Beranda blog Halaman 2748

3000 Bibit Pohon Disiapkan Untuk Sekolah di Siak

Bupati Siak, H Syamsuar menanam pohon
Bupati Siak, H Syamsuar menanam pohon

Siak (SegmenNews.com)- Gerakan penanaman 1 Miliyar pohon dan pencanangan bulan menanam nasional kabupaten Siak tahun 2013 kembali digelar. Kampanye ini dimulai dengan penanaman pohon oleh Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi yang dipusatkan di SMA Negeri 2 Siak, Rabu (18/12/13).

Peringatan HMPI yang dilaksanakan merupakan peringatan ke 6 sekaligus melaksanakan Bulan Menanam Nasional Desember 2013. Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi dalam sambutannya menjelaskan pemusatan penanaman pohon disekolah bertujuan untuk membangkitkan semangat mulai dari kalangan pelajar untuk giat menanam pohon kemudian merawat hingga tumbuh besar dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya.

Sekaligus membangkitkan semangat dan membudayakan seluruh masyarakat untuk menanam, memelihara ekosistem hutan untuk memperbaiki dan merehabilitasi hutan khususnya di kabupaten Siak.

Bupati juga mencanangkan penanaman pohon dilingkungan sekolah. Pada saat bersamaan lebih dari 300 sekolah se kabupaten Siak menggelar penanaman pohon serentak minimal 10 batang pohon. Selain pohon-pohon yang menghasilkan buah juga dianjurkan pohon pelindung.

Bupati memberikan apresiasi khusus kepada SMP Negeri 6 Kandis yang telah berprestasi ditingkat nasional dengan mendapatkan penghargaan Adiwiyata dari Kementrian Lingkungan Hidup atas partisipasi sekolah dalam melakukan penanaman pohon dilingkungan sekolah.

Rasa optimis juga disampaikan Syamsuar apabila gerakan menanam satu miliyar pohon sebagai upaya membangun ekosistem hutan dilakukan terus menerus dengan jenis pohon yang tepat, maka kualitas lingkungan hidup akan meningkat, mencakup kebutuhan air bersih, ketahanan pangan dan ketahanan energy baru.

Kadis Kehutanan dan Perkebunan kabupaten Siak Teten Efendi dalam sambutannya mengungkapkan pencanangan gerakan penanaman pohon kali ini menanam lebih dari 3000 batang yang dilakukan diseluruh sekolah se kabupaten Siak. “Hal ini hendaknya dapat dijadikan sebagai sarana edukasi dan kepedulian terhadap lingkungan,” ungkap Teten

Hadir dalam acara tersebut Kapolres Siak Dedi Rahman Dayan, Kajari Siak Zainul Arifin, PLT Sekda Siak Syafri lenti, Kepala Kemenag Siak Muharrom, serta sejumlah pejabat dilingkup pemerintah kabupaten Siak.***(rinto/hms)

Aihh, Pejabat Riau Tidur Saat Penyerahan DIPA 2014

Pejabat Riau Tidur Saat Penyerahan DIPA 2014
Pejabat Riau Tidur Saat Penyerahan DIPA 2014

Pekanbaru (SegmenNews.com) – Sejumlah pejabat eselon II, III dan IV Pemprov Riau dan Kabupaten/Kota tertidur pulas saat acara perwakilan Kementerian Keuangan menyampaikan sambutan dalam penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Provinsi Riau tahun 2014 di gedung daerah, Selasa (17/12/2013).

Pantauan Tribun, di beberapa sudut ruangan utama gedung daerah tersebut, banyak pejabat memejamkan mata seperti sudah tertidur pulas. Apakah memang kecapean atau memang tidak peduli sama sekali dengan acara penting itu. Tribun juga sempat mengabadikan satu poto dimana seorang pejabat tertidur dengan pulasnya.

Acara penyerahan DIPA ini sendiri dihadiri seluruh perwakilan Kabupaten/Kota se Provinsi Riau dan seluruh pejabat di Pemprov Riau.***(tribun)

Bupati Launching Beras Asli siak

Bupati Siak, Drs H Syamsuar MSi melakukan Panen Raya sekaligus launching beras siak
Bupati Siak, Drs H Syamsuar MSi melakukan Panen Raya sekaligus launching beras siak

Bungaraya (SegmenNews.com)- Bupati Siak Drs H. Syamsuar MSi melakukan panen raya sekaligus launching beras produk asli Bungaraya kabupaten Siak yang diberi merk ‘Jembatan Siak’, Selasa (17/12/13).

