Beranda blog Halaman 2797

JCH Rohul Selesai Bayar Dam Dan Tunggu Wukuf

Rokan Hulu (SegmenNews.com)– Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA menyatakan bahwa berdasarkan laporan yang diterima dari petugas daerah JCH Rohul dari Makkah, yaitu Ahmadi SHI dan Damrah, saat ini 210 JCH Rohul telah selesai membayar Dam (Denda haji tamattu’), bertempat di Kaqiyah dan atau Jabal Qurban, Makkah.

Pembayaran Dam ini menjadi kewajiban bagi setiap JCH yang melaksanakan Haji Tamattu’ yaitu melaksanakan ibadah Umroh terlebih dahulu, baru beberapa waktu kemudian melaksanakan ibadah Haji. JCH seluruh Indonesia biasanya mengambil Haji Tamattu’, sehingga seluruh JCH Indonesia berkewajiban membayar Dam.

Tempat pemotongan hewan Dam, ada yang di Kaqiyah sekitar 10 KM dari Masjidil Harom dan ada yang di Jabal Qurban sekitar 8 KM dari Masjidil Harom, dengan harga 350 Real per orang.

Pembayaran Dam dapat dilakukan dengan seekor kambing atau domba untuk 1 orang dan dapat dilakukan dengan seekor sapi atau kerbau untuk 7 orang serta dapat dilakukan dengan seekor unta untuk 10 orang, tegas Kakan Kemenag Rohul.

Menurut Kakan Kemenag Rohul, petugas daerah An Ahmadi SHI melaporkan dari Makkah bahwa secara umum JCH Rohul sehat semua, hanya ada satu orang yang sakit dan sempat di rawat di Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI) di Madinah dan Makkah, namun Alhamdulillah kondisinya sudah cukup baik dan sekarang tidak dirawat di BPHI Makkah lagi.

Ahmad Supardi menyatakan bahwa JCH Rohul saat ini sedang menunggu waktu wukuf pada tanggal 9 Zulhijjah atau 14 Oktober yang akan datang. Para JCH akan berangkat ke Arofah pada tanggal 8 Zulhijjah atau 13 Oktober, dan wukuf pada tgl 9 Zulhijjah, Pada tanggal yang sama tengah malam berangkat ke Muzdalifah, paginya menuju Mina untuk melontar Jumroh.

Kakan Kemenag Rohul berharap kepada seluruh masyarakat muslim Rohul agar mendoakan para JCH kita, sehingga mereka dapat melaksanakan ibadah haji sesuai syarat dan rukunnya, memperoleh haji mabrur dan dapat kembali ke tanah air dengan selamat serta berjumpa kembali dengan keluarga yang ditinggal. ***(r4n).

Ajudan Beberkan Detik-detik Penangkapan Akil Mochtar

akhil mukhtarJakarta (SegmenNews.com)- Detik-detik penangkapan Ketua Mahkamah Konstitusi (kini nonaktif), Akil Mochtar, terbilang cepat dan membuat kaget ajudannya. Salah satu ajudan Akil, Inspektur Dua Kasno, membeberkan detik-detik terakhir jelang penangkapan hakim konstitusi itu oleh tim KPK, Rabu malam pekan lalu.

Seperti biasa, pada Rabu, 2 Oktober 2013, malam itu, kata Kasno, rombongan Akil pulang dari kantor MK pada pukul 20.15. Perjalanan sampai ke rumah dinas di Kompleks Widya Chandra, hanya memakan waktu setengah jam.

“Setelah sampai, Pak Akil masuk ke kediaman. Kami (ajudan) makan malam dengan teman-teman lain,” ujar Kasno.

Pada pukul 21.00, kisahnya, datang dua tamu terdiri dari laki-laki dan perempuan. “Keduanya kemudian dipersilakan penjaga rumah untuk ke teras,” katanya.

Kemudian sekuriti masuk ke dalam rumah untuk menyampaikan kedatangan tamu kepada sang pemilik rumah. “Tamu saat itu belum sempat masuk ke rumah,” katanya.

Bersamaan dengan sekuriti masuk ke dalam rumah, datang petugas KPK yang langsung sigap menghampiri kedua tamu. “Saat petugas KPK datang. saya terkejut dan kaget. Mereka datang dengan tiba-tiba. Saya tidak bisa berpikir apa-apa lagi,” ujar Kasno.

