Beranda blog Halaman 2795

AHM Segarkan Tampilan Honda CBR150R

hondaJakarta (SegmenNews.com)– Motor sport Honda CBR150R mendapat sentuhan dari PT Astra Honda Motor (AHM). Dengan striping dan warna baru, Honda CBR150R tampil lebih modern, agresif dengan karakter balap yang kuat.

Direktur Pemasaran AHM Margono Tanuwijaya mengatakan penyegaran tampilan pada sepeda motor sport premium Honda CBR150R merupakan wujud komitmen perusahaan untuk terus memberikan sensasi berkendara dan kebanggaan pada sepeda motor sport premium Honda ini.

“Kami optimis imej balap Honda di MotoGP yang kami tawarkan dalam Honda CBR150R bersama pilihan varian lainnya mampu memberi kebanggaan bagi penggunanya saat dikendarai. Beragam pilihan terbaru ini kami harap dapat mewujudkan mimpi pecinta balap akan sepeda motor sport premium bernuansa balap yang kental,” ujarnya seperti dikutip dari astra-honda.com

Dijelaskan, ubahan pada Honda CBR150R menghadirkan nuansa DNA motor balap yang semakin kental. Konsep desain stripe Repsol baru terinspirasi oleh tampilan terbaru sepeda motor balap tim pabrikan Honda di ajang MotoGP tahun ini. Konsep ini memberikan karakter balap yang agresif dengan sensasi tersendiri. Selain itu, model ini juga kini memiliki varian berkarakter sayap dengan pengaplikasian pola karbon yang makin memberi nuansa balap yang modern.

Dari sisi dapur pacu, Honda CBR150R didukung dengan mesin DNA motor balap 4-stroke, 150cc, DOHC, 4-valve, berpendingin cairan (liquid-cooled) dilengkapi dengan auto fan yang akan mampu mempertahankan suhu optimal di seluruh bagian mesin serta daya tahan mesin yang lebih baik.

Dengan menggunakan mesin DOHC, 4-valve, karakter balap dihasilkan melalui putaran mesin yang tinggi serta kinerja Dual Chamshaft yang lebih presisi sehingga menghasilkan pembakaran, performa, respon tarikan yang lebih optimal. Selain itu, mesin Honda CBR150R juga hemat bahan bakar dan ramah lingkungan karena telah menerapkan sistem suplai bahan bakar PGM-FI (Programmed Fuel Injection).

Honda CBR150R dilengkapi juga dengan beragam fitur motor sport unggulan yaitu rem cakram ganda, panel meter digital dengan informasi yang lengkap (speedometer, odometer, trip meter, fuel meter, jam dan suhu mesin), ban dengan tapak yang lebar serta pengaman kunci bermagnet.

Honda CBR150R dipasarkan dengan empat pilihan warna sporty, yaitu Honda Three Colors, Millennium Red, Asteroid Black Metallic dan warna edisi Repsol.***(rls/put)

Wabup Dan Ketua DPRD Siak Tinjau Pelayanan RSUD Kabupaten Siak

rsud siakSiak (SegmenNews.com) – Wakil Bupati Siak Drs.H.Alfedri,M.Si di dampingi ketua DPRD Kabupaten Siak Zulfi Mursal,SH kemarin secara langsung meninjau pelayanan  yang di lakukan oleh pihak RSUD Kabupaten Siak.Pada Peninjau tersebut wakil Bupati Siak Drs Alfedri,M.Si dan Ketua DPRD Kabupaten Siak Zulfi Mursal,SH, melihat ruang pencuci darah yang dilanjutkan dengan melihat ruang operasi  dan di teruskan dengan melihat  ruang inap yang ada di RSUD.

Wakil Bupati Siak Drs.H. Alfedri,M.Si dalam tinjuannya mengatakan,bahwa dari apa yang kita lihat  prasarana kesehatan yang ada di RSUD Kabupaten Siak ini sudah sangat memadai termasuk pelayannya sudah cukup baik.Hal tersebut terbukti, kalau
dulu masih ada keluhan masyarakat membeli obat di luar RSUD,namun saat ini kita tidak ada mendengar lagi.