Dengan Launchingnya beras asli Bungaraya itu, Bupati berharap adanya partisipasi para pengusaha lokal untuk pemasaran padi di kecamatan Bungaraya. Sebab hal itu akan meningkatkan pendapatan para petani sekaligus dapat memenuhi kebutuhan pangan di kabupaten Siak.

Secara umum perekonomian kabupaten Siak ditopang oleh sektor pertanian. Berperan dalam penyerapan tenaga kerja sebesar 36.36 persen dan berkontribusi sebesar 31.09 persen dari total PDRB kabupaten Siak. Persoalan multidimensi untuk memenuhi permintaan komoditas pangan khususnya padi, berusaha diatasi pemerintah dengan terus meningkatkan produksi padi melalui berbagai inovasi teknologi pada berbagai aspek usaha tani.

Meskipun telah terjadi peningkatan produksi dari 2011 hingga 2013, akan tetapi hal itu belum bisa mengatasi kekurangan pangan di kabupaten Siak secara umum. Dari data Dinas terkait, saat ini Siak masih kekurangan pangan sekitar 20.338 Ton beras. Dengan semakin besarnya produksi padi, Syamsuar berharap ada pihak yang menfasilitasi petani untuk menjual hasil produksi gabah. Karena kanyataannya bahwa gabah petani saat ini cendrung dibeli secara lebih banyak oleh pengusaha dari luar kabupaten Siak.

Untuk itu, agar produksi padi dikabupaten Siak tidak dibawa keluar, dan gabah dapat diolah menjadi beras Siak, maka pemerintah kabupaten Siak melalui Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura beberapa waktu lalu telah menfasilitasi temu usaha bidang pertanian dengan tujuan untuk mencari solusi tentang kemitraan yang sesuai antara berbagai pelaku usaha. Seperti pengusaha penggilingan padi, distributor/pedagang beras, koperasi, dan BUMD untuk membantu para petani/kelompok tani agar bisa memproduksi gabah sampai pengolahan menjadi beras Siak.

“Temu usaha kemitraan ini saya harapkan dapat memberikan jalan keluar terhadap tata niaga produksi beras di kabupaten Siak berkaitan dengan cara mengatasi penjualan gabah petani,” ungkap Syamsuar.

Bupati juga menyikapi persoalan dan keluhan masyarakat mengenai hasil produksi yang belum bisa dipasarkan secara baik. “Kita ingin produksi kita ini untuk kita nikmati sendiri,” ungkap Bupati. Namun menurutnya, pemerintah daerah tidak memiliki kewenangan untuk membeli dan memasarkan hasil produksi padi. Yang dibenarkan untuk itu adalah BUMD. Syamsuar berharap, hasil produksi padi Bungaraya bisa diserap oleh pengusahan lokal, dan dipasarkan untuk kebutuhan lokal.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten Siak Ir Hj Rubiati mengatakan berdasarkan data yang dimiliki saat ini, produksi padi Bungaraya terus mencapai peningkatan dari tahun 2011 hingga 2013. Dapat dilihat, luas tanam 2013 mencapai 9000 Ha lebih jika dibandingkan 2011 yang berkisar sekitar 7000 Ha lebih. Sedangkan luas panen 2013 mencapai lebih 8000 Ha dibandingkan luas panen 2011 yang berkisar 6000 Ha lebih.

Rubiati mengungkapkan bahwa target kedepannya adalah tidak hanya meningkatkan hasil produksi padi, akan tetapi juga lebih menekankan peningkatan hasil produksi beras. Sehingga hal ini secara langsung dapat meningkatkan pendapatan para petani.

