Beranda blog Halaman 28

Salurkan 110 Sembako, Bupati Bengkalis Dorong Transformasi Hilirisasi

Salurkan 110 Sembako, Bupati Bengkalis Dorong Transformasi Hilirisasi

Bengkalis(SegmenNews.com)- Pemerintah Kabupaten Bengkalis melalui Dinas Perkebunan memperingati Hari Perkebunan Nasional (HPN) ke-68 tahun 2025 dengan semangat transformasi besar.

Mengusung tema “Kebangkitan Perkebunan Global: Mendorong Hilirisasi Bernilai Tinggi untuk Masa Depan yang Kompetitif”, acara ini dipusatkan di Balai Pertemuan Kantor Perkebunan Bengkalis, Selasa, 30 Desember 2025.

Menyemarakkan HPN ke-68 ini, Dinas Perkebunan Kabupaten Bengkalis juga menggelar serangkaian aksi sosial sebagai wujud nyata kepedulian terhadap sesama.

Kegiatan tersebut meliputi, penyaluran 100 paket sembako bagi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di Desa Muara Dua, Kecamatan Siak Kecil. Penyaluran 10 paket sembako untuk Panti Asuhan Dayang Dermah dan Khitanan Massal yang diikuti oleh 10 anak dari keluarga yang membutuhkan.

Bupati Bengkalis, Kasmarni, yang diwakili oleh Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Andris Wasono, hadir memberikan sambutan sekaligus membuka rangkaian kegiatan sosial yang menyertai peringatan tahunan tersebut.

Dalam sambutannya, Andris Wasono menekankan bahwa sektor perkebunan di Kabupaten Bengkalis, yang meliputi komoditas kelapa sawit, karet, hingga kelapa, harus mulai bergeser dari sekadar produksi bahan mentah menuju industri hilir.

“Tema tahun ini sangat relevan. Perkebunan tidak lagi cukup hanya berorientasi pada produksi bahan mentah. Kita harus mampu bertransformasi menuju hilirisasi guna menciptakan nilai tambah, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas,” ujar Andris membacakan pidato Bupati.

Ia menambahkan bahwa Pemkab Bengkalis berkomitmen penuh dalam mendukung penguatan sektor ini melalui pendampingan teknis, peningkatan akses permodalan bagi pekebun, hingga mendorong tumbuhnya industri pengolahan di daerah.

Beliau juga menyebutkan, peringatan HPN ke-68 ini juga menjadi momen penting dalam transisi kelembagaan di lingkungan Pemkab Bengkalis. Seiring dengan penetapan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) baru, urusan perkebunan ke depannya akan terintegrasi ke dalam Dinas Pertanian.

Andris menjelaskan bahwa penggabungan ini adalah langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara subsektor tanaman pangan, hortikultura, peternakan, dan perkebunan dalam satu kesatuan pembangunan pertanian yang terpadu.

“Kami optimis melalui integrasi ini, pelayanan kepada petani dan perkebunan akan lebih cepat, tepat, dan responsif. Perubahan struktur ini harus menjadi momentum peningkatan kinerja bagi seluruh aparatur dan penyuluh,” tegasnya.

Beliau juga berharap agar seluruh insan perkebunan terus berinovasi dan berkolaborasi demi mewujudkan perkebunan Bengkalis yang berkelanjutan dan mampu bersaing di kancah nasional maupun global.

Turut hadiri dalam kegiatan tersebut Tim Percepatan Pembangunan Kabupaten Bengkalis, Yuhelmi, Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Bengkalis, Sufandi, Kadis Perpustakaan dan Kearsipan, Hendrik Dwi Yatmoko, Sekretaris Dinas Perkebunan, Dahen Tawakal, sejumlah pejabat struktural dan mitra strategis dari sektor swasta dan tamu undangan lainnya.***(imam/hm)

Dua Pintu Spillway PLTA Koto Panjang Dibuka Setinggi 50 Cm

Pekanbaru(SegmenNews.com)– Manajemen PLTA Koto Panjang, Kampar, Riau, resmi melakukan pembukaan pintu pelimpah waduk atau spillway gate pada Selasa, 30 Desember 2025 pukul 10.00 WIB. Pembukaan dilakukan setelah melalui pembahasan Tim Koordinasi Pengoperasian Bendungan PLTA Koto Panjang yang digelar pada Senin, 29 Desember 2025, dan telah sesuai dengan prosedur early release yang berlaku.

Manager PLTA Koto Panjang, Dhani Irwansyah, menjelaskan bahwa keputusan pembukaan spillway didasarkan pada kondisi Tinggi Muka Air (TMA) waduk yang mengalami kenaikan signifikan. Dalam kurun waktu 24 jam, elevasi aktual waduk telah melebihi elevasi Rencana Tahunan Operasi Waduk (RTOW) 2025 sebesar 50 sentimeter.

