Pekanbaru(SegmenNews.com)- Harga bawang merah dan cabai merah pasaran mengalami lonjakan akhir pekan kemarin. Kondisi ini terpantau di sejumlah pasar tradisional Kota Pekanbaru.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru, Zulhelmi Arifin menilai harga bahan pokok cendrung terkendali. Namun ia tidak menampik harga bahan pangan mengalami lonjakan.
“Kalau naik harga memang, tapi masih terkendali. Kita akan terus lakukan pengawasan di pasar,” paparnya.
Tim dari Disperindag Kota Pekanbaru tidak tinggal diam. Mereka terus melakukan pengawasan terhadap kenaikan harga bahan pangan di pasaran.
Tim dinas melakukan pengawasan harga bahan pangan di tujuh pasar tradisional yang ada. Mereka ingin memastikan stabilitas harga bahan pangan dan ketersediaan pasokan bahan pangan.
“Untuk saat ini memang ada beberapa bahan pangan yang tinggi harganya, kita terus melakukan pengawasan mencegah ulah spekulan,” ulasnya.
Adanya pengawasan bersama Tim Satgas Pangan dan Tim Pengendali Inflasi Daerah adalah upaya mengendalikan harga agar tidak mengalami gejolak. Mereka pun terus melakukan pemantauan harga di pasaran sebagai langkah antisipasi.
“Ini tetap menjadi perhatian kita, sebab bisa saja menjadi penyumbang inflasi pada bulan mendatang,” tuturnya.***(dmf
Pelatihan Operator Ekskavator Wanita RAPP Upaya Nyata Mendukung Kemajuan Inklusif
SEBAGAI peserta training, Lilis (19) tampak serius mendengarkan penjelasan instruktur di hadapannya. Pemaparan materi yang disuguhkan terasa kurang akrab di telinganya, namun ia tahu bahwa pelatihan ini bukan sekadar langkah menuju keberhasilan, tetapi juga perjalanan menuju pemberdayaan dirinya dan rekannya yang lain.
Lilis dan enam wanita lainnya terpilih untuk mengikuti Female Operator Excavator Program (Program Operator Ekskavator Wanita) PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), yang digelar mulai 20 Maret 2024 lalu. Masa pelatihan mereka akan berlangsung selama sembilan bulan, yang nantinya pada tiga bulan terakhir, mereka sudah berstatus sebagai karyawan perusahaan.
Pelatihan ini digelar di Training Center PT Prima Transportasi Servis Indonesia (PTSI) Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan, kerjasama Community Development (CD) RAPP bersama dengan Human Resources BP (HRBP) Fiber dan PTSI.
Program Operator Ekskavator Wanita ini merupakan bagian dari rencana aksi kesetaraan gender yang kekinian semakin ditekankan. Pelatihan bagi wanita telah menjadi sarana penting untuk mengasah keterampilan, memperluas wawasan, dan memperkuat posisi dalam berbagai bidang.
Lilis sebagai salah satu peserta pelatihan program Operator Ekskavator Wanita di RAPP mengungkapkan bahwa ia tertarik mengikuti program ini karena dapat mengubah pandangan masyarakat akan pentingnya kesetaraan gender. Usai melewati seleksi, ia akhirnya terpilih dan mulai menjalani pelatihan. Selama menjalani pelatihan, ia mengaku merasa didukung dan dihargai oleh rekan kerja dan juga mentornya.
“Program ini dapat membuka wawasan masyarakat terhadap kesetaraan antara perempuan dan laki-laki. Bahwa pekerjaan ini (operator ekskavator) juga bisa dilakukan oleh perempuan. Saya merasa didukung oleh sekitar,” jelas Lilis.
Lilis yang berasal dari Desa Penyengat, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak ini merupakan putri Suku Anak Rawa, salah satu suku adat di Riau. Semangat dan harapan Lilis saat mengikuti pelatihan ini juga tak jauh beda dengan rekannya yang lain.
Seperti dituturkan juga oleh Nur Rahmi (21) yang berasal dari Kampung Mengkapan, Siak. Katanya, bisa mengoperasikan alat berat adalah kebanggaan tersendiri. Sebagai perempuan tidak akan menghambatnya untuk meniti karir, karena perempuan juga memiliki minat yang kuat dan mampu untuk bersaing dengan laki-laki di dunia kerja.
