Beranda blog Halaman 2751

Pertamina Dituding Penyebab Banjir di Dumai

snc/rtc
snc/rtc

Dumai (SegmenNews.com)- Korban banjir di Kelurahan Simpang Tetap Darul Ihsan (STDI), Kecamatan Dumai Barat, menuding PT Pertamina RU II Dumai menjadi penyebab banjir yang melanda wilayah itu.

Tudingan itu, dibubuhkan warga pada sebuah spanduk yang berwarna putih yang dibentangkan mereka di depan salah satu ruah warga yang bertuliskan “Pertamina Jangan Jadikan Rumah Masyarakat Sebagai Waduk”.

Selain membentangkan spanduk, warga juga menutup setengah badan Jalan Dock Yard dengan meja dan kursi.

Rommi Galang, warga Kelurahan STDI mengatakan, Pertamina harus bertanggungjawab atas banjir yang melanda daerahnya, karena ada galian yang dilakukan pihak Pertamina.

Dikatakannya, sebelum ada galian tersebut, daerahnya tidak pernah mengalami kebanjiran. “Selama ini tidak ada banjir di sini. Karena galian Pertamina itulah, baru banjir menggenangi daerah ini,” katanya.

Maka dari itu, dia berharap kepada Pertamina dan Pemko Dumai mencarikan solusinya secepatnya, sehingga masyarakat bisa hidup dengan tenang.

“Kalau seperti ini, kami mana bisa tenang. Setiap hujan deras, kami selalu waspada,” imbuhnya.***(ra/knc)

Razia, Ribuan VCD Porno Disita di Pelalawan

Personil Polres Pelalawan memperlihatkan barang bukti kepingan VCD Porno sitaan
Personil Polres Pelalawan memperlihatkan barang bukti kepingan VCD Porno sitaan

Pangkalan Kerinci (SegmenNews.com)– Jajaran Kepolisian Polres Pelalawan menyita ribuan VCD porno dari sejumlah pedagang VCD di Pelalawan.

Penyitaan tersebut dalam rangka operasi penyakit masyarakat (Pekat). Operasi itu langsung dipimpin Kasat Reskrim AKP Bimo Ariyanto SH SIK bersama personil gabungan yang dikerahkan dalam rangka operasi pekat tersebut. Untuk menyisir para pedangan VCD yang diduga menjual VCD porno tersebut, mulai dari pasar Baru Pangkalan Kerinci hingga ke Jalan Lintas Timur.

Pihak kepolisian juga mendata dan memberikan peringatan kepada pedagang yang menjual VCD porno itu.

Kapolres Pelalawan AKBP Aloysius Supriyadi SIK MH menuturkan bahwa operasi tersebut rangka menyambut natal dan tahun baru. Operasi sudah dilakukan, seperti razia miras, kafe dan kali ini pedagang VCD porno yang dapat merusak generasi.

“Seluruh yang berbau pekat kita razia, untuk itu diharapkan peran sarta masyarakat dalam memberikan informasi agar dapat dilakukan antisipasi. Termasuk seluruh hotel yang ada di kota Pangkalan Kerinci akan dirazia, tanpa pandang bulu,” ujar Kapolres.***(fin)

DPRD Siak Desak Pemprov Melakukan Perbaikan Jalan Minas – Perawang

jalan-perawangSiak (SegmenNews.com) – Melihat kondisi jalan lintas Minas Perawang, Ketua DPRD Kabupaten Siak, Zulfi Mursal SH. mendesak Pemprov Riau untuk segera memperbaikinya.

Ditemui di ruang kerjanya Kamis, 12/12/2013, Zulfi mengatakan “Pemprov Riau harus bertanggung jawab dalam permasalahan ini,” Jalan tersebut adalah aset Provinsi Riau, sehingga perawatan dan perbaikan kondisi jalan adalah kewenangan pemerintah provinsi bukan pemerintah kabupaten.

Keberadaan perusahaan-perusahaan yang aktifitasnya secara tidak langsung turut memperparah kondisi jalan juga merupakan pemerintah provinsi untuk melakukan pemanggilan dan berkoordinasi untuk mencari solusi dan pemecahan masalah jalan tersebut. Menurut Zulfi, Pemprov Riau harus duduk satu meja membicarakan komitmen dari perusahaan tersebut. Terutama PT Indah Kiat.

“Kalau Pemprov Riau tidak sanggup untuk memperbaikinya, serahkan saja sama Pemkab Siak,” ulas Zulfi dengan nada agak kesal. Pasalnya, ia menilai Pemprov Riau lamban dalam mengurus jalan lintas Minas-Perawang. Sehingga, korban jiwa dari pengguna jalan sudah berjatuhan disini.