Tak hanya itu, bukti  baiknya pelayanan yang di berikan oleh RSUD Kabupaten Siak ini,lihat saja,  semua kamar inap yang ada di RSUD Kabupaten Siak penuh semua dan Fuul dan pihak RSUD Kabupaten Saik terpaksa mengajukan penambahan  bangunan kamar inap di RSUD Kabupaten Siak.Oleh sebab itu, dengan di ajukannya  pembangunan kamar inap yang ada di RSUD Kabupaten Siak tahun 2014 mendatang,di harapkan bisa menampung setiap pasien yang di rujuk oleh setiap Pukesmas yang ada di setiap Kecamatan.

Rusli Zainal Tiba di Pekanbaru Tanpa Rompi KPK

Rusli Zainal di bandara SSK II
Rusli Zainal di bandara SSK II

Pekanbaru (SegmenNews.com)- Tersangka suap PON Riau dan dugaan korupsi izin kehutanan Rusli Zainal mendarat di Bandara Sultan Syarf Kasim II Pekanbaru pada Kamis (10/10/2013) sore.

Gubernur Riau ini turun dari Pesawat Garuda Indonesia tidak memakai rompi KPK berwarna orange, melainkan memakai baju kemeja warna putih dan celana panjang warna hitam.

Rusli Zainal keluar dari Gedung KPK menenakan baju tahanan KPK pada Kamis (10/10/2013) dan tiba di Bandara Soekarno-Hatta, sekitar pukul 14.15 WIB.

Ketika ditanya wartawan di Gedung KPK, Rusli mengaku dipindahkan ke Riau.

Akan tetapi, begitu mendarat di Bandara SSK II, Rusli Zainal tidak lagi mengenakan baju tersebut.

Sejumlah warga pekanbaru menilai, bahwa Rusli Zainal malu mengenakan baju tersebut. “Dia mungkin malu memakai baju tahanan (rompi) KPK,” kata Nanda.

Bagaimanapun juga prilaku Rusli Zainal sudah diketahui masyarakat luas, dan tidak sewajarnya sengaja menutup-nutupi aibnya itu. (bs/den)

Rusli Zainal Tiba di Pekanbaru

rzPekanbaru (SegmenNews.com)- Tersangka kasus suap PON dan dugaan korupsi izin kehutanan Rusli Zainal mendarat di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru pada Kamis (10/10/13) sore tadi.

Begitu turun dari pesawat Garuda Indonesia yang berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta sekitar pukul 14.15 WIB, Gubernur Riau langsung masuk mobil tahanan yang sudah menunggunya.

Sang istri Hj Septina Primawati Rusli beserta keluarga, jurnalis sudah lama menunggu di Bandara SSK II, tidak mengetahui ke mana mobil tahanan itu membawa Rusli Zainal.

Namun yang pasti Rusli Zainal akan disidangkan di Pengadilan Tindak Pidana (Tipikor) Pengadilan Negeri Pekanbaru. (dk/den)

Polisi Buru Pelaku Tabrak Lari dua Bersaudara di Bandar Sekijang

ilustrasi
ilustrasi

Bandar Sekijang (SegmenNews.com)– Polisi buru pengemudi Bus RAPI BK 7747 DE yang menabrak sepeda motor Supra X BM 6310 IB yang dikendarai dua bersaudara yakni, Jasman Gea (30) dan adiknya Asalia Gea (25).

Akibat tabrakan di jalan Lintas Timur, Km 41, desa Kiyap Jaya, kecamatan Bandar Sekijang, Selasa (8/10) lalu, kaki adik kakak itu patah-patah dan masih mendapatkan perawatan di rumah sakit terdekat. Tapi naasnya setelah menabrak korban, sopir bs tersebut malah kabur.

Kapolres Pelalawan AKBP Aloysius Supriyadi SIK SH, melalui Kasubag Humas Polres Pelalawan AKP G Lumban Toruan, kemarin membenarkan adanya kecelakaan yang menyebabkan dua pengendara motor mengalami luka berat.

“Korban masih di rawat intensif di rumah sakit akbiat kaki kanan patah-patah. Sedangkan pengemudi bus RAPI sedang dalam
pengejaran,” jelasnya.