“Sebagai perempuan yang mencoba berkarir di dunia alat berat, saya ingin menyampaikan untuk perempuan di luar sana, bahwa perempuan juga bisa menduduki perkerjaan ini. Jangan takut untuk mencoba,” katanya memberi pesan positif.
Baik Lilis, Rahmi, dan peserta pelatihan lainnya paham bahwa Program Operator Ekskavator Wanita di RAPP ini adalah salah satu upaya nyata dalam mendukung target kemajuan inklusif akan rencana aksi kesetaraan gender, terutama di bidang industri.
Selain itu, kehadiran perempuan dalam industri juga dapat menginspirasi generasi muda perempuan untuk mengejar karir di bidang teknik dan industri, yang sebelumnya dianggap sebagai pekerjaan laki-laki.
Saut Situmorang, perwakilan dari PTSI dan sebagai instruktur berharap dengan adanya pelatihan ini, dapat memberikan kesempatan kepada wanita untuk belajar dan mengembangkan keterampilan dalam mengoperasikan ekskavator.
“Pelatihan ini juga diharapkan dapat mengurangi kesenjangan gender dalam industri konstruksi dan mendorong inklusi dan keberagaman,” katanya lagi.
CD Head RAPP F Leohansen Simatupang mengungkapkan bahwa Program Female Operator Excavator merupakan bentuk komitmen RAPP, bagian dari APRIL Group untuk memberikan ruang kesetaraan bagi perempuan dalam berkarya di bidang teknik, khususnya operator excavator.
“Semua peserta program berasal dari wilayah operasional RAPP, yaitu Kabupaten Pelalawan dan Kabupaten Siak. Bahkan salah satu peserta program berasal dari Suku Anak Rawa, dari Desa Penyengat, Kabupaten Siak,” sebutnya.
Katanya lagi, hal ini menunjukkan keseriusan RAPP melibatkan masyarakat dalam menjalankan operasinya yang sesuai dengan tekad perusahaan, yakni ingin tumbuh dan berkembang bersama masyarakat.
“Program Female Operator Excavator ini merupakan batch pertama yang dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan partisipasi aktif pekerja perempuan di bagian teknis dan operasional yang sebelumnya didominasi oleh laki-laki, serta memberikan kesempatan yang setara bagi perempuan untuk mengembangkan potensi mereka dan berkontribusi secara aktif dalam pengembangan perusahaan,” jelas Pria yang kerap disapa Leo ini.
Dengan demikian, kegiatan ini bukan hanya tentang menciptakan kesetaraan gender saja, tetapi juga tentang menciptakan perubahan sosial yang lebih luas dan memberikan kesempatan yang sama bagi masyarakat.
Dalam jangka panjang, RAPP melalui visi keberlanjutan APRIL2030 bertujuan untuk memenuhi tantangan dekade berikutnya dan memberikan dampak positif pada iklim, alam, dan masyarakat, serta tetap menjadi perusahaan yang terus tumbuh dan tetap memperhatikan aspek keberlanjutan melalui strategi Iklim Positif, Lanskap yang Berkembang, Kemajuan Inklusif, dan Pertumbuhan Berkelanjutan.
Melalui strategi kemajuan inklusif, RAPP berharap bahwa komitmen terhadap kesetaraan gender ini akan membantu mencapai visi perusahaan dan menjadi perusahaan yang konsisten peduli terhadap dan kesejahteraan masyarakat seluruhnya.
Sebagaimana diungkapkan Presiden Direktur APRIL Group, Sihol Aritonang, bahwa perusahaan tentunya memiliki hubungan emosional dengan daerah tempat perusahaan beroperasi.
“APRIL dan RAPP merasakan sekali, bahwa kami adalah bagian dari Riau. Sepuluh tahun ke depan, visi keberlanjutan perusahaan, APRIL2030 adalah Kemajuan Inklusif. APRIL Group ingin maju dan dalam kemajuan itu harus melibatkan masyarakat,” katanya belum lama ini.
Kemajuan Inklusif, lanjut Sihol, dapat dilakukan dengan melakukan pemberdayaan masyarakat melalui prakarsa transformatif.
