Pekanbaru (SegmenNews.com)- Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Riau mengingatkan calon anggota legislatif (Caleg) hanya diperbolehkan memasang spanduk. Sementara memasang baliho hanya diperbolehkan partai politik (Parpol).
Anggota Bawaslu Riau Rusidi Rusdan, mengatakan, berdasarkan PKPU Nomor 15/2013 tentang Perubahan atas PKPU nomor 1/2013 tentang Pedoman Pelaksanaan Kampanye Pemilihan Umum anggota DPR, DPD dan DPRD.
Dalam Pasal 17 Ayat 1 poin b ke 1 disebutkan bahwa baliho atau papan reklame atau billboard hanya diperuntukkan bagi partai politik satu unit untuk satu desa atau kelurahan.
Memuat informasi nomor dan tanda gambar partai politik dan atau visi, misi, program, jargon, foto pengurus partai politik yang bukan calon anggota DPR dan DPRD.
Rusidi mengatakan Caleg harus memahami bahwa spanduk dan baliho itu berbeda.
”Baliho hanya untuk Parpol dan spanduk untuk Caleg. Peraturan inikan sudah jelas. Jadi jangan sampai Caleg juga pasang baliho. Ini sudah tidak benar,” jelasnya.
Bahkan Caleg juga harus mengingat spanduk yang diperbolehkan ukuran maksimal 1,5 x 7 meter.
”Spanduk itu juga hanya satu unit untuk satu zona, tidak dibenarkan lebih. Jika ada baliho-baliho Caleg yang bertebaran di pinggir-pinggir jalan, maka akan kami tertibkan secepatnya,” imbuhnya. (rpc)
Jakarta (SegmenNews.com)- Belum tuntas masalah aksi mogok dari pegawai Kantor Urusan Agama (KUA), kali ini muncul lagi kabar jika KUA akan dihapuskan di Indonesia.
Wacana tersebut terungkap dalam acara Hari Ibu di Kantor DPP PKS. Juru bicara DPP PKS Mardani Ali Sera menyampaikan hal itu kepada para tamu undangan.
“Ada gerakan untuk menghapus KUA, jadi nantinya pernikahan, kematian, dan kelahiran itu akan dicatat hanya di catatan sipil,” ujar Mardani, Rabu (18/12/2013).
Pernyataan itu langsung disambut dengan teriakan penolakan dari para ibu-ibu PKS yang hadir di acara tersebut.
Mardani mengatakan sesuai aturan Islam dan UU pernikahan mengatur jika proses atau pencatatan pernikahan dilakukan di KUA.
“Menurut pandangan Islam dan UU pernikahan jelas menyebut jika pernikahan dilakukan hanya di KUA,” katanya.
Dia menilai wacana itu bertentangan dengan ajaran Islam. Sebab, jika hal itu terjadi nantinya akan banyak kasus perkawinan campur di Indonesia dimana pernikahan bisa terjadi meski berbeda agamanya.
“Itu yang kita tolak, sebab jika ini dibuarkan nantinya ada kawin campur. Kalau begitu yang dirugikan pasti perempuan,” tandasnya. (yeh)
Bengkalis (SegmenNews.com)– Memasuki tahapan Pemilihan Legislativ 2014. KPU Bengkalis meminta agar pihak parpol segera melaporkan dana kampanye jagoan mereka yang ikut di Pileg mendatang.
“Parpol segera mempersiapkan laporan dana kampanye periode I,” tukas Ketua KPU Kabupaten Bengkalis Iskandar melalui Divisi Pencalonan KPU, Defitri Akbar, Rabu (18/12).
Dijelaskannya, bahwa laporan penerimaan dana kampanye itu nantinya, wajib disampaikan kepada KPU Bengkalis paling lambat harus sudah diterima KPU tanggal 27 Desember 2013, pukul 16.30 WIB.
