Beranda blog Halaman 2882

Pejabat Pemukul Pramugari Terancam 2 Tahun Penjara

Pramugari korban pemukulan. (int)
Pramugari korban pemukulan. (int)

Palembang (SegmenNews.com)– Berkas perkara Zakaria Umar Hadi, tersangka pelaku pemukulan pramugari Sriwijaya Air Nur Febriyani, dilimpahkan oleh penyidik Kepolisian Resor Kota Pangkal Pinang, Bangka Belitung, ke kejaksaan negeri setempat.

Kepala Polresta Pangkal Pinang Ajun Komisaris Besar Polisi Bariza Sulfi menjelaskan, Zakaria dijerat dengan Pasal 351 ayat 1 KUHP tentang penganiayaan dan Pasal 335 KUHP tentang perbuatan tidak menyenangkan.

Ancaman hukuman bagi Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah (BKPMD) Bangka Belitung itu adalah penjara selama 2 tahun 8 bulan. ”Penyidik sudah memeriksa tiga orang saksi, yaitu teman korban, penumpang, dan korban sendiri,” kata Bariza, Rabu, 12 Juni 2013.

Kata Bariza bahwa  Zakaria tetap meringkuk di tahanan. Sebab, permohonan penangguhan penahanan yang diajukan oleh pengacara Zakaria tidak bisa dikabulkan.

Bariza tidak ingin menanggapi kemungkinan Zakaria dijerat dengan Pasal 54 butir (f) Undang-undang RI Nomor 1 Tahun 2009 tentang penerbangan. ”Kami hanya menjerat tersangka sesuai laporan korban,” ujarnya.

Aksi Zakaria memukul Nur Febriyani terjadi Rabu malam, 5 Juni 2013, sekitar pukul 19.30. Saat itu pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ 078 baru mendarat di Bandara Depati Amir, Pangkal Pinang.

Zakaria ternyata masih menyimpan dendam lantaran ditegur Febriyani. Pada saat pesawat telah take-off, Zakaria masih menggunakan telepon selulernya dan tidak menggubris teguran yang disampaikan Febriyani.

sumber:tempo.co

Mahasiswa Sandera Mobil Dinas Pemprov Riau

Mahasiswa sandera mobil Dinas Pempov Riau (rtc)
Mahasiswa sandera mobil Dinas Pempov Riau (rtc)

Pekanbaru (SegmenNews.com)– Aksi penolakan kenaikan harga bahan bakar minyak juga terjadi di Provinsi Riau. Mahasiswa tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Peduli Rakyat Riau menyandera sebanyak empat unit mobil dins milik Pemerintah Provinsi Riau, Kamis (13/6/2013).

Selain menyandera kendaraan dengan nopol warna merah tersebut, juga memblokir SPBU yang berada di Jalan HR Subrantas, Panam, Kecamatan Tampan, Pekanbaru.

Koordinator Aksi, Yopi Pranoto mengatakan, pemblokiran itu dilakukan sebagai bentuk protes terhadap rencana pemerintah yang menaikkan harga bahan bakar minyak.

Dia mengatakan, mobil dinas yang disandera akan dilelang dan uangnya diserahkan ke negara untuk menutupi dana APBN yang ‘jebol’ akibat subsidi BBM.

“Mobil yang kita sandera ini akan kita lelang. Nanti, uangnya kita serahkan kepada pemerintah untuk menutup dana APBN yang jebol untuk menutupi biaya subsidi BBM,” ujarnya.

Mobil dinas yang disandera itu melintas di Jalan HR Subrantas (pekanbaru)-Bangkinang (Kampar). Setiap mobil dinas melintas diruas jalan itu dikejar mahasiswa dan kemudian di sandera.

Mobil tersebut digiring supaya parkir di kawasan SPBU dan menyegelnya dengan spanduk bertuliskan penolakan terhadap kenaikan harga BBM.