“Pada tanggal 29 Desember 2025 pukul 09.00 WIB, selisih elevasi sudah mencapai 1,5 meter, dengan elevasi aktual 79,20 mdpl, sementara elevasi RTOW berada di angka 77,70 mdpl,” ujar Dhani Irwansyah.

Selain faktor elevasi, kondisi operasional pembangkit juga menjadi pertimbangan utama. Saat ini, PLTA Koto Panjang hanya dapat beroperasi dengan dua unit pembangkit dengan beban 38 megawatt.

Kondisi tersebut membuat debit outflow turbin maksimal hanya mencapai sekitar 230 meter kubik per detik (m³/s), lebih rendah dibandingkan operasi normal tiga unit pembangkit yang mampu menghasilkan outflow hingga 348 m³/s. Dengan demikian, terdapat selisih debit outflow sekitar 118 m³/s.

Dhani Irwansyah menambahkan, keputusan early release juga mempertimbangkan tingginya curah hujan di wilayah hulu waduk serta proyeksi peningkatan inflow dalam beberapa hari ke depan yang berpotensi diikuti kenaikan elevasi waduk.

“Dengan mempertimbangkan peningkatan inflow, kenaikan elevasi waduk, serta keterbatasan outflow turbin, Tim Koordinasi menyepakati dilakukannya early release melalui pembukaan pintu pelimpah,” jelasnya.

Pada tahap awal, pembukaan spillway dilakukan dengan total bukaan dua pintu, masing-masing setinggi 50 sentimeter. Berdasarkan tabel buangan air, bukaan tersebut setara dengan debit outflow spillway sekitar 134 m³/s.

Dengan demikian, total outflow waduk yang merupakan gabungan outflow turbin dan spillway mencapai sekitar 364 m³/s, mendekati kondisi PLTA Koto Panjang saat beroperasi normal dengan tiga unit pembangkit pada beban maksimal.

Adapun kondisi terkini Waduk Koto Panjang per Selasa, 30 Desember 2025 pukul 10.00 WIB, elevasi waduk tercatat berada di angka 79,62 mdpl. Pada waktu yang sama, outflow turbin sebesar 230,96 m³/s dan inflow waduk mencapai 596,46 m³/s.

Manajemen PLTA Koto Panjang memastikan pemantauan kondisi waduk dan aliran Sungai Kampar terus dilakukan secara intensif serta mengimbau masyarakat di wilayah hilir waduk untuk tetap waspada selama proses early release berlangsung.***(mr)

Wamendagri Dorong Penguatan Kolaborasi Pusat dan Daerah

Jakarta(SegmenNews.com)- Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ahmad Wiyagus menegaskan pentingnya penguatan kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan kebutuhan pokok.

Hal tersebut disampaikannya saat memimpin Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah penutup tahun 2025 yang diikuti seluruh pemerintah daerah se-Indonesia, Senin (29/12/2025).

Dalam arahannya, Ahmad Wiyagus mengatakan bahwa pengendalian inflasi atau tantangan sabilitas harga dipenghujung tahun adalah ujian konkrit yang selama ini dilakukan.

Dia menyebutkan, sesuai dengan arahan Presiden RI, semangat gotong royong harus menjadi landasan utama bagi pemerintah dalam menjalankan fungsi pengawasan dan pengendalian inflasi di daerah.

Oleh karena itu kata dia, pemerintah tidak boleh bekerja secara parsial, diperlukan kolaborasi dan koordinasi pusat dan daerah untuk memastikan tidak terjadi lonjakan harga di masyarakat.

“Demi memastikan kestabilan pasokan dan harga, dan setiap kebutuhan masyarakat tersedia dengan harga terjangkau terutama di wilayah terdampak bencana,” ujarnya.

Wamendagri juga meminta Pemda untuk memastikan kelancaran distribusi, dan memastikan rantai pasok logistik tidak terhambat oleh kendala teknis maupun cuaca ekstrem yang saat ini terjadi di beberapa wilayah di Indonesia, sehingga disparitas harga dapat diminamilisir.

“Respon cepat daerah agar setiap pimpinan daerah melakukan intervensi nyata di pasar secara terukur dan berbasis data yang benar-benar akurat,” ungkapnya.

Ahmad Wiyagus melanjutkan, melalui rakor pengendalian inflasi dia ingin memastikan kehadiran negara benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat.

Untuk itu, dia mengajak Pemda untuk meninggalkan ego sektoral dan bekerja sama secara konsisten demi kepentingan rakyat.

“Saya ingin mengingatkan kepala daerah bahwa rapat ini bukan bersifat agenda rutin, tapi kita terus berinovasi dalam rangka melakukan pengendalian inflasi,” ucapnya.

Wamendagri menambahkan, pemerintah pusat menempatkan pengendalian inflasi ini sebagai agenda krusial bagi kesejahteraan rakyat. Untuk itu dalam konteks otonomi daerah, keberhasilan kebijakan Pemda ditentukan oleh kepemimpinan kepala daerah.