Ia menghimbau, terhitung sejak hari ini seluruh pimpinan Parpol mulai mempersiapkan semua yang diperlukan KPU,
“Jika ada kesulitan, KPU Bengkalis siap melayani,” paparnya.***(rid/ur)
Jakarta (SegmenNews.com)– Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) mencatat ada ratusan situs jual beli kosmetik ilegal pada 2013. Jumlahnya pun meningkat dibandingkan tahun lalu.
Deputi Bidang Pengawasan Produk Terapetik Napza BPOM, Retno Tyas Utami, Rabu (19/12/2013), mengungkapkan bahwa ada 129 situs penjualan pada tahun ini dan jumlahnya lebih banyak dibandingkan 2012 yang hanya 89 situs.
“Ada 14 kasus dengan total item 721. Situsnya sudah diblok dan kami bekerja sama dengan interpol negara lain,” kata dia, saat ditemui di Kementerian Perdagangan.
Untuk itu, instansi pemerintahan ini meminta agar masyarakat dan pihak apotek waspada dalam membeli kosmetik ilegal lewat perdagangan online. Masalahnya, belum ada regulasi yang mengatur perdagangan jenis ini.
“Di Indonesia belum ada peraturan legalitas farmasi online. Jadi, harus face to face. Kami memiliki risiko banyak kosmetik yang ilegal atau palsu,” kata dia.
Risiko itu tidak lain adalah berkaitan dengan kesehatan. Sosialisasi bahaya produk kosmetik tak resmi ini menjadi cara untuk menangkal perdagangan ini.
Kepala BPOM, Roy A. Sparringa, mengatakan bahwa transaksi perdagangan kosmetik ilegal via online sebesar miliaran rupiah, sedangkan yang telah dimusnahkan mencapai puluhan miliar rupiah.
“Kami bekerja sama dengan interpol. Selama seminggu menyelidiki, ada sebesar Rp5,5 miliar. Sepanjang 2013, total ada obat dan makanan ilegal yang kami musnahkan senilai Rp21,5 miliar. Kami ada kewenangan memusnahkan untuk melindungi konsumen,” kata Roy. ***
Jakarta (SegmenNews.com)- Komisi I DPR sebagai mitra TVRI membekukan anggaran tahun 2014. Komisi I DPR juga memberhentikan Dewan Pengawas (Dewas) TVRI.
“Pimpinan DPR telah memahami dan akan segera meneruskan surat tentang dua hal tersebut ke TVRI dan pemerintah,” ujar Ketua Komisi I DPR Mahfudz Siddiq dalam pesan singkatnya, Rabu (18/12/2013).
TVRI memiliki waktu untuk melakukan pembelaan diri di Komisi I. Kewenangan Dewas terbatas kepada tugas rutin dan tidak lagi bisa mengambil keputusan strategis.
“Langkah ini terpaksa kami ambil untuk mengakhiri kisruh di tubuh TVRI,” tegasnya.
Sebagaimana diberitakan, konflik internal TVRI terus terjadi. Frekuensi siaran terpaksa dikurangi akibat ketidaaan biaya operasional.
Hak-hak dasar karyawan dikabarkan tidak dibayar penuh. Nasib ratusan karyawan makin tak menentu. ***
Pekanbaru (SegmenNews.com)– Toko Alfamart di Tenayan Raya dan mesin ATM Bank BRI di dalamnya, pada Rabu (18/12) sekitar pukul 02.30 dibongkar kawanan rampok bersenjata api.
Tidak tanggung-tanggung, pelaku berhasil membawa kabur uang tunai Rp20 juta milik Alfamart dan Rp240 juta yang ada dalam mesin ATM tersebut.
Saat melakukan aksinya, kawanan perampok berjumlah empat orang tersebut masuk ke dalam rumah toko, setelah merusak paksa gembok pintu rolling door dengan menggunakan mesin las. Ketika berada di dalam ruko, pelaku terlebih dahulu melumpuhkan dan menyekap penjaga toko M Yusuf dan Febrianto yang berada di lantai II.