Setelah petugas KPK datang, dalam waktu singkat, Akil kemudian keluar rumah untuk menghampiri kedua tamu. dan petugas KPK. “Pak Akil dan kedua tamu langsung dibawa ke kantor KPK,” katanya.

Kasno beserta sekuriti rumah dinas mengaku tetap berada di rumah begitu sang majikan diboyong petugas KPK. Dua jam berselang, Tim KPK datang untuk menggeledah kamar Akil dan istri serta membawa tas.

“Kami diminta menyaksikan, tas kemudian dimasukkan ke mobil Toyota Crown RI-9. Mobil kemudian disegel,” ujar Kasno.

sumber: viva

 

Pilgubri Putaran II Masih Kabur

kapu RiauPekanbaru (SegmenNews.com)– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau belum bisa memastikan waktu pelaksanaan Pilgubri putaran kedua. Namun, mereka mengusahakannya pelaksanaan itu pada tahun ini.

Komisioner KPU Riau, Heryanti Hasan, mengungkapkan, apapun keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) pada hari ini, tetap akan usahan Pilkada Riau berlangsung tahun ini.

“Apakah itu putaran kedua, tetap kita usahakan selesai di tahun ini,” katanya.**(chir/knc)

2014, Listrik Tenaga Sampah Operasi di Pekanbaru

net
net

Pekanbaru (SegmenNews.com)– Progress Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah oleh konsorsium G20 ESG Pekanbaru terus bergulir. Dari pertemuan terakhir antara PT Pengembangan Investasi Riau (PIR) bersama Pemko Pekanbaru dan Perusahaan Daerah (PD) Pembangunan Pekanbaru telah direspon positif oleh Wali Kota Firdaus ST MT. Bila proses pengurusan administrasi dan legal selesai, pembangunan PLT Sampah ini bisa dimulai awal 2014 dan dapat dilakukan Commercial Operating Date (COD) di pertengahan tahun mendatang.

General Manager PT PIR, Tri Ranti melalui rilisnya kepada Segmennews.com Rabu (9/10/2013) menuturkan bahwa setelah dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara PT PIR, PD Pembangunan Pekanbaru dan G20 Environmental Solutions Group (ESG), Maret lalu, konsorsium saat ini sedang melakukan studi kelayakan (feasibility study) usai selesainya proposal awal proyek yang dibuat oleh G20 ESG.

Pertemuan lanjutan dengan Pemko Pekanbaru guna menindak lanjuti proyek PLT Sampah 1 x 10 MW ini juga sudah dilakukan pada tanggal 30 September lalu. “Wali Kota sangat menyambut baik progress yang sudah dilakukan oleh konsorsium G20 ESG Pekanbaru ini dan ia juga berharap kepada PD Pembangunan Pekanbaru dapat segera melakukan pembebasan lahan yang lokasinya tidak jauh dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di Muara Fajar,” kata Ranti.

Di lahan seluas 1 ha itu nantinya akan dibangun PLT Sampah dengan kapasitas energi listrik yang dihasilkan yakni sebesar 1 x 10 MW.

PT PIR sendiri, menurut Ranti ditunjuk sebagai leader konsorsium dan ditugaskan mengurus legal Power Purchase Agreement (PPA) atau Perjanjian Jual Beli Daya Listrik dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN), dimana semua syarat yang dibutuhkan untuk memenuhi ketentuan dari PLN sedang disiapkan.

Harga jual energi listrik yang dihasilkan PLT Sampah ini nantinya juga mengalami sedikit perubahan. Menurut Surya Harpennas selaku Manager Project Power Plant PT PIR, perubahan ini didasarkan pada perubahan Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Permen ESDM).

Sebelumnya dalam PPA konsorsium saat penandatangan MoU di Maret lalu berdasarkan Permen ESDM Nomor 4 tahun 2012 lalu. Sedangkan saat ini telah keluar aturan baru terkait harga jual energi listrik dari PLT Sampah ini yakni Permen ESDM Nomor 19 tahun 2013 yang ditetapkan bulan Juli 2013. Dalam aturan ini disebutkan bahwa harga pembelian energi listrik (oleh PLN) dari PLT Sampah yang menggunakan teknologi zero waste dengan kapasitas sampai dengan 10 MW, jika sebelumnya dihargai Rp 1.050 per kWh, maka aturan baru menetapkan harga sebesar Rp 1.450 per kWh.

