Beranda blog Halaman 2815

BNN tes Urine, PNS Bengkalis Kedapatan Ganti Urin dengan Air

ilustrasi
ilustrasi

Bengkalis (SegmenNews.com)— Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat melakukan tes urin kepada seluruh PNS di lingkup Pemkab Bengkalis, Senin (9/9). Tes urin dadakan tersebut berlangsung di kantor Bupati Bengkalis dan disaksikan Bupati Bengkalis H. Herliyan Saleh dan Wakil Bupati H. Suayatno.

Sebanyak 10 perwakilan BNN yang dipimpin AKBP Maria Sorlury, SH, Analis dari Direktorat Peran Serta Deputy Pemberdayaan Masyarakat BNN satu persatu mengambil sampel urin PNS melalui tabung sampel urin. Tes urin secara mendadak itu membuat sebagian PNS di Kabupaten Bengkalis banyak yang kabur, atau memilih absen.

Pantauan di kantor Bupati Bengkalis, suasana pemeriksaan atau tes urin PNS berjalan dengan normal. Saking ketakutannya, petugas pemeriksaan dari Laboratorium BNN mendapati lima tabung urin yang sengaja dipalsukan dengan diganti air mineral. Hanya saja upaya itu dapat terpantau dari nomor absen dan tabung tes urine yang dimiliki masing-masing PNS.

Dari 10 perwakilan BNN, dua diantaranya bertugas melakukan pengecekan sampel secara manual, sedangkan dua lainnya melakukan absen dan memberikan nomor peserta tes urin, dan selebihnya melakukan pengawasan.

Wakil Bupati Bengkalis H. Suayatno, disela-sela tes urin PNS mengutarakan, tes urin ini rangkaian kegiatan BNN yang bekerjasama dengan BNP Riau dan BNK Bengkalis. Tes urin juga menjadi program BNK kabupaten Bengkalis, dalam rangka mendukung program nasional dengan target 2013 itu zero bebas narkoba.

“Kita inginkan ada efek positif dari tes urin ini. Karena dari angka kasus narkoba, Indonesia sangat mengkhawatirkan, termasuk Riau dan Bengkalis, dimana Kabupaten Bengkalis masuk urutan kedua terbesar kasus narkoba, setelah Pekanbaru,” kata Suayatno.

Disinggung mengenai hasil tes urin atau uji sampel dari PNS. Suayatno mengaku, nantinya hasil tes urin dapat diketahui dari laporan BNN. Namun jelas, BNN sudah berkenan untuk turun ke Bengkalis itu sudah baik, dan Pemkab sangat berharap cukup besar agar program tes urin ini berkelanjutan nantinya.

BNN yang diminta Pemkab untuk turun ke Bengkalis itu memberikan target 1000 PNS, untuk diambil sampel urin, awalnya Pemkab melalui BNK mengajukan permohonan 2 ribu PNS. Akan tetapi, baru dapat direalisasikan 1000, itu pun banyak PNS yang masih berupaya menghindar, dan ada juga yang memberikan sampel urin palsu.

“Ini proaktif kita, dan salah satu upaya yang dilakukan untuk menekan maraknya peredaran narkoba di Bengkalis, dan Riau pada umumnya,” katanya.

Sementara itu, AKBP Maria Sorlury, SH, Analis dari Direktorat Peran Serta Deputy Pemberdayaan Masyarakat BNN Pusat saat diwawancarai, mengatakan, satu-satunya kabupaten di Riau yang baru disinggahinya adalah kabupaten Bengkalis. Karena Pemkab dan BNK nya langsung mengajukan permohonan ke BNN untuk pelaksanaan tes urin PNS.

Ditambah dengan hasil analisa dilapangan, dimana Bengkalis merupakan kabupaten nomor urut 2 di Riau yang jumlah kasus narkobanya banyak, bahkan sudah merambat ke kalangan pejabat.