“Pelaku yang menggunakan senpi laras pendek dan senjata tajam itu mengancam M Yusuf dan Febrianto yang berada di lantai II. Merasa terancam, dua penjaga toko hanya pasrah, lalu pelaku langsung mengikat dan menyekap keduanya,” ujar Kapolsek Tenayan Raya, Kompol Kukuh Yulianto kepada wartawan, Rabu (18/12/2013).
Setelah berhasil melumpuhkan dua penjaga toko itu kata Kukuh, pelaku langsung membongkar berankas milik Alfamart dan berhasil meraup uang tunai Rp20 juta dalam brankas itu.
“Berhasil membongkar brankas milik Alfamart, pelaku melanjutkan membongkar mesin ATM Bank BRI yang berada dalam ruko dengan mesin las,” ucap Kukuh.
Berhasil membongkar mesin ATM tambah Kukuh, pelaku langsung menguras uang tunai sebesar Rp240 juta dalam mesin ATM. “Usai membobol Brankas dan ATM pelaku langsung kabur,” kata Kukuh.
Saat ini kasusnya kata Kukuh lagi, masih dalam penyelidikan pihaknya dan anggota sudah menyebar melacak keberadaan pelaku.***
Kapolsek Pangkalan Kerinci Kompol, Arwin memberikan nasehat pada pasangan kumpol kebon di kos-kosan yang terjaring operasi pekat
Pangkalan Kerinci (SegmenNews.com)- Jajaran Polsek Pangkalan Kerinci razia rumah kos-kosan. Alhasil empat pasangan kumpul kebo (tanpa ikatan suami istri) dan seorang anita penikmat sabu di gelandang.
Penggerebekan itu dilakukan pihak kepolisian di kos-kosan di Jalan Suka Damai, BTN Lama, Pangkalan Kerinci, Rabu (18/12) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB.
Masing-masing pasangan kumpul kebo tersebut yakni, inisial Ri (20) prianya menginap dengan Ly (23), SM (25) dengan Sh (24), Sv (26) dengan Fe (25), dan Er (30) menginap dengan Rk (25) berhasil melarikan diri. Serta Er (27).
Sementara seorang wanita pelayan kafe di Km 2, Pipa Gas jalan Koridor RAPP juga ikut gelandang dari rumah kontrakannya karena diduga mengkomsumsi sabu-sabu, setelah ditemukan peralatan pipet, 4 buah mancis dan plastik bening berisi sisa sabu yang telah digunakan.
“Semua pasangan yang terjaring kita data dan diberi pengarahan. Setelah membuat surat pernyataan diperbolehkan pulang. Sedangkan satu wanita yang diduga pemakai sabu-sabu kini masih diamankan untuk di dalami kasusnya,” ujar Kapolsek Pangkalan Kerinci.***(fin)
Kapolres Pelalawan AKBP A Supriyadi menyerahkan piagam penghargaan pada empat personil Polsek Pangkalan Kuras yang berhasil menangkap pembunuh Brigadir Zeppy.
Pangkalan Kerinci (SegmenNews.com)- Empat anggota polisi yang bertugas di Polsek Pangkalan Kuras mendapat penghargaan atau reward atas keberhasilan menangkap pelaku pembunuhan Brigadir Zeppy anggota Lantas Polsek Pangkalan Lesung.
Penyerahan reward dilakukan oleh Kapolres pelalawan AKBP A Supriyadi SIK MH, di halaman Mapolres Pelalawan, Selasa (17/12/13) saat upacara hari Kesadaran nasional yang dilaksanakan setiap tanggal 17 tersebut. Dihadiri Wakapolres Kompol Haldun, para Kabag, Kasat, dan para Kapolsek serta perwira di jajaran Polres Pelalawan.
“Pemberian reward ini diharapkan dapat memberikan memotivasi bagi anggota. Guna meningkatkan kinerja dalam memberikan konstribusi kepada organisasi polri, saya berharap hal ini dapat memacu bagi personil lainnya,” papar Kapolres Pelalawan melalui Kasubag Humas AKP G Lumban Toruan usai pemberian penghargaan tersebut.