Dari informasi kecelakaan yang menimpa dua warga Dusun Kampung Tongah, desa Muda Setia, kecamatan Bandar Sekijang datang dari arah Pangkalan Kerinci ke arah Pekanbaru, di tengah perjalanan tiba-tiba sepeda motor yang di tunggangi Jasman berboncengan dengan Asalia oleng ke kanan jalan. Walau berusaha mengendalikan motornya, tapi dalam kondisi gugup tidak mampu menghentikan laju sepeda motornya tersebut. Alhasil sebuah bus RAPI yang datang dari arah berlawanan langsung di tabrak.***(fin)

Jalan Tak Diaspal, Warga Payu Atap Ngadu ke DPRD

Warga desa Payu Atap, kecamatan Pangkalan Lesung Ketua Komisi C DPRD Pelalawan Suprianto di dampingi anggota DPRD lainnya Monang Pasaribu, Imustiar, Habibi dan Eka Putra dan di hadiri Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Pelalawan Ir Hasan Tua di dampingi Kabid Bina Marga Nurhamdi ST di ruang rapat DPRD.
Warga desa Payu Atap, kecamatan Pangkalan Lesung Ketua Komisi C DPRD Pelalawan Suprianto di dampingi anggota DPRD lainnya Monang Pasaribu, Imustiar, Habibi dan Eka Putra dan di hadiri Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Pelalawan Ir Hasan Tua di dampingi Kabid Bina Marga Nurhamdi ST di ruang rapat DPRD.

Pangkalan Kerinci (SegmenNews.com)– Puluhan warga desa Payu Atap, kecamatan Pangkalan Lesung mendatangi DPRD Pelalawan. Kedatangan mereka untuk mengadu agar jalan penghubung antar desa tersebut di aspal.

Warga datang, Rabu (9/10) sore langsung disambut oleh Ketua Komisi C DPRD Pelalawan Suprianto di dampingi anggota DPRD lainnya Monang Pasaribu, Imustiar, Habibi dan Eka Putra dan di hadiri Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Pelalawan Ir Hasan Tua di dampingi Kabid Bina Marga Nurhamdi ST.

“Kami pernah dijanjikan pengaspalan jalan dibagi dua dari lokasi pengaspalan desa Mayang Sari sepanjang 2 kilo. Tapi sampai sekarang tidak juga di pindahkan. Sementara desa Mayang Sari sudah mulai di kerjakan. Kita minta dewan terhormat untuk memperjuangkan nasib kami,” adu perwakilan warga desa Payu Atap.

Kadis PU, Hasan Tua yang hadir memaparkan, bahwa pengalihan separuh pengaspalan di desa Mayang Sari ke desa Payu Atap tidak dapat dilakukan karena sudah tertuang dalam kontrak kerja pada APBD 2013 yang kini sedang berlangsung pengerjaanya.

“Kalau kita bagi dua atau pindahkan separuh pengaspalan ke desa Payu Atap akan menyalahi aturan dan bertentangan dengan hukum. Dari pada bermasalah lebih baik kita batalkan kontrak kerja pengaspalan di Mayang Sari. Tapi kalau memang ingin kita akan ajukan untuk APBD 2014 mendatang,” kata Kadis PU.

Maka dalam pertemuan yang sempat terjadi persitegangan antara warga yang ingin tetap pengaspalan di lakukan atau sebahagian di alihkan ke desa Payu Atap. Tetapi setelah panjang lebar Kadis PU menjelaskan dan di tengahi oleh anggota DPRD Pelalawan, serta mendegarkan pendapat dari tokoh masyarakat setempat barulah warga mulai menerima.

“Memang sepekan lalu mereka sempat meminta menghentikan pengaspalan yang di lakukan oleh rekanan di desa Mayang Sari, makanya kita lakukan mediasi. Akhirnya warga desa Payu Atap menerima untuk tetapi melanjutkan pengaspalan di desa Mayang Sari, dengan catatan pengaspalan di tempat mereka akan kita prioritaskan tahun depan dengan kemampuan APBD,” ujar politisi PDI Perjuangan.

Setelah aspirasi perwakilan warga desa Payu Atap di terima oleh wakil rakyat dan di aminkan oleh Kadis PU. Massa kemudian membubarkan diri.***(fin)

Syukuran HUT Pelalawan, Pemda Sebarkan 2000 Undangan

Kabag Umum Setdakab Pelalawan, T.Junaidi
Kabag Umum Setdakab Pelalawan, T.Junaidi

Pelalawan (SegmenNews.com)– Sebanyak 2000 undangan disebarkan oleh Pemda Pelalawan melalui Bagian Umum pada acara syukuran Hut Pelalawan ke-XIV pada 12 Oktober mendatang.

