Beranda blog Halaman 2741

Tragis, Kepala Siswa SMA di Pelalawan Pecah Digilas Truk

ilustrasi
ilustrasi

Sorek (SegmenNews.com)- Hardianto (17), seorang siswa SMAN 1 Pangkalan Kuras tewas digilas truk hino BM 9731 TU di jalan lintas timur, kampung baru, kelurahan sorek satu, kecamatan pangkalan kuras, kabupaten Pelalawan saat pulang sekolah.

Kondisi siswa itu cukup mengenaskan, tubuh korban hancur dan patah-patah, begitu juga kepala korban pecah berceceran di jalan. Kejadian naas itu terjadi, Selasa (17/12/13).

Dari informasi pihak kepolisian dan dilapangan menyebutkan bahwa kecelakaan itu terjadi secara tiba-tiba saat korban baru pulang dari sekolahnya dengan mengendarai sepeda motor Suzuki Shogun tanpa nomor polisi, ke arah rumahnya di desa Bukit Kesuma, Pangkalan Kuras.

Ditengah perjalanan korban yang masih duduk di bangku kelas dua itu memacu sepeda motornya dengan ke cepatan tinggi saat akan mendahului kendaraan lain. Ada mobil truk hino yang dikemudikan oleh Ali Amran Gani dari arah berlawanan dengan kecepatan tinggi.

Walau pengemudi truk berusaha menghindar dan menghentikan laju mobilnya, tapi jarak sudah dekat hingga tabrakan tidak dapat dihindari. Setelah bagian bemper depan menabrak korban dan jatuh ke bawah kolong. Tragis setelah korban terjatuh kepalanya yang tidak mengenakan pengaman helm pecah digilas.

Tidak sampai disitu tubuhnya juga hancur dan patah-patah ketika ikut terlindas ban truk Hino tersebut, Maka kondisi korban yang masih mengenakan seragam sekolah itu tewas seketika dengan berlumuran darah setelah kepala pecah dan motor hancur di tengah jalan.

Warga yang melihat kejadian itu tidak berani langsung memberikan pertolongan, hanya saja bergegas menghubungi petugas kepolisian. Unit Lantas Polsek Pangkalan Kuras yang mendapat laporan adanya kecelakaan, segera turun ke tempat kejadian perkara (TKP).

Setibanya di lokasi kejadian, korban kecelakaan yang sudah tidak bernyawa segera dievakuasi ke Puskesmas Pangkalan Kuras, untuk di lakukan visum. Sementara supir bersama truk yang menabrak korban langsung di amankan ke Pos Lantas Polsek Pangkalan Kuras.

Kapolres Pelalawan AKBP A Supriyadi SIK MH melalui Kasubag Humas AKP G Lumban Toruan, membenarkan adanya kecelakaan maut yang menimpa seorang siswa SMA tersebut.

“Kecelakaan terjadi akibat dugaan kelalain pengendara motor yang tidak memperhatikan kendaraan yang datang dari depannya sehingga terjadi kecelakaan. Disamping tidak mengunakan helm, juga belum mengantongi SIM C,” ujar Kasubag Humas.

Sekarang kasusnya yang ditangani awal oleh Lantas Polsek Pangkalan Kuras, kini telah di limpahkan ke Unit Lakalantas Polres Pelalawan. Sementara supir truk bersama barang bukti kendaraan dan sepeda motor korban kini telah diamankan di Mapolres Pelalawan.***(fin)

Misnarni Syamsuar Terima Penghargaan BKB Terbaik Nasional

Ketua TP PKK Kab Siak, Hj Misnarni Syamsuar menerima penghargaan pengelola BKB dari Deputi pusat
Ketua TP PKK Kab Siak, Hj Misnarni Syamsuar menerima penghargaan pengelola BKB dari Deputi pusat

Siak (SegmenNews.com)- Ketua TP-PKK Kabupaten Siak, Hj Misnarni Syamsuar menerima penghargaan Pengelola Bina Keluarga Balita (BKB) terbaik dan Kelompok BKB yang diserahkan oleh Kepala BKKBN Pusat, Fasli Jalal dalam rangka peringatan Hari Ibu ke-85, Selasa (17/12/13) malam di Auditorium BKKBN Jakarta.

Istri Bupati Siak ini sudah tiga kali berturut-turut menerima penghargaan dari BKKBN pusat. Penghargaan kali ini merupakan wujud apresiasi terhadap kepeduliannya kepada pembinaan keluarga balita.