Dijelaskan Kasubag Humas, para personil Polsek Pangkalan Kuras yang mendapat reward berupa piagam yakni, Ipda Syaidini Ali Kanit Reskrim Polsek Pangkalan Kuras, bersama tiga anggotanya Bripka Irmanto, Brigadir Oky Andres, dan Brigadir Bebora Batubara. Baca Juga Proses Penangkapan Tersangka dan Kasus Pembunuhan Brigadir Zheppy.***(fin)
Sorek (SegmenNews.com)- Hardianto (17), seorang siswa SMAN 1 Pangkalan Kuras tewas digilas truk hino BM 9731 TU di jalan lintas timur, kampung baru, kelurahan sorek satu, kecamatan pangkalan kuras, kabupaten Pelalawan saat pulang sekolah.
Kondisi siswa itu cukup mengenaskan, tubuh korban hancur dan patah-patah, begitu juga kepala korban pecah berceceran di jalan. Kejadian naas itu terjadi, Selasa (17/12/13).
Dari informasi pihak kepolisian dan dilapangan menyebutkan bahwa kecelakaan itu terjadi secara tiba-tiba saat korban baru pulang dari sekolahnya dengan mengendarai sepeda motor Suzuki Shogun tanpa nomor polisi, ke arah rumahnya di desa Bukit Kesuma, Pangkalan Kuras.
Ditengah perjalanan korban yang masih duduk di bangku kelas dua itu memacu sepeda motornya dengan ke cepatan tinggi saat akan mendahului kendaraan lain. Ada mobil truk hino yang dikemudikan oleh Ali Amran Gani dari arah berlawanan dengan kecepatan tinggi.
Walau pengemudi truk berusaha menghindar dan menghentikan laju mobilnya, tapi jarak sudah dekat hingga tabrakan tidak dapat dihindari. Setelah bagian bemper depan menabrak korban dan jatuh ke bawah kolong. Tragis setelah korban terjatuh kepalanya yang tidak mengenakan pengaman helm pecah digilas.
Tidak sampai disitu tubuhnya juga hancur dan patah-patah ketika ikut terlindas ban truk Hino tersebut, Maka kondisi korban yang masih mengenakan seragam sekolah itu tewas seketika dengan berlumuran darah setelah kepala pecah dan motor hancur di tengah jalan.
Warga yang melihat kejadian itu tidak berani langsung memberikan pertolongan, hanya saja bergegas menghubungi petugas kepolisian. Unit Lantas Polsek Pangkalan Kuras yang mendapat laporan adanya kecelakaan, segera turun ke tempat kejadian perkara (TKP).
Setibanya di lokasi kejadian, korban kecelakaan yang sudah tidak bernyawa segera dievakuasi ke Puskesmas Pangkalan Kuras, untuk di lakukan visum. Sementara supir bersama truk yang menabrak korban langsung di amankan ke Pos Lantas Polsek Pangkalan Kuras.
Kapolres Pelalawan AKBP A Supriyadi SIK MH melalui Kasubag Humas AKP G Lumban Toruan, membenarkan adanya kecelakaan maut yang menimpa seorang siswa SMA tersebut.
“Kecelakaan terjadi akibat dugaan kelalain pengendara motor yang tidak memperhatikan kendaraan yang datang dari depannya sehingga terjadi kecelakaan. Disamping tidak mengunakan helm, juga belum mengantongi SIM C,” ujar Kasubag Humas.
Sekarang kasusnya yang ditangani awal oleh Lantas Polsek Pangkalan Kuras, kini telah di limpahkan ke Unit Lakalantas Polres Pelalawan. Sementara supir truk bersama barang bukti kendaraan dan sepeda motor korban kini telah diamankan di Mapolres Pelalawan.***(fin)
Ketua TP PKK Kab Siak, Hj Misnarni Syamsuar menerima penghargaan pengelola BKB dari Deputi pusat
Siak (SegmenNews.com)- Ketua TP-PKK Kabupaten Siak, Hj Misnarni Syamsuar menerima penghargaan Pengelola Bina Keluarga Balita (BKB) terbaik dan Kelompok BKB yang diserahkan oleh Kepala BKKBN Pusat, Fasli Jalal dalam rangka peringatan Hari Ibu ke-85, Selasa (17/12/13) malam di Auditorium BKKBN Jakarta.
