Beranda blog Halaman 2713

Aturan Polwan Berjilbab Masih di Kaji

polanSegmenNews.com – Kepolisian Negara Kesatuan Republik Indonesia (Polri) masih terus mengkaji peraturan mengenai polisi wanita (polwan) berjilbab. Belum ada kejelasan ihwal penerapan aturan tersebut.

“Untuk merealisasikan jilbab bagi anggota Polri sampai saat ini Polri masih melakukan pembahasan lebih lanjut,” ungkap Kapolri Jenderal Pol Sutarman, Rabu (29/1/2014).

Dia menambahkan, pihaknya masih meminta pendapat dari sejumlah pakar dan masyarakat, serta internal Polri terkait peraturan pakaian polwan berjilbab.

“Masukan dari pakar, masyarakat, internal Polri agar bisa diterima semua pihak,” pungkasnya.

Sekadar informasi, sejak pertengahan 2013 pembahasan peraturan Polwan berjilbab belum juga dikeluarkan Polri. Padahal, desakan agar peraturan ini segera disahkan pun mencuat guna merubah citra Polri. ***(put)

Sumber : okezone

Ahmad Supardi: Menikahkan Calon Pasutri Diluar Balai Nikah Sah Saja

nikah (ilustrasi)
nikah (ilustrasi)

Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Rokan Hulu, Drs H Ahmad Supardi Hasibuan menegaskan bahwa secara aturan penghulu maupun Kepala KUA menikahkan calon pasangan suami istri di Kantor balai nikah.

Namun jika ternyata ada pihak keluarga kedua mempelai meminta dinikahkan di luar balai nikah, baik itu rumah maupun di Masjid, walaupun di hari libur, itu sah-sah saja.

“Kita di Kabupaten Rokan Hulu memerintahkan kepada penghulu dan Kepala KUA agar memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat. Termasuk juga menikahkan calon Pengantin di Balai Nikah. Tapi kalau ada pihak keluarga yang meminta dinikahkan di luar balai nikah harus dilayani. Sebab menikah bukan saja urusan administrasi, namun disitu ada juga urusan Agama, harga diri dan lainnya,” terang Ahmad Supardi, Rabu (29/1/14)

Dilanjutkannya, tugas Kepala KUA bukan saja menikahkan pengantin, tapi mereka juga diberi tugas tambahan seperti, mengurus Badan Amil Zakat (BAZ), Masjid, Keluarga sakinah dan tugas -tugas keagamaan lainnya.

Sementara disinggung soal pegawai yang berpolitik yang sebentar lagi akan ada pemilihan Legislative, Ahmad Supardi juga menegaskan bahwa pegawai Kemenag tidak boleh berpolitik, jika ditemukan maka yang bersangkutan akan menerima sanksi sesuai aturan yang berlaku.***(r4n)

18 Pejabat Kemenag Rohul Dilantik

Drs H Ahmad Supardi Hasibuan,MA
Drs H Ahmad Supardi Hasibuan,MA

Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Rokan Hulu, Drs H Ahmad Supardi Hasibuan, MA  melantik 18 pejabat dilingkungan Kemenag Rohul, Rabu (29/1/14) disalah satu Hotel di Pasir Pangaraian.

18 Pejabat tersebut diantaranya, 15 orang Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) (yang kembali keposisi semula), 2 Kepala tata usaha madrasah dan 1 Kepala madrasah ibtidahiyah di Unjung Batu.

Menurut Kemenag, mutasi tersebut banyak yang lebih kepada penyegaran dengan perpindahan, sebab pejabat yang sudah memegang jabatan selama 4 tahun harus berpindah tempat. Selain itu, ada juga 3 orang pegawai biasa yang promosi, sebelumnya pegawai biasa diangkat jadi Kepala KUA.