“Ada lima bagian program, yaitu menyangkut nol kemiskinan ekstrem, dukungan bagi pendidikan bermutu, dukungan bagi akses pada layanan kesehatan, prevalensi tengkes (Stunting) turun 50 persen, dan pengembangan peluang dan kesetaraan bagi perempuan,” terangnya.***(rn)
Pekanbaru(SegmenNews.com) – Aparat Penegak Hukum (APH) diminta tidak tebang pilih dalam mengusut dan menetapkan tersangka korupsi dana Ganti Uang (GU) Sekretariat DPRD Rokan Hilir TA 2019.
Penegasan ini disampaikan Terdakwa Rounald Romeiza, S.STP. M.Si, Sekretaris DPRD Kabupaten Rokan Hilir tahun 2019, melalui Penasihat Hukumnya, Suroto, SH, dalam pledoi atau nota pembelaan, yang disampaikan pada persidangan di Pengadilan Tipikor Pengadilan Negeri Pekanbaru, Selasa 30 April 2024.
Dalam nota pembelaanya Rounald Romeiza, S.STP, M.Si, juga menyatakan, surat dakwaan Penuntut Umum yang menyebut Rounald romeiza, S.STP,M.Si menggunakan dana GU tidak sesuai peruntukannya, sehingga menyebabkan kerugian keuangan Negara sejumlah Rp923.737.914. Dakwaan tersebut dinilai keliru dan tidak berdasar, sebab pada masa Rounald romeiza, S.STP, M.Si menjabat sebagai Sekretaris DPRD Kabupaten Rokan Hilir, dana ganti uang (GU) yang cair hanya Rp378. 303.425.
“Bagaimana mungkin dana ganti uang (GU) yang disalahgunakan Rounald Romieza, S.STP, M.Si berjumlah Rp923.737.914, sedangkan dana GU yang cair saja hanya berjumlah Rp378. 303.425. Artinya, ada Rp545.434.489, dana ganti uang yang dicairkan dan dipergunakan oleh pihak lain,” ujarnya.
Lebih lanjut diungkapkan Suroto, dana ganti uang yang cair pada masa Rounald Romeiza, S.STP, M.Si sejumlah Rp378. 303.425,- digunakan untuk membayar hutang belanja keperluan kantor DPRD Rokan Hilir sejumlah Rp200 juta, yang ini telah diakui oleh Sontiar Irawati (pemilik toko), baik di dalam BAP maupun di dalam persidangan. Sedangkan sisanya dipinjamkan oleh Indra Syaputra (Bendahara Pengeluaran Sekretariat DPRD Rokan Hilir) kepada Andi Kuswandi, yang saat itu bekerja sebagai Kasubag Perundang–undangan, untuk membayar kegiatan orientasi anggota DPRD Rokan Hilir periode 2019 s/d 2024.
“Terkait pinjaman ini, ada dibuatkan kwitansinya, dengan kesepakatan jika nanti anggaran kegiatan orientasi anggota dewan cair, maka uang tersebut akan dikembalikan Andi Kuswandi kepada Indra Syaputra (Bendahara Pengeluaran), akan tetapi setelah anggaran kegiatan orientasi tersebut cair pada masa Sarman Syahroni, ST sebagai Sekretaris DPRD Rokan Hilir, anggaran orientasi yang cair tersebut tidak digunakan untuk menutup hutang dana GU,” ungkapnya.
Terkait pencairan dan penggunaan dana ganti uang di Sekretariat DPRD Rokan Hilir oleh pihak lain sejumlah Rp545.434.489,- dan peminjaman dana GU untuk membayar kegiatan orientasi anggta DPRD Rokan hilir sejumlah Rp178.303.425,- yang sampai saat ini tidak dikembalikan tersebut, Rounald Romieza, S.STP, M.Si melalui kuasa hukumnya telah menyampaikan surat pengaduan kepada Kejaksaan Agung R.I, Kejaksaan Tinggi Riau dan Kejaksaan Negeri Rokan Hilir yang pada pokoknya meminta agar terhadap pihak lain tersebut untuk diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.***
Pj.Sekda Hadiri Penganugerahan Gelar Adat Akmal Abbas
Pekanbaru(SegmenNews.com)– Pj.Bupati Inhil yang di Wakili Pj.Sekda Ery Putra, Selasa (30/4/2024) menghadiri Penganugrahan gelar adat kepada Tuan Akmal Abbas, SH.MH sebagai datuk Seri Lela Setia Junjungan Negeri.
