Beranda blog Halaman 2718

Ariel Tatum Dikabarkan Dekat dengan Al Putra Ahmad Dhani

Ariel Tatum (Foto: Egie/Okezone)
Ariel Tatum (Foto: Egie/Okezone)

Jakarta (SegmenNews.com) – Belum lama ini mantan kekasih Stefan Willam, Ariel Tatum dikabarkan tengah dekat dengan putra sulung Ahmad Dhani, Al. Namun, Stefan tak mau mengomentari kedekatan Ariel dan Al.

Al tertangkap kamera sedang bergandengan tangan dengan Ariel saat menghabiskan malam tahun baru. Mereka tak canggung menunjukkan kemesraan. Namun, Stefan mengaku tak tahu mantan pacarnya itu telah menemukan penggantinya.

“Enggak, enggak tahu. Enggaklah, ngapain komentar,” kilah Stefan saat ditemui di kawasan Epicantrum, Jakarta Selatan, Senin (3/2/2013).

Namun begitu, Stefan mengaku jika hubungannya dengan Ariel Tatum masih berteman baik dan masih saling jaga komunikasi. Dia pun fokus mengerjakan proyek film ketimbang memikirkan urusan asmara.

“Teman iya. Masih berhubungan baik. Tapi saya lagi fokus ke film saja,” pungkasnya.***

sumber:okezone

Maia Jadikan Bisnis Jual-Beli Apartemen Investasi

mayaJakarta (SegmenNews.com) – Mantan istri Ahmad Dhani, Maia Estianty saat ini tengah sibuk menjalani usaha jual beli properti dan apartemen. Bisnis tersebut dijadikan Maia sebagai salah satu investasinya.

“Lagi sering aktivitas jual beli properti, beli apartemen terus dijual lagi. Investasi saja, bisa mengolah keuntungan yang luar biasa,” ungkap Maia saat ditemui di Epicentrum Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (4/2/2014) seperti dilansir dari okezone.

Maia yang sebelumnya memiliki bisnis tempat karaoke ini mengaku kedepan bakal bisa memberikan lahan pekerjaan kepada orang lain.***(son)

Ditangkap satpol-PP Bengkalis, PSK Asal Lampung Dipulangkan

ilustrasi
ilustrasi

Bengkalis (SegmenNews.com)- Wanita muda, 25 tahun asal Provinsi Lampung dipulangkan Pihak Satpol PP Bengkalis setelah ketahuan dirinya sebagai Pekerja Sek Komersial (PSK( saat dilakukan penggerebekan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) pada minggu malam (2/2) kemarin. Wanita muda tersebut didapati di dalam salah satu kamar hotel di Kota Bengkalis yang diduga sedang menunggu tamu kencannya.

Hal itu disampaikan Kasat Pol PP Bengkalis, Najamuddin melalui Kasi Penindakan, Hengki. Menurutnya, dilakukan penggrebekan itu berawal laporan masyarakat adanya kegiatan prostitusi di salah satu hotel ternama di Bengkalis dan ketika petugas Satpol PP melakukan razia ke hotel tersebut, petugas mendapati wanita tersebut tengah sendiri di dalam kamar hotel.

“Ketika kita dapati dalam salah satu kamar hotel, Ia mengaku sedang menunggu pria yang akan mengencaninya, “kata Hengki, Senin sore (3/2) kemaren.

Hengky menjelaskan bahwa wanita muda itu berasal dari lampung dan mengaku belum lama di Bengkalis, rencananya akan berangkat ke Malaysia, “Dikarenakan dia mengaku pertama kali menjadi dan belum pernah terdata maka kami kembalikan Dia ke kampung halamannya dilampung,” tambah Hengki.***(rul/ur)

PSPS: Kemampuan Diego Mulai Menurun

Diego Marcelo Fretes Zarza
Diego Marcelo Fretes Zarza

Pekanbaru (SegmenNews.com)- Pemain asal Paraguay, Diego Marcelo Fretes Zarza (25) yang ikut seleksi PSPS Pekanbaru kemampuanya mulai melemah. Hal tersebut diakui oleh Pelatih Kepala PSPS Philep Hansen Maramis. Diego Memang belum dipastikan resmi memperkuat tim dengan julukan Askar Betuah, begitu pula dengan pemain-pemain lainya.