Ketua Gapoktan Sumber Rejeki Sukarno mengharapkan pemerintah kabupaten Siak bisa memberikan solusi terhadap hasil produksi padi, dengan kata lain pemerintah bisa mengakomodir hasil panen sehingga produksi padi Bungaraya belum bisa dijual ke pasar lokal. Akan tetapi menurutnya segala keluhan dan permasalahan selama ini disampaikan kepada pemerintah kabupaten Siak, akan tetapi hasil padi lebih diserap dan dibeli oleh pengusahan luar seperti dari Medan dan Rokan Hilir. Sukarno mengharapkan agar produksi padi Bungaraya bisa dinikmati masyarakat kabupaten Siak. Sementara itu ditambahkannya saat ini para petani masih kekurangan alat pengering padi.

Ikut serta menghadiri acara tersebut Kajari Siak Zainul Arifin, Anggota DPRD Siak, Kadis Tanaman pangan dan holtikulturan Ir H Rubiati dan sejumlah kepala dinas & instansi dilingkup pemerintah kabupaten Siak, Camat Bungaraya Dicky Sofyan, anggota Gapoktan Sumber Rejekin desa Bungaraya dan sejumlah masyarakat.***(hms)

Pembangunan Asrama Islamic Center Siak Diperkirakan Tak Selesai

Bangunan Asrama Islamic Center masih 70 persen
Bangunan Asrama Islamic Center masih 70 persen

Siak (SegmenNews.com)- Pembangunan Asrama Islamic Center Kabupaten Siak diperkirakan tak selesai. Pasalnya, saat ini progres kerja pembangunannya masih 70 persen. Sedangkan akhir pengerjaan tanggal 31 Desember 2013 semakin mepet.

Proyek Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (CKTR) Siak itu dianggarkan senilai Rp 5,5 Miliar dari APBD Siak 2013, yang dikerjakan oleh rekanan PT. Elbas Poli Karya. Pengerjaan dimulai bulan Juli hingga 31 Desember 2013.

Pengawas bangunan dari Dinas CKTR, Rudi mengatakan bahwa, jika nanti pihak rekanan tak dapat menyelesaikan pekerjaan hingga 100 persen sesuai kontrak kerja, maka kontrak bisa diputus atau perpanjangan waktu sesuai Keputusan Presiden No. 80 Tahun 2003, Peraturan Presiden (Perpres) No. 54 Tahun 2010, Perpres No. 35 Tahun 2011 (Perubahan Pertama), dan Perpres No. 70 Tahun 2012 (Perubahan Kedua).

“Progres kerjanya masih 70 persen, diperkirakan nanti tak selesai. Tapi kita lihat saja nanti. Sebab rekanan terus menggesa sisanya pengerjaan 30 persen dengan menurunkan pekerja yang lebih banyak,” imbuhnya.

Disamping itu, Kabid CKTR, Basriansyah mengaku pihaknya terus berkoordinasi dengan rekanan untuk menggesa pembangunan asrama itu hingga selesai sesuai jadwalnya.

Sementara, Pengawas dari PT Elbas Poli Karya, Jon tetap berkomitmen untuk menyelesaikan pekerjaannya hingga batas waktu yang ditentukan dalam kontrak kerja.

“Kita sudah menambah pekerja hingga 70 orang. Mudah-mudahan bisa tercapai 100 persen dan tak perlu perpanjangan waktu kerja,” tukas Jon.***(rinto)

Atlet Bengkalis Juara Umum Kejurda Renang

Kejurda renang di Duri
Kejurda renang di Duri

Duri (SegmenNews.com)– Kabupaten Bengkalis berhasil keluar sebagai juara umum pada Kejurda Renang yang dilaksanakan Senin (16/12/2013) hingga Selasa (17/122013) di salah satu kolam renang milik swasta di Duri.

Keluarnya Bengkalis sebagai juara umum, mematahkan dominasi Pekanbaru dan Dumai. Para atlet pelatih, official dan para pengurus PRSI Bengkalis yang baru dilantik sehari sebelum dilaksanakannya Kejurda pun menyambut syukur prestasi gemilang ini.

Dominasi atlet-atlet renang Bengkalis ini sudah tampak dari awal pelaksanaan Kejurda. Dari 5 kelas yang dilombakan masing-masing kelas KU 5, KU 4, KU 3, KU 2, KU 1 dan senior, serta estafet 4×50 M, atlet-atlet Bengkalis sudah mendominasi kelas-kelas itu. Dominasi itu pun berlanjut hingga akhir perlombaan, hingga Bengkalis berhak menyandang predikat Juara Umum.