Mobil dinas yang di sandera tersebut kemudian dilepaskan kembali setelah aparat dari Polsek Tampan tiba di lokasi.(*/knc/rn/snc)

Warga Duri Pasrah Tanaman Kebun Dimakan Gajah Liar

gajah liarDuri (SegmenNews.com)– Warga di sekitar Kelurahan Pematang Pudu, Duri, kabupaten Bengkalis hanya bisa pasrah ketika kawanan gajah melahap tanaman kebun mereka seperti tanaman pisang, sawit, buah nangka dan lainnya.

Pengakuan warga sekitar, Taufik (31), Rabu (13/6) malam walaupun mereka merasa dirugikan dan aktifitas mereka terganggu akibat kawanan gajah yang mondar mandir di kampung mereka dan memakani tanamah kebun warga, mereka tak bisa berbuat banyak, hanya bisa pasrah hingga kawanan gajah itu pergi stelah menghabiskan tanaman kebun mereka.

Rombongan gajah liar tersebut sejak tadi malam masih berada di kawasan pemukiman penduduk yang berbatasan langsung dengan Camp CPI di Duri yaitu wilayah Sibayak diujung Kopelapip.

“Kalau sudah kenyang memakani tanaman kami, gajah itu juga akan pergi,” pasrah Taufik.

Menurutnya, hampir setiap tahun kampung mereka di masuki kawanan gajah liar, namun hingga kini belum ada soslusi dari pihak terkait. (res/ur)

Gubri Lantik Zaini Ismail Sebagai Sekda

Gubri menyerahkan jabatan Sekda kepada Zaini Ismail
Gubri menyerahkan jabatan Sekda kepada Zaini Ismail

Pekanbaru (SegmenNews.com)– Kamis (13/6/13) di Balai Pauh Janggi, Gedung Daerah Riau, Gubernur Riau resmi melantik Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau, Zaini Ismail.

Gubernur Riau, HM Rusli Zainal berharap dengan dilantiknya Sekda saat ini, akan bisa menuntaskan pekerjaan yang sudah menumpuk, sebab jabatan Sekda sudah 2 bulan kosong.

“Sekda yang baru akan menjalankan tugas dan akan mengejar target realisasi APBD yang sempat terganggu,” sampai Gubri.

Sementara, Sekda Riau, Zaini Ismail menyatakan bakal merangkul semua elemen, di lingkup pejabat dan staf agar mendukung kinerjanya sebagai Sekda baru. (chir)

50 persen Jamkesmas Rohul Salah Sasaran

JamkesmasRokan Hulu (SegmenNews.com)– Sebanyak 50 persen Jaminan Kesehatan Masyarakat di Kabupaten Rokan Hulu belum tepat sasaran. Pasalnya, masyarakat yang sepatutnya menerima Jamkesmas tersebut justru belum mendapatkan kartu tersebut.

Sebagai Solusi, Dinas Kesehatan mulai Juni 2013 menerima usulan perbaikan dan pembuatan Jamkesmas. Dalam pelaksanaan LKPJ Bupati tahun 2012, panitia Khusus DPRD Rokan Hulu mengelar hearing dengan Dinas kesehatan Rohul. Selain realisasi anggaran fisik dan non fisik, Pansus juga mempertanyakan terkait pemanfaatan fungsional Jamkesmas dalam proses pelayanan kesehatan di Rumah sakit Umum Daerah (RSUD).

Pansus juga menyampaikan sebagian besar masyarakat belum memiliki kartu Jamkesmas, begitu juga pencetakan kartu jamkesmas salah sasaran. Ada juga masyarakat yang sudah meninggal masih mendapatkan Jamkesmas.

Menanggapi berbagai pertanyaan pansus tersebut, Kepala Dinkes, dr Wildan Asfan Hsb mengakui hal itu baru-baru ini, katanya hampir lima puluh persen kartu Jamkesmas yang di cetak beberapa waktu lalu memang tidak tepat sasaran. Sebab pembuatan kartu tersebut masih menggunakan data BPS yang ternyata keakuratannya hanya 50 persen.