“Makanya kita tidak terpaku pada penampilan pertama saja. Kalau kita lihat saat ini memang ada penurunan. Tetapi, kita akan lihat terus sebelum memutuskan memilih pemain mana yang akan kita jadikan tim nantinya,” jelasnya.

Ya, Diego memang salah satu pemain asing yang didatangkan oleh manager PSPS dan masih tetap bertahan hingga saat ini sejak dirinya mengikuti seleksi. Diego memang menjadi sorotan bagi penonton. Tidak dipungkiri pemain yang pernah bermain bersama Timnas Paraguay U-23 tersebut selain digandrungi para suporter PSPS memang memiliki nilai jual.

Apakah Diego nantinya menjadi salah satu pemain asing terpilih ?. Hal ini belum bisa dijawab dengan pasti. Pasalnya, saat ini jajaran pelatih masih melakukan seleksi pemain dan belum menentukan dan memutuskan pemain inti yang akan memperkuat PSPS di kompetisi devisi utama musim 2014/2015 yang akan berlangsung 15 April medatang. Seperti diketahui untuk kompetisi devisi utama ini masing-masing tim hanya diberi kuota dua orang pemain asing.

Katika ditanya pemain apa yang sebenarnya dibutuhkan PSPS, Philep mengatakan bahwa tim Askar Betuah membutuhkan pemain-pemain yang memang bisa menjadi skuad yang satu kesatuan.

“Sebenarnya kita itu mencari pemain yang memiliki kemampuan dibisa kejasama di tim. Artinya seperti ini, jika dalam pertandingan kita tarik satu pemain dan diganti dengan pemain lain.Dalam pertandingan kita masih bisa mengatasi dan menujukan pertandingan yang bagus. Tapi, jika ada pergantian pemain kemudian dalam kondisi pertadingan malah menurun. Hal semacam ini yang tidak kita inginkan. Jangan samapai keluar satu malah permainan jadi kacau,” sebutnya.

Hal ini setidaknya senanda dengan jajaran manager PSPS yang menginginkan pemain- pemainnya mengantarkan posisi tim kesayangan masyarakat Kota Pekanbaru ini kembali ketahtanya di Kompetisi sepakbola Indonesia terastas yakni Indonesia Super League (ISL).***(son)

Pasca Bentrok Satpol-PP, Suparman Sesalkan Ulah Bupati

Bentrok Satpol-PP rohul-Kampar (int)
Bentrok Satpol-PP rohul-Kampar (int)

Pekanbaru (SegmenNews.com) – Anggota DPRD Riau, Suparman menyesalkan ulah bupati yang memanfaatkan keberadaan Satuan Polisi Pamong praja terkait dengan bentrok antara Kabupaten Rokan Hulu dan Kampar beberapa waktu lalu.

“Ini yang kita harus pikirkan, keberadaan Satpol PP di kabupaten dan kota. Kenyataan yang terjadi, ada masalah sedikit bawa Satpol PP. Ini jelas Bupati Kampar Jefry Noer dan Bupati Rohul Achmad membawa Satpol PP untuk perang,” kata anggota Komisi A DPRD Riau ini.

Berdasarkan jumlah personel yang mencapai ratusan orang, katanya, hal itu menunjukkan bahwa Satpol PP dibawa untuk perang. Contohnya, Satpol PP Kampar turun dengan jumlah yang banyak karena mengetahui juga akan ikut menghadapi warga.

Bentrokan antara Satpol PP dari dua kabupaten itu, berlangsung pada Rabu (29/1/2014) sore. Sebanyak tujuh mobil rusak berat dan belasan orang luka-luka.