Ketua PRSI Bengkalis, H Abi Bahrum yang mendampingi para atlet ini mengaku bangga dengan prestasi yang ditoreh para atlet ini. Dari awal pihaknya pun sudah yakin atlet renang Bengkalis bisa menunjukkan prestasi terbaiknya, lantaran sudah melihat kemampuan atlet-atlet itu.

“Kendati kita serba kekurangan dari segi fasilitas kolam renang, tapi atlet-atlet kita bisa menunjukkan prestasinya. Makanya kedepan kita berharap ada perhatian dari Pemdakab Bengkalis untuk membangun kolam renang yang bertaraf nasional maupun internasional di Duri ini,” jelas Abi Bahrum.

Dikatakannya, atlet-atlet renang Bengkalis, rata-rata berasal dari Mandau dan Pinggir. Makanya besar harapan pengurus PRSI Bengkalis, adanya kolam renang yang bertaraf nasional, hingga atlet-atlet ini bisa lebih menunjukkan kemampuannya.

“Kita memang targetkan terbaik di Riau dan ini bukan target muluk-muluk. Atlet kita yang memang putra-putri tempatan sudah menunjukkan prestasi di tingkat nasional. Makanya ada dua orang atlet kita yang saat ini tengah berlatih di Bandung,” ujarnya lagi.

Tidak hanya sekedar di Indonesia, Abi pun punya cita-cita akan mengirim atletnya berlatih di Singapura dan Australia. Ini tak lain untuk menambah jam terbang atlet itu hingga punya prestasi yang mendunia.

“Kita yakin dengan kemampuan atlet-atlet kita. Mereka masih muda-muda, masih panjang prestasi yang bisa diukirnya,” jelas Abi.

Sementara itu, Ketua Panpel Zulpeni menjelaskan bahwa Kejurda yang diikuti oleh 12 kabupaten/kota itu memperebutkan 82 medali. Untuk pelaksanaannya diturunkan 21 pelatih yang berasal dari pelatih propinsi 1 orang , kabupaten/kota 5 orang serta pelatih dari Bengkalis 15 orang.Para pelatih ini yang mengawasi dan mengatur jalannya Kejurda.

“Alhamdulillah kejurda di Duri ini berlangsung sukses. Ini kali kedua Duri sebagai tuan Rumah. Tahun 1990 lalu juga pernah diadakan, tapi di kolam renang milik CPI,” jelas Zulpeni yang aktif melatih para atlet dari Duri.***(rud/kn)

Jaksa Ditangkap KPK Terancam Dipecat tidak Hormat

kejaksaan agungJakarta (SegmenNews.com)- Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas) Kejaksaan Agung Mahfud Manan menegaskan kasus suap yang melibatkan Kepala Kejaksaan Negeri Praya, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) Subri, telah mencoreng korps Adhyaksa.

Perbuatan Jaksa Subri bisa berbuntut pemecatan. Hal ini sesuai dengan PP No.35 Tahun 2010 tentang Pelanggaran Kode Etik Pegawai Negeri Sipil (PNS).

“Bisa diberhentikan secara tidak hormat. Besar kemungkinan sanksi hukuman disiplin tingkat berat,” ujarnya, Selasa (17/12/2013).

Dia menuturkan pihaknya mendukung KPK untuk melakukan proses penegakan hukum di kejaksaan. Bahkan jika ada oknum-oknum lain yang diketahui terlibat, pihaknya tidak akan segan menindaknya.

“Kasus ini, kami turunkan tim pengawas ke Lombok, guna memproses keterlibatan jaksa lain,” tukasnya.

Sebelumnya, Kepala Kejaksaan Negeri Praya, Subri tertangkap tangan saat dilakukannya operasi tangkap tangan di sebuah hotel di kawasan Senggigi bersama seorang pengusaha bernama Lusita Ani Razak.