Kegiatan yang dipusatkan di Gedung LAMR Provinsi turut juga hadir, Ketua Umum MKA LAMR Inhil Datuk Seri H.Ferryandi, Kepala Kejaksaan Negeri Inhil Nova Fuspitasari, SH.MH, Dandim 0314 Inhil di Wakili Pasi ops Kapten arh Agus Purwanto, Kapolres di Wakili Kabag SDM Polres Inhil.
Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) akan menganugerahkan gelar adat “Datuk Seri Lela Setia Junjungan Negeri” terhadap Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Riau Akmal Abbas SH MH, di Gedung Balai Adat Melayu Riau Jalan Diponegoro Pekanbaru.
Ketua Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR Datuk Seri H Taufik Ikram Jamil, mengatakan, penganugerahan gelar terhadap Akmal Abbas, SH.MH ini telah berdasarkan musyawarah majelis kerapatan adat (MKA) LAMR.
Taufik mengatakan, bahwa penabalan gelar untuk Akmal Abbas, SH.MH ini melalui proses panjang dan penuh kecermatan. Sehingga diputuskan layak diberikan gelar adat tersebut.
Untuk diketahui, pemberian gelar adat ini merupakan yang kesepuluh kalinya dilakukan oleh LAMR sejak LAMR berdiri Tahun 1970 lalu.
Sebelumnya juga ada sejumlah tokoh yang menerima gelar adat dari LAMR. Diantaranya, Kapolda Riau Irjen Pol Muhammad Iqbal dan Ustad Abdul Somad (UAS), Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dan lainnya.
Mewakili Bupati dan Pemerintah serta masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir, Sekda Inhil Ery Putra menyampaikan ucapan selamat kepada Tuan Akmal Abbas, SH. MH Kejati Riau yang telah menerima Gelar Adat datuk Seri Lela Setia Junjungan Negeri dari LAM Riau dengan harapan dapat mengemban amanah yang diberikan dan dipercayakan.***(mr)
Pekanbaru(SegmenNews.com)- Pj Gubernur Riau SF Hariyanto menjelaskan bahwa prevalensi stunting Provinsi Riau 2023 telah mencapai target World Health Organization (WHO) yaitu 20 persen. Bahkan sudah di atas target RPJMN dan RPJMD 2024 yaitu 14 Persen.
“Jika dibandingkan dengan Provinsi lain yang ada di Indonesia, Riau menempati urutan ketiga Prevalensi Stunting terendah 2023 yaitu 13,6 persen, setelah Bali 7,2 persen, dan Jambi 13,5 persen,” kata Pj Gubernur Riau di Gedung Daerah Balai Serindit, Senin (29/4/2024).
SF Hariyanto menyampaikan bahwa di Riau ada 2 kabupaten/kota yang prevalensi stunting di bawah 10 persen, diantaranya Kabupaten Kampar dan Kota Pekanbaru.
“Kampar 7,6 persen dan Kotamadya Pekanbaru 7,8 persen. Dua daerah ini sangat terbaik,” ujarnya.
Ia menerangkan bahwa Kampar dan Pekanbaru nantinya akan menerima penghargaan dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) karena telah berhasil menurunkan angka stunting di daerah kabupaten/kota.
Ia berharap untuk kabupaten/kota di Riau di 2025 mendatang stunting di seluruh daerah di Bumi Lancang Kuning hanya satu digit artinya prevalensi stunting di seluruh daerah di Riau diupayakan di bawah angka 10 persen.
“Saya yakin dan percaya, 2025 stunting di Riau di bawah 10 persen karena prevalensi stunting di Bumi Lancang Kuning ini menunjukkan tren penurunan, dimana 2013 lalu stunting Riau 36,8 persen dan pada 2023 sebesar 13,6 persen,” ujarnya.
“Artinya selama 10 tahun terakhir kita mampu menurunkan stunting sebesar 23,8 persen dengan rata-rata 2-3 persen per tahun,” imbuhnya.
Pj Gubernur Riau menilai penurunan stunting di Riau tidak cukup hanya pemerintah saja namun juga membutuhkan peran berbagai pihak. Termasuk CSR dari pihak swasta.***(mr)
Pekanbaru(SegmenNews.com)- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau berharap Focus Group Discussion (FGD) tentang sinkronasi kebijakan kesejahteraan rakyat bidang kepemudaan, olahraga, kebudayaan, dan pariwisata tahun 2024 dapat membentuk santri unggulan. FGD tersebut mengambil sub tema pengembangan pondok pesantren yang ada di Riau.
