluan menunjang prestasi sekolah. Sehingga kedepan, anak-anak setempat bisa menjadi seorang pemimpin yang membanggakan daerah,” imbuh Jumiadi

Para siswa siswi berfoto bersama dengan pihak UPTD  DIKPORA dan Perusahaan usai penyerahaan bea siswa
Para siswa siswi berfoto bersama dengan pihak UPTD DIKPORA dan Perusahaan usai penyerahan bea siswa

Kepala UPTD DIKPORA Kota, Drs. H. Abdi Azhari MSi dalam sambutannya, tak bosan-bosan mengucapkan terima kasih kepada Perusahaan yang telah banyak memberikan bantuan dan perhatiannya kepda masyarakat khusunya di dunia pendidikan.

“Kita mengucapkan terimakasih kepada PT.PISP dan PT.PSA, atas penyaluean beasiswa ini. Ini juga merupakan kerjasama dan kepedulian perusahaan kepada generasi muda khususnya dibidang pendidikan guna meningkatkan SDM yang berkualitas,” sampainya.

Sementara itu, para orang tua murid yang hadir, merasa bersyukur dan berterima kasih kepada PT. PISP dan PSA yang peduli kepada anak tempatan. Bantuan beasiswa yang disalurkan sangat berguna dan bermanfaat bagi penunjang prestasi sekolah anak.

“Bantuan ini sangat berguna bagi kami, khusunya bagi anak-anak kami untuk menunjang prestasi mereka, sehingga anak-anak kami akan berguna bagi bangsa,” tukas ibu yang hadir.***(r4n/red)

Wah, Dishub Siak Hanya Pelototi Truk Over Kapasitas Lewat

Truk melintasi jembatan di siak
Truk melintasi jembatan di siak

Siak (SegmenNews.com)- Tiap tahun Pemerintah Kabupaten Siak menganggarkan dana untuk perbaikan jalan yang berlobang bahkan sampai ke angka miliaran. Jalan berlobang terus dikaitkan dengan mobil-mobil truk bermuatan over kapasitas. (Baca: Tambal Sulam Jalan Siak)

Namun, pantauan dilapangan mobil-mobil truk over kapasitas terus saja melintas di ruas jalan siak bahkan truk penganggkut kelapa sawit over kapasitas juga melintasi jembatan Tengku Angung Sultanah Latifah (TASL) yang hanya berkapasitas 8 MST Siak.

Seakan tidak ada tindakan dan upaya dari Dinas Perhubungan (Dishub) dan Infokom Siak. Bahkan, pegawai yang berada di pos jaga Dishub hanya memelototi mobil truk over kapasitas melintas di atas jembatan itu.

Namun anehnya, setelah bertahun-tahun truk-truk over kapasitas lalu lalang di ruas jalan protokol Siak, Dishub Siak baru akan menyurati perusahaan pemilik mobil truk bertonase over.

“Kita akan mengirim surat untuk perusahaan-perusahaan agar tertib dalam tonase kendaraannya. Untuk itu, kita perlu koordinasi dengan Wakil Bupati Siak Alfedri, dan Kadishub dan Infokom, camat-camat,” terang Kabid Pembinaan dan Pengawasan Dishub dan Infokom Siak Azwar, Senin (12/2/14).

Diakuinya juga, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Bina Marga dan Perairan (BMP) Siak, untuk mengetahui kelas atau tipe jalan-jalan yang ada di Kabupaten Siak, khususnya di tiga jembatan besar yakni Jembatan TASL, jembatan Sultan Syarif Hasim (SSH) atau Jembatan Maredan-Tualang, Jembatan Teluk Masjid.

Ia juga mengatakan, dalam waktu dekat ini akan digelar operasi Penumpang dan Barang (Penumbar) beberapa di titik-titik yang sering dilintasi mobil industri dan truk. “Dalam waktu dekat kita akan gelar razia Penumbar,” katanya.***(rinto)

Asisten I Setda Siak: Selesaikan Tunggakan UED-SP Rp16,5 M

 

rapat evaluasi antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak dengan Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Siak dan kordinator desa pelaksana Usaha Ekonomi Desa–Simpan Pinjam (UED-SP), Selasa (11/2/14 ).
rapat evaluasi antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak dengan Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Siak dan kordinator desa pelaksana Usaha Ekonomi Desa–Simpan Pinjam (UED-SP), Selasa (11/2/14 ).