Lanjutnya, rakor inflasi penutup penghujung 2025 ini momentum mengevaluasi langka-langkah yang telah diambil setahun belakangan.

Sehingga segala capaian positif yang diraih tahun ini harus dipertahankan, bila perlu ditingkatkan, dan kendala yang dihadapi harus menjadi bahan evaluasi dan pembelajaran berharga untuk menyongsong 2026.

“Kami berharap seluruh dinamika pengendalian harga yang dijalankan sepanjang 2025 dapat menjadi pijakan kokoh dan acuan strategis tahun depan. Mari kita masuki 2026 dengan komitmen lebih kuat, kolaborasi yang lebih konsisten, sinergi dan inovasi yang lebih tajam demi menjaga ekonomi dan daya beli masyarakat,” tutupnya.***(mr)

Menggagas Masa Depan Berkualitas, BRK Syariah Konsisten Kembangkan Akses Pendidikan Masyarakat Melalui Program CSR

Gagas Masa Depan Berkualitas, BRK Syariah Konsisten Kembangkan Akses Pendidikan Masyarakat Melalui Program CSR

Pekanbaru(SegmenNews.com)- PT Bank Riau Kepri Syariah (Perseroda) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia di wilayah Riau dan Kepulauan Riau melalui program kemitraan (CSR), khususnya di sektor pendidikan. Tidak hanya berfokus pada dukungan sarana dan prasarana pendidikan, BRK Syariah juga memberi perhatian besar pada peningkatan kualitas SDM melalui penyaluran beasiswa.

Pada tahun 2025, BRK Syariah telah menyalurkan beasiswa pendidikan bagi mahasiswa jenjang S1, S2, hingga S3 dengan total nilai mencapai lebih dari Rp800 juta. Program beasiswa ini diberikan kepada 105 penerima, yang merupakan mahasiswa yang berasal dari keluarga yang membutuhkan dukungan pembiayaan pendidikan.

“Dari 105 pemanfaat beasiswa dari BRK Syariah ini, 59 persen itu diterima oleh mahasiswa di Kepulauan Provinsi Riau dan 41 persen itu dari Provinsi Riau. Selain beasiswa, CSR BRK Syariah untuk pendidikan juga cukup banyak pada sarana dan prasarana sekolah,” kata Pemimpin Divisi Sekretariat Perusahaan, T. M. Fadhly Kholis melalui Pinbag Korkom dan IR, Ika Irawan, Senin (29/12/2025).

Selanjutnya, masih kata Ika, penetapan penerima dilakukan berdasarkan rekomendasi dari pemerintah kabupaten/kota pemegang saham BRK Syariah, sehingga memastikan bantuan diberikan secara tepat sasaran.

Dijelaskannya, sebagai bank daerah yang berkomitmen pada pembangunan berkelanjutan, Ika Irawan menegaskan bahwa program CSR BRK Syariah bersifat inklusif dan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Masyarakat dapat mengajukan permohonan bantuan CSR melalui instansi terkait di pemerintahan daerah setempat, sesuai ketentuan yang berlaku. Permohonan tersebut kemudian diverifikasi oleh instansi pemerintah yang memiliki kewenangan, dan setelah dinyatakan memenuhi persyaratan, barulah BRK Syariah menindaklanjuti dan memproses pengajuan tersebut,” katanya.

BRK Syariah memastikan seluruh proses berjalan transparan dan akuntabel sesuai mekanisme yang telah ditetapkan. Melalui sinergi dengan pemerintah daerah, bank ini berupaya menghadirkan manfaat yang luas dan nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendorong peningkatan pendidikan dan kualitas generasi muda.

“Dengan keberlanjutan program CSR di berbagai bidang, BRK Syariah berharap dapat terus memberikan kontribusi positif bagi kemajuan daerah, serta memperkuat perannya sebagai institusi keuangan syariah yang peduli terhadap kesejahteraan dan masa depan masyarakat di Riau dan Kepulauan Riau,” katanya lagi. ***(rl)

PLN TUpayakan Pemulihan Jaringan Demi Pulihkan Listrik Warga Terisolir

PLN TUpayakan Pemulihan Jaringan Demi Pulihkan Listrik Warga Terisolir

Aceh Tengah(SegmenNews.com)- PT PLN (Persero) terus mengupayakan pemulihan jaringan distribusi listrik di wilayah Aceh Tengah, khususnya Kota Takengon, pascabencana banjir bandang dan tanah longsor yang mengakibatkan kerusakan infrastruktur ketenagalistrikan. Hingga saat ini, proses pemulihan masih menghadapi tantangan berupa akses jalan darat yang terbatas dan kondisi cuaca, sehingga menjadi kendala utama mempercepat mobilisasi peralatan dan material ke sejumlah lokasi terdampak.