“Saya dapat laporan ada sekitar 16 PNS yang tersangkut narkoba, jumlah itu sangat besar. Maka dari itu kita turun ke sini, dan kebetulan Pemkab dan BNK nya juga mendukung. Kegiatan ini akan terlaksana sampai dengan data kebutuhan,” paparnya lagi.

AKBP Maria juga sedikit menjelaskan, terkait dengan kasus narkoba. Tidak semua pemakai itu bisa tersangkut hukum, sepanjang pemakai adalah korban yang bersedia melapor bahwa dirinya adalah korban, maka korban dari zat adiktif berbahaya itu bisa mendapatkan perawatan atau rehabilitasi secara gratis, hal itu dibenarkan oleh Undang-Undang.

“Sepanjang pengguna itu adalah korban dan melaporkannya ke Polisi. Ya, korban itu berhak mendapatkan hak rehabilitasi. Namun, kebanyakan kasus-kasus narkoba, rata-rata yang tertangkap justru menyalahgunakan, setelah diproses hukum baru mengaku sebagai pemakai. Jika demikian kejadiannya, proses tetap jalan, dan rehabilitasi hanya berlaku pada korban yang melapor,” tegas perwira wanita yang bertugas di Barekrim Mabes Polri sebagai Kanit III, Sub Direktorat II Dir Tindak Pidana Narkoba ini.

Khusus kabupaten Bengkalis, sambung AKBP Maria, rehabilitasi itu ada di BNN Riau. Tidak ada alasan tidak adanya rumah rehabilitasi. Rumah Sakit Jiwa itu tempatnya, dan sudah ada kesepakatan atau Memorandum Of Understanding (MoU) dengan BNN. (no/ur)

Bupati Syamsuar Jadi Narsum di IPDN Jatinangor Bandung

bupati siakSiak (SegmenNews.com)– Bupati Siak H Syamsuar MSi menjadi narasumber dalam Diklat PIM IV di Gedung Serba Guna Negara Bhakti IPDN Jatinangor Bandung, Sabtu (6/9/13). Adapun tema yang diambil dalam materi tersebut adalah tentang Aplikasi Kepemimpinan Dalam Penyelenggaraan Otonomi Daerah.

Dalam pemaparan makalah, Bupati Siak banyak menceritakan tentang kondisi Kabupaten Siak saat ini dan rencana jangka menengah dan panjang. Program-program andalan yang dipaparkan adalah bagian paling menarik yang menjadi topik bahasan pemakalahan materi pada diklat PIM IV tersebut.

Bupati juga menyampaikan visi dan misi kabupaten Siak berikut penghargaan-penghargaan serta program kerja yang menjadi perhatian dan fokusnya saat ini. Baik itu, program kesehatan, pendidikan, ekonomi kerakyatan serta bantuan-bantuan dalam bidang pertanian dan peternakan.

“Jaga nama baik alumni dan bekerjalah bersungguh-sungguh jika telah terjun ke masyarakat nantinya agar apa yang kita perbuat dapat imbalan pahala dari Allah SWT sesuai dengan amal perbuatan,” katanya. (Humas/rinto)

PLN Diminta Atasi Krisis Listrik di Pekanbaru

firdausPekanbaru (SegmenNews.com)– Walikota Pekanbaru Firdaus MT meminta tegas kepada Perusahaan Listrik Negara (PLN) agar segera mengatasi krisis listrik di Pekanbaru.

Penegasan tersebut terkait banyaknya masyarakat yang mengeluh akibat pemadaman listrik yang tidak beraturan, bahkan satu hari bisa saampai sepuluh kali pemadaman. Pemadaman listrik tentunya akan merugikan perusahaan dan usaha kecil menengaha yang menggunakan listrik PLN.

“Jika ditotal sehari perusahaan bisa mengalami kerugian ratusan miliar akibat mati hidupnya PLN ini,” tegas Wako, Senin (9/9/13).

Sitegaskan Wako lagi, pihak PLN ajangan hanya beralasan akaibat kondisi air kering di koto panjang. Mereka bersama Kementerian harus bekerja keras megatasi krisis litrik ini.