“Kepala KUA yang sudah 10 tahun menjabat sebagai Kepala KUA, jabatannya akan turun lagi, namun setelah itu dia baru bisa menjabat kepaala KUA lagi,” jelas Ahmad Supardi.***(r4n)

Deddy Corbuzier Lumpuh? Ini Kata Deddy

Twitter @corbuzier Deddy Courbuzier saat dirawat
Twitter @corbuzier
Deddy Courbuzier saat dirawat

Jakarta (SegmenNews.com)– Berita mengejutkan datang dari mentalist Deddy Corbuzier yang dikabarkan akan lumpuh karena syaraf kejepit di punggungnya kambuh saat melakukan fitness, Minggu (26/1/2014).

Namun hal tersebut dibantah Deddy lewat akun facebooknya @Deddy Corbuzier. Pria berkepala plontos ini pun menjelaskan kronologis kejadian mengerikan pada hari Minggu itu.

Dokter menyatakan trauma kecelakaan, yang menyebabkan tulang ekor menjepit syaraf-syaraf dan menyebabkan lumpuh di punggung serta kaki Deddy beberapa tahun lalu, kambuh lagi.

Berikut isi surat terbuka di akun facebook @Deddy Corbuzier, Selasa (28/1/2014).

What happened to me..

Sekitar 5 thn yang lalu saya pernah mengalami sebuah kecelakaan hebat yang menyebabkan terkoyaknya bagian bawah tulang punggung saya. Namun hal itu belum menjadi masalah hingga beberapa hari yang lalu.

Tepat pd hari minggu tgl 25 januari 2014 di sebuah gym tiba tiba tubuh saya memanas dan saya merasakan sakit yang luar biasa di punggung hingga kaki kiri saya.. Dan 5 mnt kemudian semua menjadi gelap dan saya pun tidak sadar. Terbangun sudah dikelilingi org dan ada seorang anggota Gym anak muda bernama Leon yang kebetulan seorang dokter..

Saat terbangun seluruh badan saya kejang dan bergetar kencang, mata saya terbuka tapi gelap tak melihat apapun hanya suara, seluruh tubuh saya bergetar dan merasakan SAKIT yang luar biasa hingga pernafasan saya terganggu dan tidak bisa mengeluarkan suara disertai mulut saya bergerak sendiri dan MIRING ke kiri (gejala Stroke) dokter disana mengajak saya terus bicara agar saya tidak tertidur krn bila saya tertidur maka saya tidak bangun lagi dan bisa KOMA.. Di bawa lah saya ke sebuah rumah sakit dengan keadaan kejang hebat. Sesampainya saya di RS saya di MRI tuk mengetahui apa yang terjadi (setelah badan saya dimasukkan Morphin tuk menghentikan kejang) pemeriksaan nya dinamakan Lumbosacral dan hasilnya ternyata ini adalah TRAUMA waktu kecelakaan lalu yang menyebabkan tulang ekor saya menjepit syaraf2 di punggung saya.. Hingga saya mengalami kelumpuhan di punggung dan kaki saat itu..

Pilihannya hanya 2: dioperasi dgn resiko tinggi (lumpuh) atau diam dan berharap sembuh dengan sendirinya…? Kalau sembuh Apapun itu teorinya saya hrs diam terkapar di RS selama 1 minggu tak boleh bergerak dan belajar jalan setelah 2 bulan rest.. (Kalau bisa sembuh syaraf nya)

Jadi apa pilihan saya? Sembuh operasi atau lumpuh… Dan diam resting atau tak bisa jalan kembali.. Punggung saya di suntik oleh dokter 8 suntikan inflamasi dan pain killer dgn harapan baru itu bisa membantu saya rilex dan mudah mudahan tubuh saya bisa mentolerir hal ini dan bisa berjalan dgn cepat tanpa operasi.. Thanks doc for trying ur best!

So now im on a wheel chair.. All hurt….

Tapi saya tiap hari belajar jalan dgn tongkat dan mencoba melepasnya di hari kedua dgn jatuh berkali kali….. Goals saya: tanpa operasi minggu depan saya berdiri lagi di atas kaki saya berjalan lagi dan say HI to u all… Dgn harapan tidak terjadi lagi (bisa langsung lumpuh)
Pasti berita ini menyebar dan kmrn ada pihak tak bertanggung jawab di twitter yang mengatakan pasti krn OCD.. Hal bodoh oleh org bodoh yang hanya bisa mengatakan kebodohan…

Otot saya masih bekerja krn sangat kuat yg dibantu oleh OCD… It helps me a lot..
So lets see

I gonna walk again this week!!!!