Meski demikian, PLN secara bertahap berhasil menormalkan sebanyak 323 gardu distribusi dan kembali menyalurkan listrik ke 184 desa di Kabupaten Aceh Tengah. Upaya pemulihan terus dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi medan dan aspek keselamatan kerja petugas di lapangan serta masyarakat sekitar.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengatakan bahwa PLN terus berkoordinasi dan berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah (Pemda), TNI, Polri, serta masyarakat setempat untuk membuka akses menuju wilayah-wilayah yang masih terisolasi agar perbaikan sistem kelistrikan dapat segera dilakukan.

“Kami memahami tingginya urgensi listrik bagi masyarakat Takengon dalam masa pemulihan pascabencana. Bersama Pemda, TNI, Polri, dan masyarakat, kami terus berkoordinasi di lapangan untuk membuka akses jalan untuk mobilisasi material yang masih terbatas” ujar Darmawan.

Sebagai langkah darurat untuk menjaga layanan vital tetap berjalan, PLN sebelumnya juga bekerja sama dengan TNI mengirimkan genset ke RSUD Takengon melalui jalur udara, guna memastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap berlangsung.

Darmawan menambahkan, begitu akses jalan aman untuk dilalui armada pengangkut material, personel PLN akan segera melakukan percepatan perbaikan dan pendirian kembali jaringan distribusi yang terdampak.

“Begitu akses darat aman untuk di lakukan pengangkutan material, PLN akan langsung bergerak cepat melanjutkan pemulihan jaringan agar listrik dapat segera dinikmati kembali oleh masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu General PLN Unit Induk Distribusi (UID) Aceh, Eddi Saputra menegaskan pihaknya terus mengupayakan penormalan sebanyak 139 gardu distribusi yang masih terdampak di Kabupaten Aceh Tengah.

“Kami terus mengupayakan perbaikan gardu-gardu distribusi tersebut, termasuk jaringan distribusi dan sarana pendukung lain yang membutuhkan penanganan lanjutan,” jelas Eddi.

Ia menegaskan bahwa seluruh proses pemulihan dilakukan secara bertahap dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan kerja dan keandalan sistem.

“Petugas kami di lapangan bekerja menyesuaikan kondisi infrastruktur dan medan, dengan tetap mengutamakan keselamatan serta keandalan pasokan listrik,” tambahnya.

Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga, menyampaikan apresiasi atas komitmen dan upaya PLN dalam memulihkan pasokan listrik di wilayahnya.

“Atas nama pemerintah dan seluruh masyarakat Kabupaten Aceh Tengah, kami mengucapkan terima kasih kepada PLN. Hingga hari ini, para petugas PLN masih terus bertugas di lapangan. Proses pemulihan masih berjalan, dan sudah sepantasnya kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kerja keras seluruh tim yang melayani masyarakat,” pungkas Haili.***(rl)

BRK Syariah Raih Dua Penghargaan pada Ajang Hajj Banking Award BPKH 2025

BRK Syariah Raih Dua Penghargaan pada Ajang Hajj Banking Award BPKH 2025

Jakarta(SegmenNews.com)- PT Bank Riau Kepri Syariah (Perseroda) kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih 2 penghargaan bergengsi pada ajang Hajj Banking Award BPKH 2025.

Penghargaan ini diberikan langsung oleh Anggota Dewan Pengawas BPKH, Heru Muara Sidik, kepada PLT. Direktur Utama BRK Syariah, Helwin Yunus, pada acara Annual Meeting & Hajj Banking Award BPKH 2025 yang berlangsung di Opus Grand Ballroom The Tribrata Dharmawangsa Jakarta, Selasa (23/12/2025).

BRK Syariah Raih Dua Penghargaan pada Ajang Hajj Banking Award BPKH 2025

Penghargaan ini semakin mengukuhkan posisi BRK Syariah sebagai bank syariah yang terpercaya dalam pengelolaan dana haji dan umrah.

Dua penghargaan yang diraih adalah Juara Kedua dalam kategori Hajj Registration & AUM Contribution Bank 2025 dan Juara Ketiga dalam kategori The Best of Young Hajj Pilgrims Registration Bank 2025.

Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi BPKH atas kontribusi signifikan BRK Syariah dalam pengelolaan dana haji dan pengembangan layanan haji serta umrah.

Acara pemberian penghargaan turut dihadiri oleh Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf, Kepala BPKH Fadlul Imansyah, dan Anggota Badan Pelaksana BPKH Harry Alexander.

Menanggapi prestasi gemilang ini, PLT. Direktur Utama BRK Syariah, Helwin Yunus, menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh nasabah yang telah mempercayakan pengelolaan dana hajinya kepada BRK Syariah.

“Penghargaan ini tidak lepas dari dedikasi seluruh jajaran BRK Syariah serta kepercayaan yang terus diberikan oleh para nasabah. Ke depan, kami akan terus memperkuat layanan dan mengembangkan inovasi produk, terutama Haji Muda, yang dirancang khusus untuk membantu perencanaan ibadah haji sejak usia dini.” ujar Helwin.