Prospek PLT Sampah di Pekanbaru dinilai prospektif oleh Kepala BPMPD Riau, Adizar saat hadir di acara penandatanganan MoU bersama di Maret lalu. Berdasarkan data dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Pekanbaru, per Februari 2013 setiap harinya produksi sampah rata-rata mencapai 254.980 kg, sehingga bila dikalkulasikan per bulan produksi sampah ini dapat mencapai angka 7.139.450 kg. Dengan potensi yang besar ini, konsorsium yakin proyek ini dapat berjalan dengan baik.

Selain itu, Surya juga menekankan perlunya peraturan daerah (Perda) yang mengatur tentang pengelolaan sampah di masa yang akan datang. “Wali Kota juga hendaknya segera mengeluarkan izin prinsip agar proyek ini dapat segera direalisasikan,” katanya.

Setelah semua proses legal dan izin rampung, konsorsium memperkirakan pembangunan PLT Sampah dapat dimulai di awal tahun atau Januari 2014. Pembangunan pembangkit diperkirakan menghabiskan waktu enam bulan hingga Commercial Operating Date (COD) atau mulai beroperasi.***(rls/put)

40 Calon Pengantin Diberi Bimbingan Islam

Kakan Kemenag memberikan bimbingan
Kakan Kemenag memberikan bimbingan

Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Sebanyak 40 pasang Calon Pengantin di Rokan Hulu mengikuti Bimbingan dan Pembinaan Calon Pengantin. Kegiatan yang ditaja Seksi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hulu tersebut dilangsungkan, Selasa (8/10) di Hotel Sapadia Pasir Pengaraian.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hulu,Drs.H.Ahmad Supardi,MA dalam sambutannya mengatakan kegiatan bimbingan dan pembinaan calon pengantin ini merupakan sesuatu hal yang dinilai sangat penting dilakukan mengingat tingginya angka perceraian di tengah masyarakat dewasa ini.

Kepada para calon pengantin, Ahmad Supardi berpesan agar kegiatan yang ditaja selama sehari tersebut bisa diikuti serius oleh peserta. Karena akan sangat banyak manfaatnya dalam membina rumah tangga yang bahagia sakinah mawaddah warohmah.

Kakan Kemenag juga mengungkapkan, keluarga merupakan unit terkecil yang penting dalam pembentukan dan pembinaan keluarga sakinah. Keluarga akan membentuk karakter dan berpengaruh kepada lingkungannya. Jika karakter itu baik maka akan berpengaruh baik kepada lingkungannya, tetapi sebaliknya jika tidak baik maka akan berpengaruh tidak baik pula kepada lingkungannya yang tidak baik. Karakter itu juga akan berpengaruh luas bahkan akan menjelma menjadi karakter bangsa.

Masyarakat yang terbangun dari keluarga sakinah adalah masyarakat marhamah yang selanjutnya membentuk bangsa yang baldatun thayibatun warabbun ghafur. Untuk menjadikan keluarga bangsa yang sakinah, maka diperlukan keteladanan, hal ini menjadi penting karena keteladanan akan ditiru, diikuti dan diteladani oleh masyarakat secara luas, dan ini akan berdampak baik bagi penciptaan karakter bangsa yang baik ditengah meluasnya pengaruh budaya yang tidak sesuai dengan nilai-nilai luhur agama dan akhlakul karimah sebagai efek negatif dari globalisasi, kemajuan ilmu pengatahuan dan tekhnologi informasi dewasa ini.

Sementara itu Kepala Seksi Bimas Islam, H. Rusli,M.Sy dalam laporannya mengatakan, kegiatan bimbingan dan pembinaan Calon Pengantin ini merupakan kegiatan yang mulai ditaja Kemenag tahun 2013 ini.