“Kita memberi peluang bagi masyarakat yang tida memiliki kartu Jamkesmas melakukan usulan. Begituja untuk perbaikan dan penggantian kartu Jamkesmas,” tegas Wildan

Dipaparkan Wildan lagi, bahwa pada Program Nasional 1 Januari 2014 mendatang pengelolaan kartu Jamkesmas akan di ganti dengan sistem pengelolaan baru yakni, sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN). Fungsinya tak hanya di manfaatkan oleh masyarakat miskin, tapi bisa di manfaatkan oleh PNS dan pensiunan PNS, TNI dan Polri,” papar Wildan. (r4n)

 

Wabup Rohul Lantik 4 Kades di Kunto Darussalam

Wabup, Ir Hafith Syukri MM melantik 4 Kades sekaligus di Kecamatan Kunto darussalam
Wabup, Ir Hafith Syukri MM melantik 4 Kades sekaligus di Kecamatan Kunto darussalam

Rokan Hulu (SegmenNews.com)– Wakil Bupati Rohul, Ir. H. Hafith Syukri, MM, Kamis (13/6/13) pagi melantik 4 kepala desa di Kecamatan Kunto Darusalam, ke empat Desa yakni, Kades Pasir Luhur, Sulaiman, Kades Kota Raya Sumiran, Kades Pasir Indah ,Sariman dan Muara Intan, Ramlan.

Wabup berharap kepada 4 Kades yang dilantik di halaman kantor Camat Kunto Darusalam ini dapat menjalankan tugasnya dengan sebaik-baiknya.

Sebab, sejak di lantiknya mereka, dipundak Kepala desa ada harapan dari masayarakat untuk desa yg lebih baik, untuk itu Wabup meminta sebagai pamong masyarakat, Kepala desa lebih berbuat untuk kemajuan desa secara terbuka dan transparan terhadap pengelolaan keuangan desa.

Sebagai perpanjangan pemerintah Daerah, dapat melakukan sosialaisasi mengenai program-program pemerintah serta bagi kepala desa terpilih dapat meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat. Sehingga 6 thn kedepan, keinginan masyarakat selama ini dapat tercapai. (adv/hum)

Wabup Siak Drs Alfedri MSi Buka Forum CSR

wabup csrSiak (SegmenNews.com) – Untuk mensinergikan program CSR yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah dan perusahaan agar lebih terarah dan tepat sasaran kepada masyarakat. Forum Corporate Social Responsibility (CRS) Kabupaten Siak mengadakan pertemuan yang dilaksanakan di Meeting room Eucalyptus PT Indah Kiat Pulp and paper Perawang (IKPP), Kamis (13/6).

Pertemuan Forum CSR ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Siak Drs Alfedri MSi. Hadir pada acara tersebut,Ketua DPRD Siak Zulfi Mursal,Pimpinan PT IKPP Hasanuddi The, Dinas/badan,Camat di lingkungan Pemkab Siak, pimpinan/perwakilan perusahaan yang ada di Kabupaten Siak.

Wakil Bupati Siak mengatakan, permasalahan kemiskinan masih menjadi perhatian yang serius dari pemerintahn Siak, sehingga diperlukan upaya-upaya pemberdayaan masyarakat untuk keluar dari garis kemiskinan dengan megharapkan komitment dari semua pihak termasuk dunia swasta.

Diakui peran dunia usaha di Kabupaten Siak telah memberikan kontribusi pada sektor ekonomi, pendidikan, kesehatan dan pengembangan wilayan. Namun demikian, peran serta pelaku usaha dalam pembangunan di Kabupaten Siak masih belum signifikan,masih ada pelaku yang enggan dan merasa tidak punya kepentingan terhadap pembangunan di Siak.

” Saya mengimbau dan mengingatkan kepada pelaku usaha sesuai dengan tema hari ini melalui Forum CSR kita ciptakan program yang efektif dan efisien dalam mengentasan kemiskinan di Kabypaten Siak,”ungkapnya.