Dikatakan Misnarni baha taraf hidup keluarga sangat berkaitan dengan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang berada dalam keluarga tersebut. Terutama untuk Pendidikan yang dimulai sejak dini, ketika anak masih balita.

Kecintaannya terhadap pembinaan balita ini diwujudkan dalam bentuk perhatian terhadap kelompok-kelompok BKB. Pembenahan dunia pendidikan merupakan fokus perhatian Hj. Misnarni melalui TP PKK Kabupaten Siak Hj. Misnarni Syamsuar mensosialisasikan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), membina kelompok bermain, Taman Kanak-kanak yang ada di kabupaten Siak.

Buah dari perhatian Hj. Misnarni kepada pengelolaan BKB di Kabupaten Siak ini dari 92 Kelompok BKB yang ada di Kabupaten Siak salah satunya yaitu BKB Harapan Bunda Desa Tualang Kecamatan Tualang meraih penghargaan sebagai Terbaik II BKB Tingkat Nasional Serta juara I (Satu) Kelompok BKB terbaik tingkat Provinsi Riau.

Dirinya menyadari derasnya arus globalisasi harus dibarengi dengan pendidikan agama sebagai pondasi dalam membentuk masyarakat Siak yang beriman dan berkualitas yang telah diprogramkan oleh Bupati Siak.

Sementera itu, Kepala BP3AKB Provinsi Riau ketika dijumpai usai Acara menyebutkan pihaknya akan terus memberikan perhatian dan mengupayakan peningkatan kepada kader BKB dan memberikan motivasi kepada kelompok BKB yang ada di Riau.

“Kita berharap tahun depan kita dapat merebut tingkat pertama nasional,” komitnya.

Selain itu Kepala BP3AKB Kabupaten Siak, Drs. H. Arfan Usman, M.Pd mengatakan terpilihnya Kelompok BKB Harapan Bunda Desa Tualang Kecamatan Tualang untuk mewakili Kabupaten Siak sekaligus Provinsi Riau dalam lomba BKB Tingkat Nasional ini, adalah melalui proses penilaian atau seleksi dari tingkat bawah yang dilakukan oleh Tim Pembina Kabupaten Dan Provinsi. Keberhasilan yang diraih ini selain merupakan jerih payah dari kelompok BKB dan tim pembina, juga tidak lepas dari dukungan para stake holder, pemuka masyarakat, dan masyarakat pada umumnya.

“Kita berharap penghargaan ini dapat memotivasi semua pihak dan masyarakat pada umumnya, sehingga benar-benar dapat memberikan kontribusi positif dalam pembinaan dan pengembangan keluarga dan juga berdampak positif kepada masyarakat luas,” imbuhnya.

Hadir pada kesempatan tersebut Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak yang diwakili oleh Deputi Tumbuh Kembang Anak Wahyu Hartomo, Kepala BKKBN Fasli Jalal, Kepala Badan BP3AKB Provinsi Riau serta pengelola dan ketua kelompok BKB se Indonesia.

Para penerima penghargaan yang datang dari seluruh penjuru tanah air, selanjutnya menghadiri puncak acara peringatan Hari Ibu ke-85 tingkat nasional yang diselenggarakan tgl 18 Desember 2013 di Sasana Kriya TMII Jakarta, yang dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono.***(rinto/hms)

3000 Bibit Pohon Disiapkan Untuk Sekolah di Siak

Bupati Siak, H Syamsuar menanam pohon
Bupati Siak, H Syamsuar menanam pohon

Siak (SegmenNews.com)- Gerakan penanaman 1 Miliyar pohon dan pencanangan bulan menanam nasional kabupaten Siak tahun 2013 kembali digelar. Kampanye ini dimulai dengan penanaman pohon oleh Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi yang dipusatkan di SMA Negeri 2 Siak, Rabu (18/12/13).

Peringatan HMPI yang dilaksanakan merupakan peringatan ke 6 sekaligus melaksanakan Bulan Menanam Nasional Desember 2013. Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi dalam sambutannya menjelaskan pemusatan penanaman pohon disekolah bertujuan untuk membangkitkan semangat mulai dari kalangan pelajar untuk giat menanam pohon kemudian merawat hingga tumbuh besar dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya.