Istri Bupati Siak ini sudah tiga kali berturut-turut menerima penghargaan dari BKKBN pusat. Penghargaan kali ini merupakan wujud apresiasi terhadap kepeduliannya kepada pembinaan keluarga balita.
Dikatakan Misnarni baha taraf hidup keluarga sangat berkaitan dengan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang berada dalam keluarga tersebut. Terutama untuk Pendidikan yang dimulai sejak dini, ketika anak masih balita.
Kecintaannya terhadap pembinaan balita ini diwujudkan dalam bentuk perhatian terhadap kelompok-kelompok BKB. Pembenahan dunia pendidikan merupakan fokus perhatian Hj. Misnarni melalui TP PKK Kabupaten Siak Hj. Misnarni Syamsuar mensosialisasikan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), membina kelompok bermain, Taman Kanak-kanak yang ada di kabupaten Siak.
Buah dari perhatian Hj. Misnarni kepada pengelolaan BKB di Kabupaten Siak ini dari 92 Kelompok BKB yang ada di Kabupaten Siak salah satunya yaitu BKB Harapan Bunda Desa Tualang Kecamatan Tualang meraih penghargaan sebagai Terbaik II BKB Tingkat Nasional Serta juara I (Satu) Kelompok BKB terbaik tingkat Provinsi Riau.
Dirinya menyadari derasnya arus globalisasi harus dibarengi dengan pendidikan agama sebagai pondasi dalam membentuk masyarakat Siak yang beriman dan berkualitas yang telah diprogramkan oleh Bupati Siak.
Sementera itu, Kepala BP3AKB Provinsi Riau ketika dijumpai usai Acara menyebutkan pihaknya akan terus memberikan perhatian dan mengupayakan peningkatan kepada kader BKB dan memberikan motivasi kepada kelompok BKB yang ada di Riau.
“Kita berharap tahun depan kita dapat merebut tingkat pertama nasional,” komitnya.
Selain itu Kepala BP3AKB Kabupaten Siak, Drs. H. Arfan Usman, M.Pd mengatakan terpilihnya Kelompok BKB Harapan Bunda Desa Tualang Kecamatan Tualang untuk mewakili Kabupaten Siak sekaligus Provinsi Riau dalam lomba BKB Tingkat Nasional ini, adalah melalui proses penilaian atau seleksi dari tingkat bawah yang dilakukan oleh Tim Pembina Kabupaten Dan Provinsi. Keberhasilan yang diraih ini selain merupakan jerih payah dari kelompok BKB dan tim pembina, juga tidak lepas dari dukungan para stake holder, pemuka masyarakat, dan masyarakat pada umumnya.
“Kita berharap penghargaan ini dapat memotivasi semua pihak dan masyarakat pada umumnya, sehingga benar-benar dapat memberikan kontribusi positif dalam pembinaan dan pengembangan keluarga dan juga berdampak positif kepada masyarakat luas,” imbuhnya.
Hadir pada kesempatan tersebut Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak yang diwakili oleh Deputi Tumbuh Kembang Anak Wahyu Hartomo, Kepala BKKBN Fasli Jalal, Kepala Badan BP3AKB Provinsi Riau serta pengelola dan ketua kelompok BKB se Indonesia.
Para penerima penghargaan yang datang dari seluruh penjuru tanah air, selanjutnya menghadiri puncak acara peringatan Hari Ibu ke-85 tingkat nasional yang diselenggarakan tgl 18 Desember 2013 di Sasana Kriya TMII Jakarta, yang dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono.***(rinto/hms)