Pimpinan PT IKPP Hasanuddin menyampaikan sangat menyambut baik terlaksanaan pertemuan forum CSR se Kabupaten Siak dan dengan adanya forum ini bisa bersinergi, membahas dan bisa terpadu pemerintah dan dunia usaha.

Sementara itu Ketua Forum CSR Kabupaten Siak, Yan Pranajaya sudah berapa kali dilaksanakan dan pertemuan ini membahas program apa yang akan dilakukan oleh masing-masing perusahaan dalam program CSR nya.

Dikatakannya, saat ini ada sekitat 54 perusahaan yang tergabung dalam Forum CSR Kabupaten Siak.”Dengan bergabungnya perusahaan yang ada bisa membantu program pemerintah Siak terutama masyarakat yanhg berada disekitar wilayah operasional.

Kegiatan ini menghadiri narasumber yakni dari Dekan Fakultas Peternakan IPB Dr Ir Luki Abdullah,M Sc.Ag, Pemerhatian CSR Propinsi Riau Dr Asharuddin dari UIR dan dari PT IKPP Undang Nurjihad, Ketut Fiter dan Kadis BMP Siak Irving Kahar.(adv)

Sempena HUT Bhayangkara, Wakil Bupati Siak Hadiri Turnamen Volly Ball

wabup voliSiak (SegmenNews.com) – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara yang jatuh pada tanggal 1 Juli nanti, Polres Siak menggelar turnamen Bola Volly tingkat Kabupaten, Senin (10/6) turnamen resmi dibuka oleh Kapolres Siak AKBP Sugeng Putut Wicaksono

Hadir pada kesempatan ini Wakil Bupati Siak Drs. H. Alfedri, M.Si, Kejari Siak Zainul Arifin, Ketua Pengadilan Siak Irfanudin, Asisten I Fauzi Asni, Kabag Umum Setda Siak Roni Rahmat, seluruh camat se-Kabupaten Siak, Kapolsek se-Kabupaten Siak. Sebagai ketua pelaksana kegiatan ini yakni Kasat Lantas Polres Siak AKP Nurhadi Ismanto.

Pemukulan bola pertama yang dilakukan Wabup merupakan pertanda turnamen resmi dibuka. Dalam sambutannya Wabup menyampaikan, pihak Pemkab Siak menyambut baik kegiatan turnamen yang diselenggarakan polres. Pada kontingen diingatkan untuk menjaga seportivitas dalam bertanding.

Selain itu Wabup menyampaikan, melalui kegiatan ini hendaknya dapat meningkatkan kerjasama antara pemerintah dengan pihak kepolisian. Saling bahu membahu, untuk menjaga keamanan dilingkungan masyarakat, untuk meningkatkan kepercayaan untuk mengembangkan usaha dilingkungan siak.

Sementara Kapolres menyampaikan, kegiatan ini merupakan memasuki tahun ke-3 dalam pelaksanaannya. Diharapkan tunamen yang diikuti oleh 14 kecamatan yang ada di Siak ini dapat meningkatkan kemitraan antara kepolisian dengan masyarakat. “Saling mengenal diantara kita, sehingga dapat mempererat tali persaudaraan diantara kita,” kata Kapolres

Lanjut Kapolres, kegiatan ini sekaligus menjadi ajang seleksi, yang mana tim pemenang akan diutus menjadi kontinggen mewakili Polres Siak ke-Kapoldacup yang akan diselenggarakan di Kampar akhir bulan ini.(adv)

Bupati Siak Panen Raya Padi, Sei Mandau Jadi Lumbung Pangan

Bupati dan Muspida Panen raya padi di Sei mandau
Bupati dan Muspida Panen raya padi di Sei mandau

Sei Mandau (SegmenNews.com)– Rabu (12/6/13), Bupati Siak Syamsuar, bersama Ketua TP PKK Siak Misnarni Syamsuar, beserta Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Siak Zainul Arifin, dan Kapela Dinas TPH Kabupaten Siak Rubiati melakukan panen raya padi di lokasi cetak sawah baru, Desa Muara Kelantan, Kecamatan Sungai (Sei) Mandau, Kabupaten Siak.