Sekaligus membangkitkan semangat dan membudayakan seluruh masyarakat untuk menanam, memelihara ekosistem hutan untuk memperbaiki dan merehabilitasi hutan khususnya di kabupaten Siak.

Bupati juga mencanangkan penanaman pohon dilingkungan sekolah. Pada saat bersamaan lebih dari 300 sekolah se kabupaten Siak menggelar penanaman pohon serentak minimal 10 batang pohon. Selain pohon-pohon yang menghasilkan buah juga dianjurkan pohon pelindung.

Bupati memberikan apresiasi khusus kepada SMP Negeri 6 Kandis yang telah berprestasi ditingkat nasional dengan mendapatkan penghargaan Adiwiyata dari Kementrian Lingkungan Hidup atas partisipasi sekolah dalam melakukan penanaman pohon dilingkungan sekolah.

Rasa optimis juga disampaikan Syamsuar apabila gerakan menanam satu miliyar pohon sebagai upaya membangun ekosistem hutan dilakukan terus menerus dengan jenis pohon yang tepat, maka kualitas lingkungan hidup akan meningkat, mencakup kebutuhan air bersih, ketahanan pangan dan ketahanan energy baru.

Kadis Kehutanan dan Perkebunan kabupaten Siak Teten Efendi dalam sambutannya mengungkapkan pencanangan gerakan penanaman pohon kali ini menanam lebih dari 3000 batang yang dilakukan diseluruh sekolah se kabupaten Siak. “Hal ini hendaknya dapat dijadikan sebagai sarana edukasi dan kepedulian terhadap lingkungan,” ungkap Teten

Hadir dalam acara tersebut Kapolres Siak Dedi Rahman Dayan, Kajari Siak Zainul Arifin, PLT Sekda Siak Syafri lenti, Kepala Kemenag Siak Muharrom, serta sejumlah pejabat dilingkup pemerintah kabupaten Siak.***(rinto/hms)

Aihh, Pejabat Riau Tidur Saat Penyerahan DIPA 2014

Pejabat Riau Tidur Saat Penyerahan DIPA 2014
Pejabat Riau Tidur Saat Penyerahan DIPA 2014

Pekanbaru (SegmenNews.com) – Sejumlah pejabat eselon II, III dan IV Pemprov Riau dan Kabupaten/Kota tertidur pulas saat acara perwakilan Kementerian Keuangan menyampaikan sambutan dalam penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Provinsi Riau tahun 2014 di gedung daerah, Selasa (17/12/2013).

Pantauan Tribun, di beberapa sudut ruangan utama gedung daerah tersebut, banyak pejabat memejamkan mata seperti sudah tertidur pulas. Apakah memang kecapean atau memang tidak peduli sama sekali dengan acara penting itu. Tribun juga sempat mengabadikan satu poto dimana seorang pejabat tertidur dengan pulasnya.

Acara penyerahan DIPA ini sendiri dihadiri seluruh perwakilan Kabupaten/Kota se Provinsi Riau dan seluruh pejabat di Pemprov Riau.***(tribun)

Bupati Launching Beras Asli siak

Bupati Siak, Drs H Syamsuar MSi melakukan Panen Raya sekaligus launching beras siak
Bupati Siak, Drs H Syamsuar MSi melakukan Panen Raya sekaligus launching beras siak

Bungaraya (SegmenNews.com)- Bupati Siak Drs H. Syamsuar MSi melakukan panen raya sekaligus launching beras produk asli Bungaraya kabupaten Siak yang diberi merk ‘Jembatan Siak’, Selasa (17/12/13).

Dengan Launchingnya beras asli Bungaraya itu, Bupati berharap adanya partisipasi para pengusaha lokal untuk pemasaran padi di kecamatan Bungaraya. Sebab hal itu akan meningkatkan pendapatan para petani sekaligus dapat memenuhi kebutuhan pangan di kabupaten Siak.

Secara umum perekonomian kabupaten Siak ditopang oleh sektor pertanian. Berperan dalam penyerapan tenaga kerja sebesar 36.36 persen dan berkontribusi sebesar 31.09 persen dari total PDRB kabupaten Siak. Persoalan multidimensi untuk memenuhi permintaan komoditas pangan khususnya padi, berusaha diatasi pemerintah dengan terus meningkatkan produksi padi melalui berbagai inovasi teknologi pada berbagai aspek usaha tani.