“Ini kan jawaban klasik, kalau gitu aja terus berarti tidak ada upaya untuk melakukan langkah-langkah kongkrit untuk perbaikan.Tentu teman-teman PLN sudah sangat menyadari hal ini, dan bagaimana harusnya tentu sudah punya langkah kongkrit. Persoalan ini sudah menjadi persoalan nasional, bukannya persoalan kita saja. Saya minta supaya dapat melakukan percepatan dalam menyediakan tenaga listrik ini,” tegas Wako. (den/ur)

Achmad Bantah Issu Sakit

ahamadRokan Hulu (SegmenNews.com)– Terkait beberapa isu tentang Bupati Rokan Hulu, Drs Achmad Msi mengalami sakit dan dirawat di Rumah Sakit Malaysia pasca Pilkada. Achmad membantahnya dia dalam sehat walafiat dan tidak pernah dirawat di Rumah Sakit yang diisukan.

“Alhamdulillah saya sehat walafiat baik rohani maupun jasmani. Saya tetap beraktifitas memberikan pelayanan prima kepada masyarakat,” sampai Bupati Achmad saat memimpin apel pagi, Senin (9/9/13) dihalaman kantor Bupati.

Achmad meminta kepada jajarannya jangan terpancing oleh isu yang tak sedap tersebut, pegawai harus tetap memberikan pelayanan prima kepada masayarakat dan terus menggesa semua kegiatan fisik di Rokan Hulu. Sehingga segala program dapat terselesaiakan tepat waktu sesuai yang direncanakan. (r4n)

250 Mahasiswa UPP ikuti Orientasi

Mahasiswa ikuti Orientasi
Mahasiswa ikuti Orientasi

Rokan Hulu (SegmenNews.com)– 07 September 2013. Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi Unifersitas Pasir Pengaraian ( BEM FE UPP) menyelenggarakan orientasi pendidikan mahasiswa/i baru tahun ajaran 2013-2014. dihadiri lebih dari 250 peserta mahasiswa baru fakultas ekonomi yang terdiri dari Prodi Manajemen dan Prodi Akuntansi di aula universitas pasir pengaraian.

Acara tersebut mulai pukul 08.00-17.00 Wib dibuka oleh Makmur SE.MMA selaku pembimbing kemahasiswaan fakultas ekonomi universitas pasir pengaraian.

Madan Saputra selaku gubernur fakultas ekonomi dalam kata sambutannya menyampaikan kepada seluruh mahasiswa/i baru bahwasanya Menyandang gelar mahasiswa merupakan suatu kebanggaan sekaligus tantangan. Betapa tidak, ekspektasi dan tanggung jawab yang diemban oleh mahasiswa begitu besar.

Pengertian mahasiswa tidak bisa diartikan kata per kata. Mahasiswa juga bukanlah hanya sekedar orang yang belajar di perguruan tinggi. Tapi pengertian mahasiswa lebih dari itu. Mahasiswa adalah seorang “agent of change”.
Seorang agen pembawa perubahan. Menjadi seorang yang dapat memberikan solusi bagi permasalahan yang dihadapi oleh bangsa ini. unggkap madan saputra.

Sementara itu, Ketua Badan Legislatif Mahasiswa Fakultas Ekonomi, M.sukri hilmi menyampaikan bahwa peranan mahasiwa dalam kaitannya untuk mewujudkan kehidupan bangsa yang lebih baik, bangsa ini tidak akan pernah mempunyai harapan bila para pemudanya.

Mahasiswa jangan hanya pandai berbicara “negri ini bisa berubah”, tanpa pernah melakukan tindakan nyata, tanpa pernah memberikan kontribusi nyata untuk negri ini yang lebih baik. Karena segala janji dan ikrar takkan pernah berarti apa-apa tanpa diiringi dengan tindakan nyata.