Siak (SegmenNews.com)- Asisten I Setda Siak, Fauzi Ansi meminta kepada pengurus UED-SP yang melakukan tunggakan agar segera menyelesaikannya dalam waktu dekat.

Hal itu ditegaskannya saat rapat evaluasi antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak dengan Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Siak dan kordinator desa pelaksana Usaha Ekonomi Desa–Simpan Pinjam (UED-SP), Selasa (11/2/14 ).

Dalam laporan terungkap adanya tunggakan UED-SP mencapai Rp9,5 miliar, sementara Rp7 miliar berada di perangkat desa yang ikut menggunakan dana tersebut, sehingga total tunggakan Rp16,5 miliar.

“Karena itu tugas kita adalah bagiamana pendekatan kita kepada kemasyarakat, apakah kita melakukan pembiaran terhadap permasalahan atau kita melakukan pembinaan, karena itu terkait dengan adanya masalah ini yang tidak semua buruk akan tetapi masih banyak juga yang baik, karena itu harus kita carikan solusi,” terang Asisten I Setda Siak Fauzi Ansi.

Sementara itu kepala BPMPD Kabupaten Siak, Abdul Rajak, tunggakan yang menyulitkan ada di Perangkat Desa, hutang mereka yang ditagih sejak tahun 2005 hingga tahun 2014.

“Dana yang tercatat, sebesar Rp47 miliar, diantaranya Rp16,5 miliar masih menjadi tunggakan, dan tidak semua desa melakukan ini, dan ada desa desa yang baik dalam pengelolaan keungan,” ujar Abdul Razak.

Ditambahkan Abdul Razak bahwa, tugas itu adalah melakukan langkah satu kecamatan satu bulan dua desa, paling kurang untuk dilakukan lelang anggunan bagi para penunggak utang UET SP. Dan data yang peminjam dari para Kepala Desa yang ada anggunan untuk di lakukan prioritas.***(rinto/hms)

Waspada! Kualitas Udara Pekanbaru Mengkhawatirkan, 483 Jiwa Terserang ISPA

ispaPekanbaru (SegmenNews.com)- Kian hari kualitas udara diakibatkan asap di Pekanbaru semakin memburuk. Akibatnya, masyarakat yang terserang Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) capai 483 Jiwa.

Kualitas udara Pekanbaru yang belakangan ini sudah mencapai ISPU 100 bahkan lebih sudah di kategorikan tidak sehat. Sesuai standar ISPU kualitas udara menunjukkan nilai 0-50 sehat, 50-100 sedang dan 100-199 tidak sehat.

“Kini catatan ISPU sudah diatas 100, itu tandanya udara sudah tidak sehat lagi,” ungkap Rini Kadiskes Kota Rini Hermiyati, Rabu (12/2/14).

Kualitas udara akan berdampak buruk bagi kesehatan, dalam sepekan terakhir ini jumlah masyarakat yang terserang Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di seluruh Puskesmas mencapai 483 jiwa, diantaranya 413 pasien terserang batuk, 14 pasien terserang iritasi mata, 15 terserang iritasi kulit dan 41 orang terserang asma.

Jumlah tersebut meningkat sebesar 2 persen dibandingkan angka pada hari biasa sebelum kualitas udara di kota Pekanbaru di serang kabut asap.

“Pelaporan ISPA di seluruh Puskesmas. Sepekan ini sudah mencapai 483 jiwa. Jumlah ini ada peningkatan 2 persen,” ujar Rini.