Meskipun telah terjadi peningkatan produksi dari 2011 hingga 2013, akan tetapi hal itu belum bisa mengatasi kekurangan pangan di kabupaten Siak secara umum. Dari data Dinas terkait, saat ini Siak masih kekurangan pangan sekitar 20.338 Ton beras. Dengan semakin besarnya produksi padi, Syamsuar berharap ada pihak yang menfasilitasi petani untuk menjual hasil produksi gabah. Karena kanyataannya bahwa gabah petani saat ini cendrung dibeli secara lebih banyak oleh pengusaha dari luar kabupaten Siak.

Untuk itu, agar produksi padi dikabupaten Siak tidak dibawa keluar, dan gabah dapat diolah menjadi beras Siak, maka pemerintah kabupaten Siak melalui Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura beberapa waktu lalu telah menfasilitasi temu usaha bidang pertanian dengan tujuan untuk mencari solusi tentang kemitraan yang sesuai antara berbagai pelaku usaha. Seperti pengusaha penggilingan padi, distributor/pedagang beras, koperasi, dan BUMD untuk membantu para petani/kelompok tani agar bisa memproduksi gabah sampai pengolahan menjadi beras Siak.

“Temu usaha kemitraan ini saya harapkan dapat memberikan jalan keluar terhadap tata niaga produksi beras di kabupaten Siak berkaitan dengan cara mengatasi penjualan gabah petani,” ungkap Syamsuar.

Bupati juga menyikapi persoalan dan keluhan masyarakat mengenai hasil produksi yang belum bisa dipasarkan secara baik. “Kita ingin produksi kita ini untuk kita nikmati sendiri,” ungkap Bupati. Namun menurutnya, pemerintah daerah tidak memiliki kewenangan untuk membeli dan memasarkan hasil produksi padi. Yang dibenarkan untuk itu adalah BUMD. Syamsuar berharap, hasil produksi padi Bungaraya bisa diserap oleh pengusahan lokal, dan dipasarkan untuk kebutuhan lokal.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten Siak Ir Hj Rubiati mengatakan berdasarkan data yang dimiliki saat ini, produksi padi Bungaraya terus mencapai peningkatan dari tahun 2011 hingga 2013. Dapat dilihat, luas tanam 2013 mencapai 9000 Ha lebih jika dibandingkan 2011 yang berkisar sekitar 7000 Ha lebih. Sedangkan luas panen 2013 mencapai lebih 8000 Ha dibandingkan luas panen 2011 yang berkisar 6000 Ha lebih.

Rubiati mengungkapkan bahwa target kedepannya adalah tidak hanya meningkatkan hasil produksi padi, akan tetapi juga lebih menekankan peningkatan hasil produksi beras. Sehingga hal ini secara langsung dapat meningkatkan pendapatan para petani.

Ketua Gapoktan Sumber Rejeki Sukarno mengharapkan pemerintah kabupaten Siak bisa memberikan solusi terhadap hasil produksi padi, dengan kata lain pemerintah bisa mengakomodir hasil panen sehingga produksi padi Bungaraya belum bisa dijual ke pasar lokal. Akan tetapi menurutnya segala keluhan dan permasalahan selama ini disampaikan kepada pemerintah kabupaten Siak, akan tetapi hasil padi lebih diserap dan dibeli oleh pengusahan luar seperti dari Medan dan Rokan Hilir. Sukarno mengharapkan agar produksi padi Bungaraya bisa dinikmati masyarakat kabupaten Siak. Sementara itu ditambahkannya saat ini para petani masih kekurangan alat pengering padi.

Ikut serta menghadiri acara tersebut Kajari Siak Zainul Arifin, Anggota DPRD Siak, Kadis Tanaman pangan dan holtikulturan Ir H Rubiati dan sejumlah kepala dinas & instansi dilingkup pemerintah kabupaten Siak, Camat Bungaraya Dicky Sofyan, anggota Gapoktan Sumber Rejekin desa Bungaraya dan sejumlah masyarakat.***(hms)

Pembangunan Asrama Islamic Center Siak Diperkirakan Tak Selesai

Bangunan Asrama Islamic Center masih 70 persen
Bangunan Asrama Islamic Center masih 70 persen

Siak (SegmenNews.com)- Pembangunan Asrama Islamic Center Kabupaten Siak diperkirakan tak selesai. Pasalnya, saat ini progres kerja pembangunannya masih 70 persen. Sedangkan akhir pengerjaan tanggal 31 Desember 2013 semakin mepet.