Acara syukuran akan diadakan di Gedung Daerah Datuk Laksamana Mangkudiraja usai acara Apel Hut Pelalawan di pekarangan Kantor Bupati dan paripurna di Gedung DPRD Pelalawan.

Hal itu diungkapkan oleh Kabag Umum Setdakab Pelalawan T.Junaidi kepada wartawan, Kamis (10/10/13) diruang kerjanya. Menurutnya, ada satu item acara yang tidak dilaksanakan yakni gotong royong. Sedangkan Apel Hut Pelalawan,Paripurna dan syukuran akan dilaksanakan.

Sedangkan malamnya Bupati Pelalawan akan menutup secara langsung Pelalawan Expo 2013 dilapangan Pangkalan Kerinci yang dimeriahkan artis dangdut Ibukota Evi Tamala.

“Persiapan untuk acara syukuran sudah siap, undanganpun sudah disebar. Untuk Gubernur juga sudah dikirim begitu juga Kepala Daerah Kabupaten / Kota seluruh Riau yang jaraknya jauh dikirim melalui Tiki. Sedangkan jaraknya yang dekat Kita antarkan langsung. Kita juga mengundang Seluruh Camat, Lurah kades, tokoh pendiri Kabupaten Pelalawan, tokoh masyarakat dan pemuda begitu juga para pemilik Ruko dan masyarakat,” Paparnya.

Ditambahkan T.Junaidi, dalam acara syukuran nanti,H.Rustam Effendi mantan Bupati Pelalawan mewakili tokoh masyarakat Pelalawan akan didaulat untuk menyampaikan kata sambutan. Kemudian juga akan ada Ekspose Sekolah Tinggi Teknologi Pelalawan (ST2P) dan juga akan ada penyerahan cinderamata dari Dinas Sosial bagi pendiri Kabupaten Pelalawan.

“Untuk Ekspose Sekolah Tinggi Teknologi Pelalawan (ST2P) akan ada pembicara yang ditunjuk oleh Bappeda dan penyerahan cinderamata dari Dinas Sosial Kita belum mendapat info berbentuk apa.Coba tanyakan saja langsung dengan Dinas Sosial.” Ungkapnya.

Disinggung soal pengeluaran anggaran dana untuk HUT Pelalawan 2013 ini,T.Junaidi mengaku bahwa untuk HUT Pelalawan yang ditanggung cuma makan dan minum. Anggaran ini sudah masuk include semua dalam DPA.

“Jadi semua acara dan kegiatan masuk disitu semua. Jadi nominalnya Kita tidak tahu pasti.” Tutupnya. ***(fin)

Pencairan Kesra Guru di Riau Belum Tuntas

Pekanbaru (SegmenNews.com)– Pencairan dana kesejahteraan guru 2013 yang seharusnya cair sebelum hari raya Idul Fitri lalu, hingga kini prosesnya belum tuntas. Bahkan terkesan semakin simpang siur karena mekanismenya seakan tidak jelas sudah sampai di mana.

Kepala Biro Hukum Setdaprov Riau Sudarman menjelaskan, pencairan dana kesra guru yang masuk dalam hibah daerah memang harus disediakan payung hukum. Seperti peraturan gubernur (pergub), sehingga tidak ada kendala dalam pencairannya. Dan menurutnya, hingga kini biro hukum belum menerima usulan dari dinas terkait (Disdik Riau).

“Memang perlu di SK-kan Gubri sebagai pergub, sehingga ada payung hukum. Belum ada saya pelajari sampai sekarang,” singkatnya ketika ditanya Riau Pos.

Berbeda dengan pernyataan Biro Hukum, justru Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau Zaini Ismail mengatakan draf usulan nama guru penerima Kesra tersebut sudah ditandatangani oleh Gubernur Riau HM Rusli Zainal.

“Sudah, sudah ditandatangani oleh Pak Gubri. Kita tinggal menunggu pencairan dari Biro Keuangan untuk mencairkannya,” tegasnya.

Kepala Biro Keuangan Setdaprov Riau, Jonli ketika dikonfirmasi menyampaikan pernyataan berbeda. Menurutnya, hingga kini ia tidak mengetahui adanya berkas usulan nama guru yang menerima Kesra tahun ini sudah ditandatangani oleh Gubri. “Pasalnya, hingga kini belum menerima berkas usulan tersebut ke Biro Keuangan,” lanjutnya.