Untuk itu, masyarakat diimbau menghindari akfitisat luar rumah agar tidak terserang ISPA. Karena menurutnya lebih baik mencegah dibandingkan mengobati.***(son)

Tragis, Kakak-Adik Tewas Digilas Truk

Foto korban kecelakaan, bawah, Enggie Pramudita  dan foto atas adiknya Edi Samuel  (SegmenNews.com)
Foto korban kecelakaan, bawah, Enggie Pramudita dan foto atas adiknya Edi Samuel (SegmenNews.com)

Bandar Sekijang (SegmenNews.com)- Dua kakak-adik Enggie Pramudita (16) dan adiknya Edi Samuel (13) masih pelajar tewas digilas truk di Jalan Lintas Timur depan Bank BRI, desa Sekijang, kecamatan Bandar Sekijang.

Kapolres Pelalawan, AKBP A Supriyadi SIK MH melalui Kasubag Humas, AKP G Lumban Toruan, Rabu (12/2/14) membenarkan kecelakaan yang merenggut nyawa menewaskan kaka adik tersebut.

Katanya, saat kecelakaan terjadi, Selasa (11/2) malam sekitar pukul 20.00 WIB, satu korban tewas di TKP, dan satu lagi dalam perjalanan ke rumah sakit.

Informasi menyebutkan, kecelakaan terjadi saat korban yang tinggal bersama orang tuanya di Jalan Lintas Timur, Km 38, Lubuk Ogung, berangkat dengan sepeda motor Yamaha Jupiter ke rumah saudaranya di daerah Sekijang.

Namun Enggie siswa SMKN 1 Bandar Sekijang membonceng adiknya yang masih duduk dibangku SMPN 1 Sekijang, memacu motornya ketika ditengah perjalanan saat akan mendahului sebuat mobil truk bermuatan kayu akasia milik PT Indah Kiyat, tiba-tiba ada mobil truk yang datang dari arah berlawanan.

Melihat ada mobil datang dari arah berlawanan saat mendahului mobil truk tidak lepas, enggie dibuat gugup. Alhasil kedua kakak adik jatuh terpental setelah disenggol dan langsung di gilas ban mobil. Warga yang melihat ada kecelakaan berhamburan mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).

Tapi melihat kedua korban mengalami luka parah tidak berani memberikan pertolongan dan segera menghubungi petugas kepolisian. Kanit Lantas Polsek Sekijang Ipda Rudi Guntoro SE yang mendapat laporan segera turun bersama anggotanya untuk mengevakuasi kedua korban.

Namun Enggie yang mengalami luka parah tewas di lokasi kejadian, sedangkan adiknya yang masih bernapas sempat di larikan dengan mengunakan mobil ambulan RS Selasih yang kebetulan melintas. Tapi sebelum mendapatkan pertolongan medis Edi juga menghembuskan nafas terakhir di perjalanan ke rumah sakit.***(fin)

Valentine Day Pangkal Sebuah Kemaksiatan

valentineValentine Day yang dikenal hari kasih sayang dirayakan berbagai Daerah dan Negara setiap tanggal 14 Februari. Namun, Khususnya bagi umat di Kabupaten Rokan Hulu, Kepala Kementerian Agama Rohul, Drs H Ahmad Supardi memberikan warning agar tidak ikut-ikutan merayakannya.

Sebab, kegiatan Valentine Day atau hari kasih sayang ini pangkal dari sebuah kemaksiatan. Kegiatan itu bukan bersumber dari ajaran agama tertentu, juga bertentangan dengan ajaran-ajaran agama yang hidup dan berkembang di Indonesia.

Valentine day biasa diperingati dengan kegiatan yang bersifat negative, pergaulan bebas, merusak moral, dan menyesatkan generasi muda.

valentine day adalah peringatan sebuah hari, dimana pasangan muda mudi bebas berbuat sekehendaknya, termasuk melakukan hubungan seksual tanpa ikatan perkawinan. JIka hal ini dilakukan, maka secara otomatis akan menjerumuskan generasi muda pada kehancuran, tegasnya.

“Secara jujur harus diakui bahwa saat ini banyak anak-anak muda kita yang terjebak dalam kegiatan valentine day ini. Mereka mengira bahwa ini bersumber dari ajaran agama, sebab dibumbui dengan istilah ‘kasih sayang’. Memang semua agama mengajarkan kasih sayang, tapi ada aturan mainnya. Ini adalah budaya Barat yang dapat menjerumuskan anak-anak kita,” tegasnya.