And if i cant, then next week!! And if i can then i will try again and again till it works!!!!
Problems come, TRY ME!!!!!

Thank you all for your support!!!***(kb24/snc)

sumber: kabar24

Sekda Siak Ingatkan Kembali Kedisiplinan Pegawai

Sekda Siak H. Tengku Said Hamzah
Sekda Siak H. Tengku Said Hamzah

Siak (SegmenNews.com)– Sekda Siak H. Tengku Said Hamzah kembali mengingatkan Pegawai Negeri Sipil dilingkungan Pemerintah Kabupaten Siak khususnya di sekretariat Daerah untuk memperhatikan kedisiplinan.

“Kedisiplinan bekerja merupakan hal yang mutlak mesti dilakukan oleh setiap PNS agar mampu menjalankan tugasnya dengan baik. saya tidak ingin ada lagi pegawai yang tidak disiplin,” tegas Sekda saat memimpin apel pagi, di Selasa (28/1) kemarin.

Sekda juga mengingatkan kepada pegawai yang tinggal di luar kota Siak agar datang ke kantor tepat pada waktu. Sekda tidak menginginkan menjumpai lagi pegawai setiap hari Senin baru datang Pekanbaru menuju Siak dengan mengendarai kendaraan dinas terburu-buru untuk mengejar Apel pagi.

Seharusnya, lanjut Sekda, Minggu malam itu kita sudah berangkat dari Pekanbaru menuju Siak agar dapat beristirahat di Siak dengan pikiran yang tenang.

Untuk mengemban tugas yang lebih besar sebagai pelayan masyarakat, ungkap Sekda, seorang PNS harus terlebih dulu mampu memperhatikan detil terkecil yang menjadi bagian dari faktor penunjang sebagai PNS.

Kedisiplinan PNS juga harus di tunjukan dari cara mereka berpakaian. Jangankan untuk mengemban tugas yang lebih besar, kalau untuk menunjukan bagian yang sifatnya penunjang saja, seperti cara berpakaian berikut dengan kelengkapannya masih terus ditingkatkan. Sekda berharap, para pegawai mampu memperhatikannya.

Pada kesempatan tersebut, sekda menambahkan, terkait dengan penunjukan PPTK bukan berdasarkan suka atau tidak suka saja, tetapi lebih mengutamakan kemampuan dan kinerja pegawai tersebut, terlebih lagi PPTK sudah eselon IV. Penujukan PPTK nantinya akan dievaluasi oleh pimpinan kita ujar.

Pelaksanaan apel pagi di lingkungan Sekretariat Daerah ini rutin dilaksanakan setiap harinya, hal ini bukan sekedar memenuhi kewajiban belaka. Tetapi upaya untuk membentuk sikap disiplin pegawai negeri sipil (PNS).

“Apel mempunyai nilai yang sangat strategis dalam rangka membina dan mengembangkan sekaligus meningkatkan budaya kerja, bersih dan sikap positif dari seluruh pegawai,” pungkasnya.***(rinto/adv)

Telusuri Proyek Rp65 Miliar di Mahato Tanpa Plang

Rigit beton rusak di desa beringin menuju rantau kasaiPemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Pekerjaan Umum menganggarkan dana sekitar Rp 147 miliar untuk pembangunan jalan simpang Dalu-dalu Hingga Simpang Manggala, Kabupaten Rokan Hulu di tahun 2004-2009 lalu.

Jalan tersebut melewati Daerah Desa Beringin, Rantau Kasai, Tambusai Utara, Mahato, hingga ke Pujud (perbatasan antara Kabupaten Rokan Hulu dan Rokan Hilir).

Setelah pembangunan ruas jalan itu selesai tahun 2009 lalu, Pemprov Riau melalui Dinas PU terus menganggarkan dana puluhan miliar setiap tahunnya untuk peningkatan jalan itu. Terakhir, melalui APBD Riau tahun 2013 yang tutup buku 31 Desember lalu,
dianggarkan dana sebesar Rp65 miliar.