Helwin juga menambahkan penjelasan mengenai produk Bank yaitu Tabungan Haji Muda BRK Syariah.

“Haji Muda adalah solusi perencanaan ibadah haji sejak dini melalui tabungan berkala, memungkinkan orang tua menyiapkan dana untuk anaknya berangkat haji hingga usia 17 tahun dengan setoran awal Rp100 ribu, setoran lanjutan mulai Rp20 ribu, tanpa biaya administrasi, dan membantu mempercepat proses mendapatkan nomor porsi haji.” pungkasnya.

Turut hadir pada kegiatan tersebut Pemimpin Divisi Dana dan Digital Banking BRK Syariah Edi Wardana, Pinbag CGHU BRK Syariah Melani Usman, dan Staff CGHU BRK Syariah Lili Arni.***(rl)

Produksi Migas Dongkrak Pembangunan Daerah

Produksi Migas Dongkrak Pembangunan Daerah

Pekanbaru(SegmenNews.com)– Di tengah upaya mengejar target produksi nasional 1 juta barel per hari pada 2030, Pemerintah Provinsi Riau berharap peningkatan produksi migas di wilayah Blok Rokan mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat melalui Dana Bagi Hasil Migas. Terlebih, saat ini telah diresmikan Injeksi Perdana Chemical Enhanced Oil Recovery (CEOR) Tahap 1.

Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, mengatakan dukungan penuh Pemprov Riau terhadap upaya peningkatan produksi hulu migas di wilayah kerja PT Pertamina Hulu Rokan (PHR). Ia menambahkan dirinya mengikuti langsung perjalanan sejak tahap pencanangan awal bersama Presiden Republik Indonesia pada 1 Juni 2024 di Dumai, saat masih menjabat sebagai Penjabat Gubernur Riau.

Ia mengingatkan bahwa pencanangan tersebut memiliki target besar, yakni mencapai produksi nasional 1 juta barel minyak per hari pada tahun 2030. Menurutnya, setelah satu tahun berjalan, langkah konkret seperti injeksi perdana teknologi menjadi bagian penting untuk mengejar target.

“Kami ingin melapor juga Pak Komut, Pak Wakil Direktur. Saya ini dulu waktu Pj Gubernur mendampingi Pak Presiden peresmian pencanangan pada 1 Juni 2024 di Dumai. Sekarang sudah Plt, saya juga ikut acara peresmiannya. Karena pada 1 Juni kemarin itu target kita juga 1 juta barel per hari di 2030. Udah satu tahun,” katanya di Rumbai Camp, Selasa (23/12/2025).

Dalam kesempatan itu, Plt Gubri SF Hariyanto juga menyinggung kondisi Dana Bagi Hasil (DBH) Migas yang diterima Provinsi Riau. Ia menyebutkan bahwa sebelumnya Riau sempat menerima DBH hingga Rp3,5 triliun, namun pada tahun 2024 jumlah tersebut mengalami penurunan.

“Alhamdulillah, dulu kami dapat 3,5 triliun (dana bagi hasil migas), tapi 2024 ini jauh turun. Karena waktu rapat dengan PHR ini sama-sama lagi beroperasi, nanam saham dulu sebanyaknya. Mudah-mudahan nanti peningkatan barelnya tinggi, kami dapat bagian juga,” jelasnya.

Plt Gubri SF Hariyanto berharap peningkatan produksi migas diharapkan berdampak langsung terhadap keberlanjutan DBH Migas. Dana tersebut, lanjutnya, sangat dibutuhkan untuk membiayai pembangunan daerah yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Kami berharap peningkatan produksi dari teknologi ini akan berdampak positif pada keberlanjutan Dana Bagi Hasil (DBH) Migas. Dana inilah yang akan kembali kepada rakyat Riau dalam untuk pembangunan jalan, sekolah, dan fasilitas sehatan,” harapnya.

Untuk memastikan kelancaran operasi migas, Pemerintah Provinsi Riau telah membentuk Satgas Percepatan Operasi Hulu Migas. Satgas ini bertujuan menciptakan iklim operasi yang kondusif serta memperkuat koordinasi lintas sektoral antara pemerintah daerah, aparat, dan pelaku industri migas.

“Untuk itu, komitmen kami jelas. Melalui Satgas Percepatan Operasi Hulu Migas, Pemprov Riau terus berupaya menciptakan iklim operasi yang kondusif. Kami hadir sebagai mitra strategis untuk memperlancar koordinasi lintas sektoral, memastikan keamanan investasi, dan memberikan dukungan penuh agar operasi hulu migas di Riau dapat berjalan aman dan optimal,” lanjutnya.

Ia juga menekankan komitmen Pemprov Riau untuk menjaga daerah tetap ramah terhadap investasi strategis nasional. Menurutnya, keberhasilan sektor migas di Riau tidak hanya berdampak pada daerah, tetapi juga berkontribusi besar terhadap ketahanan energi nasional.