Kegiatan yang dibiayai melalui DIPA Kan.Kemenag Rokan Hulu ini mendatangkan Narasumber dari Kanwil Kemenag Provinsi Riau antara lain, Kabid Urais dan Binsyar,Drs. Asmuni,MA dengan tema materi Pendidikan Agama dalam Kelurarga, Kasi Pemberdayaan KUA dan Keluarga Sakinah,H.Dalil,MA dengan tema materi Membangun Keluraga Sakinah. Untuk materi Kebijakan Kemenag tentang Pembinaan Calon Pengantin disampaikan Kepala Kan.Kemenag Kab. Rokan Hulu, Drs.H Ahmad Supardi,MA, dan materi Fiqh Munakahat disampaikan Kepala Seksi Bimas Islam Kemenag Rokan Hulu,H. Rusli,M.Sy.
Sementara sebagai pesertanya adalah Calon Pengantin yang sudah mendaftarkan pernikahannya ke KUA Kecamatan di 16 KUA Kecamatan se Rokan Hulu.(sopian/rls)

Hotel ibis Pekanbaru Sajikan Program Spesial Idul Adha

Ibis Hotel Pekanbaru
Ibis Hotel Pekanbaru

Pekanbaru (SegmenNews.com)– Hari Raya Idul Adha yang bersamaan dengan cuti bersama dan Long Weekend, menjadi momen yang tepat untuk beribadah sekaligus berkumpul dan liburan bersama keluarga. Bagi Anda yang berasal dari luar kota Pekanbaru, atau warga Pekanbaru yang ingin menikmati Hari Raya Idul Adha dengan suasana yang berbeda tanpa harus kerepotan dengan segala persiapannya, Hotel ibis Pekanbaru memberikan penawaran menarik untuk Anda sekeluarga.

Secretary & Public Relation ibis Hotel Pekanbaru Debbie Syandra mengatakan, selain paket menginap hemat “Stay 3 Pay 2”, tamu yang menginap 3 malam cukup bayar 2 malam dengan harga Rp 999.000,-/paket selama masa liburan,

“Tepat pada Hari Raya Idul Adha atau tanggal 15 Oktober nanti, Anda juga akan kami suguhkan menu nuansa Timur Tengah spesial khas Lebaran, yang disajikan prasmanan di La Table Restaurant,” kata dia kepada Segmennews.com, Rabu (9/10/2013).

Kata Debbie lagi, makanan pembuka berupa penganan kurma, Lontong Kari Kambing komplit dengan racikan bumbu istimewa akan menjadi hidangan utama, serta aneka Es Buah Segar dan variasi puding sebagai menu penutup. Semua sajian di atas bisa dinikmati mulai dari saat sarapan, sampai pukul 1 siang, tanpa biaya tambahan. Sehingga promo ini sangat cocok bagi pelanggan yang tidak memiliki cukup waktu untuk segala persiapan menu Lebaran.***(put)

Asper Polri dan Wakapolda Riau Tinjau Pembangunan SPN di Rohil

peninjauan PolriBagansiapiapi (SegmenNews.com)– Asisten Perencana Ka.Polri Irjen Sulistyo Ishak beserta Wakapolda Riau, Abdul Gofur meninjau pembangunan Sekolah Polisi Negara (SPN) di Bagan Siapiapi, kabupaten Rokan Hilir, Selasa (8/10/13).

Agenda rencana pembangunan SPN tersebut sejak tahun 2012. Pemerintah Rohil akan segera membangun Sekolah Kepolisian Negara (SPN) hal ini akan segera terujud pembangunannya bila disandingkan dengan maksud kedatangan Asisten Perencanaan Kapolri dan Wakapolda ke Bagansiapiapi.

Apalagi dengan sudah dilakukannya penandatangannya MoU pemindahan dan pembangunan SPN Riau yang telah ada kesepakatan beberapa waktu yang lalu antara Bupati Rohil H Annas Ma’amum dengan Kapolda Riau Brigjen Pol Suedi Husein.

Beberapa point yang ada didalam Kesepakatan tersebut antara lain diantaranya yang pertama pendirian bangunan SPN di Kabupaten Rokan Hilir serta Kesepakatan membangun markas Polairud di kawasan Batu Delapan, Kecamatan Bangko.

“Tahun ini kita akan segera membangun SPN dan Mapolairud di Rohil, Setelah adanya kesepakatan yang ditandai dengan penandatangan MoU beberapa waktu yang lalu, kita harapkan dengan dibangunan sekolah SPN ini akan membawa hal yang positif sekali tentunya peluang yang sangat besar bagi putra daerah Rohil yang berkeinginan menjadi Polisi bisa segera terwujud,” papar Bupati Rohil Annas Maamun.