Proyek Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (CKTR) Siak itu dianggarkan senilai Rp 5,5 Miliar dari APBD Siak 2013, yang dikerjakan oleh rekanan PT. Elbas Poli Karya. Pengerjaan dimulai bulan Juli hingga 31 Desember 2013.

Pengawas bangunan dari Dinas CKTR, Rudi mengatakan bahwa, jika nanti pihak rekanan tak dapat menyelesaikan pekerjaan hingga 100 persen sesuai kontrak kerja, maka kontrak bisa diputus atau perpanjangan waktu sesuai Keputusan Presiden No. 80 Tahun 2003, Peraturan Presiden (Perpres) No. 54 Tahun 2010, Perpres No. 35 Tahun 2011 (Perubahan Pertama), dan Perpres No. 70 Tahun 2012 (Perubahan Kedua).

“Progres kerjanya masih 70 persen, diperkirakan nanti tak selesai. Tapi kita lihat saja nanti. Sebab rekanan terus menggesa sisanya pengerjaan 30 persen dengan menurunkan pekerja yang lebih banyak,” imbuhnya.

Disamping itu, Kabid CKTR, Basriansyah mengaku pihaknya terus berkoordinasi dengan rekanan untuk menggesa pembangunan asrama itu hingga selesai sesuai jadwalnya.

Sementara, Pengawas dari PT Elbas Poli Karya, Jon tetap berkomitmen untuk menyelesaikan pekerjaannya hingga batas waktu yang ditentukan dalam kontrak kerja.

“Kita sudah menambah pekerja hingga 70 orang. Mudah-mudahan bisa tercapai 100 persen dan tak perlu perpanjangan waktu kerja,” tukas Jon.***(rinto)

Atlet Bengkalis Juara Umum Kejurda Renang

Kejurda renang di Duri
Kejurda renang di Duri

Duri (SegmenNews.com)– Kabupaten Bengkalis berhasil keluar sebagai juara umum pada Kejurda Renang yang dilaksanakan Senin (16/12/2013) hingga Selasa (17/122013) di salah satu kolam renang milik swasta di Duri.

Keluarnya Bengkalis sebagai juara umum, mematahkan dominasi Pekanbaru dan Dumai. Para atlet pelatih, official dan para pengurus PRSI Bengkalis yang baru dilantik sehari sebelum dilaksanakannya Kejurda pun menyambut syukur prestasi gemilang ini.

Dominasi atlet-atlet renang Bengkalis ini sudah tampak dari awal pelaksanaan Kejurda. Dari 5 kelas yang dilombakan masing-masing kelas KU 5, KU 4, KU 3, KU 2, KU 1 dan senior, serta estafet 4×50 M, atlet-atlet Bengkalis sudah mendominasi kelas-kelas itu. Dominasi itu pun berlanjut hingga akhir perlombaan, hingga Bengkalis berhak menyandang predikat Juara Umum.

Ketua PRSI Bengkalis, H Abi Bahrum yang mendampingi para atlet ini mengaku bangga dengan prestasi yang ditoreh para atlet ini. Dari awal pihaknya pun sudah yakin atlet renang Bengkalis bisa menunjukkan prestasi terbaiknya, lantaran sudah melihat kemampuan atlet-atlet itu.

“Kendati kita serba kekurangan dari segi fasilitas kolam renang, tapi atlet-atlet kita bisa menunjukkan prestasinya. Makanya kedepan kita berharap ada perhatian dari Pemdakab Bengkalis untuk membangun kolam renang yang bertaraf nasional maupun internasional di Duri ini,” jelas Abi Bahrum.

Dikatakannya, atlet-atlet renang Bengkalis, rata-rata berasal dari Mandau dan Pinggir. Makanya besar harapan pengurus PRSI Bengkalis, adanya kolam renang yang bertaraf nasional, hingga atlet-atlet ini bisa lebih menunjukkan kemampuannya.

“Kita memang targetkan terbaik di Riau dan ini bukan target muluk-muluk. Atlet kita yang memang putra-putri tempatan sudah menunjukkan prestasi di tingkat nasional. Makanya ada dua orang atlet kita yang saat ini tengah berlatih di Bandung,” ujarnya lagi.