“Kami ingin memastikan Riau tetap menjadi rumah yang ramah bagi investasi strategis nasional. Saya ucapkan selamat kepada seluruh jajaran Pertamina Hulu Rokan, SKK Migas, dan Pertamina Persero,” tegasnya.

Ia juga turut menyampaikan aspirasi pemerintah kabupaten, khususnya Kabupaten Siak, yang sangat berharap peningkatan DBH Migas. Mantan Sekda Riau ini menyoroti kondisi infrastruktur jalan di daerah tersebut yang banyak mengalami kerusakan.

“Mudah-mudahan nanti peningkatan barelnya nanti tinggi. Bupati Siak sangat mengharapkan sekali dana bagi hasil. Jalannya pada rusak semua. Kalau Pak Komut belok kiri itu jalannya lubang semua, Itu jalan arah ke Siak. Inilah kami butuhkan, kami juga berharap PHR ini, peningkatan produksinya, dapat berkontribusi kepada pemerintah daerah Provinsi Riau,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menuturkan peningkatan produksi PHR ke depan dapat memberikan kontribusi yang lebih besar bagi pemerintah daerah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota penghasil migas. Plt Gubernur SF Hariyanto juga berharap injeksi perdana teknologi peningkatan produksi migas tersebut dapat berjalan lancar dan menghasilkan produksi yang melampaui target yang telah ditetapkan.

“Semoga injeksi perdana hari ini berjalan lancar. Mari kita jaga aset negara ini bersama-sama. Dari Riau, kita alirkan energi untuk Indonesia Maju,” pungkasnya.***(mr)

Danantara dan PLN Jajaki Peluang Investasi Energi Baru Terbarukan

Danantara dan PLN Jajaki Peluang Investasi Energi Baru Terbarukan

Jakarta(SegmenNews.com)- Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) menandatangani Head of Agreement (HoA) dengan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) (PLN) untuk mempercepat pengembangan energi baru terbarukan (EBT) di Indonesia. Melalui kerja sama strategis ini, DIM akan menjajaki peluang investasi pada proyek-proyek pembangkit listrik berbasis EBT yang dikembangkan melalui anak usaha PLN, yaitu PLN Nusantara Renewables (PLN NR) dan PLN Indonesia Power Renewables (PLN IPR).

Sebagai _sovereign fund_ dengan mandat ganda, Danantara Indonesia berinvestasi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan. Sejalan dengan tantangan perubahan iklim dan kebutuhan transisi menuju sistem energi yang lebih bersih, pengembangan energi baru terbarukan menjadi salah satu sektor prioritas investasi Danantara Indonesia. Sektor ini dinilai memiliki _multiplier effect_ yang signifikan, baik terhadap perlindungan lingkungan, peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, penguatan ketahanan energi nasional, maupun penciptaan lapangan kerja hijau.

PLN sebagai penyedia listrik nasional yang mengedepankan prinsip keberlanjutan memiliki visi yang sejalan dalam mendorong transisi energi di Indonesia. Berbagai langkah telah dilakukan oleh PLN untuk meningkatkan kapasitas pembangkit energi baru terbarukan secara bertahap dan terukur. Upaya tersebut sejalan dengan kebutuhan Indonesia untuk memperkuat bauran energi bersih dan menurunkan emisi, sebagaimana ditetapkan dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2034 yang disusun oleh Pemerintah.

Pandu Sjahrir, Chief Investment Officer Danantara Indonesia, menyampaikan bahwa Danantara Indonesia hadir sebagai institusi investasi strategis yang berorientasi jangka panjang. Selain itu, kerjasama ini dapat berperan penting dalam tujuan Indonesia mencapai swasembada energi dan menyikapi kondisi perubahan iklim (_climate change_) yang semakin mendesak. “Danantara Indonesia berkomitmen mendukung pembangunan energi masa depan Indonesia melalui investasi yang tidak hanya berfokus pada imbal hasil finansial, tetapi juga pada keberlanjutan bagi generasi mendatang. Energi baru terbarukan merupakan sektor kunci dalam memastikan sistem energi yang lebih sehat, bersih, dan berkelanjutan. Penandatanganan HoA ini menjadi tonggak awal dalam menjajaki kebutuhan investasi strategis yang besar, mendorong pengembangan EBT yang andal, serta memperkuat posisi Indonesia dalam swasembada energi, transformasi hijau, serta menyikapi kondisi perubahan iklim yang kita alami bersama,” ujarnya.

Sementara, Darmawan Prasodjo, Direktur Utama PLN menegaskan bahwa transisi energi membutuhkan kolaborasi yang erat dan dukungan pembiayaan yang berkelanjutan. “Transisi energi tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri. Diperlukan kolaborasi yang kuat serta dukungan pembiayaan yang solid dan berkelanjutan. Kehadiran Danantara Indonesia memperkuat langkah PLN dalam mengembangkan energi terbarukan secara lebih terstruktur, sekaligus memastikan proyek-proyek hijau yang tercantum dalam RUPTL dapat berjalan tepat waktu dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat serta sistem ketenagalistrikan nasional,” ungkap Darmawan.