Untuk itu, setiap mahasiswa harus bersinergi, berfikir kritis dan bertindak konkret, untuk secara bersama-sama menjadi pelopor dalam pembaharuan kehidupan bangsa.

Aprizal juga selaku ketua pelaksana menyampaikan Seorang mahasiswa tidak pernah salah. Ketika apa yang ia bicarakan benar maka berati ia hebat. Tetapi ketika apa yang ia bicarakan adalah salah, maka itu karena ia sedang belajar.

Jadi penting bagi kita semua bahwa sebagai mahasiswa kita tidak boleh takut untuk terus belajar. Belajar tidak hanya didapat di bangku perkuliahan.

Belajar berorganisasi dan kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya dapat meningkatkan pemahaman kita tentang kehidupan yang sebenarnya. kita tidak boleh menjadikan kampus UPP sebagai menara gading yang jauh dari masyarakat, tetapi kita harus menjadikan kampus UPP kita tercinta ini sebagai menara air yang menyejukkan dan memberi manfaat bagi masyarakat sekitar. (rls/r4n)

Gudang Suku Cadang Alat Berat di Rumbai Dirampok

ilustrasi
ilustrasi

Pekanbaru (SegmenNews.com) Komplotan perampok bersenjata kembali beraksi di Pekanbaru. Kali ini sasarannya gudang spare part alat berat yang berada di Jl Siak II KM 13 di Kecamatan Rumbai, Pekanbaru, dirampok sekitar pukul 03.00 WIB dini hari .

“Pelaku diperkirakan empat orang dengan membawa senpi jenis pistol. Mereka menyekap dua orang satpam yang menjaga gudang tersebut,” kata Kapolsek Rumbai, Pekanbaru AKP Franky Tambunan mengungkapkan hal itu kepada wartawan, Sabtu (7/9/2013).

Menurutnya, gudang yang satroni perampok ini milik PT Harmoni. Setelah berhasil menyekap, lanjut Franky, mereka memaksa kedua satpam untuk menunjukan tempat brankas. Di bawah todongan pistol, kedua satpam yang diikat terpaksa menunjukan ruangan kasir.

“Namun informasinya isi brankas hanya Rp4 juta. Satu camera digital milik perusahaan yang ada di ruangan kasir juga diambil komplotan tersebut,” papar Franky sperti dilansir dari detik.com.

“Kita masih mengembangkan kasus ini dan memeriksa sejumlah saksi,” kata Franky. (**)

Ini Kronologi Tabrakan Maut Melibatkan Anak Ahmad Dani

foto tabrakan maut anak ahmad dani (bersosial.com)
foto tabrakan maut anak ahmad dani (bersosial.com)

Jakarta (SegmenNews.com) NTMC Polri melaporkan kronologi tabrakan maut di tol Jagorawi yang menelan lima korban  tewas dan sepuluh orang luka-luka, termasuk Dul  putra musisi Ahmad Dhani,  bermula dari melanjunya sedan  Mitsubishi Lancer dengan kecepatan tinggi dari arah Bogor.

Sekitar pukul 00.45 WIB sedan bernomor polisi B 80 SAL, yang belakangan diketahui dikemudikan oleh  Dul dan seorang temannya, menabrak pembatas jalan.

“Akibat tabrakan itu, kendaraan lantas melompati pagar dan langsung berada di jalur yang berlawanan arah,” ujar Bribda Pol  Inggrid dari National Traffic Management Center (NTMC) Polri sebagaimana disiarkan MetroTV, Minggu (8/9/2013) pagi.

Di saat bersamaan, minibus Grand Max dengan nomor polisi B 1349 TFM yang ditumpangi 13 orang melaju dari arah Taman Mini menuju Cibubur lalu diseruduk Avanza D 1882 UZJ dari belakang.

Akibat dari kecelakaan tersebut, 4  penumpang Grand Max tewas seketika di tempat kejadian,  sedangkan seorang lagi meninggal ketika akan dirawat di  RS Melia.