Dari data yang diperoleh SegmenNews, dana Rp65 miliar itu untuk peningkatan jalan dari simpang Dalu-dalu hingga Mahato Kabupaten Rokan Hulu, yang panjangnya sekitar 30 km. Dana ini dibagi untuk empat kegiatan peningkatan jalan dan dikerjakan oleh dua perusahaan saja.

Paket pertama, Peningkatan Jalan Rantau Kasai-Mahato (B) pagu Rp10 miliar, dikerjakan oleh PT Siberida Andalan Nusa (SAN) yang beralamat di Jalan Durian Nomor 103 dengan nilai penawaran Rp9.468.020.092.

Paket kedua, juga Peningkatan Jalan Rantau Kasai-Mahato (B) dengan pagu anggaran Rp10 miliar. Pekerjaan juga dikerjakan oleh PT Siberida Andalan Nusa yang beralamat di Jalan Durian 103 dengan nilai penawaran Rp9.468.220.710.

Sementara paket ketiga berbunyi Peningkatan Jalan Rantau Kasai-Mahato dengan pagu anggaran Rp19.963.093.462. Pekerjaan dikerjakan oleh PT Riau Karya Utama yang beralamat di Jalan Kuini Nomor 27 A, dengan nilai penawaran Rp17.597.188.327.

Paket keempat berbunyi Peningkatan Jalan Dalu-Dalu-Rantau Kasai dengan pagu anggaran Rp25.963.140.200. Proyek ini juga dikerjakan oleh PT Riau Karya Utama dengan nilai penawaran Rp23.391.605.825.

Tim SegmenNews mencoba menelusuri empat proyek jalan yang menelan dana Miliaran tersebut, Minggu (26/1/14) dimulai dari Simpang Dalu-dalu hingga Pujud. Dari penelusuran di lapangan, tidak terlihat satupun papan proyek tahun 2013 terpampang.

Padahal, plang proyek ini berisikan informasi mengenai proyek agar masyarakat mengetahui bahwa dana yang dihimpun masyarakat selama ini di antaranya dipergunakan untuk membangun jalan di daerah mereka.

Namun, anehnya, pada proyek multi years tahun 2004-2009 lalu, plang proyek masih terpampang di simpang Dalu-Dalu menuju Mahato. Mengapa hal ini terjadi? mengapa informasi itu harus disembunyikan? apakah untuk menyamarkan siapa yang bekerja dan berapa nilai anggarannya?***(bersambung: Telusur Part II).

Ket foto: Jalan beton yang baru dibangun retak dan penuh lobang, di Desa Beringin, antara Simpang Dalu-dalu menuju Rantau Kasai, Rokan Hulu, Minggu (26/1/14).

Red: r4n

Pondok Pesantren Sasaran PKL Mahasiswa STAI Rohul

Kemenag dan STAI Rohul menandatangani MoU
Kemenag dan STAI Rohul menandatangani MoU

Rokan Hulu (SegmenNews.com)– Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, bersama Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Tuanku Tambusai Pasir Pengaraian Drs H Hasbi Abduh MA, tanda tangani Memorandum of Understanding (MoU) tentang pengembangan Madrasah dan STAI Tuanku Tambusai, Senin (27/1/2014) bertempat di Kantor Kemenag Rohul, Pasir Pengaraian.

Ahmad Supardi Hasibuan menyatakan, bahwa penandatangan MoU ini dimaksudkan untuk meningkatkan kerjasama antara Kemenag Rohul dengan STAI Tuanku Tambusai, dalam hal peningkatan kualitas madrasah dan pondok pesantren, serta menjadikan Madrasah dan Pondok Pesantren sebagai objek sasaran Perakter Kerja Lapangan (PKL) bagi mahasiswa STAI.

Selain itu, memberikan dorongan dan motivasi kepada lulusan Madrasah Aliyah dan Pondok Pesantren untuk melanjutkan pendidikannya ke STAI Tuanku Tambusai, sebab kualaitas pendidikan di STAI ini juga sudah dapat bersaing dengan perguruan tinggi lainnya yang ada di Pekanbaru.