Tidak hanya sekedar di Indonesia, Abi pun punya cita-cita akan mengirim atletnya berlatih di Singapura dan Australia. Ini tak lain untuk menambah jam terbang atlet itu hingga punya prestasi yang mendunia.

“Kita yakin dengan kemampuan atlet-atlet kita. Mereka masih muda-muda, masih panjang prestasi yang bisa diukirnya,” jelas Abi.

Sementara itu, Ketua Panpel Zulpeni menjelaskan bahwa Kejurda yang diikuti oleh 12 kabupaten/kota itu memperebutkan 82 medali. Untuk pelaksanaannya diturunkan 21 pelatih yang berasal dari pelatih propinsi 1 orang , kabupaten/kota 5 orang serta pelatih dari Bengkalis 15 orang.Para pelatih ini yang mengawasi dan mengatur jalannya Kejurda.

“Alhamdulillah kejurda di Duri ini berlangsung sukses. Ini kali kedua Duri sebagai tuan Rumah. Tahun 1990 lalu juga pernah diadakan, tapi di kolam renang milik CPI,” jelas Zulpeni yang aktif melatih para atlet dari Duri.***(rud/kn)

Jaksa Ditangkap KPK Terancam Dipecat tidak Hormat

kejaksaan agungJakarta (SegmenNews.com)- Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas) Kejaksaan Agung Mahfud Manan menegaskan kasus suap yang melibatkan Kepala Kejaksaan Negeri Praya, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) Subri, telah mencoreng korps Adhyaksa.

Perbuatan Jaksa Subri bisa berbuntut pemecatan. Hal ini sesuai dengan PP No.35 Tahun 2010 tentang Pelanggaran Kode Etik Pegawai Negeri Sipil (PNS).

“Bisa diberhentikan secara tidak hormat. Besar kemungkinan sanksi hukuman disiplin tingkat berat,” ujarnya, Selasa (17/12/2013).

Dia menuturkan pihaknya mendukung KPK untuk melakukan proses penegakan hukum di kejaksaan. Bahkan jika ada oknum-oknum lain yang diketahui terlibat, pihaknya tidak akan segan menindaknya.

“Kasus ini, kami turunkan tim pengawas ke Lombok, guna memproses keterlibatan jaksa lain,” tukasnya.

Sebelumnya, Kepala Kejaksaan Negeri Praya, Subri tertangkap tangan saat dilakukannya operasi tangkap tangan di sebuah hotel di kawasan Senggigi bersama seorang pengusaha bernama Lusita Ani Razak.

Barang bukti yang disita yakni uang senilai US$16.400 atau Rp190 juta dengan pecahan uang senilai US$100 sebanyak 164 lembar dan uang senilai Rp23 juta.*** (yeh)

Sumber : inilah

Perampok Rp 1,7 M di Kuansing Pakai Dua Sepeda Motor

ilustrasi
ilustrasi

Teluk kuantan (SegmenNews.com)- Kapolres Kuansing, AKBP Bayuaji Irawan, mengatakan, informasi yang diperoleh dari kelompok tani di SKPC 2 atau Desa Beringin Jaya, Kecamatan Singingi Hilir, Kuantan Singingi (Kuansing), kawanan perampok dalam aksinya menggunakan sepeda motor jenis Mega Pro dan honda ‘bebek’.

Hal tersebut dikatakan Kapolres ketika ditanya wartawan, Senin (16/12/2013) malam. Dikatakan Kapolres, masih dari informasi masyarakat kelompok tani, pelaku perampokan diduga berjumlah enam orang.

“Mereka menggunakan senjata api dan pelaku lari menuju jalan Simpang Koran dan jalan Simpang Baserah,” kata Kapolres.

Kejadian itu berlangsung Senin sekitar pukul 16.00 WIB, menurut Kapolres jajarannya saat ini sedang mengolah tempat kejadian perkara (TKP) dan juga melakukan pengejaran.