“Untuk korban luka-luka kini dalam perawatan di RS Melia dan RS Polri,” papar Inggrid.

Dia menambahkan pihak yang berwajib sedang menyediliki apakah penyebab kecelakaan tersebut karena faktor kelalaian pengemudi atau  karena masalah teknis kendaraan.

sumber: bisnis

Joky Berkeliaran di Jalan Minas-Kandis

ilustrasi
ilustrasi

Kandis (SegmenNews.com) Para Joki berkeliaran di sepanjang jalan Minas-Kandis Kabupaten Siak yang macet di akibatkan pengerjaan peningkatan jalan. Para Joki tersebut memanfaatkan jalan yang macet untuk mencari rupiah.

Pihak kontraktor yang tidak berusaha menggunakan jalan alternatif untuk menghindari kemacetan membuat masyarakat sekitar memanfaatkan untuk mencari uang sebagai “joki” (petunjuk jalan arternatif untuk menghindari kemacetan).

Sebut saja Roni, salah satu Joki yang berada di jalan KM 41. Dia mengaku mendapatkan uang Rp 25 ribu untuk satu kali pelanggan yang memintanya mengantarkan dan menunjukkan arah jalan alternatif lain untuk menghindari kemacetan.

“Jalan kebun itu bisa bang! tapi kasih uang ya,” ujar Joky itu kepada SegmenNews.com Sabtu kemarin yang saat itu melintas.

Dilokasi kemacetan tampak jajaran Satuan Polisi Lalulintas (Satpolantas) Polres Siak bekerja keras untuk mengatur arus lalulintas di Jalan. Jalur dibuat sistem buka tutup.

Macet sepanjang terlihat dari Kilometer 41 hingga ke kilometer 57, petugas kepolisian Satlantas Polres Siak dari Polsek Minas disibukkan engan pengaturan lalulintas. Diantara Satlantas yang berjaga yakni Briptu A Siregar dan Brigadir Robianto, kedua polisi ini selalu menyisir lokasi-lokasi rawan kemacetan di arus lintas tersebut.

“Kemacetan ini karena adanya perbaikan jalan, dan dilakukan sisten buka tutup sejalur. Dan pasti sedikit terjadi kemacetan, tetapi kita berusaha agar kemacetan ini untuk tertip,” terang A.Siregar. (rinto)

Bupati Siak: Warga Siak tak Perlu Studi banding Belajar ternak Sapi

Bupati Syamsuar bersama Kapolres Siak di Desa Sungai Limau, Kecamatan Pusako
Bupati Syamsuar bersama Kapolres Siak di Desa Sungai Limau, Kecamatan Pusako

Siak (SegmenNews.com)– Bupati Siak, Drs H Syamsuar menegaskan kepada warganya agar menjalankan program ternak sapi dengan baik. Untuk pembelajarannya warga tak perlu jauh-jauh studi banding ke Daerah lain, pasalnya beberapa Kecamatan di Siak sudahberhasil menjalankan program tersebut dengan baik.

Kata Bupati, Kecamatan yang bisa di cadikan tempat belajar yakni, Kecamatan Lubuk Dalam, Koto Gasib dan Kerinci Kanan. Kecamatan-kecamatn tersebut sudah dapat merasakan hasil dari program ini.

“Informasi dan program pengembangan sapi ternak ini bisa melihat contoh nyata dari kecamatan- kecamatan tersebut dan tak perlu studi banding ke daerah lain. Ini merupakan program yang kami fokuskan untuk beberepa kecamatan di kabupaten siak,” papar Bupati saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan Mako Satpol Airud Polres Siak baru-baru ini.

Dipaparkan Bupati lagi, Desa Sei Limau juga merupakan desa yang mendapatkan prioritas lebih dalam program bantuan sapi yang terintigrasi dengan sawit. Dimana program sapi terintegrasi ini merupakan program yang di bimbing oleh PPL juga. kotoran sapi bisa dijadikan sebagai kompos atau pupuk terbaik bagi sawit- sawit.