RUPTL menetapkan rencana penambahan kapasitas pembangkit listrik baru sebesar 70 GW, dengan sekitar 76 persen di antaranya berasal dari energi terbarukan. Melalui kerja sama ini, Danantara Indonesia dan PLN akan menggabungkan kapabilitas investasi dan keahlian operasional di sektor ketenagalistrikan, sehingga pencapaian target energi terbarukan nasional dapat didorong secara lebih optimal.

Pandu Sjahrir juga menekankan pentingnya eksekusi yang selaras serta kolaborasi lintas institusi dalam mempercepat pengembangan energi terbarukan. “Kolaborasi dengan PLN memungkinkan penyelarasan antara kapabilitas investasi dan kesiapan operasional di sektor ketenagalistrikan. Melalui peran Danantara Indonesia sebagai institusi investasi strategis, kami tidak hanya menyediakan pembiayaan, tetapi juga berperan aktif dalam mengidentifikasi dan membantu mengatasi berbagai tantangan pengembangan proyek, menghadirkan akses permodalan yang kompetitif, serta mendukung penciptaan lapangan kerja hijau. Dengan pendekatan ini, kami ingin memastikan pengembangan EBT dapat berjalan lebih terstruktur, tepat waktu, dan terintegrasi dengan kebutuhan sistem kelistrikan nasional,” tutupnya.

Penandatanganan HoA ini merupakan tahap awal dari rencana penjajakan kerja sama investasi antara Danantara Indonesia dan PLN. Rincian lebih lanjut mengenai bentuk dan struktur investasi akan diumumkan pada waktunya, sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku serta hasil proses uji tuntas yang dilakukan oleh para pihak.

*Tentang Danantara Indonesia*
_Danantara Indonesia, dikenal sebagai Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara), adalah badan pengelola investasi strategis yang dibentuk melalui Undang- Undang Nomor 1 Tahun 2025. Sebagai lembaga independen di bawah Presiden, Danantara Indonesia memiliki mandat untuk mengelola dan mengoptimalkan investasi pemerintah serta aset BUMN guna mendukung pencapaian misi Asta Cita, rencana strategis nasional, serta program pemerintah dalam mempercepat industrialisasi dan pertumbuhan ekonomi. Dengan pendekatan yang profesional, transparan, dan akuntabel, Danantara Indonesia bertujuan untuk memperkuat tata kelola aset negara, menciptakan nilai tambah bagi perekonomian, serta meningkatkan daya saing Indonesia di pasar global.***(rl)

Besok, 2.505 PPPK Paruh Waktu Pemprov Riau Dilantik

Pekanbaru(SegmenNews.com)- Kabar baik bagi ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau. Sebanyak 2.505 orang PPPK Paruh Waktu dijadwalkan akan menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan pada Rabu (24/12/2025) besok.

Prosesi penyerahan SK akan dipusatkan di Lapangan Helipad Gedung Daerah Provinsi Riau, Komplek Kediaman Gubernur Riau, Jalan Diponegoro, Kota Pekanbaru. Acara dijadwalkan dimulai pukul 08.00 WIB.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau, Indra SE, menjelaskan bahwa penyerahan SK ini dilakukan setelah seluruh proses administrasi rampung, termasuk penetapan Nomor Induk PPPK oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN).

“Nomor Induk PPPK Paruh Waktu sudah ditetapkan oleh BKN Regional XII Pekanbaru. Karena itu, kita lanjutkan dengan penyerahan SK pengangkatan,” ujar Indra, Selasa (23/11/2025).

Indra menegaskan, kegiatan ini merupakan bagian penting dari tahapan resmi pengangkatan PPPK Paruh Waktu Tahun Anggaran 2025 di lingkungan Pemprov Riau. Ia mengimbau seluruh peserta agar mempersiapkan diri dan mengikuti seluruh ketentuan yang telah ditetapkan panitia.

Berdasarkan pengumuman resmi BKD Riau, peserta diwajibkan hadir paling lambat 60 menit sebelum acara dimulai, membawa alat tulis pribadi, serta mengenakan pakaian Korpri lengkap dengan sepatu pantofel hitam. Untuk peserta perempuan, diwajibkan mengenakan jilbab hitam polos, papan nama, dan lambang Korpri.

Selain itu, peserta juga wajib mengisi daftar hadir yang telah disediakan. Panitia dengan tegas melarang peserta membawa kendaraan pribadi ke lokasi acara demi kelancaran dan ketertiban pelaksanaan kegiatan.

Pemprov Riau melalui BKD juga meminta para PPPK Paruh Waktu untuk terus memantau perkembangan informasi resmi terkait penyerahan SK melalui situs bkd.riau.go.id, guna menghindari kesalahan informasi.