Kapolres juga menambahkan dari keterangan yang diberikan masyarakat kelompok tani, jumlah uang yang berhasil digondol para perampok sebanyak Rp1,7 miliar. “Uang itu untuk gaji anggota kelompok tani,” katanya.***(rid/kn)

PT.PISP Taja Try Out UASBN Bagi dua SD di Kepenuhan

Sustainability Jakarta, Panji Mulya disaksikan  Humas Region, Jumaidi Saputra, Sustainability Region Riau, Hardian, Sustainability Region Riau, Tusiman, Askep Rayon B, Sudarsono. Kades Kepenuhan Barat Mulya, Damrizal, Kepala UPTD Pendidikan Drs Abdi Azhari, Kepsek SDN 009 Jamilah SPd, Kepsek SDN 018 Abdul Manan SPd dan tokoh masyarakat Yetni Jhon Hendri menyerahkan bingkisan secara simbolis kepada siswi
Sustainability Jakarta, Panji Mulya disaksikan Humas Region, Jumaidi Saputra, Sustainability Region Riau, Hardian, Sustainability Region Riau, Tusiman, Askep Rayon B, Sudarsono. Kades Kepenuhan Barat Mulya, Damrizal, Kepala UPTD Pendidikan Drs Abdi Azhari, Kepsek SDN 009 Jamilah SPd, Kepsek SDN 018 Abdul Manan SPd dan tokoh masyarakat Yetni Jhon Hendri menyerahkan bingkisan secara simbolis kepada siswi

Rokan Hulu (SegmenNews.com)- PT.Perdana Inti Sawit Perkasa (PISP) selaku perusahaan anak cabang dari First Resources Group kebun Sei Air Hitam, Kecamatan Kepenuhan, Kabupaten Rokan Hulu disetiap tahunnya terus memperhatikan kebutuhan masyarakat disegala bidang.

Untuk mencerdaskan anak bangsa, perusahaan perkebunan sawit ini juga melaksanakan kegiatan Try Out UASBN tingkat Sekolah Dasar (SD) tahun ajaran 2013-2014 bagi dua sekolah yakni, SDN 009 sebanyak 15 murid dan SDN 018 sebanyak 15 murid yang berada di Kepenuhan Barat Mulya.

Kegiatan yang dilaksanakan di SDN 009 itu dihadiri langsung oleh bidang Sustainability Jakarta, Panji Mulya, Humas Region ,Jumaidi Saputra, Sustainability Region Riau, Hardian, Sustainability Region Riau, Tusiman, Askep Rayon B, Sudarsono. Hadir juga Kades Kepenuhan Barat Mulya, Damrizal, Kepala UPTD Pendidikan Drs Abdi Azhari, Kepsek SDN 009 Jamilah SPd, Kepsek SDN 018 Abdul Manan SPd dan tokoh masyarakat Yetni Jhon Hendri serta masyarakat sekitar.

Sustainability Jakarta, Panji Mulya, Selasa (17/12/13) menyampaikan bahwa pihak perusahaan tetap berkomitmen dalam mencerdaskan anak. Pihak perusahaan juga akan menampung segala usulan dan masukan dari masyarakat untuk bantuan dari Program Corporate Social Responsibility (CSR) Perusahaan yang sifatnya langsung menyentuh dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar.

Sementara itu, Ka UPTD Kepenuhan, Abdi Azhari menyambut positif atas partisipasi pihak perusahaan dalam mencerdaskan anak dengan melaksanakan Try Out tersebut. Diakuinya, PT PISP selama ini sudah banyak memberikan perhatian dan partisipasinya kepada masyarakat khususnya juga di Dunia Pendidikan.

“PT PISP telah banyak memberikan apresiasinya kepada dunia pendidikan khususnya di Kecamatan Kepenuhan, mulai dari pemebrian bea siswa, Try Out, Pembangunan Sarana dan Parasarana Pendidikan, baik itu pembangunan gedung sekolah maupun fasilitas toiletnya,” ungkapnya.

Namun Abdi Azhari juga beharap, agar kedepan pihak perusahaan dapat melaksanakan pelatihan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi para guru, guna peningkatan kualitas dalam proses belajar mengajar di sekoalh nantinya.

Kepsek SDN 009, Jamilah juga turut menyampaikan ucapan terimanya atas terselenggaranya try out UASBN bagi siswa-siswi SD yang sudah dilaksanakan dua kali di sekolahnya.

“Kita berharap, pihak perusahaan PT.PISP terus memajukan dunia pendidikan khususnya di Kep Barat Mulya ini,” sampainya.

Ucapan terimakasih juga disampaikan Kades Kepenuhan Barat Mulya, Damrizal. Katanya kegiatan tersebut baik untuk peningkatan SDM di dunia pendidikan. Namun disisi lain, kades juga berharap pihak perusahaan dapat mengadakan perpustakaan keliling. Sebab saat ini buku-buku pendidikan sangat terbatas.***(rls/r4n)