“Semua daerah mengharapkan wilayahnya dalam kondisi yang aman dan kondusif, kita harapkan dengan berdirinya SPN dan markas Polairud ini menjadi contoh daerah lain terciptanya suasana yang aman dan kondusif dikarenakan adanya kerjasama yang baik dengan piha kepolisian,” jelasnya lagi.

Saat disinggung mengenai keberadan markas Polairud di Rohil ini, Annas mengharapkan kepada pihak kepolisian yang bertugas diperairan Rohil ini mampu hendakya menjaga kekayaan alam yang ada di perairan Rohil ini yang selama ini disinyalir dengan adanya Illegal Fishing yang merugikan negara serta hanya menguntungkan sekelompok orang saja.

“Dengan bermarkasnya Polairud di Rohil ini, kita harapkan kedepan tidak ada lagi praktek illegal fishing di Rohil ini,semua ini dapat terlaksana dengan banyaknya jumlah petugas,” Annas berharap.***(war/ur)

PK Minta Hakim MK Diseleksi

SegmenNews.com– Komisi Pemberantasan Korupsi meminta dilakukan seleksi ulang terhadap delapan hakim konstitusi yang tersisa menyusul ditahannya Ketua MK nonaktif Akil Mochtar, atas kasus dugaan suap Pilkada Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah dan Pilkada Lebak, Banten.

“Seleksi ulang tersebut tidak boleh terkotak-kotak oleh DPR, MA, dan pemerintah,” kata Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas, Selasa (8/10/2013).

Untuk diketahui, saat ini dari 9 Hakim Konstitusi yang ada di Mahkamah Konstitusi, 3 orang diajukan oleh Mahkamah Agung, 3 oleh DPR, dan 3 lagi oleh Presiden.

Inilah yang menurut Busyro harus diubah agar kepercayaan masyarakat Indonesia terhadap MK kembali pulih. Untuk menyeleksi hakim konstitusi, ujarnya, perlu dibentuk panitia seleksi yang ditunjuk seperti pada pemilihan hakim agung di MA.

“Ini supaya masyarakat percaya lagi bahwa hakim yang terpilih memang punya kredibilitas dan moral sesuai harapan mereka,” kata Busyro.

Selain itu, Busyro mendesak seluruh hakim dan pejabat di MK untuk segera menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) guna dipelajari oleh KPK. “Kami minta selambatnya dalam waktu 6 bulan MK menyerahkan LHKPN semua pejabatnya,” kata dia.

Sementara terkait pemeriksaan Majelis Kehormatan MK terhadap pegawai ataupun hakim di MK sehubungan dengan kasus dugaan suap oleh Akil Mochtar, KPK menyatakan hal itu bukan masalah karena sudah ada koordinasi antara KPK dan Majelis Kehormatan MK.

“KPK bekerja dalam ranah hukum pidana dan Majelis Kehormatan bekerja dalam ranah kode etik. Silakan bekerja,” kata Busyro.

Soal perkembangan pemeriksaan terhadap Akil Mochtar, Busyro mengatakan penyidik KPK saat ini masih memeriksa saksi-saksi. “Kami juga akan memeriksa 8 hakim MK yang lain,” ujarnya. (vvc)

Pemkab Siak Kembali Gelar Tour de Siak 2014

Pagelaran Tour de Siak 2013
Pagelaran Tour de Siak 2013

Siak (SegmenNews.com)- Setelah sukses menggelar Tour de Siak (TdS) 2013. Bupati Siak, H Syamsuar kembali akan menggelar helatan bergengsi tersebut di tahun 2014 mendatang.

Namun kali ini, Pemkab Siak berencana menggandeng dua Daerah di Riau yakni, Pekanbaru dan Pelalawan yang diikuti oleh 20 Negara tetangga serta penambahan rute lintas Kota.

Hal itu terungkap saat acara pembubaran panitia TdS 2013 di kediaman Bupati Siak di Jalan Raja Kecik. Pagelaran Tour de Siak 2014 tersebut berdekatan dengan jadwal Tour de Singkarak 2014, sehingga para peserta mancanegara tidak direpotkan dengan bolak-balik ke ke Nagara nya.