Berharap agar para pelajar, remaja, pemuda, dan generasi muda lainnya, untuk tidak ikut-ikutan merayakan valentine day ini, sebab hal ini adalah sumber kerusakan moral.

Kakan Kemenag juga berharap agar seluruh guru, baik guru sekolah maupun guru madrasah, serta para tokoh agama dari semua lapisan umat beragama, dan termasuk orang tua, agar dapat mengawasi anak didik dan anaknya masing-masing dari kegiatan-kegiatan valentine day ini.

Selanjutnya kepada semua pihak, Pemerintah Daerah, Aparat Kepolisian dan lain sebagainya, supaya semuanya ikut aktif dan proaktif melakukan pengawasan, demi menyelamatkan generasi masa depan bangsa ini.***

Oleh: Kepala Kementerian Agama Rokan Hulu, Drs H Ahmad Supardi Hasibuan, MA

 

Racun Api di Kantor Walikota Pekanbaru Masih Minim

Demo racun api (int)
Demo racun api (int)

Pekanbaru (SegmenNews.com)- Hingga saat ini racun api untuk keselamatan pegawai di Kantor Walikota Pekanbaru belum memenuhi standar dan masih minim.

Diakui Kepala Dinas Penanggulangan Bencana dan Pemadaman Kebakaran Demisionar, Kota Pekanbaru, Andry Sukarmen melalui kepala Bidang Pencegahan Kebakaran Adlan Jori, Rabu (12/2) kepada wartawan, saat ini racun api di kantor Walikota masih 21 unit. Idealnya di kantor seluas itu, sesuai aturan harus ada minimal 80 unit racun api.

Namun katanya, pengadaan racun api tersebut selama ini terkendala anggaran. Tapi tahun ini bakal dianggarkan lagi.

“Racun api baru terpasang 21 unit, sisanya masih akan dianggarkan tahun ini (2014),” ungkapnya.***(son)

Pelantikan, KONI Riau Wujudkan Atlet Berprestasi

Ketua Umum KONI Riau, Emrizal Pakis
Ketua Umum KONI Riau, Emrizal Pakis

Pekanbaru (SegmenNews.com)- Rabu (12/2/2014), Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Riau periode 2014-2018 resmi dilantik oleh Ketua Umum KONI Pusat, Mayjen TNI (Purn) Tono Suratman bertempat di Hotel Arya Duta, Pekanbaru.

Selain dihadiri tokoh masyarakat dan lainnya, Pelantikan puluhan pengurus KONI Riau itu juga dihadiri oleh pejabat struktural di Pemprov Riau.

Ketua Umum KONI Riau, Emrizal Pakis, mengatakan program kerja selama empat tahun kedepan merupakan pembinaan prestasi jangka pendek, menengah dan jangka panjang. Untuk itu, seluruh pengurus yang sudah dilantik dapat bekerja maksimal untuk perkembangan olahraga Riau ke depan. Sehingga kedepan akan terwujud para atlet yang berprestasi.

Apalagi tahun 2014 ini akan diselenggarakan dua iven besar yakni, Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII di Indragiri Hulu dan Pekan Olahraga Nasional (PON) Remaja di Surabaya, November 2014 mendatang.

Menurutnya dalam pembinaan atlet kedepan harus terintegrasi karena KONI Riau saat ini memiliki motto bagaimana memperkuat integrasi program dalam mencapai emas atau yang disebut dengan PRIORITAS (Program Integrasi Olahraga Riau Target Emas).

“Kita sama-sama mewujudkan atlet-atlet yang berprestasi. Pendekatan yang sangat teknis seperti ada PPLP dan PPLM, kemudian ada sekolah Olaharga, pembinaan oleh Pengprov Cabornya, pencarian bibit atlet dilakukan bersama KONI Kabupaten dan Kota dan KONI Provinsi,” paparnya.***(yudi)