Disampaikan Jonli, jika memang sudah diteken oleh Gubri, maka pihaknya memastikan tidak akan menahan anggaran yang sudah disediakan tersebut. Demikian pula seandainya memang draf usulan sudah ada di instansinya, maka sesegera mungkin pencairan akan dilakukan.

Disdik Riau sendiri pasca-Idul Fitri lalu mengaku sudah memasukkan draf usulan tersebut ke Pemprov Riau. Dengan usulan bantuan untuk guru berstatus PNS mendapatkan bantuan sebesar Rp600 ribu per orang. Sementara untuk guru honor menerima bantuan sebesar Rp500 ribu sebagai THR.(rpc/knc)

Pilkada Putaran Kedua 45 Hari Setelah Putusan MK

Gedung KPU Riau
Gedung KPU Riau

Pekanbaru (SegmenNews.com)- Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau Edy Sabli, memperkirakan pelaksanaan Pilkada Riau adalah 45 hari setelah putusan Mahkamah konstitusi (MK), Rabu (9/10/2013).

“Biasanya kita mematok jadwal adalah 40-50 hari untuk persiapan Pilkada. Seperti penetapan Pilkada putaran kedua 30 Oktober lalu yang diputuskan tanggal 15 September, ada 45 hari,” kata Edy Sabli di Pekanbaru dilansir antarariau.

Sebelumnya pada rapat pleno rekapitulasi Pilkada Riau ditetapkan diadakannya Pilkada putaran kedua pada 30 Oktober, namun karena ada gugatan MK maka menjadi tertunda dan harus menunggu putusan MK. Keputusan MK menjawab segala kemungkinan-kemungkinan yang ada tentang kelanjutan Pilkada Riau. Saat ini ada terkuak beberapa kemungkinan menyangkut putusan MK.

Ternyata semua tuntutan ditolak MK dan berarti KPU Riau menang, maka Pilkada putaran kedua akan dilanjutkan dengan pertarungan antara Herman Abdullah-Agus Hidayat dan Annas maamum-Arsyadjuliandi Rachman seperti yang telah ditetapkan dalam rapat pleno KPU. ***

 

KSEI Tangkis Keraguan Berinvestasi di Pasar Modal

KSEI

Pekanbaru (SegmenNews.com)– PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) menyelenggarakan rangkaian kegiatan sosialisasi di kota Pekanbaru. Rangkaian kegiatan sosialisasi ini merupakan acara ke-2 kalinya, setelah sebelumnya KSEI mengadakan kegiatan serupa di kota Malang (25/9).
Kegiatan dimulai dengan kunjungan media, kemudian edukasi pasar modal di kampus Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim dan diakhiri dengan sosialisasi ke Perusahaan Efek. Fokus kegiatan sosialisasi ini adalah untuk memperkenalkan kembali sarana yang disediakan KSEI bagi investor pasar modal untuk memantau aktivitas investasinya secara mandiri yaitu fasilitas AKSes (Acuan Kepemilikan Sekuritas).

Kepala Unit Komunikasi Perusahaan KSEI, Zylvia Thirda dalam diskusi bersama wartawan memaparkan bahwa provinsi Riau memiliki potensi ekonomi yang sangat besar namun bagi masyarakat di provinsi ini nampaknya investasi di pasar modal belum menjadi pilihan.

Berdasarkan data dari Biro Pusat Statistik, dari sensus penduduk tahun 2010 jumlah penduduk di provinsi Riau sudah mencapai 5.538.367 jiwa. Di Riau juga terdapat 671 kantor bank dengan total dana masyarakat yang berhasil dihimpun pada akhir tahun 2011 berjumlah Rp 44,88 triliun yang terdiri dari giro sebesar Rp 10,61 triliun, deposito Rp 11,90 triliun dan tabungan Rp 22,37 triliun.

Angka-angka ini sangat kontras jika dibandingkan dengan data pasar modal yaitu baru tercatat 3.640 investor yang berdomisili di Riau dengan total nilai investasi sebesar kurang lebih Rp 772 miliar. Jumlah Perusahaan Efek yang telah memiliki kantor cabang di Pekanbaru hingga saat ini ada 8 perusahaan.