Peristiwa itu, menurut kepolisian dipicu oleh rencana Pemkab Kampar mempersiapkan kedatangan Menteri Sosial ke Desa Tanah Datar yang merupakan salah satu di antara lima desa yang menjadi rebutan dua daerah, yakni dengan memasang berbagai spanduk dan baliho.

Namun, Pemkab Rokan Hulu malah mengirim ratusan anggota Satpol PP ke desa tersebut untuk kemudian mengawal warga dalam mencopoti berbagai spanduk dan baliho tersebut.

Situasi memanas ketika anggota Satpol PP Kampar juga turun ke lokasi kejadian hingga akhirnya bentrokan tak terelakkan.

Kepolisian Resor Kampar dan Rokan Hulu dengan dibantu dua peleton pasukan Polda Riau diterjunkan ke lokasi itu, untuk meredam bentrokan.

Konflik antardua kabupaten itu, telah berlangsung bertahun-tahun. Masalahnya adalah lima desa yang saling diklaim kabupaten masing-masing.

Sebanyak lima desa itu, adalah Rimbo Jaya, Rimbo Makmur, Muara Intan, Intan Jaya, dan Tanah Datar.

Konflik makin panas menjelang Pemilu 2014, setelah KPU Riau menetapkan daftar pemilih tetap (DPT) lima desa tersebut masuk Kabupaten Kampar berdasarkan putusan Mahkamah Agung. (*)

Sumber : antara

Pengumuman CPNS K-2 Pekanbaru Belum ada Kepastian

Pekanbaru (SegmenNews.com) – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru belum juga menerima kepastian pengumuman hasil seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) tenaga honorer Kategori 2 (K2).

Padahal, informasi yang disampaikan kementerian, hasil seleksi diumumkan tanggal 5 Februari ini.

“Belum ada disampaikan (hasil seleksi-red). Belum ada surat resmi kapan dan tanggal berapa hasil seleksinya bakal diumumkan,” ujar Sekretaris Kota Pekanbaru, Syukri Harto, Selasa (4/2/2014).

Menurutnya, sampai saat ini pihaknya masih menunggu kepastian dari pemerintah pusat terkait hasil seleksi tersebut.

Syukri menilai, tanggal 5 Februari yang diinformasikan itu masih rencana. Tapi bisa saja ditunda. Karena memang penundaan sudah beberapa kali terjadi. (*)

Sumber : Tribun Pekanbaru

BNNK Kuansing Sosialisasi Bahaya Narkoba

bnnTeluk kuantan (SegmenNews.com)- Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kuantan Singingi, Selasa (4/2/2014) menggelar acara Focus Group Discussion (FGD) bersama sejumlah ormas kepemudaan dan insan pers di Kuansing.

Ketua BNNK Kuansing, Wim Jefrizal SH dalam kesempatan tersebut mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu upaya dalam mensosialisasikan bahaya narkoba di tengah-tengah masyarakat.

Selain mensosialisasikan dampak bahaya narkoba serta upaya pencegahannya, pada acara tersebut juga didiskusikan peran media dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat tentang bahaya narkoba tersebut.

Hadir sebagai pemateri dalam acara tersebut diantaranya Kasat res narkoba Polres Kuansing, AKP CB Nainggolan dan penasehat PWI Kuansing, Said Mustafa Husin. Sedangkan acara dipandu langsung oleh ketua BNNK Kuansing, Wim Jefrizal, SH.***(yudi)

Bupati Harris: Perusahaan Harus Peduli Anak Sungai

Bupati HM Harris
Bupati HM Harris

Pelalawan (SegmenNews.com)- Banyaknya keluhan masyarakat sering terjadinya banjir diakibatkan air di anak sungai Tesso Nillo, Kecamatan Pangkalan Kuras meluap yang disebabkan tertimbun oleh pihak perushaan yang melakukan pembukaan lahan perkebunan sawit.