Lagi, Pasangan Mesum Digerebek di Hotel

Pasangan mesum diamankandi  Mapolres Pelalawan
Pasangan mesum diamankandi Mapolres Pelalawan

Pangkalan Kerinci (SegmenNews.com)- Kembali tim operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Polres Pelalawan mengelar razia. Kali ini Hotel Dika Rayadan dan Hotel Panbinari di Jalan Lintas Timur, kota Pangkalan Kerinci digerebek, Selasa (10/12) malam sekitar pukul 24.00 WIB.

Alhasil tiga pasangan mesum berhasil diamankan, dengan kondisi kasur berserakan bercampur sperma dan celana dalam disembunyikan di bahwa tempat tidur.

Operasi pekat dipimpin Kasat Binmas Iptu Subagja didampingi Kanit IV Idik Resrim Polres Pelalawan yang turun bersama tim gabungan dari Satuan Intel, Reskrim, Shabara, Lantas dan Provost yang terlibat dalam giat operasi tersebut. Langsung mendatangi hotel Dika Raya, Pangkalan Kerinci.

Setelah meminta izin pada resepsionis, tim gabungan langsung menyisir seluruh kamar yang dihuni para tamu tersebut. Namun setelah beberapa kamar digedor, penghuninya terkesan lamban membuka pintu ketika mengetahui ada petugas kepolisian datang melakukan razia.

Ketika pintu dibuka terlihat sepasang tamu dengan kondisi acak-acakan membuka pintu. Setelah diminta untuk memperlihatkan identitas, keduanya mengaku pacaran. Lalu petugas melakukan pemeriksaan dalam kamar, ditemukan kasur berserakan sperma dan celana dalam wanitanya disembunyikan dibawah tempat tidur.

Ketika terburu-buru mengunakan baju, tanpa sempat lagi mengunakan pakaian dalam tersebut. Namun dengan malu-malu sang perempuan mengambil kembali dan diminta untuk dipasang dalam toilet. Setelah pasangan mesum yang sudah beusia diatas 45 tahun itu, kembali di temukan pasangan lain di kamar sebelah yang juga tidak ada ikatan pernikahan.

Atas pengerebekan dua pasangan mesum di hotel Dika Raya, kembali polisi melanjutkan razia ke Hotel Panbinari, Pangkalan Kerinci. Dalam razia itu polisi hanya menemukan sepasang tamu yang bukan suami istri tidur berdua dalam kamar dan diterima menginapan di hotel Panbinari tersebut.

Kemudian tiga pasangan mesum itu digelandang ke Mapolres Pelalawan untuk menjalani pemeriksaan. Kepada polisi mereka pacaran dan wanitanya status janda. Setelah ke malaman terpaksa tidur di hotel dan telah melakukan hubungan badan layaknya suami istri sebelum terjaring razia.***(fin)

Banggar DPRD Segera Bahas RAPBD Siak Rp 2,64 T

logosiak2Siak (SegmenNews.com)– Setelah menerima pengajuan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Siak sebesar Rp 2,64 triliun dari Bupati Siak, Syamsuar pada sidang paripurna, Rabu (11/12/13).

Maka pihak Badan Anggaran (Banggar) DPRD Siak yang dibentuk akan segera melakukan pembahasan disidang berikutnya. Tim Banggar DPRD Siak adalah 18 orang banggar dari 8 fraksi, dengan 6 fraksi yang lebih 4 anggota, yakni FPG Plus, PDIP Plus, Garuda Rakyat, Fraksi Bintang Kebangsaan, Fraksi Demokrat Plus, dan Fraksi PAN dengan jatah masing-masing fraksi 2 orang anggota banggar. Selain itu Banggar berasal dari dua fraksi yang hanya 3 orang anggota, PKS dan PPP, masing-masing satu orang.

Berdasarkan usulan fraksi yang ada, komposisi Banggar DPRD Siak saat ini yakni Zulfi Mursal, H Syahrul, H Azwar, merupakan pimpinan merangkap anggota. Selain itu terdiri Gustimar dan Zulhayani (PAN), Sutarno dan Ismail Amir (Garuda Rakyat), Abdul Muis Usman (PPP) Darmadi dan M Nur Azmal (PDIP), Sudianto dan Masri (FPG), H Sugiyanto dan H Suhartono (Bintang Kebangkitan), M Arum dan Lilik Rahayu (Demokrat), serta Mester Hamzah (PKS) dan Rudinal merupakan sekretaris bukan anggota.