Dengan penyerahan SK ini, ribuan PPPK Paruh Waktu di Riau diharapkan dapat segera menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara optimal dalam mendukung kinerja pemerintahan daerah.***(mr)

Pemkab Bengkalis Sambut 5 Siswa Sekolah Rakyat, 2 Siswa Raih Juara I dan Juara II di Semester Pertama

Pemkab Bengkalis Sambut 5 Siswa Sekolah Rakyat, 2 Siswa Raih Juara I dan Juara II di Semester Pertama

Bengkalis(SegmenNews.com)- Sebagai bentuk rasa syukur, bangga dan apresiasi, Pemerintah Kabupaten Bengkalis melalui Dinas Sosial Bengkalis menyambut kedatangan lima siswa Sekolah Rakyat (SR) mewakili Kabupaten Bengkalis yang pulang dari mengikuti program pendidikan di Sekolah Rakyat Menengah Atas 31 Pekanbaru, bersama rombongan pendamping dari Abiseka Pekanbaru.

Kegiatan penyambutan berlangsung, pada Sabtu 20 Desember 2025 kemarin, di Pelabuhan Roro Bengkalis. Momen penyambutan tersebut menjadi semakin istimewa karena dua siswa berhasil menorehkan prestasi membanggakan pada semester pertama.

Siswa bernama Manja sukses meraih juara I, dan siswa bernama Maulana juga berhasil meraih juara II. Prestasi ini menunjukkan bahwa program pendidikan alternatif melalui Sekolah Rakyat mampu membuka peluang bagi anak-anak untuk berkembang dan meraih keberhasilan akademik.

Sekolah Rakyat merupakan konsep pendidikan alternatif yang dirancang sebagai sarana pemerataan akses pendidikan terutama bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu. Program ini menggunakan pendekatan pembelajaran inklusif yang menekankan penguatan karakter, literasi, serta keterampilan hidup.

Untuk tahap awal, SRMA 31 Pekanbaru secara khusus menerima siswa dari keluarga kategori desil 1 dan 2, yaitu kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan paling rendah. Seluruh kebutuhan pendidikan siswa, termasuk fasilitas belajar dan pemenuhan kebutuhan dasar, diberikan tanpa biaya.

SRMA 31 Pekanbaru menyediakan sejumlah fasilitas guna mendukung kenyamanan dan perkembangan siswa, meliputi, Asrama tempat tinggal, konseling dan pendampingan sosial, program penguatan karakter dan life skill,Kegiatan ekstrakurikuler, fasilitator dan pendamping berkompetensi, pemenuhan kebutuhan dasar selama masa pendidikan.

Program ini diharapkan mampu membekali anak-anak dengan kemampuan akademik sekaligus kecakapan hidup yang berguna bagi masa depan mereka.

Dalam kegiatan penyambutan ini, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bengkalis beserta pejabat Dinas Sosial Kabupaten Bengkalis hadir mewakili Pemerintah Kabupaten Bengkalis.

Kehadiran jajaran Dinas Sosial merupakan bentuk dukungan pemerintah terhadap pendidikan berbasis pemberdayaan seperti Sekolah Rakyat yang telah memberikan ruang bagi anak-anak untuk mendapatkan pengalaman belajar yang lebih luas dan bermakna.

Salah satu orang tua siswa SR menyampaikan rasa haru dan syukur atas kesempatan yang diterima anak mereka. Ia memberikan apresiasi mendalam kepada pemerintah pusat dan daerah yang telah membuka akses pendidikan lebih luas bagi anak-anak Bengkalis.

“Terima kasih sebesar-besarnya kepada Presiden Prabowo, Kementerian Sosial, dan Ibu Bupati Bengkalis yang memberi kesempatan kepada anak kami bersekolah, di Sekolah Rakyat Menengah Atas 31 Pekanbaru. Alhamdulillah, anak kami bisa meraih prestasi pada semester pertama ini,”ujar orang tua siswa dengan penuh kebanggaan.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bengkalis H. Hambali, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bengkalis untuk terus mendukung program-program pendidikan yang memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia, sekaligus mendorong berkembangnya pendidikan alternatif yang memberdayakan.

“Sekolah Rakyat adalah wujud nyata komitmen pemerintah dalam membuka akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Program ini membuktikan bahwa kemiskinan bukanlah batas, melainkan tantangan yang dapat diatasi dengan kesempatan dan pendidikan yang layak. Prestasi para siswa menjadi bukti bahwa mereka mampu bersaing dan berkembang ketika diberi ruang untuk belajar dan bermimpi. Atas nama Dinas Sosial Kabupaten Bengkalis, saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya. Teruslah berjuang dan jadilah generasi yang membawa masa depan lebih cerah bagi keluarga, daerah, dan bangsa.”ujarnya.

Dengan adanya kegiatan penyambutan ini, diharapkan memotivasi para siswa semakin meningkat, serta memperkuat kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Bengkalis dan Abiseka Pekanbaru dalam mendukung pengembangan pendidikan bagi anak-anak daerah.***(rl)