“Dari FGD ini, jangan hanya hasil usulannya saja kita berikan ke OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait tapi tidak ada tindak lanjutnya. FGD ini diharapakan bisa bentuk santri unggul di Provinsi Riau,” ujar Asisten III Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Riau, Elly Wardhani.
Elly mengatakan, dalam upaya mendukung pengembangan pesantren ke arah yang lebih baik, Pemerintah Daerah (Pemda)bisa memberi kontribusi berupa pemberian fasilitas berbasis teknologi. Fasilitas tersebut tentunya sangat dibutuhkan dan menjadi salah satu kewenangan yang bisa diberikan oleh Pemda.
Elly melanjutkan, selain fasilitas tersebut, Pemda juga bisa menjadi payung hukum dalam menyiapkan Sumber Daya Manusia yang mandiri dan berkemampuan. Tak hanya itu, para santri nantinya akan menjadi masyarakat yang berakhlak dengan dasar agama yang kuat.
“Kalau hanya pintar saja atau berhasil saja, namun tidak berakhlak, tidak ditopang dasar agama, bisa jadi hidupnya sia-sia,” ucapnya di Ruang Rapat Kenanga Kantor Gubernur Riau, Selasa (30/4/2024).
Elly berharap, FGD ini dapat menjadi wadah bagi para OPD untuk bisa bertukar pikiran, saling memberi masukan, dan menambah wawasan. Sehingga, sesuatu yang konkret dapat disimpulkan secara pasti pada akhirnya.
Kepala Bagian Bina Mental dan Spiritual Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Provinsi Riau, Sapuan Muhajir mengatakan, di Riau sudah berdiri lebih dari 500 pondok pesantren. Ia menyimpulkan bahwa telah terjadi pertumbuhan yang cukup signifikan.
Sapuan menjelaskan, saat seseorang mendengar kata pesantren, mereka akan memikirkan hal seperti berebut kamar mandi, santri yang sakit kulit, dan hal-hal yang kurang menyenangkan lainnya. Namun, ia menjelaskan bahwa pesantren lebih dari sekadar itu.
“Kita hidup tidak sebatas pendidikan tinggi, pemimpin hebat bukan hanya kemampuannya mengatur sesuatu, tapi dilandasi dengan akhlak yang baik. Bangsa kita butuh irang dengan mental dari pondok pesantren,” terangnya.
Sapuan menambahkan, untuk itulah butuh komitmen bersama antar lintas sektoral untuk bersinergi dan berkolaborasi. Sehingga, pemecahan masalahan dalam pemerintahan di bidang kepemudaan, olahraga, kebudayaan, dan pariwisata dapat terwujud.***(mr)
Wakil Bupati Indra Gunawan didampingi Wakil Ketua DPRD Riau Syafaruddin Poti foto. Bersama Tokoh mahasiswa Rifky Arifi
Rohul(SegmenNews.com) – Pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Rokan Hulu, H Indra Gunawan dan H Syafaruddin Poti (IN-PO) menghadiri acara Halal Bi Halal sekaligus diskusi bersama Pemkab Rohul, yang digelar Himpunan Mahasiswa Rokan Hulu (Himarohu) Jakarta, di Ballroom Hotel Sapadia, Senin (29/04/24).
Kegiatan dengan tema “Melirik Sejauh Mana Perkembangan Rokan Hulu” ini diawali dengan pembacaan doa dan sambutan para Alumni dan Ketua Himarohu Jakarta memperkenalkan sejarah singkat dan organisasi mahasiswa ini.
Wakil Bupati Rohul H. Indra Gunawan mengucapkan terimakasih kepada mahasiswa telah melaksanakan acara diskusi kedaerahan ini dan mengucapkan maaf karena selama menjabat sebagai Wakil Bupati Rohul ini pertama kali bisa hadir didalam diskusi kedaerahan dengan mahasiswa Jakarta ini dikarenakan berbagai kesibukan yang tidak bisa ditinggalkan demi kebaikan Rohul.
“Kegiatan diskusi kedaerahan ini sangatlah bermanfaat untuk Rohul kedepannya, selain menjadi tempat untuk silaturahmi, juga menjadi tempat untuk bertukar fikiran dan memberi kritik yang bersifat membangun menyampaikan sisi dari mahasiswa untuk kemajuan Rohul” Ungkap Indra Gunawan.