Ditambahkannya, satu hal yang lebih penting lagi adalah menjadikan madrasah dan pondok pesantren sebagai lapangan kerja pengabdian bagi sarjana-sarajana STAI, khususnya menjadi guru dan tenaga edukatif yang handal dan professional, sehingga terjadi proses saling menguntungkan.

Drs H Hasbi Abduh MA menyatakan, bahwa penandatangan MoU ini adalah langkah strategis formal untuk meningkatkan kualitas dari STAI Tuanku Tambusai, sebab dengan adanya MoU ini maka pihak Kemenag Rohul akan ikut memikirkan masa depan dan sekaligus membesarkan STAI Tuanku Tambusai, Pasir Pengaraian.

Dikatakannya, saat ini STAI Tuanku Tambusai telah menamatkan mahasiswa lebih dari 500 orang, dan semua sarjana tersebut mengabdikan dirinya di Rohul dan bahkan di luar Rohul, baik dalam bidang pendidikan madrasah, pendidikan sekolah, pengusaha, muballigh, dan profesi lainnya.

Ahmad Supardi juga menyatakan, selama ini hubungan Kemenag Rohul dengan STAI Tuanku Tambusai cukup bagus, sebab inikan sama-sama orang Kementerian Agama. Hanya saja, dengan adanya MoU ini hubungan saling mengisi akan semakin erat dan semakin bersinergi. khususnya dalam hal peningkatan kualitas pendidikan agama dan keagamaan.***(r4n/rls)

Kunjungan Menteri dan Bupati Kampar ke 5 Desa Terancam Gagal

kamparRokan Hulu (SegmenNews.com)- Kunjungan Menteri Sosial dan Bupati Kampar Jefry Noer ke 5 desa sengketa terancam gagal. Pasalnya, sejumlah masyarakat mulai resah dengan persiapan kedatangan Menteri dan orang nomor satu di Kampar itu.

Warga Desa Tanah Datar, Kecamatan Kunto Darussalam Rohul yang mulai resah meminta Satpol PP Kampar menarik pasukan dan membatalkan acara kedatangan Menteri Sosial dan Bupati Kampar Jefry Noer ke desa mereka, Rabu (29/1/14) besok.

Kepala Desa Tanah Datar Pardi mengatakan bahwa, acara kedatangan Menteri dan Bupati Kampar itu sudah menyebabkan desa tidak kondusif. Sebab setiap hari terus ada penambahan personil Satpol PP Kampar di 5 Desa untuk penyambutan, bahkan hingga ratusan personil dikerahkan.

“Warga meminta agar Satpol PP Kampar segera meninggalkan desa. Satpol PP Rokan Hulu juga akan meninggalkan desa jika mereka pergi dari desa kami,” kata Pardi tadi siang.

Menurutnya, acara kedatangan Menteri yang masih simpang siur serta Bupati Kampar tidak bisa dilaksanakan di Tanah Datar, sebab warga hanya mengakui mereka sebagai warga Kabupaten Rohul, bukan warga Kampar.***(r4n/ur)

 

Polres Siak Bekuk Pembobol ATM

Tersangka pembobol ATM, Dedi Silalahi (37) menjalani pemeriksaan Polisi Siak
Tersangka pembobol ATM, Dedi Silalahi (37) menjalani pemeriksaan Polisi Siak

Siak (SegmenNews.com)– Kepolisian resort Kabupaten Siak berhasil menggagalkan pembobolan Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Mandiri di sekitar komplek PT CPI, Minas, Siak. Tersangka, Dedi Silalahi (37) warga Siantar Sumatra Utara (Sumut) diamankan.

Kapolres Siak AKBP Dedy Rahman Dayan melalui Kasat Reskrim AKP Hary Budiyanto, Selasa (28/1/14) membenarkan adanya penangkapan tersangka Dedi. Tersangka pembobol ATM tersebut ditangkap saat akan melakukan pembobol ATM dengan modus memperdaya nasabah bank, Sabtu (25/1/14) sekitar pukul 14:30 Wib.