Barang bukti yang disita yakni uang senilai US$16.400 atau Rp190 juta dengan pecahan uang senilai US$100 sebanyak 164 lembar dan uang senilai Rp23 juta.*** (yeh)

Sumber : inilah

Perampok Rp 1,7 M di Kuansing Pakai Dua Sepeda Motor

ilustrasi
ilustrasi

Teluk kuantan (SegmenNews.com)- Kapolres Kuansing, AKBP Bayuaji Irawan, mengatakan, informasi yang diperoleh dari kelompok tani di SKPC 2 atau Desa Beringin Jaya, Kecamatan Singingi Hilir, Kuantan Singingi (Kuansing), kawanan perampok dalam aksinya menggunakan sepeda motor jenis Mega Pro dan honda ‘bebek’.

Hal tersebut dikatakan Kapolres ketika ditanya wartawan, Senin (16/12/2013) malam. Dikatakan Kapolres, masih dari informasi masyarakat kelompok tani, pelaku perampokan diduga berjumlah enam orang.

“Mereka menggunakan senjata api dan pelaku lari menuju jalan Simpang Koran dan jalan Simpang Baserah,” kata Kapolres.

Kejadian itu berlangsung Senin sekitar pukul 16.00 WIB, menurut Kapolres jajarannya saat ini sedang mengolah tempat kejadian perkara (TKP) dan juga melakukan pengejaran.

Kapolres juga menambahkan dari keterangan yang diberikan masyarakat kelompok tani, jumlah uang yang berhasil digondol para perampok sebanyak Rp1,7 miliar. “Uang itu untuk gaji anggota kelompok tani,” katanya.***(rid/kn)

PT.PISP Taja Try Out UASBN Bagi dua SD di Kepenuhan

Sustainability Jakarta, Panji Mulya disaksikan  Humas Region, Jumaidi Saputra, Sustainability Region Riau, Hardian, Sustainability Region Riau, Tusiman, Askep Rayon B, Sudarsono. Kades Kepenuhan Barat Mulya, Damrizal, Kepala UPTD Pendidikan Drs Abdi Azhari, Kepsek SDN 009 Jamilah SPd, Kepsek SDN 018 Abdul Manan SPd dan tokoh masyarakat Yetni Jhon Hendri menyerahkan bingkisan secara simbolis kepada siswi
Sustainability Jakarta, Panji Mulya disaksikan Humas Region, Jumaidi Saputra, Sustainability Region Riau, Hardian, Sustainability Region Riau, Tusiman, Askep Rayon B, Sudarsono. Kades Kepenuhan Barat Mulya, Damrizal, Kepala UPTD Pendidikan Drs Abdi Azhari, Kepsek SDN 009 Jamilah SPd, Kepsek SDN 018 Abdul Manan SPd dan tokoh masyarakat Yetni Jhon Hendri menyerahkan bingkisan secara simbolis kepada siswi

Rokan Hulu (SegmenNews.com)- PT.Perdana Inti Sawit Perkasa (PISP) selaku perusahaan anak cabang dari First Resources Group kebun Sei Air Hitam, Kecamatan Kepenuhan, Kabupaten Rokan Hulu disetiap tahunnya terus memperhatikan kebutuhan masyarakat disegala bidang.

Untuk mencerdaskan anak bangsa, perusahaan perkebunan sawit ini juga melaksanakan kegiatan Try Out UASBN tingkat Sekolah Dasar (SD) tahun ajaran 2013-2014 bagi dua sekolah yakni, SDN 009 sebanyak 15 murid dan SDN 018 sebanyak 15 murid yang berada di Kepenuhan Barat Mulya.

Kegiatan yang dilaksanakan di SDN 009 itu dihadiri langsung oleh bidang Sustainability Jakarta, Panji Mulya, Humas Region ,Jumaidi Saputra, Sustainability Region Riau, Hardian, Sustainability Region Riau, Tusiman, Askep Rayon B, Sudarsono. Hadir juga Kades Kepenuhan Barat Mulya, Damrizal, Kepala UPTD Pendidikan Drs Abdi Azhari, Kepsek SDN 009 Jamilah SPd, Kepsek SDN 018 Abdul Manan SPd dan tokoh masyarakat Yetni Jhon Hendri serta masyarakat sekitar.

Sustainability Jakarta, Panji Mulya, Selasa (17/12/13) menyampaikan bahwa pihak perusahaan tetap berkomitmen dalam mencerdaskan anak. Pihak perusahaan juga akan menampung segala usulan dan masukan dari masyarakat untuk bantuan dari Program Corporate Social Responsibility (CSR) Perusahaan yang sifatnya langsung menyentuh dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar.