Bupati Pelalawan, HM Harris, Selasa (4/2/14) menghimbau kepada pihak perusahaan agar bersama-sama menjaga anak sungai yang berada di sekitar perusahaan mereka. Dengan tidak membuang ataupun menyumbat anak sungai yang mengakibatkan luapan air.

“Perusahaan harus menjaga anak sunagi jangan sembarangan membuang limbah perkebunan maupun yang mengakibatkan menutup anak sungai,” tegas Bupati.

Selain berkunjung di Tessi Nillo, Bupati juga menyempatkan diri meninjau perkembangan program PPIDK di Desa Kesuma, baik air bersih dan jalan.

Saat ini, sumur air bersih yang berasal dari bantuan Negara Jerman di tahun 1986 lalu masih digunakan oleh masyarakat.***(fin/a)

Asik, Perpustakaan di Rohul Free Internet

Kantor Perpustakaan H.Mahidin Said Rokan Hulu (int)
Kantor Perpustakaan H.Mahidin Said Rokan Hulu (int)

Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Untuk menarik minat pengunjung di Kantor Perpustakaan dan Arsip “H. Mahidin Said” Kabupaten Rokan Hulu, pengelola perpustakaan menyediakan layanan internet gratis bagi pengunjung.

Perputakaan yang berlokasi di kawasan taman kota PasirPangaraian, tepatnya digedung pertemuan kota satu-satunya tempat untuk menimba ilmu bagi masyarakat maupun pejar, sebab perpustakaan menyediakan buku-buku yang dibutuhkan.

Dikatakan, Kepala Kantor Perpustakaan, Jufri, Selasa (4/2/14), setiap harinya pengunjung bisa mencapai 40 orang, sedangkan anggota tetap perpustakaan sebanyak 1200 orang.

Namun agar perpustakaan lebih diminati lagi, perpustakaan mengajak sekuruh masyarakat maupun para pelajar dari segala tingkatan untuk mengunjungi gudangnya buku ilmu tersebut.***(r4n)

Ratusan Masyarakat Ikuti Sidang Penggelapan dana KUD SM

Sidang penggelapan dana KUD seniali Rp 7,2 Miliar di PN pasir Pangaraian
Sidang penggelapan dana KUD seniali Rp 7,2 Miliar di PN pasir Pangaraian

Rokan Hulu (SegmenNews.com)– Ratusan masyarakat membludak hingga keluar ruangan menyaksikan sidang jawaban atas eksepsi terdakwa, H Basri Lubis di Pengadilan Negeri (PN) Pasirpangaraian, Rokan Hulu, Selasa (4/2/14).

Pantauan SegmenNews.com, masyarakat memadati ruang sidang, bahkan mereka yang masih berada diluar berdesak-desakan melihat jalannya sidang dari pintu dan jendela ruang sidang. Bagi mereka yang tidak kebagian, hanya berkumpul di lapangan PN.

 

Masyarakat Tambusai Timur  membludak hingga ratusan orang menyaksikan sidang penggelapan dana KUD
Masyarakat Tambusai Timur membludak hingga ratusan orang menyaksikan sidang penggelapan dana KUD

Pada intinya, Sidang yang dipimpin Hakim ketua, Dicky Ramhadani SH, hakim anggota Riska Fajarwati SH dan Anastasia SH menolak eksepsi terdakwa penggelapan dana Koperasi Unit Desa (KUD) Siaga Makmur, Desa Tambusai Timur senilai Rp 7,2 Miliar. Koperasi tersebut bermitra dengan PT. Togos Gopas selaku anak perusahaan PT. Torganda.

Atas penolakan eksepsi tersebut, masyarakat mengaku merasa lega, dan tetap berharap pihak hukum menjalankan proses hukum dengan adil tanpa pandang buluh.

“Kami lega eksepsinya ditolak, tapi kami tetap berharap kasus ini di proses secara hukum yang adil,” uja, Pangundian, warga Tambusai Timur yang menyaksikan perjalanan sidang.***(r4n)