“Setelah pengumuman nama-nama banggar ini, mulai besok (hari ini), banggar akan mulai melakukan pembahasan terhadap nota RAPBD dan segera mendesak TAPD menyiapkan Rencana kegiatan anggaran yang diajukan mengacu KUA-PPAS yang telah digodok sebelumnya,” ujar Ketua DPRD Zulfi Mursal.***(rinto)

Kapolres: Brigadir MD Terbakar Karena Membantu Korban

Ruang perawatan korban bakar di ruang Klas lantai satu Rumah Sakit Surya Insani
Ruang perawatan korban bakar di ruang Klas lantai satu Rumah Sakit Surya Insani

Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Kapolres Rokan Hulu, AKBP Ony Trimurti Nugroho mengakui anggota polisi inisial Brigadir MD terbakar karena membantu korban, wanita, NV di kamar kos sebuah kafe di Desa Sukamaju.

“Sebelum terbakar MD yang bertugas di unit Sabara menolong NV yang terbakar akibat menyenggol botol yang berisi minyak saat sedang memasak. Itu bukan sengaja di bakar,” kata kapolres, Rabu (11/12/13).

Dari informasi, NV mengalami luka bakar di bagian wajah dan paha. Sementara MD mengalami luka bakar di bagian tangan. Dirangkum dari bergai sumber menyebutkan bahwa dua pasangan tanpa ikatan itu menjalin hubungan. Karena cemburu, MD yang memiliki istri dan satu anak itu nekad membakar pacar gelapnya, Selasa (10/12/13) sekitar pukul 17:00 wib.***(r4n)

Oknum Polisi Rohul Dikabarkan Bakar Diri dan Pacarnya

Ruang perawatan korban bakar di ruang Klas lantai satu Rumah Sakit Surya Insani
Ruang perawatan korban bakar di ruang Klas lantai satu Rumah Sakit Surya Insani

Rokan Hulu (SegmenNews.com)– Oknum Polisi berpangkat Brigadir, MD bertugas di Mapolres Rokan Hulu dikabarkan membakar pacarnya, NV dan dirinya sendiri di sebuah kafe jalan lingkar.

Dari informasi yang dirangkum SegmenNews.com, kejadiannya, Selasa (10/12/13) sekitar pukul 17:00 wib. MD sakit hati karena pacarnya yang bekerja di kafe tersebut selingkuh. MD nekad membakar pacarnya dan dirinya sendiri.

Saat ini kedua korban bakar itu dirawat di Rumah Sakit Insani. Bagian informasi dan pendaftaran di Rumah Sakit tersebut membenarkan adanya 2 orang korban bakar bernama NV dan seorang pria. Dua korban bakar itu dirujuk kerumah Sakit Surya Insani, Rabu (11/12/13)  sekitar pukul 02:00 wib dini hari. Mereka di rawat di ruang Klas lantai satu.

Namun wartawan tidak diperbolehkan masuk melihat korban. Sekurity mengaku mendapat perintah wartawan dilarang masuk oleh pihak keluarga korban bakar itu.

Sementara Kasat Reskrim Polres Rohul, AKP Syahruddin Tanjung dikonfirmasi mengaku belum mendapatkan laporan terkait oknum polisi bakar diri dan pacarnya.

“Saya baru sampai dari luar kota. Belum ada laporan masuk kesaya,” katanya kepada wartawan.***(r4n)

Dua Perusahaan Sawit di Pelalawan Nunggak Pajak Air

Pangkalan Kerinci (SegmenNews.com)- Dua perusahaan perkebunan sawit yakni PT Multi Palma Sejahtera dan PT Surya Berantasena, ternyata nunggak pembayaran pajak air bawah tanah sejak tahun 2009 hingga sekarang.

Demikian ditegaskan Kepala UPT Dipenda Riau, Kabupaten Pelalawan Bambang Sutrisna MH kemarin. “Kita telah melayangkan surat beberapa kali untuk pembayaran pajak air bawah tanah. Tapi masih ada dua perusahaan sawit belum melunasinya,” ujar Kepala UPT Dipenda Riau.

Maka upaya teguran dengan melayangkan surat, masih dilakukan kepada pimpinan PT Multi Palma Sejahtera yang beroperasi di kecamatan Bandar Sekijang, sedangkan PT Surya Berantasena di daerah Sorek, kecamatan Pangkalan Kuras. Menjelang akhir tahun 2013 tersebut.