Sementara itu, Ka UPTD Kepenuhan, Abdi Azhari menyambut positif atas partisipasi pihak perusahaan dalam mencerdaskan anak dengan melaksanakan Try Out tersebut. Diakuinya, PT PISP selama ini sudah banyak memberikan perhatian dan partisipasinya kepada masyarakat khususnya juga di Dunia Pendidikan.

“PT PISP telah banyak memberikan apresiasinya kepada dunia pendidikan khususnya di Kecamatan Kepenuhan, mulai dari pemebrian bea siswa, Try Out, Pembangunan Sarana dan Parasarana Pendidikan, baik itu pembangunan gedung sekolah maupun fasilitas toiletnya,” ungkapnya.

Namun Abdi Azhari juga beharap, agar kedepan pihak perusahaan dapat melaksanakan pelatihan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi para guru, guna peningkatan kualitas dalam proses belajar mengajar di sekoalh nantinya.

Kepsek SDN 009, Jamilah juga turut menyampaikan ucapan terimanya atas terselenggaranya try out UASBN bagi siswa-siswi SD yang sudah dilaksanakan dua kali di sekolahnya.

“Kita berharap, pihak perusahaan PT.PISP terus memajukan dunia pendidikan khususnya di Kep Barat Mulya ini,” sampainya.

Ucapan terimakasih juga disampaikan Kades Kepenuhan Barat Mulya, Damrizal. Katanya kegiatan tersebut baik untuk peningkatan SDM di dunia pendidikan. Namun disisi lain, kades juga berharap pihak perusahaan dapat mengadakan perpustakaan keliling. Sebab saat ini buku-buku pendidikan sangat terbatas.***(rls/r4n)

Kapolres Resmikan Mapolsek Pangkalan Lesung

Kapolres saat peresmian Mapolsek Pangkalan Lesung
Kapolres saat peresmian Mapolsek Pangkalan Lesung

Sorek (SegmenNews.com)- Untuk mencapai keberhasilan dan kesuksesan dalam menjaga stabilitas, serta kamtibmas ditengah-tengah masyarakat. Dengan keberadaan Mapolsek baru, diharapkan Kepolisian Republik Indonesia khususnya Polsek Pangkalan Lesung dapat lebihnyaman dalam menjalankan aktifitas dalam mewujudkan kamtibmas.

Demikian ditegaskan Kapolres Pelalawan AKBP Aloysius Supriyadi, dalam peresmian Mapolsek Pangkalan Lesung, Selasa (17/12/13).

“Mapolsek yang baru selesai dibangun dari dana APBN 2013 tersebut di lokasi strategis di Jalan Lintas Timur. Dapat memberikan pelayanan maksimal pada masyarakat untuk mewujudkan kamtibmas,” ujar Kapolres Pelalawan.

Namun dalam mewujudkan Kamtibmas, bukan saja tugas dari Polri, tapi hendaknya dukungan semua pihak untuk secara bersama-sama dalam menciptakan situasi yang aman dan terkendali. Sementara bangunan Mapolsek yang megah itu dapat di jaga hingga tetap awet.

Sementara Kapolsek Pangkalan Lesung, AKP Dodi Zulkarnain Hasibuan SE, dalam sambutannya mengatakan, mengungkapkan bahwa lahan Mapolsek Pangkalan Lesung berdiri di atas lahan sekitar dua hektar lahan bantuan atau hibah dari Adnan, yang sebelumnya menjabat sebagai Lurah Pangkalan Lesung, tahun 2005.

“Alhamdulillah pembangunan Mapolsek telah selesai dibangun, tapi masih butuh pembangunan asrama karena banyak personil yang tinggal di Pangkalan Kerinci. Termasuk kebutuhan mobil patroli dalam menjalankan tugas,” ungkap Kapolsek.

Dipaparkan Kapolsek, bahwa sejarah singkat berdirinya Mapolsek, berawal dari pemekaran kecamatan Ukui, yang awalnya hanya berupa PosPol, akhirnya berkat perjuangan semua pihak, berdiri sendiri Polsek Pangkalan Lesung secara defenitif. Tepat, 7 Juni 2013 lalu, Mako Polsek di mulai pembangunannya, hingga rampung di kerjakan dan kini telah siap memberikan pelayanan pada masyarakat khususnya warga Pangkalan Lesung tersebut.