Bupati Syamsuar menegaskan bahwa tanaman padi di Kecamatan Sungai Mandu telah mampu memproduksi padi sebesar 1300 ton, sedangkan kebutuhan beras untuk masyarakat hanya sebesar 700 ton.

Hal itu tentunya daerah ini telah layak dikatakan sebagai kecamatan lumbung pangan karena mampu memenuhi kebutuan beras untuk masyarakatnya.

Bupati mengharapkan keberhasilan ini sebagi motifasi bagi kecamatan lain agar menjadi pengahsil padi yang mendongkrak produksi padi dikecamatan.

“Kita berharap di kecamatan lain juga dapat terus meningkatkan hasil taninya, terutama untuk petani padi, dan Kecamatan Sei Mandau dapat memberikan motifasi yang baik setelah Kecamatan Bungaraya,” harapnya.

Bupati menghimbau kepada pihak terkait untk peningkatan bibit pasi ini harus melalui proses pengkajian yang matang agar hasilnya memuaskan. (rinto)

Mucikari SMP Gaet Anak Buah cara Getok Ular

Ilustrasi
Ilustrasi

Surabaya (SegmenNews.com)– Mucikari NA, siswi kelas IX sekolah menengah pertama, ternyata menggunakan sistem getok tular dalam menjalankan bisnis prostitusinya. Yang dimaksud getok tular, remaja 15 tahun ini mengiming-imingi teman sepermainannya dengan BlackBerry dan sejumlah uang.

“NA memameri BlackBerry dan uang banyak kepada korban, asalkan mau menjadi anak buahnya,” kata Kepala Sub-Unit Vice Control Kejahatan Umum Kepolisian Resor Kota Surabaya, Inspektur Satu Teguh Setiawan, Selasa, 11 Juni 2013.

NA mengaku telah merekrut 10 anak buah. Rata-rata anak buah NA berusia di bawah 17 tahun. Hanya satu orang berusia 19 tahun, yang notabene kakak kandungnya sendiri. “Mereka berasal dari beberapa wilayah di Surabaya,” kata Teguh.

Awalnya, NA hanya mengajak beberapa teman. Kemudian, bisnis NA tersebar melalui BlackBerry Messenger. Anak buah NA yang merasa mendapatkan keuntungan pun melakukan getok tular ke rekannya yang lain. Untuk tiap satu korban yang ditawarkan ke pelanggan, NA mendapatkan Rp 250 ribu.

Dan dalam sepekan, ia bisa menjual 3-4 orang untuk melayani pria hidung belang. DA, seorang korban NA, misalnya, pernah mengantongi Rp 1-3 juta dari pelanggan yang memakai jasanya.

Kepala Sub-Bagian Humas Polrestabes Surabaya Komisaris Polisi Suparti mengatakan, kasus ini terungkap setelah polisi menyamar selama sebulan. Mereka berpura-pura sebagai pelanggan atau undercover buy.

“NA termasuk berpengalaman dalam menjalankan aksi mucikarinya,” kata Suparti.

Dengan tarif Rp 500 ribu hingga Rp 1,5 juta, NA tidak langsung menawarkan anak buahnya ke pelanggan. Ia akan mengajak calon pelanggan untuk berkenalan dulu. Bahkan nongkrong dan makan di sebuah mal.

“Setelah beberapa kali bertemu dan yakin, dia baru mau transaksi.”

Karena masih di bawah umur, NA pun tidak ditahan. Tapi ia tetap akan menjalani proses hukum sesuai dengan Undang-Undang Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Undang-Undang Perlindungan Anak.

 

sumber: tempo.co