Tersangka yang merupakan mantan pembuat mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di PT Meconel (MC) Dowell Batam 3 tahun lalu itu menyetel beberapa tombol mesin ATM, sehingga ATM Nasabah tersangkut. Tersangka juga membuat nomor telepon yang bisa dihubungi.

Korbanpun menghubungi nomor tersebut, ternyata tersangka juga mengaku sebagai karyawan bank dan meminta korban memberitahukan pin kartu ATMnya. Dan meminta korbannya atau nasabah untuk meninggalkan lokasi dan mengatakan bahwa katu ATM korban sudah di blokir.

Namun, pihak security yang curiga melaporkan kejadian itu ke polisi. Alhasil tersangka Dedi berhasil diringkus berikut barang bukti. Dari pengembangan kepolisian, tersangka juga telah melakukan aksinya di Kota Duri, Kabupaten Bengkalis terhadap dua koraban yakni, Serli Mariyanti dan Yoji Rahmi Pratiwi.

“Setelah dilakukan proses penyelidikan, ternyata tersangka sudah melakukan aksinya di daerah Duri, Bengkalis. Dan menurut pengakuan tersangka, bahwa target utamanya adalah di daerah Pekanbaru,” terang Kasat Reskrim Polres Siak menjawab SegmenNews.com.

Tersangka juga mengaku telah beraksi sejak 2002-2007 lalu. dan pernah tertangkap dan di penjara 18 bulan di Dumai.

“Kita akan melimpahkan tersangka ke Polres Bengkalis, sebab dua korbannya berada diwilayah hukum Bengkalis,” jelas Kasat Reskrim.***(rinto)

MA Vonis Mati Terdakwa Pembunuh dan pemerkosa Mayat Janda di Siak

Terdakwa pembunuhan dan pemerkosa mayat janda saat menjalani sidang vonis mati di Pengadilan Negeri (PN) Siak
Terdakwa pembunuhan dan pemerkosa mayat janda saat menjalani sidang vonis mati di Pengadilan Negeri (PN) Siak

Siak (SegmenNews.com)- Setelah melakukan banding hingga ke tingkat Mahkamah Agung (MA). Akhirnya harapan terdakwa Herris Marbun bin Munttori Marbun untuk mendapatkan hukuman lebih ringan pupus. MA memvonis Mati menguatkan vonis mati PN Siak dengan putusan yang menguatkan vonis PN Siak nomor 1483 k/Pid/2013 atas nama Herris Marbun bin Muttori Marbun, Rabu (8/1/14).

Herris Marbun merupakan terdakwa pembunuhan janda, Mahmuda (40) dan anaknya Arif (10). terdakwa tak hanya membunuh keduanya, terdakwa juga memperkosa tubuh janda yang sudah menjadi mayat.

Setelah sebelumnya terdakwa di vonis mati PN Siak, terdakwa banding ke Pengadilan tinggi, disana dia jatuhi hukuman mati, tidak puas, terdakwa kembali banding ke MA, namun MA tetap menguatkan Vonis mati yang dijatuhi PN Siak (Baca Selengkapnya).

Ketua Majelis Hakim persidangan tersebut yakni Sorta Ria Neva bahwa, banding yang dilakukan terdakwa Herris hingga ke tingkat MA ternyata menguatkan vonis hakim PN Siak yakni menjatuhkan hukuman mati atas nama terdakwa Herris Marbun.

“Pada Rabu lalu, nomor perkara 1483 k/Pid/2013 atas nama Herris Marbun, MA menguatkan vonis yang telah kita berikan kepadanya saat sidang di PN Siak lalu yakni menjatuhkan hukuman mati kepada terdakwa. Tentunya hukuman itu setimpal dengan aksi sadisnya dengan membunuh seorang janda dan anaknya, dan mayat janda itu juga sempat disetubuhinya,” terang Sorta, Selasa (28/1/14).***(rinto)

Baca Juga: Vonis Mati PN Siak dan Kronologis Pemerkosaan Mayat Janda