Wakil Bupati Rohul juga menyampaikan kepada seluruh mahasiswa yang hadir dalam kegiatan ini, di kesempatan diskusi kedaerahan nantinya silahkan sampaikan kritik yang membangun, keluh kesah sebagai mahasiswa, saran yang baik kedepannya dan tentunya menyunjung tinggi etika didalam menyampaikan pendapat.
Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau Syafaruddin Poti juga menyampaikan didalam sambutannya berpesan kepada mahasiswa untuk menjadi agen perubahan dan menjadi penyambung lidah masyarakat didalam menyampaikan aspirasi dan juga jangan terlena dengan proses menjadi mahasiswa karena masih ada kehidupan nyata yang menunggu setelahnya.
“Mahasiswa merupakan aset yang sangat berharga di setiap daerah dikarenakan memiliki sudut pandang dan cara berfikir yang berbeda, untuk itu diharapkan yang memiliki jabatan struktural di organisasi mahasiswa untuk lebih aktiv mendengarkan aspirasi dari masyarakat dan sesama mahasiswa, dan juga jangan terlena dengan kehidupan menjadi mahasiswa dan harus menyelesaikan studi nya karena apa yang dimulai harus juga diakhiri,” tutup Poti.
Kegiatan Halal Bi Halal dan Diskusi kedaerahan ini ditutup dengan diskusi dan kegiatan tanya jawab yang mana nantinya diantara saran dan pemikiran yang baik akan diusulkan dan dipertimbangkan untuk direalisasikan demi kesejahteraan mahasiswa Rohul karena mahasiswa adalah aset yang berharga bagi kemajuan Rohul kedepannya.
Sementara,Rifky Arifi mengatakan kegiatan seperti ini semestinya selalu dilaksanakan agar pemerintah kabupaten dapat menerima saran, kritik dan masukan secara langsung dari teman teman mahasiswa.
“Terlebih beberapa bulan mendatang kita akan di hadapkan dengan yang namanya pilkada. Tentu kita sebagai putra daerah menginginkan Pemimpin yang benar benar peduli dengan daerah kita,” ungkap Tokoh Mahasiswa Rokan Hulu Jakarta tersebut.***(achir)
Pelalawan(SegmenNews.com) – Diawali dengan doa bersama dirumah ibundanya di Pangkalan Kerinci, Bakal Calon Bupati (Bacabup) Pelalawan H. Husni Tamrin, SH, secara resmi telah mendaftarkan di Partai Demokrat. Hal itu ditandai dengan diserahkannya formulir pendaftaran Bacabup Pelalawan ke partai berlambang Mercy tersebut.
Berangkat dengan iringan shalawat mengunakan seragam serba putih, pengembalian formulir, rombongan pengurus, kader, dan simpatisan Partai Nasdem serta beberapa tokoh masyarakat dipimpin langsung Bacabup H. Husni Tamrin, mendatangi kantor DPC Demokrat di Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan-Riau.
Kedatangan Bacabup HT yang biasa disapa ini, disambut langsung Ketua DPC Demokrat Pelalawan Drs Nasri Fisda Elly Jamaluddin beserta jajarannya.
“Menjawab pertanyaan dari masyarakat Kabupaten Pelalawan selama ini, dimana masyarakat menginginkan dirinya maju. Dengan maju, dirinya menginginkan perubahan Kabupaten Pelalawan lebih baik kedepannya,” kata H. Husni Tamrin, saat dikonfirmasi.
Oleh sebab itu, pihaknya datang ke kantor DPC Partai Demokrat Pelalawan mengembalikan formulir pendaftaran ditemani berbagai tokoh dan simpatisan dan tentu kader setia Nasdem.
“Hari ini juga saya mendatangi kantor DPC Partai Demokrat Pelalawan, untuk mengembalikan formulir pendaftaran calon Bupati Pelalawan periode 2024-2029 mendatang,” ungkap Bang HT.
Husni Tamrin juga mengatakan, bahwa dirinya kembali maju sebagai calon Bupati pada periode 2024-2029 akan datang ini.
“Kita ingin Pelalawan ini yang sudah baik, lebih baik lagi nantinya untuk menuju “Pelalawan Sejahtera”. Untuk itu, saya mengucapkan terima kasih kepada ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Pelalawan beserta jajarannya yang sudah menyambut kedatangan kami untuk mengembalikan formulir pendaftaran,” harapnya kepada SegmenNews.com.