Acara peresmian Mapolsek itu dihadiri Bupati Pelalawan HM Harris diwakili oleh Asisten II Atmonadi, Wakapolres Kompol Haldun, Camat Pangkalan Lesung Firdaus Wahidin, Lurah Pangkalan Lesung Ravanis, sejumlah Kapolsek, anggota DPRD Habibi Hapri, serta tokoh agama, tokoh masyarakat, dan organisasi kepemudaan.

Kehadiran Mapolsek sangat berdampak baik terhadap penegakan hukum serta memberikan rasa aman di tengah kehidupan masyarakat. Kita juga merasa prihatin atas belum di bangunnya asrama di Mapolsek, untuk itu ia akan segera menyampaikan ke Bupati untuk di carikan solusi pembangunan rumah tempat tinggal anggota Polsek,” tutur Asisten II usai menyerahkan secara simbolis mobil patroli untuk sejumlah Polsek yang ada di jajaran Polres Pelalawan.***(fin)

Tabrakan, Mahasiswa Asal Siak Tewas di Pelalawan

ilustrasi
ilustrasi

Bandarsekijang (SegmenNews.com)- Naas menimpa Jefri Juliyus (22) salah seorang mahasiswa yang tinggal di Simpang Perak, RT02/RW07, Kerinci Kanan, kabupaten Siak, merengang nyawa setelah sepeda motornya bertabrakan dengan mobil Fick Up dabel kabin L200 di Jalan Lintas timur, Km 41, desa Kiyap Jaya, kecamatan Bandar Sekijang.

Dari berbagai informasi menyebutkan bahwa kecelakaan itu terjadi, Senin (16/12) sekitar pukul 13.00 WIB, ketika korban dari rumah orang tuanya di Kerinci Kanan dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat BM 2213 ID mau kuliah ke Pekanbaru.

Namun ditengah perjalanan tiba-tiba dari arah berlawanan datang pengendara mobil dabel kabin L200 warna hitam jenis Mitsubishi BM 9260 TC yang dikemudikan oleh Hanif Hasan (25). Walau sempat berusaha menghindar, tapi mobil tersebut mendahului pengendara lain hingga tabrakan tak terhindari.

Apalagi supir mobil tersebut memacu kendaraanya dengan ke cepatan tinggi, dan langsung menabrak pengendara motor Beat. Alhasil korban terpental ke aspal dan motor hancur di gilas. Warga melihat kejadian tidak berani langsung memberikan pertolongan ketika melihat korban mengalami luka para dan bergegas menghubungi petugas kepolisian.

Unit Lakalantas Kiyap Jaya dipimpin Brigadir Feri Pasaribu bersama anggotanya turun ke tempat kejadian perkara (TKP), ketika mendapat laporan dari warga ada kecelakaan maut terjadi di Km 41. Setibanya di lokasi kejadian, korban yang ditemukan bersimbah darah sudah tewas segera di evakuasi ke RSUD Selasih.

Sementara supir bersama mobilnya berhasil diamankan dan digiring ke Pos Lantas Kiyap Jaya untuk menjalani pemeriksaan. Usai dimintai keterangan kemudian supir bersama barang bukti mobil dan sepeda motor koran yang mengalami rusak parah di serahkan ke Satlantas Polres Pelalawan.

Kapolres Pelalawan AKBP Aloysius Supriyadi SIK MH melalui Kasubag Humas AKP G Lumban Toruan, membenarkan adanya kecelakaan lalulintas yang menelan korban jiwa tersebut.

“Setelah jenazah korban divisum ke rumah sakit langsung di jemput untuk di kebumikan. Sementara pengemudi mobil telah diserahkan ke Satlantas untuk diproses lebih lanjut,” ujar Kasubag Humas.

Ditambahkan Kasubag Humas, bahwa kecelakaan terjadi akibat kelalaian pengemudi mobil saat mendahului pengendarai lain dengan kecepatan tinggi, tidak melihat ada pengendara lain datang dari arah berlawanan. Sehingga terjadi tabrakan dan kini telah di amankan di Polres Pelalawan.***(fin)