Otoritas pasar modal Indonesia bukannya tidak memiliki keinginan untuk menaikkan jumlah investor lokal. Berbagai program sosialisasi untuk mengajak masyarakat berinvestasi di pasar modal sudah sangat gencar dilakukan dalam beberapa tahun terakhir. Namun harus diakui bahwa citra yang tertanam dalam benak masyarakat bahwa pasar modal merupakan tempat yang tidak aman untuk berinvestasi, rawan kecurangan dan penyalahgunaan, membuat masyarakat banyak yang masih ragu. Hadirnya fasilitas AKSes dari KSEI merupakan salah satu jurus otoritas pasar modal untuk menjawab keraguan masyarakat mengenai investasi di pasar modal.

“Sebagai sarana transparansi informasi dan perlindungan investor, fasilitas AKSes telah diimplementasikan oleh KSEI sejak tahun 2009. Kesadaran dan peran investor untuk secara aktif melakukan monitoring aktivitas investasinya di pasar modal dengan mengunakan fasilitas AKSes adalah sangat penting. Dengan monitoring secara aktif dan mandiri oleh investor, kita berharap terjadinya penyalahgunaan aset investasi milik investor oleh pihak yang tidak bertanggung jawab dapat ditekan. Secara industri, kita juga berharap pasar modal kita menjadi lebih bergairah dan menarik bagi investor lokal, karena semua aktivitas menjadi transparan sehingga investor dapat merasa lebih nyaman berinvestasi di pasar modal,” kata Zylvia., Rabu (9/10/2013).

Zylvia menyayangkan fakta bahwa hingga saat ini masih banyak investor yang belum sadar pentingnya fasilitas AKSes. “Secara nasional, baru sebagian kecil investor, yaitu sekitar 13% saja yang sudah memanfaatkan fasilitas AKSes. Dalam berbagai kesempatan, banyak investor belum tergerak untuk memanfaatkan fasilitas AKSes karena merasa sudah sepenuhnya percaya dengan broker atau Perusahaan Sekuritas tempatnya menjadi nasabah. Tentunya ini sangat mengkhawatirkan, karena kita tidak menginginkan terjadi lagi kasus-kasus penyalahgunaan aset investasi nasabah seperti yang pernah terjadi di masa lalu. Kita juga tidak ingin investor kita baru menyadari manfaat fasilitas AKSes ini ketika sudah terlanjur mengalami kerugian karena ulah oknum yang tidak bertanggungjawab”, paparnya.

Khusus untuk provinsi Riau, berdasarkan data per tanggal 8 Oktober 2013, dari 3.640 total jumlah investor yang tercatat berdomisili di Riau, baru 558 yang memanfaatkan fasilitas AKSes atau baru sekitar 15%. Melihat jumlah yang masih jauh dari harapan tersebut, tentunya KSEI akan terus berupaya dan tidak henti menghimbau kepada investor untuk login, salah satunya melalui kegiatan sosialisasi.

Selain dilaksanakan di Pekanbaru, KSEI melaksanakan rangkaian sosialisasi serupa di Malang, Surabaya, Semarang, Makassar dan Jogjakarta. Upaya untuk meningkatkan jumlah investor yang melakukan login ke fasilitas AKSes juga dilakukan dengan terus melakukan pengembangan aplikasinya.

Zylvia menjelaskan hingga saat ini telah dilakukan berbagai pengembangan fasilitas AKSes oleh KSEI. Selain pengembangan aplikasi AKSes Mobile yang tersedia untuk berbagai perangkat smart devices keluaran RIM-Blackberry, Android dan Apple. Berbagai fitur informasi tanbahan seperti status transaksi yang dilakukan di Bursa Efek Indonesia dan perhitungan penyelesaian hak dan kewajiban transaksi juga dapat dilihat melalui fasilitas AKSes.

Demikian juga dalam kaitan dengan penerapan ketentuan mengenai pembukaan Rekening Dana Nasabah (RDN), investor secara mudah dapat memantau keberadaan dana miliknya yang tersimpan dalam RDN. Selain bertemu dengan media dan sosialisasi di kampus, KSEI juga menyelenggarakan kegiatan sosialisasi bagi Perusahaan Efek yang berdomisili di Pekanbaru.

Dalam sosialisasi ini disampaikan pengembangan terkini layanan jasa KSEI yakni penyediaan modul pembukaan Sub Rekening Efek atau Dana dan pembuatan Single Investor Identification (SID) yang terintegrasi untuk mempersingkat proses pembuatan SID sehingga investor pasar modal dapat lebih cepat melakukan transaksi di pasar modal.***(put)