Sementara itu, Ketua DPC Partai Dwmokrat Kabupaten Pelalawan Drs Nasri Fisda Elly, membenarkan, kalau H. Husni Tamrin, mengembalikan formulir pendaftaran calon Bupati Pelalawan. Pihaknya sudah mulai membuka pendaftaran dari tanggal 16 April sampai 30 April untuk tahap pertamanya penjaringan.
“Berkas para bakal calon ini akan dikirim ke DPD Partai Demokrat Propinsi Riau dan setelah disana akan diteruskan ke DPP. Jadi kita akan menunggu hasil rekomendasi dari DPP Partai Demokrat, siapa Calon yang akan diusung untuk maju sebagai Calon Bupati (Cabup) Pelalawan nantinya,”jelasnya.***(riz)
Pasangan Indra Gunawan – Syafaruddin Poti mengambil formulir calon Bupati dan Wakil Bupati di Sekretariat PKB Rohul
Rohul(SegmenNews.com) – Jelang Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Rokan Hulu, Pasangan H Indra Gunawan dan H Syafaruddin Poti mengambil formulir pendaftaran di Sekretariat Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Senin (29/24).
“Iya, kita baru saja mendaftar dan mengisi formulir pendaftaran bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Rohul, pada Pilkada 2024 mendatang,” ujar Indra Gunawan didampingi Syafruddin Poti beserta tim Relawan.
Pihaknya berharap dengan dukungan dari Partai Koalisi ini dapat memperkuat langkah untuk maju dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Rokan Hulu.
H Indra Gunawan saat ini menjabat Wakil Bupati Rokan Hulu sedangkan H Syafaruddin Poti saat ini menjabat Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau keduanya merupakan Kader PDI Perjuangan.
Pasangan Indra Gunawan dan Syafaruddin Poti bertekad memajukan Rokan Hulu kedepan, serta menjadikan Rokan Hulu yang agamais yang dijuluki “Negeri Seribu Suluk”.***(achir)
Maju Sebagai Calon Bupati Inhil, Julak Aqil Mendaftar ke Demokrat
Tembilahan(SegmenNews.com)- Aqil Efendi atau yang akrab disapa Julak Aqil, Senin (29/4/2024) resmi mendaftarakan diri pada penjaringan calon bupati dan wakil bupati dari Partai Demokrat.
Julak Aqil datang bersama tim dan kuasa hukumnya Muhsin SH, MH, mengambil formulir pendaftaran sekitar pukul 10.30 WIB, yang terima langsung Ketua DPC Partai Demokrat Inhil, H Syamsuddin Uti.
Julak Aqil menyatakan keseriusannya untuk mengikuti Pilkada Inhil 2024, karena melihat besarnya peluang untuk dipilih. Hal itu mengingat Pilkada Inhil tahun ini tidak ada lagi incamben, dan sumua calon memiliki kans yang sama.
“Insyallah kita serius untuk maju, dan kita juga punya tekad ingin membangun Inhil kedepan,” ujar Julak Aqil ditanya wartawan usai mengambil formulir penjaringan calon bupati dan wakil bupati di DPC Partai Demokrat.
Julak Aqil mengaku siap untuk memenuhi semua persyaratan yang harus dilakukan untuk maju pilkada lewat Partai Demokrat, dan pihaknya akan berusaha semaksimal mungkin agar dirinya bisa dicalon bupati tahun ini.
Sementara itu Ketua DPC Demokrat Inhil H Syamsuddin Uti, mengaku senang melihat banyak calon yang ikut mendaftar penjaringan calon bupati dan wakil bupati di partainya.
“Saya bangga melihat sangat masyarakat inhil, artinya banyak mereka yang peduli dan ingin membangun negeri ini, seperti Julak Aqil ini perlu kita acungi jempol samangatnya untuk maju sebagai calon bupati,” ujar H Syamsuddin Uti.
Senada dengan itu, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPC Demokrat Inhil, Evan mengatakan pihaknya membuka penjaringan dari tanggal 30 April 2024. Hingga hari ini, sudah ada 6 orang yang mengambil formulir.
Evan mengatakan penjaringan ini terbuka untuk umum. Demokrat Inhil berharap para kader dan sejumlah elemen masyarakat bisa mengikuti penjaringan untuk Pilkada.***(rl)