“Kita masih bersifat teguran dengan melayangkan surat. Tapi kalau masih saja mereka tidak mengindahkan akan di turunkan tim gabungan Yudistisi dari Provinsi Riau untuk melakukan penagihan. Guna pencapaian target pajak air bawah tanah di kabupaten Pelalawan,” papar Bambang.

Namun selain dua perusahaan sawit yang telah beroperasi puluhan tahun di kabupaten Pelalawan, memanfaatkan sumber daya alam (SDA) dan air. Tetapi sayang ketika pembayaran pajak air dibawah tanah jatuh tempo mereka terkesan tutup mata dan tidak mengindahkan surat tagihan yang di layangkan Dipenda Riau.

“Beberapa perusahaan lain juga ada yang nunggak, tapi setelah disurati mereka bersedia melunasi dan ada yang sudah mencicilnya. Tapi dua perusahaan sawit ini belum ada tanggapan. Sementara sekarang sudah akhir tahun 2013, juga belum ada etikad untuk melakukan pembayaran,” ungkapnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak perusahaan belum bisa di konfirmasi melalui handphonenya.***(fin)

 

Polres Pelalawan Amankan Pasangan Mesum dan Pelayan Kafe

Pasangan mesum dan pelayan kafe diamankan di mapolres Pelalawan
Pasangan mesum dan pelayan kafe diamankan di mapolres Pelalawan

Pangkalan Kerinci (SegmenNews.com)- Polres Pelalawan mengamankan empat pasangan mesum dan tujuh wanita penghibur, Senin (9/12/13) sekitar pukul 22:00 ib malam.

Pasangan mesum dan wanita penghibur tersebut terjaring dalam operasi pekat di sejumlah kafe remang-remang dan wisma yang ada di kota Pangkalan Kerinci. 4 pasangan mesum dijaring di wisma Sarina di Jalan Lintas Timur, dan 7 wanita adalah pelayan kafe di Tanjung Raya.

Mereka diangkut ke Polres Pelalalawan untuk dilakukan pendataan. Operasi itu langsung dipimpin Kasat Binmas Polres Pelalawan Ipda Subagja didampingi Kanit Idik IV Reskrim Ipda Sahrul SH, dengan melibatkan personil gabungan dari Intel, Reskrim, Shabara, Lantas, dan Provost yang di kerahkan ke lapangan.

Kapolres Pelalawan AKBP Aloysius Supriyadi SIK MH melalui Kasubag Humas AKP G Lumban Toruan mengungkapkan bahwa pihaknya sedang mengelar operasi pekat siak dalam rangka menghadapi natal dan tahun baru, demi menciptakan rasa aman, nyaman dan kondusif khususnya di kabupaten Pelalawan.

“Bagi yang terjaring operasi di amanakan untuk diproses lebih lanjut oleh Reskrim, sesuai aturan yang berlaku. Jadi kedepan kita akan terus gencar mengelar operasi pekat, dengan sasaran dan lokasi yang berbeda,” ujar Kasubag Humas.***(fin)

APBD Siak 2014, Ditarget Disahkan 19 Desember

ketua dprd siak2Siak (SegmenNews.com)- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Siak memiliki komitmen dalam penyelesaian RAPBD 2014 secepat mungkin, sehingga ditagetkan tanggal 19 Desember 2013 sudah bisa disahkan.

Dikatakan Ketua DPRD Siak, Zulfi Mursal, Selasa (10/12) di gedung Panglima Ghimbam Siak bahwa dalam beberapa tahun ini, APBD memang disahkan sebelum tahun anggaran berakhir dan kita mendapat apresiasi dari Menteri Keuangan dan Kabupaten Siak menerima bonus dana perimbangan sebesar Rp22 milyar.

“Kita tetap tak ingin dana tersebut hilang, karena keterlambatan pengesahan APBD,” ungkap Zulfi.

Lanjutnya, pada prinsipnya pemikiran dan tekad DPRD ini, karena berkeinginan besar untuk kebaikan dan kemajuan Kabupaten Siak. Dan selagi Pemkab melalui SKPD dapat melaksanakan agenda pembahasan dan perencanaan yang baik, maka pengesahan APBD yang cepat, tentu lebih baik.

Selagi kegiatan Pemkab sesuai dan mengacu pada rencana pembangunan, maka dewan akan dukung. Apalagi kegiatan yang direncanakan memiliki target output yang jelas. Jadi tidak ada alasan dewan menghambat waktu pengesahan APBD. Karena setiap penganggaran di APBD mestilah melalui persetujuan dewan. Kalau sekiranya ada yang tidak melalui dewan, dewan juga punya hak untuk menanyakannya melalui interplasi dan lainnya.***(adv/rin)