Untuk sapi keluarga , biasanya diberikan bantuan 4 ekor sapi dan nantinya akan dipantau oleh PPL setempat hingga bapak dan ibu mahir dalam mengembang biakkan sapi secara baik dan benar.

“Bantuan ternak sapi masuk dalam daftar bantuan untuk daerah sungai limau dalam rangka membantu perekonmian masyarakat setempat.dan program ini masuk dalam bagian fokus program dalam rangka peningkatan taraf ekonomi masyarakat dan termasuk dalam visi dan misi kami rencana jangka menengah yaitu menjadikan siak sebagai sentra peternakan sapi terbesar di kabupaten siak.

Besar harapan Bupati agar semua bantuan program ternak sapi itu dapat dipergunakan dengan baik oleh masyarakat dan dapat dijadikan contoh nantinya serta dapat pula menambah penghasilan dan menaikkan taraf ekonomi rumah tangga.

Tak hanya it kata Bupati setiap tahunnya Pemda memprogramkan pembangunan jalan dan jembatan di setiap kampung dimana masih banyak jalan- jalan dan kampung- kampung yang tidak mendapatkan fasilitas jalan yang baik dan jembatan.

“Kami dalam upaya peningkatan infrastruktur di setiap desa dan kampung- kampung dan ini merupakan program prioritas dalam program kerja kami selama lima tahun ini ” Semoga dengan apa yang telah kita lakukan ini dapat dipergunakan dengan baik. (rinto/hum)

Bupati Siak: Pembangunan Mako Satpol Airud Tingkatkan Keamanan

 Bupati Siak, Drs. H. Syamsuar, M.Si beserta Polres Siak AKBP S.Putut Wicaksono melakukan peletakan Batu Pertama pembangunan Markas Komando (Mako) Satpol Airud Polres Siak
Bupati Siak, Drs. H. Syamsuar, M.Si beserta Polres Siak AKBP S.Putut Wicaksono melakukan peletakan Batu Pertama pembangunan Markas Komando (Mako) Satpol Airud Polres Siak

Pusako (SegmenNews.com)– Bertempat di Desa Sungai Limau, Kecamatan Pusako, Bupati Siak, Drs. H. Syamsuar, M.Si beserta Polres Siak AKBP S.Putut Wicaksono melakukan peletakan Batu Pertama pembangunan Markas Komando (Mako) Satpol Airud Polres Siak.

Bupati Syamsuar menyampaikan bahwa pembangunan Mako Satpol Airud ini adalah, merupakan kerjasama dan partisipasi seluruh warga Sei Limau dan warga Kabupaten Siak Seutuhnya dan diharapkan dengan pembangunan ini, dapat menambah kemajuan dan keamanan bagi desa sei limau nantinya agar bisa maju seperti kecamatan- kecamatan lainnya di Siak.

“Dengan dibangunnya Mako Satpol Airud ini nantinya bisa memajukan Desa Sungai Limau dan masyarakat dapat bekerjasama dalam bermasyarakat,” ujar Bupati, Kamis (5/9/13).

Selain pembanunan Mako dapat menunjang keamanan, warga Desa setempat juga saat ini sudah mendapatkan program ternak sapi untuk meningkatkan taraf hidup dan perekonomian masyarakat. Oleh itu masyarakat dan pihak keamanan dapat menjalankan tugas mereka masing-masing dan saling bahu-membahu menjaga keamanan demi kelangsungan perekonomian yang baik.

Dikesempatan itu, AKBP S.Putut Wicaksono, SIK menyambut baik akan pembangunan MAKO SATPOL AIRUD ini, dan berterimakasih atas masyarakat sungai limau dan masyarakat kabupaten siak dalam membangun daerah tercinta ini.

“Pembangunan markas komando satpol airud ini adalah kerjasama dan partisipasi bapak- dan ibu sekalian. mudah- mudahan dengan pembangunan ini dapat menambah kemajuan desa ini,” terang Kapolres. (rinto/hum)