“Kita menjadwalkan untuk kembali menggelar TdS 2014, kita rencanakan pelaksanaannya tidauh jauh jarak harinya dengan even Tour de Singkarak, sehingga peserta yang ada di Tour de Singkarak berkesempatan mencoba di Tour de Siak 2014 mendatang,” terang Bupati Siak, Selasa (8/10/13).

Bupati berharap agar Satker terkait berkoordinasi dan menganggarkannya dalam APBD serta mencari sponsor jauh-jauh hari agar pihak sponsor tidak terlalu mendesak. Dan untuk penambahan etape lintas kabupaten dan kota.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana yakni Amin Budiyadi bersemangat menyampaikan kesuksesan Tour de Siak 2013 lalu. Walaupun sedikit ada kecelakaan pembalab di garis finis.

“Secara keseluruhan, pelaksanaan balap sepeda dengan tiga etape pada even TdS tersebut berjalan baik dan cukup mendapat perhatian dari peserta mancanegara, serta adanya permintaan untuk pelaksanaan TdS 2014,” ujar Amin.***(adv/rinto)

BPKP Riau Temukan Kelebihan Bayar Alkes di RSUD Siak

bayarSiak (SegmenNews.com)- Badan Pemeriksa Keuangan Pembangunan (BPKP) Riau dan Inspektorat menemukan ada kejanggalan dalam pembayaran dua Alat Kesehatan (Alkes) yakni Ct Scaner atau ronsen kepala dan Haemodisa (HD) atau alat cuci darah di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Siak yang dibeli menggunakan dana APBD Siak tahun 2011.

Dari hasil audit tim BKP Riau terdapat adanya kelebihan pembayaran dua Alkes tersebut. Oleh itu, pihak RSUD Siak diminta segera mengembalikan kelebihan bayar itu.

Diketahui bahwa untuk pengadaan Ct Scaner merk Siemens Sematom model Sensations 16 Slices sekitar Rp 6,298.382.000, termasuk alat tambahan sengle hand sekitar Rp 95 juta, dan draiprinter Rp 114 juta, serta renovasi ruang Rp 300 juta, timbal kaca Rp 120 juta, timbal betun.

Dan untuk temuan yang dilakukan kroscek harga oleh Inspektorat, untuk rehap ruangan Ct Scaner ditemukan kelebihan bayar sebesar Rp 61 juta dan sudah dikembalikan ke kas negara.

Sementara untuk pengadaan Alkes HD sebanyak 3 unit dengan total Rp 1,534,777,750, dan setelah dilakukan audit BPKP Riau ternyata ditemukan adanya kelebihan pembayaran sekitar Rp 99.235.977,50. Dan sudah dikembalikan ke kas negara sebesar Rp 55 juta.

Kepala Inspektorat, Faly Wurendarestro, Selasa (8/10/13) tadi pagi membenarkan adanya kelebihan bayar tersebut.

“Ya, sesuai hasil audit BPKP Riau dan kita saat itu terdapat adanya kelebihan pembayaran dan diminta Satker untuk pengembalian dana,” tegasnya.

Katanya, dari informasi pihak RSUD Siak sudah mengembalikan kelebihan bayar ke khas Negara.

Sementara itu Direktur RSUD Siak Ulfa Hanum diruang kerjanya beberapa hari lalu mengaku dirinya tidak mengetahui nilai dana kelebihan tersebut. Namun dia hanya mendengar adanya kelebihan bayar untuk pembelian Alkes tersebut.

“Saya kurang begitu tahu nilai nya, yang jelasnya saya mendengar dalam pembelian alat tersebut terdapat kelebihan pembayaran. Saya tidak tahu karena saya belum menjabat Direktur RSUD, dan masih di jabat buk Sumi,” terang Ulfa Hanum.

Namun anehnya, PPTK pembelian alat tersebut, Dr Hermasyah Nasution saat dihubungi mengaku tidak ada kelebihan bayar alat Ct Scaner tersebut. Pengakuannya, jelas bertolak belakang dengan pengakuan Kepala Inspektorat dan Dirut RSUD Siak.

“Saya kira tidak ada kelebihan pembayaran pada alat Ct Scaner itu, silahkan saja langsung tanyakan ke Inspektorat,” dalih Hermansyah.***(rinto)